UPDATE INFO TERKINI

215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif

Sabtu, 15 Mei 2021

215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif



BN Online, Pasuruan-- Beragam upaya pemerintah Jawa Timur, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan virus varian baru, telah dilakukan. Dari mulai sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat - tempat vital, hingga penyekatan jalur mudik telah di lakukan. 


Namun semua itu perlu dukungan dari masyarakat dalam penerapan pelaksanaannya, agar masyarakat dapat terhindar dari virus-virus yang mematikan itu. 


Kapolda Jatim juga telah menghimbau pengelola tempat wisata untuk tetap menerapkan prokes ketat kepada pengunjung, dan pengunjung tempat wisata juga harus mematuhi Prokes yang sudah ditetapkan oleh pengelola. 


"Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetap menggunakan masker, kemudian mematuhi apa yang sudah ditetapkan pengelola," tandas Kapolda Jatim yang didampingi Pangdam V Brawijaya saat melakukan kunjungan di tempat wisata Pasuruan, pada Sabtu (15/05/2021). 



"Lalu bagi petugas yang sedang melaksanakan kewajibannya, sediakan sarana prasarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, dan berkoordinasi dengan satgas, apabila ditemukan orang yang suhu badannya naik, supaya dilakukan tindak lanjut, apabila nanti di tes dan ternyata reaktif bisa ditindaklanjuti ke rumah sakit yang sudah dirujuk," Tambahnya. 


Sementara itu Kapolda juga mengatakan, terkait dengan penyekatan jalur yang telah dilakukan oleh TNI-Polri di seluruh Jawa Timur bersama pemerintah daerah, di pos penyekatan telah melakukan pemeriksaan kepada ribuan kendaraan yang melintas di pos penyekatan, dan melakukan rapid test secara random, hasilnya ada 21 orang yang dinyatakan reaktif dan positif. 


"Kami telah melakukan beberapa kegiatan yaitu penyekatan terhadap kendaraan yang hendak melakukan perjalanan luar kota maupun luar provinsi, diantaranya ada 215.997 kendaraan yang telah diperiksa. Dari 215.997 tadi yang sudah diputar balik ada 43.665, sedangkan yang dilakukan swab antigen secara acak, ada 3.197, dan yang sudah dilaksanakan swab secara acak itu ada 21 yang reaktif dan positif. Sehingga dilakukan perawatan," papar Irjen Pol Nico Afinta. 


Kapolda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan kembali, untuk melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas covid, surat tugas dari instansi di mana mereka bekerja ataupun perusahaan. Sedangkan untuk pribadi, dilengkapi dengan surat keterangan dari RT - RW setempat.



"Lalu kami memohon kepada seluruh masyarakat tetap waspada karena di sekitar kita covid masih berada dan tentunya ada juga varian baru yaitu B1617 yang dari India itu perlu kita waspadai, karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita, sehingga perlu waspada. Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat, ayo patuh, jaga diri, jaga keluarga, jaga negara," imbau Kapolda Jatim. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Tinjau Tempat Wisata Di Pasuruan, Kapolda Jatim Minta Pengelola Tetap Pertahankan Prokes


BN Online, Pasuruan-- Rombongan PJU (Pejabat Utama) Polda Jatim melakukan pengecekan di sejumlah tempat wisata di Jatim, Sabtu (15/05/2021) Salah satunya di Taman Dayu, Kabupaten Pasuruan.

Rombongan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta ini di sana disambut kedatangannya oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Setelah turun dari mobil, kapolda saat itu langsung meninjau tempat lokasi wisata. Dia juga serta mengecek bagaimana sarana dan prasarana protokol kesehatan yang terdapat di sana.

Usai melakukan pengecekan dia mengatakan tadi baru saja selesai di Jatim Park sekarang di Taman Dayu. "Untuk memastikan beberapa hal yang pertama terkait dengan masalah penyekatan, dan kedua bagaimana permasalahan prokes di tempat wisata, lalu yang ke tiga pelaksanaan prokes di Beji, lalu yang keempat pengecekan pelaksanaan arus balik," ujarnya.


Dari semua itu dia menghimbau pada pengelola tetap melaksanakan prokes. Kemudian pada pengunjung tetap mengenakan masker dan mematuhi apa yang ditetapkan pengelola.

"Kepada petugas yang berjaga sediakan termo gan, kemudian tempat cuci tangan lalu juga berkoordinasi dengan satgas apabila ditemukan yang suhu naik. Apabila nanti dites dan ternyata reaktif bisa ditindak lanjuti ke rumah sakit yang dirujuk," tuturnya.

Kapolda juga menjelaskan sejauh ini pihaknya bersama dengan TNI di seluruh Jatim bersama pemda telah melakukan beberapa penyekatan. Dimana ada 215 ribu kendaraan yang telah diperiksa, yang sudah diputar balik ada 43 ribu sedangkan yang dilaksanakan swab antigen acak ada 3.197. "Dan dari yang diswab acak ada 21 yang reaktif dan positif sehingga dilakukan perawatan," tegasnya.

Sebab itu kapolda meminta kepada seluruh masyarakat apabila kembali balik harus melengkapi surat keterangan bebas covid-19, kemudian surat tugas dari instansi tempat bekerja. Sementara untuk pribadi dilengkapi RT dan RW tempat.


"Dan kami memohon kepada semua masyarakat, varian baru Covid-19 dari India yang perlu kita waspadai. Karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita," imbuh jenderal bintang dua ini. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Forkopimda Jatim Pastikan Penerapan Prokes Di Tempat Wisata


 

BN Online, Batu-- Forkopimda Jawa Timur lakukan inspeksi di sejumlah tempat wisata, pada Sabtu (15/05/2021), guna memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat wisata berjalan dengan baik di saat liburan pasca Idul Fitri. 


Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta Kapolres Jajaran. Memastikan penerapan Prokes berjalan dengan baik di tempat wisata. 


Sementara Gubernur Jatim mengatakan, bahwa seluruh hal yang terkait dengan rangkaian dari liburan pasca Idul Fitri, ingin semua terkawal, termonitor, dan terkendali. 


"Maka proses berikutnya adalah yang kita antisipasi kalau mereka melakukan wisata maka tempat-tempat wisata pertama harus menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, memastikan bahwa tidak di zona merah, basisnya PPKM Mikro dan persentase dari mereka yang melakukan kunjungan wisata semua harus termonitor dan terkendali," tandasnya. 



Lebih lanjut Khofifah mengatakan, saat ini suasananya masih pada posisi pengendalian penyebaran covid yang harus diikuti oleh semua pihak termasuk seluruh elemen masyarakat yang ingin mengunjungi destinasi wisata. 


"Mohon semuanya tetap menggunakan masker dan pada area rayon tertentu. Sehingga hari ini yang ingin ke Jatim Park misalnya, kalo dari Surabaya, belum di mungkinkan," ujar Gubernur Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. 


Selain itu, Forkopimda juga memohon kepada semuanya bisa kembali bersabar, untuk bisa menjaga segala sesuatunya supaya aman, terkendali, terkawal, dan termonitor dengan baik. 


"Maka kami bersama Pak Pangdam, Pak Kapolda ingin memastikan bahwa sesuai penjelasan dari tim satgas Covid-19 Jatim Park 3, insyaallah semua sudah disiapkan protokol kesehatannya dengan sangat baik," tambah Gubernur. 



"Oleh karena itu, berikutnya adalah seluruh pengunjung tempat wisata ini mohon juga saling menjaga. Sehingga penggunaan masker juga menjadi satu kesatuan dari upaya menjaga kesehatan kita, perlindungan kita, tetap kita bisa berwisata sesuai rayonnya, tetapi bahwa protokol kesehatan tetap harus dijaga oleh semua pihak," pesannya Gubernur Jatim usai melakukan pengecekan Prokes Di Jatim Park 3, Batu. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota Monitoring Tempat Wisata Taman Ria Suropati (TRS)


 

BN Online, Pasuruan Kota-- Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota di pimpin Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Heri Dian Wahono M.Psi melaksanakan kunjungan ke Tempat Wisata Taman Ria Suropati dalam rangka penerapan SOP Protokol Kesehatan di area tempat wisata, Sabtu (15/05/2021). 


Wakapolres Pasuruan Kota beserta rombongan didampingi Kapolsek Keboncandi melaksanakan pemantauan mulai dari loket pintu masuk dilaksanakan proses antri di loket pintu masuk wajib jaga jarak, kemudian di periksa suhu tubuh dengan thermo gun, setelah itu pengunjung di beri hand sanitizer agar tangan steril. 


Selanjutnya rombongan berkeliling tempat wisata Taman Ria Suropati dengan menggunakan kereta yang merupakan salah satu fasilitas taman rekreasi Suropati. Hasilnya dari area bermain sampai area satwa pengunjung semua taat protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak tidak berkerumun. 



"Tidak ada yang tak bermasker, semua pengunjung patuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun, karena pengelola sudah mengumumkan bahwa pengunjung wajib patuhi protokol kesehatan menggunakan masker." Jelas Kompol Heri 


Wakapolres juga menghimbau kepada Kapolsek Keboncandi untuk menempatkan personelnya di lokasi Taman Ria Suropati untuk menghimbau pengunjung patuhi protokol kesehatan. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polda Jatim Gelar Penyekatan Serentak Dan Rapid Test Secara Random


 

BN Online, Surabaya-- Polda Jatim melakukan penyekatan secara serentak, se-Jawa Timur pada Sabtu 15 Mei 2021, mulai pukul 00.00 WIB. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi mobilitas masyarakat yang hendak keluar dari Jawa Timur. 


Kasubdit Kamsel Polda Jatim, AKBP M. Rofik menyampaikan, penyekatan secara serentak ini dilakukan pada 15 Mei 2021, dan ada rapid test yang akan dilakukan secara random. 


"Penyekatan serentak se-Jawa Timur ini dilakukan pada Sabtu 15 Mei, mulai pukul 00.00 WIB. Nantinya di sebagian pos penyekatan juga akan melakukan rapid test secara random," paparnya pada Jum'at (14/5/2021). 



Lebih lanjut AKBP Rofik juga menyampaikan, Selain itu juga ada 9 titik di jalur perbatasan, dan 20 titik antar rayon, dan pengguna jalan harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, dan surat bebas dari covid. 


"Ada 9 titik pos penyekatan di perbatasan dan 20 titik pos antar rayon di akses keluar dari Jawa Timur," tambahnya. 


Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid 19 pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Pengetatan Penyekatan Di Pos Check Point Wilayah Hukum polres Pasuruan Kota



BN Online, Pasuruan Kota-- Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Rakor Inkait ( Instansi Terkait ) yang langsung  dipimpin oleh Kabagops Polres Pasuruan Kota , dan  diikuti oleh BPBD Kota Pasuruan, Dishub Kota Pasuruan, Satpol PP Kota Pasuruan, Dinkes Kota Pasuruan, Pasiops Dim 0819- Pasuruan, dan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, Sabtu, pukul 00.00 WIB tanggal 15 Mei 2021. 


Pengetatan Penyekatan berlangsung di 3 titik di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota yaitu Pintu Exit Tol Rembang, Pintu Exit Tol Sutojayan, dan Pintu Exit Tol Grati. 


Kabag Ops Polres Pasuruan Kota selaku pelaksana Rakor Inkait menyampaikan sesuai dengan arahan tentang pelaksanaan giat penyekatan pada hari ini tepat pukul 00.00 Wib, tanggal sudah memasuki tanggal  15 Mei 2021 yang dilaksanakan secara serentak. 


Kabagops Polres Pasuruan Kota dan Kasatlantas Polres Pasuruan Kota selaku pelaksana memberikan asistensi dan pemahaman terhadap Dinas atau Instansi terkait untuk melaksanakan Penyekatan dan Pemeriksaan di Perbatasan antar Provinsi dan perbatasan Rayonisasi terhadap kendaraan yang keluar dan masuk wilayah dengan syarat harus ada dan menunjukkan kepada petugas penyekatan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) dan Surat Keterangan Bebas Covid-19. 



Demikan juga pemeriksaan berlaku terhadap kendaraan angkutan jalan yang diperbolehkan beroperasi harus terdaftar sesuai Barcode yang tertera pada Stiker dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. 


"Apabila tidak memenuhi syarat ketentuan maka kendaraan harus diputar balikkan" jelas Kabag Ops. 


Disamping melakukan pemeriksaan dan penyekatan petugas melaksanakan kegiatan Rapid Test Antigen secara acak kepada penumpang dengan melibatkan Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Apabila ditemukan positif Covid-19 agar diamankan untuk dilakukan Karantina sesuai SOP. 



"Sosialisasi serta edukasi tetap disampaikan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan kebijakan larangan mudik, agar masyarakat paham terhadap upaya- upaya kita dalam menanggulangi penyebaran Covid-19" imbuhnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pasca Lebaran, Kapolda Jatim Tinjau Pos Check Poin


BN Online, Mojokerto-- Usai melakukan pengecekan di pos penyekatan Sidoarjo, Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim kembali melakukan pengecekan di wilayah Pacet Mojokerto, sekaligus menghimbau kepada anggota di Mojokerto untuk melakukan pengamanan di tempat wisata dan pasar, hal ini dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jatim Pasca lebaran. 


Ada beberapa hal yang di sampaikan kapolda dalam pelaksanaan pengecekan kali ini, diantaranya terkait dengan penyekatan di beberapa titik di wilayah Jawa Timur, pelaksanaan pengamanan terhadap pasar maupun mall yang menjadi tujuan masyarakat, dan tempat wisata, serta tempat religi.


"Saya melihat apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh petugas, disini ada sinergitas, TNI, Polri, didukung oleh Satpol PP maupun stakeholder lainnya dan unsur masyarakat," paparnya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta disela kunjungannya di pos penyekatan Pacet Mojokerto, Jum'at (14/5 /2021). 


"Kesadaran masyarakat dibutuhkan di dalam menangani covid ini. Jadi dalam masa liburan ini tetap protokol kesehatan diutamakan. Ada tiga hal. Yang pertama adalah petugas. Yang kedua, pengelola tempat wisata maupun wisata religi, dan pasar, lalu yang ketiga masyarakat itu sendiri," tambahnya Kapolda Jatim. 


Ini menjadi bagian penting di dalam penanganan Prokes. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting, atau bagian utama, tentu bersama-sama dengan petugas maupun pengelola tempat. 


"Ayo mari jaga diri, jaga masyarakat dan jaga negara terkait dengan protes ini. Mudah-mudahan Jawa Timur aman," pungkasnya mantan Kapolda Kalsel itu. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolda Mengecek Pos Penyekatan Berfungsi Optimal Di Jatim


 

BN Online, Surabaya-- Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan di pos penyekatan di Jawa Timur, diantaranya di kawasan Sidoarjo kota, pasca lebaran Idul Fitri, pada Jum'at (14/5/2021), guna mengoptimalkan fungsi pos penyekatan di Wilayah.


"Pada hari ini saya melakukan pengecekan di beberapa pos PAM di seluruh Jawa Timur terkait dengan masalah pengamanan pelaksanaan pasca hari raya Idul Fitri yang kedua ini, dan pengecekan ini sekaligus juga saya memberikan semangat kepada seluruh anggota untuk bekerja dalam melayani masyarakat memberikan pengamanan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas, (Kamseltip Carlantas), serta masalah protokol kesehatan," tandasnya Kapolda Jawa Timur. 


Harapannya dengan kedatangan Kapolda bersama Pejabat Utama di setiap pos PAM ini dapat menambah semangat dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuh pada prokes pasca liburan ini, dan angka covid bisa tetap terjaga. 


Mengantisipasi lonjakan pada hari Sabtu dan Minggu, yang akan diantisipasi karena ada keinginan masyarakat untuk mendatangi tempat wisata, mall, dan tempat religi.


"Kami harap baik petugas maupun pengelola serta masyarakat, ketiga-tiganya mempunyai pemahaman yang sama bahwa kita semua masih dikelilingi oleh covid, sehingga punya pemikiran yang sama yaitu untuk mencegahnya tetap melaksanakan prokes dengan baik," tegasnya Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan pengecekan di Pos penyekatan Sidoarjo Kota. 


Sehingga masyarakat yang datang petugas yang menjaga maupun yang semuanya punya kesepakatan yang sama.  


"Ayo sama-sama kita mencegah covid dengan melaksanakan prokes. Saya kira kegiatan ekonomi harus tetap berjalan, prokes tetap kita jaga, sehingga dua-duanya bisa seimbang, mari kita laksanakan sama-sama sehingga harapan kita tercapai," tambahnya. 


Seluruh anggota sudah diperintahkan bersama-sama dengan stakeholder, TNI, pemerintah daerah, maupun pengelola tempat wisata religi, maupun tempat pasar atau mall, harapannya bisa mendapatkan posisi masing-masing dan masyarakat bisa mengerti, apabila nanti prokes dilaksanakan. 


Selain itu juga ada 9 titik di seluruh Jawa Timur yang dilakukan penyekatan, sampai sekarang yang masuk maupun keluar Jawa Timur, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, kemudian dengan surat bebas dari covid. 


"Selama ini saya lihat masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dan itu terus dipertahankan sehingga Jawa Timur tetap terjaga kondisifitasnya," Pungkasnya orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kamis, 13 Mei 2021

Polres Bantaeng Dalam Pengamanan Dari Bulan Suci Ramadhan,Takbiran,Penyekatan Arus Mudik dan Shalat Idul Fitri 1442 Berjalan Aman dan Lancar Serta Dukungan Masyarakat Bantaeng


BN Online Bantaeng--Usai ditetapkan sebagai Zona Hijau, Pemerintah bersama Masyarakat Kab. Bantaeng melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di Lapangan Terbuka dan Masjid Masjid dalam wilayah Kab. Bantaeng.Di Pantai Seruni yang merupakan salah satu Icon Kab. Bantaeng menjadi tempat pelaksanaan Shalat ID 1442 H,namun tidak terlepas dari Penerapan Prokes dengan pembatasan jumlah Jemaah dan Penggunaan Masker.


Terpantau dari seluruh rangkaian kegiatan masyarakat maupun Ibadah mulai awal Ramadhan, Malam Takbiran dan Shalat ID berjalan Aman dan Lancar tanpa ada gangguan Kamtibmas yang menonjol. 


Kehadiran Personil Polres Bantaeng bersama Instansi Terkait dan Pemerintah Kab. Bantaeng disetiap aktifitas masyarakat sangat dirasakan memberikan rasa Aman.


Kabag Ops Polres Bantaeng, Kompol Jafar Tontong menyampaikan bahwa Kegiatan Pengamanan Shalat Tarawih, Antisipasi Balapan Liar dan Gangguan Kamtibmas lainnya, Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas di Pasar Baru mulai H- 3 Lebaran, Penyekatan Arus Mudik, Malam Takbiran / Takbir Keliling serta Shalat Idul Fitri 1442 H berjalan Aman dan Lancar, ini berkat Kehadiran Personil Gabungan TNI POLRI, Pemda Kab. Bantaeng, Dinas Kesehatan dan Partisipasi Kesadaran Masyarakat Kab. Bantaeng.


Sementara itu Kapolres Bantaeng, Akbp Rachmat Sumekar SIK MSi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang saling bahu membahu menjaga keamanan sehingga sampai saat ini Situasi Kamtibmas Wilayah Kab Bantaeng Kondusif.


Alhamdulillah kegiatan takbiran dan sholat idul fitri dapat berjalan dengan baik berkat kerjasama TNI Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng di dukung juga oleh Masyarakat Bantaeng dengan penuh kesadaran mematuhi himbauan pemerintah terkait protokol kesehatan,


Ditambahkan juga bahwa pada kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat walaupun Bantaeng sudah menjadi zona hijau, saya harapkan  tetap mematuhi protokol kesehatan, karena virus corona masih ada di luar sana bila kita lengah kita akan gampang tertular dan terinfeksi virus corona tersebut


Selaku Ketua PC.NU Kab. Bantaeng, H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag, MA menyampaikan Apresiasi, penghormatan dan terima kasih atas kinerja yg telah dtunjukkan oleh Bapak/Ibu Petugas Pengamanan dari Kepolisian dan TNI serta Pemda Bantaeng yang telah sukses mengamankan rangkaian kegiatan selama Ramadhan hingga pelaksanaan Iedul Fithri 1442 H d Bantaeng sehingga tercipta suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif.


Seluruh pelaksanaan kegiatan Ibadah Suci Ramadhan,penyekatan Arus Mudik,Malam Takbiran dan Shalat ID 1442 H,dalam wilayah Kabupaten Bantaeng berjalan aman dan lancar



Editor : Edhy BN



Hari Pertama Idul Fitri, Forkopimda Jatim Memantau Prokes Di Pusat Perbelanjaan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19


 

BN Online, Surabaya-- Forkopimda Jawa Timur Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, bersama pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Kamis (13/5/2021) siang, melakukan pengecekan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP) Surabaya.


Selain itu hadir juga dalam giat tersebut, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolrestabes dan Asisten Manager Tunjungan Plaza.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, bahwa kami bersama Pangdam V/Brawijaya, Pangkoarmada II, Kabinda Jatim dan Sekda Provinsi Jatim Melaksanakan Pengecekan Penerapan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya. 



"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan. Yang dilakukan oleh manajemen pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza bersama personil TNI, Polri dan Pemprov Jatim di hari raya Idul Fitri 1442 H," jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (13/5/2021) siang.


Ditambahkan Kapolda, kegiatan pengecekan tidak hanya terfokus pada pusat perbelanjaan, namun juga tempat ibadah, tempat wisata termasuk wisata religi, kegiatan berkunjung ke tempat saudara dan lokasi lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 


"Hasil pelaksanaan pengecekan, yaitu pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza telah menerapkan protokol kesehatan mulai dari wajib masker, pengecekan suhu hingga pembatasan jumlah pengunjung yang disesuaikam dengan anjuran pemerintah," pungkas kapolda jatim. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

86 Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Bantaeng Diusul Dapat Remisi Idul Fitri 1442 H


BN Online Bantaeng,– Sebanyak 159 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam dari  total 162 Warga binaan mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Kamis 13 Mei 2021. 


Penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H dilakukan secara simbolis dengan mengedepankan protokol kesehatan penanggulangan covid 19 dengan menggunakan masker dan sosial distancing, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Rutan  Kelas IIB Bantaeng beserta jajarannya yang bertempat di lapangan Rutan Kelas IIB Bantaeng.


Ince Muh. Rizal selaku Ka. Rutan Kelas IIB Bantaeng menjelaskan dari 159 Warga Binaannya yang beragama Islam, terdapat 86 orang Warga Binaan yang menerima Remisi Khusus (RK I) yang besarannya tediri dari : 15 Hari sebanyak 23 orang, 1 Bulan sebanyak 54 orang, 01 Bulan 15 Hari sebanyak 07 orang, dan 02 Bulan sebanyak 01 Orang. serta 1 orang yang mendapatkan Remisi Khusus (RK.II)  yang besaranya 15 Hari. Narapidana tersebut karena telah memenuhi syarat administratif dan subtantif sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Dan mendapatkan Remisi Khusus (RK.II) ini tidak langsung bebas, karena harus menjalani Pidana Pengganti Denda selama 3 Bulan kurungan. 


"Warga binaan yang mendapatkan remisi Idul Fitri ini dipastikan telah menjalani hukuman minimal 6 bulan dan menunjukkan kelakuan baik selama ditahan," ucap Ince Muh. Rizal, Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng.


Untuk Lebaran tahun ini, lanjut Ince, Rutan Kelas IIB Bantaeng tidak memberikan remisi khusus bagi tahanan koruptor. Sedangkan 27 tahanan lainnya, dipastikan belum mendapatkan remisi, karena rata-rata belum memenuhi syarat 6 bulan masa tahanan


“Kami menekankan bahwa setiap fasilitas / layanan yang diberikan oleh Rutan Kelas IIB Bantaeng adalah gratis tidak dipungut biaya,” tambahnya


“Semoga Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 bisa menjadi momentum untuk menjadi lebih baik lagi serta menjaga persatuan bangsa, dan bagi ke 86 warga binaan yang mendapatkan remisi khusus idul fitri tahun ini bisa menjadi acuan untuk mengintropeksi diri dan menjadi motivasi agar senantiasa memperbaiki diri, semakin baik perilakunya dalam menjalani sisa masa hukuman” Tutup Ince. 


Sumber Humas Rutan Bantaeng

Editor : Edhy BN


Rutan Bantaeng Tunjukkan Salah Satu Bentuk Toleransi Agama


BN Online Bantaeng,--Rutan Bantaeng sebagai salah satu unit pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan memiliki fungsi dan tugas untuk menjamin tiap-tiap warga binaan untuk dapat beribadah sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Kamis 13 Mei 2021.


Di Tahun 2021 ini, Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan oleh umat muslim jatuh bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus atau Kenaikan Isa Al-Masih yaitu 13 April 2021. Demi memenuhi kebutuhan beribadah warga binaan yang menganut agama kristen, Rutan Bantaeng menyediakan sebuah ruangan khusus yang dapat digunakan untuk beribadah bagi warga binaan. 


“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk toleransi agama yang dapat ditunjukkan oleh Rutan Bantaeng ke warga binaan dan masyarakat luar, bahwa toleransi itu indah”. Tutur Ince Muh. Rizal, Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng. 


Selain menyediakan ruangan, Rutan Bantaeng juga menyediakan seorang petugas yang juga beragama kristen untuk memfasilitasi ibadah jemaat via online demi mewujudkan kemudahan bagi warga binaan untuk beribadah. 


“Kedepannya, kami akan terus lakukan upgrade yang lebih baik bagi semua warga binaan dalam melakukan ibadah, bukan hanya untuk umat muslim dan kristiani, melainkan untuk keyakinan yang berbeda-beda dari warga binaan” Tutup Ince. 


Seluruh proses kegiatan dalam ibadah warga binaan umat kristiani Kenaikan Isa Al-Masih sepenuhnya telah menerapkan standar protokol kesehatan COVID-19. 


Sumber Humas Rutan Bantaeng

Editor : Edhy BN

Kompaknya Petugas Penggeledahan Barang dan Makanan Rutan Bantaeng


BN Online Bantaeng,--Salah satu faktor pendukung terwujudnya penggeledahan barang dan makanan yang maksimal sebagai bentuk pencegahan penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Lapas Rutan adalah dengan melakukan sinergi dan kerjasama yang baik antar sesama Petugas Penggeledahan, hal inilah yang ditunjukkan oleh Jajaran Rutan Kelas II B Bantaeng yang bertugas di bagian penggeledahan barang dan makanan di Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Kamis 13 Mei 2021.


Dengan tetap mengedepankan standar protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, Alur Penggeledahan Rutan Bantaeng dimulai dengan mengambil nomor antrian, pengukuran suhu tubuh, kemudian penggeledahan barang dan makanan yang memiliki dua titik, agar pembesuk yang datang tidak perlu menunggu. 


Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng, Ince Muh. Rizal, mengapresiasi seluruh staf yang terlibat dalam penyusunan alur pelayanan dan yang bertugas untuk menggeledah barang dan makanan warga binaan.


“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk semua rekan-rekan yang telah bekerjasama demi mewujudkan pelayanan yang maksimal kepada seluruh pembesuk dan warga binaan. mari bersama-sama memberi kontribusi yang terbaik bagi pemasyarakatan”. 


Selain Penggeledahan Barang dan Makanan, demi memenuhi rasa rindu warga binaan terhadap keluarga di rumah yang tidak bisa dibesuk karena pandemi, Rutan Kelas II B Bantaeng juga menyediakan layanan kunjungan online melalui layanan video call,


“Untuk layanan video call, kemarin kami telah menambahkan 3 (tiga) unit PC lagi yang bisa dipergunakan warga binaan untuk berkomunikasi tatap muka dengan keluarga di rumah” Terang Emil Arsyad, Kasubsi Pelayanan Tahanan. 


“Masing-masing warga binaan diberi waktu 10 menit, dengan pengawasan dari petugas, untuk memastikan semua bisa menikmati layanan video call secara menyeluruh” Tutup Emil. 


Sumber Humas Rutan Bantaeng

Editor : Edhy BN




Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat Wujudkan Pembelajaran Ramadhan Dalam Sikap dan Perilaku


BN Online Bantaeng,- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menhadiri sholat Idul Fitri 1442 Hijriah di Lapangan Pantai Seruni, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.


Bupati bergelar doktor ilmu pemerintahan itu terlihat datang bersama putra bungsunya, Arai Solthani Ilhamsyah. Terima pula sejumlah unsur forkopimda dan kepala OPD Bantaeng.


Semua jamaah termasuk Bupati yang hadir harus melewati pintu masuk untuk pemeriksaan oleh Satgas Covid-19 Bantaeng. Masker telah menjadi kewajiban setiap jamaah.


Ilham Syah Azikin mengenakan kemeja putih lengan panjang dibalut jas hitam dipadukan dengan sarung berwarna ungu dan peci berwarna hitam langsung menempati saf depan. 


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng mengatakan, selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, dengan berpuasa semua telah diajarkan untuk melatih kesabaran, ketabahan, ketahanan diri, kerendahan hati, kecermatan bicara, kejujuran ucapan dan prilaku, serta pengendalian diri.


"Kami berharap segala bentuk pembelajaran yang kita dapatkan selama bulan Ramadhan, hendaknya dapat diwujudkan dalam sikap dan prilaku kehidupan sehari-hari," kata Bupati Alumni Pendidikan Lemhanas RI itu.


Dia juga ingin mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bantaeng untuk bersatu padu dan menjalin sinergitas yang harmonis serta saling menghormati dan saling membantu dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Bantaeng.


"Marilah kita jadikan momentum 1 Syawal 1442 H yang suci ini, sebagai titik awal untuk melaksanakan tekad dan usaha, mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera lahir dan batin. Dengan nilai kefitrahan dan kesucian yang telah disematkan kepada kita, hendaknya dijadikan motivasi untuk saling memaafkan serta saling membantu antar sesama karena sesungguhnya sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi sesamanya," harap dia.


Di akhir sambutan, Ilham mengingatkan kepada seluruh masyarakat, bahwa wabah Pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia. 


"Oleh karena itu, mari kita tingkatkan disiplin diri pribadi untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Hanya dengan menjaga disiplin pribadi kita bisa terhindar dari serangan wabah Covid-19 dan menyelamatkan keluarga kita serta menjaga daerah yang kita cintai sehingga kita semua dapat melaksanakan aktifitas dengan produktif," tutupnya. 


Editor : Edhy BN


Rabu, 12 Mei 2021

Selamatkan Rakyat Dari Covid-19, Kapolri Minta Jajaran Terus Edukasi Soal Larangan Mudik



BN Online, Jakarta--  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan beberapa pejabat negara melanjutkan tinjauan arus mudik Idul Fitri atau Lebaran 2021 ke pos penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek. 


Dalam tinjauannya, Sigit meminta kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus bersabar memberikan sosialiasi serta edukasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan pelarangan mudik Lebaran di tengah Pandemi Covid-19. 


"Terus bersabar dan memberikan sosialisasi kepada para pemudik, dengan harapan keluarga kita tidak terdampak Covid-19, ini yang terus menerus," kata Sigit di pos penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek. 


Dengan adanya edukasi dan sosialiasi soal larangan mudik, kata Sigit, hal itu bisa menyelamatkan rakyat dari penyebaran virus corona. Atas dasar itulah yang menjadi semangat Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik saat Pandemi virus corona.


Sementara itu, Sigit menyebut, dengan adanya larangan mudik, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pun mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan jika tidak adanya larangan mudik. 


"Telah terjadi penurunan utk mencegah pada situasi normal 80 juta ditekan dengan edukasi menjadi 14 juta. Pemerintah meniadakan mudik demi keselamatan rakyat," ujar Sigit. 


Pada kesempatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran kepolisian yang bertugas saat Lebaran untuk melakukan pengawasan ketat di beberapa wilayah Aglomerasi dan tempat-tempat wisata yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Idul Fitri.


"Hari kedepan kegiatan di wilayah Aglomerasi terjadi arus silaturahmi dan kunjungan tempat wisata, maka dilakukan protokol kesehatan secara ketat," ujar mantan Kapolda Banten ini. 



Terkait persiapan arus balik, Sigit menyebut harus ada persiapan yang matang untuk memastikan pencegahan penyebaran virus corona. Misalnya, melakukan tes Swab Antigen kepada masyarakat.


"Rumah sakit agar dikoordinasikan dan dipersiapkan dari sekarang sebagai rujukan Covid-19. Antigen juga dipersiapkan kalau kurang akan ditambah oleh Menkes. Dan Walaupun sudah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan," ucap Sigit.


Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi kinerja dari jajaran kepolisian, TNI dan pihak terkait yang telah bekerja keras saat bertugas di pos penyekatan demi menghalau warga mudik. 


Menurutnya, larangan mudik kepada masyatakat harus dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Mengingat, kebijakan ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.


"Tugas dilapangan harus dilayani secara humanis dan sabar. Saya mengapresiasi dan berterima kasih dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya," ujar Puan.


Dalam tinjauan arus mudik, Kapolri didampingi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.


Sebelum meninjau pos penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, rombongan terlebih dahulu melakukan pengecekan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Masjid Al-Akbar Surabaya Siap Gelar Sholat Ied Sesuai Prokes


 

BN Online, Surabaya-- Usai melakukan kunjungan di masjid Agung Al-Fattah Mojokerto, Forkopimda lanjut melakukan pengecekan Protokol Kesehatan di Masjid Al-Akbar Surabaya. Rabu (12/5/2021) guna memastikan kesiapan masjid sebelum di gunakan shalat Idul Fitri. 


"Jadi referensi utama yang kita harapkan bisa diikuti oleh penyelenggara pelaksanaan shalat Idul Fitri di tempat yang lainnya," imbaunya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Pejabat Utama Polda Jatim. 



Forkopimda Jatim memeriksa kesiapan prokes di masjid Al-Akbar dan mendengarkan pemaparan dari pengurus masjid, tentang mekanisme pelaksanaan sholat di masjid Al-Akbar pada esok hari. 


"Tutorial tadi itu sangat lengkap sekali, tidak hanya kaitan dengan pelaksanaan shalat, tapi bagaimana bangun pagi, bagaimana di rumah sarapan dulu, supaya membedakan bahwa hari ini sudah lebaran, tidak lagi kita berpuasa karena hari Tasyrik, tidak boleh justru orang berpuasa di hari Tasyrik di satu Syawal," papar Gubernur Jatim. 



Khofifah menghimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan sholat ied, untuk tidak terburu-buru karena bisa berpotensi menimbulkan kerumunan, bisa sampai masjid pukul 05.45 WIB. 


"Titik-titik yang kemungkinan terjadinya kerumunan, itulah yang harus terantisipasi, termasuk di dalamnya ada kantong plastik untuk sandal dan sepatu yang di bawa, ditaruk di pinggir shof di mana mereka akan shalat. Pulang dibawa lagi sehingga tidak berkrumun," pesannya. 



"Nomor-nomor yang ada di 45 pintu itu memungkinkan distribusi jamaah bisa cepat, supaya tidak berkrumun. kemudian ada promter yang dapat mengingatkan khatib sudah berapa menit, karena maksimal khotib sepuluh menit. Sehingga semuanya bisa terukur termonitor," imbuhnya Khofifah. 


Forkopimda Jatim berharap, mudah-mudahan semuanya berjalan aman, lancar, khidmat, dan khusuk. 



"Kita mohon masyarakat melaksanakan salat ied di tempat yang terdekat dengan rumah mereka, apakah masjid atau lapangan," pungkasnya Gubernur Jatim usai melakukan pengecekan di masjid Al-Akbar Surabaya, Bersama Forkopimda Jatim. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polres Bantaeng Gelar Apel Pengamanan Malam Takbiran,menindaklanjuti Perintah Kapolri,Begini Ungkapan AKBP Rachmat Sumekar SIK MSi


BN Online Bantaeng, - Menindaklanjuti perintah Kapolri, bahwa pelaksanaan takbir keliling tidak boleh dilaksanakan baik menggunakan roda 4 ( mobil ) maupun roda 2 ( motor ), Namun dilaksanakan di masing masing Masjid, Apabila Personil Pengamanan menemukan kegiatan tersebut agar segera dihentikan dan diarahkan untuk melaksanakan takbiran di Masjid.


Bersama Instansi terkait lainnya, Personil Polres Bantaeng melaksanakan Apel pengecekan persiapan pengamanan malam takbiran, pelaksanaan shalat ID, pengamanan gereja dan kegiatan peringatan kenaikan Isa Al-Masih di wilayah hukumnya Polres Bantaeng.


Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar SIK, M.Si memimpin langsung Apel tersebut dengan dihadiri Waka Polres Bantaeng, Kabag Ops, Kabag Sumda, Pasi OPS Kodim 1410 Bantaeng, Para Kasat, para Kapolsek, Dan Perwira Staf polres Bantaeng bertempat di Halaman Polres Bantaeng, Rabu 12 Mei 2021 pukul 16.00 wita


Apel tersebut juga diikuti oleh Staf Gabungan, Satuan Samapta, Satuan Lalu lintas, Gabungan Intel Reskrim Polres Bantaeng, SubDen POM, Personil Kodim 1410, Satpol PP, Dan Dinas Perhubungan Kab Bantaeng.


Kapolres Bantaeng menyampaikan harapannya, Agar seluruh personel gabungan betul betul melaksanakan kegiatan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab dan tidak meninggalkan tempat pengamanannya sebelum kegiatan masyarakat selesai.


Khusus untuk personil yang akan melaksanakan pengamanan Shalat ID agar memperhatikan Jumlah jemaah yakni 50 persen dari kapasitas lapangan dan selanjutnya jemaah diarahkan di Masjid masjid yang ditempati Shalat ID dan mengacu pada Protokol Kesehatan.


"Kegiatan tetap berkoordinasi dan bersinergi antar instansi terkait", Ujar Kapolres


"Karna kegiatan Idul Fitri 1442 H juga bertepatan dengan peringatan kenaikan Isa Al-Masih agar personil berkoordinasi dengan pihak Gereja terkait pengamanan", Sambungnya


Kapolres juga memaparkan, Agar personil pengamanan memperhatikan kesehatan dan keselamatan masing masing dan tidak lupa Berdo'a kepada Allah SWT. 


"Semoga pelaksanaan seluruh kegiatan pengamanan dapat berjalan Aman dan Lancar sesuai apa yang kita harapkan bersama", Harap Kapolres.


Sebelum mengakhiri Apel Pengecekan Kapolres secara Pribadi bersama Keluarga dan Dinas mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin


Sementara itu Kabag OPS Polres Bantaeng Kompol Jafar Tontong mengatakan bahwa Apel pengecekan dilaksanakan guna memastikan kehadiran dan kesiapan personil serta sarana pendukung lainnya dalam rangka kegiatan pengamanan yang berjumlah 219 Personil Gabungan


Editor : Edhy BN


Rumah Sakit Prof Anwar Makkatutu Berikan Layanan Prima saat Hari Raya Idul Fitri,ini Ungkapannya dr.Sultan


BN Online Bantaeng, - Wakil Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu, dr. Sultan, menyatakan  tetap membuka layanan seperti biasa dan siaga selama 24 jam dengan jadwal piket jaga tiga shift pagi, sore dan malam. Termasuk siap melayani masyarakat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ini dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat saat Lebaran Idul Fitri 1442 H. 


Menurut Wakil Direktur RSUD Anwar Makkatutu, dr Sultan, M.Kes, Bagaimana pun RSUD merupakan unit pelayanan bagi masyarakat yang dibutuhkan sehingga tidak ada istilah libur, meskipun saat Hari Raya Idul Fitri. 


"Untuk itu, warga yang ingin berobat ke RSUD tidak perlu khawatir karena setiap hari kita selalu siaga 24 jam," kata dr. Sultan, Rabu 12 Mei 2021.


Untuk melayani masyarakat, IGD siaga 24 jam dengan tim medis yang selalu siaga sesuai jadwal piket shift.  Hal itu dilakukan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal. Begitu juga jika terjadi kecelakaan lalu lintas. 



"Namanya musibah tidak pantang waktu. Karena itu kami instruksikan agar tenaga medis IGD selalu siaga penuh," terangmya.



Selain itu, pihak rumah sakit juga tetap 

melayani pasien yang mengalami Diare dan Hipertensi yang merupakan jenis penyakit kerap menjadi langganan setiap lebaran. Serta tetap membuka layanan Poli Gigi, Poli Penyakit dalam (Internis) dan Poli Kandungan.


"Kami telah mempersiapkan seluruh kebutuhan, baik alat kesehatan maupun bahan habis pakai. Ini sebagai antisipasi lonjakan pasien pasca lebaran," jelas dr. Sultan.


Dikatakan, meskipun saat ini tidak ada pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit, tapi sebagai langkah antisipasi pihaknya selalu siaga dan menyiapkan segala sesuatunya termasuk ruang perawatan jika ada pasien virus Corona. 


"Ini sebagai upaya optimalisasi seluruh tenaga medis yang stand by 24 jam dengan sistim 3 sip menghadapi libur lebaran, termasuk perawat non muslim juga disiagakan," ungkapnya.


Terkait stok obat-obatan, tercukupi. Ini juga didukung dengan layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi, CSSD atau sterelisasi alat kesehatan dan instalasi gizi.


Hanya saja, menurut dr Sultan saat ini pihak rumah sakit mengalami kendala karena kekurangan stok darah pasca dilakukan vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu.


Editor : Edhy BN


Serius Cegah COVID-19, Satgas Penanganan COVID-19 Bantaeng Semprot Lokasi Sholat Idul Fitri


BN Online Bantaeng,-- Di hari terakhir pelaksanaan puasa Ramadhan, tepatnya 30 Ramadhan 1442 H, hari ini Rabu, 12 Mei 2021, Satgas Penanganan COVID-19 serius menghadapi pelaksanaan sholat Idul Fitri yang insyaAllah diadakan pada esok hari dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada seluruh tempat ibadah.


Menurut Kadis Kesehatan, dr. Andi Ihsan, langkah ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantaeng dalam upaya pencegahan penyakit yang disebabkan Coronavirus ini.


“Hari ini kita lakukan disinfeksi (penyemprotan) pada seluruh tempat ibadah untuk pelaksanaan sholat Id esok hari. Tentunya langkah ini merupakan bentuk keseriusan Satgas Penanganan COVID-19 di kabupaten Bantaeng dalam mencegah persebaran COVID-19 ” jelas Ihsan.


Menurut data yang dihimpun media, tercatat ada 264 lokasi shalat Id (masjid dan lapangan) yang tersebar di 8 kecamatan se-Kabupaten Bantaeng.


Khusus Lapangan Pantai Seruni, Masjid Agung Bantaeng, dan Masjid Syeikh Abdul Gani baru akan dilakukan disiinfeksi malam nanti. Sebagaimana penyampaian Kabid P2 Dinas Kesehatan, dr. Armansyah kepada tim.


“InsyaAllah malam nanti 3 tempat akan kita disinfeksi yaitu Lapangan Pantai Seruni, Masjid Agung Bantaeng, dan Masjid Syeikh Abdul Gani. Hal yang sama kami lakukan di 264 total lokasi pelaksanaan sholat Id esok hari yang dilakukan oleh tim Kesling Dinas Kesehatan Bantaeng,” pungkas Arman


Sekedar informasi saat ini Bantaeng sudah memasuki Zona Kuning Secara Nasional dan Zona Hijau bila dilihat dari jumlah kasus aktif COVID-19 yang saat ini nihil kasus.


Editor : Edhy BN


Kapolres Pasuruan Meyerahankan Bantuan Sembako Ke Ponpes Di Kecamatan Beji



BN Online, Pasuruan-- Di bulan ramadhan yang penuh berkah ini Kapolres Pasuruan membagikan paket sembako dibeberapa ponpes yang berada di wilayah hukum Polsek Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan pada selasa (11/05/2021) pukul 07.30 WIB. Penyerahan sembako secara simbolis dari  Kapolres Pasuruan  AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, S.H., M.H., kepada pengasuh pondok pesantren yang juga sekaligus tokoh agama di Wilayah Kecamatan Beji, diwakili oleh Kapolsek Beji Kompol Drs.H. Akhmad SH.



Hadir pada acara tersebut. Kapolres Pasuruan diwakili Kapolsek Beji Kompol Drs.H.Akhmad SH.,KH. Akhmad Rifai pengasuh Ponpes Nurud Dholam II Dusun Bangle, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji,KH. Masud Abdulloh Pengasuh Ponpes Nurul Qudus Dusun Selorawan, Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji, KBO Intel Iptu Pujiono SH, Paurkes Ipda Zainul Arifin, Kanit Intelkam Polsek Beji Iptu Khoirul Anam.



Adapun penerima sembako yakni. KH. Mas'ud Abdullah Pengasuh Ponpes Nurul Qudus Dusun Selorawan, Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji, juga KH. Akhmad Rifai pengasuh Ponpes Nurud Dholam 2 Dusun Bangle, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.



Rangkaian kegiatannya. pukul 19.30 WIB, rombongan tiba di Ponpes Nurul Qudus dan disambut oleh KH. Masud Abdulloh pada kesempatan tersebut, diserahkan sembako kepada  KH Masud Abdullah. Yang isinya beras @ 5 Kg : 10 sak, mie instan 2  dos, sarden besar  1 dos, telor ayam serta krupuk 10 boks.         


   

Pukul 20.15 WIB rombongan tiba di Ponpes Nurud Dholam 2 dan disambut oleh KH. Akhmad Rifai Pada kesempatan tersebut  diserahkan sembako kepada  KH.Masud Abdullah. Yang isinya antara lain beras @ 5 Kg : 10 sak, mie instan 2 dos, sarden besar 1 dos, telor ayam serta krupuk 10 boks.



Pukul 21.00 WIB Tim dan Kapolsek Beji meninggalkan Ponpes Nurud Dholam II, dan saat kegiatan berlangsung situasi berjalan aman dan kondusif. (Humas Beji)


Editor: Haidir Sabaruddin

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bara - Baraya Hadiri Buka Puasa Bersama Di SMP Muhammadiyah 14 Makassar



BN Online, Makassar -- SMP Muhammadiyah 14 Makassar, yang terletak di jalan Dg. Siradju No. 58 ( Muh. Yamin No. 8 ) Bara - Baraya Kec. Makassar, mengadakan kegiatan Amaliah Ramadhan, yakni dengan mengelar buka puasa bersama, Senin ( 03/05 )


Kegiatan buka bersama ini, di kemas dalam bentuk silaturahmi antara Pimpinan Cab. Muhammadiyah Bara - Baraya Makassar, Staf dan Guru - Guru serta tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 14 Makassar.


Adapun yang hadir dalam kegiatan buka bersama ini, Ketua PCM Bara - Baraya ( Drs. Syamsul Tanca ), Ketua Majelis Dikdasmen ( Lukman Jufri, S, Pd ), Ketua Majelis Tabliq ( Iksan, S, Ag ) serta Kepala SMP Muhammadiyah 14 ( Lisna, S, Ag.,S, Pd,i.,M, Pd ).


Melalui pesan singkatnya, Lisna, S, Ag. Selaku kepala sekolah mengatakan, buka bersama yang di laksanakan ini merupakan salah satu dari beberapa program sekolah di setiap bulan Ramadhan.


Menurut Lisna, dirinya sangat bersyukur karena buka bersama kali ini, di hadiri oleh para petinggi PCM Bara - Baraya dan ini suatu ke syukuran dan berkah bagi kami para tenaga pendidik SMP Muhammadiyah 14 Makassar, pungkasnya.(Lkm) 



Editor//BN Online//ILHO

Giat Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Pasar Sentral Bantaeng


BN Online Bantaeng - Antusias masyarakat menjelang akhir Ramadhan menjadikan pasar Sentral Bantaeng ramai dikunjungi dalam kegiatan aktivitas jual beli. 


Hal ini bisa menimbulkan  kerawanan terjadinya gangguan Kamtibmas baik berupa pencopetan termasuk gangguan macet. 


Mengantisipasi hal tersebut, Personil Polres Bantaeng dengan  dipimpin oleh Waka Polres Bantaeng Kompol Muh. Ali SH, bersama Kabag Sumda, Terjun langsung memantau aktivitas warga dan mengurai kemacetan kendaraan. Rabu, 13 Mei 2021.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Intel dan Kasat Samapta Polres Bantaeng serta Kaposko Ipda Daeng Masinna.


"Kehadiran kami membantu petugas Posko Pantauan Pasar Sentral yang dipimpin oleh IPTU Ahmad Yani bersama IPTU Agfar", Kata Kasat Samapta, AKP Syamsul Bahri, S.Sos,MM


Dia mengatakan jajaran Polres Bantaeng yang turun melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas merupakan atensi Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar SIK,M.Si dalam memberi rasa aman bagi masyarakat dalam melakukannya aktifitas Khusus dalam bulan puasa tahun ini. Hal ini dibuktikan dengan dihadirkannya pos pantau di titik rawan terjadi gangguan Kamtibmas yakni pada perempatan jalan sekaligus salah satu titik pintu masuk pasar sentral Bantaeng.


"Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penjual dan pembeli  maupun pemakai jalan lainnya, serta tetap mengingatkan warga agar mematuhi anjuran tentang protokol Kesehatan", Jelas Kasat Samapta.


Salah seorang warga pengunjung pasar sentral yakni Daeng  Muddin, asal kampung talakayya, Kecamatan Uluere,mengucapkan terima kasihnya atas kehadiran Polisi berseragam dalam menjamin kelancaran berbelanja di pasar.


Editor : Edhy BN


Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar SIK MSi,Kadis Kesehatan Pantau Posko Penyekatan Lintas Bantaeng - Bulukumba


BN Online Bantaeng, - Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar SIK,M.Si hadir memantau pos penyekatan lintas batas Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba, Selasa 11 Mei 2021.


Kegiatan ini tidak terlepas dari tindak lanjut surat edaran nomor 13 tahun 2021 yang dikeluarkan satuan tugas penanganan covid-19


Dimana salah satu isinya tentang peniadaan mudik hari raya idul Fitri tahun 1442 Hijriyah dan upaya pengendalian penyebaran Corona virus disease 2019 (covid-19) selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah.


Kapolres Bantaeng mengatakan, mengarahkan anggota untuk memeriksa setiap kendaraan yang melintas dan memutar balik kendaraan yang ketahuan dalam pemeriksaan hendak melaksanakan Mudik.


"Yang boleh melintas hanya kendaraan yang membawa sembako, membawa bakar minyak, membawa orang sakit/berobat dan yang akan melaksanakan perjalanan dinas", Jelas Kapolres.


Sementara itu, Kapolsek Pajukukang, IPTU Irwan Effendi,SH mengatakan adanya kendaraan yang disuruh putar balik karena disinyalir akan melakukan mudik.


"Sementara yang melintas saja kita arahkan ke Tim Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan", Ungkapnya.


Kadis Kesehatan Bantaeng dr

Andi Ihsan yang hadir di lokasi pos penyekatan juga mengatakan

selain memantau posko   penyekatan juga melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular, yakni pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol.


Ia mengaku, selain pemeriksaan penyakit tidak menular,  juga dilakukan pemeriksaan tes urine bagi pelintas baik yang menuju ke Bantaeng maupun yang melintas."Tes Urine ini untuk tes narkoba", Terang kadis kesehatan 


"Saya kira yang kita lakukan seperti sekarang ini bagaimana upaya-upaya pemerintah untuk memberikan jaminan kepada orang-orang yang melintas dalam kondisi sehat sehingga resiko terjadi kecelakaan bisa diminimalisir", Lanjutnya.


Ia juga mengatakan dilakukan Tes Swab Antigen yang dilakukan secara acak di dua posko penyekatan.


Editor : Edhy BN 


Selasa, 11 Mei 2021

Antisipasi Peredaran Uang Palsu, Kapolres Pasuruan Kota Sidak Jasa Penukaran Uang





BN Online, Pasuruan Kota-- Antisipasi peredaran uang palsu menjelang lebaran, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si gelar razia kepada para jasa penukaran uang baru di pinggir jalan Panglima Sudirman, Selasa (11/05/2021). 


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si di dampingi Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota menjelaskan, menjelang lebaran banyak jasa penukaran uang yang berada di pinggir jalan. Dalam hal ini tentu menjadi perhatian bagi kami Polres Pasuruan Kota dalam mengantisipasi peredaran uang palsu di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. 


"Pada kesempatan kali ini kami melaksanakan razia terhadap pertukaran uang baru, karena masyarakat sangat antusias di lebaran ini untuk menukarkan uang baru sehingga kami perlu mencegah adanya kejahatan uang palsu. Kita ketahui bersama banyak beredar uang palsu sehingga kita perlu mengantisipasinya dengan memastikan bahwa penukaran uang yang ada di dalam Kota Pasuruan ini benar-benar uang asli." Jelas AKBP Arman 



Kapolres Pasuruan Kota juga menghimbau kepada jasa penukaran untuk berhati-hati karena jasa penukaran uang cukup rawan menjadi korban kriminalitas, diantaranya penipuan dan perampokan. 


Dalam razia peredaran uang palsu personel Satreskrim Polres Pasuruan Kota di bantu personel Satsabhara Polres Pasuruan Kota menggunakan alat Money Detector Portable/Alat Deteksi Uang dalam melihat keaslian uang yang ada pada jasa penukar uang. 


"Kepada masyarakat Kota Pasuruan agar berhati-hati dalam melakukan penukaran uang baru di jasa penukaran uang non resmi. Jangan lupa di cek keasliannya dengan cara 3D yaitu Dilihat, Diraba, dan Ditrawang." tutup Arman. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

               

UPT SPF SD Negeri Kalukuang III Makassar, Gelar Rapat Bersama Komite Sekolah



BN Online, Makassar -- Rencana pemerintah untuk kembali membuka sekolah melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka pada bulan Juli 2021, menjadi kabar yang sangat dinanti nantikan oleh seluruh warga sekolah.


Dan olehnya , menyikapi hal tersebut UPT SPF SDN. Kalukuang III Kec. Tallo Makassar, mengadakan pertemuan atau rapat bersama dengan ketua komite beserta perwakilan orang tua murid. Rabu ( 28/04 ).


Via WhatsApp, kepada awak media ini, Meri, S, Pd (Kepala UPT) mengatakan,  kesiapan sekolah dalam menyongsong pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka, merupakan topik yang di bahas dalam pertemuan atau rapat tersebut.


Menurutnya, di masa Pandemi ini tentu saja kesiapan sarana protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama bagi kami dan wajib untuk di siapkan sebelum memasuki bulan Juli mendatang 


Selain sarana, kesiapan guru - guru juga tak kalah pentingnya, untuk itu program Vaksinasi bagi para guru  dan tenaga kependidikan, merupakan suatu program yang wajib kita dukung, laksanakan dan sukseskan, tungkasnya.(Lkm) 



Editor//BN Online//ILHO

Polres Pasuruan Ungkap Ribuan Peredaran Kaleng Susu Kadaluarsa Di Pasaran


 

BN Online, Pasuruan-- Satreskrim Polres Pasuruan menyelidiki beredarnya ratusan produk susu Nestle yang ternyata sudah melampaui batas kadaluarsa di pasaran.


Hal itu terungkap saat pres release yang digelar, Selasa (11/5). Dimana pihak kepolisian berhasil mengamankan ribuan kaleng susu kental yang sudah afkir atau kadaluarsa.


Kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Seorang pengusaha roti mengeluhkan produknya yang tidak jadi sempurna setelah membeli banyak dan kemudian mencampurkan bahan susu dari seorang pengusaha asal Sidoarjo.


Pengusaha tersebut dengan inisial DS, warga asal Krian, Sidoarjo. Dan dia saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.


Awalnya seorang pengusaha bernama Gunawan ini membeli susu kaleng kental kepada DS sebanyak 1.872 kaleng yang disimpan dalam 39 box. Dia membeli itu kepada DS seharga Rp 8 juta.


Dia membeli kepada DS yang memiliki usaha sebagai distributor di Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.



Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyebut modus yang digunakan tersangka DS adalah merubah tanggal kadaluarsa pada susu kaleng. Sehingga seolah-olah produk susu masih layak untuk dikonsumsi.


"Tahun asli pengolahan sebenarnya 2018. Namun baru diperdagangkan tahun 2020," ujar kapolres.


DS sendiri menurut dia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.


Atas kasus ini penyidik menetapkan dua pasal kepada DS sebagai tersangka. Yakni, Pasal 62 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu juga Pasal 143 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuat Hasil Swab Ilegal




BN Online, Surabaya-- Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. Para tersangka ini sudah memproduksi dan menjual sebanyak 600 lembar surat keterangan palsu dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan di Kabupaten Sidoarjo.

Dari pengungkapan ini, polda jatim meringkus 5 (Lima) tersangka diantaranya, NH, (33) warga Jalan KH. Gasbullah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG, (36) warga Jalan Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, MZA, (22) warga Desa Pagerwojo, RT 17/ RW 04, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, IB, (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kuwangsan RT 006/003 Sedati, Sidoarjo dan IF, (27) warga Jalan Petukangan Ampel, Surabaya.

"Kelima tersangka ini mempunyai peran masing-masing, sedangkan untuk para tersangka diamankan di Jalan by pass, Kecamatan Sedati, Sidoarjo," jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (11/5/2021) sore.

Tersangka NH berperan Pembuat surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR), AF berperan sebagai Pembuat/Pencetak surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR)

"Sedangkan tiga tersangka lain yakni IB, SG dan MZA berperan sebagai membantu mencari pemesan surat keterangan hasil rapid test swab antigen dan swab PCR (marketing)," ucap Gatot.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka, mereka secara bersama-sama memasarkan surat keterangan hasil Swab Antigen dan Swab PCR milik RS Sheila Medika kepada pemesan yang memerlukan surat keterangan instan tanpa dilakukan pemeriksaan.

"Pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan tersebut kurang lebih empat bulan dan telah mencetak kurang lebih 600 (enam ratus) lembar surat keterangan hasil rapid test swab antigen," ungkap Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto.

Surat Keterangan yang dipalsu adalah milik RS Sheila Medika yang beralamat di Jalan Letjen Wahono No. 77-79 bypass Juanda Baru, Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Dimana tersangka NH sebelumnya adalah karyawan (OB) RS Sheila Medika yang telah diberhentikan 4 (empat) bulan yang lalu.

"Pelaku yang berperan sebagai marketing (tersangka SG, MZA dan IB) membeli dari pembuat seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab antigen dan Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab PCR," tambahnya.


Kemudian dijual oleh marketing kepada pemesan Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) untuk hasil swab antigen dan Rp 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) untuk hasil swab PCR. Para pemesan adalah para penumpang pesawat terbang dan penumpang travel.

Selanjutnya, anggota timsus mencoba memesan kepada tersangka SG dengan harga Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) per/surat, dan  setelah surat keterangan hasil Rapid Tsst tersebut diterima anggota, selanjutnya pelaku langsung diamankan beserta barang bukti.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku memesan surat tersebut dari tersangka NH. Beberapa saat kemudian, tersangka NH datang untuk mengantarkan pesanan lainnya dari tersangka SG. Saat itu juga anggota langsung mengamankan pelaku tersebut.

"Setelah dilakukan interogasi kepada tersangka NH, ia mengaku membuat sendiri dokumen palsu tersebut dengan laptop dan printer dengan mengatasnamakan RS Shelila Medika Sidoarjo, dimana blanko/formnya sudah ada dilaptop pelaku," ungkapnya.

Awalnya anggota menangkap dua tersangka, beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim guna proses lebih lanjut. Kemudian hasil keterangan dari keduanya, Timsus Subdit III mengamankan kembali 3 (tiga) orang pelaku lainnya yang 2 (dua) diataranya berperan sebagai marketing dan 1 (satu) orang lainnya berperan sebagai pembuat dan pencetak.

"Berdasarkan interogasi, perhari dapat mencetak rata-rata 3 (tiga) surat keterangan hasil swab PCR palsu dan 5 (lima) surat keterangan hasil rapid  test antigen palsu," pungkasnya.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Uang  tunai Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)dari tersangka NH, sedangkan dari tersangka SG, polisi mengamankan uang Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah),
4 (empat) lembar hasil rapid test swab antigen yang sudah jadi beserta amplop,
1 (satu) bendel blangko kosong rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika beserta amplopnya, 1 (satu) bendel surat rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika yang salah print.

Kelima tersangka melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin