UPDATE INFO TERKINI

Kodim 0119/BM Gelar Upacara Mingguan Setiap Hari Senin

Senin, 04 Juli 2022

Kodim 0119/BM Gelar Upacara Mingguan Setiap Hari Senin

Kodim 0119/BM Gelar Upacara Mingguan Setiap Hari Senin
BN Online ; Redelong- Komando Distrik Militer 0119/BM Gelar upacara bendera mingguan yang rutin di laksanakan setiap hari senin, yang bertempat di lapangan apel Jln Jalur Dua Desa Wonosobo Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah" Senin 04 Juli 2022

Dalam kegiatan upacara bendera kali ini yang  bertindak sebagai Inspektur Upacara, (Irup) Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf M. Indra S, sedangkan Komandan upacara (Danup) Danramil 03/TG Kapten Czi Aep Mukhran Halid, dan bertindak  selaku Perwira Upacara Pasi Pers Kapten Inf Abdul Asis serta di diikuti seluruh anggota Kodim setempat. 

Komandan Kodim 0119/BM Letnan Kolonel Inf Eko Wahyu Sugiarto Melalui Kepala Staf Kodim Mayor Inf M. Indra S," menyampaikan, Upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin, 
adalah dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan"ujarnya

Untuk itu" kepada seluruh prajurit Kodim 0119/Bm khususnya, upacara
jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, akan tetapi harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa Nasionalisme, terlebih kita selaku prajurit TNI" tegasnya

Upacara pagi ini, memiliki makna yang penting, sebagai prajurit kewilayahan, sebagai sarana Komando, guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota, sehingga setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dari pimpinan dapat dengan cepat di pahami oleh seluruh anggota dan untuk pedoman pelaksanaan tugas kedepannya" Pungkasnya.(Kiki)

Editor : Riga Irawan Toni 

Achrial Hasibuan dan Zulfikar Ahmad Narsumi Bincang Alat Musik Tradisional Gayo PKKG.

Achrial Hasibuan  dan Zulfikar Ahmad Narsumi Bincang Alat Musik Tradisional Gayo PKKG.
BN Online ; Aceh Tengah-Orang Gayo punya sejarah panjang, sejak 8400 tahun lalu di Sumatera. Juga, memiliki kekayaan adat istiadat, seni, budaya, dan sastra. "Setelah membincangkan budaya, pendidikan, seni, sejarah, kuliner, kopi, bahasa, dan tumbuhan kunci budaya Gayo, kali ini, Pusat Kajian Kebudayaan Gayo masih membahas seni. Tapi, lebih ke alat musik, alat musik tradisionalnya," kata Yusradi Usman al-Gayoni, Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo, Senin (4/7/2022). 

Untuk bincang pembuka atau seri #1 Bincang Alat Musik Tradisional Gayo ini, jelas pendiri/pengelola Perpustakaan Gayo itu, dibincangkan dari dua sisi. "Pertama, dari sisi Gayo. Alat-alat musik tradisional Gayo yang sudah ada. Kedua, dari sisi literatur Belanda yang mendokumentasikan tentang alat-alat musik tradisional yang dimiliki masyarakat Gayo. Termasuk, nantinya dibahas, bagaimana sejarah alat-alat musik ini. Kalau ada persamaan nama dan bentuk dengan daerah atau suku lain, bedanya di mana," ujar Yusradi. 
Bincang seri #2 dan seterusnya, sambung Yusradi, baru dibahas secara mendalam tiap alat musik tradisional Gayo yang ada. Termasuk, alat-alat musik baru yang diciptakan para musisi baru. "Tidak menutup kemungkinan, ada alat musik Gayo yang sudah punah. Melalui kegiatan ini, bagaimana bisa didorong untuk direkontruksi kembali. Akibatnya, bisa lestari dan diwariskan lagi ke anak cucu, generasi Gayo mendatang, tegasnya.

Kegiatan Bincang Alat Musik Tradisional Gayo Pusat Kajian Kebudayaan Gayo ini diadakan secara daring melalui Zoom Meeting dan terbuka untuk umum, pada Senin malam, 4 Juli 2022, mulai jam 19:30-21.00 WIB, dengan narasumber pelaku seni Gayo Achrial Hasibuan yang dikenal dengan Abang Adek atau Awan Rues dan penelusur dokumen Gayo di Belanda, Zulfikar Ahmad yang di Takengon-Bener Meriah populer dengan peraman Aman Dio, dengan moderator Yusradi Usman al-Gayoni, dan Master of Ceremony (MC) Suhaila Afrah (siswi kelas II SMA Negeri Modal Bangsa Arun Lhokseumawe). Bincang ini bisa diikuti melalui tautan Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/82786554620?pwd=GDv8uibYJtg-traOHFC3R0Eht8fXvS.1, Meeting ID: 827 8655 4620, dan 
Passcode: 563759

Penulis : Aharuddin.
Editor    : Riga Irawan Toni 

Kuatkan Silaturahmi,Keluarga Gayo Sumatera Utara Gelar Cerak-Cerak Virtual.

Kuatkan Silaturahmi,Keluarga Gayo Sumatera Utara Gelar Cerak-Cerak Virtual.
BN Online ; Aceh Tengah-Untuk menguatkan silaturahmi antaranggota group dan masyarakat Gayo yang ada di Sumatera Utara, Group Whatsaap (WA) Keluarga Besar Gayo Sumut menggelar cerak-cerak (bincang-bincang) secara daring. “Alhamdulillah, sudah terlaksana tadi malam. Selain anggota group yang merupakan warga Gayo Sumatera Utara, juga hadir alumni Gayo Medan-Sumatera Utara yang saat ini berkarier dan berdomisili di luar Sumatera Utara,” kata Vera Marisa, salah satu admin Group WA Keluarga Besar Gayo Sumut dan pelaksana cerak-cerak daring, Senin (4/7/2022). 

Dalam cerak-cerak tersebut, jelas Dosen STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi dan berdomisi di Lubuk Pakam Deli Serdang tersebut, dibahas kondisi masyarakat Gayo yang ada di Sumatera Utara, khususnya Medan. “Bagaimana mahasiswanya, organisasi mahasiswa, warga Gayo, kondisi organisasi paguyubannya, dan asrama mahasiswa Gayo,” sebutnya. 

Dilanjutkannya, dari cerak-cerak tersebut, perlu penguatan silaturahmi, persatuan, kerjasama, dan kolaborasi masyarakat Gayo yang ada di Sumatera Utara. “Jangan sampai tidak saling mengenal, putus silaturahmi, dan napsi-napsi. Tentu, kondisi ini tidak baik bagi keberadaan dan kelangsungan orang Gayo di Sumatera Utara ke depannya,” tuturnya. 

Berangkat dari bincang-bincang tersebut, sambungya, Keluarga Besar Gayo Sumatera Utara berencana akan mengadakan Webinar. “Fokus membahas, bagaimana keberadaan orang Gayo saat ini dan ke depannya, baik di Gayo maupun di perantauan. Lebih khusus lagi, di Medan dan Sumatera Utara,” tegasnya.

Penulis : Aharuddin.
Editor    : Riga Irawan Toni 

Minggu, 03 Juli 2022

Bersama Ibu PKK Simpang Tiga Uning,Mahasiswa KKN Mengolah Rebung(tuis)Menjadi Keripik.

Bersama Ibu PKK Simpang Tiga Uning,Mahasiswa KKN Mengolah Rebung(tuis)Menjadi Keripik.
BN Online ; Aceh Tengah-USK.KKN Universitas Syiah Kuala Banda Aceh di Kampung simpang tiga Uning Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah,melalui KKN Kolaborasi dan KKN Reguler Periode XXI kita tingkatkan pengembangan potensi Green Economy dan Masyarakat bebas Stunting,disampaikan kemedia ini 3/7/2022.

Tambahnya lagi Mahasiswa KKN dan Ibu-ibu PKK kampung simpang tiga Uning.1.Sadariah.2.Hanifah.3.Ramadani.4.Nurmala.5.Wulan Wada Sari.6.Fatmawati.7.Maryani.8.Rahmayati.9.Fitiani.10.Rita Armina. mengolah rebung atau pun tois sebutan Gayo menjadi keripik, Rebung adalah tunas atau anakan yang masih muda yang tumbuh dari akar bambu.masyarakat gayo maupun di luar gayo umumnya memanfaatkan rebung bambu sebagai bahan makanan. Rebung bambu termasuk salah satu sayuran yang disukai banyak orang karena teksturnya yang renyah dan rasa manis serta aroma khas.

Rebung yang sering di olah menjadi makanan lauk pauk sayur,kini salah satu Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Fakultas Pertanian asal Bener Meriah Kecamatan Bandar Pondok baru,yang bernama Lungun Penalu berserta rekan-rekannya dari Mahasiswa KKN membuat rebong bambu menjadi keripik paparnya.
Adapun cara pengolahannya rebung berbahan rebung bambu,dengan pengolahan:1.rebus di iris-iris kecil.

2.rebus yang sudah di iris-iris lalu masukan ke dalam blender untuk mengilangkan pahit yang berasal dari bambu.

3.setelah di blender seperti adonan cair,dicampur dengan tepung tapioka secukupnya(sesuai dengan banyaknya rebung yang di blender).

4.setelah dicampur menjadi seperti adonan kue,di bentuk segi empat.

5.selanjutnya direbus Yang sudah menjadi adonan seperti kue sampai benar-benar matang luar dan dalam.

6.setelah di rebus masukan kedalam kulkas Sampai benar-benar mengeras agar dapat di iris-iris kecil,di jemur sekitaran 2-3 jam agar teksturnya gurih saat dan mudah di goreng.tutupnya.


Penulis : Aharuddin.
Editor    : Riga Irawan Toni 

Upaya Percepat Pembanguna Jalan Desa, TNI dan Masyarakat Gotong Royong

Upaya Percepat Pembanguna Jalan Desa, TNI dan Masyarakat Gotong Royong
BN Online ; Redelong - Upaya mempercepat pembangunan akses jalan di Desa Simpang Layang Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Personel TNI dari Koramil 03/TG Kodim 0119/BM bersama warga melaksanakan gotong royong menimbun pasir dan pembuatan aliran air. Minggu (03/07/2022)


Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto melalui Danramil Kapten Inf Aep Muhkran Halid mengatakan Pihaknya  membantu percepatan pembangunan di Desa-Desa yang mana pembangunannya masih tertinggal melalui gotong royong.
Hal itu sebutnya, sesuai dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Darat yang diteruskan oleh Komandan Kodim, dimana TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi, kemudian melakukan tindakan yang berdampak bagi kesejahteraan warga.

"Dengan gotong royong akan mempercepat pembangunan di Desa, kemudian akan tumbuhnya rasa peduli, kekompakan dan kecintaan terhadap lingkungan," ujar Danramil

Danramil menjelaskan, Jalan tersebut akses penting bagi masyarakat, setelah di timbun dengan pasir dan dibuat aliran air diharapkan ketika hujan jalan masih bisa dilalui dengan kendaraan. ucapnya.(Kiki)

Editor : Riga Irawan Toni 

Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala Melakukan Penyuluhan Stunting Di Desa Pantan Sinaku

Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala Melakukan Penyuluhan Stunting Di Desa Pantan Sinaku
BN Online ; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok XXI,13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mengadakan penyuluhan stunting kepada masyarakat melalui program “Isi Piringku” pada Selasa (28/06/2022) di Balai Desa Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Minggu (03/07/22)

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Subur Kepala Desa (Reje) Panten Sinaku,Kader – Kader Kesehatan Desa beserta beberapa Aparatur Desa Pantan Sinaku serta Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata XXI,13 Universitas Syiah Kuala.

Adapun penyuluhan stunting ini dilakukan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi dan mencegah stunting melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXI,13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Reje kampung Pantan Sinaku mengatakan kehadiran mahasiswa KKN XXI,13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pantan Sinaku ini sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan di desa Pantan Sinaku mengenai stunting.Katanya.

Dimana dalam mengatasi stunting, mahasiswa KKN memberikan penyuluhan mengenai definisi, penyebab serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh kejadian stunting yang terjadi pada anak dan balita di desa Pantan Sinaku.

Dalam upaya preventif terhadap stunting ini, mahasiswa  KKN memberikan pengenalan program “Isi Piringku”  kepada kader kesehatan  di desa Pantan Sinaku, di mana program isi piringku merupakan salah satu program yang sedang digalakkan oleh kemenkes dalam rangka mencegah stunting.

“Kami dari pihak desa berharap mahasiswa KKN dapat memberikan edukasi dan kreatifitas lainnya, sehingga masyarakat di desa ini dapat menciptakan berbagai inovasi”, harap Subur.

Diakhir kata sambutan Subur Kepala Desa (Reje) Pantan Sinaku mengucapkan terimakasih atas pengabdian mahasiswa KKN di desa Pantan Sinaku, dan berharap kedepannya ada lagi mahasiswa KKN dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang hadir dengan berbagai inovasi serta kreativitas.Ungkapnya.(Kiki)


Editor : Riga Irawan Toni 

TNI Dan Masyarakat Bersihkan Puing Puing Sisa Kebakaran

TNI Dan Masyarakat Bersihkan Puing Puing Sisa Kebakaran
BN Online ; Redelong - Personil TNI dari Koramil 05/Permata bersama masyarakat setempat bersihkan puing puing sisa kebakaran yang terjadi pada jumat malam sekira pukul 2125 Wib yang menghanguskan tiga Unit rumah warga  tepatnya di Desa  Glampang Wih tenang Uken Kecamatan, Permata Kabupaten Bener Meriah" Sabtu 2/07/2022

Dadim 0119/BM Letnan Kolonel Inf Eko Wahyu Sugiarto" Melalui Bati Tuud Peltu Edi Arianto memerintahkan kepada seluruh prajurit Koramil 05/Permata, agar membantu dan membersihkan puing puing pasca kebakaran tersebut"

Di katakan Edi" Di ketahui pemilik rumah tersebut berinisial ", Rn (55), Dw(50) dan Lh (45). Sedangkan yang menjadi imbas dari kebakaran tersebut ada dua rumah yaitu" Dn (30) dan Kh (45), yang merupakan warga setempat" Ujarnya 
Sementara itu" Saksi mata yang melihat kejadian tersebut yang berinisial " RL 29 thn, alamat Desa GWT Uken Dusun Sejahtera Kec. Permata Kab. Bener Meriah saat di tanya menyampaikan" Awal mula api menyala dari bagian atas depan rumah Latifah

Sontak melihat api tersebut, korban berteriak meminta bantuan kepada warga untuk memadamkan api dan salah seorang warga menghubungi pihak pemadam kebakaran, angin bertiup kencang, di tambah bangunan rumah tersebut berkonstruksi dari kayu, sehingga api dengan cepat menyebar dan merambat ke rumah sebelah

Api berhasil di padamkan setelah tim pemadam kebakaran tiba di lokasi, dari insiden tersebut tidak ada korban jiwa akan tetapi tiga (3 ) unit rmh beserta isinya hangus terbakar, dan Dua (2) unit rumah Rusak akibat imbas dari kebakaran tersebut"

Saat ini pihak kepolisian dan TNI sedang mendata kerugian dan mencari penyebab kebakaran tersebut" Pungkasnya.(Kiki)

Editor : Riga Irawan Toni 


BN Online, Semarang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 'Arkana Satriadharma' di Semarang, Jawa Tengah. Mereka yang dinyatakan lulus tahun ini sebanyak 246 orang, yang terdiri dari 215 taruna dan 31 taruni. 


Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan, bagi yang meraih penghargaan dan prestasi, kedepan harus dipertahankan serta mengasah diri untuk menjadi lebih baik lagi. Sebaliknya bagi yang belum mendapat kesempatan itu, prestasi akan bisa diukir ketika sudah bertugas sebagai prajurit Korps Bhayangkara. 


"Saya harapkan prestasi terbaik selanjutnya bisa diukir dimanapun anda bertugas, selama anda melaksanakan dinas," kata Sigit dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).


Mantan Kabareskrim Polri ini meminta kepada taruna dan taruni, untuk terus mengembangkan potensi diri melalui  Lifelong Learning dan Learning Under Pressure. Pasalnya, hal itu dipersiapkan untuk menghadapi dinamika yang terus berkembang dengan cepat dan tak menentu. 


"Karena dua hal tersebut, Lifelong Learning dan Learning Under Pressure harus terus diasah dan dilakukan untuk membentuk diri menjadi pimpinan Polri yang tangguh, di masa yang akan datang," ujar mantan Kapolda Banten ini. 


Lebih dalam, Sigit menekankan, para taruna-taruni, nantinya akan menjadi calon pemimpin yang harus selalu siap dalam keadaan apapun. Serta mampu mengawal visi untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045. 


"Adik-adik taruna, menjadi seorang polisi adalah tugas yang sangat mulia, namun disisi lain kalian harus terus ikuti dan senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi lingkungan strategis yang terus berubah dan akan  berdampak terhadap situasi kamtibmas," ucap Sigit.


Sigit menekankan, Indonesia dan negara lainnya sedang dihadapkan dengan dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian. Sehingga, Sigit berharap, calon perwira muda Polri ini mampu mengasah jiwa kepemimpinannya untuk bisa menjalankan tugas pokok ataupun lainnya. 


"Jadi inilah gambaran tugas yang rekan-rekan akan hadapi, disamping anda semua melaksanakan tugas pokok kepolisian melindungi, mengayomi, melayani serta melakukan penegakan hukum," tutur Sigit. 

 

Dalam menghadapi dinamika tersebut, kata Sigit, Pemerintah memiliki Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Didalamnya, ada tujuh program prioritas nasional yang diharapkan bisa merubah pondasi ekonomi indonesia dari negara konsumen jadi negara produsen. 


"Diharapkan dengan program yang ada, akan menjadi langkah bukan hanya out of the box tapi jump out of the box," imbuh Sigit.


Sigit mengungkapkan ada target capaian yang harus dipertahankan agar pertumbuhan ekonomi diangka 5 persen, sehingga terlepas dari middle income trap.


"Ini adalah program kebijakan pemerintah dari hulu sampai hilir. Dan saya harapkan adik-adik belajar memahami hal-hal bersifat makro dan mikro," ungkap Sigit.


Kemudian dalam rangka mendukung RKP 2022, Polri memiliki konsep transformasi menuju Polri Presisi. Ia berharap gagasan tersebut benar-benar dilaksanakan, mengingat hal itu menjadi dasar dalam mengimplementasikan predictive policing 


"Kita harus terapkan responsibilitas, bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab serta tuntaskan itu semua. Tentu responnya juga harus dilaksanakan dengan cepat sehingga masalah tidak menjadi besar. Begitu juga transparan, berkeadilan dan akuntabel. Terutama masalah hukum yang ciderai rasa keadilan masyarakat kecil. Ini tentunya menjadi tugas kita semua untuk bisa melaksanakan dengan baik, sehingga rekan-rekan semua  dekat dan dicintai masyarakat," papar Sigit.


Sigit melanjutkan, salah satu hal yang kemudian bisa dilaksanakan adalah bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Dengan memanfaatkannya, diharapkan saluran pengaduan masyarakat bisa terlayani dengan lebih cepat. Karena teknologi memberikan ruang untuk itu. Disatu sisi dengan manfaatkan teknologi tersebut mengurangi interaksi sehingga bisa memperkecil risiko terjadinya penyimpangan.


"Para taruna atau perwira remaja terus kembangkan kompetensi diri sehingga nanti jadi polisi muda unggul profesional dan dapat diandalkan," jelas Sigit. 


Mantan Kadiv Propam itu lalu menekankan tiga kompetensi. Kompetensi teknis, etika dan leadership. Kompetensi teknis menjadi hal yang harus dimiliki karena terkait pelaksanaan tugas pokok.


Misalnya di era teknologi informasi ini muncul kejahatan baru. Seperti robot trading, pinjol ilegal, cyber terorism dan tentunya ini membutuhkan kemampuan yang terus diasah. "Jadi bagaimana kedepan kalian miliki kemampuan tersebut. Kemampuan digital, bangun talent digital Polri dalam berbagai giat," ucapnya. 


Selanjutnya kompetensi kepemimpinan, Sigit meminta untuk memahami dan melaksanakan bagaimana menjadi first line supervisor yang akan berhadapan dengan anggota dan masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Jadilah pemimpin yang bisa melindungi dan mengayomi.


"Turun langsung ke lapangan jangan biasakan memerintah. Mendengar apa yang terjadi dilapangan, dengar aspirasi masyarakat," kata Sigit.


Sementara terkait kompetensi etika, Sigit menyebut, hal ini juga sangat penting bagi personel kepolisian untuk dijadikan personal  security system, atau melindungi serta mencegah dari perilaku menyimpang. Dengan adanya hal tersebut, taruna-taruni akan mampu membentengi diri dari segala bentuk godaan ataupun hasutan dari manapun untuk melakukan hal yang melanggar. 


"Jadi hati-hati, empat tahun kalian laksanakan pendidikan dan kemudian terpeleset hal-hal seperti ini. Tanamkan, dimana pun bumi dipijak disitu langit dijunjung. Yang kita lakukan adalah bagaimana kalian, dimanapun bertugas bisa tunjukkan kalian adalah anggota terbaik. Calon pemimpin muda terbaik, dimanapun kalian berada. Sehingga kalian betul-betul bisa diterima oleh masyarakat," pesan Sigit


Ditengah situasi yang lebih kompleks saat ini, Sigit meminta, kepada taruna-taruni untuk berusaha menjadi pendengar yang baik. Pasalnya, Sigit menegaskan, Polri dewasa ini, bukanlah institusi yang anti-kritik. Perwira muda harus mampu mendengar dan menyerap apa yang menjadi aspirasi masyarakat.


Bahkan demi menyerap aspirasi masyarakat saat ini, dijelaskan Sigit, Polri melakukan pendekatan soft approach dan restorative justice khususnya untuk menangani permasalahan yang menciderai rasa keadilan masyarakat. Meski begitu, disatu sisi, Sigit menekankan, kepolisian tetap menindak tegas atau tidak kompromi terkait permasalahan yang berpotensi memecah belah bangsa. 


"Namun jangan ragu-ragu lakukan tindakan tegas terukur terhadap hal yang sifatnya menimbulkan potensi memecah belah bangsa, meresahkan masyarakat, menimbulkan korban masyarakat.  Terkait peristiwa tersebut rekan-rekan harus lakukan tindakan tegas. Kita tetap harus junjung tinggi HAM, ikuti aturan yang ada secaea terukur. Karena memang diberikan kewenangan oleh negara. Namun demikian kewenangan tersebut harus dilakukan secara terukur dan bisa dipertanggungjawabkan," papar Sigit.


Dengan melakukan hal tersebut, Sigit berharap, taruna-taruni Akpol akan menjadi pemimpin yang matang ketika visi Indonesia Emas 2045 tercapai. Sigit pun menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) 'polisi bukan sekadar profesi, melainkan jalan untuk mengabdi'.


"Artinya harapan besar dari pak Presiden tolong diterjemahkan dengan baik. Kalau anda bisa laksanakan tugas polisi dengan baik, yakinlah bahwa kalian juga tentunya akan mendapatkan posisi, akan mendapatkan kehormatan," tegas Sigit.


Disisi lain, Sigit menekankan kepada seluruh taruna-taruni agar selalu siap ditempatkan dimanapun dalam bertugas. Hal ini sejalan dengan semangat ingin mewujudkan Indonesia sentris. Dimanapun ditugaskan, Sigit berpesan, untuk tidak mengeluh melainkan terus meraih prestasi untuk negara, institusi dan diri sendiri.


"Carilah tempat paling sulit karena disitu akan mendapatkan mutiara-mutiara. Kalian dapatkan pengalaman yang mungkin tidak semua mendapatkan dan itu bisa jadi fondasi bagi kalian. Dan kalian kumpulkan sehingga kalian siap pada saat nanti menjadi seorang pemimpin," imbau Sigit. 


Tak lupa, Sigit mengingatkan kepada taruna-taruni untuk selalu menanamkan di dalam sanubari untuk selalu setia terhadap negara atau Satya Haprabu. Dalam hal ini, polisi siap mengawal seluruh kebijakan yang dilakukan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik.


"Saya bangga kalau kalian bisa melakukan hal tersebut. Saya bangga apabila kalian bisa jawab tegas saya adalah anak negara, dan siap ditempatkan dimana saja. Jadi anda sudah siap untuk menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang," ujar Sigit.


Lebih jauh, Sigit berpesan kepada taruni Akpol, untuk terus mengukir prestasi. Mengingat, Polri saat ini memberikan kesempatan yang sama bagi Polwan dalam menjalankan tugas, sebagaimana semangat kesetaraan gender di institusi Polri. 


"Banyak Polwan yang sudah berpangkat jenderal kalian juga akan diberikan kesempatan jadi kepala satuan wilayah atau kapolsek, kapolres bahkan suatu saat kapolda. Ini tergantung bagaimana kalian bisa menemukan potensi kalian. Karena ada kelebihan dari polwan kita harapkan dapat melaksanakan tugas khusus terkait masalah kekerasan perempuan dan anak, posisi yang haruskan sentuhan humanis. Dan itu tentunya rekan-rekan taruni polwan miliki kemampuan lebih dibandingkan laki. Jadi terus kembangkan kemampuan kalian karena kalian memiliki kesempatan yang sama untuk berkarir dan prestasi," tutup Sigit.

(hkjp).

Hut Bhayangkara ke 76 Bawa Berkah Buat Kamaluddin dgn Program Jum'at Berkah di Kp Lukub Sabun Kute Panang

Hut Bhayangkara ke 76 Bawa Berkah  Buat Kamaluddin dgn Program  Jum'at Berkah di Kp Lukub Sabun Kute Panang 
BN Online ; Takengon .Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 76  Tepatnya  Hari ini 1 Juli 2022 di Peringati dgn Upacara dgn Inspektur Upacara Kapolres Aceh tengah Akbp Nurochman Nulhakim, S.IK , juga bersamaan dgn Kenaikan Pangkat  bagi Sejumlah Personil ,baik Perwira  maupun Bintara  Tentunya merasa sangat Gembira karena dinaikkan Pangkat Satu Tingkat Lebih tinggi .

Perasaan Gembira pd 1 Juli ini bukan saja  bagi Personil Polri juga Keluarga , Tapi Rasa Gembira itu dirasakan Juga oleh Sdr  Kamaluddin di Kp Lukub Sabun Kec Kute Panang Kab Aceh tengah .
Jum, at  1 Juli  202

Kapolres Aceh tengah , dalam Program tetap  Jum at Barokah ,  juga di Hut Bhayangkara ke 76 di Kp Lukub Sabun Pagi tadi ,dalam menyerahkan Rumah Layak Huni   mengatakan , 
Pak Kamaluddin , warga kurang mampu Pekerja Serabutan, merupakan Orang Pilihan Allah Swt .
Betapa Tidak , di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 76  bertepatan di Hari Jum'at  Sdr mendapat Anugrah mendapatkan  1 ( satu ) Unit Rumah Layak Huni Polres Aceh tengah, Sebut Kapolres .

Kemudian lagi, sdr harus merasa bersyukur, Allah telah memilih sdt  mendapatkan Rumah Layak Huni Polres Aceh tengah ,
Saya Yakin sdr  pasti tidak pernah menduga  akan mendapatkan Rumah tempat tinggal .

Untuk itu Jadikan Rumah ini Sebagai Sarana Tempat BerIbadah dalam  meningkatkan Ketaqwaan Thd Allah Swt ,agar menjadi  Ladang Ibadah bagi  Sekeluarga , begitu juga dgn kami , Semoga Allah Ridho hingga memberikan Perlindungan , Kekuatan dan Ketabahan dalam menjalankan Tugas di Aceh tengah ini . Ujar Kapolres .


Editor : Riga Irawan Toni 

KASDIM 0106/ATENG HADIR DALAM RAPAT KORDINASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN TRIWULAN KE II KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KAB. ACEH TENGAH

KASDIM 0106/ATENG HADIR DALAM RAPAT KORDINASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN TRIWULAN KE II KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KAB. ACEH TENGAH
BN Online ; Takengon- Rapat Kordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Bulan Juni Tahun 2022 Triwulan Ke II Komisi Independen PemilihanKasdim 0106/Ateng Mayor Inf Peka Aswan, S.Or hadiri acara tersebut bertempat di aula kantor KIP, Dusun Reje Radin Kp. Simpang Kelaping Kec. Pegasing Kab. Aceh Tengah. Jumat (01/07/22).

Peraturan komisi pemilihan Umum Nomor 6 tahun 2021 tentang pemutakhiran data pemilih Berkelanjutan dan surat komisi Independen Pemilihan Aceh Nomor 930/PP.07/11/2022 tanggal 27 Juni 2022 perihal pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode Juni (Triwulan II) tahun 2022. 

Penyampaian oleh Anggota KIP Aceh Tengah Marwansyah, S.Hi mengatakan Saat ini KPU RI telah menghadirkan Aplikasi Lindungi Hakmu, ini berfungsi untuk memastikan apakah kita terdaftar sebagai pemilih atau belum sejauh ini KPUD Aceh Tengah sedang melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan periode April-Juni 2022 untuk memastikan jumlah pemilih di Kab. Aceh Tengah.

Kasdim 0106/Ateng  Mayor Inf Peka Aswan, S.Or menyampaikan
Dengan hadirnya aplikasi ini akan memudahkan pemilih melihat statusnya terdaftar atau tidak, karena sudah terintegrasi melalui sistem aplikasi. dan kami TNI- Polri Siap melaksanakan pengamanan di 14 kecamatan di aceh tengah ini.

Kami berharap dalam pelaksanaan kompaye maupun pemilihan tahun 2024 nanti khusus nya aceh tengah tetap aman dan kondusif, kemudian dalam pengaman pemilu tersebut bukan hanya TNI- Polri saja tapi tampa dukungan semua elemen itu tidak berarti, karena itu kami mengajak semua individu dan pemerintah daerah mendukung dalam pelaksanaannya" Ucap Kasdim".

Acara tersebut Tampak hadir Ketua Komisioner KIP Aceh Tengah, Sertalia, S.Pd,  Komisioner KIP Aceh Tengah, Sunardi SH, Komisioner KIP Aceh Tengah Mukhlis,S.S, Kasdim 0106 Aceh Tengah, Mayor Inf. Peka Aswan, S. Or, Sekretaris Komisioner KIP Aceh Tengah, M. Sofyan, M.Si, Kasubbag Teknis dan humas KIP Aceh Tengah, Mahdalena S.kom, Kasubbag Hukum KIP Aceh Tengah, Susi Yantika, SH dan Para tamu undangan

Editor : Riga Irawan Toni 

KASDIM HADIRI DO'A BERSAMA LINTAS AGAMA DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-76 DI AULA SANIKA ASPOL.

KASDIM HADIRI DO'A BERSAMA LINTAS AGAMA DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-76  DI AULA SANIKA ASPOL.
BN Online ; Takengon- Kasdim 0106/Ateng Mayor Inf Peka Aswan, S.Or melaksanakan kegiatan Doa bersama lintas Agama dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 bertempat di Aula Sanika Satyawada Asrama Polisi (Aspol) Kp. Kuteni Reje Kec. Lut Tawar Kab. Aceh Tengah.jumat (01/07/22).

Kegiatan Doa bersama lintas Agama dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di seluruh Republik Indonesia.

Doa Bersama Lintas Agama Dalam Rangka Memperingati Hut Bhayangkara Ke 76 Bersama Mabes Polri kali ini mengambil Tema “Doa Bersama Lintas Agama Menyatukan Bangsa dan Mewujudkan Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh” dengan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo serta diikuti Seluruh Polda dan Polres Se Indonesia.

Kasdim 0106/Ateng  Mayor Inf Peka Aswan, S, Or sempat memberikan ucapan selamat kepada jajaran Polres Aceh tengah yang tengah memperingati hari jadinya yang ke 76. dan kita ambil dari tema diatas “Doa Bersama Lintas Agama Menyatukan Bangsa dan Mewujudkan Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh”.

Kepada seluruh personel Polri khususnya Polres Aceh Tengah untuk terus meningkatkan profesionalismenya dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin komplek, Kedepankan strategi yang humanis.Terus tingkatkan pelayanan yang terbaik kepada publik.Transparansi dalam penegakkan hukum dan keadilan, serta perkuat koordinasi dengan mitra kerja termasuk TNI."Ucap Kasdim".

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim, S.I.K, Sekdakab Aceh Tengah Subhandy, AP.,MSi, Kasdim 0106 Aceh Tengah Mayor Inf Peka Aswan, S. Or.Wakapolres Aceh Tengah Kompol Edwin Aldro, SH.,MH,  Ketua MPU Aceh Tengah Tgk. Amri Jalaludin,  Sekretaris yayasan Maitridiva Vihara Budha Takengon Karman Fauzi Alias jhon dan para tamu undangan.

Editor : Riga Irawan Toni 

Sabtu, 02 Juli 2022

Besukan Tatap Muka (Offline) Di Rutan Bantaeng Kembali Dibuka, Berikut Beberapa Ketentuannya


BN Online Bantaeng – Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II B Bantaeng akan kembali membuka besukan tatap muka secara langsung bagi warga binaan, sejak ditutup pada Bulan Maret 2019 ditengah Pandemi COVID-19 yang melanda hampir di seluruh wilayah di Indonesia. 


Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng, Ince Muh. Rizal saat memimpin rapat internal yang dihadiri oleh Seluruh Jajaran Pejabat Struktural dan Staf, bertempat di Ruang Kerjanya. Sabtu (02/07), pukul 10:00 WITA. 


Dalam rapat tersebut, Ince memberikan gambaran singkat mengenai berbagai aturan yang harus di patuhi pada pelaksanaan kunjungan secara langsung tersebut, salah satunya mengenai waktu besukan serta syarat yang harus dipenuhi oleh pembesuk jika ingin bertemu sanak saudara di dalam Rutan Bantaeng. 


“Akan dimulai Hari Senin ini (04 Juli 2022) dengan waktu besukan sebanyak 04 hari di tiap minggunya. Senin – Rabu besukan untuk warga binaan dan Hari Kamis khusus untuk Tahanan,” terang Ince dihadapan seluruh jajaran. 


Terkait persyaratan khusus bagi pembesuk yang ingin masuk ke dalam Rutan Bantaeng, Arif Zainu Ramlan, JFT Perawat pada Rutan Kelas II B Bantaeng menjelaskan bahwa pembesuk harus mengantongi keterangan telah menerima dosis vaksin ke – 3 (booster). 


“Benar harus sudah menerima booster, jika belum menerima, maka harus melakukan tes SWAB/PCR untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan telah bebas dari COVID-19,” tuturnya. 


Usai melakukan rapat, Ince didampingi Pejabat Struktural kembali melakukan sosialisasi kepada seluruh warga binaan, sekaligus memberi wejangan kepada 18 (delapan belas) warga binaan yang berhasil mendapatkan Hak Integrasi berupa Asimilasi Rumah. 


“Seluruh bentuk pemberian Hak Integrasi kepada warga binaan sepenuhnya bersih dari segala tindak Pungutan Liar dan Gratifikasi. Kami (Rutan Bantaeng) selalu mengupayakan yang terbaik agar seluruh warga binaan dapat memperoleh hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam hukum,” tegas Ince. 


“Saya ucapkan selamat kepada warga binaan yang bebas hari ini, patuhi ketentuan asimilasi, dan semoga ini adalah kali terakhir kita semua bertemu dengan status pembina dan warga yang dibina,” lanjutnya. 







Sumber Humas Rutan Bantaeng

Editor Edhy Bidik Nasional