Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran UMI di Kabupaten Bantaeng. Menurutnya, keberadaan kampus tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat menimba ilmu, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal serta mempermudah akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
"Berkat kehadiran Kampus UMI, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantaeng sangat terasa. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Bantaeng sangat konsen terhadap pengembangan pendidikan. Selain itu, kampus ini juga mempermudah akses pendidikan terutama bagi keluarga-keluarga kita yang ada di wilayah selatan," ujar Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin.
Bupati juga menyoroti keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 2.000 mahasiswa UMI telah melaksanakan KKN di Kabupaten Bantaeng. Angka tersebut menjadikan Bantaeng sebagai salah satu daerah favorit untuk pelaksanaan KKN, berkat kesiapan daerah dalam menerima mahasiswa, dukungan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik, serta kolaborasi yang kuat antara pemda dan pihak universitas.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, turut menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Bantaeng beserta jajaran Pemerintah Daerah dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Prof. Hambali menjelaskan bahwa operasional Kampus UMI Bantaeng merupakan wujud komitmen yayasan dan universitas untuk menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia berharap kampus ini dapat menjadi pilihan utama bagi warga Bantaeng dan daerah sekitarnya.
"Kehadiran kampus ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Bantaeng maupun daerah sekitar, seperti Bulukumba, Jeneponto, Sinjai hingga Selayar, tanpa harus melanjutkan pendidikan tinggi ke daerah yang lebih jauh," jelasnya.
Usai sesi silaturrahmi, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Kuliah Umum sekaligus evaluasi internal mengenai pelaksanaan KKN mahasiswa UMI oleh pihak universitas. Kehadiran bupati dalam agenda ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.


















