Kamis, 15 Oktober 2026

Bantaeng Mulai Dilirik Perfilman Nasional, PT Khanza Film Entertainment Survei Lokasi Syuting


BN Online Bantaeng – Kabupaten Bantaeng kini mulai menarik perhatian industri perfilman nasional. Hal ini terkonfirmasi setelah Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan tim dari rumah produksi film layar lebar, PT. Khanza Film Entertainment, di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng pada Kamis (15/10/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses survei lokasi (location scouting) untuk kebutuhan produksi film mendatang. Direktur PT. Khanza Film Entertainment, Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa Kabupaten Bantaeng memiliki daya tarik tersendiri berkat kekayaan destinasi wisata dan keindahan alamnya yang potensial untuk divisualisasikan dalam karya sinematik.


"Kami bakal mengeksplorasi destinasi wisata unggulan serta lokasi-lokasi potensial yang sesuai dengan kebutuhan visual dan cerita film yang akan kami produksi," ujar Agus.


Agus juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata daerah.


"Alhamdulillah kami disambut dengan sangat baik oleh Bapak Bupati Bantaeng dan kami mendapat dukungan. Terima kasih, semoga kami dari PH Khanza Film juga bisa berkolaborasi untuk memajukan destinasi wisata di Bantaeng," katanya.


Sementara itu, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana produksi tersebut. Menurutnya, kehadiran industri kreatif seperti perfilman merupakan peluang strategis untuk promosi daerah.


"Alhamdulillah Bantaeng mulai dilirik perfilman nasional. Ini sangat bermanfaat karena secara tidak langsung bisa memperkenalkan Kabupaten Bantaeng secara nasional. Apalagi potensi wisata kita memang tidak kalah dari daerah lain," pungkas Fathul Fauzy.


Dengan adanya minat dari rumah produksi nasional ini, diharapkan Kabupaten Bantaeng dapat semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata yang estetis dan layak dijadikan latar belakang karya seni bertaraf nasional.

Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Pompa Air Untuk Kelompok Tani di Kampung Gusung

BN Online Bantaeng, - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menyerahkan bantuan Pompa Air kepada kelompok Tani di Kampung Gusung, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kamis, 15 Oktober 2026.


Bantuan CSR itu (Corporate Social Responsibility) dari PT. Bantaeng Sinergi Cemerlang (Perseroda) sebagai bentuk kepedulian kepada petani yang menghadapi kekeringan. 


"Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan bantuan CSR dari Perseroda berupa pompa air kepada kelompok Tani kita. Semoga bantuan ini bisa meringankan petani kita dalam menghadapi kekeringan," kata Uji Nurdin. 


Kepala daerah termuda di Sulsel ini menghimbau, para instansi pemerintah dan perusahaan swasta untuk menyalurkan bantuan sosialnya sesuai kondisi yang dialami masyarakat yaitu kekeringan. 


"Saat ini petani butuh air dan masyarakat kita juga butuh air bersih. Alhamdulillah Perusahaan swasta, Bank, dan Instansi pemerintah di Bantaeng telah bergerak seperti mengirimkan air bersih kepada warga", jelasnya. 


Bupati Bantaeng berharap, bantuan tersebut bisa meringankan para petani dan warga yang saat ini membutuhkan air bersih. "Semoga bantuan ini bisa meringankan petani dan warga kita. Dan mari kita senantiasa berdoa agar kekeringan ini cepat kita lalui dengan diturunkannya hujan", pungkasnya.

Klarifikasi Kematian Pasien Pasca Operasi Caesar di RSUD Bantaeng, Keluarga Terima Penjelasan Manajemen


BN Online Bantaeng – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng menggelar pertemuan tertutup bersama keluarga pasien yang meninggal dunia usai menjalani operasi caesar (SC). Pertemuan ini bertujuan memberikan klarifikasi medis dan menanggapi protes yang sebelumnya dilayangkan oleh pihak keluarga.


Pertemuan yang berlangsung di ruang Direktur RSUD Anwar Makkatutu tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci rumah sakit, termasuk Plt. Direktur dr. Yusri Lisangan, Sp.OG., M.H., M.Kes., Plt. Wakil Direktur dr. Riesti Ekasanti, Sp.PK., M.Kes., serta dokter penanggung jawab tindakan, dr. Angga Dewi Umar, Sp.OG. Turut hadir dalam kesempatan itu adalah suami dan kerabat dekat almarhumah, serta perwakilan insan pers.


Dalam pertemuan tersebut, manajemen rumah sakit menyampaikan hasil investigasi melalui audit internal yang telah dilakukan untuk mengevaluasi seluruh rangkaian penanganan medis terhadap pasien. Pihak manajemen juga membuka ruang dialog langsung dengan suami almarhumah untuk mendengarkan aspirasi keluarga sekaligus menjelaskan kronologi medis, khususnya terkait tindakan operasi caesar yang dilakukan dua kali dalam rentang waktu yang relatif singkat.


Plt. Direktur RSUD Anwar Makkatutu, dr. Yusri Lisangan, menjelaskan bahwa pengambilan keputusan medis lanjutan, termasuk tindakan darurat, didasarkan pada indikasi klinis yang mendesak. Salah satu kondisi kritis yang dapat memicu tindakan darurat adalah atonia uteri, yaitu kondisi di mana rahim tidak mampu berkontraksi secara efektif setelah persalinan. Kondisi ini berisiko tinggi menimbulkan perdarahan serius yang mengancam nyawa ibu, sehingga memerlukan intervensi medis segera.


"Penjelasan ini kami sampaikan sebagai bentuk transparansi dan klarifikasi mengenai langkah-langkah medis yang telah diambil oleh tim dokter," ujar dr. Yusri.


Menyimak paparan dari pihak manajemen, suami dan keluarga almarhumah menyatakan menerima hasil audit internal serta penjelasan medis yang disampaikan. Pihak keluarga juga meluruskan maksud dari unggahan mereka di media sosial Facebook sebelumnya. Menurut mereka, unggahan tersebut bukan bermaksud menyerang atau sekadar memprotes, melainkan merupakan upaya untuk mencari kejelasan atas penanganan yang diterima oleh almarhumah.


“Terkait postingan kami di Facebook, kami hanya ingin mendapat kejelasan penanganan pihak rumah sakit,” ungkap perwakilan keluarga dalam pertemuan tersebut.


Dengan diterimanya penjelasan ini, pertemuan tersebut dianggap berhasil menjadi ruang mediasi dan klarifikasi antara kedua belah pihak menyusul polemik yang mencuat pasca-kematian pasien. Namun, hingga berita ini diturunkan, rincian lengkap hasil audit serta kesimpulan medis spesifik mengenai penyebab kematian almarhumah belum dipublikasikan secara luas kepada masyarakat.


Klarifikasi ini diharapkan tidak hanya memberikan ketenangan bagi keluarga pasien, tetapi juga menjawab keingintahuan publik terkait standar pelayanan dan prosedur medis di RSUD Anwar Makkatutu.

Siswa SMAN 1 Bantaeng Belajar Kemandirian Lewat Kunjungan Edukatif ke Rutan Kelas IIB Bantaeng


BN Online Bantaeng – Sebanyak 35 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bantaeng mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda pada Rabu (14/10/2026). Melalui kunjungan edukatif ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng, para pelajar ini diajak untuk memahami pentingnya kreativitas dan semangat kemandirian dalam proses pembinaan pemasyarakatan.


Kunjungan ini dirancang untuk memberikan perspektif baru bagi generasi muda mengenai kehidupan di balik tembok rutan. Para siswa tidak hanya melihat fasilitas, tetapi juga menyaksikan langsung bagaimana warga binaan memanfaatkan waktu mereka untuk mengasah kemampuan, menghasilkan karya bernilai, serta mengembangkan keterampilan wirausaha sebagai bekal reintegrasi sosial setelah masa pidana berakhir.


Selama kegiatan, siswa diperkenalkan dengan berbagai hasil karya warga binaan, mulai dari produk makanan hingga kerajinan tangan. Salah satu sorotan utama adalah pelatihan pembuatan roti dan kue serta program ketahanan pangan yang menjadi bagian integral dari upaya pembinaan produktif di Rutan Bantaeng. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan teknis dapat dikembangkan menjadi aset ekonomi yang menjanjikan.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, S.Pd., M.H., menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kunjungan edukatif seperti ini merupakan jembatan penting untuk memperkenalkan peran pemasyarakatan secara lebih transparan dan dekat kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.


"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendorong generasi muda agar terus mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan semangat berwirausaha sejak dini," ujar Ambo Asse.


Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler SMAN 1 Bantaeng, Izal Sabrianto, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak Rutan Bantaeng dalam menerima rombongan sekolah. Menurutnya, aktivitas ini sangat bermanfaat untuk memperkaya wawasan siswa di luar kurikulum formal.

"Terima kasih atas penerimaan dan kesempatan belajar yang diberikan. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa mengenai pentingnya keterampilan dan kemandirian dalam menghadapi tantangan kehidupan," kata Izal.

Melalui kolaborasi ini, Rutan Bantaeng menegaskan komitmennya bahwa pembinaan narapidana bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan sebuah proses pemberdayaan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendidik generasi muda untuk memandang sistem pemasyarakatan dari sudut pandang yang lebih luas, yakni sebagai wadah pembinaan, pemberdayaan, dan harapan akan perubahan positif.

Rabu, 14 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Hadiri Chocolate Bonus Celebration 2026, Salurkan Bantuan Rp609 Juta untuk Petani Kakao


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara Chocolate Bonus Celebration 2026 yang berlangsung di Gudang Pusat Pembelian Biji Kakao PT. Kudeungoe Sugata Indonesia, Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa'jukukang, pada Rabu (14/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fathul secara simbolis menyerahkan bantuan berupa Chocolate Bonus dan Farmer Cash Premium kepada para petani serta kolektor cokelat. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT. Kudeungoe Sugata Indonesia dan PT. Puratos Indonesia. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp609 juta, yang diperuntukkan bagi petani dan kolektor dari tiga kabupaten, yakni Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai.


Bupati Bantaeng menegaskan bahwa industri cokelat di daerahnya terus mengalami perkembangan positif. Hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan para petani sejak beberapa tahun lalu untuk meningkatkan kualitas produk kakao lokal.


"Alhamdulillah kerja sama kita dengan Unhas masih berjalan sampai sekarang. Sebanyak lima komoditas kita fokuskan, salah satunya cokelat, untuk pengembangan dan menjaga kualitas hasil petani kita," ujar Bupati 


Kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan ini juga memaparkan data produksi kakao di wilayahnya. Rata-rata, petani di Bantaeng mampu menghasilkan sekitar 2.400 ton cokelat per tahun. Namun, ia mengakui bahwa hasil panen tahun ini mengalami penurunan akibat dampak kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.


Meski demikian, Bupati tetap optimistis terhadap masa depan komoditas unggulan ini. Ia menekankan bahwa pengakuan terhadap kualitas cokelat Bantaeng menjadi bukti nyata kompetensi para petani lokal.


"Alhamdulillah cokelat kita sudah diakui kualitasnya. Ini bukti kualitas petani kita sudah tidak diragukan. Jika mutunya terjamin, kesejahteraan para petani Insyaallah pasti naik juga," jelasnya.


Acara Chocolate Bonus Celebration 2026 ini turut dihadiri oleh Direktur Kepala Pemasaran PT. Puratos Indonesia, Era Susanti, Kepala Dinas Pertanian Bantaeng Mahyudin, Camat Pa'jukukang, Kepala Desa Nipa-Nipa, serta ratusan petani dan kolektor kakao dari berbagai daerah.


Kehadiran pihak industri seperti PT. Puratos Indonesia dan PT. Kudeungoe Sugata Indonesia diharapkan dapat terus mendorong peningkatan nilai tambah bagi petani kakao di Sulawesi Selatan melalui skema insentif dan jaminan pembelian yang adil.

Bupati Bantaeng Bagikan Masker ke Siswa SD Negeri 7 Letta, Antisipasi Dampak Karhutla


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara langsung turun ke lapangan untuk membagikan masker kepada para siswa-siswi di SD Negeri 7 Letta, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Ihsan.


Langkah ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap kesehatan peserta didik, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi. Anak-anak usia sekolah menjadi prioritas utama karena kelompok ini lebih rentan terhadap dampak paparan asap.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul menekankan pentingnya edukasi kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang berpotensi tercemar asap.


"Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan. Selain itu, kita juga harus mengedukasi para siswa mengenai penggunaan masker yang tepat dan upaya pencegahan dampak paparan asap," ujar Bupati 


Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui kegiatan ini juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dampak karhutla. Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dari instansi terkait guna menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.


Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kominfo SP Bantaeng, H. Subhan; Kepala Dinas Sosial, Abdi Sam; Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Yusuf; serta Kepala Sekolah SD Negeri 7 Letta, Ilyas, beserta para guru dan pengawas sekolah.


Kehadiran jajaran kepala dinas menunjukkan komitmen lintas sektor dalam menangani isu kesehatan lingkungan dan perlindungan anak di Kabupaten Bantaeng.

Selasa, 13 Oktober 2026

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Perguruan Tinggi untuk Pengembangan SDM


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai perguruan tinggi guna memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Selasa, 13 Oktober 2026.


Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dengan dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Adapun perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi:


Universitas Handayani Makassar


Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar


Program Pascasarjana STIE AMKOP Makassar


Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM)


Politeknik ATI Makassar


STIKES Panrita Bulukumba


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi atas komitmen para perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri.


"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dan diperpanjang... khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri," ujar Bupati. Ia secara khusus menyoroti peran Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM) sebagai upaya strategis mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan siap pakai di dunia industri.


Untuk memastikan realisasi kerja sama, Bupati menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap setiap OPD terkait mengenai tindak lanjut dari kesepakatan yang telah ditandatangani pada hari ini.


"Saya akan mengevaluasi setiap OPD terkait bagaimana tindak lanjut dari kerja sama yang kita laksanakan... Kita berharap kerja sama ini menjadi kerja sama jangka panjang yang dapat terus dikembangkan, tentunya apa yang bisa kita kolaborasikan bersama hari ini, bisa juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat," tambah Bupati.


Melalui kerja sama ini, Pemkab Bantaeng berharap dapat menciptakan kolaborasi akademik yang lebih strategis dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Bantaeng Hadiri Milad ke-6 Komunitas Pejuang Subuh dan Resmikan Program "Subuh Mengaji"


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin bersama Wakil Bupati H. Sahabuddin menghadiri peringatan Milad ke-6 Komunitas Pejuang Subuh yang dirangkaikan dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Nur Islamic Sport Center Seruni pada Senin malam (12/10/2026).


Acara ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat syiar Islam, mempererat tali ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menekankan pentingnya peran komunitas keagamaan sebagai pilar dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Ia menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap inisiatif positif yang mendekatkan masyarakat dengan rumah ibadah.


“Pemerintah Kabupaten Bantaeng tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan masjid, membiasakan diri membaca Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.


Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung gerakan keagamaan tersebut, Bupati Bantaeng secara resmi meluncurkan program "Subuh Mengaji". Program yang diinisiasi oleh Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng ini bertujuan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai Al-Qur’an dan membiasakan diri mengisi waktu setelah salat Subuh dengan tadarus atau mengaji.


Diharapkan, program ini dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk kebiasaan positif di tengah masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga ditujukan untuk memperkuat pembinaan spiritual guna mencetak generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kedekatan emosional serta spiritual dengan Al-Qur’an.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Bantaeng dua periode (2008-2018), Prof. H.M. Nurdin Abdullah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, serta Pasipers Kodim 1410/Bantaeng, Kapten Inf. Sahabuddin yang mewakili Dandim 1410/Bantaeng. Kehadiran para tokoh agama dan masyarakat lainnya turut memeriahkan acara yang sarat dengan nuansa religi ini.

Senin, 12 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dari TNI AL


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, menerima penghargaan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Penyematan brevet tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, di Gedung Sultan Hasanuddin, Aula Markas Kodaeral VI Makassar, pada Senin (12/10/2026).


Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut (Harkesal) 2026, yang diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dukungan dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan fasilitas serta pelayanan kesehatan matra laut, khususnya di bidang kesehatan penyelaman dan terapi oksigen hiperbarik.


Selain sebagai tanda kehormatan, brevet ini juga menjadi simbol penguatan sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maritim di Indonesia.


Uji Nurdin menyatakan rasa bangganya atas anugerah tersebut. Ia menilai bahwa penghargaan ini merupakan bukti konkret dari kolaborasi yang erat antara Pemkab Bantaeng dan TNI AL dalam memajukan pelayanan serta riset kesehatan matra laut.


"Alhamdulillah ini merupakan penghormatan besar bagi kami masyarakat Bantaeng. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk senantiasa dalam pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik," ujar Uji Nurdin.


Acara penyematan brevet tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, anggota Komisi I DPR RI, para Bupati dan Wali Kota, pejabat TNI, pejabat sipil, tokoh pendidikan, serta berbagai tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menandai pentingnya isu kesehatan maritim dan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan daerah.

TP PKK Bantaeng Salurkan Bantuan Susu untuk Anak Penderita Stunting di Kecamatan Bissappu

BN Online Bantaeng– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) PKK yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan susu bagi anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Bissappu pada Senin, 12 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk politik, hukum, sosial, dan ekonomi, melalui pertemuan pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng. Selain bertujuan memperkuat koordinasi antar-pengurus, acara ini juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pemenuhan gizi serta tumbuh kembang anak di wilayah tersebut.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menekankan bahwa PKK adalah gerakan pemberdayaan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Oleh karena itu, PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas kesehatan anak.


“Kegiatan kita hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat, cerdas, dan berkualitas. Anak-anak yang pernah mengalami stunting maupun yang rentan mengalami stunting perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan,” ujarnya.


Gunya menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala merupakan langkah kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Ia menambahkan, pemberian bantuan susu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, namun hal tersebut harus diimbangi dengan pemberian makanan bergizi lainnya, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran Posyandu di era baru. Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga harus mencakup penguatan pelayanan dasar secara terintegrasi, edukasi keluarga, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.


Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng secara simbolis menyerahkan bantuan susu kepada anak-anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.


Melalui pertemuan tersebut, Gunya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk terus memperkuat koordinasi, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pengasuhan anak serta dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan stunting.


Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Kabupaten Bantaeng, Hariyanto, Camat Bissappu, Muzakkir, serta Ketua TP PKK tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kecamatan Bissappu.

 

Sabtu, 10 Oktober 2026

Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Apresiasi Kerja Sama dengan Irjen Pol Djuhandani


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, bersama Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, menghadiri acara perpisahan dan penyambutan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Jumat malam (9/10/2026).


Acara tersebut digelar dalam suasana keakraban dan kekeluargaan sebagai momen pelepasan tugas Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sekaligus penyambutan resmi terhadap Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol M. Awal Chairuddin.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol Djuhandani atas kolaborasi solid yang telah terjalin antara Polda Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng selama masa jabatannya.


"Saya mewakili jajaran Forkopimda dan masyarakat Bantaeng memberikan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Djuhandani atas bimbingan dan kerja sama yang telah terjalin kepada kami selama bertugas di Sulsel," ujar Uji Nurdin.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Uji Nurdin juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin. Ia optimistis bahwa sinergitas antara kepolisian dan pemerintah daerah akan terus berjalan baik di bawah kepemimpinan yang baru.


"Kami meyakini sinergitas di bawah kepemimpinan Bapak Irjen Pol M. Awal, sinergitas Polda Sulsel dan Pemkab Bantaeng akan berjalan dengan baik, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.


Diketahui, Irjen Pol M. Awal Chairuddin merupakan putra asli Kabupaten Takalar yang lahir pada 3 Desember 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan memiliki rekam jejak pendidikan serta karier yang gemilang. Pria tersebut meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan predikat cum laude. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tugas istimewa sebagai ajudan Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla, pada periode 2017–2019.


Acara kenal pamit tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel, para pejabat utama Polda Sulsel, seluruh Kapolres se-Sulsel, sejumlah kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan. Kehadiran mereka menandakan pentingnya transisi kepemimpinan ini bagi stabilitas keamanan dan pemerintahan di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Jumat, 09 Oktober 2026

Buronan Korupsi Rp1,9 Miliar dari Gowa Diamankan di Kepulauan Selayar oleh Tim Gabungan Kejati Sulsel


BN Online Makassar– Upaya penegakan hukum terhadap para pelanggar undang-undang kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, bersinergi dengan berbagai instansi terkait, berhasil mengamankan seorang tersangka berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa.


Penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas Siri), Tim Intelijen Kejari Gowa, Kejari Kepulauan Selayar, serta Kodim 1415 Kepulauan Selayar.


Tersangka yang diamankan berinisial AM (47), seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penyelewengan uang persediaan Tahun Anggaran 2014 pada Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Gowa. Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.991.726.105,00, sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Audit PKKN tertanggal 29 Agustus 2025.


AM telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar buron sejak tahun 2018, menyusul dikeluarkannya Surat Penetapan Tersangka Nomor 01/R.4.13/Fd.1/03/2018 oleh Kejari Gowa pada 25 Maret 2018.


Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kejati Sulsel, Kamis (8/10/2026), Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan alasan intensifikasi pencarian terhadap tersangka. Didampingi Kasi Intel Kejari Gowa, Andi Ardiaman, dan Kasi Pidsus Kejari Gowa, Andi Dian Bausad, Soetarmi menyatakan bahwa langkah pengamanan paksa diambil karena ketidakkooperatifan tersangka selama proses hukum berlangsung.


"Tersangka AM diketahui berulang kali mangkir dalam memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan ke dalam daftar buronan. Oleh karena itu, Tim Tabur gabungan melakukan pelacakan secara intensif dan berhasil mengamankannya di Kepulauan Selayar," ungkap Soetarmi.


Meskipun berstatus buron, saat diamankan oleh tim intelijen gabungan, AM reportedly bersikap kooperatif. Hal tersebut membuat proses pengamanan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Usai diamankan, AM langsung dibawa ke Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada tim penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gowa guna menuntaskan perkara dugaan korupsi tersebut.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kerja keras tim di lapangan. Ia kembali menegaskan komitmen institusi kejaksaan untuk terus memburu para pelanggar hukum yang mencoba menghindar dari peradilan.


"Hukum tidak akan berhenti mengejar hingga keadilan ditegakkan. Saya mengimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan yang masih berstatus buron untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Syarifuddin.


Dengan tertangkapnya AM, diharapkan proses penyelesaian kasus korupsi di SETDA Kabupaten Gowa dapat segera dilanjutkan hingga tahap persidangan.

News Of This Week