Senin, 05 Oktober 2020

Prof Rudy Terima Kunjungan Kerja Dari Tim Pansus DPRD Sul-Sel, Ini Katanya

Tags



BN Online, Makassar -- Pj. Walikota Makassar, Prof Rudy hari ini menerima kunjungan kerja dari Tim Pansus DPRD Sul-Sel. Kegiatan ini berlokasi kantor balaikota Makassar dan tetap mengikuti protokol kesehatan Senin (05/10/2020).


Prof Rudy menyampaikan, pertumbuhan sebuah wilayah sangat ditentukan oleh sistem konsep tata ruang yang ada di dalamnya. Ia juga berharap, Rencana Tata Ruang wilayah Sulawesi Selatan kedepannya berorientasi investasi dan pariwisata.


Adapun yang sempat hadir dalam rapat tersebut ialah Rahman Pina selaku ketua Pansus, sejumlah tim Pansus RTRW Sul-Sel, juga hadir yakni Fadriaty AS, John Rende Mangontan, Suwardi Haseng, Ady Ansar, Andre Prasetyo Tanta, H. Irwan dan lain-lainnya.



Prof Rudy berkata, "intinya kita ingin revisi tata ruang yang mendukung bagaimana mengembangkan kota Makassar yang berbasis pada dua potensi utama kita, yaitu potensi pariwisata dan investasi", ucapnya.


Jangan tata ruang kita justru menghalangi investasi dan jangan tata ruang kita menghalangi bagaimana mengexprolasi potensi - potensi wisata, katanya.



"Kita mempunyai kesempatan untuk melihat peninjauan. Jangan menghambat pengembangan investasi dan pengembangan wisata. Jangan sampai, disini ada wisata, pengembangan wisata sedangkan kita tidak bisa bangun hotel", itu misalnya.


Dimana para wisatawan yang ingin datang ke kota Makassar tidak mempunyai tempat nginap (Hotel). Dimana orang mau tinggal, dimana orang mau datang dan tidak boleh bangun restoran, sedangkan tempat tinggal bisa, itu kan aneh, tungkasnya.


"Kasihan masyarakat kota Makassar, harusnya lebih bisa menikmati kesejahteraan lebih baik. Tapi karna ketidak tetap sasaran pembangunan - pembangunan kita akibatnya hak masyarakat untuk menjadi lebih baik tertunda".


"Kita lihat contoh kabupaten Bantaeng, 10 tahun APBD bisa naik dari 300 M menjadi triliunan, padahal kota kecil. Kenapa Makassar tidak bisa seperti itu, padahal Kota Makassar ini luar biasa potensinya".


"Saya yakin kita bisa, asalkan kita tepat sasaran dalam melakukan pembangunan. Termasuk tata ruang ini adalah kesempatan kita, bagaimana mendukung pariwisata dan investasi. Apalagi saat ini pemerintah sudah terbuka dan trasparan".


Harusnya, pemimpin kota Makassar itu tau apa yang menjadi kekuatan kita dan bisa menghadirkan program - program dan inovasi. Yang jelas program itu harus terstruktur, sistimatis dan tepat sasaran, pungkas Prof Rudy.




Penulis//BN Online//Andis

Editor//BN Online//ILHO

News Of This Week