Jumat, 08 Mei 2026

Rutan Bantaeng Teguhkan Komitmen Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal dan Narkoba


BN Online Bantaeng — Rutan Kelas IIB Bantaeng kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui pelaksanaan Apel Deklarasi Bersih dari HALINAR dan Penipuan yang dirangkaikan dengan razia blok hunian warga binaan, Jumat (08/05/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Rutan Bantaeng tersebut dihadiri oleh unsur aparat penegak hukum dan stakeholder terkait, seperti Polres Bantaeng, Kodim 1410/Bantaeng, Subdenpom Bantaeng, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, LSM, hingga insan media. Seluruh pegawai Rutan Bantaeng turut mengikuti kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan handphone ilegal, narkoba, pungutan liar, maupun praktik penipuan.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A., dalam arahannya menegaskan bahwa perang terhadap HALINAR harus dimulai dari integritas petugas. Menurutnya, seluruh jajaran wajib menjaga profesionalisme serta tidak memberikan ruang terhadap segala bentuk pelanggaran di lingkungan Rutan.


Ia juga menekankan bahwa setiap pelanggaran yang berkaitan dengan handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan akan ditindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan.


Sebagai tindak lanjut dari deklarasi tersebut, jajaran petugas kemudian melaksanakan razia ke kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi Rutan tetap aman dan kondusif serta mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.


Melalui kegiatan ini, Rutan Bantaeng berharap dapat terus memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR serta praktik penipuan.


Berikut Gambar Kegiatan Rutan Bantaeng








Resmi ditutup Dikbangpes Mandiri Bareskrim Polri Gelombang II TA 2026,Polres Bantaeng

BN Online Bantaeng,-- Kegiatan Pendidikan dan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Mandiri Bareskrim Polri Gelombang II T.A 2026 resmi ditutup pada Jum'at siang (8/5/2026). Penutupan tersebut berlangsung di Aula PTSP Kabupaten Bantaeng dan dihadiri oleh jajaran Reskrim Polres Bantaeng serta diikuti secara daring dari Diklat Reskrim Polri Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.


Pendidikan dan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Mandiri Bareskrim Polri Gelombang II T.A 2026 telah berlangsung dari tanggal 9 April hingga 8 Mei 2026. Dalam kegiatan penutupan tersebut,  diikuti oleh 28 peserta Dikbangspes terdiri dari personel Reskrim jajaran Polres Bantaeng, pengasuh, pendamping dan unsur kepanitian kegiatan ini.


Kegiatan Dikbangspes ini diselenggarakan oleh Diklat Reserse Polri sebagai upaya peningkatan kompetensi penyidik dan personel fungsi reserse di seluruh Indonesia. Polres Bantaeng menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan secara virtual bagi peserta di wilayah tengah.


Dalam sambutannya di penutupan Dikbangspes, Kadiklat Reserse Brigjen. Pol. Ade Rahmat Idnal, S.I.K., M.Si,. Menyampaikan, selama kurang lebih satu bulan ini saudara-saudara telah mengikuti pendidikan guna menjadi penyidik-penyidik Polri yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul sesuai dengan jenis pendidikan yang diikuti. Oleh karena itu harus disadari bahwa keberhasilan suatu pendidikan untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tidak akan berarti, apabila tidak disertai dengan kemauan, ke ikhlasan, kesungguhan dan motivasi yang tinggi dari setiap komponen pendidikan khususnya para peserta didik sekalian.


Menutup amanatnya Kaditlat Reserse berpesan sebagai penyidik Polri agar senang tiasa menjaga sikap dan perilaku dilingkungan masyarakat karena era sekarang jamannya teknologi, era apa saja kegiatan kita terpantau, Jadilah penyidik yang baik yang profesional dan beretika baik.


Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh guna meningkatkan profesionalisme tugas kepolisian, khususnya dalam menangani tindak pidana diwilayah hukum masing-masing.

Rutan Bantaeng Menggelar Ikrar Pemasyarakatan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Peredaran Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan


BN Online Bantaeng,-- Rutan Klas IIB Bantaeng Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, Penipuan serta penandatanganan komitmen bersama kepada perwakilan pegawai rutan bantaeng secara bersamaan, Kegiatan Ikrar Pemasyarakatan ini berlangsung di halaman Kantor Rutan Klas II B Bantaeng.


Dalam kegiatan ini pula di hadiri unsur dari TNI dan Polri, SubDanpom, Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam hal ini Lurah Pallantikang, unsur Ormas yang hadir pada Ikrar Pemasyarakatan. Jumat 08 Mei 2026.


Ikrar Pemasyarakatan yang di bacakan salah satu pegawai rutan bantaeng ada empat poin  terkait Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan.


1.Berkomitmen mewujudkan lingkungan rutan bantaeng yang steril dan bersih
2.Bersedia memberikan informasi kepala Kepala UPT  Pemasyarakatan.
3.Siap menerima sanksi tegas termasuk pemberhentian secara tidak hormat.
4.Kepala Rutan dan Pejabat Struktural serta para pejabat pelaksana dilingkungan Rutan Klas II B Bantaeng siap di copot dari jabatannya.


Dalam sambutannya Kepala Rutan Bantaeng, Terimakasih atas kehadirannya kepada unsur pemerintah  Lurah Pallantikang, Polres Bantaeng, Kodim 1410 Bantaeng, Sub Denpom, DPD Lira dan GPPM yang telah membersamai kami dalam kegiatan Ikrar Pemasyarakatan serta penggeledahan di setiap blok hunian pada warga binaan untuk menghindari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan.


"Ini adalah upaya untuk menertibkan segala macam penyimpangan warga binaan permasyarakatan dan menjadikan situas dan kondisi rutan bantaeng menjadi aman dan terkendali dari segala macam gangguan yang harus kita hindari" terang Ambo Asse dalam sambutannya di hadapan para pegawai dan pejabat struktural dan perwakilan warga binaan.


"Biar bagaimanapun segala bentuk tanggung jawab  yang ada di rutan bantaeng adalah tanggung jawab kita bersama, dan seluruh unsur pemerintah serta masyarakat harus kita libatkan dalam ikrar pemasyarakatan ini, baik itu sifatnya sebagai kontrol dan pada hari ini kita akan laksanakan penandatanganan ikrar, tujuannya adalah untuk menghindari segala bentuk pelanggaran dan ini serentak di laksanakan pada hari ini di seluruh Indonesia ".


"Ikrar penandatanganan di pejabat struktural maupun pegawai rutan bantaeng sebagai pegangan dan komitmen kita bersama untuk menjaga stabilisas keamanan didalam rutan maupun diluar, dengan tertib aman dan terkendali dan empat point ikrar menjadi penanda bahwa kita betul - betul berkomitmen dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan".jelasnya.


"Olehnya itu pada kesempatan ini saya selaku Kepala Rutan Bantaeng dan sekaligus sebagai penanggung jawab menyampaikan kepada seluruh rekan - rekan dalam pelaksanaan tugas , kita betul - betul mengedepankan komitmen dan integritas yang tentunya kita harus memulai dari kita sendiri dulu".harapnya.


Setelah Ikrar Pemasyarakatan seluruh unsur TNI dan Polri dan Pemerintah setempat serta Ormas melakukan rangkaian penggeledahan di blok hunian warga binaan permasyarakatan.

Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan Jelang Idul Adha, Bupati Bantaeng Hadiri Rapat TPID Sulsel


 

BN Online Makassar - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulsel dalam rangka Upaya Stabilisasi Harga Jelang Momen Idhul Adha Tahun 2026.


Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis, 7 Mei 2026.


‎Dalam arahannya, Fatmawati Rusdi mengungkapkan, empat arahan strategis pengendalian inflasi di Sulsel jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha, yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. 


Dirinya meminta, seluruh daerah memperkuat koordinasi dengan Bulog melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Ia menekankan agar GPM dioptimalkan hingga tingkat kelurahan dan fokus pada delapan komoditas utama penyumbang inflasi.


"Intervensi harus dilakukan secara maksimal, terutama pada komoditas seperti minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, demi memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat jelang Iduladha," tutur Wagub.


Sementara Bupati Bantaeng, Uji Nurdin memberikan apresiasi adanya High Level Meeting untuk menjamin stabilitas harga pangan. Dirinya siap berupaya memastikan ketersediaan pasokan, dan mengintervensi pasar untuk menekan potensi lonjakan inflasi akibat kenaikan permintaan jelang Iduh Adha. 


"Kita siap melakukan koordinasi dengan unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam memastikan harga komoditas pokok, terutama daging sapi/ayam, telur, dan, minyak, cabai , dan lainnya tidak melonjak drastis. InsyaAllah ketersediaan stok bahan pangan dan hewan kurban di pasar aman", pungkasnya.

Dampak Efisiensi Anggaran, Fasilitasi Bus jamaah Calon Haji tahun ini belum terealisasi


BN Online Bantaeng, -  Kebijakan efisiensi anggaran saat ini masih menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi nasional di Indonesia. Hal tersebut tentunya memberi dampak pada semua sektor, termasuk sektor pelayanan publik yang vital. 


Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Bantaeng, H. Nurdin, atas nama Pemerintah Kabupaten Bantaeng meminta maaf kepada para Jamaah Calon Haji terkait tidak adanya fasilitas gratis bus pengantaran dan penjemputan dari Bantaeng ke Asrama Haji Embarkasi Kota Makassar.


Kabag Kesra menjelaskan, efisiensi anggaran atau pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang diterapkan pemerintah pusat tentu sangat berdampak pada penganggaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bantaeng. 


“Saat ini kita diperhadapkan dengan pemangkasan anggaran, bagi kami tidak ada kegiatan yang boleh dipangkas, semua kegiatan sangat penting karena merupakan pelayanan dasar untuk kepentingan kemaslahatan umat,” ungkap Kabag Kesra saat ditemui di Ruangan kerjanya, Rabu, 6 Mei 2026.


"Semua hal bagi kami adalah penting dan merupakan prioritas, namun pemangkasan anggaran sudah menjadi keharusan. Setelah melakukan pertimbangan baik dari segi konsekuensi positif/negatif, dan meninjau berbagai pilihan, diantara kegiatan Insentif Guru Mengaji, Imam Masjid, pembina TPA/Pondok, Beasiswa Hafiz, kegiatan MTQ, serta fasilitas pengantaran dan penjemputan Jamaah Calon Haji harus ada salah satu yang tidak terakomodir,” jelas Nurdin.


Kabag Kesra berharap, agar di tahun berikutnya kondisi keuangan dapat semakin membaik sehingga pemerintah daerah bisa kembali memberikan fasilitas transportasi kepada para Jamaah Calon Haji.


“Semoga tahun depan anggaran bisa normal kembali sehingga kami kembali memfasilitasi keberangkatan dan penjemputan Jamaah Calon Haji” ungkapnya.

Kamis, 07 Mei 2026

Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Ciptakan Bibit Bencana Banjir Dan Longsor

Aktifitas Galian C Ilegal di wilayah dusun Kajang
desa Sukosari kecamatan Kasembon 


KABUPATEN MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Tambang Galian C Ilegal di Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon sedang ramai - ramainya dieksplorasi.

Tampak puluhan truck keluar masuk lokasi pertambangan melalui jalan sawah menuju titik penambangan yang berada di sekitaran sempadan sungai yang merupakan Wilayah Balai Besar Sungai (WBBS) Kali Konto.


Awak media bidiknasional.co.id saat mengunjungi lokasi tampak puluhan truck keluar masuk bergantian  melewati jalan sawah menuju sempadan sungai dan turut serta dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Rabu, 06/05/2025.


Terpantau  dumptruck  Nopol AG 8551 UH  sedang memasuki area penambangan untuk muat material uruk ke lokasi yang menurut informasi warga sekitar dikelola oleh Pak Kasun atau yang akrab dipanggil  Mbah Wo Kajang Hariyono.

Dumptruck menuju lokasi tambang Galian C untuk muat 


Di wilayah pertambangan tersebut terpantau tidak ada satu pun papan informasi terkait perijinan tambang, sehingga patut diduga bahwa tambang tersebut tidak berijin atau ilegal.


Kepala Desa Sukosari kecamatan Kasembon dikonfirmasi awak media di Kantor Desa/Kelurahan Sukosari sedang persiapan berangkat ke Kota Batu untuk rapat dengan DPRD, hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Desa kepada awakmedia saat kunjungan ke kantor desa.


Kariyaji Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Cabang Kediri menyayangkan adanya aktifitas tambang Galian C tersebut yang patut diduga sebagai aktifitas ilegal, tidak berijin dan melanggar hukum serta merusak lingkungan.


"Tanah uruk yang berdiri di sekitar sungai tersebut adalah benteng antara luapan air sungai dan persawahan warga. Apa jadinya jika tanah uruk tersebut rata dengan sungai dan banjir bandang akan menggerus persawahan serta menerjang sedimen fondasi penyangga desa, dampak kedepan nya adalah banjir bandang/robb, gagal panen, dan longsor, tinggal tunggu waktu saja", ungkap Kariyaji.


Kariyaji juga menambahkan bahwa seharusnya aparat penegak hukum (APH) tidak tutup mata atas adanya pelanggaran hukum di wilayahnya. Pertambangan harus memiliki izin secara legal formal harus terpenuhi semuanya, baik Ijin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Ijin Pertambangan Rakyat (IPR), Rekomendasi Teknis, bahkan Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta Pengelolaan Lingkungan Hidup.

(Hrb/Kap)

Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Punya Kasun Nakal Penambang Liar

Kantor Desa Sukosari Kecamatan Kasembon (atas) dan
Aktifitas Galian C Ilegal (bawah),


KABUPATEN MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Hariyono adalah Kepala Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon. Selain profesi nya sebagai abdi masyarakat, seringkali dia berada di sekitaran  sempadan sungai yang merupakan Wilayah Balai Besar Sungai (WBBS) Kali Konto.


Terpantau dalam dua bulan terakhir  puluhan truck dan beberapa pekerja berkerumun di sekitaran Kali Konto melakukan aktifitas penambangan tanah uruk secara membabi buta yang notabene dikelola oleh Pak Kasun atau yang akrab dipanggil orang - orang dengan panggilan Mbah Wo Kajang.


Sebagai publik figur seharusnya dia sadar hukum dan menjadi contoh bagi masyarakat dan tidak malah terlibat dalam  kejahatan pertambangan.


Awak media bidiknasional.co.id saat mengunjungi lokasi tampak puluhan truck keluar masuk bergantian  melewati jalan sawah menuju sempadan sungai dan turut serta dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Rabu, 06/05/2025.


Di wilayah pertambangan tersebut terpantau tidak ada satu pun papan informasi terkait perijinan tambang, sehingga patut diduga bahwa tambang tersebut tidak berijin atau ilegal.


Pernah sekali Pak Kasun atau Mbah Wo Kajang dengan percaya diri nya menunjukkan dokumen ijin pertambangan kepada awak media ini dan seolah - olah aktifitas mereka adalah legal.

Kenyataannya, dokumen yang dipunyai hanyalah Nomor Induk Berusaha (NIB) atas nama Nita Mega Selvia dan bukan atas namanya, juga ditunjukkan  Ijin Pertambangan Rakyat (IPR) Nomor : 180/0002/IPR/421.302/2014 atas nama Hariyono yang terbit pada 13 Januari 2014 dan berlaku selama 3 tahun sampai dengan 13 Januari 2017.

Dokumen NIB dan IPR yang kadaluwarsa


Kepala Desa Sukosari kecamatan Kasembon dikonfirmasi awak media di Kantor Desa/Kelurahan Sukosari sedang persiapan berangkat ke Kota Batu untuk rapat dengan DPRD, hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Desa kepada awak media saat kunjungan ke kantor desa.


Terpisah, Kariyaji Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Cabang Kediri mengatakan bahwa aktifitas tambang Galian C tersebut patut diduga sebagai aktifitas ilegal, tidak berijin dan melanggar hukum.


"Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, artinya semua warga negara berhak atas tanah tersebut dan bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan segelintir orang saja", ungkap Kariyaji.


Kariyaji juga berjanji akan melanjutkan laporan dan/ atau pengaduan  masyarakat kepada pihak berwenang serta melaporkan ke Bidpropam Polda Jatim dan Kompolnas  jika aparat penegak hukum (APH) tutup mata dan main - main dalam menyikapi  penegakan hukum ini.

(Hrb/Kap)

Rabu, 06 Mei 2026

Kejaksaan Negeri Bantaeng Gelar Upacara HUT ke-75 PERSAJA, Teguhkan Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas


BN Online Bantaeng – Kejaksaan Negeri Bantaeng melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng, Rabu (6/5/2026).


Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, S.H., C.N., selaku inspektur upacara, dan diikuti oleh para jaksa serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bantaeng.


Dalam kesempatan tersebut, Kajari Bantaeng membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, yang menekankan bahwa usia 75 tahun PERSAJA merupakan cerminan perjalanan panjang pengabdian dan dedikasi dalam memperkuat institusi Kejaksaan sebagai pilar penting penegakan hukum di Indonesia.


Disampaikan bahwa PERSAJA memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjadi wadah pemersatu insan Adhyaksa, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta kehormatan profesi jaksa.


Peringatan HUT ke-75 PERSAJA tahun ini mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, yang mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat peran Kejaksaan sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.


Dalam amanatnya, Jaksa Agung juga menegaskan bahwa di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, PERSAJA dituntut untuk mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjadi pengawal moral bagi seluruh insan Adhyaksa melalui penegakan nilai-nilai kejujuran, independensi, dan tanggung jawab profesional.


Selain itu, momentum tahun 2026 yang ditandai dengan implementasi KUHP dan KUHAP baru menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para jaksa untuk beradaptasi dengan paradigma hukum yang lebih humanis, restoratif, dan berorientasi pada keadilan substantif.


“Jaksa tidak hanya menjalankan fungsi penuntutan, tetapi juga memiliki peran sentral dalam menjaga kepastian hukum, kemanfaatan, dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” sebagaimana disampaikan dalam amanat tersebut.


Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan, soliditas, serta jiwa korsa seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Bantaeng.


Melalui peringatan ini, seluruh insan Adhyaksa diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga kepercayaan publik, meningkatkan profesionalisme, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi penegakan hukum dan kemajuan bangsa.


Peringatan HUT ke-75 PERSAJA ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas serta meneguhkan peran PERSAJA sebagai pilar penting dalam mewujudkan Kejaksaan yang modern, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.


Dirgahayu PERSAJA ke-75. PERSAJA Solid, Kejaksaan Berintegritas, Indonesia Berdaulat.

Selasa, 05 Mei 2026

Resmi di Lantik 21 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas oleh Wakil Bupati Bantaeng


BN Online Bantaeng,- Sebanyak 21 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup Kabupaten Bantaeng resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Wakil Bupati Bantaeng, Senin (4/5).


Beberapa pejabat yang dilantik pada hari ini diantaranya Iwan Setiawan, yang sebelumnya menduduki jabatan selaku Sekretaris Dinas Kesehatan, dilantik menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Amiruddin Nur, selaku Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, dilantik pada jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.


Sementara itu Abdul Azis, yang sebelumnya menjabat Camat Gantarangkeke, dilantik menduduki jabatan Sekretaris pada Dinas Pemuda dan Olahraga. Salmawati, yang sebelumnya merupakan Kepala UPT Laboratorium Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup, menduduki jabatan baru sebagai Camat Gantarangkeke.


Pada kesempatan itu, Wabup Bantaeng menyampaikan bahwa pejabat administrator dan pejabat pengawas memiliki peran yang sangat strategis yang merupakan "mesin penggerak" birokrasi dan ujung tombak pelayanan publik.


"Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menekankan beberapa pesan penting untuk segera dipedomani dan dilaksanakan diantaranya tanamlan core values BerAkhlak, bekerjalah cepat dan inovatif, jaga integritas dan loyalitas, bangun sinergi dan kolaborasi", ujarnya.


Wabup juga menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik karena ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah sekaligus tantangan yang diberikan.


"Selamat bekerja dan selamat mengabdi jadikan jabatan ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian terbaik bagi daerah kita Kabupaten Bantaeng, Nusa dan Bangsa", tuturnya.


Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Minggu, 03 Mei 2026

Bupati Bantaeng Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu


BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu 2 Mei 2026.


Upacara Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia disampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan serta menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.


Disampaikan pula bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang untuk memanusiakan manusia. Berdasarkan landasan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mewujudkan tujuan pendidikan nasional.


Lebih lanjut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis, yaitu, Pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai program hasil terbaik cepat, Pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan guru, Integrasi pembelajaran mendalam dengan penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, Peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan STEM, Perluasan akses pendidikan melalui layanan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel.


Hardiknas Tahun 2026, telah dilaksanakan berbagai kegiatan di antaranya lomba gerak jalan tepat waktu yang berlangsung pada 20 hingga 29 April dan diikuti oleh lebih dari 100 tim gabungan dari berbagai jenjang pendidikan.


Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan Sanitasi Sekolah yang berlangsung mulai 28 hingga 30 April 2026, diikuti Satuan pendidikan jenjang TK,SD dan SMP, Lomba Rangking I tingkat SD dan SMP yang berlangsung selama dua hari dan Lomba Karnaval Paud di ikuti peserta didik dan KB serta jalan santai rukun bersama teman.


Turut hadir pada upacara tersebut, Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriadi mewakili Kapolres Bantaeng, Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejaksaan Bantaeng, Sepriyadi mewakili Kajari Bantaeng, Pasi Pers kodim 1410 Bantaeng, Kapten Inf Sahabuddin mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng, Kinasih Puji Utami mewakili Pengadilan Negeri Bantaeng, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H.Abd.Wahab, Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kab. Bantaeng, Asruddin, Para Unsur Pimpinan OPD lingkup Kab. Bantaeng, Para Kepala Sekolah, Pengawas se-Kab.Bantaeng, Para Guru dan Siswa-siswi se-kabupaten Bantaeng.

Sabtu, 02 Mei 2026

Bupati Bantaeng Dorong Kegiatan Positif Lewat Turnamen Gel Blaster


BN Online Bantaeng,---  Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Turnamen Fun War Gel Blaster (WGB) yang dilaksanakan di Lapangan Panjat Tebing Bantaeng, Jumat(1/5).


Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti berbagai tim dari kalangan pemuda dan dilaksanakan selama dua hari, yakni 1–2 Mei 2026. Turnamen ini digelar sebagai ajang hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.


Water Gel Blaster (WGB) sendiri merupakan permainan simulasi tembak-tembakan menggunakan peluru gel berbahan dasar air yang relatif aman. Permainan ini umumnya dimainkan secara berkelompok dengan skenario tertentu, serta mengutamakan penggunaan perlengkapan pelindung demi menjaga keselamatan pemain.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten bersama Forkopimda, dari TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Bantaeng mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Turnamen War of Water (Water Gel Blaster) ini, dengan catatan tetap dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.


"Oleh raga ini agak susah di mainkan karna kami pernah melaksanakan kegiatan ini dan harus disiapkan peralatan yang lengkap. Kegiatan ini semoga kedepan lebih meriah lagi dan kami sebagai Bupati Bantaeng akan mencari tempat yang strategis".


Selain itu, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Tidak boleh ada kemenangan yang diraih dengan cara curang. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung nilai "sipakatau" sebagai jati diri masyarakat Bantaeng.


"Tidak ada yang menang karena curang. Kita orang Bantaeng, harus sipakatau. Jaga nama Bantaeng, habis pelaksanaan pertandingan foto, video, pasti viral. Tunjukkan Indonesia bahwa Bantaeng itu keren, aman, dan ramah", ujarnya.


Dalam permainan tersebut, peserta dibagi menjadi beberapa tim. Setiap pertandingan mempertemukan dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Mekanisme permainan dilakukan dengan menjatuhkan target yang berada di belakang barisan lawan. Tim yang berhasil lebih dulu menjatuhkan target dinyatakan sebagai pemenang.


Turut hadir pada acara pembukaan yakni, Perwakilan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Bantaeng, serta para komunitas.

Jumat, 01 Mei 2026

Aksi Humanis Siswa Bintara Polri Angkatan 54: Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Bantaeng


BN Online Bantaeng, – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Siswa Latja DIKTUKBA Bintara Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026 Polres Bantaeng. Melalui kegiatan kohesi, para siswa turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, bertempat di Kampung Dampang, Kelurahan Gantarang Keke, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng.


Dalam aksi kemanusiaan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, telur, dan mie instan kepada dua warga terdampak kebakaran, yakni Saniang dan Eni.


Sebanyak 11 siswa Latja terlibat langsung dalam kegiatan ini, didampingi oleh mentor Aiptu Syamsuddin Latif dan Briptu Amirullah Palallo, serta perwakilan pejabat korps.


Kegiatan kohesi ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan bagi para siswa Bintara Polri, tetapi juga sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri.


Dengan penuh kehangatan, para siswa berinteraksi langsung dengan warga, memberikan dukungan moril sekaligus meringankan beban korban pasca musibah kebakaran.


Kabag SDM Polres Bantaeng, Kompol Abdul Rahim, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.


Kehadiran para siswa Latja ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali pasca musibah.


Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat.


News Of This Week