Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, yang juga merupakan Bunda Forum Anak Butta Toa.
Rangkaian acara diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan peserta dan dipandu langsung oleh Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Bupati Bantaeng bersama Ketua TP. PKK turut berbaur dengan anak-anak dalam kegiatan senam sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aktif dan ceria.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, perlindungan serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
"Peringatan Hari Anak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak Bantaeng. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa," ujarnya.
Berbeda dari tahun lalu, peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Bantaeng kali ini semakin meriah dengan terlaksananya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan berbagai pihak atau sektor yang mendukung terselenggaranya acara.
Penyelenggaraan acara dipimpin oleh gabungan figur pemuda dan aktivis perlindungan anak, yakni Andi Muhammad Fuad Langgara sebagai Steering Committee (SC) / Perwakilan dari Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit, serta Nurima Aprilia Putri sebagai Co-Committee / Perwakilan dari Forum Anak Butta Toa (FABT). Sementara itu dari segi kepanitiaan, SC/Panitia Pengarah acara terdiri atas Tim Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), UPTD PPA, dan Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 116 yang dalam kegiatan ini turut didukung oleh Balai Besar POM makassar. Sedangkan dalam struktur Organizing Committee (OC / Panitia Pelaksana), terdapat Tim Pengurus Forum Anak Butta Toa (FABT) dan Fasilitator Forum Anak Butta Toa.
Oleh karena itu, dalam penyelenggaraannya, acara ini menggandeng berbagai instansi dan organisasi seperti Dinas PMDPPPA (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan dan Anak), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang juga melakukan penandatanganan MoU dengan Forum Anak Butta Toa.
Selain itu, melalui kolaborasi antara Forum Anak Butta Toa (FABT) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng, peringatan HAN 2026 ini berhasil mencetak dan menerbitkan sebanyak 45 Kartu Identitas Anak (KIA) yang telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Butta Toa.
