Sabtu, 25 Juli 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Bantaeng, serta Resmi dibuka oleh Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Children Car Free Day dan Market Day.


BN Online Bantaeng,– Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar berbagai kegiatan bertema "Sayangi, Lindungi, Bangun Masa Depan" yang berlangsung di Tribun Pantai Seruni, Sabtu 25 Juli 2026.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, yang juga merupakan Bunda Forum Anak Butta Toa.


Rangkaian acara diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan peserta dan dipandu langsung oleh Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Bupati Bantaeng bersama Ketua TP. PKK turut berbaur dengan anak-anak dalam kegiatan senam sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aktif dan ceria.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, perlindungan serta kesempatan yang sama untuk berkembang.


"Peringatan Hari Anak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak Bantaeng. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa," ujarnya.


Berbeda dari tahun lalu, peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Bantaeng kali ini semakin meriah dengan terlaksananya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan berbagai pihak atau sektor yang mendukung terselenggaranya acara. 


Penyelenggaraan acara dipimpin oleh gabungan figur pemuda dan aktivis perlindungan anak, yakni Andi Muhammad Fuad Langgara sebagai Steering Committee (SC) / Perwakilan dari Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit, serta Nurima Aprilia Putri sebagai Co-Committee / Perwakilan dari Forum Anak Butta Toa (FABT). Sementara itu dari segi kepanitiaan, SC/Panitia Pengarah acara terdiri atas Tim Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), UPTD PPA, dan Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 116 yang dalam kegiatan ini turut didukung oleh Balai Besar POM makassar. Sedangkan dalam struktur Organizing Committee (OC / Panitia Pelaksana), terdapat Tim Pengurus Forum Anak Butta Toa (FABT) dan Fasilitator Forum Anak Butta Toa.


​Oleh karena itu, dalam penyelenggaraannya, acara ini menggandeng berbagai instansi dan organisasi seperti Dinas PMDPPPA (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan dan Anak), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang juga melakukan penandatanganan MoU dengan Forum Anak Butta Toa.


​Selain itu, melalui kolaborasi antara Forum Anak Butta Toa (FABT) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng, peringatan HAN 2026 ini berhasil mencetak dan menerbitkan sebanyak 45 Kartu Identitas Anak (KIA) yang telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Butta Toa.


Hadiri Pelantikan PCM Uluere, Bupati Bantaeng Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Membangun Daerah


BN Online Bantaeng - Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Pelantikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Uluere, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Tablig Akbar, di Lapangan SD Inpres Tamaona Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere, Sabtu (25/7).


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng, Dr. Hasanuddin Arasy, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi melantik Nawir, S.AP. sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Uluere beserta jajaran pengurus periode 2022–2027.


Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Uluere yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun masyarakat.


Bupati juga mengungkapkan bahwa kontribusi Muhammadiyah di Kabupaten Bantaeng selama ini sangat dirasakan manfaatnya, khususnya di bidang pendidikan. Selain itu, Bupati juga mengapresiasi berbagai gagasan dan pemikiran para tokoh Muhammadiyah yang selama ini turut memberikan masukan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bantaeng.

Pinjam Motor Pelajar untuk Jalan-jalan, Pria di Bantaeng Ditangkap Usai Gadaikan Kendaraan demi Beli Sabu dan Judi Online


BN Online Bantaeng– Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bantaeng berhasil mengamankan seorang pria berinisial TR (25) yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan. Tersangka digerebek setelah menggadaikan sepeda motor milik seorang pelajar yang dipinjamnya dengan alasan hendak berjalan-jalan.


Penangkapan dilakukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 23.30 Wita di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) Resmob Polres Bantaeng, Aipda Sabil, usai melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban.


Kronologi Penggelapan


Kasus ini bermula dari laporan polisi dengan nomor LP/B/164/VII/SPKT/Polres Bantaeng/Polda Sulawesi Selatan yang diterima pada 19 Juli 2026. Korban dalam kasus ini adalah Putri Maulani Pratiwi (16), seorang pelajar yang berdomisili di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Bonto Atu.


Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa awal terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 13.30 Wita di wilayah yang sama. Saat itu, TR meminjam sepeda motor Yamaha Filano berwarna putih milik korban dengan dalih ingin pergi jalan-jalan ke Kabupaten Bulukumba.


Namun, janji tersebut tidak ditepati. TR tidak pernah mengembalikan kendaraan tersebut kepada pemiliknya. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa sepeda motor itu telah digadaikan oleh tersangka kepada pihak lain, sehingga korban mengalami kerugian materiil senilai Rp31 juta.


Motif Demi Narkoba dan Judi


Usai melacak keberadaan tersangka, tim polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan TR tanpa perlawanan di kediamannya. Dalam pemeriksaan awal di Mapolres Bantaeng, tersangka mengakui perbuatannya.


TR mengungkapkan bahwa ia telah menggadaikan sepeda motor korban kepada seorang pria berinisial AN, warga Jalan Delima, Kelurahan Tappajeng, Kecamatan Bantaeng, dengan nilai gadai sebesar Rp8 juta.


Yang mengejutkan, uang hasil gadaian tersebut tidak digunakan untuk keperluan mendesak, melainkan dialihkan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu dan digunakan sebagai modal bermain judi online.


"Uang hasil gadai digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu serta bermain judi online," ungkap sumber dari penyidik.


Proses Hukum Berlanjut


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polres Bantaeng dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Filano warna putih juga telah diamankan.


"Terduga pelaku saat ini masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Bantaeng," tegas AKP Gunawang.


Para pihak kini menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses hukum yang akan dijalani oleh TR, sementara korban berharap keadilan dapat segera ditegakkan atas kerugian yang dideritanya.


Didampingi Bunda Forum Anak, Bupati Bantaeng Resmikan Children Car Free Day dan Market Day Sebagai Rangkaian Peringatan HAN 2026


BN Online Bantaeng, – Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar berbagai kegiatan bertema "Sayangi, Lindungi, Bangun Masa Depan" yang berlangsung di Tribun Pantai Seruni, Sabtu 25 Juli 2026.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, yang juga merupakan Bunda Forum Anak Butta Toa.


Rangkaian acara diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan peserta dan dipandu langsung oleh Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Bupati Bantaeng bersama Ketua TP. PKK turut berbaur dengan anak-anak dalam kegiatan senam sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aktif dan ceria.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng bersama Ketua TP. PKK juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kepala perangkat daerah terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Bantaeng. Selain itu, dilakukan pula penyerahan Piagam Penghargaan FASS Award 2026 kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, perlindungan serta kesempatan yang sama untuk berkembang.


"Peringatan Hari Anak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak Bantaeng. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa," ujarnya.


Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Butta Toa juga meresmikan Children Car Free Day sekaligus membuka Market Day yang ditandai dengan pengguntingan pita.


Market Day diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini, sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.


Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap seluruh pihak terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah anak sehingga setiap anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing.


Perkuat Komitmen Zero Halinar, Rutan Bantaeng Gelar Sidak Gabungan Bersama Aparat Penegak Hukum


BN Online Bantaeng – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng kembali menggelar sidak gabungan sebagai upaya memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mewujudkan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkotika), Jumat (24/07) malam. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif.


Sidak gabungan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Rutan Kelas IIB Bantaeng dengan melibatkan personel dari Polres Bantaeng, Kodim 1410/Bantaeng, dan Subdenpom XIV/1-2 Bantaeng. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan beserta area-area yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.


Dari hasil pelaksanaan sidak, petugas tidak menemukan handphone, narkotika, maupun barang terlarang lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Kelas IIB Bantaeng. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa upaya pengawasan dan deteksi dini yang selama ini dilaksanakan berjalan secara konsisten dan efektif.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, menegaskan bahwa kegiatan sidak gabungan merupakan bagian dari komitmen jajaran Rutan Bantaeng dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar. "Kami akan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum serta meningkatkan pengawasan secara rutin sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Komitmen Zero Halinar harus diwujudkan secara nyata melalui kerja sama dan pengawasan yang berkelanjutan," tegasnya.


Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Bantaeng menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan langkah-langkah deteksi dini, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.


Jumat, 24 Juli 2026

Bupati Bantaeng Sambut Tim Dewan Profesor Unhas untuk Program "Profesor Mengabdi"


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan Tim Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas) di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (24/7/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka program "Profesor Mengabdi", sebuah inisiatif kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi untuk mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi tinggi kepada Tim Dewan Profesor Unhas yang telah memilih Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program tahun ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara praktisi pemerintahan dan akademisi dalam menyelesaikan berbagai tantangan daerah.


"Sampai hari ini dan ke depan, kami masih sangat membutuhkan sentuhan dan kontribusi dari Unhas. Kami mengedepankan kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk memberikan masukan terkait beberapa permasalahan yang ada di daerah," ujar Bupati.


Bupati juga menyoroti dua isu strategis yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Bantaeng saat ini, yakni upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembenahan sistem pengelolaan sampah rumah tangga. Dengan wilayah yang relatif kecil namun memiliki potensi besar, Bantaeng bercita-cita menjadi daerah percontohan inovasi pembangunan.


"Tentunya harapan kami, para Profesor betul-betul bisa memberikan masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan. Karena itu, kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tambah Bupati.


Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unhas, Prof. Dr. A. Pangerang Moenta, menjelaskan bahwa kunjungan tim ke sejumlah daerah merupakan wujud nyata dari tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan menyediakan pemikiran kritis, kajian ilmiah, serta rekomendasi kebijakan untuk membantu penyelesaian persoalan pembangunan.


"Dalam rangkaian program Profesor Mengabdi, tim telah mengunjungi tiga kabupaten, yakni Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Setiap daerah memiliki fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Khusus di Kabupaten Bantaeng, kami memfokuskan pembahasan pada dua isu, yaitu peningkatan PAD dan pengelolaan sampah," jelas Prof. Pangerang.


Ia berharap hasil kajian dan rekomendasi yang disusun oleh tim profesor dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat.


Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau, para anggota Tim Dewan Profesor Mengabdi Unhas, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab Bantaeng.

Empat Guru SMP Negeri 1 Bantaeng Unjuk Gigi di IGA Award 2026 Regional IV Sulawesi


 

BN Online Bantaeng,– SMP Negeri 1 Bantaeng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi pendidikan. Sekolah ini mengirimkan empat guru terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang Innovation Government Award (IGA) 2026 Regional IV Wilayah Sulawesi.


IGA Award merupakan ajang apresiasi bergengsi bagi pemerintah daerah dan instansi terkait yang berhasil menghadirkan terobosan inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah. Partisipasi SMP Negeri 1 Bantaeng menandai kontribusi nyata sektor pendidikan dalam ekosistem inovasi daerah.


Adapun empat guru yang mewakili sekolah tersebut adalah Ismail S.Pd., M.Pd., Rusmi S.Pd., M.Pd., Sry Astati Puspah Ningsih S.Si., dan Andi Paswanti S.Pd., M.M. Mereka membawa empat judul inovasi berbeda yang dirancang untuk memecahkan masalah spesifik di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.


Berikut adalah rincian inovasi yang dilombakan:


1.Assikola (Aplikasi System Kehadiran Kolaboratif untuk Pembelajaran)

Dibawa oleh Ismail S.Pd., M.Pd., inovasi ini berfokus pada digitalisasi dan kolaborasi dalam sistem kehadiran siswa untuk mendukung efektivitas pembelajaran.


2.Klinik diKelasku (Kolaborasi Interaktif Kesehatan di Kelasku)

Inovasi ini digagas oleh Rusmi S.Pd., M.Pd. dengan konsep unik menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan langsung ke dalam kelas sebagai mitra belajar. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan siswa secara interaktif.


3.Konektif (Konten Edukatif dan Inspiratif)

Sry Astati Puspah Ningsih S.Si. mengembangkan inovasi melalui kemitraan belajar yang berdampak positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lingkungan SMP Negeri 1 Bantaeng. Tujuan utama dari inovasi ini adalah meningkatkan kompetensi murid dalam membuat konten digital yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi ekonomi lokal.


4.Prestasi Murid melalui Bakat, Talenta, Inovasi, dan Kredibilitas

Dibawa oleh Andi Paswanti S.Pd., M.M., inovasi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa secara holistik, termasuk bakat, talenta, kemampuan berinovasi, dan kreativitas mereka.


Keikutsertaan para guru SMP Negeri 1 Bantaeng dalam IGA Award 2026 diharapkan tidak hanya membawa prestasi bagi sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam menciptakan solusi inovatif bagi tantangan pendidikan masa kini.





Rabu, 22 Juli 2026

Penjabat Desa Pattallassang Berganti Andi Irwan Amier SE kembali beraktivitas sebagai Kepala Bidang, Begini Ungkapannya


BN Online Bantaeng, – Penjabat Desa Pattallassang kini berganti Andri Irwan Amier SE telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya selama satu tahun 20 hari, kini digantikan oleh Irfan SE Kasi Pelayanan Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, pada hari ini Rabu 22 Juli 2026 diruang Sekda Bantaeng.


Irfan, SE, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, kini resmi mengemban amanah sebagai Penjabat Desa Pattallassang menggantikan Andri Irwan Amier, SE.


Andri Irwan Amier, SE, telah menyelesaikan masa tugasnya selama satu tahun 20 hari. ia akan kembali ke rutinitas awal sebagai Kepala Bidang (Kabid) Usaha Ekonomi Masyarakat, SDM, dan Teknologi Tepat Guna di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bantaeng.


Dalam keterangannya, Andri menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diterimanya selama memimpin desa tersebut.


"Terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa Pattallassang, mulai dari Sekretaris Desa hingga Kepala Seksi di Desa Pattallassang. Selama kami menjabat selama 1 tahun 20 hari, kami bangga bisa menjadi bagian dari Desa Pattallassang," ujar Andri.


Ia juga tidak lupa meminta maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugasnya selama periode penjabatannya.


"Mohon maaf jika kami punya banyak kekurangan dalam menjalankan tugas kami. Semoga ke depan Desa Pattallassang semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinan yang baru," tambahnya.


Dengan dilantiknya Irfan, SE, diharapkan dapat membawa semangat baru bagi pembangunan dan pelayanan publik di Desa Pattallassang, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Bupati Bantaeng Pimpin Musyawarah Tudang Sipulung, Perkuat Sinergi Menuju Pertanian Bangkit, Maju dan Religius

BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng menggelar Musyawarah Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten Bantaeng dalam rangka persiapan musim tanam Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Rabu 22 Juli 2026.


Dengan mengusung tema "Menyatukan Persepsi dan Sinergi Strategis Menuju Pertanian Bangkit, Maju, dan Religius." Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Kadis Pertanian kabupaten Bantaeng, Mahyudin para perwakilan Forkopimda para camat, penyuluh pertanian, kelompok tani serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Musyawarah Tudang Sipulung merupakan wujud nyata semangat kebersamaan, kearifan lokal, serta komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penopang ketahanan pangan Kabupaten Bantaeng.


"Melalui forum Tudang Sipulung ini, kita menyatukan persepsi, menyusun rencana, serta menyinergikan langkah-langkah strategis pembangunan pertanian ke depan. Keberhasilan sektor pertanian tidak dapat dicapai sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak," ujarnya.


Bupati Bantaeng juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk terus mendukung berbagai kebijakan dan program yang telah disepakati bersama dalam forum tersebut.


Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan benih unggul bersertifikat, penjaminan ketersediaan pupuk, peningkatan jaringan irigasi dan infrastruktur pertanian, fasilitasi akses permodalan, penerapan asuransi usaha tani, serta penguatan peran penyuluh pertanian dan kelembagaan petani.


Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan, Syarifuddin, menekankan pentingnya Musyawarah Tudang Sipulung sebagai forum strategis dalam menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan.


Ia berharap, melalui forum ini dapat terbangun sinergi yang semakin kuat dalam menyusun langkah-langkah pembangunan pertanian sehingga Kabupaten Bantaeng semakin siap menghadapi musim tanam Tahun 2027 dengan produktivitas yang lebih tinggi, ketahanan pangan yang semakin kokoh, serta kesejahteraan petani yang terus meningkat.


"Melalui kolaborasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Bantaeng optimistis mampu mewujudkan sektor pertanian yang bangkit, maju, religius, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan", tuturnya.

Dorong Investasi dan Ketahanan Energi, Pemkab Bantaeng Dukung Pembangunan PLTGU 2x400 MW


BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng menunjukkan komitmen serius dalam mendorong pengembangan sektor energi lokal. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima paparan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berkapasitas 2x400 Megawatt (MW) dari PT. Bantaeng Sigma Energi, PT. Indonesia Power, dan perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM).


Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Wakil Bupati Bantaeng pada Selasa (21/7). Agenda utama pembahasan adalah penyediaan infrastruktur kelistrikan yang dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan energi di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang.


Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), KIBA diproyeksikan menjadi pusat industri pengolahan mineral di Indonesia Timur. Kehadiran PLTGU dengan kapasitas besar ini diharapkan menjadi tulang punggung infrastruktur yang mampu menopang aktivitas industri sekaligus menarik minat lebih banyak investor untuk menanamkan modal di Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kembali kepada jajaran PT. Sigma Energi. Ia menekankan bahwa kepastian pasokan listrik merupakan faktor penentu utama bagi calon investor sebelum memutuskan berinvestasi di wilayah tersebut.


"Terima kasih atas kehadiran seluruh jajaran PT. Sigma Energi dan para pihak yang terlibat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat memberikan kabar baik dan bisa kembali aktif lagi di Kabupaten Bantaeng," ujar Bupati.


Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa dalam berbagai pertemuan dengan potensi investor, pertanyaan mengenai keandalan dan ketersediaan listrik selalu menjadi poin diskusi utama. Oleh karena itu, realisasi proyek PLTGU ini dianggap sebagai langkah konkret untuk menjawab keraguan tersebut.


Pemerintah Daerah juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan ini karena sejalan dengan arah pembangunan nasional, khususnya program ketahanan dan swasembada energi yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia.


"Kami dan jajaran pemerintah daerah mensupport penuh agar proyek strategis ini dapat berjalan dengan baik. Apalagi, program ini merupakan bagian dari RPJMN dan sejalan dengan arah kebijakan Presiden yang memberikan perhatian besar terhadap sektor energi. Upaya mewujudkan swasembada energi menjadi salah satu program jangka panjang," tambahnya.


Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Bantaeng Sigma Energi, Irzan Yuswar; Direktur Utama PT Bantaeng Sinergi Cemerlang, Muh. Iqbal Noor; Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UGM, Prof. Ir. Tumiran; Asisten I Bidang Pemerintahan Kab. Bantaeng, Asruddin; Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Dengan adanya dukungan penuh dari pemda dan keterlibatan pihak swasta serta akademisi, diharapkan proyek PLTGU 2x400 MW ini dapat segera terealisasi dan menjadi awal kebangkitan investasi sektor energi di Kabupaten Bantaeng


Musyawarah Desa Pattallassang Bahas RKPDes 2027-2028 dan Perubahan APBDes 2026


BN Online Bantaeng,– Pemerintah Desa Pattallassang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pattallassang, pada Rabu (22/7/2026). Agenda utama dalam pertemuan ini mencakup penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) Tahun Anggaran 2028, serta pembahasan mengenai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah elemen penting dalam struktur pemerintahan dan kemasyarakatan desa, termasuk Penjabat (Pj) Kepala Desa Pattallassang, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Perwakilan PKM Moti, Pendamping Desa dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), serta Bhabinkamtibmas. Turut hadir pula perwakilan dari Camat Tompobulu yang memberikan dukungan penuh terhadap jalannya musyawarah.


Dalam sambutannya, Penjabat Desa Pattallassang menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pihak dalam proses perencanaan pembangunan. Ia berpesan agar seluruh usulan yang disampaikan oleh masyarakat dan stakeholder terkait dapat ditampung dengan baik melalui mekanisme yang ada.


"Kami berharap semua aspirasi dan usulan yang masuk dapat terakomodasi. Semoga apa yang telah direncanakan bersama hari ini dapat terealisasi dengan baik demi kemajuan Desa Pattallassang," ujar Pj Desa Pattallassang.


Musyawarah ini menjadi momentum strategis bagi Desa Pattallassang untuk memastikan bahwa arah pembangunan ke depan sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat, sekaligus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa melalui revisi APBDes tahun berjalan.


Diharapkan, hasil dari Musdes ini akan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan program kerja pemerintah desa di tahun-tahun mendatang, sehingga kesejahteraan warga Desa Pattallassang dapat terus meningkat.


Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Dampak Positif UMI bagi Ekonomi dan Akses Pendidikan di Wilayah Selatan Sulsel


BN Online Bantaeng, – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturrahmi antara Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Bantaeng. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kampus UMI Bantaeng pada Selasa (21/7/2026).


Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran UMI di Kabupaten Bantaeng. Menurutnya, keberadaan kampus tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat menimba ilmu, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal serta mempermudah akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan.


"Berkat kehadiran Kampus UMI, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantaeng sangat terasa. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Bantaeng sangat konsen terhadap pengembangan pendidikan. Selain itu, kampus ini juga mempermudah akses pendidikan terutama bagi keluarga-keluarga kita yang ada di wilayah selatan," ujar Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin.


Bupati juga menyoroti keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 2.000 mahasiswa UMI telah melaksanakan KKN di Kabupaten Bantaeng. Angka tersebut menjadikan Bantaeng sebagai salah satu daerah favorit untuk pelaksanaan KKN, berkat kesiapan daerah dalam menerima mahasiswa, dukungan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik, serta kolaborasi yang kuat antara pemda dan pihak universitas.


Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, turut menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Bantaeng beserta jajaran Pemerintah Daerah dalam kegiatan silaturahmi tersebut.


Prof. Hambali menjelaskan bahwa operasional Kampus UMI Bantaeng merupakan wujud komitmen yayasan dan universitas untuk menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia berharap kampus ini dapat menjadi pilihan utama bagi warga Bantaeng dan daerah sekitarnya.


"Kehadiran kampus ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Bantaeng maupun daerah sekitar, seperti Bulukumba, Jeneponto, Sinjai hingga Selayar, tanpa harus melanjutkan pendidikan tinggi ke daerah yang lebih jauh," jelasnya.


Usai sesi silaturrahmi, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Kuliah Umum sekaligus evaluasi internal mengenai pelaksanaan KKN mahasiswa UMI oleh pihak universitas. Kehadiran bupati dalam agenda ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.


News Of This Week