BN Online, Makassar----Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah, Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.
Seperti yang di lakukan di sekolah SD Inpres Gontang Kec.Tamalate. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Penyetor adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank.
Tujuan utama pendirian bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah di Indonesia. Tujuan bank sampah selanjutnya adalah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Bank sampah juga didirikan untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dalam masyarakat, misalnya untuk kerajinan dan pupuk yang memiliki nilai ekonomis.
Abdul Gani S.Pd, selaku Kepala sekolah SD Inpres Gontang yang beralamat jalan Gontang Raya No.29 Kec.Tamalate telah mengatakan kepada awak media Senin (2/10/2017) melakukan penyetoran sampah ditempat pengepul Bank sampah kota, alhasil nilai ini bisa di jadikan semangat para siswa dan guru.
Selain melestarikan dan menjaga lingkungan bersih sekolah bebas sampah, Itu tidak terlepas dari program Wali Kota Makassar Ir.Muh Ramadhan Pomanto Makassar Tidak Rantasa (MTR), Dan program MTR ini di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia Melanjutkan, kedepan tetap kami akan mengajak siswa-i untuk terus memperhatikan lingkungan, membiasakan diri untuk terus mengambil sampah yang tercecer atau biasa di sebut (LISA), baik itu dikelas ataupun halaman kelas, karena dengan membiasakan sejak dini maka anak-anak nantinya akan terbiasa dan merasa tidak nyaman ketika ada sampah yang berserakan disekitar,pungkas Abdul Gani.
Editor : BN | Sulsel | Dny