Kamis, 08 Juni 2017 | 13:00 | Wita
BN Online, Jeneponto----Gara-gara mempertanyakan pencairan uang koran yang tertunda pembayarannya 4 bulan tahun 2016, kepada sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Jeneponto Muhammad Asrul, SH,.MH emosional dengan tinggi kepada wartawan berita kota, Pattahuddin Kr Kulle.
Sontak diruangan sekwan gaduh karena Asrul dengan Kr Kulle saling emosi berdebat dengan nada tinggi, disaksikan tiga wartawan lainnya, 011 koran Amanah dan Zul Lallo Online rakyatku com.
Kronologisnya berawal pernyataan bendahara Andi Fajar Gatta Kr Gonca, via telpon dengan pptk koran humas DPRD Jeneponto, syamsul Nompo.
Nompo saat mempertanyakan soal pencairan dana koran yang tertunda 4 Bulan tahun 2016 lalu, namun dibalik telpon sekitar jam 12.30 wita, kamis 8 Mei 2017,Andi Fajar Gatta bilang bahwa yang akan dibayarkan bukan koran yang tertunda tahun 2016,melainkan hanya dana ganti uang(GU) atau dana proyek saja, kalau koran tidak diusul untuk dibayarkan.Demikian hasil pembicaraanya via telpon.
Atas info itu, wartawan berita kota, pattahuddin kr kulle, masuk keruangan sekwan Muh. Asrul sekitar jam 1.00 wita Rabu, 8 Mei 2017.
Kr kulle bertanya kepada sekwan, " kenapa saya dengar yang mau dibayarkan bukan utang koran tertunda 4 Bulan tahun 2017,akan tetapi yang mau dibayar hanya uang (GU) atau dana proyek benarkah itu" ujar kr kulle dengan nada bertanya.
Namun bukannya menerima baik pertanyaan kr kulle, akan tetapi sekwan, Muh. Asrul langsung emosi dengan nada tinggi. sekwan awalnya hanya bilang sabarki semua teman wartawan, namun tiba-tiba emosional dengan nada tinggi, bilang saya tidak curi uang koranmu, soal dana koran bukan saya yang menentukan. Kontan saja kr kulle juga emosi dengan nada tinggi." siapa yang mau bersabar, ini uang koran sudah masuk Juli tahun 2017,sementara tunggakan koran 4 Bulan tahun 2016 lalu belum dibayar, ujar kr kulle saling emosional.
Ironisnya lagi sekwan dihadapan 3 wartawan bilang silahkan dimuat ini, kalau saya emosional, karena ada kesan kalau saya seolah- olah ambil uang korannya wartawan. Jadi muat saja. Jelas Muh. Asrul dengan nada emosional.
Namun kejadian itu tidak berjalan lama, karena kr kulle meninggalkan ruangan sekwa sehingga ketegangan bisa teratasi.
Penulis : BN | Jeneponto | Agus Munte
Editor : BN | Sulawesi Selatan | Dny