Jumat, 17 April 2026

Polres Bantaeng Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Kedisiplinan dan Profesional

BN Online Bantaeng – Kepolisian Resor Bantaeng menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Bantaeng. Upacara ini diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, serta bintara Polres Bantaeng. Jum'at (17/4/2026)


Bertindak selaku inspektur upacara Wakapolres Bantaeng KOMPOL Andi Ikbal, S.Pd., M.H., pimpinan upacara menyampaikan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai sarana refleksi, evaluasi, dan peningkatan kinerja seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dalam arahannya, disampaikan bahwa seluruh personel Polres Bantaeng diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Lebih lanjut, personel diminta untuk meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam deteksi dini, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. 


Selain itu, upaya pencegahan terhadap potensi kejahatan konvensional serta tindak kriminalitas jalanan harus dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.


Melalui Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, diharapkan seluruh personel Polres Bantaeng semakin profesional, disiplin, dan responsif dalam menjalankan tugas, sehingga masyarakat Kabupaten Bantaeng dapat diberi jaminan keamanan dalam beraktifitas dengan aman, nyaman, dan kondusif.


Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar pelaksanaan tugas ke depan senantiasa diberikan kelancaran dan perlindungan.

 

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Distribusi Benih Unggul


BN Online Bantaeng, - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyerahkan benih padi unggul kepada petani dan uji rasa sembilan varietas adaptif iklim, di UPTD Balai Benih Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Desa Biangkeke Kecamatan Pa'jukukang Kabupaten Bantaeng, Kamis (16/4).


Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani. Program ini diharapkan mampu memberikan hasil produksi yang lebih baik dan berkelanjutan.


Bupati Bantaeng, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari program prioritas Kabupaten Bantaeng, yaitu mewujudkan Kabupaten Bantaeng yang mandiri benih.


"Jika kita lihat, Kabupaten Bantaeng diarahkan menjadi kabupaten benih berbasis teknologi. Program ini telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dan berlanjut pada tahap kedua di tahun 2026, di mana kita sudah mulai melakukan penyebaran benih kepada petani," ujarnya.


Dikatakannya, bahwa penyaluran benih dilakukan dengan perhitungan sekitar 25 kg per hektare, yang terdiri dari delapan varietas padi. Pembagian ini merupakan kelanjutan dari program mandiri benih yang telah dilaksanakan sejak tahun 2025.


"Ternyata banyak petani yang terbantu dengan adanya program mandiri benih ini. Pertama, dari segi kualitas benih yang dihasilkan alhamdulillah cukup baik," katanya.


Bupati menambahkan, produksi benih secara massal masih dilakukan secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Bantaeng menargetkan pada tahun 2028 kebutuhan benih untuk seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng sudah dapat terpenuhi.


Menurutnya, para penerima benih yang berasal dari kelompok tani, termasuk anggota KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), diharapkan dapat rutin melaporkan perkembangan tanaman kepada petugas penyuluh lapangan (PPL).


Hal tersebut penting karena program ini juga menjadi bagian dari riset untuk mengetahui kesesuaian varietas dengan kondisi lahan di masing-masing wilayah.


"Kita ingin melihat varietas mana yang paling cocok di setiap kecamatan, karena kondisi tanah di setiap desa dan kelurahan berbeda. Dari hasil itulah nanti kita tentukan varietas yang akan diproduksi secara massal," jelasnya.


Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan bahwa pada tahun ini petani berpotensi menghadapi tantangan cuaca ekstrem, sebagaimana informasi dari BMKG, yang memprediksi kemungkinan terjadinya musim kemarau panjang. Ia meminta Dinas Pertanian untuk segera berkoordinasi dengan kelompok tani guna mencari solusi atas potensi krisis air, terutama di wilayah pertanian tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan.


Bupati juga menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi sektor yang menjanjikan, bahkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang di sektor industri.

"Sektor pertanian justru semakin bangkit. Tugas pemerintah adalah mendukung kebutuhan petani agar produksi tetap terjaga," katanya.


Ia menyebut, hasil panen dari penggunaan benih unggul pada program sebelumnya menunjukkan produktivitas yang cukup baik, dengan hasil panen berkisar antara 6 ton hingga 8,6 ton per hektare. Pada kegiatan tersebut, total benih yang disalurkan mencapai 2,5 ton, sebagai bagian dari program jangka panjang pengembangan kemandirian benih di Kabupaten Bantaeng.


Usai menyerahkan benih, Bupati Bantaeng Launching Inovasi "Lamung Bine" (Layanan Mandiri Benih Unggul Berbasis Teknologi). Melalui inovasi ini tidak hanya mempermudah akses informasi dan distribusi benih, serta menjamin mutu dan kemurnian varietas, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengarahkan petani agar tidak hanya mengubah pola pikir tetapi mampu menghasilkan panen dan pada akhirnya berdampak langsung  pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.


Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Unsur Forkopimda diantaranya, Pasandi Dim 1410/Bantaeng mewakili Dandim 1410/Bantaeng Lattu CBA Makmur, Kabag SDM Polres Bantaeng Mewakili Kapolres Bantaeng Kompol A. Rachim, para OPD terkait, Camat Pa'jukukang, Kepada Desa Biangkeke, Direktur PT. Bantaeng Sinergi Cemerlang PERSERODA Muhammad Iqbal, serta para kelompok tani.

‎Bupati Bantaeng Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Strategis dengan Mitra Jepang ‎


BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Provide Group Incorporated dan Hayama Capital Partners Incorporated dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 2 Gedung Seruni, Kabupaten Bantaeng, Rabu 15 April 2026.

‎Penandatanganan tersebut merupakan langkah awal dalam membangun kerja sama strategis komprehensif yang mencakup sektor sumber daya manusia, perikanan, dan sumber daya mineral.

‎Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa kunjungan delegasi dari Jepang membawa sejumlah agenda penting, salah satunya adalah program kerja sama antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia dalam pengiriman tenaga kerja magang ke Jepang.

‎“Program ini difokuskan pada usia produktif. Untuk tahap awal tahun ini, kita menargetkan pengiriman kurang lebih 100 orang tenaga magang ke Jepang,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia sebelum diberangkatkan, sehingga pelibatan lembaga pelatihan seperti BPVP/BLK dan institusi pendidikan menjadi hal yang sangat strategis.

‎“Calon tenaga kerja yang akan kita kirim tentu tidak bisa tanpa bekal. Mereka harus melalui proses pelatihan terlebih dahulu agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di Jepang,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Bupati Bantaeng menjelaskan bahwa terdapat beberapa sektor di Jepang yang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja, salah satunya adalah sektor pertanian.


Melalui kerjasama ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat membuka peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi internasional.

‎Acara tersebut turut dihadiri oleh CEO Provide Group Incorporated dan Hayama Capital Partners Incorporated, Mr. Ken Hayama, General Manager kedua perusahaan, Mr. Matsuoka Seiya, CEO PT Indonesia Nippon Anugerah, Romi Candra, Kepala BPVP Bantaeng, Direktur AKOM atau yang mewakili, Prof.Dr. Ir. H. Muh.Nurdin Abdullah beserta Ibu Ir.Liestiaty Fachruddin serta para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Kamis, 16 April 2026

Dorong Perkembangan Dunia Desain Kreatif, Pemkab Bantaeng Dan Universitas Ciputra Kampus Kota Makassar Tandatangai MoU


BN Online Makassar,- Dalam rangka mendorong peran aktif mahasiswa dalam membangun ruang ekspresi kreatif yang inklusif dan berdaya saing, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Ciputra - Kampus Kota Makassar, menggandeng Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang ditandai dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding yang diselenggarakan di Universitas Ciputra - Kampus Kota Makassar, Jl. Sunset Boulevard, CitraLand City CPI, Makassar, Rabu (15/4).


Kegiatan tahunan ini bertajuk Kasat Mata 2026 dengan mengangkat tema "Dialectical Euphoria" yang mana bertujuan mendorong perkembangan dunia desain dan kreatif, khususnya di kawasan Indonesia Timur. 


Pembukaan sekaligus penandatanganan MoU terkait pengembangan Desa Kreatif di Kabupaten Bantaeng tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin. 


Kegiatan tersebut mencakup program utama sebagai berikut : Mata-Mata - pameran karya mahasiswa; Kisi-Kisi - sesi berbagi pengetahuan bersama praktisi dan profesional; dan Reka-Reka - workshop kolaboratif lintas disiplin yang berlangsung pada tanggal 15 - 17 April 2026.

Rutan Bantaeng Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone Lewat Apel dan Deklarasi


BN Online Bantaeng – Rutan Kelas IIB Bantaeng kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal melalui kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan deklarasi ikrar, Kamis (16/04/2026).


Kegiatan yang berlangsung di halaman Rutan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas. Dalam suasana yang khidmat, para petugas secara bersama-sama mengucapkan ikrar sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, menekankan pentingnya menjaga integritas serta konsistensi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, komitmen untuk menciptakan Rutan yang bebas dari narkoba dan handphone ilegal bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran.


Ia juga mengingatkan bahwa setiap petugas memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran di dalam Rutan.


Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan seluruh petugas semakin memperkuat komitmen serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas sehari-hari, demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Polres Bantaeng Menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani berskala Semester 1 Tahun 2026



BN Online Bantaeng- Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kemampuan serta kebugaran fisik anggota, Polres Bantaeng Polda Sulsel melaksanakan kegiatan Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026 pada Kamis dan Jumat 16 - 17 April 2026, bertempat di Lapangan apel assiama Mapolres Bantaeng.


Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita dan berlangsung hingga selesai dengan suasana yang tertib, aman, dan kondusif. Uji kesamaptaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, sebagai bentuk evaluasi terhadap kemampuan fisik dan kesehatan jasmani seluruh personel Polri, khususnya jajaran Polres Bantaeng.


Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., melalui Kabag SDM KOMPOL Abdul Rahim, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang wajib diikuti oleh seluruh personel Polri baik perwira maupun bintara sesuai ketentuan yang berlaku.


“Tes kesamaptaan jasmani ini dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi fisik yang sehat dan prima, sehingga siap menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kompol Abdul Rahim.


Ia menjelaskan, materi tes kesamaptaan jasmani meliputi lari 12 menit untuk mengukur daya tahan jantung dan paru, push up dan pull up untuk menguji kekuatan serta daya tahan otot lengan, sit up untuk menilai kekuatan otot perut, serta shuttle run guna mengukur kelincahan dan kecepatan gerak personel. Seluruh rangkaian tes tersebut dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.


"Uji kesamaptaan jasmani ini bukan hanya sebagai bentuk penilaian rutin, tetapi juga sebagai salah satu indikator kesiapan personel Polri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang menuntut fisik prima dan daya tahan tinggi," ujar perwira satu melati tersebut.


Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan dalam uji kesamaptaan ini meliputi, Lari 12 menit, Push up, Sit up, Pull up, Shuttle run dan ujian bela diri Polri.


Sebelum pelaksanaan inti, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan detak jantung dan tensi setelah itu lanjut ke sesi pemanasan, perenggangan otot sebelum memulai tes serta doa bersama guna memastikan kondisi tubuh tetap prima dan menghindari cedera saat pelaksanaan.


Melalui kegiatan ini, Polres Bantaeng memastikan bahwa setiap personel memiliki kondisi fisik yang ideal, siap menghadapi tantangan tugas, dan tentunya sehat secara jasmani.


Kegiatan ini berjalan lancar, penuh semangat, serta menunjukkan antusiasme dan keseriusan personel Polres Bantaeng dalam menjaga kebugaran dan profesionalisme sebagai aparat penegak hukum.


Rabu, 15 April 2026

Kolaborasi TP. PKK Kabupaten Bantaeng dengan Dinas Ketahanan Pangan, GPM Rabu Menyapa


BN Online Bantaeng,--- Dalam rangka menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan serta pengendalian Inflasi daerah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng kembali menggelar Show Pangan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Rabu Menyapa. 


Kegiatan ini dilaksanakan di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Jl. Ratulangi no 119 Bantaeng dengan menghadirkan produk-produk  Pangan strategis dan pangan olahan dengan harga terjangkau dari Bulog, Pokja III TP PKK Kab. Bantaeng, Kios Tani BUTTATOA dan para UMKM. 


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Ir. Hj. Rahmania A., MP bersama TP. PKK Kabupaten Bantaeng  diwakili oleh Ketua Pokja III Hj. Maemunah, SP., Sekretaris Pokja III Asniati Ninra, SP., dan anggota Pokja III Ir. Mulawaty Tj. Mappuna, Asni Juhaeni, SP dan Hukmayanti, SE, pada kesempatan itu tidak sekedar menghadiri namun juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pangan sehat, khasiat sayur pare untuk kesehatan dan tips berbelanja  pangan yang efisien. 


Pokja III juga menyediakan berbagai produk olahan seperti sayur pare, lauk ikan kambu, kripik pisang dan risoles sayur. Kegiatan  yang dilaksanakan setiap RABU ini mendapat dukungan penuh dari Lurah Lembang Dedy Anshari R., S.Kom., MM dan Babinkamtibmas Kelurahan Lembang, Suhardi.

Kabupaten Bantaeng Masuk Dalam 10 Kabupaten dengan Ketahanan Pangan Terbaik di Indonesia

BN Online Bantaeng,-- Kabupaten Bantaeng masuk dalam 10 Kabupaten dengan Ketahanan Pangan Terbaik di Indonesia berdasarkan Hasil Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kategori Kabupaten Bapanas Tahun 2025 yang dirilis pada 14 Maret 2026.


Nilai IKP untuk Kabupaten Bantaeng yakni 84,14, berada urutan 10 dibawah Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Bantaeng menjadi satu-satunya Kabupaten di Sulawesi Selatan yang masuk dalam daftar 10 besar Kabupaten dengan Ketahanan Pangan Terbaik di Indonesia.


Nilai IKP dihitung oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) berdasarkan aspek ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, dan pemanfaatan pangan yang dihitung melalui 12 indikator ketahanan pangan yang lebih komprehensif.


Berikut 10 Kabupaten dengan Ketahanan Pangan Terbaik di Indonesia:


Kab. Badung 88,79

Kab. Kutai Kartanegara 86,50

Kab. Balangan 86,42

Kab. Hulu Sungai Tengah 85,67

Kab. Sleman 85,50

Kab. Tabalong 85,23

Kab. Banjar 84,70

Kab. Hulu Sungai Selatan 84,56

Kab. Barito Kuala 84,42

Kab. Bantaeng 84,14


 

Selasa, 14 April 2026

Tim Otopsi Kedokteran Kepolisian Polda Sulawesi Selatan Lakukan Penggalian Makam Almarhum Taufik, Begini Penjelasannya


BN Online Bantaeng,--- Kasus meninggalnya Alm Aipda Taufik, Anggota kepolisian (Polres) Resort Bantaeng yang ditemukan tergantung dalam bangunan (Gudang) disekitar kediamannya pada tanggal 25 Maret 2026 lalu berujung dilakukan otopsi Jenazah.


Polres Bantaeng mengawal Tim Otopsi Kedokteran Kepolisian (Dokpol) dari Biddokkes Polda Sulawesi Selatan saat melakukan penggalian makam (ekshumasi) mayat Alm. Taufik yang terakhir bertugas di Satuan Intelkam Polres Bantaeng, yang terletak di jalan Bakri, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng


Proses exhumasi dilakukan oleh Tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, dengan pengawalan ketat dari jajaran Polres Bantaeng. Lokasi makam berada di Jalan Bakri, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.


Pada proses ekshumasi dan otopsi Jenazah, Pihak Polres Bantaeng memasang garis polisi (Police Line) untuk keamanan dan kelancaran proses.


Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., bersama PJU Polres Bantaeng yang menghadiri langsung proses ekshumasi mengatakan alasan dilakukan otopsi untuk menindaklanjuti laporan kepolisian pihak keluarga untuk memastikan sebab kematian almarhum.


“Dalam proses ini kami tentunya hanya mengawal proses ekshumasi dan otopsi untuk kelancaran prosesnya”, Kata Kapolres.


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, SH., M.Si juga hadir mengedukasi masyarakat yang menghadiri proses untuk tidak berspekulasi.


“Tunggu saja hasilnya, Mereka tim Ahli, mereka ahli dibidangnya Ada proses penanganan selanjutnya untuk diketahui hasilnya”, Kata Kasat Reskrim.


Hal senada dengan Tim Dokter Forensik Biddokkes Polda Sulsel, dr.Deni, Bahwa hasilnya nanti akan diserahkan kepada Polres Bantaeng setelah dilakukan pemeriksaan sampel di laboratorium di Makassar.


“Estimasi waktu 1(satu) bulan ke depan.


Dia juga berkesempatan mengucapkan terimakasih atas dukungan Masyarakat dan pengawalan pihak Polres Bantaeng sehingga proses otopsi dan ekshumasi Jenasah selama 2 jam penanganan berjalan dengan lancar.

Senin, 13 April 2026

Kapolres Bantaeng Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Berikut Penjelasannya


BN Online Bantaeng - Polres Bantaeng Polda Sulsel melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bantaeng. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel assiama Mapolres Bantaeng, Senin (13/4/2026).


Kegiatan Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh para Pejabat Utama, para Perwira, Kapolsek jajaran, Bintara, serta Bhayangkari Cabang Bantaeng.


Pelaksanaan Sertijab ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor: STR/183/III/KEP/2026 tanggal 27 Maret 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Sulsel.


Adapun jabatan yang diserahterimakan diantaranya Kasat Samapta, Kasat Lantas dan pelantikan Kasi Propam Polres Bantaeng.


Jabatan Kasat Lantas diserahterimakan dari AKP Andi Muh Takbir Akbar Amnur, S.E., M.H., kepada IPTU Muhammad Irdham Syah, S.H., M.M., yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 2 SI BPKB Subdit Regident Ditlantas Polda Sulsel.


Jabatan Kasat Samapta AKP Agfar AS diserahterimakan kepada AKP Adi Wijaya, S.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagkerma Bag Ops Polres Bantaeng.


Selanjutnya IPTU Rahmat Kurniansyah. AR, S.Sos., dilantik sebagai Kasi Propam menggantikan KOMPOL Agus Purnama yang memasuki masa purna.


Kegiatan sertijab berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.


Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pisah sambut dan perkenalan pejabat baru di aula Endra Dharmalaksana.


Dalam sambutannya Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari dinamika pembinaan karier dan penyegaran organisasi.


“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan peningkatan kinerja organisasi, guna menjawab tantangan tugas Polri ke depan yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bantaeng,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Bantaeng.


“Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Saya berharap agar segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang sudah berjalan, serta meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Bantaeng,” pungkas Kapolres.

Minggu, 12 April 2026

Resmob Bantaeng Amankan Terduga Pelaku Pemasang CCTV di Toilet Umum


BN Online Bantaeng, -- Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Bantaeng dipimpin AIPDA Sabil meringkus seorang pria berinisial NA alias UD (35) terkait kasus tindak pidana kekerasan seksual.


Penangkapan berawal dari adanya laporan dari seorang perempuan bernama SU yang menemukan kamera tersembunyi di toilet umum dikawasan pantai seruni Kelurahan Tappanjeng Kabupaten Bantaeng pada Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 12.30 Wita.


Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Gunawang Amin, S.H., M.H., menuturkan awal kejadiannya saat korban singgah untuk shalat di mesjid dikawasan pantai seruni dan pada saat korban buang air kecil di kamar mandi/toilet wanita, korban langsung kaget karena melihat kamera cctv yang terpasang terikat dengan kain.


Setelah itu korban langsung mengambil kamera cctv tersebut dan membawanya keluar, Selanjutnya korban langsung mengeluarkan memory card yang terpasang pada kamera cctv tersebut dan memasukkannya ke dalam handphone korban untuk mengecek rekaman dan menemukan sudah banyak orang yang terekam pada saat buang air kecil.


Setelah korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Bantaeng, Polisi langsung bergerak cepat Tim Resmob Polres Bantaeng dipimpin AIPDA Sabil mendatangi TKP, mencari informasi terkait kejadian tersebut juga mengecek rekaman cctv disekitar TKP maupun dan bukti kamera cctv yang ditemukan korban.


Setelah mengetahui, ciri-ciri dan identitas terduga pelaku, kemudian tim Resmob mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku hendak menyerahkan diri dan datang ke Posko Resmob Polres Bantaeng, Sehingga tim langsung menemui terduga pelaku dan kemudian dilakukan interogasi.


Lanjut menurut AKP Gunawang, dari hasil interogasi terduga pelaku NA alias UD (35) mengakui perbuatannya telah memasang/meletakkan kamera cctv didalam toilet wanita dengan cara membungkusnya dan melilitnya dengan kain agar tak terlihat dan diletakkan disudut toilet. Adapun motif NA terduga pelaku sebagai bahan untuk meningkatkan gairah/nafsu seksualnya.


"Bahwa Lel. NA (35) tersebut melakukan aksinya memasang CCTV pada saat malam, dengan motif untuk kepuasan pribadi/birahi" ungkap AKP Gunawang 


Selanjutnya NA (35) beserta barang bukti berupa kamera cctv telah diamankan Polres Bantaeng guna proses hukum lebih lanjut.

Sabtu, 11 April 2026

Wabup Bantaeng Lepas Kafilah MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulsel

 

BN Online Bantaeng, — Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi Kafilah Kabupaten Bantaeng untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu 11 April 2026.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat mengikuti lomba dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan ajang MTQ sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mempererat silaturahmi antar daerah.


“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan ukhuwah Islamiyah. Saya berharap kafilah Bantaeng dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Kafilah Kabupaten Bantaeng, Asruddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan akan dilaksanakan di Kabupaten Maros pada tanggal 12 hingga 18 April 2026.


Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Bantaeng mengirimkan sebanyak 91 orang dalam rombongan kafilah yang terdiri dari ketua dan wakil kontingen sebanyak 13 orang, pendamping 15 orang serta peserta sebanyak 52 orang dengan rincian 27 peserta putra dan 25 peserta putri.


Lebih lanjut, Ketua Kalifah Kabupaten Bantaeng, Asruddin  menyampaikan bahwa Kafilah Bantaeng akan mengikuti 41 cabang lomba, baik putra maupun putri. Adapun cabang lomba yang menjadi andalan Kabupaten Bantaeng adalah tilawah dan hafiz Al-Qur’an.


“Kami optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan, kafilah Bantaeng mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik,” ungkapnya.


Kafilah Kabupaten Bantaeng mengusung motto: “Kafilah Bantaeng datang untuk silaturahmi, siap berlomba dan berprestasi bersama Al-Qur’an.” ungkapnya.


Dengan semangat tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bantaeng.

News Of This Week