Sabtu, 31 Juli 2021

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 Dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity


 

BN Online, Jakarta-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam melakukan percepatan Herd Immunity dan pengendalian terhadap Covid-19 yang salah satunya melalui vaksinasi. 


Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau vaksinasi massal yang dilaksanakan atas kolaborasi Polri dalam rangka bakti 30 tahun pengabdian alumni Akpol 1991 atau Batalion Bhara Daksa, bersama BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, BEM PTMI, DEMA PTAI, Permikomnas, serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional Indonesia di Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Sabtu (31/7/2021).


"Tentunya sangat mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan yang tergabung dalam aliansi BEM, dan khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Batalion Bhara Daksa yang hari ini telah membantu melaksanakan dan prakarsai akselerasi terkait kegiatan vaksinasi massal yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan Herd Immunity," kata Sigit dalam sambutannya. 


Selain itu, Sigit juga meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

(GMNI) Jakarta Timur berkolaborasi dengan alumni Akpol 1991, di GOR Pulogadung. 


Mantan Kapolda Banten ini berharap, sinergitas Polri dengan elemen pemuda ataupun mahasiswa dalam penanganan Pandemi Covid-19, kedepannya harus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. 


Menurut Sigit, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang kuat antara Pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat. 


"Oleh karena itu tentunya kami, tentunya sangat senang bahwa kolaborasi bisa dilaksanakan dan ini tidak berhenti sampai disini, akan dilaksanakan terus di wilayah.  Kami tentunya sangat senang melihat adik-adik mahasiswa siap dan mau jadi relawan dengan kemampuan yang dimiliki. Semuanya ternyata ikut didalam kegiatan tersebut," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 


Disisi lain, Sigit juga mengapresiasi Batalion Bhara Daksa yang mau menggelar vaksinasi massal bersama dengan mahasiswa. Menurutnya, bentuk pengabdian saat ini adalah dengan melakukan akselerasi target kekebalan kelompok. 


"Seluruh rekan-rekan Batalon Bhara Daksa terima kasih di hari ulang tahun ke-30 ini rekan-rekan mengisi dengan kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh seluruh masyarakat.  Dimana kita bisa menghadapi Pandemi Covid-19 ini dengan baik," ucap Sigit. 


Sementara itu, Sigit tetap mengingatkan kepada seluruh mahasiswa maupun peserta vaksinasi, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah disuntik vaksin. 


"Rekan-rekan mahasiswa yang telah vaksinasi, saya selalu ingatkan tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga baik diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Walaupun kita semua sudah vaksinasi," tutur Sigit. 


Untuk diketahui, vaksinasi massal yang digelar bersama aliansi BEM  di Universitas Bhayangkara, Bekasi, menargetkan 1.100 orang disuntik vaksin jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 81 orang, yang terdiri dari 60 orang vaksinator Dinkes, 10 orang relawan, dan 11 vaksinator Polri.


Sementara, vaksinasi massal yang diselenggarakan GMNI bersama Polri di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 39 orang, yang terdiri dari 14 orang vaksinator Polri dan 25 orang relawan.


Selain vaksinasi massal, dalam dua kegiatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak perekonomiannya di saat Pandemi Covid-19. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Wujudkan Polri Peduli, Satlantas Polres Bojonegoro Berikan Paket Sembako Dan Bendera Merah Putih Untuk Warga Terdampak Covid-19


 

BN Online, Bojonegoro-- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro menggelar Bantuan Sosial (Bansos) berupa pemberian paket  sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro dalam rangka membantu masyarakat Kota Bojonegoro yang terkena dampak PPKM Darurat Level 4 di sekitaran  wilayah Hukum Polres Bojonegoro, Sabtu (31/07/2021) pagi tadi. 


Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia melalui Kasat lantas AKP Rizal Nugra Wijaya menyampaikan, bahwa pemberian bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian bersama ditengah pandemi Covid-19. 


Kapolres Bojonegoro  berharap bisa meringankan beban masyarakat selama Pelaksanaan PPKM Darurat Level 4 dengan tetap melaksanakan aktivitas di rumah saja. 


"Hari ini kita salurkan bansos sejumlah  100 paket sembako kepada masyarakat Kota Bojonegoro yang terdampak PPKM Darurat Level 4 diantaranya tukang becak dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Rajekwesi," jelas Kasat Lantas, AKP Rizal Nugra Wijaya kepada wartawan dilokasi. 


Masih menurut AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan saat menyalurkan bansos juga diberikan bendera merah putih kecil kepada warga yang menerima bansos menjelang momentum memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-76 dan bendera  merah putih merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme serta kecintaan terhadap NKRI. 


“Masih dalam situasi pandemi  ini , mari bersama-sama menanggani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bojonegoro ini. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” kata AKP Rizal Nugra Wijaya. 


Di tempat terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. 


"Kegiatan bansos ini dilakukan untuk mereka yang perlu dibantu, khususnya masyarakat yang terdampak dari Wabah Corona yang mengakibatkan pendapatan ekonomi menurun," pungkas AKBP EG Pandia. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Keren, Alumni Akabri 1991 di Sulsel Bagikan Paket Sembako, Masyarakat Senang


BN Online Makassar,--Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam bersama Pangkoops AU II Masda TNI Minggit Tribowo S.I.P yang merupakan satu alumni Akabri angkatan tahun 1991, melakukan bakti sosial berupa penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis bersama TNI - Polri mengabdi untuk Negeri, 30 tahun pengabdian Akabri 1991. 


Kegiatan baksos Kapolda Sulsel bersama rekan-rekan anggota TNI-Polri yang merupakan angkatan 1991 itu digelar di Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Sabtu (31/07/2021) 


Dalam acara itu, turut hadir PJU Polda Sulsel Alumni Akpol tahun 1991 diantaranya Karo SDM Polda Sulsel, Dir Krimsus, Dir Krimum, Dirresnarkoba, Dir Polairud, dan KA SPN Polda Sulsel 


Demikian juga dari TNI, tampak hadir Danlanud Hasanuddin Makassar Marsma TNI Danet Hendriyanto S.Sos , As Log Kasops AU II Kolonel Tek Ifan Budi Marwanto M.Ha , Irut Ben Div 3 Kostrad Kolonel Infanteri Ahmad D Leo dan Asren Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Infanteri Tornado, selain itu turut pula KA BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th 


Diketahui, Baksos dalam rangka mengenang masa 30 tahun pengabdian alumni Akabri 1991 membagikan 1.000 paket sembako dari semua Matra Polri dan TNI kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan masyarakat yang terdampak Covid-19.      

                

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan Baksos dengan membagikan paket sembako tersebut dalam rangka membantu kesulitan masyarakat dan meringankan beban ditengah Pandemik Covid-19. 


"Dimana kami memahami kesulitan yang dirasakan. Untuk itu berangkat dari situasi tersebut, kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial, "kata Irjen Pol Merdisyam dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021). 


Jenderal Polisi bintang dua itu menjelaskan, adapun sasaran dari kegiatan bakti sosial ini yaitu para Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta masyarakat yang terdampak Covid-19. 


Ditemui saat kegiatan berlangsung, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan kegiatan bakti sosial ini dalam rangka memperingati HUT Alumni Akpol atau Akabri 1991 Batalyon Bhara Daksa yang ke-30 


Dikatakannya, sebelumnya Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam telah menyerahkan bantuan sosial (bansos) sebanyak 1.000 Paket Sembako kepada Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Papua yang berdomisili di Makassar . 


Selain itu, lanjut E. Zulpan, Alumni Akademi Kepolisian angkatan 1991 Bhara Daksa Polda Sulsel juga menyalurkan paket sembako sebanyak 229 Paket, kepada Purnawirawan Polri dan Warakawuri Polri . 


Kemudian, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pesantren Ummul Mukminin Aisyiyah Sulsel, Alumni Akademi Kepolisian angkatan 1991 Bhara Daksa Polda Sulsel membagikan 500 paket Bansos ke warga pesantren.


Editor : Edhy BN


Polres Pasuruan Berbagi Di Masa Pandemi Dan Kibarkan Bendera Merah Putih


 

BN Online, Pasuruan-- Kepolisian Resor Pasuruan bersama Kodim 0819 Pasuruan dan Satpol PP Kabupaten Pasuruan membagikan bendera Merah Putih dan Bantuan Sosial (BANSOS) kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jum’at (30/7/2021) malam.

.

Pemasangan bendera merah putih ini bertujuan untuk mengajak masyarakat bersatu melawan Covid-19 dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia guna mewujudkan Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit.

.

Sebanyak 50 paket sembako ditujukan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kejayan, yang meliputi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mentega, dan mie isnstan, dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat.

.

“Masyarakat setempat juga mengaku sangat senang dan berterima kasih atas perhatian Polres Pasuruan yang telah membantu kami,” Ucap Slamet pemilik warung.

.


Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Sarpras menyampaikan pembagian bendera merah putih ini agar dapat menumbuhkan jiwa Nasionalisme menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia.

.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, sering mencuci tangan, selalu menjaga jarak, menjahuhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.” Tambahnya

.

Polres Pasuruan juga melaksanakan Swab Antigen bagi masyarakat secara acak yang kedapatan berkerumun di warung, café dan tempat makan.

.

Dan dari hasil Swab tersebut, semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

.

Kegaiatan ini digelar selama PPKM Darurat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polsek Gempol Membukukan Torehan Sejarah Dengan Berhasil Amankan Spesialis Pencuri Kayu


 

BN Online, Pasuruan-- Sepandai-pandai Tupai melompat akhirnya jatuh juga inilah peribahasa yang tidak lekang di gerus zaman. Tertangkapnya pencuri kayu hutan jenis "Sono Keling" oleh Satreskrim Polsek Gempol Polres Pasuruan. Menandakan Polisi tidak main-main dalam hal pemberantasan pencurian kayu, terbukti dengan tertangkapnya pelaku S (46 thn) beralamat Dusun Dieng 2, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.


Kapolsek Gempol Kompol Kamran mengatakan, terungkapnya kasus pencurian ini merupakan hasil penyelidikan petugas di lapangan. Sebelumnya polisi juga mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pencurian kayu di Petak 20 A1 lahan Perhutani, yang masuk Desa Watu Kosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, jumat (30/07/2021) pukul 04.30 WIB.


Berawal tertangkapnya pelaku kayu curian dengan jenis Kayu Sono Keling yang dipotong menjadi 14 bagian dengan jumlah 0,64 M3, pemilik kayu Sono Keling tersebut berinisial R (DPO) sedangkan S selaku driver Pick Up T. 120 warna biru Nopol W 9802 XB milik R (DPO). Ketika S mengangkut kayu tersebut, dan masuk Dusun Jurang Pelen tiba-tiba berpapasan dengan petugas dari Polsek Gempol yang sedang melaksanakan Patroli, spontan anggota menghentikan dan memeriksa dokumen kayunya, dikarenakan  tidak bisa menunjukkan dokumen kayu yang diangkutnya, maka spontan naluri sebagai petugas berbicara akhirnya  Driver S als Wagiso langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Gempol.



Selanjutnya Kamran dengan Melati satu di pundaknya ini berkoordinasi dengan KRPH Ngoro untuk pelaksanaan Proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku.

Disituasi Pandemi yang sulit ini janganlah masyarakat melakukan perbuatan tindak pidana dengan sengaja menghalalkan segala macam cara," tambahnya.


Akibatnya pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1) huruf B jo pasal 12 huruf B atau pasal 83 ayat (1) huruf B Jo pasal 12 huruf e UU RI No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” tutup Kamran.



Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas diantaranya. 1 unit kendaraan Pick Up jenis T. 120 warna biru No. Pol. W 9802 XT, Potongan kayu sonokeling dengan jumlah 14 batang dengan jumlah kubikasi 0.64 M3. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Seluruh Puskesmas di Bantaeng Serentak Laksanakan Vaksinasi di Masjid


BN Online Bantaeng,,  - Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin terus mendorong pemulihan dari Covid-19 salah satunya dengan percepatan vaksinasi.


Setelah melaksanakan ibadah sholat Jum'at, dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan dan jajarannya memantau jalannya vaksinasi serentak di 13 lokasi yang tersebar di Kabupaten Bantaeng.


Belasan lokasi itu sama jumlahnya dengan Puskesmas yang ada di Bantaeng yang tersebar di delapan kecamatan.


Puskesmas Bisappu melaksanakan vaksinasi di Masjid Nurul Amin Kelurahan Bonto Lebang, Puskesmas Campagaloe di Masjid Nurul Sabirin Desa Bonto Rannu, Puskesmas Sinoa di Masjid Nurul Amin Desa Bonto Maccini dan Puskesmas Loka di Masjid Nurul Iman Desa Bonto Daeng.


Sementara Puskesmas Kota di Masjid Agung Syeikh Abdul Gani, Puskesmas Lasepang di Masjid Taqwa Tompong, Puskesmas Ulugalung di Masjid Raya Nurul Qalam Desa Ulugalung dan Puskesmas Pa'bentengan di Masjid Syuhada 45 Desa Kampala.


Selanjutnya Puskesmas Kassi - Kassi di Masjid Babussa'adah Lumpangang, Puskesmas Baruga di Masjid Syuhada 45 Desa Pajukukang, Puskesmas Dampang di Masjid Nurut Taqwa Dampang Kelurahan Gantarangkeke, Puskesmas Moti di Msjid Almunawwarah Balla Borong Desa Bajiminasa, dan Puskesmas Labbo di Masjid Raodhatul Muflihin Kelurahan Banyorang.


Syaratnya pun sangat mudah. Warga berusia diatas 12 tahun cukup membawa KTP atau KK untuk bisa mendapatkan dosis vaksin.


Salah satu warga, Sarnianti (49) yang mendapatkan vaksin mengaku merasa lebih bugar. Dia juga akan mengajak keluarga serta warga lainnya untuk mengikuti vaksinasi.


"Vaksinasi aman. Buktinya sekarang saya baik - baik saja dan bahkan merasa lebih sehat. Jangan percaya info - info hoaks," kata dia menyerukan.


Hingga sore hari, sebanyak 783 warga menerima dosis pertama dan 118 memperoleh dosis kedua. Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin mengatakan, Dinas Kesehatan sampai hari ini terjaga semangatnya untuk memberikan pelayanan vaksinasi ke masyarakat.


"Alhamdulillah, satu yang kita syukuri bahwa dinas kesehatan tidak berdiri sendiri. Dia mampu menggerakkan elemen - elemen dan lembaga lain untuk ikut bertanggungjawab dan bergerak agar masyarakat sadar dan memperlihatkan kebutuhannya untuk vaksin," kata Bupati penghargaan tertinggi Manggala Karya Kencana (MKK) Tahun 2021 dari Kepala BKKBN-RI itu. 


Editor : Edhy BN


Bupati Bantaeng Sambut Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sulsel


BN Online Bantaeng, - Ketua Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajarannya Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Bantaeng. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka membahas Ranperda Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng,

Jum'at (30/7).


Bupati Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada kunjungan rombongan ke Bantaeng, dengan harapan mudah-mudahan kunjungan Pansus ini akan melahirkan sebuah penguatan bagi pelayanan masyarakat khususnya pada sektor kesehatan.


"Dan Alhamdulillah Kab. Bantaeng senantiasa mendapatkan support yang besar. Semoga ini menjadi bagian pada upaya kehadiran pemerintah provinsi dan pusat yang terlibat dalam pansus Ranperda penetapan keuangan ini." kata Bupati.


Sementara itu, Ketua Pansus DPRD Prov. Sulsel, Fahruddin Rangga mengungkap Bahwa pandemi bukanlah hal yang dapat dijadikan alasan untuk mengurangi kinerja.


"Berkenan dengan pandemi Covid-19 saat ini di dalam kebijakan anggaran, kami siap menyiapkan untuk Kab. Bantaeng dari sekian yang diusulkan, mudah-mudahan usulan ini bisa masuk dalam salah satu pasal Ranperda Prov. Sulsel”, katanya.


Bupati menjelaskan bahwa penegasan terhadap dana berbagi hasil tentu menjadi harapan seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan agar berproses dan bekerja mulai dari anggaran yang ada, menjadi suatu point Persa yang akan ditetapkan.


Turut hadir pada kegiatan tersebut yakni para Kepala Organisai Perangkat Daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.


Editor : Edhy BN

Jumat, 30 Juli 2021

Audiensi/Diskusi Forkopimda Kota Kediri Bersama Pengurus PMII Cabang Kediri


 

BN Online, Kediri Kota-- Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H bersama Forkopimda Kota Kediri melakukan audensi dengan  Pengurus PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia) Cabang Kediri  dalam upaya penggalangan guna mencegah adanya rencana aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh elemen mahasiswa sehubungan dengan adanya postingan  di media sosial.


Audensi yang berlangsung pada hari Jum'at tanggal 30 Juli 2021, Pukul 10.00  Wib bertempat di ruang joyoboyo  Pemkot Kota Kediri tersebut dihadiri oleh Walikota Kediri, Dandim 0809 Kediri, Kajari Kota Kediri, Ketua Umum dan pengurus PMII Cabang Kediri.


Dalam audensi tersebut  perwakilan dari PMII menyampaikan bahwa  secara prinsip mendukung  dalam pelaksanaan PPKM di Kota Kediri dan menghimbau pemerintah  maksimal dalam melaksanakan kebijakan dan pihak PMII  menyadari pandemi ini bukan salah pemerintah dan pejabat politik akan tetapi covid ini musibah kita bersama.


"Kita  rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi PMII, HMI, GMNI dan IMM sudah melaksanakan vaksinasi bersama polres Kediri  dan didalam mengajak vaksinasi kepada rekan-rekan mahasiswa itu ada cara atau treatment-treatment khusus dikarenakan banyak berita hoak terkait dengan vaksin." ungkap perwakilan PMII


Harapan perwakilan dari PMII sebagai mahasiswa ikut berperan didalam menanggulangi pandemi ini, dan alangkah baiknya dimasa yang serba susah ini kita melaksanakan bersama dengan elemen mahasiswa maupun dengan elemen lainnya.


"Kita apresiasi keikut sertaan dari para adek PMII didalam penaggulangan Covid 19. karena masalah covid ini adalah takdir dimana pemerintah tidak bisa bekerja menanggulangi sendiri tanpa keikut sertaan  rekan rekan dari semua elemen masyarakat termasuk rekan rekan adek dari PMII ( Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia ). Dimana dengan adanya keberadaan mahasiswa masyarakat bisa lebih leluasa bercerita." Ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.


Di dalam audensi pijak PMII ( Pengerakan Mahasiswa Islam Indonesia ) Cabang Kediri  berkomitmen siap mendukung dan berkolaborasi dengan  Pemerintah Kota Kediri  bersama TNI/POLRI dalam pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Kediri dalam rangka penanganan dan memutus penyebaran Wabah Covid 19. Dan siap  membantu dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksinasi serta kegiatan sosial bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Nyamar Jadi Pengamen Lalu Gondol Motor Warga



BN Online, Pasuruan Kota-- Team Resmob Soerapati Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota bersama Unit Reskrim Polsek Grati telah melakukan penangkapan seorang lelaki berinisial M.G.W als Wisnu (21thn) warga Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Rabu, (28/07/2021)


Tersangka ditangkap karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor di 12 (dua belas) TKP di wilayah Kota/Kabupaten Pasuruan.


Pencurian tersebut dilakukan tersangka dengan temannya berinisial T (30 thn) warga Desa Sumur Waru, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, yang saat ini juga di tahan dan menjalani proses penyidikan di Mapolsek Bugul Kidul Kota Pasuruan. Sedangkan kawannya satu lagi yang berinisial B.A masih DPO. 


Pencurian yang dilakukan ketiga tersangka tersebut adalah dengan cara berpura pura sebagai pengamen jalanan yang masuk ke kompleks perumahan dan kawasan pemukiman warga, setelah mendapatkan sasaran salah satu pelaku kemudian melakukan pencurian sepeda motor tersebut.


"Jadi ketiga orang tersebut berpura-pura menjadi pengamen, kemudian saat mendapatkan sasaran pencurian ketiganya  bergantian bertugas sebagai eksekutor dan sebagai pengawas dilapangan. Setelah berhasil menguasai sepeda motor, ketiganya bertemu di suatu tempat untuk menjual sepeda motor tersebut " ungkap Kapolsek Grati AKP. Wilang Langsung, SH.


Sebelum menjalankan aksinya ketiganya selalu berpura pura menjadi pengamen dan mencari sasaran sepeda motor matic type terbaru. Dari hasil penyidikan polisi didapat keterangan bahwa barang hasil pencurian tersebut kemudian di jual kepada US (DPO), uang hasil penjualan sepeda bodong tersebut kemudian di bagi rata bertiga.


Kapolsek Grati menambahkan, bahwa untuk di wilayah Kecamatan Grati sendiri tersangka beraksi di 4 (Empat) TKP diantara nya 2 (dua) TKP di Desa Ranuklindungan, 1 (satu) TKP di Pasar Dawe Desa Sumberdawesari dan 1(satu) TKP di Desa Kedawung kulon kecamatan grati.


Saat ini tersanga M.G.W Harus mendekam di sel penjara mapolsek Grati untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Humas) 


Editor: Haidir Sabaruddin

Tiga Pilar Menggelar Vaksinasi Nasional di Masjid Raodatul Muflihin Banyorang


BN Online Bantaeng,--Bertempat di Halaman Masjid Raodathul Muflihin Kel Banyorang Kec Tompobulu Kab Bantaeng dilaksanakan Kegiatan Vaksinasi Nasional, Jum'at 30 Juli 2021.


Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama antara Tiga Pilar Kel Banyorang dengan Puskesmas Labbo wilayah Polsek Tompobulu Polres Bantaeng.


Disela kegiatan, Lurah Banyorang Muhammad Anwar SE, MM menyampaikan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan guna memudahkan Pelayanan kepada Masyarakat yang akan mengikuti Vaksinasi karena tempatnya sangat mudah terjangkau.


Ditambahkan pula oleh Lurah Banyorang bahwa kegiatan ini guna mendukung Program Pemerintah dalam rangka Vaksinasi Nasional termasuk Bansos TNI POLRI.


Sementara itu Bhabinkamtibmas Kel Banyorang Bripka Andi Amran menyampaikan Terimakasih atas partisipasi Masyarakat Khususnya Kel. Banyorang dalam mengikuti Vaksin dan berharap agar pelaksanaan Vaksinasi berikutnya lebih banyak lagi, ucapnya.


Tercatat 59 warga Banyorang yang mengikuti Vaksin hari ini, ungkap salah satu Vaksinator PKM Labbo.


Sementara itu salah satu peserta Vaksin H Ismail ( 65 ) menyampaikan Trimakasih kepada Pemerintah Kel. Banyorang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Tim Medis yang telah memberikan Pelayanan Vaksin dengan Baik, Mudah dan Cepat.


Editor : Edhy BN


Kapolres Pamekasan Pantau Giat Vaksin Presisi Mobile Di Pasar Tradisional


 

BN Online, Pamekasan-- Polres Pamekasan melakukan kegiatan vaksinasi keliling yang dilakukan di lokasi slum area atau kawasan padat penduduk. Gerai vaksin presisi mobile digunakan untuk berkeliling melakukan vaksinisasi kepada masyarakat.


Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan vaksinasi kepada warga di lokasi pasar tradisional. Pelaksanaan vaksinasi keliling kali ini dilakukan di Pasar Sore Jalan Diponegoro.


AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi keliling di kawasan tersebut dilakukan untuk membantu warga yang belum mandapatkan vaksin.


Selain itu, vaksinasi keliling gencar dilakukan untuk memaksimalkan program serbuan vaksin untuk mencapai herd immunity . kegiatan vaksinasi akan terus dilakukan hingga target pencapaian vaksinasi bisa tercapai.

"Sasaran utama kita di pasar tradisional yang memang penyebaran cukup tinggi ", Kata Kapolres Pamekasan


Kapolres Pamekasan berharap kegiatan vaksin presisi mobile gratis ini berjalan lancer dan masyarakat Pamekasan terhindar dari penyebaran covid-19. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Wabub Bantaeng Buka Bimtek Tenaga Teknis E-Voting Pilkades Serentak Tahun 2021


BN Online Bantaeng, - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan  Anak bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar Bimbingan Teknis Tenaga Teknis E-Voting  Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021, di Gedung PGRI Kab. Bantaeng, Jum'at (30/7).

Dalam laporannya,Kepala Dinas PP dan PA Kab. Bantaeng, Harmoni, mengatakan bahwa “Bimbingan Teknis ini adalah sebagai bentuk dalam mendukung terselenggaranya  pemilihan kepala desa serentak yang akan diikuti 800 orang yang tersebar di 5 kecamatan, yang terntunya tetap mengendepankan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung”, ujarnya.

Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam upayanya mendukung pembangunan di Kab. Bantaeng.

"Dengan adanya sistem teknologi ini, tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam rangkaian persiapan pemilihan kepala desa. Harap senantiasa disempurnakan dalam memberikan petunjuk dengan jujur dan amanah kepada masyarakat serta mengurangi rasa kecurangan dalam sistem pemilihan Pilkades nantinya”, kata Wabup.

Editor : Edhy BN

Polres Pamekasan Gelar Vaksinasi Mobile Presisi Di Pasar Kolpajung



BN Online, Pamekasan-- Guna mendukung percepatan Vaksinasi untuk mewujudkan Herd Immunity. Polres Pamekasan menggelar vaksinasi mobile Presisi atau keliling untuk mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi secara gratis.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si melalui Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS menjelaskan,’ bahwa Vaksinasi dilaksanakan oleh vaksinator Polres Pamekasan dengan menggunakan kendaraan urkes Polres Pamekasan.

"Kami punya satu unit vaksinasi mobile dan bisa mencapai wilayah masyarakat yang kepadatan penduduknya yang cukup tinggi," kata Kasubbaghumas

" Syarat untuk vaksin hanya menunjukkan KTP saja, Vaksinasi untuk hari ini bertempat di Pasar Kolpajung Jl. Ronggosukowati Kab. Pamekasan," ucap AKP Nining Dyah 

Dengan adanya vaksinasi mobile Presisi ini, kami harapkan target pembentukan Herd Immunity terhadap Covid-19 di wilayah hukum Polres Pamekasan akan segera terwujud," ujar Kasubbaghumas

Pada kesempatan tersebut Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si bersama PJU Polres Pamekasan tinjau langsung giat Vaksinasi Mobile Presisi di Pasar Kolpajung yang dilakukan oleh Urkes Polres Pamekasan. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Upaya Pengendalian Dan Pencegahan Covid-19, Polresta Banyuwangi Bentuk Tim Tracer


 

BN Online, Banyuwangi-- Pemerintah melakukan perpanjangan peberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Banyuwangi sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri, Polresta Banyuwangi membentuk Team Tracer yang didalamnya ada anggota Babhinkamtibmas untuk mentracer (melacak Covid 19 di tiap wilayah).


Pembentukan team tracer tersebut diawali apel pelepasan petugas tracer yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu bersama Forkopimda, pejabat utama Polresta Banyuwangi,  tim dinas kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan dari GP Ansor, Pemuda Muhammadyah dan Senkom di lapangan apel Mapolresta Banyuwangi, Jumat pagi (30/7).


Kapolresta Banyuwangi menyampaikan dengan dibentuknya Team Tracer sesuai intruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah Jawa dan Bali.


“Aturan pemerintah mengenai PPKM darurat ini adalah 100% work from home (WFH) untuk sektor non-esensial, untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat. Dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup, penjual makanan/minuman hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in),” ujar AKBP Nasrun.


Kemudian, kegiatan konstruksi 100% dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah ditutup sementara, fasilitas umum ditutup: area publik, taman, tempat wisata, kegiatan seni/budaya, olahraga, sosial yang menimbulkan kerumunan ditutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70%, resepsi pernikahan maksimal 30 orang tanpa makan di tempat.


AKBP Nasrun mengingatkan kepada para Babhinkamtibmas mengenai Tugas Tracer (pelacak Covid 19) agar dalam melaksanakan tugasnya tahu betul apa yang harus dilaksanakan.


“Yaitu tugasnya antara lain mencari dan memantau kontak erat selama karantina dan isolasi, memberikan informasi yang benar terkait covid 19 termasuk isolasi dan karantina yang benar. Memantau kondisi kesehatan orang yang melakukan karantina dan isolasi, Melaporkan hasil pemantauan kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator traccer. Apabila ada yang bergejala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari dan apabila ada gejala ringan seperti pilek dan batuk di tambah 3 hari,” ujar Kapolresta Banyuwangi.


AKBP Nasrun menegaskan, yang paling penting adalah tempat dan karantina bagi yang terpapar atau kontak erat. Tempatnya yang menentukan adalah Satgas Covid Kecamatan seperti tempat isolasi mandiri atau terpusat agar tidak tercampur dengan yang lain. (humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Akpol 91 Bhara Daksa Gelar Baksos Pada Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19


 

BN Online, Surabaya-- Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan dalam rangka peringatan 30 tahun pengabdian Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 Bhara Daksa khususnya di Polda Jawa Timur, dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian sembako, Masker, dan Alat Pelindung Diri (APD) serta Vaksinasi pada Jumat (30/07/2021). 


Hal ini dilakukan sebagai wujud pengabdian Alumni Akpol 91 Bhara Daksa kepada Bangsa dan Negara, untuk membantu masyarakat, terlebih di masa-masa pandemi seperti sekarang ini. 


Kepala Biro Logistik Polda Jatim, Kombes Pol Pranyoto mengatakan, Sebanyak 3000 paket sembako dan Masker yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan ke warga Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang, serta berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), diantaranya Ponpes Mukmin Mandiri Sidoarjo, dan Ponpes Ahlus Safa Wal Wafa Sidoarjo. 


"Selain sembako kami juga membagikan Masker sebanyak 30 ribu, kepada masyarakat dan di Ponpes, serta 3000 Alat Pelindung Diri (APD) di RS Bhayangkara Surabaya, H.S Samsoeri Mertojoso," paparnya Kombes Pranyoto. 


Lebih lanjut Kombes Pranyoto menambahkan, kegiatan Baksos ini juga di lakukan oleh Alumni Akpol 91 diseluruh Nusantara. 


"Baksos ini juga dilakukan oleh Alumni Akpol 91 Bhara Daksa di seluruh Nusantara, dengan membagikan ratusan ribu bantuan sosial, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita, dengan cara membantu kepada warga yang terdampak oleh pandemi ini," Pungkas Pranyoto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.


Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, kegiatan Baksos ini juga dilakukan di Malang dengan menggelar Vaksinasi untuk masyarakat umum dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, diantaranya tukang becak dan Aremania. 


"Bansos untuk warga Papua kita berikan kepada Pendeta Ruben, mewakili warga papua di Surabaya, selain itu kita juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di Malang, dan pembagian sembako kepada tukang becak, ojek online dan Aremania," tambah Kombes Gatot Repli Handoko di dampingi Ka SPN Mojokerto Kombes Pol Thomas Widodo Rahino.


Diharapkan dengan bantuan Alumni Akpol 91 Bhara Daksa ini, sedikit bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung pandemi Covid-19. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Bupati Bantaeng Apresiasi Launching Kedai Ikhlas Masjid Baitul Izza


BN Online Bantaeng, - Ditandai dengan pengguntingan pita, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin secara resmi melaunching Kedai Ikhlas Masjid Baitul Izza yang terletak di Jalan Merpati Baru, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Jum’at (30/7).


Kedai Ikhlas diinisiasi oleh para Pengurus Masjid bersama dengan masyarakat setempat serta para donatur tetap Masjid Baitul Izza, yang dibuat untuk membantu warga lainnya yang merasakan dampak Covid-19. Dimana barang yang ada di kedai tersebut berasal dari warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih. Kedai ini ditempatkan di halaman pekarangan Masjid Baitul Izza.


Bupati Bantaeng sangat mengapresiasi adanya Kedai Ikhlas ini. Dikatakannya bahwa kegiatan ini menjadi roh dan nafas kita dalam kehidupan bersosial saat ini. “Masjid Baitul Izza ini sudah memperlihatkan kehidupan bersosial yang sangat baik, ada praktik kebaikan yang saya yakini akan menjadi motivasi bagi lembaga, masjid-masjid lain yang ada di Kab. Bantaeng. Praktik baik ini harus menjadi nafas kita apalagi ditengah pandemi Covid-19”, kata Bupati.


Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng didampingi oleh Ketua Pengurus Masjid Baitul Izza, Syafruddin, serta beberapa OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.


Editor : Edhy BN


Satlantas Polres Bantaeng Bagi Masker dan Bubur Pada Masyarakat,Himbau Patuhi Protokol Kesehatan


BN Online Bantaeng,- Personel Satuan Lalu Lintas Polres Bantaeng bersama Kasat Lantas IPTU Ida Ayu Made Ari Suastini,SH dan TNI berjejeran membawa papan bicara untuk mengajak dan menghimbau masyarakat di Pasar Sentral dan Pos Lantas 99 menerapkan protokol kesehatan, Jumat Pagi (30/07/2021).


Selain memberikan himbauan dan ajakan, Personel juga melakukan kegiatan sosial dengan membagikan Bubur dan masker kepada masyarakat yang melintas.


Kasat Lantas Polres Bantaeng yang akrab disapa IPTU Dayu Ari mengatakan bahwa, pembagian masker dan Bubur ini sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh untuk masyarakat yang kesehariannya melakukan kegiatan di luar rumah.


"Ini bentuk perhatian Satlantas Polres Bantaeng kepada masyarakat agar terus sehat dan imun terjaga, dengan ini juga di harapkan penularan Covid-19 di Bantaeng bisa di atasi dan terkendali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat", Harap Kasat Lantas.


Editor : Edhy BN


Kunjungi Kampung KB, Bupati Bantaeng Minta Perempuan Jadi Motor Penggerak Sektor Pembangunan


BN Online Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dalm hal ini Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana, baru saja menggelar kegiatan Mekanisme Operasional Lini Lapangan Kampung KB tahun anggaran 2021 di Cabodo, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Jum’at (30/7).


Dalam lamporannya, Kepala Bidang KB, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Bantaeng, Sahruddin Dg. Ridho, mengatakan bahwa beberapa hari lalu Dinas PPKB aktif melakukan kegiatan di Kampung KB dan sampai hari ini telah diundang sebanyak 2.777 peserta se-Kab. Bantaeng. Dan hari ini juga telah diundang sebanyak 40 orang yang terdiri dari kader-kader, Ketua RT dan RW juga perwakilan dari tokoh wanita yang kesemuanya dihadirkan guna bisa memahami program Bangga Kencana yaitu pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana. 


“Melalui berbagai macam pertemuan yang kami lakukan di Kampung KB, diseminasi terkait program Bangga Kencana dapat diketahui dan dapat disebarluaskan ditengah-tengah masyarakat utamanya di Kampung KB. Di beberapa Kampung KB telah dilakukan intervensi berbagai macam program dengan melibatkan beberapa OPD terkait di Kab. Bantaeng, dan manfaat dari Kampung KB telah dirasakan oleh masyarakat”, ujarnya.


Ditambahkannya bahwa dengan hadirnya Kampung KB ini banyak program OPD bisa tersosialisasikan dan banyak pula program dinas terkait dapat terlaksana di Kampung KB. Karena Dinas PPKB tidak hanya berurusan dengan alat kontrasepsi, namun ada pula program pembangunan keluarga yang di dalamnya ada pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, juga persoalan kependudukan yang kesemuanya bermuara pada peningkatan SDM serta sejalan dengan visi misi Bapak Bupati. 


Sementara itu Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang pada kesempatan itu didampingi oleh Kepala Dinas PPKB, Abdi Sam, mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan ini, kepentingannya tidak hanya tentang seperti apa itu alat kontrasepsi, tetapi lebih jauh daripada itu diharapkan bahwa semua sektor pembangunan yang menjadi motor adalah ibu-ibu dan perempuan. “Tidak ada pembangunan yang bisa sukses dan lancar kalau tidak ada peran perempuan di dalamnya”, kata Bupati.


“Semua sektor pembangunan berdasarkan hasil evaluasi, akan sangat efektif kalau digerakkan oleh Kampung KB yang di dalamnya adalah ibu-ibu dan perempuan. Kampung KB InsyaAllah akan senantiasa menjadi motor seluruh sektor pembangunan baik itu kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur yang ada di kelurahan dan kecamatan”, lanjut Bupati.


Bupati juga meminta kepada Dinas PPKB untuk menjadi motor yang senantiasa memberikan ruang aktivitas kepada para ibu dan perempuan untuk dijembatani kepada seluruh OPD terkait. “Jaga kebersamaan dan kekompakan, ibu-ibu dan perempuan harus senantiasa peduli dengan semua persoalan-persoalan yang ada di sekitarnya untuk disampaikan dan dirumuskan bersama”, tutup Bupati.


Editor : Edhy BN


Pimpinan Cabang Angkatan Muda Ka'bah menggelar Diskusi Santai mengambil tema "Pemuda dan Politik"


BN Online Bantaeng,--Pimpinan Cabang Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Kabupaten Bantaeng melaksanakan kegiatan rutin setiap bulannya dengan ruang diskusi santai  mengambil  tema "Pemuda dan Politik".


Kegiatan ini berlangsung di Warkop 45 Jalan Elang Baru,Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng,Kabupaten Bantaeng.para pesertanya terdiri dari Badan Otonom Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bantaeng,diantaranya adalah Pengurus AMK Bantaeng, PC,Gerakan Pemuda Ka’bah Bantaeng, PC.Generasi Muda Pembangunan Indonesia Bantaeng dan PC Wanita Persatuan Pembangunan Bantaeng.


Diskusi ini berlangsung secara interaktif mulai pukul 16.00 sampai dengan pukul 18.00. wita,dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan di masa pandemi ini.


Ketua Wilayah Angkatan Muda Ka'bah,H. Rachmat Taqwa Quraish, S.E., S.H.mengatakan bahwa," Politik merupakan elemen terpenting dalam penyelenggaraan sebuah pemerintah, sehingga menjadi sebuah indikator utama jika proses politik yang sehat dalam sebuah pemerintah tentu akan menghasilkan penyelenggaraan pemerintah yang sehat pula". Ucap Ketua Wilayah AMK Sulawesi Selatan.


Oleh karena itu lanjut dia,"Sebagai pemuda harus mengambil peran penting dalam elemen politik tersebut yang tentunya lebih energik, fresh dan tentunya bergeliat".


H.Rachmat Taqwa Quraish, S.E., S.H. atau sapaan akrabnya RTQ,"pada Pemilihan Anggota Legislatif Kota Makassar ini juga menambahkan bahwa tentunya sebagai Pemuda yang menjadil pelaksanaan elemen politik ini harus mengisi invenstasi-investasi politik di masyarakat, mempersiapkan diri sebaik mungkin dan terutama bersih dari Narkoba, walaupun saya sebagai Mantan Pemakai Narkoba yang saat ini aktif sebagai Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PPP,akan tetapi menjadi sebuah keuntungan ketika sosialisasi dikalangan masyarakat,betapa rugi setiap orang yang terpengaruh dan menjadi pecandu Narkoba, tidak ada sedikitpun manfaat yang timbul akibat memakai Narkoba, itulah mengapa saya meninggalkan Narkoba ini".Jelasnya.


RTQ yang saat ini aktif bersama BNNP Sulawesi Selatan untuk mengedukasi masyarakat terkait penyalahgunaan Narkoba.

Rachmat juga memuji bagaimana Organisasi sayap dari DPC PPP Kab. Bantaeng terlihat kompak dan bergeliat untuk terus bergerak progresif, ini tentunya menjadi hal positif dan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. 


Aktualisasi dari Empat sayap partai ini tentunya tidak terlepas dari kehebatan Ketua DPC PPP Kabupaten Andi Sugiarti Mangun Karim yang telah mendidik dan membina para kader muda partai, tentunya kehandalan Ketua DPC PPP Bantaeng yang berpengalaman selama kurang lebih 20 tahun dalam legislatif akan menjadi jalan mudah untuk memimpin Bantaeng kedepan ditahun 2024.


Muhammad Nurfajri sebagai Ketua PC. AMK Bantaeng, yang mendampingi pemateri juga memaparkan," betapa pentingnya Pemuda untuk hadir beraksi dalam dunia Politik dengan membangun ketokohan dan hal-hal yang positif. Salah satu tantangan kita dalam dunia politik adalah money politik yang saat ini juga menjadi penyakit masyarakat yang menjamur, pilihan kita ada hanya dua; pertama, mengikuti arus dan turut menjadi pelaku money politik yang tentunya menjadi citra buruk bagi dunia politik atau kedua, kita mengambil bagian dari awal sejarah untuk menghilangkan praktek-praktek money politik".Terang Ketua Pimpinan Cabang AMK Kabupaten Bantaeng, sekaligus beliau adalah Advokat dan Konsultan Hukum.


Masih Ketua AMK Bantaeng Fajri,"Lagi-lagi mengingat bahwa untuk menciptakan penyelenggaraan Pemerintah yang sehat maka, elemen pentingnya juga harus sehat dalam hal ini adalah Politik. Tutup Ketua PC AMK Kabupaten Bantaeng.


Editor : Edhy BN


Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik



BN Online, Jakarta-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh pada hari ini, Kamis (29/7). Vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh PT. Ching Luh bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Polri mulai tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021.


Kapolri menyampaikan para pekerja atau buruh yang tergabung dalam perusahaan sektor esensial dan kritikal diberi kesempatan tetap melakukan produksi, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).


Untuk memaksimalkan kegiatan produksi tersebut, Kapolri menuturkan bahwa perlunya program vaksinasi untuk memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus COVID-19.


"Kita tahu bahwa saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya lain kegiatan agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan COVID," kata Kapolri.


Menurut Kapolri, peran buruh sangat diperlukan untuk sama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19 di Indonesia, sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Mengingat, dalam memerangi virus corona dewasa ini diperlukan sinergitas dan saling bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder. 


Disisi lain, kata Kapolri, untuk mencegah dan menekan laju pertumbuhan Covid-19, seluruh elemen termasuk buruh juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Misalnya seperti 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).


Dengan adanya program vaksinasi para buruh ini, mantan Kabareskrim Polri ini berharap para pekerja atau buruh dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik.


"Program ini kita sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kita harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik," ujarnya.


Meskipun sudah divaksin, Kapolri tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.


Sementara itu Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kerja sama program vaksinasi. Ia pun menyampaikan program vaksinasi ini akan dilakukan di daerah-daerah lainnya.


"Terima kasih pak Kapolri. Program ini akan dilakukan di beberapa daerah. Vaksin presisi ini sangat membentuk herd immunity. Salut untuk Polri," katanya.


Adapun total target vaksinasi sebanyak 14.600 orang dengan target vaksinasi harian sebanyak 1.250 orang yang berasal dari masyarakat umum, karyawan PT Victory Ching Luh Pasar Kemis, dan anggota KSPSI.


Total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.


Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 57 orang yang terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kunjungi Kampung KB, Ketua TP PKK Bantaeng Ajak Cegah Stunting


BN Online Bantaeng,-- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Sri Dewi Yanti kembali melakukan kunjungan kerja ke kampung KB di beberapa lokasi di Bantaeng, Kamis, 29 Juli 2021. Pada kunjungan kerja kali ini, Sri Dewi Yanti meminta kepada semua pengurus Pokja dan unsur masyarakat untuk mencegah stunting. 


Sri Dewi Yanti mengatakan, untuk mencegah stunting, masyarakat di kampung KB dapat memaksimalkan Kelompok Wanita Tani (KWT) atau membentuk kelompok yang baru. Kelompok ini bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman bergizi. 


"Ini adalah salah satu program yang tepat untuk pemenuhan gizi keluarga serta mendekatkan pasar dari rumah," kata Sri Dewi Yanti. 


Dia juga mengajak kepada pengurus Pokja untuk senantiasa membangun sinergitas lintas sektoral. "Hal ini perlu dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting terutama di Kampung KB," jelas dia. 


Sri Dewi Yanti melakukan kunjungan kerja di KB Percontohan Desa Kaloling Kecamatan Gantarangkeke. Dia hadir dengan didampingi Kepala Dinas Dalduk KB Bantaeng, Abdi Sam, Sekretaris Dinas, Abdul Rasyid, Camat Gantarangkeke, Abdul Azis dan Kepala Desa Kaloling, Abdul Rahman.


Setelah dari Kampung KB Desa Kaloling, Sri Dewi Yanti juga mengunjungi Kampung KB Mandiri "Arsyad" Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu. Sehari sebelumnya, Kampung KB di wilayah pesisir tak luput dari kunjungan perempuan yang hoby berolahraga ini. Kampung KB tersebut berlokasi di Kelurahan Lembang Kecamatan Bantaeng yang dibentuk pada 2017 lalu.


Editor : Edhy BN

Kamis, 29 Juli 2021

Ditlantas Polda Jatim Bagikan Bansos Bagi Masyarakat Terdampak PPKM


 

BN Online, Surabaya-- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.


Bantuan sosial (Bansos) ini berupa paket sembako maupun dalam bentuk uang yang diberikan kepada masyarakat. Mereka yang menerima bantuan ini yakni, tukang becak, pedagang klontong, tukang urut keliling maupun pedagang kaki lima.


Dengan kegiatan "Sedulure Lalu Lintas". Diharapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak PPKM ini bisa sedikit meringankan beban hidup masyarakat.


Masyarakat sendiri dihimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dan tetap menerapkan 5M dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumuman, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Tinjau Posko Pasar Modern BSD, Kapolri Ingin Prokes Ditegakan Guna Menurunkan Level PPKM


BN Online Jakarta,- Pemerintah telah memutuskan memperpanjang PPKM Level 4, dengan memberikan kelonggaran terhadap pusat perekonomian masyarakat seperti pasar agar tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Begitu yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Posko PPKM di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (29/7/2021). 

“Oleh karena itu tadi kami meninjau langsung untuk memastikan bahwa terkait dengan beraktivitasnya pasar, tentunya pengaturan terkait protokol kesehatan harus dilaksanakan,” kata Sigit. 

Sigit menekankan sebagaimana Instruksi Mendagri No 24/2021 terdapat Level dalam penerapan PPKM mulai dari 1-4, yang dimana setiap level berebeda aturan pengetatannya. Untuk itu, Sigit mengingatkan penurunan Level dalam penerapan PPKM merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat dengan tetap menegakan protokol kesehatan. 

“Ini adalah kesempatan untuk kita semua bagaimana seluruh wilayah bisa menurunkan level. Dengan menurunkan level otomatis akan ada peningkatan pelonggaran sehingga aktivitas ekonomi bisa lebih baik di level yang diturunkan,” tekan mantan Kapolda Banten ini. 

Nantinya, lanjut Sigit, akan ada asesment setiap minggunya oleh Kementerian Kesehatan bagi wilayah yang memang memenuhi syarat untuk diturunkan level PPKM-nya. Oleh karena itu, Sigit mendorong agar masyarakat dan Pemda dengan dikawal TNI-Polri, untuk memastikan kepatuhan protokol kesehatan yang kuat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. 

"Dengan prokes yang kuat tentunya akan menurunkan angka positif harian dan mingguan atau positivity rate, menurunkan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan, menurunkan BOR rumah sakit," kata Sigit.

Menurut Sigit, apabila penegakan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin, hal itu akan menurunkan tingkat level PPKM. Dengan begitu, pembatasan berkurang dan perekonomian masyarakat akan kembali bergerak. 

"Dengan posisi begitu maka suatu wilayah akan turun level, dan saat turun level maka pembatasan juga akan berkurang disesuaikan dengan level yang baru, artinya pergerakan disektor ekonomi untuk pedagang dan kelompok yang ditentukan juga akan semakin meningkat karena adanya kurangnya pembatasan sesuai dengan level," ucap Sigit. 

Sigit menyebut, untuk menurunkan level PPKM tersebut diperlukan kerjasama seluruh stakeholder masyarakat dengan Satgas Covid-19 Pemda, TNI dan Polri. 

"Ini perlu kerjasama antara masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, Pemda di backup satgas, TNI-Polri, dan lainnya, sehingga angka covid menurun dan kegiatan perekonomian meningkat," tutur Sigit.

Dalam asesmen mingguan, di seluruh Provinsi Indonesia masih berada di level 3 dan 4. Atau dengan kata lain, penerapan protokol kesehatan masih harus terus dilaksanakan secara disiplin dan ketat. Penentuan asesmen situasi sendiri menggunakan dua perbandingan yakni, indikator transmisi komunitas dan indikator kapasitas respon. 

Pada penentuan tingkat transmisi komunitas, menggunakan jumlah kasus, jumlah kasus rawat, dan jumlah kematian yang dihitung per 100 ribu penduduk per minggu sebagai indikator utama. Pemerintah telah menetapkan nilai-nilai ambang untuk masing-masing indikator sehingga dapat membagi indikator ke dalam tingkat transmisi tertentu.

Misalnya, kasus konfirmasi di bawah 20/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 1. Sedangkan kematian di atas 5/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 4. Kesimpulan tentang tingkat transmisi komunitas diambil berdasarkan indikator dengan tingkat transmisi tertinggi.

Sementara untuk kapasitas respons kesehatan dikategorikan memadai, sedang, atau terbatas berdasarkan tiga indikator, yakni positivity rate dari testing dengan mempertimbangkan rasio testing, rasio kontak erat yang dilacak untuk setiap kasus, dan keterisian tempat tidur perawatan. 

Oleh sebab itu, Sigit menekankan soal kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Pasar Modern BSD tetap dipertahankan. Pelonggaran terhadap sektor perekonomian masyarakat ini, menurut Sigit harus dipertanggungjawabkan secara bersama-sama dengan betul-betul memperhatikan kapasitas pengunjung pasar yang diperbolehkan hanya 50 persen dan mengatur alur masuk pengunjung. 

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan berinteraksi pemilik tempat pangkas rambut atau Barber Shop. Ia menyosialisasikan soal pentingnya protokol kesehatan agar pengelola dan pengunjung aman dari virus corona. 

"Nanti yang potong rambut harus pakai APD ya. Ada APD nya kan. Karena kan yang dipotong dibuka tuh. Biar aman semuanya ya," kata Sigit saat beriteraksi dengan pemilik Barber Shop.

Selanjutnya, Sigit juga menyapa para pedagang di Pasar Modern BSD. Warga yang berjualan pun menyampaikan ke Sigit bahwa penghasilannya sedikit berkurang, namun tetap bersyukur saat ini diperbolehkan untuk kembali beraktivitas. 

"Sedikit ya. Tapi alhamdulillah yang penting sekarang masih bisa kerja ya, terima kasih," ujar Sigit. 

Dalam kesempatan yang sama, Sigit menyalurkan bantuan sosial PPKM Level 4 kepada pengelola pasar dan masyarakat lainnya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban di tengah Pandemi Covid-19.

Diketahui, posko PPKM di pasar terdapat vaksinasi mobile dalam rangka percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19 yang target sasaranya pengunjung pasar dan pedagang dengan kuota 50 orang perhari. 

Posko PPKM di pasar itu nantinya juga menyiapkan bantuan sosial (bansos) PPKM level 4 dari pemerintah. Pembentukan posko PPKM di pasar itu mulai dilakukan pada Selasa (27/7). Tercatat, sudah ada 9.213 posko PPKM di seluruh Indonesia. Jumlah itu berasal dari unsur TNI, Polri dan relawan.

Editor : Edhy BN

Sinergitas Forkompimda Jatim Dan Forkompimda Surabaya Sukseskan Serbuan Vaksinasi


 

BN Online, Surabaya-- Berkat kerjasama yang baik, sinergitas dari seluruh elemen strategis, baik Forkopimda Provinsi, maupun Forkopimda kabupaten kota, Jawa Timur berhasil menduduki peringkat tertinggi dalam vaksinasi secara dosis. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur saat meninjau serbuan vaksinasi di Lapangan Thor, Jalan Padmosusastro, Surabaya. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, pejabat utama Polda Jatim, serta Forkopimda Kota Surabaya,  Kamis siang (29/7/2021) melakukan pengecekan serbuan vaksinasi. 


Usai meninjau jalannya serbuan vaksinasi, Gubernur Jatim beserta rombongan menyampaikan menyampaikan, sampai dengan data per tanggal 28, Jatim masih tertinggi di dalam vaksinasi secara dosis, jadi penggunaan dosis sudah mencapai lebih 23 persen. 


"Kemudian dosis kedua kami sudah hampir 3 juta, mudah-mudahan akan terus terjaga stamina yang luar biasa, sinergitas yang luar biasa, dan semangat masyarakat se-Jawa Timur yang sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif," papar Gubernur Jatim dihadapan awak media. 


Lebih lanjut Gubernur Jatim menjelaskan. Hari ini hulunya harus di maksimalkan menggunakan masker dan Protokol Kesehatan (Prokes) lainnya, dan hulu yang paling signifikan adalah vaksinasi. Hilirnya kuratif. 


"Data per-kemarin 28 Juli, untuk Bed Occupancy Rate (BOR) di Jawa Timur sudah mulai melandai dibanding dengan awal PPKM darurat. Per-kemarin jam 16.00 WIB, sudah 75 persen untuk perisolasi, sedangkan untuk ICU masih 82 persen, itu artinya bahwa kecenderungan yang masuk kategori gejala berat, mereka membutuhkan istirahat lebih lama dalam perawatannya, ini masih 82 persen, tapi yang ruang isolasi alhamdulillah sudah mencapai tujuh 75 persen," jelasnya Gubernur Jatim didampingi 


"Kelandaian ini tentu karena kerja keras kita semua dan termasuk kedisiplinan masyarakat yang insya Allah mudah-mudahan akan terus terjaga," tambahnya. 


Sementara, Pangkoarmada ll Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto menyampaikan. Kegiatan serbuan vaksinasi kali ini ditargetkan sebanyak 25 ribu dosis dibagi dua hari, dalam satu harinya ditargetkan 12.500 dosis.


Vaksinasi ini lakukan oleh tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 406 orang, 300 diantaranya dari pemerintah Kota Surabaya, 106 dari TNI gabungan.


"Keberhasilan kegiatan ini juga tidak luput dari kesadaran dari keluarga besar Surabaya. Arek-arek Surabaya yang memang sangat antusias untuk menjaga dirinya, apabila terserang wabah covid-19," ungkapnya Pangkormada ll. 


"Kami tidak akan pernah berhenti untuk berkontribusi bersama-sama dengan pemerintah lainnya, dengan pejabat di Provinsi Jawa Timur dan juga di seluruh wilayah, bersama-sama mensukseskan dan juga melaksanakan apa yang diberikan amanah oleh pimpinan negara Bapak Presiden Republik Indonesia," pungkasnya Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolda Sulsel Tinjau Program 10.000 Vaksinasi di Mall Ratu Indah Makassar .


BN Online Makassar,--Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs .Merdisyam meninjau gelaran  program 10.000 vaksinasi bagi masyarakat kota Makassar yang digelar bersama oleh IDI Makassar , Fajar Group , Kalla Group dan Polda Sulsel , Kamis (29/07/2021) di Mal Ratu Indah , Jl .DR .Ratulangi Makassar .


Dari informasi yang diperoleh , Program 10.000 vaksinasi ini dilaksanakan di 4 titik sekaligus, yakni di Mal Ratu Indah, NIPAH, Masjid Al Markaz, dan Graha IDI Makassar. dan berlangsung selama dua hari 28-29 Juli 2021,


Kapolda Sulsel yang datang bersama para ,PJU Polda Sulsel , langsung meninjau jalannya vaksinasi 


Dalam beberapa kesempatan , Jenderal Bintang Dua tersebut , kerap menyatakan bahwa Tantangan dalam pelaksanaan Programnya Vaksinasi Nasional yaitu massifnya informasi menyesatkan terkait Vaksinasi yang jadi penghambat dalam pemenuhan target vaksinasi .


Olehnya itu , TNI Polri terus mendukung upaya seluruh elemen masyarakat dalam mendorong program vaksinasi ini berjalan sesuai target di Sulawesi Selatan yaitu 70%,


"Tolong sampaikan dan sosialisasikan secara luas pada masyarakat agar setelah divaksin untuk tetap menerapkan Protokol kesehatan dalam kesehariannya ,"kata Kapolda saat memberikan penjelasan kepada awak media .


Sementara itu , dilansir dari berbagai pemberitaan , Ketua IDI Makassar Dr. dr. Siswanto Wahab SpKK menggandeng Yayasan Hadji Kalla dan beberapa pihak lainnya untuk menyelenggarakan secara serentak program Vaksinasi ini .

 

Harapannya, vaksin massal ini bisa membantu pemerintah mencapai target vaksin 100 % untuk warga Indonesia, sehingga kita semua bisa terlindungi dari dampak buruk pandemi Covid-19. Dan bisa seperti beberapa negara yang kasus kematian Covid-19 menurun drastis karena keberhasilan program vaksinasinya. Oleh karena itu IDI Makassar mengajak seluruh masyarakat kota Makassar untuk berpartisipasi dalam program 10.000 vaksin


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan yang turut mendampingi Kapolda Sulsel saat ditemui, mengungkapkan Kegiatan vaksinasi massal COVID-19 tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Vaksinasi sehari satu juta orang , guna mendukung percepatan penanganan COVID-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.


Editor : Edhy BN


Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 Program Keluarga Harapan (PKH) Kel. Bangkala Dan Kel. Biring Romang

 Kamis, 2021/07/29 12:29 

BN Online,Makassar ---Ratusan warga Kelurahan Bangkala dan Kelurahan Biring Romang Kec. Manggala Kota Makassar pagi tadi mendapat bantuan beras PPKM, untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kamis ( 2021/07/29 ) 9:09. WITA.


Lurah Bangkala, A. Zulpiqar Kamaruddin dan Lurah Biring Romang,Yahya telah resmi melaunching penyaluran perdana bantuan beras PPKM 2021 ini di jalan Tamangapa 3, rumah salah satu tenaga pendamping.


Pada kesempatan itu, Lurah Biring Romang mengatakan, kegiatan ini disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap dampak dari pandemi Covid-19. Untuk itu diharapkan warga yang mendapatkan program ini agar memanfaatkanya sebaik mungkin digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.


"Tentu masyarakat sangat membutuhkan bantuan dimasa PPKM ini, terlebih dengan semakin meningkatnya penyebaran Covid-19," ucapnya. 


Senada apa yang di utarakan Lurah Bangkala, bantuan beras PPKM tersebut berguna dan dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Selain itu, Ia juga mengingatkan agar para pendamping PKH disemua tingkatan betul-betul menyalurkan bantuan ini kepada warga penerima manfaat,  jadi bekerjalah dengan baik agar tidak ada persoalan dikemudian hari. Bila ada aduan dari warga tentu akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.


Olehnya itu lanjutnya, agar warga selalu mendukung semua program pemerintah, salah satunya "Makassar Recover" dengan cara mentaati protokol kesehatan. Karna pemerintah itu memberikan perhatian tiada lain untuk kebaikan bersama.


"Mariki semua senantiasa jaga kesehatan dan jangan cepat tepengaruh pada isu-isu yang belum tentu benar adanya. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa beraktifitas kembali seperti semula," tutupnya.


Diketahui masing-masing penerima manfaat PKH berupa beras kualitas medium sebanyak 10 Kg.Total diterima 224 warga dari kelurahan Bangkala dan 82 warga Kel. Biring Romang. (Sy@h..)

Gandeng Muhammadiyah, Kapolri: Sangat Membantu Percepatan Vaksinasi


 

BN Online, Jakarta-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi massal Covid-19 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2021). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Polri dan Dinkes Provinsi DKI. 


Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan rasa optimismenya soal segera terbentuknya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. Mengingat, adanya kerjasama antara Polri dan Muhammadiyah di wilayah Indonesia, terkait dengan kegiatan percepatan vaksinasi. 


"Alhamdulillah kerjasama ini sudah berlangsung beberapa lama, sudah ada 20 sampai 27 kegiatan di kurang lebih 20 wilayah. Yang tentunya ini akan sangat bantu dalam rangka percepat kegiatan vaksinasi," kata Sigit di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.


Kegiatan vaksinasi di PP Muhammadiyah sendiri dimulai sejak tanggal 28 dan 29 Juli 2021. Target vaksinasi adalah PP Muhammadiyah beserta majelis, lembaga, organisasi otonom, keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat umum sebanyak 1.000 orang, dengan target 500 orang per hari.


Dengan adanya semangat yang sama, Sigit nantinya bakal menginstruksikan seluruh Kapolda untuk menjalin kerjasama dengan seluruh elemen Muhammadiyah guna melakukan percepatan vaksinasi. 


"Oleh karena itu, untuk kedepan kita terus lanjutkan kegiatan bersama dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi diseluruh wilayah. Dan nanti saya juga minta seluruh Kapolda untuk melakukan kerjasama seluruh rekan Muhammadiyah di seluruh wilayah. Sehingga terbentuk kekuatan dalam rangka sinergi laksanakan percepatan terhadap vaksinasi," ujar Sigit. 


Menurut mantan Kapolda Banten ini, selain tersebar di seluruh Indonesia, Muhammadiyah juga memiliki tenaga kesehatan yang memumpuni. Sehingga, bisa dikerjasamakan sebagai vaksinator. Sebab itu, perlu adanya penguatan kolaborasi dalam rangka mempercepat vaksinasi. 


"Alhamdulillah kami senang karena Muhammadiyah memiliki banyak tenaga kesehatan yang tentunya bisa kami kerjasamakan dalam rangka percepatan vaksin," ucap Sigit. 


Sigit menegaskan, dalam rangka mempercepat vaksinasi demi membentuk Herd Immunity, diperlukan adanya kerjasama atau sinergi dengan seluruh organisasi masyarakat, kepemudaan dan seluruh elemen masyarakat. 


Sebab itu, Sigit mengapresiasi PP Muhammadiyah yang telah mau terlibat aktif dalam rangka mewujudkan target percepatan vaksinasi di Indonesia. 


"Dalam rangka wujudkan Herd Immunity ini tentunya akan bisa berjalan dengan lebih baik apabila seluruh elemen ormas, organisasi kepemudaan bisa ikut terlibat," kata Sigit.


Disisi lain, Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun telah disuntik vaksin. Hal itu masih menjadi salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. 


"Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti aturan petunjuk terkait aturan-aturan lakukan protokol kesehatan dan yang belum vaksin segera laksanakan vaksin," ujar Sigit. 


Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan, bahwa kerjasama vaksinasi bersama Polri ini sudah dilaksanakan di lebih dari 20 Provinsi Indonesia. 


"Kami sudah bekerjasama di beberapa tempat misal di Kalbar, NTT dan di beberapa Polsek di lingkungan Jakarta dan sekitarnya. Kami tentu sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Polri kepada Muhammadiyah khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi di PP Muhammadiyah ini," kata Mu'ti dikesempatan yang sama. 


Dalam kegiatan vaksinasi, Mu'ti menyebut telah melibatkan setidaknya 76 Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah. Tak hanya vaksin, kata Mu'ti pihaknya juga melaksanakan program lain, diantaranya penyuluhan dan pelayanan yang diberikan langsung, seperti penyuluhan kesehatan, konsultasi psikologi dan ketahanan mental dan spritiual. 


"Karena pandemi bukan hanya kesehatan murni tapi banyak dampak yang ditimbulkan terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, spiritual dan ekonomi. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat kita tingkatkan. Tim bertugas ini dari aliansi RS Islam Jakarta. Kami dapat info yang vaksinasi dapat bantuan dari Pak Kapolri beras 2 ton yang nanti kami sampaikan ke peserta. Ini tim gabungan dengan RS Muhammadiyah dan Polri," tutup Mu'ti. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Di Kepemimpinan Ilham Azikin, Bantaeng Tingkatkan Predikat Kabupaten Layak Anak


BN Online Bantaeng, --- Kabupaten Bantaeng kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya, Kamis, 29 Juli 2021. KLA kategori Madya ini diraih Pemkab Bantaeng dalam dua tahun terakhir, di masa kepemimpinan DR Ilham Azikin sebagai Bupati Bantaeng, 


Sebelumnya, sejak 2016, Bantaeng meraih penghargaan KLA kategori pratama. Kategori ini adalah kategori paling dasar di penghargaan KLA ini. 


"Kita naik satu tingkat sejak 2019 lalu. Menjadi Madya. Sekarang kembali kita raih KLA kategori Madya," kata kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMDPPA) Kabupaten Bantaeng, Ahmad Yani. 


Dia mengatakan, kategori madya ini adalah level menengah untuk penghargaan KLA. Dia berharap, tahun depan, Bantaeng bisa meraih KLA kategori Nindya atau utama. 


"Kita berharap tahun depan bisa lebih baik lagi," jelas dia. 


Bantaeng meraih penghargaan KLA ini bersama dengan sejumlah daerah lainnya di Sulsel yang juga meraih KLA kategori Madya. Daerah lainnya di antaranya adalah Luwu Utara, Barru, Bulukumba dan Sidrap. 


Penghargaan ini diserahkan secara virtual oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga secara virtual. Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, isu melingkupi anak sangat kompleks. Oleh karena itu, komitmen lintas sektoral menjadi hal yang paling esensial demi terpenuhinya hak atas anak. 


"Hak harus tetap dipenuhi oleh sebuah sistem yang terintegrasi," jelas dia. 


Dia mengatakan, meskipun KLA sempat tertunda pada 2020, Kementerian PPA ini kembali digelar 2021. Dia menyebut, penghargaan KLA inni diberikan kepada daerah yang memiliki komitrmen kuat atas pemenuhan hak anak. Penyerahan penghargaan ini dilakukan atas seleksi yang ketat dari Kementerian PPA dan tim independen. 


"Kita memberikan penghargaan atas 24 indikator yang kami tetapkan," jelas dia. 


Sekedar diketahui, Kabupaten Layak Anak adalah daerah yang mempunyai sistem

pembangunan berbasis hak anak. Sistem pembangunan ini dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. 


Khusus untuk Bantaeng, penghargaan kategori Madya diraih sejak 2019 lalu. Pada 2020, penghargaan KLA ini ditiadakan karena pandemi Covid-19. Penghargaan ini kembali digelar pada 2021.


Editor : Edhy BN


Kapolda Sulsel Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah , Dan Serahkan 500 Paket Bansos Alumni AKPOL Angkatan 1991


BN Online Makassar,--Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menghadiri pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kerjasama Muhammadiyah Sulsel bersama Polda Sulawesi Selatan di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah Sulsel, Jl KH Jabbar Asyri, Makassar, pada Kamis (29/7). 

Dari data yang diperoleh , Vaksinasi di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah Sulsel ini ditujukan kepada warga dan kalangan pesantren, para ustadz, dan santri serta disiapkan sebanyak 500 dosis vaksin

Kehadiran Kapolda Sulsel disambut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel dr .H .M . Furqan Naem , Pimpinan Wilayah Aisyah Sulsel DR Nurhayati Azis, Pimpinan dan Staf Pesantren Ummul Mukminin Aisyah lainnya .

Dalam sambutannya , Kapolda Sulsel mengatakan Tantangan dalam pelaksanaan Programnya Vaksinasi Nasional yaitu massifnya informasi menyesatkan terkait Vaksinasi yang jadi penghambat dalam pemenuhan target vaksinasi 

'Jangan percaya hoaks tentang vaksin ini , dan mari kita ajak seluruh element masyarakat , tokoh-tokoh untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksin dan protokol kesehatan ,"ungkap Kapolda Sulsel 

"Saya mengajak para Tokoh Agama dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu memberi edukasi terhadap masyarakat dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan termasuk sosialisasi pemahaman dan pendekatan yang baik terkait vaksinasi ,"harap Kapolda Sulsel 

Sementara itu , saat ditemui disela kegiatan , Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan menjelaskan kegiatan Vaksinasi di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah dilaksanakan untuk mensukseskan program pemerintah dalam melakukan vaksinasi massal kepada warga negara Indonesia, sehingga Indonesia terbebas dari pandemi virus Covid-19, terutama di kalangam pesantren.

Menurut E Zulpan , kegiatan vaksinasi di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah Makassar, sebagai ikhtiar bersama melindungi warga di lingkungan pesantren pada umumnya dari keterpaparan virus Covid-19 serta mengurangi tingkat keterparahan gejala jika terpapar.

"Saya berharap, acara ini dapat terselenggara dengan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas pada umumnya, serta Nahdliyin khususnya, untuk dapat mencapai herd immunity, sehingga diharapkan bangsa Indonesia segera dapat merdeka dari wabah virus Covid-19,"kata E .Zulpan

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pesantren Ummul Mukminin Aisyah Sulsel , juga dilaksanakan pembagian Bansos dalam rangka . Memperingati 30 tahun pengabdian Alumni Akpol 1991, 

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs .Merdisyam memberikan langsung Bansos sebanyak 500 paket kepada perwakilan santri , sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. 

Menurutnya, hal ini juga merupakan Instruksi Presiden,  Polri mendapat perintah untuk mengawal dan mendistribusikan Bansos kepada masyarakat yang terdampak covid 19 

"Hari ini kita bagikan 500 paket Bansos kepada warga sebagai ungkapan rasa syukur 30 tahun alumni Akpol 1991 bertugas untuk negara dan masyarakat,” jelas Merdisyam

Editor : Edhy BN