Tampilkan postingan dengan label MAROS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAROS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 November 2025

Dinkes Maros Tegaskan Seluruh IPAL di 13 Puskesmas Harus Berfungsi Optimal Sesuai Peruntukannya

 



BN Online.co.id, Maros– Dinas Kesehatan Kabupaten Maros menggelar rapat koordinasi penting pada Jumat, 7 November 2025, yang dihadiri oleh seluruh perwakilan puskesmas dari 13 kecamatan. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Maros.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked., M.Kes, menegaskan bahwa seluruh IPAL di puskesmas harus berfungsi maksimal dan sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah pencemaran akibat limbah medis.



Menurutnya, IPAL merupakan bagian vital dalam sistem pelayanan kesehatan karena berperan langsung dalam pengolahan limbah cair medis agar tidak mencemari lingkungan sekitar, terutama air tanah dan sungai yang digunakan masyarakat.


“Kami menegaskan agar seluruh IPAL di puskesmas Kabupaten Maros terus dilakukan pemeliharaan atau maintenance secara berkala dan terus menerus, agar tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya,” ujar dr. Yunus di sela-sela rapat koordinasi tersebut.


Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan IPAL bukan sekadar urusan teknis, melainkan juga bentuk tanggung jawab hukum dan moral terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, setiap puskesmas wajib memenuhi seluruh standar teknis dan administrasi yang ditetapkan oleh pemerintah.


Rapat koordinasi tersebut juga menjadi ajang evaluasi bagi puskesmas-puskesmas yang telah menerima pembangunan atau rehabilitasi IPAL sebelumnya. Dinas Kesehatan kini tengah menunggu kelengkapan administrasi dari masing-masing puskesmas agar seluruh dokumen dan laporan dapat diserahkan sesuai prosedur.


“Kami memahami ada beberapa puskesmas yang masih melengkapi administrasi, namun kami harap dalam waktu dekat semua persyaratan sudah terpenuhi agar pengelolaan IPAL bisa berjalan lancar,” tambahnya.


Dalam rapat tersebut, dipaparkan bahwa 14 puskesmas telah dikunjungi oleh tim monitoring dan evaluasi Dinas Kesehatan, antara lain: Puskesmas Mallawa, Camba, Simbang, Mandai, Tanralili, Moncongloe, Bontoa, Turikale, Maros Baru, Lau, Bontomarannu, Bantimurung, Tompobulu, dan Marusu.


Dari hasil kunjungan tersebut, Puskesmas Marusu menjadi contoh yang dinilai berhasil dalam pengelolaan IPAL. Instalasi pengolahan limbah di puskesmas tersebut sudah selesai dan berfungsi sebagaimana mestinya sesuai standar teknis dari Kementerian Kesehatan.


Capaian ini diharapkan dapat menjadi model bagi puskesmas lain agar terus memperbaiki dan meningkatkan sistem pengelolaan limbah medis. Selain itu, Dinas Kesehatan berencana melakukan pendampingan teknis lanjutan untuk memastikan tidak ada IPAL yang mangkrak atau tidak berfungsi.


“IPAL bukan hanya bangunan fisik, tetapi bagian dari sistem kesehatan lingkungan. Jika tidak berfungsi baik, maka bisa menimbulkan risiko penyakit dan pencemaran lingkungan,” jelas dr. Yunus.


Dinas Kesehatan Kabupaten Maros juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan IPAL yang berkelanjutan dengan dukungan dari pemerintah daerah, tenaga teknis, dan masyarakat sekitar.


Sebagai bentuk pengawasan, Dinkes akan menerapkan sistem pelaporan rutin setiap triwulan dari masing-masing puskesmas terkait kondisi, kapasitas, dan hasil pengolahan IPAL. Sistem ini akan digunakan untuk memastikan tidak ada penyimpangan fungsi atau kerusakan yang dibiarkan terlalu lama.


Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dan Puskesmas, yang mewajibkan setiap fasilitas kesehatan memiliki sarana pengolahan limbah medis yang layak.


Dengan dasar hukum tersebut, setiap kepala puskesmas memiliki kewajiban untuk memastikan IPAL beroperasi dengan baik, melakukan uji fungsi berkala, serta melaporkan hasilnya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.


Dr. Yunus juga menegaskan bahwa Dinkes akan menindak tegas bila ditemukan IPAL yang tidak digunakan sebagaimana mestinya atau menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penindakan ini akan dilakukan sesuai ketentuan hukum dan mekanisme pembinaan ASN di sektor kesehatan.


Menutup rapat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros mengajak seluruh kepala puskesmas untuk bersinergi menjaga kesehatan lingkungan, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan di daerah.


 “Kesehatan masyarakat dimulai dari lingkungan yang bersih dan bebas limbah. Mari kita pastikan seluruh IPAL di puskesmas berfungsi optimal demi mewujudkan Maros yang sehat dan berdaya,” pungkas dr. Yunus. Red.


Minggu, 18 Mei 2025

Gotong Royong di Tellumpoccoe, Wujud Sinergi LSM BIDIK DPC Maros, Pemerintah, dan Warga

 


BN Online Maros, Tellumpoccoe, — Suasana penuh semangat dan kebersamaan terpancar dalam kegiatan gotong royong yang melibatkan LSM BIDIK DPC Maros, pemerintah desa, serta warga Perumahan Grand Raya dan masyarakat Tellumpoccoe. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan. Minggu (18/05).


Acara gotong royong ini dilaksanakan sejak pagi hari dengan titik kegiatan di wilayah Dusun Palisi dan area sekitar Perumahan Grand Raya. Kegiatan mencakup pembersihan saluran air, pemangkasan rumput liar, serta penataan lingkungan bersama-sama.



Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Tellumpoccoe, H. Daniel, yang memberikan sambutan singkat sekaligus apresiasi atas kekompakan warganya. “Ini adalah contoh luar biasa bahwa jika kita bersatu, apapun bisa kita capai bersama,” ungkapnya.


Kepala Dusun Palisi, H. Baharuddin, juga hadir mendampingi langsung warganya. Ia menegaskan bahwa gotong royong adalah warisan budaya yang harus dijaga dan terus dilestarikan dalam kehidupan masyarakat modern.


Kehadiran perwakilan dari DPD Tellumpoccoe, Pak Nawir, memperkuat komitmen dukungan dari para tokoh masyarakat terhadap kegiatan sosial berbasis kolaborasi lintas sektor ini. Ia menyebut bahwa kerja sama seperti ini harus terus didorong untuk mempererat solidaritas sosial.


Dari kalangan warga perumahan Grand Raya, Ketua RT setempat turut hadir bersama warga, menunjukkan partisipasi aktif komunitas perumahan dalam mendukung program lingkungan yang sehat dan bersih. “Kami sangat senang bisa bergabung dan merasa menjadi bagian dari masyarakat Tellumpoccoe,” ujarnya.


LSM BIDIK DPC Maros mengerahkan sejumlah anggotanya, di antaranya Ibrahim dan Pak Lukman, yang aktif memfasilitasi kegiatan ini. Ibrahim menyampaikan bahwa kehadiran lembaganya adalah bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sosial berbasis partisipasi masyarakat.


“Kegiatan ini tidak hanya soal membersihkan lingkungan, tapi juga soal membangun komunikasi, memperkuat hubungan antarwarga dan antara warga dengan pemerintah,” tambah Pak Lukman, yang juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.


Kegiatan gotong royong ini juga dijadikan momentum silaturahmi antara warga perumahan dan warga lokal. Saling mengenal dan berbagi cerita menjadi bagian dari suasana yang hangat dan penuh keakraban.


Di akhir kegiatan, dilakukan makan bersama secara sederhana sebagai simbol kebersamaan. Warga tampak antusias dan bahagia, mencerminkan keberhasilan kegiatan ini tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial.


LSM BIDIK DPC Maros berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun lingkungan yang sehat dan harmonis melalui kolaborasi aktif antara warga, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat.


Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai lokal seperti kebersamaan, saling bantu, dan persatuan masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat Tellumpoccoe.


Red*

Senin, 12 Mei 2025

Ketua Intelijen LSM BIDIK DPC Maros Turun Langsung Timbun Lubang Jalan Berbahaya di Desa Tellumpoccoe

 



BN Online Maros – Aksi nyata kembali ditunjukkan oleh Ketua Intelijen LSM BIDIK DPC Maros, Ibrahim, yang dengan sigap turun langsung ke lapangan untuk menimbun lubang besar di poros jalan Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, pada Senin pagi, 12 Mei 2025. Lubang tersebut telah lama dikeluhkan warga karena sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Senin (12/05).


Dengan hanya bermodalkan alat seadanya dan material tanah timbun yang diperoleh dari swadaya masyarakat, Ibrahim menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan publik. Tindakan cepat ini mendapat apresiasi luas dari warga sekitar yang menyaksikan langsung proses penimbunan jalan rusak tersebut.



Menurut Ibrahim, langkah ini dilakukan karena belum ada tindakan dari pihak pemerintah meskipun kerusakan jalan telah berulang kali dilaporkan. "Kami tidak bisa menunggu korban jatuh dulu baru bergerak. Jalan ini dilalui setiap hari oleh warga, termasuk anak sekolah dan pedagang," ujarnya saat ditemui di lokasi.


Kerusakan di poros jalan Tellumpoccoe sudah berlangsung cukup lama, dengan lubang-lubang menganga yang kerap menyebabkan kecelakaan kecil, terutama saat hujan turun dan air menutupi lubang tersebut. Banyak pengendara yang terjatuh akibat tidak menyadari adanya lubang di tengah jalan.


Tindakan Ibrahim bersama sejumlah anggota dan relawan LSM BIDIK menjadi bukti bahwa peran masyarakat sipil sangat penting dalam mengisi kekosongan perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar. "Kami tidak mencari sensasi, ini murni bentuk tanggung jawab sosial," tambahnya.


Aksi ini juga menjadi sindiran halus kepada instansi terkait, yang dinilai lamban dalam merespons kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan warga. Ibrahim berharap dengan adanya aksi ini, perhatian pemerintah daerah bisa lebih tajam dan cepat.


Kepala Dusun Tellumpoccoe, H. Bahar, mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh LSM BIDIK. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya warga telah mengadu ke dinas terkait, namun belum mendapat respon. “Untung ada Pak Ibrahim dan tim BIDIK yang langsung bergerak. Kalau tidak, bisa-bisa ada korban,” katanya.


Tak hanya menimbun jalan, Ibrahim juga menyampaikan rencana jangka pendek LSM BIDIK untuk mengadakan gotong royong massal bersama warga jika belum ada perbaikan permanen dari pemerintah. “Kami akan libatkan pemuda, tokoh masyarakat, dan aparat dusun untuk memperbaiki jalan ini secara bergilir dengan semangat gotong royong,” ungkapnya.


H. Bahar juga menegaskan bahwa pihak dusun akan mendukung penuh rencana gotong royong tersebut. “Kami akan koordinasikan dengan warga dan para pemuda untuk bersama-sama melakukan penanganan darurat jika perbaikan dari pemerintah belum kunjung datang,” ujarnya.


Ibrahim mengimbau kepada pemerintah Kabupaten Maros, khususnya Dinas PU, agar segera menurunkan tim teknis untuk melihat kondisi langsung dan mengambil langkah penanganan jangka panjang. Infrastruktur jalan poros Tellumpoccoe, menurutnya, adalah urat nadi ekonomi warga setempat.


Aksi tersebut terekam dan viral di media sosial lokal, memperlihatkan bagaimana seorang aktivis tidak hanya bicara tapi juga bertindak nyata. Banyak warganet memberikan komentar positif dan berharap ada lebih banyak tokoh masyarakat yang seperti Ibrahim.


LSM BIDIK DPC Maros di bawah kepemimpinan Ketua Umum M. Jupri memang dikenal aktif dalam isu-isu sosial dan pembangunan berbasis masyarakat. Aksi di Tellumpoccoe ini menjadi satu dari banyak langkah nyata yang mereka lakukan demi memperjuangkan hak dan keselamatan warga.


Red

Senin, 28 April 2025

Puskesmas Marusu Gelar Pertemuan Aksi Konvergensi untuk Percepatan Penurunan Stunting

 



BN Online Maros, – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Maros, Puskesmas Marusu mengundang seluruh Kepala Desa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu se-Kecamatan Marusu untuk menghadiri pertemuan penting yang diselenggarakan di Aula UPTD Puskesmas Marusu. Senin (28/04/2025).


Pertemuan ini dilaksanakan berdasarkan surat dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Maros, Nomor 000.07.6.3/203/Bapperida/IV/2025, tertanggal 17 April 2025, tentang permintaan penetapan petugas data aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2025.



Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 28 April 2025 mulai pukul 09.00 WITA ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka menurunkan prevalensi stunting di tingkat desa dan kecamatan.


Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Marusu, Iskandar, S.Fam., Apt., menyampaikan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan juga memerlukan peran aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat di tingkat akar rumput.


"Stunting berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, sinergi semua elemen, termasuk Kepala Desa, Bidan, dan Kader Posyandu, sangat dibutuhkan untuk melakukan intervensi yang terintegrasi," ujar Iskandar di hadapan para peserta.


Para peserta yang hadir diwajibkan membawa data sasaran, sebagai bahan validasi dan pemutakhiran data intervensi spesifik maupun sensitif yang akan dilakukan di masing-masing desa. Data ini menjadi kunci untuk menentukan arah kebijakan dan program yang tepat sasaran.


Pertemuan ini juga dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya aksi konvergensi, yaitu integrasi program-program dari berbagai sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di daerah rawan.


Selain pemaparan materi, acara ini juga dirangkai dengan sesi diskusi kelompok, di mana peserta dapat berbagi pengalaman, tantangan, serta solusi kreatif yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing untuk mengatasi persoalan stunting.


Kepala Desa Se-Kecamatan Marusu menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung penuh upaya percepatan penurunan stunting dengan memperkuat program-program desa yang berkaitan dengan gizi, sanitasi, dan pelayanan kesehatan dasar.


Sementara itu, para Bidan Desa dan Kader Posyandu diharapkan menjadi ujung tombak dalam melaksanakan edukasi dan monitoring tumbuh kembang anak di tingkat desa, sehingga masalah gizi bayi balita dapat dicegah sedini mungkin.


Menutup pertemuan, Kepala Puskesmas Marusu menegaskan pentingnya keberlanjutan dan komitmen bersama dalam menjalankan aksi nyata di lapangan. "Mari kita jadikan tahun 2025 sebagai momentum percepatan, bukan sekadar rencana di atas kertas," tegas Iskandar.


Dengan semangat kolaborasi dan kerja keras bersama, diharapkan Kecamatan Marusu dapat menjadi contoh sukses dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Maros, sekaligus mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.


Red*

Senin, 02 September 2024

Pj. Bupati Bantaeng Hadiri Peringatan Harganas ke-31 di Maros


BN Online Maros,- Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros pada hari ini Senin, 2 September 2024.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pj. Gubernur Sulsel yang pada kesempatan itu diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman. Dan turut hadir yakni Kepala BKKBN RI yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, Forkopimda Provinsi Sulsel, Walikota Makassar, Perwakilan Bupati/Walikota, Kepala OPD-KB se-Provinsi Sulsel, Mitra Kerja Swasta dan Perbankan, Jajaran Pemkab Maros, Camat dan Lurah/Kepala Desa serta Penyuluh KB/PLKB dan Kader IMP se-Prov. Sulsel dengan perkiraan jumlah peserta kegiatan 3000 orang.


Dalam sambutannnya, Sekprov Jufri Rahman menaruh perhatian besar terhadap tingginya angka stunting di Sulsel. Beliau pu  mengajak semua stakeholder terkait untuk berkolaborasi menurunkan angka stunting di Sulawesi Selatan.


Kontingen Kabupaten Bantaeng dipimpin langsung Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, H. Muhammad Haris, dengan membawa 55 orang jajaran OPD-KB, Penyuluh KB, PPPK dan PLKB Non ASN. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sejak tanggal 1-2 September 2024. Diantaranya Jalan Santai, lomba jingle dance serta lomba olahraga dan seni lainnya.


Sesuai Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, angka prevelensi stunting di Sulsel mengalami kenaikan dari tahun 2022 sebesar 0.02 persen menjadi 27,4%. Angka ini masih diatas rata-rata nasional sebesar 21,5 persen. "Sesuai amanat Presiden, target yang harus dicapai di tahun 2024 sebesar 14 persen. Sehingga sangat dibutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh komponen terkait serta dukungan seluruh lapisan masyarakat" jelas Jufri Rahman.


Ditambahkan pula bahwa, peringatan hari keluarga bukan sekedar seremonial, tetapi diharapkan menjadi momentum bagi para keluarga Indonesia betapa pentingnya membangun sebuah bangsa yang besar yang bersumber dari kekuatan keluarga. Untuk itu, diperlukan sinegritas untuk memperkuat program pemerintah melalui program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).


"Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya pembentukan dan pengembangan karakter manusia Indonesia. Cita-cita untuk mewujudkan bangsa yang berbudaya dan berkarakter dapat dilakukan melalui pendidikan, pengasuhan, pembiasaan dan keteladanan dalam keluarga," kata Jufri Rahman yang membacakan sambutan dari Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh.


Ia pun mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, jajaran pemerintah dan pihak swasta secara bersama-sama, bahu membahu menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Karena, suksesnya Program Bangga Kencana adalah kesuksesan kita semua yang akan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sulsel.


Sumber Humas Pemkab Bantaeng 

Editor Edhy Bidik Nasional 


Kamis, 08 Desember 2022

Dinas PUPR Maros Main Mata dengan Developer? Kabid Tata Ruang Bilang Begini


 

BN Online, Maros - Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penata Ruang) Kab.Maros Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga main mata dengan seorang kontraktor (pengembang) berinisial BN di desa Moncongloe Bulu Maros 


Sesuai informasi yang berhasil dihimpun media ini dari berbagai pihak menyebutkan bahwa, pengembang berinisial BN sudah bertahun-tahun berusaha sebagai pengembang perumahan di daerah Moncongloe.


Bahkan BN sudah membangun perumahan di empat lokasi, tetapi tidak mengantongi atau memiliki IMB(Izin .Mendirikan Bangunan). Ada juga informasi yang berkembang bahwa lelaki BN, diduga punya beking orang kuat, sehingga kebal hukum.


Konon kabarnya masyarakat se-tempat enggan(takut) berurusan dengan lelaki BN, karena kepala desa Moncongloe Bulu, yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah atau pemerintahan paling ujung di negeri ini saja, tak dipandang apatalagi masyarkat biasa.


Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Maros ibu Kurnia saat ditemui di kantornya Jl Asoka 06 Kec Turikale Maros Rabu(12/07/2022) mengatakan, "Belum ada informasi baik lisan maupun tertulis masuk ke bidang Tata Ruang tentang hal tersebut. Bila ada informasi tentang hal tersebut, maka pasti ditindak lanjuti informasi atau pengaduan tersebut."


Ketika disampaikan bahwa, ada informasi kepala desa telah mengirimkan surat keberatan tentang adanya pengembang berinisial BN yang diduga membangun tanpa IMB 


Kurnia, tegas mengatakan, Saya tidak bisa mengatakan tidak ada surat atau ada surat masuk ke Dinas PUPR. Yang pasti biasanya atasan atau Kadis mendisposisi surat masuk sesuai tupoksi bidang yang dimaksud dalam surat itu 


Kurnia menambahkan, meskipun demikian kami akan selalu terbuka kepada masyarakat yang memberi informasi secara lisan kapan saja 


Saat disinggung bahwa perumahan pengembang BN telah bertahun-tahun dibangun di Moncongloe Bulu tetapi seolah- bidang tata ruang menutup mata, kalau tidak ingin disebut pembiaran.


Kepala bidang Tata Ruang Kurnia yang cukup lama bertugas di bidang tersebut menolak kata pembiaran. Karena tidak  

ada informasi yang masuk ke bidang Tata ruang tentang pengembang berinisial BN.


Terpisah, Kepala desa Moncongloe Bulu Kec.Moncongloe Maros M Tahir, saat ditemui di kantornya, Rabu(7/12/2022), membenarkan informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat tentang pengembang  berinisial BN yang diduga tidak memilki IMB.


M Tahir, menambahkan sebagai kepala desa maka, saya harus memastikan bahwa segala bentuk kegiatan, di desa baik kegiatan sosial atau bisnis harus sesuai regulasi atau aturan yang ada.


Menurut M Tahir, Soal dugaan BN tidak memiliki IMB itu, adalah permasalahan lama jauh sebelumnya, saya jadi Kades. 


Syahdan, saya akui secara tertulis belum menyurat ke Dinas PUPR dalam hal ini bidang Tata Ruang. Akan tetapi secara lisan telah menyampaikan ke petugas Tata Ruang yang sering ke sini yakni pak Rahim.


Sebelum wartawan media ini pamit untuk pulang, M Tahir yang terlihat rama dan akrab dengan lawan bicara itu mengatakan, "Lelaki BN biasa bicara bahwa prinsipnya, senang membeli atau menangani tanah yang bermasalah. Intinya semakin bermasalah tanah atau lokasi tersebut semakin Dia senang." (M.Said Welikin)


Editor : Nasution 

Minggu, 20 November 2022

Observasi Literasi Wisata Menulis Lingkar Pena Akbar 2022 Sulawesi Selatan


 

BN Online, Maros - Tema : 

Menjalani Pekerjaan Menulis Semangat, Sabar dan Pantang Menyerah  



Observasi Literasi Wisata Menulis Lingkar Pena Akbar 2022 dibuka oleh Ketua Lingkar Pena Sulawesi Selatan Batara Al Isra dihadiri oleh seluruh panitia dan peserta, diadakan di Cagar Budaya Leang Leang Bantimurung Kabupaten Maros, Sabtu (19/11/2022). 

 

Mengungkapkan ide atau gagasan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan pencatatan melalui observasi partisipatif, terus terang atau tersamar, tidak terstruktur dan menggunakan kemampuan serta ketrampilan munulis berguna memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Wisata menulis memberikan pembekalan peserta, pekerjaan menulis secara rutin dan konsisten perlu semangat, kesabaran dan pentang menyerah wewujudkan ide atau gagasan melalui tulisan memberikan informasi bermanfaat bagi orang lain dan sarana komunikasi terpercaya. 


Peserta wisata menulis sebanyak 20 orang terdiri dari 7 anggota baru dan 13 anggota lama komunitas lingkar pena dan mendapatkan pengetahuan dari nara sumber serta inspirasi pesan moril dari tanyangan film Freedom Writers tentang menjalani pekerjaan dengan semangat dan sabar, pantang menyerah menghadapi masalah meskipun tidak didukung oleh siapapun . Semangat ini perlu dimiliki seorang penulis.      


Ditulis oleh :

Budhi Krisnanto.


Rabu, 16 November 2022

Pangdam Hasanuddin, Gelar Panen Raya dan Bakti Sosial Implementasi Ketahanan Pangan Wilayah


 

BN Online, Maros – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, SIP, S.Sos., M.Tr (Han) beserta Forkopimda Pemprov Sulsel, para Walikota dan Bupati se Sulsel, Jajaran Perbankan, Tokoh Masyarakat, Bulog, Gapoktan, Para Pimpinan Redaksi Media Serta Persit laksanakan kegiatan Panen raya dan Bakti sosial yang bertempat di Desa Je'ne Taesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Selasa (15/11/2022).




Dalam sambutannya Mayjen Totok mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada undangan para tamu, Forkopimda Sulsel dan para walikota / Bupati yang telah hadir untuk melaksanakan Panen raya sebagai langkah cepat dan nyata dari perintah Presiden RI dan juga Kasad demi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah, pengurangan inflasi serta penurunan pengerdilan.


“Bahwa permasalahan ketahanan pangan, inflasi dan stunting ini bukan menjadi masalah pribadi tetapi sudah menjadi masalah Nasional bahkan Global, artinya dalam penanganannya mari kita bersama-sama,” Ungkapnya.


Lebih lanjut Pangdam Hasanuddin mengatakan, seluruh pemangku kepentingan di daerah harus bisa bertanggung jawab dan bersama-sama melaksanakan ketahanan pangan yang saat ini terancam secara global.


“Dan juga ini terkait masalah stunting walaupun di daerah Makasar sudah bagus namun di daerah lain masih perlu diperhatikan dan ini menjadi tugas kita bersama untuk mengantisipasi dan menurunkan stunting ini,” lanjutnya.


Diakhir sambutannya orang satu di Kodam Hasanuddin tersebut menyampaikan , panen raya yg saat ini dilaksanakan seluas 4320 HA, bhakti sosial diberikan kpd 700 kurang mampu, pemberian bantuan stunting utk 300 anak, bantuan alsintan (hand traktor dan combine), mesin panen masyarakat padi 4 buah, penggelaraan UMKM dr seluruh Kota/Kab se Sulsel dan jajaran Perbankan, penghargaan kpd Kepala Dusun terbaik dan makan bersama dg seluruh masyarakat yg hadir sekitar 1500 org. Semoga apa yang dilaksanakan hari ini sesuai Arahan Bapak Kasad bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kekuatan ekonomi daerah. 


Di tempat yang sama Bupati Maros Chaidir Syam memikirkan terima kasih kepada bpk Kasad melalui Pangdam XIV/Hasanuddin yang telah memilih Kabupaten Maros sebagai tempat untuk melangsungkan kegiatan panen raya dan bakti sosial kepada masyarakat yang mana kegiatan seperti ini baru pertama kali dan masyarakat sangat antusias. (*)


Editor : Nasution 

Kamis, 27 Oktober 2022

Kasdam XIV/Hasanuddin : Dengan Program IP 400, Petani Dapat Panen 4 Kali Dalam Setahun


 

BN Online, Maros - Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Danny Budiyanto bersama Danrem 141/Tp Brigjen TNI Budi Suharto, SIP, M.Si., dan Pejabat Utama (PJU) Kodam dan Korem 141/Tp melaksanakan kunjungan lokasi Ketahanan Pangan dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) Bapak Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, di Kabupaten Maros. 




Dalam kunjungan siap lokasi Ketahanan Pangan di Desa Bonto Tallasa dan Desa Jene Taesa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros, (27/10/2022), Kasdam dan Danrem 141/Tp beserta rombongan menyempatkan berkomunikasi dengan kelompok Tani Tana Didi Jaya yang berada di lokasi tersebut . 


Dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan Bapak Kasad, akan dilaksanakan Uji Coba Program IP 400, Tanam Padi Genja, di mana dalam satu lahan akan dimaksimalkan funsinya sehingga dapat panen 4 kali dalam setahun. 


Selanjutnya Kelompok Tani berharap bantuan Mobil Panen Padi sehingga lebih efisien dalam pelaksanaan panen dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)


Editor : Nasution 

Jumat, 19 Agustus 2022

Mal Pelayanan Publik Bantaeng Diresmikan, Ilham Azikin Harap Percepatan Layanan

 


BN Online Maros, -- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menghadiri Grand Opening Mal Pelayanan Publik (MPP) empat daerah di Plaza MPP Maros, Kabupaten Maros, Jum'at (19/8). Empat daerah tersebut yakni Kabupaten Maros, Bantaeng, Pinrang dan Kota Pare-Pare.


Plt  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Mahfud MD mengatakan, dengan diresmikannya empat mal pelayanan publik hari ini menambah jumlah MPP di Sulsel menjadi tujuh. Yakni, Kabupaten Bantaeng, Barru, Kepulauan Selayar, Pinrang, Maros, Kota Palopo dan Pare - pare.


"Peresmian empat MPP sekaligus ini untuk pertama kalinya dilakukan secara bersama. Ini bisa menjadi contoh sinergi bagi daerah lain agar lebih efisien dan kolaboratif," kata dia.


Peresmian bersama ini juga diikuti langsung secara virtual dari MPP Kabupaten Bantaeng, MPP Pinrang, dan MPP Kota Parepare yang didampingi oleh Asisten Deputi serta Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB.


Setelah sambutan, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti empat MPP dan dilanjutkan dengan meresmikan dan melihat langsung gedung MPP Maros.


Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, Mal Pelayanan Publik Bantaeng saat ini telah bersinergi dengan berbagai lembaga vertikal yang ada di Bantaeng. 


Terbaru, yakni Pengadilan Negeri Bantaeng dengan Pelayanan One Day Service tentang Permohonan dan Penerbitan Dokumen Kependudukan yang telah memiliki stand di MPP dan bekerja sama dengan Disdukcapil dalam memberikan pelayanan.


Tujuannya tidak lain agar terjadi percepatan pelayanan kepada masyarakat Bantaeng. Kerja sama tersebut merupakan wujud kebersamaan dalam melakukan pelayanan ke masyarakat.


“Hari ini kita patut bersyukur MPP Bantaeng telah diresmikan oleh pak Menteri PanRB. Kedepannya kita akan terus melakukan upaya inovasi percepatan, kepastian dan kemudahan dalam memberikan pelayanan ke masyarakat," kata dia.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan, dengan diresmikannya empat mal pelayanan publik kabupaten dan kota pada hari ini menambah jumlah mal pelayanan publik yang telah diresmikan di Indonesia.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Menteri yang telah datang ke Sulsel dan meresmikan empat mal pelayanan publik. Inilah kebahagiaan kami sebagai bentuk pelayanan, kemudahan dan mendekatkan pelayanan masyarakat," kata dia.


 *Layanan Keimigrasian* 


Di tempat terpisah, Peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP) juga digelar di pelataran MPP Kabupaten Bantaeng. Di sini, peresmian ini dirangkaian dengan pameran sejumlah produk UMKM di Bantaeng. 


Peresmian MPP ini dihadiri oleh Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik KemenPANRB, Ajib Rakhmawanto dan didampingi oleh Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin dan Sekda Bantaeng, Abdu Wahab serta unsur Forkopimda dan kepala OPD. 


Sekedar diketahui, MPP di Kabupaten Bantaeng memberikan pelayanan pada Senin-Kamis di pukul 08.00-16.00 WITA dan Jumat pada pukul 08.00-16.00 WITA. MPP memberikan 103 jenis layanan dari 16 instansi.


Pemkab Bantaeng terus berupaya memberikan percepatan pelayanan dan kemudahan perizinan di MPP ini. Selain pelayanan One Day Service dari Pengadilan Negeri (PN), MPP Bantaeng juga sudah memberikan pelayanan keimigrasian, seperti pelayanan pembuatan paspor pada hari-hari tertentu. 


Pemkab Bantaeng dengan Kanwil Kemenkumham sudah meneken kerja sama keimigrasian terkait dengan stan pelayanan imigrasi ini di MPP, beberapa pekan lalu. Kerja sama tersebut dimulai dengan penandatangan Nota Kesepakatan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar Agus Winarto dengan Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Liberti Sitinjak.


Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan Liberti Sitinjak mengatakan pembukaan kemitraan keimigrasian ini sebagai perpanjangan tangan Kementerian Hukum dan HAM untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Editor Edhy Bidik Nasional


Rabu, 28 Juli 2021

Momen Hari Anak Nasional 2021, LKMI Cabang Makassar Timur Vaksin 100 Anak di LPKA Kelas II Maros



BN Online, Makassar -- Demi mewujudkan tema Hari Anak Nasional 2021: “Anak Terlindungi, Indonesia Maju!” serta mempercepat Vaksinasi di Indonesia, Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Makassar Timur berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros melakukan Vaksinasi Covid-19 pada 100 orang anak usia 12-17 tahun yang digelar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2021, Rabu (28/07/2021).


Direktur Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Makassar Timur, Reski Ayu Anzar, S.Kep., menuturkan, bahwa momen Hari Anak Nasional ini sangat penting dalam pemenuhan hak anak Indonesia untuk mendapatkan vaksinasi. Pemenuhan hak ini tentu tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tapi merupakan tanggungjawab kita bersama terlebih lagi bagi kami yang bergerak di kelembagaan kesehatan.


"Kami dari Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Makassar Timur sangat berterima kasih kepada pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros yang telah bersedia untuk berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan ini serta terus berupaya agar pemenuhan vaksin untuk Anak Indonesia segera terpenuhi dan tentu bisa didapatkan dengan mudah."


"Karena sama-sama seperti yang kita pahami bahwa anak-anaklah kelak yang akan menentukan arah perjuangan serta kualitas dari Bangsa ini, makanya sangat perlu untuk melindungi dan memperhatikan mereka," ujar Reski Ayu Anzar yang hadir didampingi oleh Team Parade Hari Anak LKMI.



Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, per tanggal 23 Juli 2021 anak-anak usia 12-17 tahun yang telah menerima dosis Vaksinasi pertama sebanyak 622.388 orang atau hanya 2,3% dari target, serta dilaporkan sejumlah hampir 260 ribu kasus terkonfirmasi merupakan anak usia 0-18 tahun, dimana lebih dari 108 ribu kasus berada pada rentang usia 12-17 tahun. Tercatat sejumlah lebih dari 600 anak usia 0-18 tahun meninggal, sejumlah 197 anak diantaranya berumur 12-17 tahun dengan angka Case Fatality Rate pada kelompok usia tersebut adalah 0,18%."


Setelah adanya rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan BPOM terkait vaksin covid terhadap anak, pemberian vaksin terhadap anak dan remaja usia 12–17 tahun sudah terlaksana sejak awal Juli 2021. Saat ini Kemenkes menargetkan 28 juta anak Indonesia sebagai target dalam pemenuhan vaksinasi anak. 

“Kami percaya dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat segera melindungi anak-anak dari transmisi penularan di lingkungannya, jelasnya.


Untuk itu, kami sangat berharap seluruh pihak dapat mendukung serta berkolaborasi untuk terus menyukseskan Vaksinasi di Indonesia serta tetap mematuhi Protokol Kesehatan karena ketika hal tersebut telah kita maximalkan inshaaAllah saya yakin kita dapat melalui Pandemi ini bersama.” tutup Direktur LKMI Cabang Makasssar Timur.(Andis) 



Editor//BN Online//ILHO

Kamis, 18 Maret 2021

Presiden RI Jokowi Resmikan Kolam Nipa - Nipa Maros, Berikut Yang Hadir Saat Peresmian



BN Online, Maros -- Presiden Joko Widodo meresmikan kolam Regulasi Nipa - Nipa, didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Maros HAS Chaidir Syam, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Walikota Makassar Danny Pomanto, di Kabupaten Maros, Kamis (18/03/2021).


Kolam regulasi ini berfungsi untuk pengaturan air dan banjir di tiga wilayah, yakni Makassar, Maros dan Gowa. Jokowi berharap, keberadaan kolam regulasi Nipa-nipa mampu mencegah banjir, terutama di Kota Makassar yang paling banyak merasakan manfaatnya.


"Kota Makassar kita harapkan dapat bebas dari genangan dan banjir, bebas dari air yang biasanya meluap dari DAS (daerah aliran sungai) Tallo, ini karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh kolam regulasi di Nipa-nipa ini", kata Jokowi saat memberi sambutan.


Jokowi menyebut kolam regulasi Nipa-Nipa membentang di tiga wilayah, yakni Kabupaten Maros, sedikit di Kota Makassar, dan sedikit di Kabupaten Gowa. Namun, infrastruktur ini banyak berfungsi di Kota Makassar.


Luas kolam regulasi Nipa-Nipa, kata dia, mencapai 83 hektare dan pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 320 miliar.


"Dengan luas tersebut, kolam ini mampu menampung 2,7 juta meter kubik. Diperikirakan, banjir dapat berkurang hingga 45 persen. Memang sangat luas sekali, hampir mirip dengan waduk", ujar Jokowi.


Dia juga berharap kolam regulasi Nipa - Nipa bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan meningkatkan daya dukung serta kemajuan Sulawesi Selatan.


"Banyak yang memang harus kita selesaikan seperti tadi Pak Gubernur menyampaikan Makassar New Port, itu sangat penting sekali menjadi hub Indonesia bagian timur. Akan saya dorong nanti Menteri Perhubungan untuk bisa menyelesaikan dan Menteri BUMN agar segera bisa beroperasi dan berfungsi", tutup Jokowi.(*/ILHO)

Selasa, 02 Maret 2021

Ratusan Personil Polres Maros Jalani Vaksinasi Covid-19



BN Online, Maros -- Sebanyak 685 anggota Polres Maros, Polsek Jajaran, ASN mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama dalam rangka memutus tali rantai penyebaran covid-19 di Gedung Promoter Polres Maros, Selasa (02/03/2021).


Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, Sik., SH., menjelaskan, seluruh anggota yang sehat wajib melaksanakan Vaksinasi.



“Kita menggelar vaksinasi Covid-19 karena sebagai anggota Polri kita bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama pelayanan publik,” kata Musa.


Kapolres menambahkan, vaksinasi ini diharap bisa membantu sistem kekebalan tubuh anggota Polri di wilayah Maros agar dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat bisa dilakukan secara maksimal.


“Setidaknya anggota menjadi lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan masyarakat, karena Polri sebagai salah satu garda terdepan dalam menghadapi Covid-19,” tegasnya.



Kapolres memastikan tidak ada keluhan dan kendala yang berarti setelah divaksin dalam beberapa waktu dan dari 30 menit yang diberikan.


“Alhamdulillah anggota tidak ada yang merasakan keluhan yang berarti, semoga dengan digelarnya vaksinasi ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman serta wabah covid-19 segera berakhir,” tutupnya.(Ikbal)




Sumber//Polres Maros

Editor//BN Online//ILHO

Kamis, 11 Februari 2021

Dukung Program 100 Hari Kapolri, Polres Maros Kumpulkan seluruh Penyidik



BN Online, Maros -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memiliki jargon khusus untuk program 100 hari kerja. Yakni, PRESISI. Akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Sebanyak 16 program prioritas Kapolri akan mencerminkan konsep tersebut, Kamis (11/02/2021) siang.


"Salah Satu Program Prioritas Kapolri adalah peningkatan Kinerja penegakan Hukum". Menindak lanjuti Program Kapolri tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Maros mengumpulkan seluruh penyidiknya bertempat di Aula Promoter Polres Maros.


Tujuan dikumpulkannya para perwira dan para penyidik di lingkup Reserse tersebut untuk menindaklanjuti Program Kapolri di bidang Penguatan Penegakkan Hukum yang profesional dan berkeadilan sebagaimana yang dikatakan Kasat Reskrim Iptu Rusli.



"siang ini kami Kumpulkan seluruh Kanit dan Penyidik Polres Maros dalam rangka Rapat Kerja  guna mendukung Program Prioritas Kapolri  dalam peningkatan Kinerja penegakan Hukum", Kata Kasat Reskrim.


Dalam kegiatan tersebut dibahas perihal Perkembangan penanganan perkara yang berjalan serta Kontrol pengawasan pimpinan kepada para penyidik yang menangani Perkara.


"Pada kegiatan ini,dibahas perihal perkembangan penanganan Perlara yang sementara berjalan serta sebagai wadah control pengawasan pimpinan kepada para penyidik yang sementara menangani perkara", ujarnya.



Hal tersebut mendapatkan tanggapan Positif dari Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon SIK SH selaku orang nomor satu di Polres Maros.


"Dalam menemukan bentuk Ideal dari Polri yang PRESISI sebagaimana Arah kebijakan Bapak Kapolri,tentunya kedepan akan dilakukan Upaya upaya peningkatan Kualitas SDM Para penyidik dengan memberikan pelatihan pelatihan internal dalam bidang penyidikan", kata AKBP Musa.


"Dengan kegiatan Rapat kerja ini merupakan upaya sungguh-sungguh kami untuk memastikan seluruh proses penegakan hukum di wilayah Hukum Polres Maros menjunjung tinggi kepastian hukum. Tentu saja, kepastian hukum yang harus seiring sejalan dengan terpenuhinya rasa keadilan bagi para pencari keadilan dan kemanfaatan yang melahirkan keamanan, ketertiban, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi HAM", jelas Kapolres.



"Tak Kalah pentingnya,Upaya penegakan Hukum harus sejalan dan mendukung Upaya pemerintah dalam pemulihan Ekonomi Nasional", tegas Kapolres.


Untuk sekedar diketahui selama awal tahun 2021, Penyidik Polres Maros telah menangani 35 kasus yang sementara masih dalam Proses Tahap penyidikan.(Ikbal)




Editor//BN Online//ILHO

Kamis, 07 Januari 2021

7 Kali Beraksi Di Maros, Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Di Door Jatanras Polres Maros


BN Online, Maros--Polres Maros mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus congkel dan pecah kaca pintu mobil yang sudah berulang kali beraksi. satu orang  berhasil dibekuk.


"satu pelaku kami bekuk di depan pesantren darul Istiqomah sesaat setelah melancarkan aksinya," ujar Wakapolres Maros Kompol DR Muhammadong SE MM kepada wartawan Kamis (7/1/2021).


Tersangka Jamaluddin (38) merupakan warga Alamat Jl. Pontiku Kota Makassar,mengaku hanya beraksi seorang diri dan sudah melancarkan aksinya disejumlah TKP termasuk di Kota Makassar,Kab.Maros dan Kabupaten Pangkep.


Pencuri spesialis pecah kaca dan congkel pintu mobil itu diringkus tim Jatanras Polres Maros mengaku menyasar Tape Mobil yang kemudian dijual kepada orang lain.


Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan sejumlah korban,”jadi pelaku tidak hanya di satu TKP tapi ada 6 TKP lainnya,belum lagi di Kota Makassar dan Kab Pangkep”ujarnya.


Wakapolres Maros menjelaskan tertangkapnya Jamaluddin bermula Pada hari Rabu Tanggal 06 Januari 2021 Sekira Jam 03.30 wita dini hari, pelaku melintas jalan poros maros pangkep dan melihat satu unit mobil terparkir di depan ruko , sehingga pelaku langsung singgah dan memarkir kendaraananya di samping mobil tersebut dan mulai melakukan aksinya dengan cara mencungkil talang air pintu lalu dan mencungkil kaca mobil dengan menggunakan obeng sehingga pecah ,lalu pelaku masuk ke Mobil korban dan membongkar Tape mobil tersebut,beruntungnya  pada saat setelah melakukan TIM Jatanras ada disekitar TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kemudian tertangkap.


“Pelaku berusaha melarikan diri pada saat ditangkap,maka petugas memberikan tembakan Peringatan namun tidak diindahkan maka dilakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan kearah betis”Tegas Wakapolres.


Sejumlah barang bukti berhasil disita dari pelaku, yaitu sepeda motor yang digunakan beraksi, satu buah kunci T beserta mata kuncinya dan serpihan pecahan busi. Barang bukti itu yang digunakan pelaku beraksi mencongkel dan memecah kaca pintu mobil serta barang bukti Tape Hasil curiannya. 


pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Maros. pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.


Laporan * ( Arief )

Selasa, 10 November 2020

Ini Klarifikasi Kades Moncongloe Lappara Tentang Tudingan Perlambat Pengurusan PBB Warga



BN Online, Maros -- Kepala Desa (Kades) Moncongloe Lappar Kabupaten Maros Provinsi SulSel Sirajuddin memberikan klarifikasi tentang tudingan dirinya perlambat pengurusan pajak bumi dan bangunan (PBB) salah satu warga, Senin (09/11/2020).


Berawal dari salah satu warga yang bernama Halija yang tinggal di Jl. Tinumbu Makassar, yang ingin mengurus penerbitan PBB baru lokasi tanahnya yang ada di Desa Moncongloe Lappara Kebupaten Maros diduga ditolak, dikarenakan tanah yang diduduki tersebut bermasalah dan ingin ditelusuri terlebih dahulu, Selasa (27/10/2020).


Kepada awak media ini, selaku kepala desa di Moncongloe Lappara Sirajuddin mengatakan, sebenarnya saya bukan memperlambat pengurusan PBB baru salah satu warga. "Tapi saya ingin mengetahui kejelasan status tanah tersebut dulu, supaya nanti tidak ada masalah baru yang timbul dibelakang hari ke saya", ucap Sirajuddin.


"Setelah saya cek tentang status tanah salah satu warga itu, Alhamdulillah tidak bermasalah ji tawwa. Makanya, sekarang saya akan menandatangani berkas pengurusan/penerbitan untuk PBB baru itu", kalau seperti ini kan aman".


"Jadi tudingan tersebut itu tidak benar adanya. Masa saya tidak ingin membantu warga yang ingin mengurus penerbitan PBB barunya, nah itumi tugasku selaku kepala desa", lanjutnya.


"Apalagi upaya untuk mendorong terwujudnya tata kelola Pemerintahan Desa yang baik dan menjamin kelancaran penyelenggaran pelayanan publik yang efektif, efesien, dan transparan selama ini terus kami lakukan di Desa Moncongloe Lappara", tambahnya.


Sekali lagi saya sampaikan kepada seluruh warga, tudingan itu tidak benar adanya. Jadi, klarifikasi ini penting saya lakukan. Sebab saya tidak ingin nama baik saya dan desa Moncongloe Lappara dikatakan tidak bagus, utamanya dari sisi pelayanan dan lain - lain, ini mis komunikasiji, pungkas Sirajudiin.



Editor//BN Online//ILHO

Kamis, 29 Oktober 2020

Ada Apa, Kepala Desa Moncongloe Lappara Perlambat Pengurusan PBB Warga



Kades Moncongloe Lappara


BN Online, Makassar -- Kepala desa moncongloe Lappara Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros kuat dugaan perlambat pengurusan PBB salah satu warga, ada apa?, Selasa (27/10/2020).


Halija salah satu warga yang tinggal di Jl. Tinumbu Makassar merasa sangat dirugikan. Sebab, niat baiknya yang ingin menerbitkan pajak bumi dan bangunan (PBB) di halang halangi oleh Kades Moncongloe Lappara Kabupaten Maros.


Padahal sudah menjadi kewajiban seorang kepala desa memberikan pelayanan publik dengan baik, tidak mempersulit warganya, melayani kepentingan masyarakat desa serta mendekatkan, mempermudah, transparansi, dan efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Lokasi Tanah Halija seluas ±150M


Menurut Halija, kami sudah datang ke kentor desa hingga pukul 10.00 pagi tapi pak desa belum ada. Setelah di hubungi beberapa kali dan tidak di angkat via WhatsApp-nya, Halija kemudian mendatangi rumah pak desa.


Setalah tiba di kediaman Sirajuddin selaku kepala desa Moncongloe Lappara, niat Halija sebagai warga negara yang baik ingin menerbitkan PBB baru tidak di indahkan oleh Sirajuddin dengan dalih "tunggu dulu, saya tidak bisa menandatangani blangko itu karna saya di somasi oleh Polda.


Setelah Halija meminta surat somasi itu Sirajuddin tidak bisa memperlihatkan. Setelah itu, Halija ke kantor Camat Moncongloe untuk mengetahui apakah memang seperti itu, tapi sayang Camat Moncongloe pun tidak mengetahui dengan adanya surat somasi dari polda SulSel yang kepala desa moncongloe lappara katakan.


"Saya tidak tau dengan adanya surat somasi itu. Tembusannya saja tidak adak ke saya pak, kalau memang ada seperti itu pasti saya tau tapi ini tidak ada. Masyarakat jangan di persulit, kasian ibu ini sudah jauh jauh dari kota Makassar datang kesini dan tidak dilayani dengan baik", ujar Camat Moncongloe.


Kantor Kec. Moncongloe Kab. Maros, pengambilan blangko untuk penerbitan PBB baru

Setelah di hubungi oleh Camat Moncongloe melalui sambungan Via WhatsApp-nya dan meminta agar surat somasi tersebut diperlihatkan Sirajuddin sebagai kepala desa berkata, "iya pak saya di somasi tapi tidak tau dimanami saya simpan surat somasi itu", ucap Kepala Desa Moncongloe Lappara.


Dari hasil pembicaraan tersebut kami kuat dugaan ada permainan oleh Sirajuddin sebagai kepala desa. Kenapa warga di persulit dan tidak dilayani sebagaimana mestinya, padahal seorang kepala desa itu juga diatur dalam peraturan perundang undangan, Permendagri dan Permendes.


"Jika memang kepala desa Moncongloe Lappara dengan sengaja mempersulit dan ada permainan terhadap saya, saya akan melaporkan tindakan Kades tersebut ke Badan pemberdayaan desa (BPD) dan instansi terkait. Kami tidak akan tinggal diam, tungkas Halija.



Editor//BN Online//ILHO

Rabu, 26 Agustus 2020

Proyek Puskesmas Kampili Gowa Diduga Dikerja Asal Jadi


BN Online, Gowa--Proses pekerjaan rehabilitasi Puskesmas Kampili dengan anggaran sebanyak Rp.1.368.960.000,00 miliar yang bersumber dari T.A 2020 APBD dimenangkan oleh CV. Cahaya Salsabila yang beralamat Jl. Poros Malino RT.007 RW.002 Kel. Bontoramba Kec. Somba Opu Kabupaten Gowa ini jadi tanda tanya ?.

Menurut LSM Perak, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat ingin dikonfirmasi tidak mampu menjawab pertanyaan pihaknya terkait temuannya di lapangan dan meminta waktu seminggu untuk berkoordinasi dengan konsultannya.

"Jadi data2 yg kita minta nanti sy hubungi dulu Konsultan sambil turun ke lapangan, jadi menunggumeki Insya Allah minggu2 depan sy akan jawab, klu mauki menunggu yah pak, mksh," ucap Adiarsa, SH selaku Ketua LSM PERAK Sulsel mengutip jawaban chat PPK Dinkes Gowa via Whattsapp, Rabu (26/8/20).

Selain itu, kata Adi sapaan akrabnya, PPK pada Pembangunan Puskesmas di Gowa ini, Erni, saat dikonfirmasi meminta sejumlah bukti-bukti pelanggaran, kemudian kami duga akan dimanfaatkan untuk membantu rekanan dari kesalahannya.

"Kami tetap pantau terus pekerjaan di lapangan sekaligus mengumpulkan bukti otentik lain, beberapa tim sudah kami turunkan untuk memantau kegiatan disana," tukasnya.

Dijelaskan lebih lanjut, barang yang sudah terpasang yang kami anggap menyalahi SOP saat difinishing, akan kami bawa ke pihak yang memiliki kewenangan untuk dilakuk an pemeriksaan uji kualitas.

"Kontruksi pembesiannya menggunakan besi begel 6 Mm sedangkan besi ulirnya 13 Mm, yg seharusnya memakai besi begel 10 mm atau 8 mm full sesuai standarisasi," ungkapnya.

Pihaknya juga menduga penggunaan beton dilakukan secara manual tidak memakai moleng sehingga mengurangi kualitas mutu beton.

"Kami yakin jauh dari standar Pembetonan yang seharusnya K-300. Jadi jelas kami ragukan spek dan kualitas bangunan ini nantinya. Karena ini adalah fasilitas umum dapat berbahaya untuk keselamatan jiwa manusia, alhasil nantinya non manfaat," pungkasnya..(*)



Minggu, 16 Agustus 2020

Jelang Hari Kemerdekaan Brimob Batalyon A Pelopor Tarue Menghimbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan


BN Online, Makassar--Tak Kenal Hari libur menjelang hari Kemerdekaan  Patroli Batalyon A Pelopor Back Up Satuan tugas Penegakkan Hukum Ops Aman Nusa II 2020 gabungan Unit Remob Polda Sulsel terus menerus memberikan  himbauan kepada masyarakat yang berkumpul di beberapa tempat yang ada di Kota Makassar, kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (16/08/2020).

Personel Patroli yang dipimpin Aiptu Hafid menyasar Kawasan Pertokoan di jalan Laiya Kota Makassar, disana tim gabungan menghimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Pelaksanaan kegiatan pemberian himbauan, dan hunting patroli terpantau sepi, situasi relatif kondusif tidak ditemukan intensitas giat masyarakat yang cukup padat namun masih ditemukan masyarakat yang masih belum memiliki kesadaran Physical Distance dan penggunaan masker.

Saat dikonfirmasi Danyon A Pelopor AKBP Darminto memyampaikan bahwa kegiatan patroli Dialogis yang dilaksanakan oleh pihaknya tersebut selain untuk menjaga kondusifitas kamtibmas terutama menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, juga sebagai wujud Bhakti Brimob Untuk masyarakat dalam pelayanan dan upaya pencegahan COVID-19”.

Kegiatan Patroli yang kami laksanakan dengan cara dialogis yaitu dengan mendatangi tempat – tempat yang dianggap rawan penyebaran covid-19. Selain menjaga Kamtibmas juga sebagai wujud Bhakti Brimob Untuk Masyarakat


” ini sebagai Wujud Bhakti Brimob Untuk Masyarakat dimana tim gabungan memberikan himbauan kepada masyarakat, bukan hanya itu mereka juga memberikan edukasi bagaimna Covid-19 ini bisa menular, itu semata mata dilaksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar” Tegas Darminto.

Lanjutnya, Darminto berharap dengan kegiatan mensosialisasikan, mengajak, mengingatkan bayahanya penyebaran Virus Corona ini masyarakat lebih waspada dan lebih peduli dengan kebersihan diri maupaun kebersihan lingkungannya.

Ditempat terpisah Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, menyatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Untuk Masyarakat yang terdampak Covid-19 serta menjaga keaman dan kenyaman masyarakat.

“Ini merupakan bentuk Bhakti Brimob Sulsel, dalam menjaga Kamtibmas dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Makassar. ” ujar Muhammad Anis.

Muhammad Anis menambahkan “Kita harus waspada dan kita harus melindungi masyarakat, khususnya Kota Makassar karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam bahaya, virus Corona salah satunya”. Tutup Muhammad Anis.(Mk)


Editor : | BN Online | Dny

Kamis, 16 April 2020

Hari Pertama Pelaksanaan Verifikasi Online, Panitia Polres Maros Gelar Rapat Internal


BN Online Maros---Proses Pelaksanaan verifikasi online penerimaan terpadu anggota polri TA. 2020 dimulai hari ini, rabu (15/4/2020)

Dalam pelaksanaan verifikasi online panitia pembantu penerimaan (pabanrim) Polres Maros menggelar rapat internal dalam rangka pengecekan data dan pemutakhiran data para peserta yang sudah melaksanakan registrasi online pada website Polri.

Kabagsumda Polres Maros Kompol Sainuddin saat dikonfirmasi menyatakan bahwa hari ini kita sudah memulai proses verifikasi kepada para calon pendaftar polri namun sebelumnya kami gelar rapat internal dalam rangka penyamaan persepsi dan pemutakhiran data hasil registrasi onlie para calon pendaftar, Ucapnya.

Beberapa operator kami kumpulkan dan membahas tentang pola dan mekanisme verifikasi kepada para calon pendaftar mengingat saat ini protokol kesehatan tetap kami berlakukan selama proses verifikasi dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona covid 19. Tutup Kompol Sainuddin.(Agus Munte)


Editor : | BN Online | Dny

News Of This Week