BN Online, Takalar----Untuk Yang ke 2 kalinya Puluhan Masyarakat yang mengatas namakan dirinya Koalisi masyarakat pencari keadilan (Kompak) kembali melakukan aksi demonstrasi didepan Rumah Sakit Umum daerah Haji Padjonga Dg Ngalle (RSUD-HPDN) Sabtu (11/5/19).
Aksi ini hampir berujung ricuh setelah salah satu demonstran memajat pagar Rumah Sakit untuk melakukan Orasi, namun tiba-tiba datang orang tak dikenal yang diduga preman menarik dan mendorong kaki orator beberapa kali yang hampir membuatnya terjatuh, beruntung orator dengan cekat memegang salah satu tiang sehingga keseimbangannya dapat tetap terjaga
Insiden ini bermula saat salah satu peserta aksi yang mencoba memasuki halaman rumah sakit namun pagarnya terkunci, ditambah lagi dengan keluarnya pihak rumah sakit yang mengatasnamakan dirinya Humas rumah sakit serta mengeluarkan kalimat kalimat pedas yang memancin kondisi menjadi kisru,
Akhirnya salah satu demonstran sempat saling tegang dan adu mulut dan saling tarik menarik ,saling dorong – mendorong antara pihak Humas Rumah Sakit dan demonstran .Untungnya pihak Kepolisian dapat mengatasinya.
Dirman Dangker mengatakan “Aksi ini merupakan aksi ke-2 setelah aksi pertama meraka sempat diterima dan dimediasi langsung oleh Direktur Rumah sakit Haji Padjonga Dg Ngalle dr Darwis Makka, Namun terkesan membelah bawahannya yang jelas-jelas terbukti melakukan pelecehan terhadap salah satu pasien,ditambah lagi orang 01 rumah sakit ini sempat mengintimidasi demonstran,dan kami menduga orang orang tersebut adalah sebagian preman preman bayaran yang ingin mengacaukan Pergerakan aksi kami,' terangnya.
Aksi Ini sempat ditayangkan langsung via media sosial sehingga banyak aktivis-aktivis senior yang menontonnya tergugah hatinya untuk ikut bergabung dalam aksi ini, Diantaranya Ardikulle, Ibrahim, Muh Arsyad Punggawa yang datang langsung dari rumahnya pasca menonton siarang langsung di Medsos Sehingga datang langsung dan bergabung dalam aksi ini dan sempat melakukan orasi.(Why)
Editor : | BN Online | Dny