Sabtu, 09 Januari 2021

Oknum Guru SD Negeri Borong Makassar Nyaris Adu Jutos Di Depan Muridnya, Saat Pembelajaran Luring Di Kelas



BN Online, Makassar --- Suasana lengang itu tiba berubah akibat terdengar suara keras di salah satu ruang kelas saat media ini berada di kompleks SD Borong Kecamatan Manggala Kota Makassar Prov. Sulawisi Selatan, Sabtu (09/01/2021).


Rasa penasaran serta ingin tahu suara pertengkaran apa itu...???. Ternyata benar adanya, telah terjadi pertengkaran cukup hebat antara dua oknum guru tempatnya di ruang kelas SD Negeri Borong. Ironisnya pertengkaran itu di dilihat langsung oleh salah satu siswa yang ingin mengeyam ilmu pada gurunya, pukul 10:30.WITA.


Diketahui seorang siswa kelas tiga itu diantar oleh orang tuanya untuk mendapatkan materi pembelajaran Luring (di luar jaringan) kepada guru kelas, karna kondisi pembelajaran Daring terbatas. Tapi karna terjadinya keributan, proses pembelajaranpun jadi terhenti.  Sehingga yang didapat "Tontonan Geratis Guru Bertengkar". Saat itu terlihat siswa ini terpaku, bingung, entah apa yang ada dibenaknya. inikah ajaran pendidikan karakter seorang guru...???". 


Media menilai pendidikan karakter para guru di sekolah ini patut di pertanyakan karna memang terjadi secara tidak sengaja saat media ini bertandang ke sekolah tersebut dengan maksud ingin berkordinasi dengan Kepsek terkait sejumlah program kerja untuk kepentingan publik.


Imformasi yang didapat media ini,  "pertengkaran kedua oknum guru tersebut  dipicu karna adanya kesalah fahaman terkait adanya utang piutang pengambilan kredit di koperasi. Karna tidak ada yang mengalah, akhirnya pertengkaran hebatpun terjadi. Tak perduli meski itu dihadapan siswanya dan orang tua murid. Beruntung kejadian tersebut dapat dicegah dan dilerai bersama rekan guru lain sehingga kontak fisikpun dapat dihidari".


 "Saya kaget pak suara apa itu ribut- ribut di ruang kelas sebelah ternyata ada pertengkaran terjadi, mereka keduanya guru di SD Negeri Borong pak", ucap perempuan yang mengkaku sedang bertugas di perpustakaan SD Inpres Borong ini saat di tanya BN.


Dikonfirmasi langsung Via WhatsApp terkait kejadian gurunya tersebut, Kepala UPT SPF SDN Borong Hj. Hendriati Sabir, M.Pd., yang saat itu sedang menghadiri kegiatan dinas luar mengatakan, "sangat menyangkan telah terjadi pertengkaran di sekolah, apalagi sedang memberikan materi pembelajaran Luring terhadap siswa di kelas, untuk itu kami ucakan terima kasih atas infonya dik".


Sambungnya, perbuatan tersebut sepatutnya tidak bisa di contohkan oleh seorang pendidik dan ini tidak bisa dibiarkan, jika ada persoalan pribadi kan ada ruang di luar dan hendaknya dibicarakan dengan baik dan atau bisa koordinasi ke saya. "Intinya jangan dibawa- bawa itu persoalan pribadi ke sekolah apalagi dalam keadaan bertugas," tegasnya


"Ini merupakan pendidikan karakter seorang guru yang tidak patut di contoh dan akan berdampak psikologis terhadap siswa di sekolah, apalagi dihadapan siswa ditambah lagi dengan kondisi pandemi sedang berlangsung, tentu kejadian ini akan saya evaluasi dan menjadi catatan dan akan melakukan pembinaan lebih lagi," terang Hj. Hendriati saat di komfirmasi Via WhathApp. Sabtu ( 2021/01/09) pukul 12:36. WITA.(Sy@h)




Penulis//BN Online//Sy@h

Editor//BN Online//ILHO