Sabtu, 15 Agustus 2026

Hadiri Jambore Nasional di Cibubur, Kahar Adinata Suntik Motivasi Kontingen Bantaeng


BN Online Cibubur– Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai kunjungan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Bantaeng, Kahar Adinata, ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Di tengah kesibukan pelaksanaan Jambore Nasional, Kahar menyempatkan diri mengunjungi tenda kontingen peserta asal Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 14 Agustus 2026.


Kunjungan mendadak ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata dan ajang silaturahmi untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta didik andalan dari Bumi Tompoqta. Mereka saat ini tengah berjuang keras membawa nama baik daerah di ajang bergengsi tingkat nasional.


Bagi Kahar Adinata, momen ini dinilai sangat berharga dan sayang untuk dilewatkan. Ia menekankan bahwa Jambore Nasional merupakan agenda akbar yang hanya berlangsung lima tahun sekali.


"Ini adalah momentum yang hanya terjadi satu kali dalam lima tahun. Kapan lagi kalau bukan sekarang kita menunjukkan dukungan langsung kepada generasi muda Bantaeng yang sedang berproses dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," ujar Kahar dengan penuh semangat di hadapan para peserta.


Kehadiran seorang wakil rakyat di tengah tenda perkemahan disambut dengan antusiasme tinggi oleh para anggota kontingen. Rasa terkejut bercampur bangga terlihat jelas di wajah mereka atas perhatian khusus yang diberikan.


Salah satu perwakilan peserta mengungkapkan apresiasi mendalam atas kunjungan tersebut. Menurut mereka, kehadiran Kahar Adinata menjadi suntikan motivasi tambahan agar kontingen Bantaeng dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional dengan percaya diri dan semangat juang yang tinggi.


Kunjungan singkat namun bermakna itu ditutup dengan sesi bincang-bincang santai dan foto bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, Kahar juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kesehatan, mempererat kekompakan tim, serta selalu menjunjung tinggi nama baik Kabupaten Bantaeng selama berada di Cibubur.


Jumat, 14 Agustus 2026

Warga Jalan Rambutan Desa Tanah Harapan Gotong Royong Hias Lingkungan, Semarakkan HUT RI ke-81


BN Online Bulukumba Desa Tanah Harapan – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai aktivitas warga di sepanjang Jalan Rambutan, Desa Tanah Harapan. Puluhan warga, mulai dari kalangan lanjut usia hingga remaja, bahu-membahu melakukan gotong royong untuk menghias lingkungan mereka dengan nuansa Merah Putih. Kegiatan ini merupakan wujud perayaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dimulai dengan berkumpulnya warga di titik kumpul yang telah disepakati. Mereka membawa berbagai alat dan bahan hiasan secara swadaya, seperti kain merah putih, bambu, tali, kertas warna-warni, hingga lampu hias. Semua pekerjaan dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan, mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat.

Ketua RK 02 RT 01 menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. "Saya sangat bangga melihat kekompakan warga. Tanpa menunggu perintah, semua datang dengan sukarela untuk menghias lorong kita. Inilah wujud semangat kemerdekaan yang sesungguhnya — kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Dalam proses pengerjaannya, terlihat pembagian tugas yang alami. Para ibu-ibu dan remaja sibuk membuat hiasan dari kertas, merakit bendera kecil, serta menyiapkan umbul-umbul. Ornamen-ornamen tersebut kemudian dipasang di pagar rumah, tiang listrik, dan sepanjang dinding lorong. Tak hanya itu, beberapa warga juga turut memasang lampu hias yang diharapkan dapat memperindah suasana lorong saat malam hari tiba.

Dana dan materiil yang digunakan dalam kegiatan ini murni berasal dari iuran sukarela warga. Pengelolaannya dilakukan secara transparan dan digunakan seperlunya untuk kebutuhan dekorasi. Melalui kegiatan ini, warga berharap keindahan lorong tidak hanya menjadi pemandangan sesaat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga.

"Senang sekali bisa bekerja sama seperti ini. Lorong jadi cantik, dan yang lebih penting, kita makin akrab. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga," ungkap Ibu Dhita, salah satu warga yang terlibat, sambil tersenyum bahagia.

Kegiatan penghiasan lingkungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menjaga nilai-nilai gotong royong sebagai modal sosial dalam membangun komunitas yang harmonis dan cinta tanah air.


Mobil Pick Up Mengangkut 12 Orang Terjatuh ke Jurang di Bantaeng, Diduga Rem Blong


BN Online Bantaeng, – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Insiden ini melibatkan sebuah mobil pick up Suzuki APV yang terjatuh ke jurang saat melintasi jalan menurun.

Kendaraan bernomor polisi DD 8889 FQ berwarna hitam tersebut diketahui mengangkut 12 orang, termasuk sang pengemudi. Berdasarkan laporan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantaeng, mobil bergerak dari arah utara menuju selatan saat kejadian berlangsung.

Pengemudi kendaraan diidentifikasi sebagai Muh. Waliyyu Fadhlan F (21), seorang mahasiswa asal Kota Makassar. Saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan akibat gangguan pada sistem pengereman. Akibatnya, mobil keluar dari jalur dan terjun ke jurang.

Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Muhammad Irdham Syah, S.H., M.M., membenarkan terjadinya insiden tersebut. Hal ini didasarkan pada hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Piket Sat Lantas dan Unit Gakkum.

"Kami masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan ini untuk memastikan penyebab pasti hilangnya kendali kendaraan hingga terjatuh ke jurang," ujar IPTU Irdham.

Dalam insiden itu, seluruh occupants kendaraan, yakni pengemudi dan 11 penumpang, mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sebagian besar korban mengeluhkan nyeri pada bagian tubuh, memar, hingga luka lecet.

Pengemudi dilaporkan mengalami nyeri pada paha dan lutut kanan. Sementara itu, para penumpang mengalami keluhan sakit pada berbagai bagian tubuh seperti kaki, pinggang, tangan, bahu, tulang belakang, serta wajah.

Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, kondisi para korban terus dipantau oleh pihak medis.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Pihak kepolisian menghimbau kepada para pengguna jalan, khususnya saat melintasi jalur menurun, untuk selalu memeriksa kelayakan kendaraan, terutama sistem rem, demi keselamatan bersama.

Bupati Bantaeng Pimpin Apel Hari Pramuka ke-65, Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berkarakter

BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, selaku Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantaeng, menghadiri Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Bira-Bira, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs.Budi Waseso, dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 sekaligus Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026.

Dalam sambutan tersebut, disampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 dan pelaksanaan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026 yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan serta kemandirian nasional.

“Enam puluh lima tahun perjalanan Gerakan Pramuka merupakan perjalanan yang cukup panjang, yang dipenuhi dengan pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air," ujarnya.

Bupati Bantaeng juga menyampaikan bahwa nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.

Menurutnya, peringatan Hari Pramuka tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam pembangunan nasional, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan dan berperan aktif menuju terwujudnya Indonesia Emas yang semakin maju, berdaulat, bermartabat dan sejahtera.

Turut dihadiri pada acara tersebut, Wakapolres Bantaeng Kompol A. Ikbal yang mewakili Kapolres Bantaeng; Kasi Pemulihan Aset Kejaksaan Negeri Bantaeng, Sepriyadi mewakili Kajari Bantaeng; Pasi Ter Kodim 1410/Bantaeng; Kapten Inf. Harpil mewakili Dandim 1410/Bantaeng; Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bantaeng dr. H. Andi Ihsan; Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ; Asruddin, Kapolsek Bissappu; Iptu H.Karim, Camat Bissappu; Muzzakir, Ketua harian Kwartir Cabang gerakan Pramuka Bantaeng; H.Nurdin Halim, Ketua Kwartir Ranting Bantaeng; Saeni.

Launching Nasional 3.365 Jembatan Garuda Dan 3.000 Titik Air Bersih di Kediri Dihadiri Kodim 0809, Bupati, Kapolres Dan Pengusaha

Kegiatan Launching Jembatan Garuda di Kab. Kediri. (Foto : Hari)


KEDIRI – JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP ||  Presiden Republik Indonesia Launching 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis 13/08/2026.


Di wilayah Kabupaten Kediri  kegiatan berlangsung di Jembatan Garuda, Dusun Ngancar, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, dan terhubung secara daring dengan kegiatan utama yang dilaksanakan dari Istana Negara Jakarta serta sejumlah titik pelaksanaan di berbagai daerah.


Launching nasional dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto.


Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda dan penyediaan titik air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran negara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.


Kegiatan di wilayah Kediri dihadiri oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., Pabung Kodim 0809/Kediri, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, Kapolsek Ngancar beserta anggota, unsur Pemerintah Kabupaten Kediri, Asisten Pemkot Kediri Samsul Bahri, Forkopimcam Ngancar, pemerintah desa, serta masyarakat.


Hadir juga Santoso Sanjaya salah satu pengusaha asal Pare yang loyalitas tanpa batas ikut mendampingi dalam acara launching tersebut.


Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, membuka akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan aktivitas perekonomian warga. Sementara itu, program air bersih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Bagi Kodim 0809/Kediri, pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan kewilayahan. Kehadiran Jembatan Garuda di wilayah Ngancar diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui semangat TNI bersama rakyat membangun negeri, Kodim 0809/Kediri terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Hrb)

Kamis, 13 Agustus 2026

Bupati Bantaeng Resmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, Buka Akses Aman bagi Warga Karatuang

BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis dan jajaran Forkopimda menghadiri sekaligus meresmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 di Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, Kamis, 13 Agustus 2026.

Peresmian tersebut merupakan bagian dari peresmian Jembatan Perintis Garuda dan pompa air secara terpusat melalui konferensi video (zoom) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden meresmikan secara serentak 3.395 titik jembatan yang dibangun oleh TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI AD di berbagai wilayah Indonesia.

Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan dan akses jalan tersebut dilaksanakan mulai 9 April hingga 5 Juli 2026 atau selama 87 hari. Menurutnya, pembangunan dapat diselesaikan berkat kerja keras, kebersamaan, serta dukungan dari berbagai pihak.

"Selain jembatan, pembangunan juga mencakup jalan setapak sepanjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 1,5 meter yang menghubungkan kampung Libboa, Kelurahan Karatuang menuju kampung Sampara, Kelurahan Malilingi Kabupaten Bantaeng. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat setempat", tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Kodim 1410/Bantaeng atas terlaksananya pembangunan tersebut.

"Ini adalah satu program yang sangat luar biasa. Sebagai jawaban kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat", kata Bupati. 

Sebelum adanya jembatan, masyarakat harus menyeberangi aliran sungai yang kondisinya sangat bergantung pada cuaca. Kondisi tersebut turut menyulitkan anak-anak untuk berangkat ke sekolah ketika air sungai meluap. Selain akses pendidikan, Bupati juga menyoroti manfaat jembatan bagi masyarakat yang hendak menuju area pemakaman umum. Ia menyebut, derasnya arus sungai pada musim hujan sebelumnya menjadi tantangan bagi warga.

Setelah peresmian, kegiatan lalu dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng, Ny. Seni Angelina, Kapolsek Bantaeng; Iptu Syamsul alam, Kasubsi I Intelejen; Muh.Aqsha Darma putra, Danramil 1410-02 Eremerasa; Kapten Inf Jufri, para Kepala OPD, Camat Bantaeng; Zulkarnain, Lurah dan Kepala Desa.

PERNYATAAN PERMOHONAN MAAF MARIA DAN DION

Maria dan Dion

Sehubungan dengan adanya permasalahan yang terjadi antara saya (Maria dan Dion) selaku Pelapor dengan Saudari DM selaku Terlapor, yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian melalui mediasi/Restorative Justice di Polres Kediri Kota, dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf kepada Saudari DM atas segala perkataan, sikap, tindakan, maupun pemberitaan yang timbul dalam rangkaian permasalahan tersebut yang mungkin telah menimbulkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, maupun kerugian secara pribadi dan/atau profesional.


Permohonan maaf ini saya sampaikan dengan iktikad baik sebagai bagian dari upaya penyelesaian permasalahan secara damai dan kekeluargaan, tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun.


Saya menghargai kesediaan Saudari DM untuk bersama-sama menempuh jalan perdamaian dan berharap dengan adanya kesepakatan penyelesaian ini, permasalahan yang terjadi di antara para pihak dapat diselesaikan dengan baik serta tidak menimbulkan perselisihan di kemudian hari.


Demikian permohonan maaf ini saya sampaikan dengan penuh kesadaran dan iktikad baik untuk dipergunakan sebagai bagian dari proses penyelesaian secara damai.

Ttd

Maria dan Dion

Rabu, 12 Agustus 2026

KUA dan PPAS 2027 Disepakati, Pemkab Bantaeng Dorong Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat


BN Online Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bantaeng, Rabu, 13 Agustus 2026.


Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, H. Budi Santoso, didampingi Wakil Ketua I DPRD, Hj. Kasmawati dan Wakil Ketua II DPRD, Hj. Jumrah, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diantaranya Kabag Log Polres Bantaeng Kompol Supriadi yang mewakili Kapolres Bantaeng, Kasubsi Pidana Khusus (PPS) Kejaksaan Negeri Bantaeng Alfian Hendhy Wamea yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Pasi Ter Kodim 1410/Bantaeng Kapten Inf. Harpil yang mewakili Dandim 1410/Bantaeng serta para kepala OPD, Camat dan lurah.


Mewakili Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, menyampaikan bahwa persetujuan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian penting dari rangkaian proses penyusunan APBD Kabupaten Bantaeng Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, setelah melalui proses pembahasan dan mendapatkan persetujuan bersama, dokumen tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk memasuki tahapan penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027.


“Persetujuan KUA dan PPAS ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Kita berharap seluruh kebijakan yang telah disepakati dapat diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan, kebijakan anggaran tahun 2027 harus diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah, terutama pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.


Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain, peningkatan produktivitas sektor pertanian, penguatan sektor ekonomi, pemberdayaan masyarakat, pemenuhan jaminan sosial, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Implementasi kebijakan umum ini harus terlaksana secara efektif dan tepat sasaran. Setiap program yang dianggarkan harus memiliki orientasi yang jelas terhadap pencapaian target pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Sekda Bantaeng juga berharap kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja seluruh jajaran pemerintahan daerah.


Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih optimal, memperkuat koordinasi dan sinergi, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan kemampuan fiskal daerah.


Pengelolaan keuangan daerah tidak hanya berbicara mengenai besaran anggaran, tetapi juga bagaimana anggaran tersebut dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Karena itu, diperlukan kebijakan strategis dalam tata kelola keuangan daerah untuk memperkuat fondasi fiskal sekaligus memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.


Dengan disepakatinya KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi penyusunan APBD yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mendukung prioritas pembangunan daerah, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantaeng.

Wabup Bantaeng Sambut 409 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, Siap Berkontribusi untuk Masyarakat


BN Online Bantaeng, - Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menerima 409 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan ke-79 di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (12/8).


Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar akan melaksanakan pengabdian masyarakat diempat kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng sebanyak 90 mahasiswa, Kecamatan Tompobulu 101 mahasiswa, Kecamatan Pa'jukukang 101 mahasiswa, dan Kecamatan Bissappu sebanyak 117 mahasiswa.


Wakil Bupati Bantaeng menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bantaeng, dirinya berharap kehadiran para mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat diempat kecamatan lokasi KKN.


"Silakan sampaikan ilmu yang anda pelajari di kampus kepada masyarakat. Kalau ilmu itu ditransfer kepada masyarakat, paling tidak ada hal-hal yang bisa kita lakukan dan sangat membantu daerah. Kita ingin pola pikir masyarakat juga semakin maju melalui berbagai kegiatan dan sosialisasi yang dilakukan. Bantaeng ini kota kecil tapi sangat sejuk dan indah, wisatanya luar biasa ada gunung dan laut jadi silahkan dinikmati", ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Muh. Saleh Ridwan, mengatakan bahwa mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi di wilayah masing-masing, kemudian menyusun dan melaksanakan program yang sesuai.


"Selama kurang lebih 45 hari anda kuliah yang menjadi dosen adalah pemerintah daerah Kabupaten Bantaeng, pemerintah kecamatan, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat. Itulah dosen Anda. Belajarlah tentang ilmu kemasyarakatan, anda juga melakukan pengabdian kepada masyarakat. Itulah kuliah kerja nyata", ujarnya.


Hadir pada kesempatan tersebut, para Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa, serta para dosen pembimbing UIN Alauddin Makassar.


Wabup Bantaeng Buka Milad ke-65 IPM dan PFPI, Tekankan Pentingnya Pelajar Berdampak di Era Digital


BN Online Bantaeng – Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, secara resmi membuka acara resepsi Milad ke-65 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sekaligus pembukaan Pekan Festival Pelajar Indonesia (PFPI). Kegiatan yang mengusung tema “Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak” ini berlangsung meriah di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, pada Rabu (12/8/2026).


Dalam sambutannya, Wabup Sahabuddin menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum perayaan 65 tahun IPM ini merupakan kesempatan strategis untuk memperkuat peran pelajar sebagai agen perubahan. Menurut Wabup, generasi muda tidak hanya dituntut aktif dalam dunia pendidikan formal, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.


Menanggapi tema yang diangkat, Wabup Sahabuddin menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kematangan berpikir. Ia menekankan bahwa arus informasi digital dan perkembangan algoritma harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dari para pelajar.


“Pelajar harus mampu menjadi generasi yang berdampak, bukan hanya menjadi pengguna teknologi pasif. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Sahabuddin.


Lebih lanjut, Wabup berharap agar IPM dan seluruh pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Bantaeng dapat terus mengambil peran aktif dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.


Suasana resepsi semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas dari para pelajar. Sanggar Metamorfosa MA Muhammadiyah Bantaeng tampil memukau melalui pertunjukan tarian yang menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas generasi muda. Selain itu, penampilan Baruga Tapak Suci dan pembacaan puisi turut menambah khidmat dan meriahnya suasana perayaan Milad ke-65 IPM serta pembukaan PFPI.


Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semangat Milad ke-65 IPM dapat menjadi momentum penguatan peran pelajar dalam menghadapi tantangan zaman. Para pelajar didorong untuk menghadirkan berbagai karya dan gerakan inovatif yang memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bantaeng.


Kapolres Bantaeng Terima Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Ombudsman RI di Tengah Rakor Polda Sulsel


BN Online Makassar,– Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., meraih penghargaan bergengasi dalam bidang pelayanan publik. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulawesi Selatan yang berlangsung di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, Rabu (12/8/2026), AKBP Andi Mayasari menerima langsung penghargaan terkait pencegahan maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia.


Penghargaan tersebut diberikan atas capaian nilai kualitas pelayanan yang dikategorikan "Sangat Baik" oleh Polres Bantaeng. Pencapaian ini menjadi sorotan positif di tengah agenda utama kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum.


Hadir mendampingi Wakapolda dalam kegiatan tersebut adalah Karo Rena Polda Sulsel, Kombes Pol Joko Tutukonoto, S.H., S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel. Turut hadir pula seluruh Kapolres dan Kapolsekta jajaran Polda Sulsel, termasuk Kasubagrenmin, Kaur Renmin, Operator Satker dan Subsatker, serta Kabagren dan operator sejawaran Polda Sulsel.


Dalam sambutannya, AKBP Andi Mayasari Patongai menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polres Bantaeng dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.


"Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus berbenah. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar semakin cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng," tegas Kapolres Bantaeng.


Penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman RI merupakan indikator krusial dalam mengukur tingkat kepatuhan penyelenggara pelayanan publik terhadap standar yang ditetapkan pemerintah. Evaluasi ini juga menjadi tolok ukur keberhasilan reformasi birokrasi, khususnya di lingkungan institusi kepolisian yang dituntut untuk selalu profesional.


Melalui mekanisme penilaian ini, Ombudsman RI memberikan berbagai rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, mencegah praktik maladministrasi, serta mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat.


Kehadiran Kapolres Bantaeng dalam Rakor tersebut sekaligus menjadi bukti nyata komitmen jajaran Kepolisian Resor Bantaeng dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel demi kepuasan dan kepercayaan masyarakat


Selasa, 11 Agustus 2026

Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan, Pemkab Bantaeng dan BPJS Gelar Forum Kemitraan 2026


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Para Pemangku Kepentingan Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Bantaeng pada Selasa (11/8/2026).


Forum ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di daerah. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir.


Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi C DPRD Bantaeng, Muhammad Asri Basri, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam mengawal program jaminan kesehatan nasional.


Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah poin krusial terkait pengelolaan kepesertaan BPJS Kesehatan. Salah satu fokus utama pembahasan adalah penyelesaian kewajiban pembayaran iuran, termasuk pelunasan kekurangan pembayaran atas seluruh komponen iuran wajib yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan tertib administrasi dan keberlanjutan layanan bagi masyarakat.


Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh koordinasi ini adalah peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Ia berharap melalui forum kemitraan ini dapat lahir berbagai langkah perbaikan konkret.


"Harapan besarnya adalah memperbaiki layanan yang baik kepada penerima manfaat, supaya penerima manfaat merasa puas dan nyaman, baik di rumah sakit maupun klinik," ujar Wabup Sahabuddin dalam sambutannya.


Melalui sinergi dan koordinasi yang terjalin dengan baik antara Pemkab Bantaeng, BPJS Kesehatan, serta fasilitas kesehatan, diharapkan pengelolaan data kepesertaan dan pembayaran iuran dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Hal ini bertujuan demi terwujudnya implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang optimal sehingga masyarakat Bantaeng dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah dan berkualitas.


News Of This Week