Studi lapangan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung dan wawasan mendalam kepada para peserta mengenai praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan, kepemimpinan strategis, inovasi pelayanan publik, serta pengelolaan organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Bantaeng menyampaikan apresiasi tinggi atas dipilihnya Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu lokus pembelajaran. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum berharga untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyambut baik pelaksanaan studi lapangan ini. Semoga apa yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bahan pembelajaran dan dapat diimplementasikan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Berau,” ujar Dr. H. Muhamad Tafsir P.
Pada kesempatan tersebut, peserta PKP Kabupaten Berau diajak menelusuri empat lokus utama di Kabupaten Bantaeng secara virtual, yakni:
1.Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan;
2.Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil;
3.RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu;
4.Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Turut hadir mendampingi Pj. Sekda dalam sesi virtual tersebut adalah sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bantaeng, antara lain Kepala BKPSDM Muhammad Arief, S.Sos., M.M.; Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Yohanes PHR Romuti, S.Ip.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian H. Subhan, S.Sos., M.Si.; Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sudyawany, S.STP., MAP; Plt. Direktur RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu dr. Yusri Lisangan, Sp.OG., M.H., M.Kes.; serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Yusuf, S.Pd., M.M.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang konstruktif antardaerah. Hal ini juga ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan serta kemampuan mengelola pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien di lingkungan pemerintahan masing-masing.
