Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Bantaeng Kunjungi Ragunan, Disambut Hangat oleh Sekretaris Umum KKB Jakarta


BN Online Jakarta Selatan – Rombongan Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan wisata edukasi ke Taman Margasatwa Ragunan (Kebun Binatang Ragunan) di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kehadiran para peserta pramuka ini disambut langsung oleh Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Bantaeng (KKB), Abd Rahman.


Kedatangan Abd Rahman sebagai perwakilan masyarakat Bantaeng yang telah berdomisili di Jakarta selama satu dekade terakhir, turut menambah rasa kegembiraan dan semangat bagi para peserta Jamnas XII dari tanah Butta Toa.


Dalam ungkapannya, Abd Rahman berbagi cerita inspiratif mengenai perjalanan hidupnya yang erat kaitannya dengan dunia kepramukaan. Ia mengungkapkan bahwa di masa lalu, ia dibina oleh Muhammad Iqbal S.Pd., seorang pembina pramuka. Pada saat itu, berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur merupakan mimpi terbesar baginya, namun belum sempat terwujud semasa sekolah.


"Di masa silam, saya dibina oleh Pak Muhammad Iqbal S.Pd. Waktu itu, berangkat ke Cibubur adalah mimpi terbesar yang tidak kesampaian saat sekolah. Namun, siapa sangka, 10 tahun kemudian takdir membawa kami tinggal di kawasan Cibubur, Jakarta, yang lokasinya sangat dekat dengan Bumi Perkemahan," kenang Abd Rahman dengan penuh syukur.


Lebih lanjut, Abd Rahman menyampaikan harapan besar agar para peserta Jamnas XII dari Kabupaten Bantaeng dapat menjadi simbol nyata dari Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjadi patriot yang loyal terhadap bangsa, negara, serta daerah asal mereka, Bantaeng atau yang dikenal dengan julukan Butta Toa.


Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, tantangan bagi generasi muda semakin kompleks. Gempuran budaya asing dan pergaulan bebas menuntut adanya generasi penerus yang memiliki kemampuan mawas diri serta identitas yang kuat.


"Kita butuh generasi yang mawas diri, terutama di era digitalisasi ini. Mereka harus mampu mempertahankan identitas yang kuat berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Di tengah gempuran kebudayaan dan pergaulan yang luar biasa sekarang, komitmen dan konsistensi terhadap nilai-nilai kepramukaan harus tetap melekat pada diri setiap anggota pramuka," tegas Abd Rahman.


Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen rekreasi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antara perantau Bantaeng di Jakarta dengan generasi muda pramuka dari daerah asal, sambil terus menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan.





Sarabba Khas Makassar Hadir di JAMNAS 2026, Kontingen Bantaeng Perkenalkan Warisan Kuliner Sulsel


BN Online Cibubur Jakarta,– Nuansa kearifan lokal Sulawesi Selatan terasa kental di ajang Jambore Nasional (JAMNAS) 2026. Peserta dari Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantaeng berhasil mencuri perhatian pengunjung dengan memperkenalkan Sarabba, minuman tradisional khas Makassar yang kaya akan cita rasa dan identitas budaya.


Sajian Sarabba ini dihadirkan secara khusus di Stand Kwarda Sulawesi Selatan sebagai bentuk promosi kuliner daerah kepada para peserta jambore dari seluruh Indonesia. Minuman berbahan dasar jahe ini tidak hanya menawarkan kehangatan dan rasa yang unik, tetapi juga menjadi simbol pelestarian tradisi leluhur.


Dalam pelaksanaannya, para peserta kontingen Bantaeng mendapatkan pendampingan intensif dari Kakak Bina Damping, Kak Zaenal Abidin M. Proses ini mencakup segala hal, mulai dari persiapan bahan baku, teknik penyajian yang tepat, hingga pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai filosofis dan budaya yang terkandung dalam setiap tegukan Sarabba.


"Kegiatan ini bukan sekadar menyajikan minuman, tetapi menjadi media belajar bagi adik-adik Pramuka untuk mengenalkan potensi daerah mereka kepada masyarakat luas," ujar pihak panitia kegiatan di lokasi.


Melalui kehadiran Sarabba di panggung nasional seperti JAMNAS 2026, diharapkan minuman tradisional ini semakin dikenal sebagai kekayaan kuliner Sulawesi Selatan yang memiliki daya tarik kuat. Lebih dari itu, inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa warisan budaya tersebut terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.


Dengan semangat "Dari Bantaeng untuk Sulawesi Selatan. Dari tradisi untuk generasi," kontingen Kwarcab Bantaeng berharap dapat menginspirasi kwartir lain untuk turut serta mengangkat potensi lokal masing-masing dalam forum nasional.


 

Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso Kunjungi Stand Kwarda Sulsel di Bumi Perkemahan Cibubur, Sapa Kontingen Pramuka Bantaeng


BN Online Cibubur Jakarta, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng, H. Budi Santoso, S.Sos., M.M., atau yang akrab disapa H. Ato, menyempatkan diri untuk mengunjungi Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kedatangannya kali ini khusus untuk meninjau stand Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.


Kunjungan tersebut bertepatan dengan momen di mana Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bantaeng sedang memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional daerahnya kepada para pengunjung. Berbagai sajian khas seperti minuman hangat Sarabba, Ubi Goreng, dan Pisang Goreng menjadi daya tarik utama di stand tersebut.


Di tengah ramainya pengunjung yang memadati area perkemahan, kehadiran H. Ato disambut dengan antusias. Raut kegembiraan dan kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para anggota Pramuka Bantaeng, termasuk Para Pinkoncab (Pimpinan Kwarcab) serta para Pembina Pendamping yang bertugas menjaga stand Kwarda Sulawesi Selatan.


H. Ato mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu langsung dengan kontingen asal tanah kelahirannya di ibu kota.


"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bahagia melihat adek-adek kita dari Kabupaten Bantaeng. Sehubungan ada kegiatan di Jakarta, jadi kami sempatkan hadir ke Bumi Perkemahan Cibubur sebagai Ketua DPRD Bantaeng," ujar H. Ato.Kamis 20 Agustus 2026.


Tujuan utama kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan para peserta.


"Kami ingin melihat langsung kondisi dan kesehatan adek-adek kita, baik itu jajaran Pinkoncab maupun para Pembina Pendamping," tambahnya.


Kehadiran pejabat daerah ini dinilai memberikan semangat baru bagi para Pramuka Bantaeng yang sedang bertugas mempromosikan budaya dan kuliner lokal di ajang berskala nasional tersebut.


Rabu, 19 Agustus 2026

Rayakan HUT RI ke-81, Bupati Bantaeng dan Komunitas Vespa Gelar Motoran Santai Keliling Kota




BN Online Bantaeng, – Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terasa di Kabupaten Bantaeng. Dalam rangka memeriahkan momen bersejarah tersebut, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bergabung dengan komunitas pecinta Vespa dari berbagai daerah untuk melakukan kegiatan touring atau motoran santai mengelilingi Kota Bantaeng, pada Rabu (19/8/2026)
.

Kegiatan yang dikemas dengan suasana akrab dan santai ini dimulai dari halaman Rumah Jabatan Bupati Bantaeng. Rombongan yang terdiri dari puluhan peserta Vespa klasik dan modern kemudian berkeliling menyusuri jalur-jalur utama di pusat kota, menikmati angin sepoi-sepoi sambil bersilaturahmi. Rangkaian acara berakhir dengan finish di Cafe Koni Jiwa, di mana para peserta dapat bersantai dan berinteraksi lebih dekat.


Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta yang hadir. Ia mencatat bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh warga Bantaeng, tetapi juga menarik minat komunitas dari daerah tetangga.


"Terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang sudah ikut bergabung. Ada yang hadir dari Bulukumba, Jeneponto, Takalar, dan tentunya dari Bantaeng," ujar Bupati dalam sambutannya.


Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan kuatnya tali persaudaraan antar-komunitas di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini juga dinilai sebagai bentuk positif dalam mengisi rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik dan menyegarkan.


"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain olahraga ringan, ini adalah momen untuk mempererat silaturahmi antar-daerah," tambah Fauzy.


Kegiatan motoran santai ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang mendukung pariwisata dan kebersamaan masyarakat di tengah perayaan kemerdekaan, sekaligus mempromosikan Kota Bantaeng sebagai destinasi yang ramah bagi komunitas otomotif.

Wujud Persaudaraan, Rombongan Muktamar Wahdah Islamiah Bantaeng Kunjungi Bumi Perkemahan Cibubur


BN Online Cibubur Jakarta,– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan semangat kebersamaan, rombongan peserta Muktamar Wahdah Islamiah Kabupaten Bantaeng melakukan kunjungan khusus ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026). Kehadiran mereka disambut hangat oleh anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bantaeng Putra yang sedang berkemah di lokasi tersebu

t.

Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan bentuk nyata dari nilai persaudaraan (ukhuwah) yang diusung oleh masyarakat Bantaeng, khususnya dalam konteks "Bantaeng Butta Toa". Kedatangan para tokoh dan perwakilan dari kampung halaman tersebut dinilai mampu menambah semangat dan spirit bagi adik-adik pramuka serta pembina yang sedang mengikuti kegiatan perkemahan di ibu kota.


Ustadz Samir, salah satu perwakilan rombongan Wahdah Islamiah, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Jakarta terkait dengan agenda besar organisasi, yakni pelaksanaan Muktamar Wahdah Islamiah ke-5 yang berlangsung di Masjid Istiqlal. Namun, sebelum atau di sela-sela kegiatan muktamar tersebut, mereka menyempatkan diri untuk bertemu dengan saudara-saudara se-kampung.


"Kami tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dan langsung menuju Bumi Perkemahan Cibubur. Tujuannya jelas, yaitu menemui saudara-saudara kita satu kampung yang sedang berkemah di sini," ujar Ustadz Samir.


Lebih lanjut, Ustadz Samir menekankan pentingnya menjaga citra dan karakter orang Bantaeng di mana pun mereka berada. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuda dan pramuka, untuk senantiasa memegang teguh filosofi Siri’ na Pacce (harga diri dan rasa empati/solidaritas).


"Hendaklah orang Bantaeng memiliki Siri’ na Pacce. Kita harus menampakkan dan memperlihatkan bahwa inilah Bantaeng Butta Toa; daerah yang punya santun dalam berbahasa, ramah tamah, serta sopan santunya tinggi. Kita juga harus rela bekerja sama dan memiliki rasa persatuan serta kesatuan yang tinggi," tegasnya.


Kehadiran stand dan interaksi langsung antara rombongan Muktamar dengan adik-adik Pramuka Kwarcab Bantaeng Putra diharapkan dapat menjadi momen pembelajaran berharga tentang identitas budaya dan kekuatan persatuan bagi generasi muda Bantaeng yang sedang menuntut ilmu atau beraktivitas di luar daerah.


Kapolda Sulsel dan Bupati Bantaeng Ikuti Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Uluere





BN Online Bantaeng, – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng, secara langsung mengikuti gerakan penanaman bawang putih serentak. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, pada Rabu (19/8/2026).


Aksi tanam massal ini merupakan bagian dari program nasional Penanaman Bawang Putih Serentak yang digagas oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Program tersebut dilaksanakan secara simultan di 59 Polres yang tersebar di 14 Polda, dengan total luas lahan mencapai 279,5 hektare.


Secara nasional, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berpusat di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam sambutannya secara virtual, Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.


"Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, beliau menyampaikan bahwa kita harus mandiri, terutama di bidang ketahanan pangan. Karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindaklanjuti," ujar Jenderal Listyo Sigit.


Kapolri menambahkan, dari total luasan target, sebanyak 927,6 hektare telah berhasil ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program strategis ini juga memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat, حيث melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani di seluruh Indonesia.


Sementara itu, dalam laporannya, Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa pencapaian Polda Sulsel telah melampaui target awal. Saat ini, luas lahan yang sudah ditanami bawang putih di wilayah hukum Polda Sulsel mencapai 57 hektare.


Lahan-lahan tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Polres Gowa, Maros, Bantaeng, Luwu Utara, Jeneponto, Tanah Toraja, Enrekang, dan Toraja Utara. Dalam pelaksanaannya, Polri menggandeng total 52 kelompok tani sebagai mitra strategis.


"Kami juga sudah melakukan pendampingan dan beberapa mitigasi risiko termasuk kawasan lahan-lahan petani binaan kami. Kita juga akan mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan edukasi teknologi maupun pengetahuan tentang produk bawang putih," jelas Kapolda Djuhandhani.


Menanggapi kehadiran jajaran kepolisian dalam program tersebut, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri. Ia berkomitmen untuk bersinergi penuh bersama Forkopimda Bantaeng guna mensukseskan program swasembada pangan bawang putih.


"Kita berpatut bangga karena wilayah Bantaeng masuk dalam program penanaman bawang putih. Ini tentunya sangat menguntungkan petani kita, sehingga mari kita kawal dan sukseskan bersama-sama," pungkas Bupati Uji Nurdin.


Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan petani, diharapkan program ini dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal serta kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bantaeng.

Putra-Putri Terbaik Kwarcab Pramuka Bantaeng Tampil Gemilang di Jambore Nasional XII Cibubur 2026


BN Online Cibubur Jakarta,– Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bantaeng berhasil mengutus putra-putri terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kegiatan akbar tingkat nasional bagi Pramuka Penggalang ini diselenggarakan pada tahun 2026 dan menjadi ajang unjuk prestasi serta pertukaran budaya bagi ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Kontingen Kwarcab Bantaeng terdiri dari peserta terpilih yang telah melalui proses seleksi ketat, serta didampingi oleh tim pembina, pendamping, dan peninjau. Mereka hadir di Cibubur sejak tanggal 12 Agustus 2026 dan akan mengikuti serangkaian agenda hingga 21 Agustus 2026.


Hingga hari ke-7 pelaksanaan, tepatnya pada 18 Agustus 2026, suasana di kontingen Bantaeng terpantau penuh semangat. Andi Nurbaeti, S.Si., selaku Pembina Koordinator Cabang (Pinkoncab) Putri Kwarcab Bantaeng, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang diikuti oleh para peserta didik.


"Alhamdulillah, kegiatan yang diikuti oleh adik-adik kita di Jambore Nasional berjalan dengan lancar. Semangat mereka tetap tinggi hingga saat ini. Hari ini, tanggal 18 Agustus, mereka mengikuti edukasi kampung pertanian di Bumi Perkemahan Cibubur. Apa yang diberikan oleh para Pembina Pendamping, baik Putra maupun Putri dari Kwarcab Bantaeng, menunjukkan rasa nasionalisme yang sangat tinggi," ujar Andi Nurbaeti.


Sementara itu, Muhammad Iqbal, S.Pd., Pinkoncab Putra Kwarcab Bantaeng, memaparkan beragam aktivitas edukatif dan rekreatif yang telah dan akan diikuti oleh para penggalang asal Bantaeng. Agenda tersebut dirancang untuk memperluas wawasan dan keterampilan peserta.


"Ada banyak kegiatan yang diikuti adik-adik kita di sini, di antaranya adalah teknologi sains dan kampung digital, seni dan budaya, malam kebudayaan, jumpa tokoh, forum penggalang, karnaval budaya Indonesia, festival hari kemerdekaan, serta permainan rakyat," jelas Muhammad Iqbal.


Partisipasi Kwarcab Bantaeng dalam Jamnas XII ini tidak hanya sekadar kehadiran, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air, mandiri, dan berwawasan global.


Harapan besar disematkan kepada seluruh kontingen agar kegiatan bersejarah ini dapat memberikan semangat baru bagi putra-putri terbaik Kabupaten Bantaeng dalam menyelesaikan seluruh rangkaian acara dengan baik hingga akhir jambore pada 21 Agustus 2026 nanti.

Selasa, 18 Agustus 2026

Malam Ramah Tamah Tutup Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Bantaeng Apresiasi Prestasi dan Dedikasi Masyarakat


BN Online Bantaeng — Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar malam ramah tamah sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin malam, 17 Agustus 2026.


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Kartini Kabupaten Bantaeng dihadiri langsung Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri dan Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin bersama Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad serta para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bantaeng.


Malam ramah tamah tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Bantaeng yang telah mengukir prestasi serta memberikan kontribusi bagi daerah.


Dalam laporannya, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, menyampaikan bahwa berbagai rangkaian kegiatan telah kita laksanakan bersama. Mulai dari pemasangan atribut kemerdekaan, konvoi motor dan mobil klasik, jalan santai, dan malam ini menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Sementara itu, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bantaeng.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah, Forkopimda, panitia, serta seluruh masyarakat Bantaeng yang telah bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.


Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan prestasi dan kontribusinya bagi Kabupaten Bantaeng.


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan apresiasi sebagai bentuk penghormatan atas prestasi, dedikasi, dan kontribusi putra-putri serta insan terbaik Kabupaten Bantaeng. Penghargaan tersebut di antaranya berupa sertifikat penghargaan dan penyematan selempang kepada juara Sahabat Sekolah Dasar yang diberikan kepada siswa-siswi SD Negeri 5 Lembang Cina.


Selain itu, turut diserahkan medali emas kepada peraih prestasi dalam lomba baca puisi pada Olimpiade Pendidikan Pekan Pujangga 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Apresiasi juga diberikan kepada Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 42 Kabupaten Bantaeng sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji Kabupaten Bantaeng.


Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat tanah aset Pemerintah Kabupaten Bantaeng, termasuk sertifikat Kantor Lurah Bonto Jaya serta dan sertifikat aset akses jalan Cekdam, Kelurahan Karatuang.

Penyerahan berbagai penghargaan dan sertifikat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam memberikan penghargaan atas capaian, pengabdian, sekaligus memperkuat tata kelola aset daerah.


Meriahkan HUT ke-81 RI, Desa Bukit Tinggi Gelar Rangkaian Lomba Tradisional dan Modern


 

BN Online Bulukumba – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Bukit Tinggi menggelar serangkaian perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dimulai pada 18 Agustus 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026.


Kegiatan yang berpusat di halaman Kantor Desa Bukit Tinggi ini dibuka untuk umum bagi seluruh warga desa. Antusiasme warga terlihat jelas sejak hari pertama pelaksanaan, dengan berbagai kalangan usia turut serta memeriahkan momen kemerdekaan tersebut. Perlombaan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai.


Kepala Desa Bukit Tinggi menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong antarwarga. "Kami ingin mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, sportif, dan penuh kebersamaan," ujarnya.


Adapun jenis perlombaan yang disiapkan sangat beragam, menggabungkan unsur tradisional dan permainan kreatif. Daftar lomba meliputi voli, tarik tambang, balap karung, gala hadang, serta lomba keagamaan seperti azan dan mengaji. Selain itu, terdapat pula lomba-lomba unik yang menguji kekompakan dan ketangkasan, seperti estafet gelas menggunakan balon, menggelindingkan bola di dalam kardus, goyang kursi, estafet sarung, estafet balon, estafet air/tepung/kelereng, memasukkan pipet atau pensil ke dalam botol, goyang balon ke gelas, makan kerupuk, dan masih banyak lagi.


Pendaftaran perlombaan terbuka bagi seluruh warga Desa Bukit Tinggi. Pihak panitia berharap partisipasi masyarakat dapat terus meningkat guna menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan hingga hari terakhir.


Semarak perayaan HUT ke-81 RI di Desa Bukit Tinggi ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam menjaga persatuan melalui aktivitas yang menyenangkan dan membangun solidaritas sosial.


Wakil Bupati Bantaeng Pimpin Upacara Penurunan Bendera Peringatan HUT ke-81 RI di Pantai Seruni


BN Online Bantaeng – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bantaeng ditutup dengan khidmat melalui upacara penurunan bendera Sang Merah Putih. Acara yang berlangsung di Lapangan Tribun Pantai Seruni pada Senin (17/8/2026) sore tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, selaku Inspektur Upacara.


Upacara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bantaeng, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan TNI-Polri, serta para Camat, Lurah, dan Kepala Desa. Kehadiran ratusan masyarakat umum juga terlihat antusias memenuhi area yang disediakan untuk menyaksikan prosesi penutupan perayaan kemerdekaan tersebut.


Salah satu momen yang menjadi sorotan utama dalam upacara kali ini adalah penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bantaeng. Para anggota Paskibraka kembali menorehkan kesan positif dengan menunjukkan kedisiplinan tinggi dan kekompakan tim saat menjalankan tugas mulia mereka. Prosesi penurunan bendera dilakukan dengan sempurna dan penuh ketelitian, memicu tepuk tangan meriah serta rasa bangga dari seluruh peserta upacara yang hadir.


Dalam sambutannya, suasana khidmat upacara penurunan bendera ini ditekankan bukan sekadar sebagai ritual seremonial tahunan. Momentum ini dinilai menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai patriotisme dan persatuan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.


Semangat kemerdekaan yang tergambarkan dalam upacara tersebut diharapkan dapat terus memacu semangat pembangunan daerah. Dengan gotong royong seluruh lapisan masyarakat, Kabupaten Bantaeng optimis melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.


Senin, 17 Agustus 2026

Peringati HUT ke-81 RI, Bupati Bantaeng Serahkan SK Remisi kepada 93 Warga Binaan Rutan Kelas IIB


BN Online Bantaeng– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum kepada 93 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng.


Penyerahan remisi ini dilakukan langsung oleh Bupati Bantaeng bersama Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng. Kegiatan tersebut berlangsung usai pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang digelar di halaman Rutan Kelas IIB Bantaeng, Senin (17/8/2026).


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse, dalam laporannya mengungkapkan bahwa pemberian remisi kali ini menjadi momentum spesial bagi para warga binaan. Ia mencatat bahwa sebanyak 93 WBP menerima remisi pada peringatan HUT RI tahun ini. Sebelumnya, pada momentum Hari Raya Idulfitri, sebanyak 117 warga binaan juga telah menerima remisi.


"Dengan demikian, para warga binaan tersebut telah dua kali memperoleh remisi sepanjang tahun 2026," ujar Ambo Asse.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng membacakan sambutan seragam dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut, ditegaskan bahwa pemberian Remisi Umum Tahun 2026 bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi anak binaan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan atas ketaatan dan partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti proses pembinaan.


Secara nasional, pemerintah memberikan remisi umum kepada 173.706 narapidana dan pengurangan masa pidana umum kepada 1.085 anak binaan di seluruh Indonesia pada tahun 2026 ini.


"Pemberian remisi dan pengurangan masa pidana tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menghargai proses pembinaan yang telah dijalani dengan baik. Selain itu, kebijakan tersebut menjadi bagian penting dari upaya reintegrasi sosial agar narapidana dan anak binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa semangat untuk memperbaiki diri," bunyi sambutan menteri yang dibacakan Bupati.


Pemerintah berharap momen pemberian remisi pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, mengikuti program pembinaan dengan serius, serta mempersiapkan diri agar dapat berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat setelah bebas nanti.


Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyatakan komitmennya untuk terus mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Hal ini bertujuan agar mantan warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik pasca-bebas dan turut menjadi bagian dari pembangunan daerah Bantaeng.

Bupati Bantaeng Tabur Bunga di TMP Sasayya, Wujudkan Penghormatan kepada Para Pahlawan


BN Online Bantaeng – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sasayya pada Senin, 17 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, serta para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng. Kehadiran mereka menandakan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.


Rangkaian acara tabur bunga ini dilaksanakan usai dilaksanakannya Upacara Peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI yang berlangsung khidmat di Tribun Pantai Seruni. Lokasi upacara yang berada di tepi pantai menambah nuansa sakral dan nasionalisme dalam peringatan tahun ini.


Tabur bunga di TMP Sasayya bukan sekadar ritual simbolis, melainkan bentuk nyata penghormatan dan penghargaan tertinggi kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, generasi muda dan seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus mengenang sejarah perjuangan bangsa serta menjaga nilai-nilai kebangsaan.


Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa semangat para pahlawan harus terus menjadi inspirasi bagi pembangunan daerah dan nation building. "Kita tidak boleh melupakan jasa mereka. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari pengorbanan besar para pendahulu kita," ujarnya.


Kegiatan tabur bunga berjalan dengan tertib dan penuh rasa haru, ditandai dengan pengheningan cipta dan peletakan karangan bunga di makam para pahlawan. Acara ini menjadi penutup dari serangkaian perayaan HUT RI ke-81 di Kabupaten Bantaeng, sekaligus momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.


News Of This Week