UPDATE INFO TERKINI

Kapolres Kediri dan Kapolres Kediri Kota Berganti

Jumat, 26 Juni 2026

Kapolres Kediri dan Kapolres Kediri Kota Berganti

Kapolres Kediri dan Kediri Kota yang akan pindah tugas (Foto : Hari)


KEDIRI - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Rotasi dan mutasi jabatan terhadap perwira menengah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergulir. Terjadi pergantian pucuk pimpinan di wilayah hukum Polres Kediri dan Polres Kediri Kota jelang Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli.


Jabatan Kapolres Kediri Kota, kini diemban oleh AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.


Sementara itu, posisi Kapolres Kediri kini dipercayakan kepada AKBP dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Probolinggo dan kini mendapat amanah baru untuk memimpin jajaran Polres Kediri.


Di sisi lain, pejabat lama Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, memperoleh penugasan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.


Sedangkan mantan Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Prijadi, dimutasi untuk mengemban jabatan sebagai Kabag Binkar Polda Jawa Tengah.


Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier personel. Pergantian tersebut juga menjadi upaya meningkatkan efektivitas kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Dengan hadirnya pimpinan baru di Polres Kediri maupun Polres Kediri Kota, diharapkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

(Hrb)

Bupati Bantaeng Resmi Buka Gebyar Muharam 1448 H, Dorong Syiar Islam dan Pengembangan Karakter Generasi Muda


BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Gedung Balai Kartini, Jumat 26 Juni 2026.


Kegiatan yang digelar dalam rangka Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan peserta dari empat kabupaten, yakni Bantaeng, Gowa, Jeneponto dan Bulukumba.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng atas inisiatif dan kreativitasnya dalam menyelenggarakan kegiatan yang bernilai edukatif sekaligus menjadi media syiar Islam.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus BKPRMI Kabupaten Bantaeng yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Meski persiapannya singkat, kegiatan ini terselenggara dengan sangat baik dan menghadirkan konsep yang kreatif serta berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya," ujarnya.


Gebyar Muharam bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, dan semangat berkompetisi secara positif.


Menurutnya, lomba Peragaan Busana Muslimah Anak tidak hanya menampilkan kreativitas berpakaian sesuai syariat, tetapi juga melatih keberanian dan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini. Sementara lomba Sambung Lirik Lagu Religi menjadi media hiburan yang edukatif sekaligus memperkuat kecintaan terhadap syiar Islam.


Bupati Bantaeng juga menyampaikan rasa bangga karena kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.


Adapun perlombaan yang digelar dalam Gebyar Muharam 1448 H meliputi Lomba Sambung Lirik Lagu Religi yang diikuti 17 orang dengan masing-masing 4 Grup serta Lomba Peragaan Busana Muslimah Anak usia 6–12 tahun yang diikuti sebanyak 36 peserta.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng Ustaz Yusuf, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para peserta lomba.


Ditresnarkoba Polda Sulsel Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, Dua Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti 4,4 Kg Sabu


BN Online Makassar,-- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan melalui Unit 2 Subdit 3 berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi yang melibatkan wilayah Makassar dan Pekanbaru. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku dengan total barang bukti sabu seberat 4,4 kilogram.


Pengungkapan kasus ini bermula pada Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 13.10 Wita, saat personel Opsnal Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial A.M di Jalan Nusantara, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.


Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya penumpang kapal KM Perindo I rute Surabaya–Makassar yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Unit 2 Subdit 3 melakukan penyelidikan dan pemantauan di area Pelabuhan Makassar.


Sekitar pukul 13.10 Wita, petugas berhasil mengidentifikasi target dan langsung melakukan penangkapan serta penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 (satu) paket besar sabu dengan berat bruto 103,64 gram yang disembunyikan di dalam mainan mobil anak dan dilakban warna hijau.


Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial F yang berada di Pekanbaru atas perintah seorang perempuan berinisial R yang berada di Makassar, dengan imbalan sebesar Rp10 juta setelah barang diserahkan. Pelaku juga mengaku telah membuang telepon genggamnya ke laut atas arahan pengendali.


Berdasarkan keterangan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasilnya, pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 18.10 WIB, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial N.R  di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.


Penangkapan dilakukan melalui metode undercover buy setelah petugas berkoordinasi dengan jaringan pelaku. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan 309 gram sabu yang dibawa oleh tersangka.


Selanjutnya, dari hasil pengembangan dan penggeledahan di tempat tinggal pelaku, ditemukan tambahan barang bukti berupa 4 paket besar sabu dengan total berat bruto 4.051 gram. Dengan demikian, total keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai 4.360 gram (4,36 kilogram). Selain itu, turut diamankan dua unit telepon genggam, plastik klip kosong, serta alat bantu berupa sendok.


Dalam pemeriksaan, pelaku N.R mengakui bahwa dirinya berperan sebagai pemasok yang memberikan narkotika kepada pelaku A.M. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dijanjikan upah sebesar Rp10 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diedarkan.


Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Saat ini, Ditresnarkoba Polda Sulsel masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika lintas provinsi tersebut.


Jelang Tahun Ajaran Baru, Gaji ke-13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Mulai Cair Hari Ini


BN Online Bantaeng – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng mendapatkan kabar gembira di penghujung bulan Juni. Informasi terbaru mengonfirmasi bahwa pencairan Tunjangan Kinerja atau yang lebih dikenal sebagai Gaji ke-13 akan mulai ditransfer pada hari ini, Jumat (26/6/2026).


Meskipun secara nasional pemerintah telah menjadwalkan pencairan Gaji ke-13 bagi ASN dan pensiunan dilakukan secara bertahap sejak awal Juni lalu, realisasi di Kabupaten Bantaeng mengalami penyesuaian jadwal. Pencairan baru dapat dilaksanakan hari ini setelah seluruh proses administrasi dan penganggaran daerah diselesaikan dengan tuntas.


Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita. Menurutnya, keterlambatan teknis tersebut diperlukan untuk memastikan akurasi data dan kelengkapan dokumen anggaran sebelum dana disalurkan ke rekening masing-masing pegawai.


"Proses administrasi dan penganggaran daerah telah kami selesaikan, sehingga hari ini Gaji ke-13 mulai bisa dicairkan kepada rekan-rekan ASN," ujar Jumriatni.


Sementara itu, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan himbauan khusus terkait penggunaan dana tersebut. Mengingat momen ini bertepatan dengan menjelang tahun ajaran baru, Bupati berharap para ASN dapat memprioritaskan penggunaan gaji ke-13 untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak mereka.


"Tentunya kami selalu berusaha maksimal memberikan yang terbaik untuk seluruh ASN kami di tengah masa efisiensi seperti saat sekarang ini. Namun, selain dari itu, masyarakat juga mengharapkan kinerja yang maksimal untuk pelayanan publik," kata Bupati Fathul Fauzy.


Gaji ke-13 ini merupakan bentuk apresiasi dan pemenuhan hak ASN yang meliputi beberapa komponen penghasilan, antara lain gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau umum sesuai dengan pangkat dan kelas jabatan masing-masing instansi.


Pencairan dana segar ini sangat dinantikan oleh ribuan ASN di Bantaeng, terutama untuk meringankan beban keuangan di masa transisi tahun ajaran baru. Seluruh ASN diharapkan dapat menerima pembayaran tersebut melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh BPKD.


Kamis, 25 Juni 2026

Bupati Bantaeng Buka Bimtek Penguatan Pengawasan Keuangan Desa Melalui Siskeudes Online Versi 2.0.9


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa melalui Optimalisasi Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes) Versi 2.0.9 Berbasis Online. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa dan Pengelola Keuangan Desa se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.


Acara yang berlangsung di Hotel Grand Asia Makassar tersebut dijadwalkan selama empat hari, mulai tanggal 25 hingga 28 Juni 2026. Tujuan utama dari penyelenggaraan bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan desa secara transparan, akuntabel, efektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan strategis ini. Menurutnya, langkah ini merupakan ikhtiar besar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


“Saya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini. Ini merupakan ikhtiar besar kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Fathul.


Bupati juga menegaskan peran strategis desa dalam pembangunan daerah maupun nasional. Berbagai program prioritas pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, pengembangan ekonomi lokal, hingga penguatan pelayanan dasar, sebagian besar dilaksanakan di tingkat desa. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut.


Terkait implementasi teknologi, Bupati menyebutkan bahwa penerapan Siskeudes Versi 2.0.9 berbasis online memberikan kemudahan signifikan dalam proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban keuangan desa.


“Sistem ini memungkinkan pengawasan yang lebih baik karena seluruh data dan transaksi keuangan terdokumentasi secara digital. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dapat semakin ditingkatkan,” tambahnya.


Siskeudes dinilai sebagai instrumen penting yang dirancang untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan secara sistematis, terdokumentasi dengan baik, dan mudah diawasi. Kehadiran sistem ini tidak hanya membantu proses administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyimpangan serta penguatan akuntabilitas.


Melalui bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap seluruh kepala desa dan pengelola keuangan desa dapat memahami secara komprehensif penerapan Siskeudes Online Versi 2.0.9 serta mampu mengimplementasikannya secara optimal demi mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berintegritas.


Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng H. Budi Santoso, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Gunawan Amin mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bantaeng Akhmad Putra Dwi mewakili Kajari Bantaeng, Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Bantaeng Fiqih S. Luhulima, Kepala Dinas PMD, PP dan PA H. Hariyanto, para camat, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bantaeng.


Bupati Bantaeng Jalin Kerja Sama dengan FIB Unhas, Fokus pada Pelatihan Bahasa Jepang dan Identitas Daerah


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, melakukan kunjungan resmi ke Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (25/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara staf FIB Unhas dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk membahas peluang kolaborasi strategis antara kedua institusi.


Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan FIB Unhas tersebut menghasilkan beberapa poin penting terkait kerja sama yang akan dikembangkan, khususnya dalam bidang pendidikan vokasi dan penelitian budaya.


Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kerja sama pengajaran Bahasa Jepang di Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng. Program ini ditujukan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja Indonesia yang akan ditempatkan di Jepang melalui skema Authorized Care Organization Management (AKOM).


Bupati Fathul Fauzy menjelaskan bahwa meskipun Bantaeng memiliki fasilitas AKOM dan BLK yang memadai, terdapat kendala signifikan berupa keterbatasan tenaga pengajar Bahasa Jepang yang kompeten.


"Kami memiliki AKOM dan BLK yang bisa memberi peluang untuk melaksanakan pelatihan Bahasa Jepang, namun ada kendala seperti kurangnya tenaga pengajar bahasa Jepang. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan kolaborasi dari FIB Unhas untuk menjadi solusi dari kendala tersebut," ujar Bupati Fathul Fauzy dalam sambutannya.


Selain aspek ketenagakerjaan, kedua pihak juga sepakat untuk menjalin kerja sama dalam perumusan identitas daerah Bantaeng. Kolaborasi ini akan diawali dengan kegiatan penelitian bersama antara akademisi FIB Unhas dan pemangku kepentingan di Bantaeng. Hasil penelitian tersebut nantinya akan didiseminasikan melalui berbagai kegiatan akademik dan publik, seperti Seminar, Workshop, Focus Group Discussion (FGD), maupun Kuliah Umum.


Hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut adalah Putri Fatimah Nurdin. Selain berperan sebagai Dosen di Universitas Hasanuddin, Putri Fatimah juga dikenal aktif sebagai Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit (YBH PA Bangkit). Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aspek akademis, sosial, dan pemerintahan dalam mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan.


Dengan adanya inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal serta memperkaya khazanah pengetahuan mengenai identitas budaya daerah melalui pendekatan akademis yang komprehensif.

Peringati Hari Pelaut Sedunia, Capt. Burhanuddin Thalib Apresiasi Dedikasi Pelaut Dunia


BN Online Jakarta,– Memperingati Hari Pelaut Sedunia yang jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, praktisi maritim senior, Capt. Burhanuddin Thalib, SE, MM, M. Mar (Master Mariner), menyampaikan pesan khusus dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaut di dunia.

Melalui pernyataannya, Capt. Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga semangat, profesionalisme, dan integritas dalam menghadapi tantangan industri maritim ke depan.


"Selamat Hari Pelaut Sedunia. Mari terus berlayar dengan semangat, profesionalisme, dan integritas yang tinggi demi masa depan maritim yang lebih baik," ujar Capt. Burhanuddin.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pelaut atas peran krusial mereka dalam perekonomian global. Menurutnya, pengabdian para pelaut tidak hanya sekadar pekerjaan, melainkan sebuah bentuk keberanian dan dedikasi tanpa batas.


"Kepada seluruh pelaut di dunia, terima kasih atas dedikasinya, keberaniannya, serta pengabdian tanpa batas dalam menjaga kelancaran arus perdagangan dunia serta menghubungkan bangsa-bangsa," ungkapnya.


Capt. Burhanuddin menutup pesannya dengan harapan agar para pelaut senantiasa mengutamakan keselamatan dan membawa kebanggaan bagi profesi mereka.


"Teruslah berlayar dengan semangat, keselamatan, dan kebanggaan bagi kita semua," pungkasnya.


Hari Pelaut Sedunia diperingati setiap tahun untuk mengakui kontribusi berharga dari para pelaut di seluruh dunia terhadap ekonomi internasional dan masyarakat sipil. Tema peringatan tahun ini terus mendorong peningkatan kesejahteraan, keselamatan, dan pengakuan terhadap profesi maritim.

Rabu, 24 Juni 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bantaeng dan Baznas Gelar Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu


BN Online Bantaeng, – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng Polda Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah. Kegiatan ini ditujukan bagi warga kurang mampu atas nama Bapak Sala, yang bertempat tinggal di Kampung Panrangputan, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan renovasi rumah tersebut dilaksanakan pada Senin (22/6/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan lembaga zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.


Usai proses renovasi, jajaran Kapolres Bantaeng meninjau langsung kondisi rumah yang telah diperbaiki. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat, kenyamanan, serta kelayakan huni bagi penerima, sehingga momentum peringatan Hari Bhayangkara dapat menghadirkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Plt. Kasi Humas Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar perayaan institusi, melainkan momentum strategis bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.


“Bedah rumah ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Gunawang.


Melalui program bedah rumah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian integral dari semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang terus diwujudkan melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan lainnya di wilayah hukum Polres Bantaeng.


Selasa, 23 Juni 2026

Dinas PMD dan PPA Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus bagi Pemberi Layanan Perempuan dan Anak


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menggelar kegiatan pelatihan manajemen dan penanganan kasus bagi pemberi layanan perempuan dan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penyedia layanan dalam menangani isu-isu terkait perempuan dan anak di wilayah kabupaten.

Kegiatan tersebut juga mencakup sub kegiatan sinkronisasi pencegahan terhadap anak yang menjadi kewenangan kabupaten/kota. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PMD dan PPPA serta Kepala Bidang (Kabid) PPPA, yang menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan dan pemberdayaan bagi kelompok rentan tersebut.


"Melalui pelatihan ini Kata Kabid PPPA Sitti Ramlah SE MM, diharapkan para peserta dapat lebih memahami prosedur standar dalam manajemen kasus, serta mampu melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat, cepat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Sinkronisasi antar lembaga dan pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota juga menjadi fokus utama untuk memastikan koordinasi yang efektif dalam upaya perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan".Ucap Sitti Ramlah Selasa 23 Juni 2026,di Hotel Kirey Jalan Raya Lanto.


Lebih lanjut Kabid PPPA, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar layanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak, dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Bupati Bantaeng Hadiri Peresmian Paket Pekerjaan Jalan Inpres 2025 di Sulsel, Total Panjang Capai 62,54 Km

BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri kegiatan Peresmian Paket Pekerjaan Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan.


Kegiatan peresmian berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, pada Selasa (23/6/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BBPJN Sulsel, Indra Cahya Kusuma, serta sejumlah pejabat terkait dan perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.


Dalam sambutannya, Kepala BBPJN Sulsel, Indra Cahya Kusuma, menyampaikan bahwa program pembangunan jalan tahun ini memiliki cakupan yang signifikan bagi konektivitas wilayah di Sulawesi Selatan. Program IJD TA 2025 ini mencakup total panjang jalan sepanjang 62,54 kilometer yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.


Indra Cahya Kusuma juga mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah mengalokasikan dan merealisasikan anggaran sebesar Rp 258,175 miliar untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan tersebut. Dana ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional maupun daerah, sehingga mampu menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.


Kehadiran Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam acara ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam bersinergi dengan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Dengan adanya program ini, diharapkan kondisi jalan di berbagai wilayah, termasuk akses menuju dan di dalam Kabupaten Bantaeng, akan semakin baik dan mendukung aktivitas perekonomian warga.


Peresmian ini menjadi tanda dimulainya atau selesainya tahap tertentu dari paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas nasional dalam rangka pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan.


 

Momentum Menjadi Polisi Yang Baik Dan Profesional, Kasat Reskrim Polres Kediri Bergeser

Prosesi Sertijab Kepala Satuan Resort Kriminal
Polres Kediri. (Foto : Hari)


KEDIRI - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) di Lapangan Apel Mapolres Kediri digelar dengan sangat khidmat, Selasa (23/6/2026).


Pergantian pucuk pimpinan Reskrim tersebut merupakan penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kualitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.


Jabatan Kasat Reskrim Polres Kediri resmi berganti dari AKP Joshua Peter Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. kepada AKP Angga Riatma, S.Tr.K., S.I.K., M.H.


Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan juga Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek dan jajarannya.


Kapolres Kediri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada AKP Joshua Peter Krisnawan atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Kasat Reskrim. Berbagai capaian dalam penanganan perkara maupun pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi bagian penting dari kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas.


Kapolres juga menyampaikan harapan kepada pejabat baru agar segera beradaptasi dengan kondisi wilayah hukum Polres Kediri, karakteristik daerah, pola kriminalitas, serta dinamika sosial masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penegakan hukum.


“Jabatan Kasat Reskrim memiliki peran strategis dalam memastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan profesional, cepat, tepat, serta dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan masyarakat tumbuh dari kualitas pelayanan dan penegakan hukum yang dirasakan secara nyata,” ujar AKBP Bramastyo dalam amanatnya.


Kapolres juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses penanganan perkara, terutama kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.


Menurutnya, keterbukaan informasi yang dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


“Setiap perkembangan penanganan perkara perlu dikomunikasikan secara terbuka sesuai mekanisme yang berlaku. Transparansi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi,” tegasnya.


Sementara itu, AKP Angga Riatma datang dengan pengalaman yang cukup matang di bidang reserse kriminal. Sebelum dipercaya memimpin Satreskrim Polres Kediri, ia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Jember Polda Jawa Timur. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.


Pergantian jabatan Kasat Reskrim ini menjadi momentum penting bagi Polres Kediri untuk terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Dengan kepemimpinan baru, diharapkan Satreskrim Polres Kediri semakin responsif, profesional, dan akuntabel dalam menangani berbagai perkara hukum.


Melalui penyegaran organisasi yang dilakukan secara berkala, Polres Kediri menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme institusi serta menghadirkan pelayanan hukum yang berkeadilan.


Kehadiran AKP Angga Riatma sebagai Kasat Reskrim yang baru diharapkan mampu memperkuat kinerja satuan reserse kriminal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di wilayah Kabupaten Kediri.

(Hrb)

Senin, 22 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Gelar Grand Final Pemilihan Duta Anak 2026, Tegaskan Komitmen Wujudkan KLA


BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Gedung Balai Kartini pada Senin 22 Juni 2026.

Momen pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Aksi simbolis tersebut menandai dimulainya ajang tahunan yang menjadi wadah partisipasi aktif bagi generasi muda di Bumi Butta Toa.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menekankan bahwa Pemkab Bantaeng memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan status Kabupaten Layak Anak. Salah satu strategi utamanya adalah memberikan ruang bagi generasi muda untuk bersuara, berpartisipasi, dan menjadi pelopor perubahan di masyarakat.


"Duta anak bukan sekadar gelar atau salempang. Tugas kalian adalah menjadi teladan bagi teman-teman sebaya, menjadi penyambung lidah anak-anak lain kepada kami orang dewasa, serta menjadi agen perubahan dalam isu-isu penting seperti perlindungan dari kekerasan, perundungan (bullying), perkawinan anak, hingga penggunaan gadget yang bijak," Ucap Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri.


Ia juga berpesan kepada seluruh finalis agar menampilkan kepribadian yang jujur, berani, kreatif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan sesama. Menurut Bunda Forum Anak, akhlak mulia dan sikap rendah hati merupakan bekal terpenting dalam menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa.


"Selamat berkompetisi. Ingatlah bahwa setiap peserta adalah anak-anak terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Menang atau tidak, kalian semua adalah generasi hebat yang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga terpilih Duta Anak yang benar-benar bisa menginspirasi dan mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng," Jelasnya.


Tahun ini, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng diikuti oleh 31 peserta dari berbagai kecamatan dan sekolah di wilayah tersebut. Melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, akhirnya terpilih 16 finalis terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Final.


Hadir dalam acara pembukaan Grand Final tersebut antara lain Staf Ahli Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, Drs. H. Muslimin, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit Bantaeng, Putri Fatimah Nurdin, serta para Kepala Sekolah dan Madrasah dari seluruh finalis Duta Anak Kabupaten Bantaeng.


Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap hak-hak anak dan pentingnya melibatkan suara anak dalam pembangunan daerah.

News Of This Week