UPDATE INFO TERKINI

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021

Senin, 20 September 2021

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021


 

BN Online, Pasuruan-- Kepolisian Resor Pasuruan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 yang dipimpin oleh Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si, bertempat di lapangan Mapolres Pasuruan, Senin (20/09/2021).


Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangil, Kasat Pol PP Kabupaten Pasuruan, Kodim 0819 Pasuruan, Tokoh Agama, Pejabat Utama Polres Pasuruan, Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan dan instansi terkait.


Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 digelar selama 14 hari mulai tanggal 20 September hingga 03 Oktober 2021, ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan peserta apel (TNI, Polri dan Dishub).


Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si, mengungkapkan Operasi Patuh Semeru 2021 ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan kondisi kamseltibcar lantas yang mantap, serta tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah mewabahnya pandemi covid-19.


“Hal ini dilaksanakan dalam bentuk operasi harkamtibmas dengan mengedepankan keselamatan bagi pengguna jalan kegiatan secara preventif dan persuasive juga humanis dengan diimbangi kegiatan penegakan hukum secara selektif dan prioritas,” ungkapnya.


Ada 4 sasaran Operasi Patuh Semeru 2021 kali ini, yang pertama segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi claster penyebaran Covid-19, yang kedua masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, yang ketiga masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas, lokasi rawan macet, yang keempat Gar Laka lantas serta rawan kerumunan.


Kapolres menegaskan, tujuan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2021 adalah meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


"Serta, patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan di tengah mewabahnya pandemi covid-19,” pungkasnya.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19


 

BN Online, Jakarta-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Vaksinasi massal dan penyerahan bantuan sosial yang diselenggarakan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 bataliyon Wira Pratama di Gedung eks Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (20/09/2021). 


Kapolri memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan para alumni Akpol 1997 yang digelar di 34 Polda jajaran dan tiga negara yakni, Malaysia, Saudi Arabia dan Turki. 


“Tentunya saya memberikan apresiasi kepada adik-adik saya angkatan 97 di seluruh wilayah yang telah ikut berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi dan bansos kepada masyarakat Indonesia yang saat ini memang sedang menghadapi situasi yang sulit,” kata Kapolri dalam sambutannya. 


Dalam kesempatan ini, Kapolri mengingatkan agar jajaran Kepolisian terus bekerja optimal membantu Pemerintah dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19 diantaranya melalui penerapan kebijakan PPKM level 1 hingga 4 di wilayah seluruh Indonesia. 


Strategi pengendalian diharapkan betul-betul dikawal sehingga efektif, bukan hanya dari sisi angka penurunan kasus Covid-19, melainkan juga jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing dan treatment dan percepatan vaksinasi. 


“Bagaimana kita kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kita dan menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang,” tekan Kapolri mengingatkan. 


Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut. 


Disatu sisi Kapolri berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 perhari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen. 


“Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivty ratenya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita dimanapun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju covid diturunkan,” ujarnya. 


Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan aparat terus bergerak melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan hingga akselerasi percepatan vaksinasi demi mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity masyarakat. 


“Bagaimana harapan dari pak Presiden kita harus wujudkan. Kita harus bisa mengubah dari pandemic menjadi endemic. Kita harus bisa hidup dan terbiasa berdampingan dengan covid. Tentunya prokes yang kuat harus kita laksanakan, program vaksinasi kita tingkatkan sehingga masyarakat siap menghadapi kondisi tersebut,” imbau Kapolri. 


Dalam vaksinasi massal ini, alumni Akpol 1997 menggelarnya di 34 Polda Jajaran serta tiga negara. Kegiatan ini akan berlangsung lima hari dimulai dari 18-22 September 2021. Adapun total vaksinasi yang ditarget dalam kegiatan ini sebanyak 63.400 dosis vaksin. 


Terdapat pula sebanyak 36.350 item dengan rincian, paket sembako sebanyak 33.353 pax, bantuan voucher kuota internet untuk pelajar, santri dan guru sebanyak 1.997 voucher, serta bantuan voucher belanja 100.000 sebanyak 1.000 voucher kepada masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan disabilitas.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolres Sidoarjo Pantau Vaksinasi Alumni AKABRI 1998 Di Gereja Bethany House Of Glory


 

BN Online, Sidoarjo-- Percepatan membentuk herd immunity di rumah ibadah terus dilakukan. Melalui akselerasi vaksinasi, jemaat Gereja Bethany House of Glory Jalan Diponegoro, Sidoarjo, Senin (20/09/2021) disuntik vaksin Covid-19.


Vaksinasi di rumah ibadah gereja tersebut, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan membentuk kekebalan imunitas bersama. Mulai dari pendeta, pengurus gereja, jemaat dan masyarakat sekitarnya. Sehingga semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka semakin cepat herd immunity terbentuk di tengah dimulainya ibadah tatap muka.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau jalannya vaksinasi di Gereja Bethany House of Glory. Ia mengapresiasi antusias masyarakat, khususnya jemaat gereja untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.


“Kami dari AKABRI 1998 Nawahasta, turut berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yakni melalui kegiatan vaksinasi serentak se-Indonesia. Kali ini bertempat di Gereja Bethany House of Glory dengan menyediakan 1.500 dosis vaksin,” ujarnya.


Soliditas sinergi TNI-Polri juga begitu tampak pada kegiatan tersebut. Mulai dari tenaga kesehatan, bagian input data serta personel yang membagikan baksos ke warga juga melibatkan anggota TNI-Polri di wilayah Kabupaten Sidoarjo.


Terkait dengan kegiatan di Gereja Bethany House of Glory, Pendeta Willy Joseph Candra menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri, khususnya Alumni AKABRI 1998 Nawahasta yang mengadakan kegiatan vaksinasi dan bakti sosial di gerejanya. “Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kepedulian kepada warga terdampak, harus kita lakukan bersama-sama. Karena itu kegiatan di tempat kami ini upaya yang sangat baik,” ungkapnya.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Isolasi Apung KM Unsini resmi Di Tutup, Danny Pomanto : Semua Pasien Telah Sembuh



BN Online, Makassar -- Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto resmi memberhentikan pengoperasian kapal isolasi apung Umsini, Senin (20/9/21).


Pemberhentian pengoperasian ini ditandai dengan penurunan bendera kuning dan pemberian penghargaan berupa plakat kepada pihak terkait seperti Kapolrestabes Makassar, Dandim XIV/Hasanuddin, pihak Pelni, Pelindo Empat Makassar, Kajari, Polres pelabuhan, Nahkoda pelni, kementerian perhubungan para nakes, dokter dan seluruh Instansi yang bergabung yang berdedikasi selama dua bulan penuh.


“Jadi alhamdulillah kita akhiri karena BORnya sudah sangat rendah satu kota itu cuman 8 persen. Di kapal ini bornya 2,5 persen. Sehingga sudah selayaknya itu berarti program isolasi terpadu itu berhasil. Kenapa berhasil? karena berhasil menekan bor. Itu menjadi rujukan,” ucapnya.


Katanya, untuk penanganan selanjutnya, Danny akan mengevaluasi perbulan serta akan mengantisipasi jika ada lonjakan secara tiba-tiba.


Salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi di Kota Makassar disetiap kelurahan yang termasuk dalam program sistem sapu jagad 100 vaksin 1 RT/hari 100 persen.


Untuk jumlah pasien covid isolasi terpadu sendiri selama dua bulan beroperasi sebanyak 275 orang .


“Alhamdulillah semua sembuh. Terakhir masih ada 8 orang pasien tapi hari ini semua sudah pulang dan sembuh,” klaim Danny.


Tak hanya itu, salah satu alumni umsini, Putri mengucapkan terimakasih dihadapan Wali Kota Makassar atas fasilitas luar biasa selama ia menjalani isolasi.


“Terima kasih banyak pak wali. Saya dan teman-teman saya yang pernah isolasi di kapal ini sangat senang. Fasilitasnya luar biasa. Vitaminnya makanannya sehingga saya cuman 6 hari sudah sembuh,” ungkapnya.


Karenanya, Danny juga berharap tak ada lagi kapal isolasi terpadu.


“Ini bukan sekadar program tapi ini sebuh sejarah yang membuat dunia melirik semua ke kota Makassar dan menjadikan contoh. Tapi jangan lengah, tetap protokol kesehatan,” pungkas Danny.(*/ILHO) 

Walikota Makassar Danny Pomanto Sidak Kesiapan Kontainer Makassar Recover, 3 Kecamatan Jadi Contoh



BN Online, Makassar -- Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengunjungi kesiapan kontainer Makassar Recover, Senin, (20/09/2021).


Ada 3 titik yang dikunjungi yakni Kontainer di Kelurahan Bontoduri Kecamatan Tamalate, Kelurahan Banta-Bantaeng Kelurahan Rappocini dan Kelurahan Losari Kecamatan Ujung Pandang.


Tiga titik tersebut di klaim Danny sebagai percontohan untuk kecamatan dan kelurahan lainnya.


“Hasil dari program posko kelurahan dengan Kontainer makassar Ini fungsinya multifungsi bukan hanya program Makassar Recover seperti vaksin dan lain-lainnya saja tapi menyangkut hal lain seperti posyandu dan restorasi justice. Tapi 3 kecamatan ini sangat surprise saya bakal jadi percontohan,” ucap Danny.



Restorasi Justice menurut Danny misalnya ada pertengkaran di kalangan masyarakat bisa diselesaikan di Kontainer Makassar Recover dan tak usah jauh kepengadilan. Tentunya melalui dan berdasar mekanisme yang ada.


“Saya serahkan camat dan lurah moment pandemi ini dijadikan moment konsolidasi sistem kesehatan. Sebenarnya kita sudah di Level 2 mi tapi kita dipertahankan masih di level 4. Tapi semoga kita menurun terus namun jangan lengah,” sebutnya.


Kelengahan tersebut diantisipasi Danny dengan pendirian kontainer agar camat dan lurah terus memantau. Rencananya, kontainer ini beroperasi selamanya 24 jam.(*/ILHO)

Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19


BN Online Jakarta, - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Vaksinasi massal dan penyerahan bantuan sosial yang diselenggarakan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 bataliyon Wira Pratama di Gedung eks Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (20/9/2021). 


Kapolri memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan para alumni Akpol 1997 yang digelar di 34 Polda jajaran dan tiga negara yakni, Malaysia, Saudi Arabia dan Turki. 


“Tentunya saya memberikan apresiasi kepada adik-adik saya angkatan 97 di seluruh wilayah yang telah ikut berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi dan bansos kepada masyarakat Indonesia yang saat ini memang sedang menghadapi situasi yang sulit,” kata Kapolri dalam sambutannya. 


Dalam kesempatan ini, Kapolri mengingatkan agar jajaran Kepolisian terus bekerja optimal membantu Pemerintah dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19 diantaranya melalui penerapan kebijakan PPKM level 1 hingga 4 di wilayah seluruh Indonesia. 


Strategi pengendalian diharapkan betul-betul dikawal sehingga efektif, bukan hanya dari sisi angka penurunan kasus Covid-19, melainkan juga jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing dan treatment dan percepatan vaksinasi. 


“Bagaimana kita kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kita dan menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang,” tekan Kapolri mengingatkan. 


Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut. 


Disatu sisi Kapolri berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 perhari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen. 


“Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivty ratenya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita dimanapun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju covid diturunkan,” ujarnya. 


Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan aparat terus bergerak melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan hingga akselerasi percepatan vaksinasi demi mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity masyarakat. 


“Bagaimana harapan dari pak Presiden kita harus wujudkan. Kita harus bisa mengubah dari pandemic menjadi endemic. Kita harus bisa hidup dan terbiasa berdampingan dengan covid. Tentunya prokes yang kuat harus kita laksanakan, program vaksinasi kita tingkatkan sehingga masyarakat siap menghadapi kondisi tersebut,” imbau Kapolri. 


Dalam vaksinasi massal ini, alumni Akpol 1997 menggelarnya di 34 Polda Jajaran serta tiga negara. Kegiatan ini akan berlangsung lima hari dimulai dari 18-22 September 2021. Adapun total vaksinasi yang ditarget dalam kegiatan ini sebanyak 63.400 dosis vaksin. 


Terdapat pula sebanyak 36.350 item dengan rincian, paket sembako sebanyak 33.353 pax, bantuan voucher kuota internet untuk pelajar, santri dan guru sebanyak 1.997 voucher, serta bantuan voucher belanja 100.000 sebanyak 1.000 voucher kepada masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan disabilitas.


Editor : Edhy BN


Satreskrim Polres Blitar Kota Kawal Bantuan Jagung Dari Presiden RI Untuk Suroto Peternak Asal Blitar


 

BN Online, Blitar Kota-- Satreskrim Polres Blitar Kota mengawal pemberian jagung untuk Suroto (51) Warga Desa Suruwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, peternak yang bentangkan poster bertuliskan, Pak Jokowi Tolong bantu peternak beli jagung dengan harga wajar. Bantuan berupa Jagung sebanyak 2 Ton dari Presiden Joko Widodo tersebut dikirim menggunakan 2 truk oleh Team Advance Kementerian Sekretariat Negara yang dikawal oleh Satreskrim Polres Blitar Kota menuju Desa Suruwadang Kec. Kademangan Kab. Blitar Senin (20/09/2021).


Bantuan jagung tersebut langsung diserahkan digudang Suroto oleh tim Advance President RI dan disaksikan langsung Forkopimda Blitar Raya. Suroto peternak ayam petelur mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena sudah merespon dan bergerak cepat menangani keluhan peternak terkait harga jagung yang saat ini mahal. Selain itu juga dia berterima kasih karena sudah diundang ke Istana dan diberi kesempatan langsung bertemu Pak Jokowi.

“Saya pribadi sangat berterimakasih, atas perhatian dari pak Jokowi yang sudah merespon keluhan saya dan peternak lainya, dengan telah bergerak cepat dan memberi bantuan sebanyak dua puluh ton jagung yang di serahkan langsung kepada saya hari ini,” kata Suroto.

Suroto menambahkan, dua puluh ton jagung bantuan dari Presiden ini, nantinya selain untuk diri sendiri. Dia akan membagikan kepada peternak yang saat ini mengalami kerugian atau terdampak dengan harga pakan sekarang.

“Jadi nanti saya akan bagi kepada peternak yang hampir punah di desa saya.Namun nanti  saya tidak bisa mengatakan berapa dapatnya. Entah dapat satu karung atau dua karung yang penting rata dan bisa mempertahankan ternaknya sebagai penghasilan sehari hari,” ujarnya

Dia berharap,dengan adanya bantuan jagung dari Presiden ini,usaha  ternaknya bisa bangkit kembali dan terhindar dari kerugian karena sebelumnya kondisi ternaknya sudah diambang kerugian.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Wakil Bupati Bantaeng Buka Rapat Koordinasi Inovasi Daerah


BN Online Bantaeng,--Pemerintah Kabupaten Bantaeng Melalui Badan Perencanaan Pemerintah Daerah (Bappeda) menggelar rapat koordinasi inovasi daerah, dirangkaikan dengan launching "Kelas Baik", komitmen edukasi dan literasi untuk bantaeng adaptif, inovatif, dan kolaborasi. Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng H.Sahabuddin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (20/9) Pagi.


Pelaksanaan Rakor Inovasi Daerah ini dilaksanakan agar seluruh unsur perangkat daerah menerapkan dan mengembangkan inovasi tata kelola internal,Inovasi pelayanan publik dan inovasi daerah lainnya. Sesuai kewenangan daerah, termasuk inovasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat dan bukan lagi sebatas literasi belaka, tetapi harus menjadi budaya kerja baru untuk kesejahteraan rakyat, inovasi bukan sebuah urusan akan tetapi inovasi harus ada disetiap urusan dan disetiap program.


Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin menyampaikan harapan agar setiap SKPD dapat melahirkan inovasi-inovasi untuk mendukung penilaian indeks inovasi daerah seperti meluncurkan program pelatihan CPNS dan PPPK disetiap kalangan.


"Penyelenggaraan inovatif daerah yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk memperbaiki disektor publik yaitu organisasi pelaksana terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kab. bantaeng yang sesuai dengan peningkatan akselerasi dan luasnya kesempatan kerja dan diharapkan bimbingan secara terus-menerus dalam rangka pelayanan publik dijaga dengan baik", kata Wabup.


Kepala Dinas Pariwisata, Harmoni membacakan Pernyataan Komitmen Inovasi dalam rangka mengembangkan inovasi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Kami segenap organisasi perangkat daerah Se-kabupaten bantaeng menyatakan komitmen untuk :

-Siap Berinovasi Demi Kemajuan Di Kabupaten Bantaeng;

-Siap mendukung pelaksanaan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah kab.bantaeng;

-Siap menuangkan ide-ide dalam mempercepat pencapaian program pemerintah kab.bantaeng;

-Siap melaksanakan inovasi sebagai bagian dari indikator kinerja pemerintah daerah; serta

-Siap menjadi agen perubahan melalui inovasi.


Kegiatan dirangkaikan pula dengan penyerahan piagam penghargaan bentuk Apresiasi bagi Perangkat Daerah yang telah Memberikan Sumbangsih Inovasi Daerah.


Turut Hadir pada kegiatan tersebut Sekertaris Daerah Kab. Bantaeng Abdul Wahab, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Meyriani Madjid, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H.Hartawan Zainuddin, para Kepala SKPD, serta para Kepala Bagian lingkup Pemkab Bantaeng.


Editor : Edhy BN


Tim Futsal BPKD.FC Bantaeng Juarai Open Turnamen Futsal Milad 1 Komunitas Pejuang Subuh


BN Online Bantaeng,-Open Turnamen Futsal Milad I Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng di gelar pada tanggal 16 September 2021 lalu dan berakhir pada tanggal 19 September 2021,yang berlangsung di Gedung Olahraga Futsal,Jalan Delima Kelurahan Tappanjeng Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng.


Yang keluar menjadi pemenang dalam Open Turnamen Futsal Milad I Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng ini adalah Tim Futsal dari Badan Pengelola Keuangan Daerah FC Bantaeng.


"Dengan skor  5 - 1 Tim Futsal BPKD FC mengalahkan CTM FC.angka kemenangan ini adalah berkat kerjasama pemain dan pelatih Ian Pratama Dana Putra,yang begitu gigih serta berikan arahan dan tehnik menyerang dalam pertandingan Open Turnamen Futsal Milad I Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng".Ucap Abd Rahman Kasir sebagai Penanggung Jawab Tim Futsal BPKD FC Bantaeng,Senin 20 September 2021.


Menurut Ammang sapaan akrab Abd Rahman Kasir mengatakan,Open Turnamen yang di laksanakan oleh Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng di Hari Miladnya yang pertama adalah sebagai ajang silaturahmi serta mempererat tali persahabatan dan persaudaraan sesama Tim Futsal".Ungkapnya.


"Dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Manajer Tim Futsal BPKD FC Yahya Satriawan dan Pelatih Tim Futsal BPKD FC Bantaeng Ian Pratama Dana Putra yang telah bekerja keras dalam memenangkan Open Turnamen Futsal Milad I Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng dan Alhamdulillah dan akhirnya kami telah mengalahkan sebagai pesaing berat CTM FC".Jelasnya.


"Menang atau kalah itu adalah hal biasa yang terpenting dan yang di utamakan jalinan persahabatan dan persaudaraan perlu di junjung tinggi"Harap Penanggung Jawab Tim Futsal BPKD FC Abd Rahman Kasir.


Editor : Edhy BN


HKG PKK ke-49, Wabup Harap PKK Bantaeng Terus Topang Kinerja Pemerintah


BN Online Bantaeng, - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Bantaeng baru saja menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49 tahun 2021 tingkat Kab. Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Senin (20/9).


Mengusung tema "Keluarga Pelopor Perubahan Menuju Bantaeng Baik", kegiatan Hari Gerak PKK ke-49 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kab. Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Ketua DWP Kab. Bantaeng, Vinka Nandakasih, para kepala OPD serta para Kader PKK lingkup Kab. Bantaeng 


Ketua 1 TP. PKK Kab. Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad yang pada kesempatan tersebut membacakan Sambutan seragam ketua TP. PKK Pusat menyampaikan harapan agar Gerakan PKK akan mampu mempercepat terwujudnya Kesejahteraan Keluarga. “Percepatan ini dapat dicapai dengan melakukan kegiatan berupa pembinaan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang berkelanjutan”, ujarnya.


Sementara itu, Wakil bupati Bantaeng H. Sahabuddin dalam sambutannya mengatakan “Saya sangat mengapresiasi kiprah gerakan PKK dalam memberikan dukungan terhadap program kerja pemerintah, sebagaimana diketahui saat ini gerakan PKK semakin berkembang dengan program-programnya yang menopang kinerja pemerintah”, kata Wabup.


Pada kesempatan itu dilakukan pula penyerahan penghargaan antara lain kepada pemenang lomba penyuluhan kategori DWP ASN, kategori DWP Non ASN, kategori PKK, serta pemberian cinderamata kepada kader terampil yakni Marwiah Bella, Elmy Ahriani, Nurlia Bahar.

 

Editor: Edhy BN


Libatkan Sosok Gajah Mada Dan Tribuana Tunggadewi, Polresta Mojokerto Sosialisasikan Prokes


 

BN Online, Mojokerto-- Bentuk Edukasi dan pencegahan Penyebaran covid-19, serta disiplin Prokes dalam rangka Ops Patuh Semeru 2021, Polresta Mojokerto menampilkan sosok Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi sosialisasikan prokes kepada pengendara lalu lintas, Senin (20/09/2021) pagi.


Usai Apel gelar Pasukan dan launching mobil masker,  Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto menyampaikan dengan menggunakan icon Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi dalam mensosialisasikan pemakaian masker ditengah adapatasi kebiasaan baru.


"Kota Mojokerto sebagai pusat dari kerajaan Mojopahit yang terkenal dengan Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi, maka kami memakai icon tersebut dalam menyampaikan dan mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker," terang AKBP Rofiq Ripto Himawan kepada media 


Lebih lanjut, Kapolres mengatakan dalam operasi patuh Semeru yang dimulai tanggal 20 September hingga 03 Oktober 2021 mendatang mempunyai empat sasaran.


"Yakni segala bentuk kegiatan yang berpotensi menjadi kluster penyebaran Covid-19, masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas dan terakhir adalah lokasi rawan macet, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas," Sebut Alumni AKPOl 2000


"Diharapkan melalui operasi patuh Semeru  2021, kita bisa meningkatkan disiplin prokes dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran dalam berlalu lintas (kamseltibcarlantas)," jelasnya.


Berjalan dari lapangan Apel menuju Jl Bhayangkara, Kapolresta Mojokerto didampingi Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi membagikan masker, bingkisan snack dan paket obat-obatan kepada pengendara yang tertib berlalu lintas


Sebagai Koordinator kegiatan ini, Kasatlantas AKP Heru Sudjio Budi Santoso menyampaikan pihaknya membagikan 250 masker, hand sanitizer, probiotik, dan Snack kepada masyarakat.


“Hari ini total ada 250 masker yang kita bagikan. Selain itu juga kami bagikan probiotik dan bingkisan untuk anak-anak. Operasi patuh kali ini tetap kita fokuskan untuk antisipasi tentang pentingnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan,” Pungkas Kasat lantas.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh 2021


BN Online Makassar,--Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam M.Si pimpin apel gelar pasukan operasi patuh Tahun 2021 bertempat di Aula Gedung Serbaguna Mapolda Sulsel, Senin (20/9).


Operasi ini digelar selama  14 hari yaitu mulai tanggal 20 September 2021 hingga 03 Oktober 2021 dengan mengerahkan personel baik dari Satuan Tugas (Satgas) Polda dan Satgas Wilayah dengan tetap mempedomani protokol kesehatan.


Kapolda Sulsel dalam arahannya mengatakan Operasi Patuh tahun 2021 ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat .


"Jadi diharapkan Operasi Patuh tahun ini dapat menekan angka penyebaran Covid 19, juga menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan black spot, trouble spot dan juga menekan angka fatalitas Lakalantas yang dapat mengakibatkan korban jiwa", ungkap Kapolda Sulsel. 


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan yang ditemui usai pelaksanaan apel mengungkapkan, selama digelarnya Operasi Patuh  2021 personil harus mengedepankan sikap humanis, simpatik, edukatif, guna meningkatkan simpati masyarakat. 


"Karena situasi masih dalam penyebaran Covid-19, pelaksanaan Operasi Patuh 2021 berfokus dalam upaya penanganan memutus mata rantai pandemi Covid-19 serta mencegah terjadinya kerumunan massal", ungkapnya. 


E. Zulpan menegaskan, selama Operasi Patuh  2021 Polda Sulsel dan jajaran tetap memberikan sanksi tegas kepada setiap pelanggar yang terbukti melanggar lalu lintas. Seperti tidak memakai helm standar, Safety Belt,  melebihi batas maksimum, di bawah pengaruh alkohol, berkendara di bawah umur,   tidak membawa dokumen kendaraan, berkendara menggunakan handphone dan melanggar rambu-rambu lalu lintas lainnya.


"Diharapkan selama Operasi Patuh  2021 kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan menurun dan terpenting adalah kesadaran masyarakat berlalulintas semakin tinggi serta upaya pemerintah dalam menekan penyebaran covid 19 dapat membuahkan hasil", pungkasnya.


Editor : Edhy BN


Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, Ada Empat Poin Sasaran Utama


 

BN Online, Surabaya-- Polda Jawa Timur, menggelar Apel Gelar Pasukan, Operasi Patuh Semeru 2021 yang dilaksanakan di lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (20/9/2021) pagi.


Operasi patuh semeru 2021, dimulai pada tanggal 20 September (hari ini) sampai 3 Oktober 2021. Operasi yang dilangsungkan selama 14 hari kedepan ini nantinya akan ada empat poin utama yang disasar.


Pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan cluster baru Covid-19, kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan, ketiga, masyarakat yang tidak disiplin akan berlalu lintas dan keempat lokasi rawan, GAR kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan.


Dalam rangka apel gelar pasukan operasi patuh semeru 2021 dengan tema "melalui operasi patuh 2021 kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangkah mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap".


Dalam rangkah meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat dan cipta Kamseltibcarlantas. Di tengah pandemi Covid-19, Polda Jawa Timur Melaksanakan operasi patuh semeru 2021. Dengan mengedepankan kegiatan Preentif dan Preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas.


"Sedangkan personil yang terlibat sebanyak 3. 343 orang, personil ini gabungan dari polda, polres dan stakeholder terkait. Sasarannya, masyarakat yang tidak patuhi prokes, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas serta lokasi atau kegiatan masyarakat yang betpotensi menjadi Cluster Covid-19," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, usai memimpin apel gelar pasukan, Senin (20/9/2021) pagi.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan, tujuan dari operasi ini untuk menimbulkan Kamseltibcarlantas dan juga penanganan Covid-19 agar disiplin masyarakat tetap terjaga. Operasi ini bertujuan pada kedua hal tersebut, namun yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat.


"Kami menjaga tapi yang menimbulkan situasi kamseltibcarlantas dan prokes tetap masyarakat. Jadi keinginan kita mendorong, menjaga dan memantapkan disiplin prokes itu bagian penting kalau masyarakat mau mendukung," lanjut dia.


Masih banyak varian baru diluar dan mengintai kita semua yang tidak disiplin. Varian Delta masih ada, dan saat ini berangsur membaik karena disiplin masyarakat.


"Hampir masyarakat yang keluar tidak memakai masker itu aneh, itu sangat bagus dan tetap dipertahankan," tambahnya.


Sementara itu bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, bisa datang ke RT/RT, Babinkantibmas/ Babinsa, ke satuan TNI, Polri untuk menanyakan bagaimana program vaksinasi.


"Masih banyak kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan vaksinasi oleh pemerintah, TNI dan Polri," ucapnya.


Sedangkan untuk tempat pariwisata di Jawa Timur, sudah ada 134 titik terkait dengan asesmen yang dilakukan oleh pemerintah. Namun syaratnya adalah, pelaku usaha disekitar usaha pariwisata sudah di vaksin, download aplikasi pedulilindungi, adanya one get system, jadi pintu keluar/ masuk jadi satu pintu.


"Nantinya akan di pasang Querpot, sehingga orang yang masuk ke tempat wisata baik wisatawan maupun pelakunya semua sama sama mempunyai aplikasi pedulilindungi. Dan TNI, Polri, Satpol-PP nantinya akan melakukan pendekatan prokes," tutup dia.


Ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga jika Covid-19 terjaga maka ekonomi juga bisa berjalan salah satunya tempat wisata. 


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Polres Bantaeng Gelar Pasukan dalam Operasi Patuh Tahun 2021,Serentak di Laksanakan Hari ini


BN Online Bantaeng,-- Kepolisian Resort ( Resort ) Bantaeng Gelar Pasukan dalam rangka  Operasi Patuh Tahun 2021 bertempat di lapangan Apel Polres Bantaeng,jalan Sungai Bialo, Kelurahan Malilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Senin 20 September 2021.


Apel Gelar Pasukan diikuti oleh Personil Polres Bantaeng dan Jajaran. Bertindak selaku Inspektur Gelar Pasukan yaitu Kapolres Bantaeng,  AKBP Rachmat Sumekar, SIK, M.Si, 


Dalam Gelar Pasukan tersebut, Kapolres Bantaeng  membacakan amanat seragam Kapolda Sulsel. 


Ops patuh di laksanakan mulai tanggal 20 september sampai 3 oktober 2021 serentak seluruh indonesia.


Berdasarkan Undang Undang No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Polri Khususnya Polantas diharapkan untuk : 


1. Mewujudkan dan memelihara Keamanan, Keselamatan dan Ketertiban serta Kelancaran Berlalu Lintas.


2. Meningkatkan Kualitas kepatuhan Sehingga dapat menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas


3. Membangun budaya tertib berlalu lintas


4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik


Adapun beberapa Jenis  Pelanggaran yang dijadikan Sasaran adalah pelanggaran yang dapat menyebabkan terjadinya fatasilitas korban laka lantas sebagai berikut :


1. Pengendara Motor yang Tidak menggunakan Helm Standar;


2. Pengemudi yang tidak menggunakan safety belt;


3. Pengemudi / Pengendara yang melebihi batas kecepatan;


4. Pengemudi / Pengendara dalam keadaan Pengaruh Alkohol;


5.Pengemudi / Pengendara yang melawan Arus;


6. Pengemudi / Pengendara dibawah umur;


7. Pengemudi / Pengendara yang menggunakan Handphone;


8.Kendaraan yang menggunakan lampu Strobo, Rotator dan Sirine yang tidak sesuai Peruntukannya.


Ditambahkan bahwa selain Tindakan Teguran Kepada Pelanggar secara Persuasif Humanis, juga dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi secara Masif kepada Masyarakat tentang Disiplin Berlalu Lintas, Penerapan Prokes yang ketat sehingga dapat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19.


Editor : Edhy BN


Minggu, 19 September 2021

Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sulawesi Selatan Sebanyak 84 Persen WBP Sudah Divaksin


BN Online Makassar,--Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sulsel Edi Kurniadi, Minggu (19/9) mengatakan dari 10.476 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada 24 Lapas dan Rutan di Sulsel. 


Sebanyak 8.818 orang WBP sudah divaksin Covid 19. Dari jumlah tersebut 4.713 telah divaksin dosis pertama dan 4.105 telah divaksin dosis lengkap (pertama dan kedua). Sedangkan sisa yang belum divaksin sama sekali sebanyak 1.658  orang WBP. 


“Alhamdulillah sudah 84,17 persen WBP di Sulsel yang sudah di Vaksin Covid 19," Kata Kadivpas Edi. 


Kakanwil Kemenkumham Harun Sulianto mengatakan kepada 1.658 orang WBP yang belum di vaksin sama sekali, akan segera kami koordinasikan dengan pihak Pemprov Sulsel, Pemkab/Pemkot di Sulsel, Pihak TNI-Polri, Poltekes dan kantor Kesehatan Pelabuhan makassar. 


Rencananya 25 september mendatang, Rutan Makassar akan melaksanakan vaksininasi kepada 446 orang WBP yang belum pernah diVaksin sama sekali. 


"Bagi WBP yang belum memenuhi syarat untuk di vaksin, saat ini juga dalam perawatan medis di Lapas /Rutan, dengan harapan saat vaksin mendatang yang bersangkutan sudah bisa di vaksin," Kata Harun. 


Dari 24 lapas dan Rutan di Sulsel, lanjut Kakanwil Harun saat ini sudah ada 14 Lapas dan Rutan yang capaian vaksinasinya diatas 90 persen yakni Rutan Enrekang, Watansoppeng, Bantaeng, Sidenreng Rappang, Pinrang, Makale, Pangkajene, Sengkang, Barru, Malino. Juga Lapas Makassar, Lapas Parepare, Lapas Takalar dan Lapas Narkotika Sungguminasa. 


Selain melaksanakan Vaksinasi, Pihaknya juga memonitor dan mengevalusi penerapan prokes Covid-19 di Lapas/Rutan yang meliputi ketersediaan tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan kedisiplinan penggunaannya, pembagian vitamin, alat cek suhu tubuh, protap menjaga jarak dan pencegahan kerumanan, pengaturan olahraga WBP, penyuluhan oleh dokter dan para medis kepada WBP dan penanganan serta mekanisme jika ada WBP yang sakit.


Editor : Edhy BN


Sabtu, 18 September 2021

Forkompimda Jatim Tinjau Vaksinasi Di Kampus IAI AI Qolam Malang


 

BN Online, Malang,-- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, terdiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, meninjau vaksinasi Covid-19 di Institut Agama Islam (IAI) Al Qolam Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sabtu (18/9/2021)


Serbuan vaksinasi itu digelar oleh PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Jatim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dengan target sebanyak 1000 dosis, yang dilaksanakan selama 2 hari (hari ini sabtu (18/9) dan esok hari minggu (19/9).


Sedangkan jumlah vaksinator yang dilibatkan sebanyak 40 tenaga keseharan dari PDGI, dimana setiap tim terdiri dari enam orang.


Untuk sasaran vaksinasi masal ini, mulai dari santri, mahasiswa dan masyarakat sekitar IAI Al Qolam, Malang. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, selain dengan menerapkan protokol kesehatan, juga dengan vaksinasi. Sehingga seluruh forkopimda se Jawa Timur, didorong masif melaksanakan vaksinasi.


"Jadi kami melakukan koordinasi dengan seluruh Bupati Walikota, Kapolres dan Dandim se Jawa Timur, salah satu yang kita harapkan, bisa mewujudkan kekebalan komunitas adalah dengan melakukan vaksinasi," ujarnya.


Kabupaten Malang, menjadi salah satu wilayah yang didorong meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi. Khofifah meminta kepada seluruh elemen strategis di kabupaten ini dan masyarakat, terus melakukan ikhtiar memaksimalkan vaksinasi.


"Kita melihat bahwa Kabupaten Malang sudah memasuki level 2, ini merupakan capaian yang membanggakan. Semua unsur di Kabupaten Malang dari Pak Bupati, Dandim dan Kapolres saling berkerja sama untuk mempercepat vaksinasi untuk masyarakatnya. Saya sangat mengapresiasi upaya ini," imbuhnya.


Khofifah mengaku bersyukur, lantaran masyarakat Kabupaten Malang sangat antusias mengikuti vaksinasi tersebut. Vaksinasi massal ini merupakan bagian dari program serbuan vaksinasi yang juga melibatkan TNI dan Polri.


"Kabupaten Malang menjadi perhatian kami, karena diketahui bahwa Malang sangat baik dalam program percepatan vaksinasi nya sehingga sudah masuk level 2, semoga segera disusul oleh kabupaten kota lainnya" ujarnya.


Selain itu, pihaknya mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di IAI Al Qolam berjalan dengan baik. 


"Saya apresiasi pelaksanaan vaksinasi ini, karena terlihat sangat baik sinergi, partisipasi masyarakat juga baik serta berjalan teratur," tambahnya.


Mantan Menteri Sosial ini, berharap kepada masyarakat Kabupaten Malang yang telah melaksanakan vaksinasi, agar tetap menerapkan protokol kesehatan.


"Saya juga berpesan pada semua masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19," harapnya.


Selanjutnya, Gubernur Jatim juga menjelaskan bahwa hasil asesmen, Provinsi Jatim masuk level 1.


"Ini patut kita pertahankan. Ini hasil kerja kita semua pemerintah Provinsi Jatim, Pangdam, Kapolda. Didukung oleh kepala daerah walikota bupati, dandim dan kapolres. Tak lupa juga kepada jajaran di tingkat bawah mulai Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan desa dan Perawat desa yang tak kenal lelah melakukan tracing hingga angka Covid-19 di Jawa Timur menurun," tutupnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Rapat Kerja Kelembagaan FKDM Se-Kecamatan Koja Jakarta Utara Digelar Hari Ini di Mega Mendung Bogorq

 




BN Online,Jakarta Utara - Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Penataan Kelembagaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Se-Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara tahun 2021, maka digelar Rapat Kerja pada hari Sabtu, 18-19 September 2021 di Aula Hotel Mega Mendung Bogor Jawa Barat. Rapat kerja kali dihadiri oleh Camat Koja Ade Himawan, Baznas Nur Alam Bachtir Wakil Ketua Bidang Pengelolaan, Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Provinsi DKI Jakarta dan Perwakilan Para Lurah Se-Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara.


"Rapat Kerja (Raker) yang digelar oleh sebuah lembaga atau institusi pemerintah adalah wadah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pada masyarakat". Hal tersebut menjadi poin penting yang ditekankan oleh Camat Koja, Ade Himawan, M. Si. saat menyampaikan materi tentang ATHG (Ancaman Tantangan Hambatan dan Gangguan) pada Raker Tingkat FKDM Se-Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara yang berlangsung di Aula Hotel Resort Mega Mendung, Sabtu (18/09/2021).



"Melalui Raker ini kita perteguh komitmen kita, menyatukan langkah dan kekuatan untuk memwujudkan visi dan misi kita seperti yang ada dalam fungsi tugas FKDM," Demi terciptanya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum serta terbinanya ketentraman, yang membangun kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat, tegasnya.



Sementara terkait dengan FKDM sendiri, Camat Koja meminta tim yang terbentuk segera melaksanakan tugasnya agar pelaksananan seluruh program dan kegiatan yang ada di Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta benar-benar sesuai dengan aturan dan juknis yang ada.


Dan untuk mencapai itu semua, Camat Koja meminta jajarannya untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan baik dan benar. Menjaga kekompakan, semangat dan motivasi demi mendorong peningkatan kinerja lembaga forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) Se-Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(Kontributor:Akbar).

Kapolda Sulsel Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Di Kanre Apia Kab Gowa


BN Online Gowa,--Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, meninjau langsung pelaksanaan  kegiatan vaksinasi massal di SD 01 Kanre Apia Kec. Tombolo Pao Kab. Gowa.


Dalam peninjauan tersebut Kapolda  Sulsel didampingi Bupati Gowa Adnan Purichta YL dan Kapolres Gowa  serta pejabat Forkopimda lainnya.


Saat ditemui, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes pol E. Zulpan membenarkan hal itu, Ia menjelaskan selain menghadiri upacara Pembaretan Bintara Remaja Angkatan 45 TA. 2021 Direktorat Samapta Polda Sulsel, Kapolda Sulsel juga mengecek jalannya giat Vaksinasi tahap I dan II yang dilangsungkan di SD Negeri 1 Kanre Apia Kec. Tombolo Pao.


“Ya, berdasarkan hasil peninjauan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat berjalan lancar dan antusias masyarakat Tombolo Pao untuk divaksin cukup tinggi”, ungkap E. Zulpan.


Diketahui, Kapolda Sulsel dalam beberapa kesempatan kerap menghimbau kepada masyarakat  untuk tetap menerapkan protkol kesehatan dan tetap mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi.


Kapolda juga dengan tegas minta masyarakat untuk jangan percaya terhadap berita hoaks tentang tidak pentingnya  vaksinasi dan bila ada berita hoaks tersebut silahkan konfirmasi kepada pemerintahan yang ada.


Senada dengan Kapolda, Kabid Humas Polda Sulsel Juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap berita hoaks dimedia sosial bahwa masyarakat tidak perlu di vaksin.


Editor : Edhy BN


Tempat Wisata Di Jatim Sudah Mulai Dibuka Secara Terbatas Dan Bertahap


BN Online, Malang-- Forkopimda Jawa Timur terus kejar capaian target vaksinasi. Kali ini sebanyak 2000 dosis vaksinasi di salurkan untuk Mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB) dan Masyarakat Malang Raya, pada Sabtu (18/9/2021) di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu siang melakukan pengecekan pelaksanaan Vaksinasi sebanyak 2.000 dosis, untuk mahasiswa Universitas Brawijaya dan Masyarakat Malang Raya, hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity khususnya di lingkungan pelajar. 


Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi dengan didampingi oleh Rektor Universitas Brawijaya dan Forkopimda Kota Malang, mulai dari tahapan Screening, Pendaftaran, Vaksinasi dan Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Vaksinasi ini didukung oleh vaksin dari dinkes Prov. Jatim dengan vaksinator berjumlah 98 tenaga kesehatan dari Kemahasiswaan dan RS Universitas Brawijaya. 


Sementara Gubernur Jatim saat melakukan pengecekan vaksinasi di UB Malang mengatakan, Ikhtiar kita kalau misalnya untuk melihat pengendalian covid dimana saja, antara lain dilihat dari positivity rate. 


"Nah dari sisi positivity rate maka dihitung testingnya, dihitung testingnya. Testing itu auto rilis. Racing juga auto rilis. Kalau tracing sudah melalui silacak, kalau vaksinasi seperti ini melalui P-care. Jadi proses untuk input data semuanya sudah dilakukan sesuai dengan sistem yang ada di aplikasi masing-masing," kata Khofifah. 


Lebih lanjut Khofifah memaparkan, dari kinerja 38 Kabupaten /Kota di Jawa Timur, sinergitas dengan seluruh elemen strategis di Jawa Timur. 


"Per tanggal 15 kemarin sudah 37 Kabupaten /kota di Jawa Timur itu zona kuning, kalau zona kuning itu artinya resiko rendah, tinggal satu yang zona orange, zona orange adalah resiko sedang, itu adalah Kota Blitar, tapi kita sudah mengkoordinasikan mudah-mudahan Kota Blitar terus membaik, yang zona kuning sudah bisa menjadi zona hijau dalam seminggu terakhir, ada 21 kabupaten kota yang angka kematian hariannya sudah nol," paparnya. 


"Artinya bahwa insyaallah semua sudah bisa terkontrol terkendali, maka sekarang saya mohon semuanya tetap jaga protokol kesehatan, tetap melakukan percepatan vaksinasi, tidak boleh ada yang kendor, tidak boleh ada yang lengah," ujar Gubernur Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. 


Lanjut Khofifah menjelaskan, level 1 sekarang ini di Jawa Timur ada 10 Kabupaten /kota. Level 2 ada 26 Kabupaten /kota. Sehingga tinggal 2 yang masuk level 3, maka semuanya justru harus sangat waspada jangan sampai lengah, jangan sampai longgar, karena pada saat yang sama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilaksanakan. 


"Pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah mulai dilakukan. Pembukaan wisata sudah mulai dilakukan secara terbatas bertahap. Lalu mall sudah mulai dibuka terbatas bertahap. Restoran-restoran yang dulu 20 menit, 30 menit sudah 1 jam," lanjut Gubernur Jatim. 


"Tetaplah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di seluruh lini. Nah sekarang ini kita harus memaksimalkan vaksinasi terutama di titik-titik yang memang harus kita dorong bersama," pungkasnya Gubernur Jatim saat berkunjung di Universitas Brawijaya Malang bersama Forkompimda. ( Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Tawuran Kerap Terjadi di Makassar, Kabid Humas Polda Sulsel Harap Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat lebih proaktif Mencegahnya

BN Online Makassar,-- Kabid Humas Polda Sulsel Kombes pol E. Zulpan mengatakan dalam menyikapi tawuran antar kelompok yang kerap terjadi dibeberapa tempat di Makassar, diperlukan andil (peran) tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk sungguh-sungguh bersinergi dengan aparat Kepolisian untuk memberi pencerahan, edukasi dan bimbingan kepada masyarakat sehingga dengan upaya ini ke depan peristiwa tawuran dan tindak kejahatan lainnya yang berpotensi mengganggu kamtibmas dapat dicegah.


Kabid Humas mengaku sangat prihatin tawuran yang terjadi antar kelompok warga di perbatasan Kelurahan Karuwisi Utara Kecamatan Panakkukang dan Keluraha Tammua, Kecamatan Tallo pada Minggu sore (12/9/2021) mengakibatkan jatuhnya korban jiwa (meninggal) dunia seorang anak muda bernama Akbar yang terkena anak panah.


"Menyerahkan situasi kamtibmas hanya kepada pihak Kepolisian semata tentu adalah sikap yang keliru dan kurang bijak, sebab secara moral situasi keamanan dan ketertiban adalah tanggungjawab kita bersama sebagai bangsa khususnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat ", ungkap E. Zulpan, saat ditemui Sabtu (18/09).


E. Zulpan berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar kiranya tidak bosan-bosan memberi nasihat dan himbauan kondusif kepada masyarakat di wilayahnya untuk tidak mudah terprovokasi. 


Apalagi, lanjut E. Zulpan diketahui oleh masyarakat bahwa tawuran adalah perbuatan yang tercela, bertentangan dengan budaya orang Sulawesi Selatan yang selama ini dikenal sangat ketat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang disingkat 3S _(Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge).


"Ketiga hal ini merupakan falsafah orang Bugis Makassar yang memiliki arti saling menghormati, saling menghargai dan saling mengingatkan", tegas E. Zulpan.


Dikatakan E. Zulpan, masyarakat juga harus segera laporkan kepada pihak Kepolisian terdekat atau dengan menekan saluran telepon 110, jika ada tanda-tanda akan ada tawuran, maka dalam waktu yang relatif singkat pihak Kepolisian akan meresponnya, sehingga dengan demikian akan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan .


E. Zulpan juga memastikan aparat Polrestabes Makassar dan Polsek jajaran akan meningkatkan tindakan preemtif berupa sosialisasi untuk mencegah perkelahian massal itu tidak terjadi. Selain itu, penegakan hukum bagi pelakunya.


“Terus kita lakukan sosialisasi dilakukan tiga pilar. Bhabinkamtibmas, kapolsek terus memberikan tindakan preemtif, imbauan-imbauan kepada warga agar tidak selalu melakukan tawuran", ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi E. Zulpan.


Editor : Edhy BN


Laksanakan surat edaran Walkot Makassar World Clean Up Day, Plt. Lurah Bara Baraya Utara Kec. Makassar Lakukan Bersih - Bersih Bersama Warga



BN Online, Makassar -- Antusias warga dan berbagai komunitas menyatu melaksanakan bersih bersih dari lorong ke lorong mengangkat sampah sampah yang menyumbat drainase, bertempat di Kelurahan Bara Baraya Utara Kecamatan Makassar Kota Makassar, Sabtu (18/09/2021).


Pada pelaksanaan bersih bersih dihadiri Plh Lurah Bara Baraya Utara, Sitti Khadija S,Sos bersama stafnya, Bhabinsa Serka Abd Muin, serta stake holder Kelurahan Bara Baraya Utara.


” Dalam rangka melaksanakan surat edaran Bapak Walikota Makassar World Clean up Day, hari ini kami melaksanakan bersih bersih dilingkungan Bara Baraya Utara bersama warga dan stake holder yang ada, jadi momen ini juga kita mamfaatkan sebagai ajang memupuk spersaudaraan dam bersilaturahim langsung kepada wargai;” tutur Sitti Khadija.



Selanjutnya Sitti Khadija berharap kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan sehat.


“Harapan saya sebagai lurah disini meminta bersama sama menjaga kebersihan sehingga kita terhindar dari berbagai macam penyakit, sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud menjadi lingkungan yang bersih, apalgi sekarang ini sudah memasuki musim penghujan,” tutupnya.


Worl Cleanup Day merupakan aksi bersih bersih yang dilaksanakan serentak dalam satu hari bersama 180 negara di dunia.(*/ILHO) 


BN Online Gowa,--Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam memimpin upacara pembaretan terhadap personel Bintara Remaja Angkatan 45 TA. 2021, Direktorat Samapta Polda Sulsel., Sabtu (18/09/2021) di lapangan Lingkungan Batu Lapisi Dalam Kec. Tinggi Moncong Kab. Gowa.


Upacara tersebut dihadiri juga oleh Bupati Gowa, Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan Kapolres Gowa, serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel.


Dalam kesempatannya Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, secara simbolis memasangkan baret kepada perwakilan bintara remaja Dit Samapta Polda Sulsel yang diawali dengan penyiraman air kembang sebagai tradisi upacara penutupan pembaretan tersebut.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan selamat bergabung di Polda Sulsel. Merdisyam mengharapkan para Bintara untuk menunjukkan darma bakti secara sungguh sungguh kepada bangsa dan negara serta kepada masyarakat.


Kapolda juga menyebut tradisi pembaretan para bintara remaja untuk meningkatkan keterampilan individu maupun tim, selain itu tradisi tersebut bertujuan meningkatkan jiwa korsa dan kebanggaan sebagai anggota Samapta Polda Sulsel.


"Persiapkan diri dengan baik persiapkan disiplin dan tekad yang kuat serta implementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah kalian peroleh demi keberhasilan pelaksanaan tugas ", pesan Kapolda.


Kapolda Sulsel juga berpesan kepada para bintara agar tetap menjaga diri, menjaga etika, serta menghindari kesalahan yang dapat merugikan institusi Polri dan yang terpenting ialah untuk tidak menyakiti hati masyarakat.


Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan yang hadir dalam acara pembaretan, mengatakan acara ini dimaksudkan untuk menyiapkan Bintara remaja agar siap untuk turun ke masyarakat melaksanakan fungsi-fungsi Kepolisian. 


”Jadi kegiatan ini sebagai kegiatan simbolis dalam menyiapkan Bintara remaja yang baru saja lulus dari SPN Polda Sulsel TA. 2021 agar dapat Menjadi polisi yang menolong melindungi mengayomi dan melayani masyarakat serta melakukan penegakan hukum yang berkeadilan", kata E. Zulpan.


Editor : Edhy BN


World Clean up Day 2021, Masyarakat Bantaeng Diajak Biasakan Memilah Sampah


BN Online Bantaeng, - Sehubungan dengan peringatan Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Clean up Day yang jatuh pada tanggal 18 September setiap tahunnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng kembali memasifkan gerakan pilah sampah dengan aksi bersih pantai dan penanaman pohon yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin di Anjungan Pantai Seruni, Sabtu (18/9).


Kegiatan WCD 2021 ini dilaksanakan secara serentak di 187 negara, dan digelar bersamaan di 34 Provinsi di Indonesia.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bantaeng, Nasir Awing mengatakan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi sekaligus mengajak masyarakat luas untuk senantiasa melaksanakan kegiatan bersih-bersih. “Kita juga ingin membiasakan masyarakat agar dapat benar-benar memilah sampah sebelum dibuang di tempat sampah”, ujarnya.


Sementara itu, Wabup Bantaeng berharap agar kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan bagi masyarakat. “Semoga ini dapat memotivasi kita untuk terus peduli kebersihan dan memanfaatkan sampah yang dikumpulkan sehingga dapat bernilai ekonomis”, kata Wabup


Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain Diskusi Publik dengan Narasumber yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelola Bank Sampah di Anjungan Pantai Seruni, Kampanye media sosial, Aksi pungut dan pilah sampah serta penanaman pohon.


Editor : Edhy BN


Balon Kades Bonto Rappo Baharuddin Dengan "Mange Appakabaji" Akan Siap Bersaing di Pilkades Kecamatan Tarowang Jeneponto


BN Online Jeneponto,--Salah satu bakal calon Desa Bonto Rapoo Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto,yang mendaftarkan dirinya hari ini Sabtu 18 Sepertember 2021.


Baharuddin Mange dengan Taglinenya (Mange Appakabaji dalam artiannya MANGE adalah Merakyat,Amanah Nasionalis,Giat, Empati),Pilkades serentak yang tak lama lagi akan digelar di Desa Bonto Eappo Kec.Tawowang Kab.Jeneponto, Sulawesi Selatan.


Bakal Calon Kepala Desa Bonto Rappo ini di ikuti oleh Lima kandidat yang semuanya menyatakan sikap untuk bersaing dan untuk merebut posisi kades tersebut.


Salah satu bakal calon yang mendaftarkan diri adalah Baharuddin Mange ( MANGE APPAKABAJI),yang merupakan calon dari pensiunan purnawirawan TNI AD yang di danpingi istrinya yang tercinta Jasmawati,dan para pendukungnya untuk menuju ke kantor desa Bonto Rappo  dan disambut baik oleh Ketua Panitia dengan anggotanya.


"Tak pernah terbayangkan sama sekali saya bisa mencalonkan pilkades dan juga tak pernah membayangkan sama sekali dukungan dari masyarakat Desa Bonto Rappo".Ucap Baharuddin Purnawiran TNI AD.


Lebih lanjut Baharuddin Mange,"Sangat besar harapansaya untuk menjad bakal calon kades,setiap mereka yang lahir di desa halamanya sendiri,tumbuh besar dan di hiasi dengan momen manis atau pahit,pasti memiliki rasa cinta yang lebih baik".Terang Balon Kades Bonto Rappo.


Baharuddin Mange ini yang lahir di Dusun Borongloe Desa Bonto Rappo mengatakan bahwa,"Marilah kita menjaga kesatuan berbangsa dan bernegara,janganlah saling menyalahi tapi marilah kita jaga persatuan demi suksesnya Pemilihan Kepala Desa Bonto Rappo".Harapnya.


Dan langsung para pendukung Baharuddin dengan teriakan lantangnya dan tepukan tangannya,"Kungai Nakke Jeka".


Editor : Edhy BN


Jatim Satu-Satunya Provinsi Di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19



BN Online, Surabaya-- Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia dengan level 1, berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dimana asesmen itu diadopsi dari World Health Organization (WHO). Hal ini disampaikan Forkopimda Jawa Timur dalam Konferensi pers yang di gelar di gedung negara Grahadi, pada Jum'at petang (17/09/2021). 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada beberapa data yang mungkin bisa dijadikan referensi bahwa Jawa Timur ini alhamdulillah masuk level 1.


"Alhamdulillah atas kerja sama, gotong royong dan kekompakan kita semua, Jawa Timur menjadi provinsi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang masuk level 1," ucap Khofifah. 


Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim, dokter Joni Wahyu Hadi memaparkan indikator capaian. Pulau Jawa dan Bali, hanya Jawa Timur yang asesmen 1 dari 6 parameter. Dari testing, tracing, treatment, kemudian kapasitas respons semuanya memadai pada level 1. 


Kalau dilihat dari progresnya dibanding tanggal 1 Agustus kemarin, di mana masih ada 30 kabupaten kota waktu itu, sekarang sudah ndak ada lagi. Kemudian ada 10 kabupaten kota level 1 dan 26 level 2, ini masih menjadi PR kita semuanya. 


Kalau dari tingkat zonasi, masih ada 2 daerah, yakni Kabupaten Blitar dan Bangkalan yang level 3, kemudian tidak ada yang level 4, ada 10 yang level 1, dan 26 yang level 2. 


"Kalau kita lihat zonasinya sudah tidak ada lagi zona merah. Zona merah di Kabupaten kota di Jawa Timur, 34 menjadi 37, kalau kita lihat dari BOR sudah turun semuanya di bawah 60%, WHO mensyaratkan 60%, untuk ICU 18%, kemudian isolasi rumah sakit 18% dan untuk rumah sakit darurat hanya 13% persen. Artinya ini bahwa di masyarakat pun itu juga kecil hasilnya cuma 13%," paparnya Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim saat konferensi pers perkembangan covid-19 di Jatim. 


"Jadi ICU rumah sakit kemudian isolasi rumah sakit, rumah sakit lapangan semuanya di bawah 60%, artinya sudah masuk di dalam standar WHO untuk memadai," ucapnya. 


Joni juga menjelaskan, kalau gambaran ICU di kabupaten kota. ICU kurang 20% itu sudah hijau. Jadi tanggal 16 September ini tidak ada ICU yang di bawah 20%. 


"Untuk yang antri di UGD kita lihat pada bulan-bulan Juli kemarin itu begitu tingginya, tapi sekarang semuanya sudah tidak ada, antrian di UGD turun drastis dari PPKM darurat waktu itu sekitar 835% per hari di awal Agustus 365% dan sekarang sudah tidak ada lagi antrian di UGD, ini artinya case di masyarakat, bukti bahwa sangat menurun," jelasnya. 


"Sementara untuk vaksinasi 1 saat ini mencapai 38,34%, vaksinasi yang 2 20,57%. Kalau kita simpulkan memang vaksinasi belum 70% atau 80% tetapi Jawa Timur sudah bisa mengendalikan laju penularan, maupun kapasitas responnya dengan baik. Artinya prokes di Jawa Timur sudah on the day," kata Dr. Joni yang juga sebagai direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya. 


Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto juga mengatakan, ini merupakan capaian yang luar biasa, namun kami tidak berpuas diri, kami menyadari sepenuhnya bahwa pandemi covid-19 ini jauh dari selesai jadi berakhir dan di Jawa Timur sendiri memang secara provinsi sudah menduduki level 1, tapi sebetulnya di tingkat kabupaten kota masih banyak yang harus ditingkatkan. 


"Baru 10 kabupaten kota yang benar-benar level 1, kemudian ada 26 kabupaten kota yang menduduki level 2 dan masih ada 2 kabupaten yang menduduki level 3. Ini yang masih level 3 ini kami akan tingkatkan menjadi level 2 dan yang level 2 mudah-mudahan bisa menambah kepada yang level 1 dan yang level 1 bisa dipertahankan," ucap Pangdam. 


"Yang menjadi fokus kami bersama di samping penanganan covid itu sendiri, tentu saja vaksinasi. Vaksinasi Jawa Timur relatif cukup tinggi sebetulnya, dari segi jumlah kita sudah 12 juta hampir 13 juta yang sudah divaksin dosis 1, tapi memang ada beberapa kabupaten yang juga harus ditingkatkan, paling tidak ada 3 kabupaten yang terus kita dorong antara lain Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Bangkalan," tandasnya.


Kendati demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif, di dalam pencapaian level 1 di seluruh Jawa Timur. 


"Ini pasti bisa berhasil kalau masyarakat mendukung. Tentunya kami dari jajaran Polda Jatim siap mendukung Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam di dalam bersinergi untuk mempertahankan meningkatkan serta menjaga level 1 di jajaran Jawa Timur," akunya. 


"Kami memohon kepada masyarakat karena memang covid-sembilan belas masih lama ayo tetap kita disiplin broadcast sehingga situasi makin membaik tentunya harapan ke depan ekonomi dapat juga membaik," pungkas Kapolda Jatim. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Jumat, 17 September 2021

Alumni Akabri 96 Bharatasena Peduli Covid-19 Dengan Target 10.000 Dosis Vaksin Di Surabaya


 

BN Online, Surabaya-- Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyebut jika Kota Surabaya saat ini, data Kemenkes sudah masuk di zona kuning atau level 1 dengan artian bahwa pencapaian vaksin sudah di atas 106% untuk dosis 1 dan dosis 2 sudah mencapai di atas 70%.


Hal itu disampaikan oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan bersama Bharatasena 96 atau Akabri Tahun 1996 saat menggelar bakti sosial vaksin dan juga pemberian bantuan sosial pada, Jumat (17/9/2021).


Vaksin dan bansos dari Bharatasena 96 yang dipusatkan di Surabaya target 10.000 dosis. Kegiatan lanjutan akan dilaksanakan pada 22 September 2021 dengan 22 tempat dengan sasaran para PKL, buruh, lansia, Divabel maupun masyarakat nelayan serta vaksin 2 yang sudah terjadwal.


“Begitu pula baksos juga kita akan segera dilaksanakan dengan sasaran masyarakat terdampak dan juga kegiatan pelatihan UMKM secara menerus ke seluruh Indonesia,” kata Yusep, Jumat (17/9/2021).


Kegiatan pelatihan UMKM secara menurun seluruh Indonesia secara langsung akan dipantau Panglima TNI dan Kapolri dengan target bahwa Bharatasena 96 eksis membantu pemerintah dalam pencapaian Indonesia yang tangguh dan Indonesia maju. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Wakapolda Bagikan Sembako On The Spot Di Kota Pahlawan



BN Online, Surabaya-- Peringati 31 tahun pengabdian, Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata gelar Vaksinasi dan Bhakti Sosial, dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Kagiatan ini dilakukan secara on the spot pada Jum'at (17/9/2021) di sejumlah tempat, di kota Surabaya.


Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Akpol angkatan 90 lainnya, melakukan Vaksinasi kepada 3200 pelajar dan bhakti sosial secara on the spot di kota pahlawan. 


Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, mewakili Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan vaksinasi kepada 3200 pelajar di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, dan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di Surabaya. Kegiatan ini dalam rangka memperingati 31 tahun pengabdian batalion Dhira Brata.


"Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan vaksinasi anak-anak pelajar kurang lebih sebanyak 3200 anak. Hal ini kita lakukan untuk mempersiapkan kegiatan belajar tatap muka di Jawa Timur. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, untuk membantu anak-anak kita di dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar dengan tatap muka," tandasnya. 


Usai melakukan pengecekan vaksinasi, Wakapolda Jatim bersama Kabid Humas Polda Jatim dan Akpol 90 lainnya, melanjutkan berkeliling di kota pahlawan untuk mencari target agar tepat sasaran. 


"Pembagian sembako bagi orang tua atau orang-orang yang terdampak covid-19, diantaranya adalah para pedagang, para tukang becak, para kuli bangunan, masyarakat yang bekerja di pasar, kemudian para pembersih jalan dan petugas pembuangan sampah, ini yang menjadi sasaran kita," tambahnya. 


Dalam kegiatan ini, Wakapolda Jatim bersama Kabid Humas Polda Jatim dan Akpol angkatan 90 lainnya, secara langsung memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. 


"Terimakasih rekan-rekan sebangsa dan setanah air khususnya angkatan 90 yang sudah berjuang selama  31 tahun," pungkas Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dalam kegiatan bhakti sosial Akpol 90 Dhira Brata. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Evaluasi Penanganan Covid-19 di Jambi, Kapolri Ingatkan Penurunan Level PPKM dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi


BN Online Jambi,— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat evaluasi penanganan dan pengendalian Covid-19 di Provinsi Jambi, Jumat (17/9/2021). 


Kapolri menyampaikan, hasil penerapan PPKM level 1 hingga 4 di wilayah Jambi menunjukan progres yang baik. Hal ini, kata Listyo Sigit terlihat dari menurunnya angka BOR Rumah Sakit. 


Disisi lain, mantan Kapolda Banten ini mengapresiasi akselerasi vaksinasi di wilayah Jambi yang berada di posisi 2 di luar Jawa dan Bali. 


“Oleh karena itu saya beri apresiasi. Evaluasi PPKM. Satu kota ada di level 4 dan sisanya di level 3 dan 2,” kata Sigit dalam arahannya tersebut. 


Namun demikian ia mengingatkan, penurunan level PPKM yang diiringi dengan pelonggaran aktivitas harus betul-betul dijaga dan dikelola dengan baik melalui penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. 


“Ini tentunya suatu yang positif. Disatu sisi pertumbuhan ekonomi di Jambi meningkat namun satu hal selalu ingatkan pelonggaran harus diimbangi dengan Prokes untuk menekan laju Covid,” ujar Kapolri mengingatkan. 


Disisi lain, mantan Kabareskrim ini menghimbau sekaligus menekankan agar kegiatan aktivitas masyarakat yang dilonggarkan mampu dijaga dengan selain dengan protokol kesehatan ketat yakni melalui vaksinasi massal yang dilakukan secara massif.  


“Vaksinasi dipercepat apalagi ada kegiatan PTM (pembelajaran tatap muka). Kita pastikan siswa kita dan mahasiswa sudah divaksin,” demikian Kapolri. 


Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jambi ini, Kapolri bersama Panglima TNI meninjau kegiatan vaksinasi serentak dengan target sasaran 7.000 suntikan yang dilaksanakan di 11 titik vaksinasi pada seluruh Kab/Kota di seluruh Provinsi Jambi. Kapolri dan Panglima menyapa titik-titik pelaksanaan vaksinasi melalui virtual. 


Kapolri menyampaikan, target agar 2,3 juta dosis vaksin perhari bagi wilayah Jambi sebanyak 34.021 suntikan/hari.


Editor : Edhy BN

TPOJ SULSEL Konsisten Berbagi Untuk Sesama


BN Online Makassar,--Pada hari Jumat 17 September 2021 TPOJ SULSEL kembali berbagi nasi dos , kali ini memilih lokasi di Jalan Bandang Tepatnya pintu Keluar Masjid Raya. Kota Makassar Sulawesi Selatan.


Albert Palangda selaku Ketua. umum TPOJ SULSEL menyampaikan bahwa, Aksi berbagi ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan, terkhusus kepada Abang Becak , Pemulung , Pedagang Asongan,  Ojol dan kepada pengguna jalan yang kebetulan melintas, ini adalah aksi rutin mingguan yang kami laksanakan secara bergantian di beberapa tempat yang berbeda.


Untuk aksi berbagi hari ini kami di support oleh Ibu Penasihat TPOJ SULSEL Ibu Lies Fachrudin , beberapa Dermawan dan dari Pengurus TPOJ sendiri.


Komunitas dengan Tagline "Loyalitas Tanpa Batas" kami komitmen akan terus meneladani sikap Dermawan dan Peduli sesama dari Pak Gubernur NA bersama Ibu Lies dan akan terus setia bersama Bapak Nurdin Abdullah tegas Albert Palangda, 


Dan tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak untuk semua yang sudah berpartisipasi / berdonasi di setiap kegiatan TPOJ SULSEL.


Nursiah penjual asongan yang ditemui di lokasi berbagi mengucapkan terima kasih kepada TPOJ dan Ibu Lies Fachrudin yang sudah berbagi dan peduli. Salama'Ki nak , salamku buat Ibu Lies semoga sehat selalu dan dilancarkan rejekinya.


Mengakhiri perbincangan Abe sapaan Albert Palangda mengatakan bagi kami TPOJ akan terus berbuat hal baik untuk sesama karena sebaik-baik nya manusia adalah yang bisa bernilai manfaat untuk sesama.


Editor : Edhy BN


Polda Jatim Berikan Beasiswa Dan Pengangkatan Orang Tua Asuh Kepada 7.044 Anak Korban Covid


 

BN Online, Ponorogo-- Dalam rangka menyambut hari lalu lintas bhayangkara ke-66, Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta didampingi Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/9/2021) siang, memberikan bantuan sosial dan pengangkatan orang tua asuh kepada 218 di wilayah Ponorogo, yang juga diikuti secara virtual oleh polres dan polresta jajaran polda jatim dengan jumlah keseluruhan 7.044 anak yatim piatu korban Covid di Jatim.


Dalam kegiatan ini, kapolda jatim menyapa dan dialog interaktif secara virtual dari Pendopo Ponorogo kepada jajaran polres dan polresta sejawa timur.


Kapolda Jatim menyebutkan, hari ini jumlah anak yatim yang telah dilaksanakan program orang tua asuh sebanyak 7.044, dari total 7.044 ada yang melaksanakan vaksin sebanyak 2.003 anak yang usianya diatas 12 tahun.


"Program orang tua asuh tidak hanya sekedar memberikan bantuan beasiswa dan santunan.  Namun kedepannya memberikan program pendampingan kepada anak," jelas Kapolda Jatim, irjen Nico Afinta, Jumat (17/9/2021) siang.


"Sehingga kami menekankan kepada masa depan anak, jadi pendampingan itu betul betul si anak nanti diharapkan dengan ditunjuknya orang per orang, baik orang tua angkat dari Polri, TNI maupun pemerintahan daerah. Bersama sama mendampingi untuk mencapai masa depan yang lebih baik," tambahnya.


Kami berharap dapat bersinergi dengan dinas sosial. Sehingga anak anak yang terkena dampak Covid ini bisa didatakan dan kemudian bisa mendapatkan pendampingan.


"Program ini akan terus di komunikasikan secara menerus dengan kepala daerah," tutup kapolda. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin