Rabu, 26 Agustus 2026

KPU Bantaeng Raih Predikat Pelayanan 'Sangat Baik', Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 88,62


BN Online Bantaeng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam aspek pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk Triwulan II dan Semester I Tahun 2026, lembaga ini berhasil meraih Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,62. Angka tersebut menempatkan kualitas pelayanan KPU Bantaeng dalam kategori A atau "Sangat Baik".


Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja dan layanan yang diberikan oleh jajaran KPU Kabupaten Bantaeng. Hasil survei ini tidak hanya sekadar angka, melainkan instrumen vital bagi institusi penyelenggara pemilu tersebut untuk melakukan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan standar pelayanan.


Tren Positif Konsisten


Jika dilihat dari tren perkembangan dalam beberapa tahun terakhir, KPU Bantaeng menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Data publikasi KPU menunjukkan bahwa nilai IKM sempat berada di angka 84,50 pada tahun 2023, kemudian merangkak naik menjadi 88,25 pada tahun 2024, dan mencapai puncak 88,89 pada tahun 2025.


Memasuki tahun 2026, capaian tetap terjaga di level tinggi. Pada Triwulan I 2026, nilai IKM tercatat sebesar 88,96. Meskipun pada Triwulan II dan Semester I 2026 terjadi sedikit penyesuaian menjadi 88,62, angka tersebut tetap konsisten berada dalam kategori mutu pelayanan A (Sangat Baik). Hal ini menegaskan stabilitas dan konsistensi kualitas layanan yang diberikan kepada publik.


Metode Survei dan Evaluasi Berkelanjutan


Survei Kepuasan Masyarakat ini dilaksanakan melalui pengumpulan data langsung dari pengguna layanan, baik secara daring (online) maupun luring (offline). Responden berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang pernah berinteraksi dengan layanan KPU Bantaeng.


Masukan dan penilaian dari masyarakat ini menjadi bahan refleksi penting bagi KPU Bantaeng. Tujuannya adalah memastikan setiap aspek pelayanan—mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, transparansi, hingga responsivitas petugas—terus diperbaiki sesuai kebutuhan masyarakat.


Komitmen "Bangga Melayani Bangsa"


Menanggapi hasil tersebut, pihak KPU Kabupaten Bantaeng menyatakan komitmennya untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan di periode berikutnya. Langkah ini sejalan dengan semangat "Bangga Melayani Bangsa" serta penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang menekankan pada pelayanan yang profesional, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.


“Capaian IKM sebesar 88,62 dengan kategori A (Sangat Baik) merupakan bentuk apresiasi sekaligus masukan bagi KPU Kabupaten Bantaeng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kepuasan masyarakat menjadi salah satu tolok ukur penting dalam memastikan pelayanan yang diberikan semakin baik dan berkelanjutan,” ujar perwakilan KPU Bantaeng.


Dengan hasil ini, KPU Kabupaten Bantaeng berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik terhadap kelembagaan KPU, sekaligus menjadikan hasil survei sebagai motor penggerak perbaikan berkelanjutan dalam ekosistem pelayanan publik di daerah tersebut.


Pererat Sinergi TNI-Pemda, Bupati Bantaeng dan Dandim 1410/Bantaeng Gelar Gowes Bersama


BN Online Bantaeng – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng dengan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Komandan Kodim (Dandim) 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, melaksanakan kegiatan bersepeda atau gowes bersama, Selasa (25/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini diikuti oleh seluruh jajaran Kodim 1410/Bantaeng serta pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bantaeng. Selain sebagai sarana olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh, gowes ini juga menjadi momentum strategis untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antarlembaga.


Rombongan memulai perjalanan dari Rumah Jabatan (Rujab) Dandim 1410/Bantaeng. Dengan rute yang telah ditentukan, para pesepeda menyusuri sejumlah ruas jalan utama hingga memasuki wilayah pedesaan di Kabupaten Bantaeng, menikmati pemandangan alam sambil mengayuh sepeda dengan semangat.


Perjalanan dimulai dari Rujab Dandim, kemudian berbelok kiri menuju Jalan Andi Mannappiang, dilanjutkan belok kiri ke arah Lumpangan Bate Balla. Rombongan terus melaju lurus ke arah Tanahloe, lalu belok kiri hingga tembus di Palanjong.


Selanjutnya, rombongan berbelok kiri menuju Jalan Poros Tanete, melewati kawasan Tombolo, dan belok kiri lagi menuju Poros Kaloling. Titik istirahat pertama atau etape pertama dicapai di Bajiminasa, tepatnya di lokasi Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).


Dari Bajiminasa, perjalanan dilanjutkan dengan berbelok kanan menuju Poros Layoa, melewati Baruga, dan belok kanan menuju Jalan Poros Marina. Rombongan akhirnya tiba di Pantai Marina yang ditetapkan sebagai etape kedua. Setelah beristirahat sejenak menikmati suasana pantai, rombongan melanjutkan perjalanan melalui Poros Marina dan kembali menuju Makodim 1410/Bantaeng sebagai titik akhir kegiatan.


Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa olahraga bersama seperti ini memiliki manfaat ganda, yakni bagi kesehatan fisik serta sebagai media penguatan hubungan kerja.


"Kegiatan olahraga bersama seperti ini memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dalam membangun komunikasi serta kebersamaan antarlembaga," ujar Bupati Fathul.


Ia berharap, kekompakan dan semangat yang ditunjukkan dalam kegiatan gowes ini dapat terus dipelihara. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Bantaeng, TNI, serta seluruh unsur terkait lainnya.


"Dengan sinergi yang kuat, kita akan lebih optimal dalam mendukung pembangunan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bantaeng," tutupnya.


Kegiatan berakhir dengan suasana hangat dan penuh kesan persaudaraan, menegaskan komitmen bersama antara sipil dan militer dalam memajukan Kabupaten Bantaeng.


Bupati Bantaeng Takjub, Sebut Perayaan HUT RI di Kampung Bissampole Lebih Meriah dari Acara Pemkab


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampung Bissampole, Jalan Bungung Barania, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng. Penutupan tersebut ditandai dengan acara Malam Ramah Tamah yang digelar pada Senin malam, 24 Agustus 2026.


Acara penutupan kali ini mengusung tema "Bangkitnya peradaban bissampole di Baa-taeng", yang menjadi puncak dari serangkaian kemeriahan yang telah berlangsung sebelumnya di wilayah tersebut.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Bissampole. Ia menilai kekompakan dan antusiasme warga dalam memeriahkan HUT ke-81 RI tahun ini sangat luar biasa.


Bupati bahkan memberikan pujian khusus dengan menyatakan bahwa kemeriahan acara yang digagas oleh masyarakat kampung tersebut mampu melampaui skala acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng.


"Selama menjadi bupati, belum pernah saya menghadiri kegiatan yang semeriah ini. Acara Bissampole ini bahkan sudah mengalahkan acaranya Pemerintah Daerah, jadi saya sangat takjub," ujar Bupati Fathul Fauzy.


Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. "Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah lagi. Tentunya kita berharap kekompakan keluarga besar Bissampole harus kita jaga bersama. Semoga ini bisa menjadi percontohan bagi kampung-kampung lain," tambahnya.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Bantaeng, Hj. Emmiwati, perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Bantaeng Zulkarnain, Lurah Pallantikang, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.


Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan yang berbasis pada kearifan lokal dan gotong royong.


Selasa, 25 Agustus 2026

Polres Bantaeng Gelar "Polwan Goes To School" Peringati Hari Jadi ke-78 Polwan RI


BN Online Bantaeng,– Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polres Bantaeng menggelar kegiatan edukasi bertajuk "Polwan Goes To School". Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Muhammadiyah Panaikang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, pada Minggu (24/8/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bantaeng, AKP DR. Nurhayati, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polwan Polres Bantaeng. Ratusan siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang digelar pagi hari tersebut.


Dalam sesi materi, para Polwan menyampaikan berbagai topik penting yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya bullying (perundungan), pentingnya bijak dalam bermedia sosial, serta pengenalan tugas dan peran Polwan di masyarakat.


AKP Nurhayati menjelaskan bahwa kehadiran Polri di sekolah-sekolah bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada generasi muda.


"Kami hadir ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi sejak dini. Harapannya anak-anak bisa menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan menjauhi narkoba," ujar AKP Nurhayati.


Selain penyampaian materi, suasana kegiatan juga dipermeriah dengan sesi tanya jawab interaktif, kuis berhadiah, dan foto bersama antara para Polwan dengan siswa-siswi. Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini sebagai bentuk sinergi nyata antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar.


Melalui program "Polwan Goes To School", Polres Bantaeng ingin menunjukkan wajah humanis Polri. Kegiatan ini menegaskan bahwa Polwan tidak hanya bertugas di lapangan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat, kakak, dan pelindung bagi generasi muda Indonesia


Peserta Jambore Nasional XII Kwarcab Pramuka Bantaeng Tiba dengan Selamat di Butta Toa, Orang Tua Haru Sambut Kepulangan



 

BN Online Bantaeng, – Suasana haru menyelimuti kedatangan peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Kontingen Cabang (Koncab) Kwarcab Pramuka Bantaeng yang kembali ke tanah kelahiran, Butta Toa, pada Selasa 25 Agustus 2026 sekira pukul 08.30 WITA.


Rombongan tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priok, Jakarta, dengan transit di Surabaya, sebelum akhirnya bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar pada pukul 02.00 dini hari tadi.


Kedatangan para peserta disambut antusias oleh para orang tua dan keluarga yang telah lama menanti. Rasa lega bercampur haru terlihat jelas di wajah para orang tua saat melihat putra-putri mereka kembali dengan sehat dan selamat setelah berjuang memperagakan ilmu serta keterampilan yang telah dipelajari selama mengikuti bimbingan di ajang nasional tersebut. Tangis kebahagiaan pun tak dapat dibendung saat momen reuni terjadi.


Salah satu orang tua peserta Jamnas XII Kwarcab Pramuka Bantaeng mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pembina.


"Terima kasih banyak kepada Kakak Pinkoncab dan Kakak Bina Damping atas bimbingannya selama ini. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi putra kami. Ini akan menjadi bekal berharga baginya, semoga ia bisa terus mengikuti kegiatan lainnya di Pramuka. Insya Allah, kami akan selalu mendukung putra kami dalam kegiatan seperti ini untuk membentuk karakternya," ujarnya.


Sementara itu, Tim Koncab Jamnas XII Kwarcab Pramuka Bantaeng, Andi Nurbaeti, S.Si., juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pembina. Ia menilai kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan kontingen Bantaeng sejak awal keberangkatan hingga kepulangan.


"Sungguh luar biasa kepada Kakak Bina Damping atas kekompakannya. Bekerja dengan tim dari awal kita tiba di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, sampai kita kembali ke kampung halaman Butta Toa. Saya menghaturkan banyak terima kasih yang tak terhingga. Kami tak bisa berbuat apa-apa jika kalian tidak ada," ungkap Andi Nurbaeti.


Kepulangan peserta Jamnas XII ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Pramuka di Bantaeng untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.






Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Bantaeng Kunjungi Ragunan, Disambut Hangat oleh Sekretaris Umum KKB Jakarta


BN Online Jakarta Selatan – Rombongan Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan wisata edukasi ke Taman Margasatwa Ragunan (Kebun Binatang Ragunan) di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kehadiran para peserta pramuka ini disambut langsung oleh Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Bantaeng (KKB), Abd Rahman.


Kedatangan Abd Rahman sebagai perwakilan masyarakat Bantaeng yang telah berdomisili di Jakarta selama satu dekade terakhir, turut menambah rasa kegembiraan dan semangat bagi para peserta Jamnas XII dari tanah Butta Toa.


Dalam ungkapannya, Abd Rahman berbagi cerita inspiratif mengenai perjalanan hidupnya yang erat kaitannya dengan dunia kepramukaan. Ia mengungkapkan bahwa di masa lalu, ia dibina oleh Muhammad Iqbal S.Pd., seorang pembina pramuka. Pada saat itu, berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur merupakan mimpi terbesar baginya, namun belum sempat terwujud semasa sekolah.


"Di masa silam, saya dibina oleh Pak Muhammad Iqbal S.Pd. Waktu itu, berangkat ke Cibubur adalah mimpi terbesar yang tidak kesampaian saat sekolah. Namun, siapa sangka, 10 tahun kemudian takdir membawa kami tinggal di kawasan Cibubur, Jakarta, yang lokasinya sangat dekat dengan Bumi Perkemahan," kenang Abd Rahman dengan penuh syukur.


Lebih lanjut, Abd Rahman menyampaikan harapan besar agar para peserta Jamnas XII dari Kabupaten Bantaeng dapat menjadi simbol nyata dari Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjadi patriot yang loyal terhadap bangsa, negara, serta daerah asal mereka, Bantaeng atau yang dikenal dengan julukan Butta Toa.


Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, tantangan bagi generasi muda semakin kompleks. Gempuran budaya asing dan pergaulan bebas menuntut adanya generasi penerus yang memiliki kemampuan mawas diri serta identitas yang kuat.


"Kita butuh generasi yang mawas diri, terutama di era digitalisasi ini. Mereka harus mampu mempertahankan identitas yang kuat berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Di tengah gempuran kebudayaan dan pergaulan yang luar biasa sekarang, komitmen dan konsistensi terhadap nilai-nilai kepramukaan harus tetap melekat pada diri setiap anggota pramuka," tegas Abd Rahman.


Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen rekreasi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antara perantau Bantaeng di Jakarta dengan generasi muda pramuka dari daerah asal, sambil terus menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan.





Sarabba Khas Makassar Hadir di JAMNAS 2026, Kontingen Bantaeng Perkenalkan Warisan Kuliner Sulsel


BN Online Cibubur Jakarta,– Nuansa kearifan lokal Sulawesi Selatan terasa kental di ajang Jambore Nasional (JAMNAS) 2026. Peserta dari Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantaeng berhasil mencuri perhatian pengunjung dengan memperkenalkan Sarabba, minuman tradisional khas Makassar yang kaya akan cita rasa dan identitas budaya.


Sajian Sarabba ini dihadirkan secara khusus di Stand Kwarda Sulawesi Selatan sebagai bentuk promosi kuliner daerah kepada para peserta jambore dari seluruh Indonesia. Minuman berbahan dasar jahe ini tidak hanya menawarkan kehangatan dan rasa yang unik, tetapi juga menjadi simbol pelestarian tradisi leluhur.


Dalam pelaksanaannya, para peserta kontingen Bantaeng mendapatkan pendampingan intensif dari Kakak Bina Damping, Kak Zaenal Abidin M. Proses ini mencakup segala hal, mulai dari persiapan bahan baku, teknik penyajian yang tepat, hingga pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai filosofis dan budaya yang terkandung dalam setiap tegukan Sarabba.


"Kegiatan ini bukan sekadar menyajikan minuman, tetapi menjadi media belajar bagi adik-adik Pramuka untuk mengenalkan potensi daerah mereka kepada masyarakat luas," ujar pihak panitia kegiatan di lokasi.


Melalui kehadiran Sarabba di panggung nasional seperti JAMNAS 2026, diharapkan minuman tradisional ini semakin dikenal sebagai kekayaan kuliner Sulawesi Selatan yang memiliki daya tarik kuat. Lebih dari itu, inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa warisan budaya tersebut terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.


Dengan semangat "Dari Bantaeng untuk Sulawesi Selatan. Dari tradisi untuk generasi," kontingen Kwarcab Bantaeng berharap dapat menginspirasi kwartir lain untuk turut serta mengangkat potensi lokal masing-masing dalam forum nasional.


 

Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso Kunjungi Stand Kwarda Sulsel di Bumi Perkemahan Cibubur, Sapa Kontingen Pramuka Bantaeng


BN Online Cibubur Jakarta, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng, H. Budi Santoso, S.Sos., M.M., atau yang akrab disapa H. Ato, menyempatkan diri untuk mengunjungi Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kedatangannya kali ini khusus untuk meninjau stand Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.


Kunjungan tersebut bertepatan dengan momen di mana Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bantaeng sedang memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional daerahnya kepada para pengunjung. Berbagai sajian khas seperti minuman hangat Sarabba, Ubi Goreng, dan Pisang Goreng menjadi daya tarik utama di stand tersebut.


Di tengah ramainya pengunjung yang memadati area perkemahan, kehadiran H. Ato disambut dengan antusias. Raut kegembiraan dan kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para anggota Pramuka Bantaeng, termasuk Para Pinkoncab (Pimpinan Kwarcab) serta para Pembina Pendamping yang bertugas menjaga stand Kwarda Sulawesi Selatan.


H. Ato mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu langsung dengan kontingen asal tanah kelahirannya di ibu kota.


"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bahagia melihat adek-adek kita dari Kabupaten Bantaeng. Sehubungan ada kegiatan di Jakarta, jadi kami sempatkan hadir ke Bumi Perkemahan Cibubur sebagai Ketua DPRD Bantaeng," ujar H. Ato.Kamis 20 Agustus 2026.


Tujuan utama kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan para peserta.


"Kami ingin melihat langsung kondisi dan kesehatan adek-adek kita, baik itu jajaran Pinkoncab maupun para Pembina Pendamping," tambahnya.


Kehadiran pejabat daerah ini dinilai memberikan semangat baru bagi para Pramuka Bantaeng yang sedang bertugas mempromosikan budaya dan kuliner lokal di ajang berskala nasional tersebut.


Rabu, 19 Agustus 2026

Rayakan HUT RI ke-81, Bupati Bantaeng dan Komunitas Vespa Gelar Motoran Santai Keliling Kota




BN Online Bantaeng, – Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa di Kabupaten Bantaeng. Dalam rangka memeriahkan momen bersejarah tersebut, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bergabung dengan komunitas pecinta Vespa dari berbagai daerah untuk melakukan kegiatan touring atau motoran santai mengelilingi Kota Bantaeng, pada Rabu (19/8/2026)
.

Kegiatan yang dikemas dengan suasana akrab dan santai ini dimulai dari halaman Rumah Jabatan Bupati Bantaeng. Rombongan yang terdiri dari puluhan peserta Vespa klasik dan modern kemudian berkeliling menyusuri jalur-jalur utama di pusat kota, menikmati angin sepoi-sepoi sambil bersilaturahmi. Rangkaian acara berakhir dengan finish di Cafe Koni Jiwa, di mana para peserta dapat bersantai dan berinteraksi lebih dekat.


Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta yang hadir. Ia mencatat bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh warga Bantaeng, tetapi juga menarik minat komunitas dari daerah tetangga.


"Terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang sudah ikut bergabung. Ada yang hadir dari Bulukumba, Jeneponto, Takalar, dan tentunya dari Bantaeng," ujar Bupati dalam sambutannya.


Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan kuatnya tali persaudaraan antar-komunitas di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini juga dinilai sebagai bentuk positif dalam mengisi rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik dan menyegarkan.


"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain olahraga ringan, ini adalah momen untuk mempererat silaturahmi antar-daerah," tambah Fauzy.


Kegiatan motoran santai ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang mendukung pariwisata dan kebersamaan masyarakat di tengah perayaan kemerdekaan, sekaligus mempromosikan Kota Bantaeng sebagai destinasi yang ramah bagi komunitas otomotif.

Wujud Persaudaraan, Rombongan Muktamar Wahdah Islamiah Bantaeng Kunjungi Bumi Perkemahan Cibubur


BN Online Cibubur Jakarta,– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan semangat kebersamaan, rombongan peserta Muktamar Wahdah Islamiah Kabupaten Bantaeng melakukan kunjungan khusus ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026). Kehadiran mereka disambut hangat oleh anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bantaeng Putra yang sedang berkemah di lokasi tersebu

t.

Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan bentuk nyata dari nilai persaudaraan (ukhuwah) yang diusung oleh masyarakat Bantaeng, khususnya dalam konteks "Bantaeng Butta Toa". Kedatangan para tokoh dan perwakilan dari kampung halaman tersebut dinilai mampu menambah semangat dan spirit bagi adik-adik pramuka serta pembina yang sedang mengikuti kegiatan perkemahan di ibu kota.


Ustadz Samir, salah satu perwakilan rombongan Wahdah Islamiah, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Jakarta terkait dengan agenda besar organisasi, yakni pelaksanaan Muktamar Wahdah Islamiah ke-5 yang berlangsung di Masjid Istiqlal. Namun, sebelum atau di sela-sela kegiatan muktamar tersebut, mereka menyempatkan diri untuk bertemu dengan saudara-saudara se-kampung.


"Kami tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dan langsung menuju Bumi Perkemahan Cibubur. Tujuannya jelas, yaitu menemui saudara-saudara kita satu kampung yang sedang berkemah di sini," ujar Ustadz Samir.


Lebih lanjut, Ustadz Samir menekankan pentingnya menjaga citra dan karakter orang Bantaeng di mana pun mereka berada. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuda dan pramuka, untuk senantiasa memegang teguh filosofi Siri’ na Pacce (harga diri dan rasa empati/solidaritas).


"Hendaklah orang Bantaeng memiliki Siri’ na Pacce. Kita harus menampakkan dan memperlihatkan bahwa inilah Bantaeng Butta Toa; daerah yang punya santun dalam berbahasa, ramah tamah, serta sopan santunya tinggi. Kita juga harus rela bekerja sama dan memiliki rasa persatuan serta kesatuan yang tinggi," tegasnya.


Kehadiran stand dan interaksi langsung antara rombongan Muktamar dengan adik-adik Pramuka Kwarcab Bantaeng Putra diharapkan dapat menjadi momen pembelajaran berharga tentang identitas budaya dan kekuatan persatuan bagi generasi muda Bantaeng yang sedang menuntut ilmu atau beraktivitas di luar daerah.


Kapolda Sulsel dan Bupati Bantaeng Ikuti Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Uluere





BN Online Bantaeng, – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng, secara langsung mengikuti gerakan penanaman bawang putih serentak. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, pada Rabu (19/8/2026).


Aksi tanam massal ini merupakan bagian dari program nasional Penanaman Bawang Putih Serentak yang digagas oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Program tersebut dilaksanakan secara simultan di 59 Polres yang tersebar di 14 Polda, dengan total luas lahan mencapai 279,5 hektare.


Secara nasional, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berpusat di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam sambutannya secara virtual, Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.


"Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, beliau menyampaikan bahwa kita harus mandiri, terutama di bidang ketahanan pangan. Karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindaklanjuti," ujar Jenderal Listyo Sigit.


Kapolri menambahkan, dari total luasan target, sebanyak 927,6 hektare telah berhasil ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program strategis ini juga memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat, حيث melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani di seluruh Indonesia.


Sementara itu, dalam laporannya, Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa pencapaian Polda Sulsel telah melampaui target awal. Saat ini, luas lahan yang sudah ditanami bawang putih di wilayah hukum Polda Sulsel mencapai 57 hektare.


Lahan-lahan tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Polres Gowa, Maros, Bantaeng, Luwu Utara, Jeneponto, Tanah Toraja, Enrekang, dan Toraja Utara. Dalam pelaksanaannya, Polri menggandeng total 52 kelompok tani sebagai mitra strategis.


"Kami juga sudah melakukan pendampingan dan beberapa mitigasi risiko termasuk kawasan lahan-lahan petani binaan kami. Kita juga akan mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan edukasi teknologi maupun pengetahuan tentang produk bawang putih," jelas Kapolda Djuhandhani.


Menanggapi kehadiran jajaran kepolisian dalam program tersebut, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri. Ia berkomitmen untuk bersinergi penuh bersama Forkopimda Bantaeng guna mensukseskan program swasembada pangan bawang putih.


"Kita berpatut bangga karena wilayah Bantaeng masuk dalam program penanaman bawang putih. Ini tentunya sangat menguntungkan petani kita, sehingga mari kita kawal dan sukseskan bersama-sama," pungkas Bupati Uji Nurdin.


Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan petani, diharapkan program ini dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal serta kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bantaeng.

Putra-Putri Terbaik Kwarcab Pramuka Bantaeng Tampil Gemilang di Jambore Nasional XII Cibubur 2026


BN Online Cibubur Jakarta,– Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bantaeng berhasil mengutus putra-putri terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kegiatan akbar tingkat nasional bagi Pramuka Penggalang ini diselenggarakan pada tahun 2026 dan menjadi ajang unjuk prestasi serta pertukaran budaya bagi ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Kontingen Kwarcab Bantaeng terdiri dari peserta terpilih yang telah melalui proses seleksi ketat, serta didampingi oleh tim pembina, pendamping, dan peninjau. Mereka hadir di Cibubur sejak tanggal 12 Agustus 2026 dan akan mengikuti serangkaian agenda hingga 21 Agustus 2026.


Hingga hari ke-7 pelaksanaan, tepatnya pada 18 Agustus 2026, suasana di kontingen Bantaeng terpantau penuh semangat. Andi Nurbaeti, S.Si., selaku Pembina Koordinator Cabang (Pinkoncab) Putri Kwarcab Bantaeng, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang diikuti oleh para peserta didik.


"Alhamdulillah, kegiatan yang diikuti oleh adik-adik kita di Jambore Nasional berjalan dengan lancar. Semangat mereka tetap tinggi hingga saat ini. Hari ini, tanggal 18 Agustus, mereka mengikuti edukasi kampung pertanian di Bumi Perkemahan Cibubur. Apa yang diberikan oleh para Pembina Pendamping, baik Putra maupun Putri dari Kwarcab Bantaeng, menunjukkan rasa nasionalisme yang sangat tinggi," ujar Andi Nurbaeti.


Sementara itu, Muhammad Iqbal, S.Pd., Pinkoncab Putra Kwarcab Bantaeng, memaparkan beragam aktivitas edukatif dan rekreatif yang telah dan akan diikuti oleh para penggalang asal Bantaeng. Agenda tersebut dirancang untuk memperluas wawasan dan keterampilan peserta.


"Ada banyak kegiatan yang diikuti adik-adik kita di sini, di antaranya adalah teknologi sains dan kampung digital, seni dan budaya, malam kebudayaan, jumpa tokoh, forum penggalang, karnaval budaya Indonesia, festival hari kemerdekaan, serta permainan rakyat," jelas Muhammad Iqbal.


Partisipasi Kwarcab Bantaeng dalam Jamnas XII ini tidak hanya sekadar kehadiran, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air, mandiri, dan berwawasan global.


Harapan besar disematkan kepada seluruh kontingen agar kegiatan bersejarah ini dapat memberikan semangat baru bagi putra-putri terbaik Kabupaten Bantaeng dalam menyelesaikan seluruh rangkaian acara dengan baik hingga akhir jambore pada 21 Agustus 2026 nanti.

News Of This Week