BN Online, Barru--Camat Barru, Andi Hilmanida, S.STP. M.Si., menanggapi Adanya beberapa RT di Lingkungan Padongko yang tidak di libatkan dalam pendataan penerima BLT beberapa waktu yang lalu.
Kepada Bidik Nasional.com ia mengatakan, khususnya RT 1,2,3,4, di lingkungan Pandongko untuk pendataannya kayanya Karang taruna kelurahan yang di libatkan.
"Tetapi Tetap RT di libatkan dalam peripikasi data,"kata Ibu Camat saat di temui di ruang kerjanya rabu siang sekitar pukul 14:15 WITA, (10/6/2020)
Lebih lanjut ia mengatakan, setelah data penerima BLT sudah di catat oleh Karang taruna maka data tersebut di sampaikan ke masing-masing RT setempat untuk di privkasi.
"Untuk RT-3 Pak Kamaruddin , kami sudah panggil ke Kantor dan mengakui bahwa dirinya memang sudah jarang tinggal di Pandongko,"ungkapnya.
Di juga menambahkan bahwa kami juga sampaikan ke Pak Kamaruddin untuk bikin pernyataan jika memang masih mau aktif jadi RT.
Sekeder di ketahui sebelumnya Lurah Mangempang, Puja Setiawan juga angkat bicara terkait adanya statement Oknum RT di wilayahnya yang katanya dia tidak di libatkan dalam pendataan Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Iya mengatakan, sebenarnya Pak Kamaruddin (Rt 3-red) sebelum pendataan sudah beberapa kali di hubungi oleh Kepala Lingkung melalui telpon tapi selalu istrinya yang angkat.(8/6/2020)
"Terus di cari di Padongko(rumahnya-red) dia tidak ada, dan berdasarkan informasi yang kami dapat, Pak Kamaruddin sudah jarang berdomisili di Padongko kebanyakan tinggal dirumahnya Istrinya dan Istrinya itu tidak tinggal di Padongko,"kata Lurah
Lanjut Puja Setiawan, jadi Kami tarik kesimpulan dia tidak aktif.
Sebelumnya di beritakan Pemerintah Kelurahan Mangempang, Kabupaten Barru, Sulsel, diduga pendataan bantuan langsung tunai (BLT) tidak melibatkan perangkat RT di lingkungan Padongko.
Hal itu disampaikan ketua RT 3, Kamaruddin saat di wawancara oleh awak media ini Senin (2/6/2020) sekitar pukul 16.00 WITA.
“Saya tidak dilibatkan dalam pendataan warga untuk penerima BLT,” ucapnya.
Bahkan, lanjut Kamaruddin, beberapa ketua RT juga tidak dilibatkan dalam melakukan pendataan. Termasuk RT 1, RT 2 dan RT 4.
“Kami sangat menyayangkan pelaksanaan pendataan diduga tidak tepat sasaran, termasuk ada oknum pensiunan PNS yang menerima bantuan tersebut,” jelasnya.
Kamaruddin mencontohkan, di RT-nya sendiri ada yang seharusnya berhak menerima namun tidak terdata dalam pembagiian bantuan itu.
“Seperti kejadian di RT saya, ada yang berhak menerima, namun tidak terdata karena saya tidak dilibatkan. Ini kan menimbulkan tanda tanya buat saya, khususnya warga saya itu sendiri,” dia menambahkan. (Qdri)
Editor : | BN Online | Dny
