Senin, 26 Juli 2021

Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Pembentukan Calon Bintara Polri TA 2021 di SPN Batua Polda Sulsel


BN Online Makassar,--Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Drs. Merdisyam membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri 2021 di Sekolah Polisi Negara  Polda Sulsel  di Makassar, Senin 26 Juli 2021.


Upacara pembukaan pendidikan ini, Kapolda Sulsel didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel, Pengurus Bhayangkari Daerah serta staf SPN Polda Sulsel 


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Merdisyam membacakan sambutan Kalemdiklat Pol Komjen Pol Prof Dr. H. Rycko Amelza Dahniel


Dalam sambutannya, Kalemdiklat Polri mengucapkan selamat  calon Bintara  Polri yang dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri serentak di Sekolah Polisi Wanita dan 31  Satdik  Polda jajaran.


“Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan saudara yang disertai doa dan dukungan orang tua dan keluarga serta berkah dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, wujudkan rasa syukur melalui komitmen untuk melaksanakan pendidikan dengan penuh semangat, kesungguhan dan Integritas, ” ucap Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam., saat membacakan sambutan Kalemdiklat Polri.


Kalemdiklat menambahkan, program pendidikan pembentukan Bintara Polri 2021 ini dilaksanakan di situasi pandemi Covid-19. pelaksanaan pendidikan tetap dengan Tatap muka atu on campus dengan mengelola seminimal mungkin penularan Covid 19, selama pendidikan 


Diktuba Tahun ini diterapkan kurikulum Baru,  yaitu Kurikulum  Presisi,  sebagai penjabaran Transformasi  Polri  yang Presisi 


“Tingkat kepercayaan rakyat terhadap Polisi harus tinggi, olehnya itu harus dipersiapkan SDM Polri agar lebih unggul, kompetitif, Kreatif,  dan Inovatif, dan pendidikan adalah aspek penting dalam pembangunan SFM Polri, ” imbuh Kalemdiklat Polri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Merdisyam


Usai memberikan arahan, Kapolda Sulsel selaku Inspektur Upacara menyematkan tanda pangkat siswa kepada perwakilan Siswa Diktuk Bintara Polri T.A. 2021-2022, 


Perlu diketahui,  SPN  Polda Sulsel akan mendidik secara Keseluruhan Casis Bintara  Polri sebanyak 816 Orang terdiri dari Sulsel 327 Casis , Sulbar 323 Casis dan  dari Kalimantan Utara 166 Casis , mereka akan menjalani pendidikan selama 5 bulan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.


Ditemui saat acara berlangsung, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan mengatakan Diktuk Bintara Polri tahun ini tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan sehubungan dengan masa pandemi COVID-19.


"Ada hal penting yang harus juga dilaksanakan yaitu tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan tetap mencuci tangan. Kepada para Siswa Diktuk Bintara Polri agar tetap menjaga kesehatan, hingga nantinya pendidikan ini ditutup dan semuanya dapat menjadi personel Polri yang Presisi," kata E Zulpan.


Editor : Edhy BN


Forkompimda Kabupaten Pasuruan Mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi PPKM Pasca 25 Juli 2021


 

BN Online, Pasuruan-- Pelaksanaan Zoom Meeting dengan agenda Sosialisasi Pembagian Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Kabupaten Pasuruan, dilakukan di Pendopo Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pasuruan, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si, Dandim 0819 Pasuruan Lekol Inf. Nyarman M, M.Tr (Han), SKPD Kabupaten Pasuruan dan PJU Polres Pasuruan.


Adapun pemateri di Pimpin Menko Marinves, Mendagri, Menkes, Menkominfo, Jaksa Agung, Menteri Perhubungan dan masih banyak lagi menteri kabinet Indonesia bersatu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dan tidak kalah pentingnya beberapa Tokoh Pengamat dari beberapa Universitas terkemuka di Negeri ini untuk membantu dalam penanganan Covid-19.


Beberapa Pola dan Strategi penanganan Covid-19 telah disampaikan oleh beberapa menteri yang telah ditunjuk seperti Strategi Penanganan di Hulu dan Hilir, Sosial control, pelaksanaan 3 T dan Isolasi Terpusat.


Menteri Marinves selaku Pengendali Zoom Meeting malam ini menyampaikan "mari kita bersama sama untuk melakukan Penanganan Sosial yang komplek seperti sekarang ini," Monggo dan Silahkan untuk para Pemangku kewilayahan dengan menggunakan Kearifan lokal seperti Jamu tradisional, empon/rempah-rempah dan yang penting angka Orang terkonfirmasi bisa menurun.


Upaya Petugas kepolisian memperketat pengamanan di Pos Penyekatan dan Pembatasan PPKM Darurat, di Wilayah Pasuruan sudah dilaksanakan. yang sebelumnya dinamai PPKM Darurat dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat konferensi pers pada Selasa (20/7/2021).

Perpanjangan PPKM dilakukan mulai Rabu (25/7) hingga Minggu (2/8) ini alias selama tujuh hari dan berubah istilah Isolman menjadi "Isoter" (Isolasi Terpusat).


Pada kesempatan lain Gus Iryad " sapaan Bupati Kabupaten Pasuruan. Adapun aktivitas yang akan dibuka secara bertahap yang meliputi kegiatan di pasar tradisional, warung makan, hingga sektor lainnya. Jikapun tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 02 agustus 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," bebernya


Bila merujuk pada pernyataan Presiden Jokowi, maka penentu perpanjangan atau pelonggaran masa PPKM bergantung pada data kasus Covid-19. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Minggu, 25 Juli 2021

Akses Jalan Di Tutup, Abd. Kadir Berharap Pemerintah Dapat Membantu Dan Akses Jalan Kembali Dibuka "Karena Itu Jalan Umum"



BN Online, Makassar -- Akses Jalan menjadi sesuatu yang penting bagi warga dalam melakukan aktivitas kesehariannya. Dari jalan tersebut dapat leluasa keluar masuk rumah untuk melakukan kegiatan tanpa ada gangguan yang menghambatnya.


Namun apa jadinya jika akses jalan keluar masuk rumah dihalangi atau ditutup. Tentunya ini akan membuat aktivitas menjadi terganggu, Minggu (25/07/2021).


Hal inilah yang di alami Abd. Kadir yang berusia ± 60 tahun. Jalan akses menuju rumahnya di tutup oleh oknum yang di duga ingin menguasai lokasinya. 


Kepada awak media ini, Ia mengatakan, tanah kavling yang di milikinya yang akses jalannya di tutup itu berukuran 10x15 M persegi dengan persil 67 yang berlokasi di jalan Batua Raya Rt 05/Rw 07, Kel. Paropo Kec. Panakkukang Kota Makassar.



Di jelaskannya, "saya membeli tanah kavling itu pada tahun 1989. Tentunya tanah kavling di depan adalah jalan umum bukan jalan pribadi. Tanah saya pun memiliki alas hak. Kanapa tiba-tiba akses jalan ke rumah saya langsung ditutup oleh oknum yang di duga ingin menguasi lokasi saya."


"Menurutnya, "sabtu kemarin RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas setempat telah datang ke lokasi dengan oknum suruhan yang di duga ingin menguasai lokasi. "


"Mereka datang karena kami telah melapor ke RT/RW setempat bahkan Lurah Paropo dan rencana akan mediasi hari senin 26 Juli 2021 besok," jelasnya. 


Abd. Kadir berharap, pihak/oknum yang menutup jalan dapat membuka akses jalan kembali, karena memang ada hak kami dan itu jalan umum. Dan pihak pemerintah bisa memediasi hal ini, agar permasalahan ini pun dapat terselesaikan dengan baik, tutupnya.(ILHO) 



(Red) 

Forkompimda Jatim Harapkan Pentahelix Dapat Bersinergi Wujudkan Herd Immunity Di Jatim


  

BN Online, Surabaya-- Upaya mewujudkan herd immunity di Jawa Timur. Forkopimda gencar melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi diberbagai daerah, diantaranya sektor Kampus dan pesantren. Sinergitas pentahelix menjadi bagian dalam penanganan ini, diantaranya adalah kampus. 


"Jadi ada pemerintah, ada kampus, ada private sector, ada masyarakat, ada media. Konsep Pentahelix approach ini harus bisa memberikan penanganan yang terbaik bagi seluruh masyarakat, yang kita harapkan bahwa herd immunity ini bisa segera kita wujudkan," paparnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi di Universitas Airlangga Surabaya, Minggu (25/07/2021). 


Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Mahasiswa dan Tenaga Pendidik Universitas Airlangga. 


Vaksinasi ini dilaksanakan selama 2 hari, yakni hari Sabtu dan Minggu, pada tanggal 24 - 25 Juli, dengan sasaran 6000 Peserta yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan Alumni Unair, kegiatan ini melibatkan 50 tenaga kesehatan, gabungan dari RSUD Dr. Soetomo dan RS UNAIR. 


Sinergitas dan strong partnership menjadi bagian yang sangat penting, seluruh elemen strategis yang memiliki energi untuk bisa bersama - sama melakukan percepatan vaksinasi. Kami berharap semuanya bisa kita maksimalkan. 


"Insyaallah perguruan tinggi, perguruan tinggi lain juga akan mendapatkan kuota yang sama dari Pemprov yang sudah di-deliver oleh pemerintah pusat. Mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan dan percepatan bisa kita wujudkan," tandas Gubernur Jatim. 


Diharapkan capaian target serbuan vaksinasi ini dapat didukung oleh semua pihak, sehingga herd immunity bisa terbentuk pada Agustus mendatang, sebagai kado istimewa di HUT RI 76. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi Di Pesantren


 

BN Online, Sidoarjo-- Forkompimda Jawa Timur meninjau pelaksanaan vaksinasi berbasis pelajar. Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi, sehingga HUT ke 76 dapat terwujudnya herd immunity di Jatim, hal tersebut di sampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Minggu (25/7/2021), saat di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat, Lebo Sidoarjo. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya meninjau jalannya vaksinasi berbasis pelajar. 


Vaksinasi di pondok pesantren ini dikhususkan untuk anak-anak berusia 12 sampai dengan 17 tahun, dengan target 3 juta 50 ribu. 


"Lalu yang usia SMA, SMK di Jawa Timur ini 1,3 juta. Jadi itu yang kita ingin maksimalkan dari stok yang ada, pokoknya kita ingin memaksimalkan dari seluruh sinergitas yang bisa kita bangun, kita maksimalkan," paparnya Gubernur Jatim saat meninjau serbuan vaksinasi di Ponpes Bumi Sholawat. 


Gubernur Jatim mengatakan, harapannya kita tetap semangat dan dapat mencapai target, pada saat HUT ke 76 kita bisa mencapai herd immunity. 


"Kita bangun semangat, kita sih pinginnya, HUT 76 ya kita herd immunity-nya bukan 70 tapi 76 persen. Dan saya ingin menyampaikan bahwa alhamdulillah sampai dengan hari ini yang tercatat di dashboard Kemenkes, vaksinasi Jawa Timur secara dosis 1 masih tertinggi seluruh Indonesia. Dosis ke 2 juga tertinggi," ujar Khofifah. 


Kita jaga supaya ritme ini tetap bisa kita bangun semangat sinergitas yang terus lebih baik, herd immunity lebih cepat. 


"Untuk dosis vaksin itu tergantung datangnya, kalau kita kebutuhannya hampir 31 juta, dari total itu datangnya tidak bisa di pastikan, kapan hari 220 ribu dosis, kemarin pagi datang 506 ribu dosis, tapi ya langsung habis-habis dibagi," tandasnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolres Pasuruan Kota Kembali Beraksi, Pengemudi Ojol Baik Gojek Maupun Grab Kecipratan Sembako


 

BN Online, Pasuruan Kota-- Polres Pasuruan Kota Bersama Kodim 0819 Pasuruan dan Satpol PP Kota Pasuruan menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada Pengemudi ojek online (Ojol) yang mangkal di kawasan Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si mengatakan, sebanyak 250 paket beras ini langsung dibagikan kepada para pengemudi Ojol baik Gojek maupun Grab yang terdampak pandemi Covid-19 serta penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

 


“Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para pengemudi Ojek online (Ojol) yang terdampak pandemi Covid-19,” kata AKBP Arman.

 

Lebih lanjut Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan Penyaluran bantuan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak penerapan PPKM Darurut. Sebab, tidak dipungkiri sejauh ini banyak warga yang penghasilannya menurun akibat adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

 


“Semoga bantuan sosial berupa paket sembako ini, bisa sedikit membantu meringankan beban teman-teman pengemudi Ojek Online (Ojol) yang terdampak pandemi Covid-19 serta adanya aturan PPKM Darurat,” ucapnya.


AKBP Arman menghimbau, agar Komunitas Ojek online dapat bekerja sama menjadi pelopor dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 



"Diharapkan seluruh masyarakat harus tetap mematuhi anjuran pemerintah salah satunya dengan mematuhi 5 M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” Pungkasnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Senin Besok, 16 Pejabat Makassar Hasil Job Fit Dilantik, Berikut Namanya



BN Online, Makassar -- Panitia seleksi bentukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar simpan cadangan. Ada sebanyak 16 pejabat eselon II akan dilantik, Minggu (25/07/2021).


Agenda pelantikan direncanakan Senin besok pukul 14.30 WITA. Bertempat di sandaran KM Umsini, Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta, Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo.


Menurut Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas, pejabat yang dilantik telah mengikuti seleksi uji kepatutan dan kelayakan pada April lalu.


Hasilnya, sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat Menteri Dalam Negeri 821/3964/SJ per tanggal 19 Juli 2021.


Juga disetujui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).


“Undangan pelantikan sudah matiarkan kepala bidang. Sebenarnya jumlah ada 19. Kenapa hanya 16, karena ibu Puspa (Kadisdukcapil) belum keluar izinnya dari Dirjen. Ibu Bappeda (Andi Iriani) tetap pada posisinya. Pak Sabri (Asisten 1) sudah diberhentikan (kasus narkoba),” jelas Siswanta kepada dapuredaksi.


Berikut nama-nama pejabat yang akan dilantik. Kepala Bappeda, Irwan Adnan akan dilantik pada jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Makassar.


Nielma Palamba dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar. Sebelumnya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda).


Aryati Puspasari Abady yang dulunya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.


Sri Susilawati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar.


Sedangkan, Irwan Bangsawan yang dulu memiliki Kepala Dinas Ketenagakerjaan dimutasi ke jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.


Evy Aprialty akan dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian. Dulunya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.


Kemudian, Kepala Dinas Pariwisata, Rusmayani Majid digeser menjadi Asisten Bidang Perekonomian dan Sekretariat Pembangunan Daerah Kota Makassar.


Kemudian, Kepala Dinas Pariwisata, Rusmayani Majid digeser menjadi Asisten Bidang Perekonomian dan Sekretariat Pembangunan Daerah Kota Makassar.


Lalu, Andi Tenri Apalallo dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan. Dulunya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).


Kepala Dispora, Achmad Hendra Hakamuddin mendapat tempat Kepala Laksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Andi Muh Yasir sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar.


Kepala Dinas Perhubungan, Mario Sahid digeser sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum.


Andi Siswanta Attas yang dulunya Kepala Dinas Perpustakaan akan diambil sumpahnya sebagai Kepala BKPSDM.


Selanjutnya, Fathur Rahim sebagai Kepala Dinas Kearsipan. Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.


Kepala Inspektorat, Zainal Ibrahim dimutasi sebagai Kepala Kesbangpol.


Iman Hud sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Dulunya, Kasatpol PP.


Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sittiara Kinang bergeser sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.


Andi Bukti Djufrie pada jabatan sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Balitbangda.


Terakhir, Andi Hadijah Iriani tetap pada posisi Kepala Bappeda.(*/ILHO) 

Percepatan Herd Immunity, Forpimda Kabupaten Malang Vaksinasi 15.000 Orang


 

BN Online, Malang-- Pemerintah Kabupaten Malang bersama Polres Malang dan Kodim 0818 Malang-Batu melaksanakan kegiatan serbuan vaksinasi massal untuk masyarakat umum di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Minggu (25/7/2021) pagi.


Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, serbuan vaksinasi massal hari ini ditargetkan untuk total 15.000 orang.


"Total target vaksinasi massal hari ini adalah 15.000 dosis vaksin atau 15.000 orang. Jumlah ini termasuk pelaksanaan vaksin di Stadion Kanjuruhan juga di setiap Puskesmas se Kabupaten Malang," kata Bagoes di lokasi.


Bagoes menyatakan, vaksinasi massal ini merupakan langkah pihaknya mendukung dan mewujudkan program nasional guna mencapai Herd Immunity (kekebalan komunitas) yang dilakukan dalam upaya menghentikan pandemi Covid-19.


"Tujuan vaksinasi massal ini untuk mempecepat pembentukan herd imunity di Kabupaten Malang," jelas ex Kapolres Madiun ini. 


Bagoes menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk terus mendukung program pemerintah dengan tujuan mulia menyelamatkan jiwa manusia ini.


"Kami akan bekerja nonstop tanpa lelah untuk mempercepat program pemerintah menciptakan herd imunity demi menyelamatkan nyawa manusia


Sementara, Kabag Ops Polres Malang, Kompol Hegy Renanta menyatakan, pelaksanaan vaksin massal dilakukan di empat zona, yakni Zona A,B,C dan D.


"Padal (perwira pengendali) di masing-masing zona,  bertanggung jawab atas penerapan protokol kesehatan di titik masing-masing," kata Hegy.


Kabag Ops menegaskan, petugas yang berjaga akan terus menggencarkan prokes agar tidak kontradiksi dengan upaya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19.


"Tim pengamanan agar bekerja keras untuk memastikan peserta vaksinasi untuk tidak bergerombol, dan wajib menggunakan masker," tambahnya.


Kegiatan yang diinisiasi oleh Forkopimda Kab. Malang ini sangat diminati masyarakat, namun masyarakat diminta dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya agar tetap menjaga prokes 3 M, yakni mencuci tangan,memakai masker dan tetap menjaga jarak. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Adalah Hoaks


 

BN Online, Jakarta-- Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa demonstrasi tersebut dilaksanakan pada hari ini 24 Juli 2021.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa video yang menyatakan bahwa kerusuhan demo tersebut pada hari ini adalah hoaks atau informasi palsu. 


"Itu video hoaks. Faktanya adalah demonstrasi itu merupakan peristiwa lama saat demonstrasi tolak omnibus law ciptaker di Jakarta pada 8 Oktober 2020," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (24/07/2021).


Argo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab. 



"Masyarakat jangan mudah termakan hoaks. Saring before sharing," ujar Argo. 


Menurut Argo, sampai dengan saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) berjalan aman, damai dan kondusif. Tidak ada demonstrasi yang berjalan pada hari ini.


"Situasi aman dan kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti," tutup Argo. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

PB HMI Dorong POLRI Tangkap Biang Rusuh Di Tanah Air !



BN Online, Jakarta-- Ditengah situasi nasional yang sedang menghadapi pandemi global, kondisi Indonesia saat ini begitu memprihatinkan. Termulai dari beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menekan angka positif corona di tanah air sampai dengan beberapa formulasi dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.


Namun sangat disayangkan, disaat pemerintah bekerja ekstra untuk menangani pandemi tersebut masih banyak beberapa kalangan dan kelompok-kelompok tertentu yang justru memanfaatkan situasi seperti saat ini demi kepentingan kelompoknya.


Dalam kondisi tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) sangat menyayangkan adanya perlakuan kelompok-kelompok yang memanfaatkan kondisi negara yang sedang dilanda wabah pandemi tersebut.


Dalam keterangan pers-nya Ahmad Latupono selaku Ketua PB HMI menuturkan, bahwa dirinya merasa heran dan dan tidak habis pikir kepada mereka yang mengambil kesempatan ditengah situasi seperti sekarang ini.


"aneh bin heran juga rasanya, terkhusus kepada mereka yang oportunis terhadap kondisi bangsa seperti saat ini, harusnya mereka ikut bantu kerja-kerja pemerintah dalam hal penanganan covid di tanah air ini," tutur Ahmad dalam keterangannya pada Sabtu, 24/7/21 di Jakarta.


Selain itu, Ahmad pun meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penangkapan terhadap mereka yang disinyalir membuat situasi tanah air semakin kacau dan tidak terkendali.


Anyong menekankan institusi Polri untuk bekerja cepat, tepat dan efisien guna membarangus kelompok-kelompok yang hendak membuat kondusifitas dan stbilitas negara terganggu.


"saya rasa polri harus bekerja cepat, bila perlu tangkap saja mereka yang mau bikin rusuh, pemerintah lagi fokus tangani covid mereka malah mau bikin rusuh, kan ini bahaya, ditambah angka positif akhir-akhir ini masih tinggi saya tekankan, langkah prepentif harus diambil oleh polri dalam waktu dekat," kata Ahmad.


Sebelumnya banyak beredar poster-poster ajakan untuk melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan kebijakan pemerintah menyoal PPKM di beberapa daerah di Indonesia. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Sabtu, 24 Juli 2021

Kapolres Yang Satu Ini Tak Kenal Lelah Untuk Berbagi, Malam Hari Pun Temui PKL Untuk Bagikan Bansos


 

BN Online, Pasuruan Kota-- Jajaran Polres Pasuruan Kota bersama Kodim 0819 Pasuruan, Satpol PP dan Dishub Kota Pasuruan malam ini menggelar Patroli skala besar sembari membagikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dimasa PPKM Darurat, Sabtu (24/07/2021).


Sebelum dilaksanakan patroli skala besar, seluruh personil yang terlibat melaksanakan apel kesiapan di halaman Mapolres Pasuruan Kota.


Dalam arahannya Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI menyampaikan bahwa kegiatan patroli skala besar saat ini melanjutkan kegiatan yang sama pada Hari Jumat kemarin yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sembari membagikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 merupakan kegiatan  jajaran kepolisian bersama instansi terkait yaitu TNI dan Pemda Kota Pasuruan.


Adapun pelaksanaan pembagian bantuan sosial malam ini  berada di Jalan Sultan Agung Kota Pasuruan.


Kapolres berharap patroli skala besar yang dibarengi dengan pembagian bansos ini nantinya dapat memberikan rasa aman dan mengurangi beban hidup  masyarakat di tengah pandemi COVID-19.



Lebih lanjut AKBP Arman menjelaskan bahwa bantuan sosial akan disalurkan kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya seperti para pedagang kaki lima (PKL).


“Pemberian bansos ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Seperti diketahui, pemerintah tengah menerapkan PPKM level 4 dengan harapan bisa menekan laju pertumbuhan COVID-19,” ucap AKBP Arman.


Di sepanjang jalan yang dilewati, selain sosialisasi dan edukasi Protokol Kesehatan, petugas juga membagikan bantuan sosial kepada para pedagang kaki lima.


Dalam kesempatan itu, pedagang nasi goreng hingga penjual bakso menerima paket bantuan sosial. Meskipun tidak merinci nilai atau nominal bantuan yang diberikan.



Pihaknya juga menghimbau masyarakat agar bisa mengikuti aturan yang berlaku selama PPKM darurat. Masyarakat diminta tidak keluar rumah bila tidak dalam kondisi mendesak. ”Semisal terpaksa keluar rumah harus menerapkan protokol kesehatan,” kata Kapolres. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Bentuk Perhatian Dan Kepedulian, Kapolres Pasuruan Videocall Anggota Yang Terpapar Covid


 

BN Online, Pasuruan-- Sebagai wujud perhatian pimpinan kepada anggota, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. videocall kepada anggota Polres Pasuruan yang saat ini tengah sakit akibat terpapar virus Covid- 19. Videocall dilakukan sesusai kegiatan Coffee Morning, Sabtu (24/07/2021). 


Adalah Briptu Ni Made Devi, Bamin Bagsumda dan Briptu Yuli Hanun, Bamin Satlantas yang tengah dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Surabaya H.S. Samsoeri Mertojoso yang mendapatkan videocall dari Kapolres Pasuruan.


Pada kesempatan itu, Kapolres memberikan semangat untuk sembuh dan secara rutin meminum obat dan vitamin yang diberikan.


“Kita ini adalah keluarga besar. Di rumah saya punya keluarga dan di kantor keluarga besar saya adalah anggota Polres Pasuruan. Kami berharap agar rekan kami yang sedang sakit, lekas diberikan kesembuhan agar dapat kembali berkativitas seperti biasanya,” ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Forkopimda Jatim Cek Langsung Serbuan Vaksinasi Berbasis Pekerja Di Sidoarjo


 

BN Online, Sidoarjo-- Forkopimda Jawa Timur, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi berbasis pekerja atau buruh, di PT. Integra Indocabinet Tbk, Jalan Raya Betro Sedati, Sidoarjo, pada Sabtu (24/7/2021). 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, turun mengecek langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada para pekerja atau buruh di kawasan Sedati, Sidoarjo. 


"Jadi teman-teman hari ini kita mengecek vaksinasi berbasis karyawan atau buruh di PT Integra yang kita harapkan bahwa kita bisa menyisir semaksimal mungkin segmen-segmen yang kita harapkan bisa menjadi penguatan terwujudnya Herd immunity," tandasnya Gubernur Jatim usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Pangdam dan Kapolda Jatim. 


Jadi basis sekolah kita maksimalkan, basis perusahaan kita maksimalkan, dan basis perguruan tinggi. Harapannya adalah seluruh segmen ini akan saling menjadi penguatan bagaimana bisa segera kita wujudkan.


Khofifah juga mengatakan, peran serta Jurnalis menjadi sangat penting untuk terus menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. 


"Ayo segera akses tempat vaksin terdekat. Meskipun sudah divaksin tetap jaga protokol kesehatan," ajak Gubernur Jatim kepada masyarakat untuk bervaksin. 


Sementara untuk ketersediaan vaksin, Gubernur Jatim mengatakan tidak pernah menyimpan lama, pasalnya vaksin yang dikirim dari pusat langsung dihabiskan. 


"Jadi seminggu rata-rata dua kali. Ini kan baru tadi malam, dini hari sampai. Yang penting begitu sampai habiskan, sampai habiskan. Pesan arahan pak Presiden demikian, jadi kapan vaksin datang habiskan, maksimalkan untuk bisa melakukan perluasan dan percepatan vaksinasi," tambahnya.  


"Dengan kebersamaan, sinergitas yang luar biasa, maka alhamdulillah dari mulai 14 Januari yang lalu, vaksinasi pertama sampai dengan hari ini, penggunaan dosis vaksin tertinggi di Indonesia, selalu Jawa Timur. Itu artinya sinergitas yang terbangun luar biasa," Pungkasnya Gubernur Jatim dihadapan awak media. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polres Malang Raya Gandeng Pengusaha Peduli NKRI Untuk Salurkan Bansos Kepada Masyarakat


 

BN Online, Malang-- Jajaran Polres malang raya bersama Forkopimda dan Pengusaha peduli NKRI mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. Apel pelepasan digelar di lapangan mako Polres Batu yang dihadiri oleh Walikota Batu Dra. Hj. Dewantie Rumpoko, M.S.i, Kapolresta Malang AKBP Budi Hermanto, SIK., MSi, Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono, H.K,S.I.K.,M.S.I, perwakilan Jajaran Kodim dan perwakilan dari yayasan Budha Tzu Chi Bpk. Valentino serta Pengusaha Juragan 99 Bpk. Gilang . Sabtu 24 Juli 2021.


Dalam kegiatan ini, Walikota Batu mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah mau perduli terhadap kondisi bangsa yang sedang mengalami pandemic covid.


“ Saya sebagai Walikota Batu secara pribadi mengucapkan kepada Yayasan Budha TzuChi Mas Valentino dan pengusaha Malang dalam hal Ini Pak gilang dengan MS. Glownya yang sudah perduli dan ikhlas mau membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19 di wiiilayah malang raya ini” .


“ Semoga kebaikan bapak ibu semua dibalas oleh Allah dengan rejeki yang melimpah dan kesehatan yang tidak terputus serta dicatat sebagai amal baik untuk bapak ibu semua “ Ujarnya.


Mewakili jajaran Kepolisian Malang Raya, Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto sangat mengapresiasi keperdulian para pengusaha dan yayasan BudhaTzu Chi. 


“ Terima kasih yang sebesar besarnya saya sampaikan kepada Budha Tzu Ci dan Juragan 99 yang sudah ikut menjadi manusia yang berguna bagi orang lain karena sebaik baik manusia adalah yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain dangan apa yang sudah dilakukan seperti saat ini” kata Buher.


Adapun rincian untuk bantuan dari yayasan Budha Tzu Chi sebanyak 1500 pakettiap polres dan dari juragan 99 sebanyak 5000 paket yang dibagi  untuk jajaran Polres Malang Raya yaitu Polres Malang kota mendapatkan 2000 paket, Polres Malang mendapatkan 1500 paket dan Polres Batu mendapatkan 1500 paket  yang berisi antara lain beras, gula, minyak, mie instant, kecap, hand sanitizer dan ikan dalam kemasan ( Sarden).


Dalam wawancaranya, Bpk. Gilang selaku Owdner dari Ms. Glow mengatakan bahwa apa yang diberikan ini tidak ada apa apanya , hanya sedikit ini semoga bisa berguna buat masyarakat,


“ Apa yang kami salurkan ini semua tidak ada apa apanya, semoga paket ini berguna untuk masyarakat yang saat ini sedang kesulitan di tengah pandemi Covid 19, dan kami berharap kepada masyarakat untuk tetapmematuhi prokes seperti yang dianjurkan oleh pemerintah agar pandemi ini segera berakhir serta marilah kita semua untuk melaksanakan vaksnasi” ungkapnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Polri Salurkan Bansos Sembako 723.773 Paket Dan 3.863 Ton Beras Sepanjang PPKM Darurat Hingga Berlevel


 

BN Online, Jakarta-- Mabes Polri beserta Polda jajaran tercatat sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa sembako sebanyak 723.773 paket dan beras sebesar 3.863.300 Kilogram atau 3.863,3 ton. Jumlah itu sejak diterapkannya kebijakan PPKM Darurat hingga PPKM berlevel. 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, bansos tersebut disalurkan kepada masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19. 


"Selama periode 3 Juli sampai dengan 23 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 723.773 paket sembako dan 3.863.300 Kg (3.863,3 ton) beras," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Jakarta, Sabtu (24/7/2021).


Dalam pendistribusiannya, mantan Kapolda Banten ini memastikan bahwa, jajarannya telah melakukan pemetaan diwilayahnya masing-masing, sehingga pembagian bansos tersebut dipastikan tepat sasaran. 


Sigit menyebut, jajaran kepolisian telah diinstruksikan untuk terus bergerak aktif dan melakukan jemput bola dalam menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah, melalui TNI, Polri dan Kemensos. 


Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan, kata Sigit adalah telah dilaksanakannya patroli skala besar pembagian bansos kepada masyarakat di seluruh Polda jajaran bersama dengan TNI dan pihak terkait lainnya, tadi malam. 


Sigit menegaskan, patroli skala besar pembagian bansos, bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini. 


"Seluruh Polda jajaran bersama TNI dan stakeholder lainnya, akan terus bergerak melakukan pembagian bansos kepada masyarakat," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.


Sigit menekankan, TNI-Polri dan seluruh stakeholder lainnya bakal terus bekerjasama dan bergandengan tangan, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia. Diantaranya adalah, percepatan vaksinasi massal, penguatan PPKM Mikro, hingga penyaluran bansos. 


Oleh sebab itu, Sigit berharap kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Karena dengan begitu, salah satu upaya menekan kasus aktif Covid-19, yang belakangan ini mengalami peningkatan. 


"Semua ini kami lakukan demi keselamatan masyarakat bersama. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 cepat turun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas," ucap Sigit mengakhiri. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Luar Biasa Serbuan Vaksinasi Tahap 2 Berjumlah 1.545 Orang,Polres Bantaeng Bekerjasama Dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng,Berikut Daftar Gerai Vaksinasi Presisi


BN Online Bantaeng,--Polres Bantaeng dan seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Bantaeng laksanakan Vaksinasi Gratis tahap ke dua untuk usia 12 tahun ke atas.


Bertempat di Aula Endra Dharmalaksana  Polres Bantaeng,antusias masyarakat berbondong - bondong untuk di Vaksin yang berlangsung pada jam 08.00 wita sampai pada pukul 14.00 wita.


Dari pantauan Media ini,baik usia 12 tahun sampai orang tua,berbondong bondong dan menunggu antrian Vaksinasi Gratis di Polres Bantaeng.Dan  warga Tionghoapun turut serta di vaksin ini.


Polres Bantaeng bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dan PKM Kota bersama PKM Lasepang turur serta membantu dalam pelaksanaan Vaksinasi Gratis di Aula Mapolres Bantaeng,Jalan Sungai Bialo Kelurahan Malilingi Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng.Sabtu 24 Juli 2021.


Menurut Paur Humas Polres Bantaeng Aiptu Syamsuddin Latif yang sering disapa dengan sapaan akrabnya Pak Ato mengatakan pelaksanaan Vaksinasi ini di ikuti oleh ratusan masyarakat bantaeng,baik itu pelajar usia 12 tahun maupun usia diatasnya,bahkan dari warga tionghoapun turut serta dalam Vaksinasi ini untuk memutus mata rantai penularan Covid -19".Ucap Ato sapaan akrabnya ke media.


Kegiatan serbuan vaksin Nasional TNI dan Polri sehari 1 juta orang tahap 2 Tahun 2021 


Berikut Daftar Gerai Vaksinasi Presisi:

1.Gerai Vaksin Presisi PKM Labbo

Vaksin = 59  Orang

Dosis 1 =  27 Orang

Dosis 2 =  32 Orang

Sisa Vaksin =  22 Vial

Jumlah Vaksinator =  7 Orang


2. Gerai Vaksin Presisi PKM Dampang

Vaksin=  86 Orang

Dosis 1 = 38 Orang

Dosis 2 =  48 Orang

Sisa Vaksin =  45  Vial

Jumlah Vaksinator=  7   Orang


3.Gerai Vaksin Presisi PKM Campagaloe

Vaksin=  63 Orang

Dosisi  1=  29 Orang

Dosis 2 = 34 Orang

Pemakain = 7   Vial

Sisa Vaksin=  95  Vial

Jumlah Vaksinator= 7   Orang


4. Gerai Vaksin Presisi PKM Bissappu

Vaksin = 242 Orang

Dosis 1 =  96 Orang

Dosis 2 =  146 Orang

Pemakaian =  24 Vial

Sisa Vaksin = 112  Vial

Jumlah Vaksinator = 5 Orang


5. Gerai Vaksin Presisi PKM Baruga

Vaksin = 91 Orang

Dosis 1 = 33 Orang

Dosis 2 =  58 Orang

Pemakaian = 9 Vial

Sisa Vaksin = 30 Vial

Jumlah Vaksinator = 7 Orang


6. Gerai Vaksin Presisi PKM Lasepang

Vaksin= 72 Orang

Dosis 1 = 32 Orang

Dosis 2 = 40 Orang

Pemakaian = 7 Vial

Sisa = 14 Vial

Jumlah Vaksinator =  5  Orang

 

7. Gerai Vaksin Presisi PKM Ulugalung

Vaksin = 117 Orang

Dosis 1=  58 Orang

Dosis 2 = 59  Orang

Pemakaian = 13   Vial

Sisa = 92  Vial

Jumlah Vaksinator = 5 Orang


8. Gerai Vaksin Presisi PKM Sinoa

   Vaksin = 46  Orang

  Dosis 1 = 24 Orang

  Dosis 2 = 22 Orang

  Pemakaian = 5  Vial

  Sisa =  Vial

  Jumlah Vaksinator=   7 Orang


9. Gerai Vaksin Presisi PKM Pa'bentengang

 Vaksin = 269 Orang

 Dosis 1 = 199  Orang

 Dosis 2 = 70 Orang

Pemakaian = 27 Vial

Sisa = 35  Vial

Jumlah Vaksinator = 7 Orang


10. Gerai Vaksi Presisi Pkm Kota ( Aula Polres Bantaeng)

 Vaksin =   235 Orang

 Dosis 1= 111 Orang

 Dosis 2 = 124   Orang

Pemakaian = 23 Vial

Sisa = 97   Vial

Jumlah Vaksinator = 5 Orang


11. Gerai Vaksin Presisi PKM Moti

  Vaksin = 118 Orang

  Dosis 1 = 101 Orang

  Dosis 2 = 17 Orang

  Pemakaian = 12 Vial

 Sisa = 53 Vial

Jumlah Vaksinator = 7 Orang


12. Gerai Vaksin Presisi PKM Kassi-kassi

  Vaksin = 54 Orang

  Dosis 1 = 28 Orang

  Dosis 2 = 26 Orang

 Pakai = 6 Vial

Sisa = 42 Vial

Jumlah Vaksinator = 7 Orang


13. Gerai Vaksin Presisi PKM Loka

  Vaksin = 93 Orang

  Dosis 1 = 69 Orang

  Dosis 2 = 24 Orang

 Pakai  = 4 Vial

Sisa Vaksin = 68 Vial

Jumlah Vaksinator= 7 Orang

 

Jumlah Dosis 1 :  845 Orang

Jumlah Dosis 2 :   700  Orang

(Total :   1.545   Orang)


Jumlah keseluruhan adalah: 1.545 orang


Editor : Edhy BN


Tinjau Vaksinasi Massal Polda Sulsel Tahap Ke II , Kapolda Sulsel Optimis Target 63.900 Dosis Terpenuhi


BN Online Makassar,--Polda Sulsel menggelar vaksinasi tahap kedua di Asrama Haji Sudiang Makassar, Pelaksanaan Vaksinasi Tahap II juga serentak di laksanakan di seluruh Polres jajaran Polda Sulsel sebagai upaya menekan angka kasus COVID-19, Sabtu 24 Juli 2021.


Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam didampingi Pangkoops AU II , Wakil Walikota Makassar Kadis Kesehatan Propinsi Sulsel , dan beberapa PJU Polda Sulsel lainnya meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal Tahap II tersebut, mulai dari tahap pendaftaran, penyuntikan hingga observasi pasca-vaksin 


Dalam kesempatan melaksanakan teleconference bersama Kapolres jajaran , Kapolda Sulsel mengapresiasi jajarannya terkait tingginya animo masyarakat di daerah untuk melaksanakan vaksin 


Jenderal Bintang Dua itu optimis , target 63.900 dosis terpenuhi pada kegiatan vaksinasi massal Tahap II ini untuk seluruh Polres jajaran Polda Sulsel 


"Tolong sampaikan dan sosialisasikan secara luas pada masyarakat agar setelah divaksin untuk tetap menerapkan Protokol kesehatan dalam kesehariannya , dan juga agar dalam mengawal PPKM di wilayah agar dilaksanakan dengan humanis dan persuasif ,"pesan Kapolda Sulsel pada Kapolres saat teleconference


Selain itu kepada awak media Kapolda Sulsel menyampaikan harapannya untuk menyampaikan dan memberitakan hal-hal yang positif dan mengajak masyarakat ini untuk dapat mematuhi Protokol Kesehatan 


Ditemui saat kegiatan , Kasubbid Kespol Biddokkes Polda Sulsel AKBP Sally menjelaskan vaksinasi tahap kedua di Asrama Haji Sudiang ini untuk masyarakat yang telah divaksin pada tahap pertama beberapa waktu lalu, namun pihaknya juga tetap menyiapkan vaksin dosis pertama bagi masyarakat yang belum vaksin .


Ia mengatakan, telah menyiapkan 3.000 dosis vaksin pada vaksinasi tahap kedua yang diperuntukkan bagi masyarakat yang sudah divaksin tahap yang pertama ataupun yang akan di vaksin tahap pertama oleh Polda Sulsel.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan saat ditemui dalam giat tersebut, mengungkapkan Kegiatan vaksinasi massal COVID-19 tahap II tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Vaksinasi sehari satu juta orang , selain itu, juga berupa wujud transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan COVID-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.


Dijelaskannya, Pada kegiatan vaksin ini tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dengan memakai masker, menjaga jarak dan panitia juga menyediakan tempat cuci tangan 


Kemudian, lanjutnya , masyarakat yang divaksin juga diukur suhu tubuh serta persyaratan lain yang telah ditentukan sebagai syarat menerima vaksinasi.


E.Zulpan menghimbau masyarakat yang sudah divaksin agar tidak berkerumun.


"Untuk masyarakat yang sudah divaksin, meskipun sudah divaksin yang kedua tetap terapkan protokol kesehatan karena varian baru virus COVID-19 lebih cepat menularnya," tambahnya.


Editor : Edhy BN


 

Kapolda Jatim Bagikan Bansos Dan Ajak Masyarakat Satu Pemikiran


 

BN Online, Surabaya-- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin operasi yustisi aman nusa ll, pada Jumat malam (23/7/2021). Dalam operasi ini Kapolda membagikan Bantuan Sosial (Bansos) dan menghimbau kepada warga untuk tetap satu tujuan, dalam hal ini patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam melaksanakan prokes. 


Irjen Pol Nico Afinta memimpin apel dan operasi yustisi aman nusa ll. Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat khususnya para pedagang dipinggir jalan untuk mematuhi aturan yang telah diterapkan oleh pemerintah. 


"Kami melihat apakah protokol 5M dikerjakan atau tidak, kalau ada masyarakat yang tidak menggunakan masker, maka kami akan memberikan masker untuk selalu digunakan khususnya dalam situasi PPKM," tandasnya usai memberikan Bansos kepada warga di Jalan Tidar, Surabaya. 


Selain itu, Kapolda juga memberikan bantuan beras dan sembako kepada masyarakat yang terdampak PPKM, hal ini dilakukan juga oleh seluruh jajaran polda Jawa Timur. 


"Kami mengharapkan kepada masyarakat dalam masa-masa saat ini, untuk bersinergi dengan seluruh aparat termasuk Polisi. Kami Polda Jatim dengan Kodam V Brawijaya dan Pemprov akan selalu bersinergi bekerjasama bersama masyarakat," paparnya di hadapan awak media. 


"Kalau masyarakat ikut dengan kami untuk mematuhi program-program ini saya yakin itu semua bisa kita lewati. Karena ini tergantung dari disiplin kita Untuk mematuhi 5M," tambahnya 


Selanjutnya, Kapolda mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki gejala covid atau yang belum vaksin, segera melapor ke Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas. Karena sudah disiapkan tim tracing, tim testing serta obat-obatan. 


"Jadi ingat masyarakat, ayo kita bersama-sama pemerintah, saya bersama Pangdam, dan Ibu Gubernur akan selalu bersama-sama masyarakat untuk menghadapi pandemi covid," kata Kapolda Jatim. 


Kapolda Jatim mengibaratkan seperti mengendarai angkutan umum, bersama-sama seperti mengendaraai kendaraan, se-iya, sekata, sejalan, ada sopir, kenek, dan penumpang. Sopir dan Keneknya itu diibaratkan seperti pemerintah, sedangkan penumpangnya adalah masyarakat. 


"Mobil bisa berjalan kalau Sopir, kenek, dan penumpangnya mempunyai tujuan yang sama. Untuk itu kami hadir, untuk menyelamatkan kita semua dengan patuh terhadap 5M," Pungkasnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Pengunggah Video Bendera Putih Di Ampel Minta Maaf


 

BN Online, Surabaya-- Terkait video yang beredar di media sosial 2 hari yang lalu, seorang pria mengaku warga Ampel Surabaya, telah mengibarkan bendera putih sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. Jumat sore (23/07/2021), pria tersebut telah meminta maaf atas video yang di unggahnya karena menimbulkan keresahan di masyarakat. 


Didalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu, menampilkan seorang pria yang diketahui bernama Fahim Attamimi, membuat video warga Ampel, Jalan Sasak Surabaya, mengibarkan bendera putih, sebagai bentuk protes, saat diberlakukan PPKM darurat, lantaran usahanya sebagai pedagang baju muslim di kawasan tersebut menurun.


Sementara warga Ampel sendiri mayoritas mendukung PPKM level 4 dan taat prokes. Warga Ampel juga kurang berkenan dengan adanya video tersebut. Selain itu, Fahim Attamimi sendiri diketahui bukan warga Ampel, melainkan warga Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya. 


Kendati demikian, Fahim telah menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada masyarakat, atas video yang diunggahnya di berbagai media sosial dan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat itu. 


Permohonan maaf Fahim disampaikan melalui video berdurasi 1 menit 28 detik, yang mengatakan dirinya meminta maaf kepada elemen masyarakat, dan mengapresisasi pemerintah atas penanggulangan covid-19. 


"Saya Fahim, terkait viralnya video saya, saya ingin memberikan klarifikasi. Yang pertama saya meminta maaf kepada elemen masyarakat, bila mana video saya yang menampilkan bendera putih dikawasan ampel tersebut membuat keresahan ditengah masyarakat, dan yang kedua saya mengapresiasi kepada pemerintah atas penanggulangan covid-19," ucap Fahim dalam kutipan video permintaan maafnya. 


Selanjutnya, Fahim bersepakat atas kesadaranya mencopot bendera putih yang dipasangnya, dan mendukung PPKM level 4 di wilayah Ampel, karena ia menyadari wilayah Ampel padat berpotensi sebaran covid- 19, mereka juga berterima kasih atas bantuan sembako bapak Kapolri yang diberikan oleh Polda Jatim kepada waga Ampel, karena dapat meringankan beban masyarakat saat pandemi ini. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

TNI-Polri Dukung Vaksinasi Covid-19 Di Tempat Wisata Cimory Prigen


BN Online, Pasuruan-- Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si Dandim 0819 Pasuruan dan Muspika Prigen mendukung sekali terselenggaranya  program Gerai Vaksinasi Presisi Covid-19 di Lokasi Wisata Cimory Dairyland.


Melansir humas respas, jum'at (23/07/2021), dia mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi Kolaborasi kegiatan Gerai vaksin Presisi dengan Cimory Dairyland dan menilai langkah tersebut sangat cerdas.


Menurut Erick, pemanfaatan tempat wisata sebagai sentra vaksinasi dapat menghibur para penerima vaksin dengan memanjakan mata, serta para tenaga kesehatan bisa bekerja sambil  beristirahat menikmati fasilitas tempat wisata yang disajikan Cimory


“Saya mendorong agar destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif juga mengambil inisiatif. Seperti di Pintu Langit, Taman Safari, D'Gunungan, Water Park Taman Dayu dan Saygon serta lokasi wisata lainnya  untuk menjadi sentra vaksinasi,” tuturnya di Cimory Milk museum.



Lebih lanjut, menurutnya saat ini semuanya harus bersama-sama membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi guna menekan angka penyebaran Covid-19.

“Karena, bisa dipastikan masyarakat yang terkena mayoritas adalah yang belum divaksin,” sambung Erick yang berpangkat dua Melati dipundak ini.


Vaksinasi di tempat wisata Cimory Dairyland ini didukung 16 tenaga medis Puskesmas Prigen termasuk 5 Vaksinator dan 60 tenaga dari Cimory dikerahkan untuk mengsukseskan Gerai Vaksin Presisi agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan masyarakat bisa terhibur sambil menikmati indahnya suasana alam yang disajikan Cimory' Ujar Yos selaku General Manager Cimory.


Disela-sela kunjungannya, Camat Prigen Tri Krisno Astuti, S.Sos., M.M yang berpenampilan energik dan Humanis ini. Menyampaikan, kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan pada hari Jum'at (23/7) pukul 09.00 WIB. Saat ini ada 400 peserta program vaksinasi yang sebagian besar adalah warga Kecamatan Prigen, pungkasnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Instruksi Kapolri Patroli Skala Besar,Polres Bantaeng Bergerak Cepat,Himbau Protokol Kesehatan


BN Online Bantaeng,--Menindak lanjuti Instruksi Kapolri tentang pelaksanaan Patroli Skala Besar malam ini,  Jum'at 23 Juli 2021 pukul 21.00 wita agar seluruh Jajaran Polda dan Polres melaksanakan Patroli Skala Besar, Polres Bantaeng melaksanakan Patroli Skala Besar yang diawali dengan Apel malam dipimpin oleh Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar SIK MSI. 


Kegiatan dihadiri oleh Waka Polres, Para Kasat, Perwira Staf serta Personil Gabungan Polres Bantaeng.


Dalam arahannya Kapolres Bantaeng berpesan dan menekankan kepada Personil yang ikut kegiatan Patroli agar memberikan Himbauan dan Edukasi kepada warga untuk tetap memperhatikan Protokol Kesehatan sekaligus membagi bagikan Paket Bansos kepada warga yang kurang berkecukupan.


Malam ini kita melaksanakan Patroli skala besar untuk menghimbau masyarkat untuk patuh terhadap prokes sekaligus kita membagikan sembako kepada warga Bantaeng yang kurang mampu.


Usai pelaksanaan Apel, Kapolres Bantaeng bersama Personil langsung menuju Kawasan Pantai Seruni dan memberikan Himbauan sekaligus Paket sembako kepada Tukang Parkir.


Selanjutnya Tim Patroli mendatangi sentra kuliner Pantai Seruni dan memberikan Himbauan Prokes.


Tak lupuk dari perhatian, para tukang becak yang mangkal di sekitar pertokoan jalan manggis juga mendapatkan paket sembako yang dibagikan oleh Tim Patroli Polres Bantaeng


Kami dari Tim Patroli Polres Bantaeng mengharap dukungan oleh para pengunjung agar tetap mematuhi Prokes guna memutuskan Penyebaran Covid 19 khususnya di wilayah Kab Bantaeng, Ucap Kasat Sabhara AKP Syamsul Bahri S.Sos MM.


Editor : Edhy BN


Jumat, 23 Juli 2021

Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli Skala Besar Sambil Bagikan Bansos Untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat





BN Online, Pasuruan Kota-- Dampak pemberlakuan PPKM Darurat telah banyak dirasakan para pelaku usaha kecil dan sektor riil lainnya di wilayah Kota Pasuruan. Salah satunya para pedagang kaki lima (PKL) dan tukang becak yang berada di sejumlah titik di Kota Pasuruan.


Berkurangnya mobilitas warga serta pembatasan jam operasional kegiatan semua usaha, membuat para pedagang yang menempati lokasi jualan non permanen tersebut, terpaksa harus rela kehilangan penghasilannya.


Guna meringankan beban para PKL yang ikut terdampak pemberlakuan PPKM Darurat, Polres Pasuruan Kota dan Polsek Jajaran bersama Kodim 0819 Pasuruan, Satpol PP serta Dishub Kota Pasuruan memberikan bantuan sosial kepada para PKL yang ada di sejumlah lokasi di Kota Pasuruan, Jumat (23/07/2021).


Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman S.I.K M.SI menyampaikan, sektor usaha yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat seperti PKL dan usaha warung tenda sangat membutuhkan bantuan, setelah mereka tidak dapat berjualan secara maksimal. Karena adanya instruksi dari Walikota Pasuruan kepada para PKL agar selama pelaksanaan PPKM Darurat tidak melayani pembelian makan di tempat dan mereka harus menutup usahanya lebih cepat dari biasanya.  


Untuk itu, di sela kegiatan patroli besar penegakan disiplin protokol kesehatan dan pelaksanaan PPKM Darurat, Polres Pasuruan Kota juga memberikan bantuan sosial kepada Pedagang Kaki Lima (PKL).


"Malam ini Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli skala besar serentak seluruh Indonesia atas perintah Bapak Kapolri melalui Kapolda Jatim. Kami melakukan patroli skala besar sekaligus membagikan bantuan sosial kepada pedagang pedagang kecil yang berada di seputaran Kota Pasuruan. Mudah mudahan dengan bantuan yang mungkin tidak seberapa ini, namun Insya Allah bisa membantu dan meringankan para pedagang kecil ini dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan memang saat ini masa sulit mohon pengertian seluruh masyarakat khususnya Kota Pasuruan untuk tetap menaati peraturan protokol kesehatan dan mudah mudahan Allah SWT segera mengangkat wabah Pandemi dari Indonesia," jelas AKBP Arman.


“Sasaran kami adalah masyarakat yang langsung terdampak PPKM Darurat ini, seperti PKL, penjual nasi goreng dorongan serta pemilik warung tenda dan para tukang becak seperti yang ada di Jalan sumatra, jalan niaga raya," jelasnya.


Kapolres juga menambahkan, melalui bantuan sosial tersebut dapat meringankan beban para pelaku usaha kecil dan para PKL dan masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Pasuruan. Sehingga mereka bisa patuh dan dapat melaksanakan berbagai ketentuan PPKM Darurat.


“Semoga bantuan tersebut bermanfaat buat mereka dan kami tetap mengimbau kepada para pedagang/PKL dan tukang becak untuk bersabar, taat dan patuh aturan pemerintah, selama PPKM Darurat," tutupnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini



BN Online, Jakarta-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos), nanti malam, ke masyarakat. 


Sigit mengungkapkan, patroli skala besar pembagian bansos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


"Kepada jajaran Polda dan Polres, pada pukul 21.00 WIB nanti agar melaksanakan kegiatan apel dan dilanjutkan patroli skala besar penyaluran bantuan sosial," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, jajaran Polda dan Polres nantinya akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya. 


Menurut Sigit, penyerahan bansos yang disalurkan Pemerintah melalui TNI-Polri bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini. 


"Semua upaya yang kami lakukan ini demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. Semoga semua yang kami lakukan ini menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua," ucap Sigit. 


Dalam melakukan patroli skala besar yang disertai pembagian bansos, Sigit menekankan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. 


Sebelumnya, Sigit telah menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk, melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. Menurutnya, hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali.


"TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19," ucap Sigit.


Sigit juga mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 


Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial. 


"Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran," tutup mantan Kabareskrim Polri ini. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini


BN Online Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos), nanti malam, ke masyarakat. 


Sigit mengungkapkan, patroli skala besar pembagian bansos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


"Kepada jajaran Polda dan Polres, pada pukul 21.00 WIB nanti agar melaksanakan kegiatan apel dan dilanjutkan patroli skala besar penyaluran bantuan sosial," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat 23 Juli 2021.


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, jajaran Polda dan Polres nantinya akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya. 


Menurut Sigit, penyerahan bansos yang disalurkan Pemerintah melalui TNI-Polri bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini. 


"Semua upaya yang kami lakukan ini demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. Semoga semua yang kami lakukan ini menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua," ucap Sigit. 


Dalam melakukan patroli skala besar yang disertai pembagian bansos, Sigit menekankan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. 


Sebelumnya, Sigit telah menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk, melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. Menurutnya, hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali.


"TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19," ucap Sigit.


Sigit juga mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 


Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial. 


"Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran," tutup mantan Kabareskrim Polri ini.


Editor : Edhy BN


Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19


BN Online Jakarta,- Korbinmas Baharkam Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Model Pemolisian di Era Pandemik Guna Penanggulangan Persebaran Covid-19 Dalam Rangka Mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional'. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, soal prinsip pemolisian di era pandemi Covid-19. Diantaranya adalah, hubungan dengan masyrakat yang lebih personal, proaktif memantau dan melayani masyarakat dengan stakeholder terkait.


"Menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, kesetaraan antara pengembang Polri dan masyarakat, akuntabilitas, menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan stakholder dan masyarakat, transparansi informasi yang akurat sebagai hoax-buster, partisipasi Polri dan nasyarakat dalam penanggulangan Covid-19," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat 23 Juli 2021.


Tak hanya itu, Argo menyebut dalam penerapan PPKM Level 4 dewasa ini polisi harus memastikan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. 


"Tugas polisi memastikan bahwa segala ketentuan selama PPKM 4 ini dipatuhi sesuai regulasi, tetapi tidak selalu bersikap koersif. Tidak boleh mematikan ekonomi tetapi memastikan transaksi antar masyarakat dipastikan sudah sesuai prosedur kesehatan," ujar Argo.


Argo menekankan, polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon secara pertama keadaan darurat dan secara sadar perlu mengadopsi manajemen bencana-termasuk pengurangan risiko bencana-sebagai salah satu solusi. Selain itu, kata Argo, kondisi pertumbuhan ekonomi sampai saat ini cenderung flutuatif namun masih menunjukkan trend naik.


"PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Dengan ditunjang oleh vaksinasi untuk menambah sistem immune. Data vaksinasi menunjukkan bahwa mesikpun belum maksimal tapi mengalami trend kenaikan jumlah vaksinasi," ucap Argo. 


Adapun peran Polri dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi Covid-19, menurut Argo, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi prokes 5M, dstribusi bantuan sosial dan pembagian masker, operasi yustisi disiplin prokes.


Lalu, pelaksanaan 3T, penyekatan PPKM, penegakan hukum, mendukung vaksinasi Covid-19, pendampingan. 


Dikesempatan yang sama, Guru Besar Psikologi Sosial FPSI UI Hamdi Muluk menyebut, peran Polri dengan paradigma baru di masa Pandemi ini adalah pemolisian komunitas yang faktor keberhasilannya antara lain, dukungan dan komitmen Polri, mengurangi budaya power oriented, adanya servant leadership, tasa percaya masyarakat, community Skill, assessment, communication, networking dan omitmen afektif dari anggota Babinkamtibmas.


"Edukasi Masyarakat di level Mikro 

Karena fokus penanganan covid berada unit mikro, desa/kel, RT/RW maka Bhabinkamtibmas harus punya jejaring komunikasi di komunitas. Membuat pola jejaring komunikasi san kolaborasi dengan stakeholder lain sampai ke tingkat RT," ujarnya. 


Sedangkan, Dosen Sosiologi UNJ Robertus Robert mengatakan, pandemi ini dapat dilewati dengan 4 hal, yaitu leadership berperan penting dalam ambil kebijakan penanggulangan Pandemi, otoritas medis yang kuat memprioritas pendekatan saintifik. 


Lalu, partisipasi masyarakat menjadi penting untuk menjaga efektivitas kebijakan Pemerintah. Partisipasi masyarakat terbangun berdasarkan Trust, kemampuan membangun kerjasama internasional, karena pandemi ini bersifat global, maka kerjasama internasional harus dibangun.


"Polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon pertama keadaan darurat. Polisi perlu mengadopsi manajemen bencana, termasuk pengurangan risiko bencana sebagai salah satu solusi. Di era pandemi Polisi perlu menerapkan soft skill melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif," ucapnya.


Ekonom Direktur SKSG UI, Athor Subroto menjelaskan, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pandemi maka yang harus diupayakan adalah suku bunga acuan dijaga agar tetap rendah, diharapkan bisa lebih ditekan turun untuk menjaga investasi.


"Pengendalian Pandemi, berdamai dengan situasi, peningkatan kapasitas RS, hal ini paling urgent untuk peningkatan Bed dan Oxygen, percepatan vaksinasi atau Herd Immunity," tuturnya.


PPKM bisa dilonggarkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi diantaranya, Stimulus Fiskal (Insentif Pajak), Cast Transfer (Bantuan Tunai), In Kind Transfer (Bansos) dan Pembangunan Infrastrukutur


Disisi lain, Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat Universitas of Derby, Inggris Dono Widiatmoko menyatakan, virus Covid-19 ini tidak akan hilang tapi  belajar dari sejarah pandemi, Evolusi tetap akan terjadi. Namun sampai saat ini memang belum tahu kemana covid-19 akan bermutasi.


"Vaksinasi penting untuk melatih tubuh kita terhadap virus yang akan masuk ke tubuh kita. Ini mencegah kondisi dampak yang lebih buruk dan mengurangi resiko kematian setelah terpapar Virus Covid-19. PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah pencegahan yg merupakan tugas penting Polri," tutupnya.


Editor : Edhy BN


Polri Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tanggal 24 Juli


 

BN Online, Jakarta-- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat tak terhasut dengan ajakan aksi unjuk rasa serentak di media sosial (medsos) pada tanggal 24 Juli 2021. Pasalnya ajak itu berpotensi terjadi kerumunan dan akan menambah penularan Covid-19.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, imbauan tersebut disampaikan karena saat ini jumlah Covid-19 terus melonjak. Dengan adanya demonstrasi, potensi menciptakan kerumunan bakal terjadi, yang nantinya semakin memperburuk laju pertumbuhan virus corona.


"Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi," kata Argo saat dihubungi, Jumat (23/7/2021).


Jenderal bintang dua itu menyebut, saat situasi seperti ini penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara daring. "Bisa dilakukan dengan audiensi atau dilakukan dalam bentuk FGD online," ujar Argo. 


Dia mengatakan, aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas apabila kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum. "Kalau memang dilakukan, mengganggu ketertiban umum ya kami amankan," ucap Argo. 


Diketahui, beredar di media sosial mengenai percakapan persiapan aksi serentak yang hendak dilakukan oleh elemen masyarakat sipil di Semarang dan beberapa wilayah lain. 


Disebutkan bahwa aksi tersebut akan dilakukan selama berhari-hari dan tidak membawa suatu identitas golongan ataupun kelompok. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19


 

BN Online, Jakarta-- Korbinmas Baharkam Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Model Pemolisian di Era Pandemik Guna Penanggulangan Persebaran Covid-19 Dalam Rangka Mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional'. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, soal prinsip pemolisian di era pandemi Covid-19. Diantaranya adalah, hubungan dengan masyrakat yang lebih personal, proaktif memantau dan melayani masyarakat dengan stakeholder terkait.


"Menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, kesetaraan antara pengembang Polri dan masyarakat, akuntabilitas, menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan stakholder dan masyarakat, transparansi informasi yang akurat sebagai hoax-buster, partisipasi Polri dan nasyarakat dalam penanggulangan Covid-19," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).


Tak hanya itu, Argo menyebut dalam penerapan PPKM Level 4 dewasa ini polisi harus memastikan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. 


"Tugas polisi memastikan bahwa segala ketentuan selama PPKM 4 ini dipatuhi sesuai regulasi, tetapi tidak selalu bersikap koersif. Tidak boleh mematikan ekonomi tetapi memastikan transaksi antar masyarakat dipastikan sudah sesuai prosedur kesehatan," ujar Argo.


Argo menekankan, polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon secara pertama keadaan darurat dan secara sadar perlu mengadopsi manajemen bencana-termasuk pengurangan risiko bencana-sebagai salah satu solusi. Selain itu, kata Argo, kondisi pertumbuhan ekonomi sampai saat ini cenderung flutuatif namun masih menunjukkan trend naik.


"PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Dengan ditunjang oleh vaksinasi untuk menambah sistem immune. Data vaksinasi menunjukkan bahwa mesikpun belum maksimal tapi mengalami trend kenaikan jumlah vaksinasi," ucap Argo. 


Adapun peran Polri dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi Covid-19, menurut Argo, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi prokes 5M, dstribusi bantuan sosial dan pembagian masker, operasi yustisi disiplin prokes.


Lalu, pelaksanaan 3T, penyekatan PPKM, penegakan hukum, mendukung vaksinasi Covid-19, pendampingan. 


Dikesempatan yang sama, Guru Besar Psikologi Sosial FPSI UI Hamdi Muluk menyebut, peran Polri dengan paradigma baru di masa Pandemi ini adalah pemolisian komunitas yang faktor keberhasilannya antara lain, dukungan dan komitmen Polri, mengurangi budaya power oriented, adanya servant leadership, tasa percaya masyarakat, community Skill, assessment, communication, networking dan omitmen afektif dari anggota Babinkamtibmas.


"Edukasi Masyarakat di level Mikro Karena fokus penanganan covid berada unit mikro, desa/kel, RT/RW maka Bhabinkamtibmas harus punya jejaring komunikasi di komunitas. Membuat pola jejaring komunikasi san kolaborasi dengan stakeholder lain sampai ke tingkat RT," ujarnya. 


Sedangkan, Dosen Sosiologi UNJ Robertus Robert mengatakan, pandemi ini dapat dilewati dengan 4 hal, yaitu leadership berperan penting dalam ambil kebijakan penanggulangan Pandemi, otoritas medis yang kuat memprioritas pendekatan saintifik. 


Lalu, partisipasi masyarakat menjadi penting untuk menjaga efektivitas kebijakan Pemerintah. Partisipasi masyarakat terbangun berdasarkan Trust, kemampuan membangun kerjasama internasional, karena pandemi ini bersifat global, maka kerjasama internasional harus dibangun.


"Polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon pertama keadaan darurat. Polisi perlu mengadopsi manajemen bencana, termasuk pengurangan risiko bencana sebagai salah satu solusi. Di era pandemi Polisi perlu menerapkan soft skill melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif," ucapnya.


Ekonom Direktur SKSG UI, Athor Subroto menjelaskan, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pandemi maka yang harus diupayakan adalah suku bunga acuan dijaga agar tetap rendah, diharapkan bisa lebih ditekan turun untuk menjaga investasi.


"Pengendalian Pandemi, berdamai dengan situasi, peningkatan kapasitas RS, hal ini paling urgent untuk peningkatan Bed dan Oxygen, percepatan vaksinasi atau Herd Immunity," tuturnya.


PPKM bisa dilonggarkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi diantaranya, Stimulus Fiskal (Insentif Pajak), Cast Transfer (Bantuan Tunai), In Kind Transfer (Bansos) dan Pembangunan Infrastrukutur


Disisi lain, Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat Universitas of Derby, Inggris Dono Widiatmoko menyatakan, virus Covid-19 ini tidak akan hilang tapi  belajar dari sejarah pandemi, Evolusi tetap akan terjadi. Namun sampai saat ini memang belum tahu kemana covid-19 akan bermutasi.


"Vaksinasi penting untuk melatih tubuh kita terhadap virus yang akan masuk ke tubuh kita. Ini mencegah kondisi dampak yang lebih buruk dan mengurangi resiko kematian setelah terpapar Virus Covid-19. PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah pencegahan yg merupakan tugas penting Polri," tutupnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin