Senin, 22 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Gelar Grand Final Pemilihan Duta Anak 2026, Tegaskan Komitmen Wujudkan KLA


BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Gedung Balai Kartini pada Senin 22 Juni 2026.

Momen pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Aksi simbolis tersebut menandai dimulainya ajang tahunan yang menjadi wadah partisipasi aktif bagi generasi muda di Bumi Butta Toa.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menekankan bahwa Pemkab Bantaeng memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan status Kabupaten Layak Anak. Salah satu strategi utamanya adalah memberikan ruang bagi generasi muda untuk bersuara, berpartisipasi, dan menjadi pelopor perubahan di masyarakat.


"Duta anak bukan sekadar gelar atau salempang. Tugas kalian adalah menjadi teladan bagi teman-teman sebaya, menjadi penyambung lidah anak-anak lain kepada kami orang dewasa, serta menjadi agen perubahan dalam isu-isu penting seperti perlindungan dari kekerasan, perundungan (bullying), perkawinan anak, hingga penggunaan gadget yang bijak," Ucap Bunda Forum Anak Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri.


Ia juga berpesan kepada seluruh finalis agar menampilkan kepribadian yang jujur, berani, kreatif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan sesama. Menurut Bunda Forum Anak, akhlak mulia dan sikap rendah hati merupakan bekal terpenting dalam menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa.


"Selamat berkompetisi. Ingatlah bahwa setiap peserta adalah anak-anak terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Menang atau tidak, kalian semua adalah generasi hebat yang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga terpilih Duta Anak yang benar-benar bisa menginspirasi dan mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng," Jelasnya.


Tahun ini, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng diikuti oleh 31 peserta dari berbagai kecamatan dan sekolah di wilayah tersebut. Melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, akhirnya terpilih 16 finalis terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Final.


Hadir dalam acara pembukaan Grand Final tersebut antara lain Staf Ahli Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, Drs. H. Muslimin, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit Bantaeng, Putri Fatimah Nurdin, serta para Kepala Sekolah dan Madrasah dari seluruh finalis Duta Anak Kabupaten Bantaeng.


Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap hak-hak anak dan pentingnya melibatkan suara anak dalam pembangunan daerah.

Juara Kapolres Cup 2026, Harbie Family Bawa Nama Bantaeng ke Road to Kapolda Sulsel


BN Online Bantaeng, – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bantaeng sukses menggelar turnamen esport bertajuk "Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026". Ajang kompetisi yang diikuti oleh 16 tim ini berlangsung meriah di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Bantaeng.


Setiap tim yang berlaga beranggotakan lima pemain, berkompetisi ketat untuk memperebutkan gelar juara serta tiket berharga menuju ajang bergengsi "Road to Kapolda Sulsel" yang akan diselenggarakan di Makassar.


Laga puncak atau partai final mempertemukan dua tim terbaik, yakni Harbie Family dan Partygod. Pertandingan berlangsung sangat sengit dan disaksikan oleh ratusan peserta serta pendukung yang memadati aula. Akhirnya, tim Harbie Family tampil lebih dominan dan berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, tim Partygod harus puas menempati posisi runner-up.


Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, tim PP Asnur A berhasil mengalahkan Hilamalaya, sehingga mengamankan posisi ketiga dalam klasemen akhir turnamen.


Dengan hasil tersebut, tiga tim teratas yaitu Harbie Family (Juara 1), Partygod (Juara 2), dan PP Asnur A (Juara 3) berhak mewakili Polres Bantaeng untuk berlaga di tingkat provinsi pada ajang Road to Kapolda Sulsel.


Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk perhatian Polri terhadap perkembangan dunia esport yang semakin digemari generasi muda.


“Esport saat ini berkembang sangat pesat dan telah menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda Kabupaten Bantaeng untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kompetisi yang sehat dan positif,” ujar Kapolres.


Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, AKP Gunawang, S.H., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan esport menjadi salah satu pendekatan humanis Polri kepada generasi muda di era digital.


“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bantaeng ingin hadir lebih dekat dengan kalangan muda melalui kegiatan yang mereka minati. Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah yang positif untuk mengembangkan kreativitas, sportivitas, dan prestasi di bidang esport,” kata AKP Gunawang.


Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaring talenta-talenta esport terbaik dari Bantaeng untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.


Minggu, 21 Juni 2026

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan


BN Online Cilacap, – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi Kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6), didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.


Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja Konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.


“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek.


Menurutnya, Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan berisiko tinggi telah bertransformasi menjadi kawasan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas pangan dan produk bermanfaat bagi masyarakat.


“Nusakambangan yang kita dengar selalu serem, bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak produk yang bermanfaat untuk kita semuanya,” tambahnya.


Sementara itu, Menimipas, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang telah berjalan. Ia menjelaskan, jajaran Pemasyarakatan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle di seluruh LAPAS dan RUTAN sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.


“Tadi kami juga mohon beberapa evaluasi dan arahan, dan akan kami tindak lanjuti, termasuk upaya-upaya perbaikan dari apa yang sudah kita kerjakan. Kami sudah laporkan kepada beliau bahwa seluruh LAPAS dan RUTAN memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” terang Agus.


Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat.


Transformasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyiapkan Warga Binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Brigade SPSI Korcab Kediri Gelar Apel Pasukan, Konsolidasi, Pra Latsar Dan Pelantikan Pengurus

Pra Latsar Brigade SPSI Korcab Kediri dan Pelantikan Pengurus


KEDIRI - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP ||  Kegiatan Pra Latsar calon Brigade SPSI Korcab Kediri dan Konsolidasi lintas pimpinan Serikat Pekerja / Serikat Buruh yang bertempat di Detasemen Markas Brigade (Denma Brigade) dihadiri oleh 42 Personel Brigade dan 200 Calon Brigade juga  beberapa pejabat pemerintah diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri Ibnu Imad, S.Sos. dan Kabid Hubungan Industrial Mahdi Widjojo Kusumo, Sabtu 20/06/2026.


Hadir pula Kepala Satuan Intelkam Polres Kediri AKP Dahlan, S.Sos., beserta jajaran dan juga Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan, S.E., M.H.


Dari Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri turut hadir Bpk. Wawan Sugiraharjo, S.AP., M.M selaku Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Ormas.


Beberapa Ketua PUK SPSI Perusahaan dan juga Kepala Desa juga menghadiri  acara tersebut. Demikian pula Jajaran Dewan Penasehat DPC KSPSI Kabupaten Kediri H. Ahmad Shihabudin, Bpk. Titus, Bpk. Krido, Bpk. Kunto dan tim juga hadir.


Acara dimulai dengan kegiatan olah raga pagi di Lapangan Senowo Desa Kencong dan dilanjutkan dengan kegiatan utama di dalam Padepokan SPSI di Detasemen Markas Brigade.

Registrasi personel Calon Brigade SPSI Korcab Kediri 


Dilanjutkan dengan sambutan - sambutan dan pemaparan dari Polres Kediri dan Bakesbangpol.


Puncak acara yaitu Pelantikan  Pengurus dan Pembentukan Satuan Tugas Brigade Korcab Kediri.  SK Nomor : KEP-005/ORG/BRIG.SPSI/KORCAB.KEDIRI/VI/2026 tentang Pengesahan Komposisi Personalia dan Pengurus Brigade SPSI Korcab Kediri Serikat Pekerja Seluruh Indonesia periode 2026 - 2031 dibacakan langsung oleh Ir. Agung Susanto, S.H., M.M selaku Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kediri dan dilanjutkan prosesi pelantikan personel terpilih oleh Hari Budhianto, S.H., selaku Panglima Koordinator Brigade SPSI (Pangkorcab) Kediri.


Komandan Detasemen Markas (Dandenma) dipimpin oleh Suliyah bersama wakilnya Rahmayanti Tri Wahyuni.

Komandan Satuan Brigade Ketahanan Pangan (Dansatbrighanpan) dipimpin oleh Mada Perwira Nugraha dan wakilnya Bambang Manuhoro.

Komandan Satuan Brigade Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Dansatbrigkamtibmas) dipimpin oleh Kariyaji dan wakilnya Siswoko

Komandan Satuan Brigade Tanggap Bencana (Brigana) dipimpin oleh Ivan Nugroho dan wakilnya M. Khadikun Nuha.

Prosesi Pelantikan Pengurus dan Satgas
Brigade SPSI Korcab Kediri oleh Pangkorcab


Dalam amanatnya, Pangkorcab menyampaikan bahwa keberadaan Brigade SPSI dibentuk untuk mendukung dan mengawal organisasi.


"Tetap disiplin, solid dan jaga solidaritas, jangan lupa juga tetap  tertib hukum, tidak jumawa, bertanggung jawab, berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara serta selalu menjaga Marwah Brigade", terang Pangkorcab.


(Tim Redaksi)

Sabtu, 20 Juni 2026

Berikut Jadwal Pelaksanaan Tahapan Pilkades Antarwaktu Desa Pattallassang


BN Online Bantaeng, -- Jadwal pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa antarwaktu Desa Pattallassang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, jadwal ini mengacu pada peraturan bupati, pada pasal 42 Perbup Nomor 32 Tahun 2019, UU Nomor 12 Tahun 2011, UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang di ubah UU Nomor 3 Tahun 2024, UU Nomor 23 Tahun 2014  Tentang Pemerintahan Daerah di ubah terakhir UU Nomor 1 Tahun 2026 dan seterusnya.

Berikut jadwalnya
1. Sosialisasi di laksanakan pada tanggal 22 Juni 2026  oleh BPD, Pemdes, Panitia Kabupaten.

2. Pembentukan Panitia Pilkades di mulai dari tanggal 23 / 24 Juni 2026 oleh BPD

3. Bimtek Panitia Pilkades tanggal 1/2 Juli 2026 oleh Panitia Desa dan Kabupaten

4. Pengumuman dan Pendaftaran Bakal Calon 6 / 17 Juli Tahun 2026 oleh Panitia Pilkades
5.Penelitian dan Klarifikasi kelengkapan administrasi bakal calon 14 / 21 Juli 2026 oleh Panitia Pilkades

6. Penyampaian Hasil Pemeriksaan berkas pencalonan 22 / 24 juli 2026 oleh Panitia Pilkades

7. Perbaikan berkas pencalonan dan pemeriksaan hasil perbaikan berkas pencalonan  tanggal 27 / 31 Juli2026 oleh Panitia Pilkades

8. Penetapan pengumuman bakal calon yang memenuhi persyaratan tanggal 3 Agustus 2026 Panitia Pilkades, BPD

9. Penyaringan ( Ujian tertulis dan wawancara  ) bakal calon yang memenuhi persyaratan tanggal 5 / 6 Agustus oleh Panitia Pilkades, BPD, Panitia Kabupaten

10. Penetapan calon yang berhak di pilih dan pencabutan nomor urut calon 10 / 11 Agustus 2026 oleh Calon, Panitia Pilkades, BPD, Panitia Kabupaten

11. Identifikasi dan Inventarisasi calon peserta musyawarah desa dari masyarakat:
a. Identifikasi dan verifikasi calon peserta musyawarah desa dari unsur masyarakat tanggal 12 / 18 Agustus 2026 oleh  panitia pilkades
b. Identifikasi dan verifikasi dari masyarakat lainnya ( perwakilan dusun  ) tanggal 19/24 Agustus 2026 oleh Panitia Pilkades

12. Penyerahan hasil Identifikasi dari calon peserta musyawarah desa dari panitia ke BPD, tanggal 26 Agustus oleh Panitia Pilkades dan BPD

13. Pembahasan dan Penetapan jumlah peserta musyawarah desa tanggal 27 Agustus oleh Panitia Pilkades dan BPD

14. Pembahasan tata tertib pelaksanaan musyawarah desa Pilkades antar waktu tanggal 28 Agustus oleh Panitia Pilkades dan BPD

15. Pelaksanaan Musyawarah tanggal 2 September oleh Panitia Pilkades dan BPD, Panitia Kabupaten, Panitia Kecamatan

16. Penyampaian laporan hasil Pilkades dari panitia ke BPD tanggal 3 / 9 September 2026 oleh Panitia Pilkades dan BPD

17. Penyampaian laporan calon terpilih dari BPD ke Bupati tanggal 10 / 15 September 2026 oleh BPD. 

18.Pengesahan Penetapan tanggal 15 / 23 September 2026 oleh Bupati

19. Pelantikan Kepala Desa tanggal 30 September 2026 oleh Bupati
Inilah jadwal pelaksanaan pemilihan Kepala Desa antarwaktu, Desa Pattallassang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng.

Poltekkes Makassar Gelar Bakti Sosial di Desa Pattallassang, Bantaeng dengan Tema "Merawat dengan Hati"


BN Online Bantaeng, – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisioterapi periode 2026-2027. Kegiatan ini berlangsung meriah di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Sabtu (21/6/2026).


Mengusung tema "Merawat dengan hati, Menguatkan dengan aksi, Untuk senyum sehat yang lebih berarti", kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu kesehatan secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antara institusi pendidikan kesehatan dengan warga lokal.


Kegiatan bakti sosial ini diikuti oleh 150 mahasiswa dari Poltekkes Makassar. Mereka terlibat aktif dalam berbagai layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan fisik, edukasi kesehatan, serta terapi fisik dasar yang relevan dengan jurusan Fisioterapi. Antusiasme warga desa terlihat tinggi saat menyambut kedatangan para mahasiswa dan tenaga kesehatan muda tersebut.


Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ikhsan, M.Kes. Beliau hadir mewakili Bupati Bantaeng dan secara resmi membuka rangkaian kegiatan bakti sosial ini. Dalam sambutannya, dr. Andi Ikhsan mengapresiasi inisiatif positif dari HMJ Fisioterapi Poltekkes Makassar.


"Kehadiran adik-adik mahasiswa di sini sangat berarti bagi kami. Ini adalah bentuk nyata dari pengabdian tri dharma perguruan tinggi, khususnya di bidang kesehatan. Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar dr. Andi Ikhsan.


Ketua Panitia Bakti Sosial menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat di daerah terpencil atau pedesaan.


"Dengan tema 'Merawat dengan hati', kami ingin menekankan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal teknis medis, tetapi juga empati dan ketulusan. Kami berharap senyum sehat warga Pattallassang bisa lebih berarti setelah kegiatan ini," jelasnya.


Kegiatan berakhir dengan suasana haru dan penuh kesan, di mana para mahasiswa dan warga saling bertukar pengalaman. Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantaeng.


Jumat, 19 Juni 2026

Kapolres Bantaeng Resmi Buka Turnamen Esport Mobile Legends Piala Kapolres Cup dalam Rangkaian Har Bhayangkara ke - 80


BN Online Bantaeng,-- Polres Bantaeng menggelar turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke 80 tahun 2026. Kegiatan digelar bekerja sama dengan Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Bantaeng.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., didampingi Ketua KONI Bantaeng H Tasrif Labandu, S.E., Kasat Reskrim AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., selaku ketua panitia pelaksana. Kegiatan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Bantaeng. Jum'at (19/6/2026)


Kegiatan dilanjutkan dengan turnamen yang diikuti oleh 16 (Enam Belas) tim. Ke 16 tim ini akan bertarung dan 3 tim terbaik akan  mewakili Polres Bantaeng pada ajang Esports Mobile Legends Kapolda Sulawesi Selatan Cup 2026.


Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., mengatakan saat ini perkembangan teknologi semakin canggih transformasi digital semakin berkembang. Dulu adik-adik main game hanya sekedar hobi, tapi kalau sekarang, sudah menjadi salah satu cabang olahraga.


Menurutnya, turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet esports berbakat di daerah. Kegiatan tersebut juga membuka ruang kompetisi yang sehat bagi generasi muda agar hobi bermain gim dapat diarahkan ke jalur prestasi.


"Namun adik-adik harus ingat bahwa penggunaan gadget harus ada batasannya. Adik-adik harus paham, gunakanlah teknologi sekarang untuk kegiatan positif dan produktif," kata AKBP Pras dalam sambutannya


"Melalui turnamen esports Kapolres Cup 2026 ini, para peserta bisa berkompetisi dan menunjukkan bakat serta kemampuan. Selain itu, bisa bermain dengan sportif karena kalah dan menang merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, tetap semangat dan jadikan turnamen ini menjadi wadah silaturahmi para pegiat esports di Kabupaten Bantaeng," tutup Kapolres.

Bupati Bantaeng Apresiasi HMI Cabang Bantaeng, Jadi Narasumber dalam Latihan Kader II Intermediate Training


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Latihan Kader II (LK II) Intermediate Training yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bantaeng. Selain memberikan dukungan moral, Bupati juga turut hadir sebagai narasumber utama dalam agenda tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema “Pembangunan Manusia dan Rekonstruksi Ketahanan Daerah di Tengah Krisis Simulkara” ini berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026, bertempat di Aula Pantai Marina, Bantaeng. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng ini disambut antusias oleh para peserta kaderisasi HMI.


Dalam sesi materinya, M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan elemen masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dan pemuda. Menurutnya, forum seperti LK II menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif.


"Melalui giat ini, akan terbangun komunikasi dua arah atas program pemerintahan dan segala dinamika yang mewarnai," ujar M. Fathul Fauzy Nurdin saat menyampaikan materinya.


Bupati juga mengungkapkan harapannya agar masukan-masukan kritis dan konstruktif dari para kader HMI dapat ditampung dengan baik. Ia berkomitmen untuk menjadikan aspirasi tersebut sebagai bahan evaluasi guna memperkokoh sinergitas dan kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kabupaten Bantaeng.


"Kita berharap pula masukan-masukan yang diterima menjadi komitmen untuk memperkokoh sinergitas dan kolaborasi dalam menjalankan program-program pembangunan Kabupaten Bantaeng," tambahnya.


Kegiatan LK II Intermediate Training ini diharapkan tidak hanya mencetak kader-kader HMI yang unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu strategis daerah, termasuk tantangan pembangunan manusia dan ketahanan daerah di tengah berbagai krisis multidimensi atau yang disebut sebagai "krisis simulkara".


Dengan adanya keterlibatan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan terjadi penguatan peran pemuda dalam ikut serta mengawal dan mensukseskan visi pembangunan Kabupaten Bantaeng ke depan.

Bupati Bantaeng dan Forkopimda Teken Kesepakatan Bersama, Komitmen Sukseskan Pilkades PAW Desa Pattallassang


BN Online Bantaeng, - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Bupati Bantaeng bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur terkait melaksanakan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng, Jumat (19/6).

Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif, sekaligus menjaga stabilitas keamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama proses berlangsung.


Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) PAW dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa Pattallassang setelah kepala desa sebelumnya, Andi Rahmawati, S.E. (Kr. Rannu) meninggal dunia pada April 2024. Sejak saat itu, roda pemerintahan desa pattallassang dijalankan oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa hingga terpilihnya kepala desa definitif melalui mekanisme PAW.


Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, Dalam arahannya, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) bukan sekadar agenda formal untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa. Menurutnya, proses tersebut merupakan amanat konstitusi yang wajib dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


"Perlu kita pahami bersama bahwa pelaksanaan Pilkades PAW bukanlah sekadar formalitas pengisian jabatan. Agenda ini merupakan amanat konstitusi yang diatur secara ketat oleh hukum negara. Sesuai dengan aturan baku, pelaksanaan ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta perubahannya", pungkasnya.


Bupati juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades merupakan momentum yang sangat krusial sehingga membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh unsur Forkopimda dalam memberikan saran maupun masukan demi menjaga stabilitas di Desa Pattallassang.


"Penyelenggaraan Pilkades harus mengacu pada aturan dan regulasi yang berlaku. Terlebih lagi, Desa Pattallassang dikenal memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi setiap kali pelaksanaan Pilkades, sehingga seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga situasi tetap kondusif", tutur Bupati.


Beberapa hal yang ditekankan, yakni pertama menjaga netralitas seluruh pihak yang terlibat jangan sampai ada tindakan atau keberpihakan yang dapat memicu perselisihan maupun keributan. Kedua, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa beserta panitia diminta agar lebih teliti dalam proses penjaringan bakal calon, khususnya terkait kelengkapan administrasi. Serta diharapkan pula kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Pilkades yang aman, tertib, dan demokratis.


Sementara itu, Kepala Dinas PMD, PP, dan PA, H. Hariyanto dalam laporannya menjelaskan bahwa Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Desa Pattallassang dilaksanakan karena telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Pengisian jabatan kepala desa dilakukan menyusul meninggal dunianya kepala desa sebelumnya, dengan sisa masa jabatan yang masih lebih dari satu tahun atau lebih dari 12 bulan.


Sesuai peraturan perundang-undangan, kekosongan jabatan tersebut tidak diisi melalui pemungutan suara langsung oleh seluruh masyarakat, melainkan melalui mekanisme Musyawarah Desa yang dihadiri oleh unsur-unsur perwakilan masyarakat.


Landasan hukum pelaksanaan PAW ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta perubahannya dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2006 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 beserta perubahannya, serta peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur tentang Musyawarah Desa dan kewenangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membentuk panitia serta menyelenggarakan Musyawarah Desa.

Keputusan dalam Musyawarah Desa diambil berdasarkan musyawarah mufakat dengan sistem perwakilan. Peserta yang memiliki hak memilih berasal dari unsur-unsur masyarakat, seperti anggota BPD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kelompok perempuan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan.

"Kepala desa yang terpilih melalui mekanisme PAW nantinya hanya akan melanjutkan sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya hingga masa jabatan tersebut berakhir", katanya.


Penandatangan berita acara turut dihadiri Ketua DPRD Bantaeng, H. Budi Santoso, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Bambang Supriyono, Wakapolres Bantaeng, Kompol A. Ikbal mewakili Kapolres Bantaeng, Kasdim 1410 Bantaeng, Mayor Inf. Ruben Jacob Tana mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Kepala seksi Pemulihan Aset dan pengelolaan Barang Bukti Kejari Bantaeng Sepriyadi, mewakili Kajari Bantaeng, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Bantaeng Asruddin, serta Camat Tompobulu, Misnawati.


Kamis, 18 Juni 2026

Rutan Bantaeng Berikan Apresiasi Pegawai Berprestasi Melalui Penyerahan Reward Periode B06


 

BN Online Bantaeng,– Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantaeng melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Pegawai Teladan Periode B06. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Rutan Bantaeng ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan semangat kerja dalam pelaksanaan tugas.


Apel pagi menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng juga menyerahkan penghargaan kepada tiga pegawai yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, dan kinerja terbaik selama periode penilaian B06 Tahun 2026.


Kepala Rutan Bantaeng, Ambo Asse A, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata pegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurutnya, pemberian reward diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kerja, menjaga profesionalisme, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi organisasi.


“Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan atas capaian individu, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Rutan Bantaeng menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang produktif, kompetitif, dan berorientasi pada kinerja. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.


Bupati Bantaeng Terima Aspirasi OKP, Terungkap Jalan di Kampung Babangeng Masuk Kawasan Hutan Produksi Terbatas


BN Online Bantaeng- Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin kembali memperlihatkan komitmennya dalam membuka ruang diskusi bagi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam menyampaikan aspirasi. Kali ini, seluruh perwakilan OKP di Bantaeng menghadiri Ruang Aspirasi Pemkab Bantaeng yang telah digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin 15 Juni 2026 lalu

"Terima kasih kepada seluruh teman-teman OKP yang menghadiri ruang diskusi ini. Ini merupakan bukti bahwa kita sebagai masyarakat Bantaeng masih menjunjung tinggi silaturahmi dalam menyampaikan aspirasi," kata Bupati.


Dalam kesempatan itu, kepala daerah termuda di Susel itu kembali menegaskan jika dirinya menghargai setiap aksi demontrasi. Bahkan dirinya sangat menyesalkan adanya keributan yang membuat salah satu anggota OKP menjadi korban pemukulan, saat aksi beberapa waktu lalu.


"Kita sangat menyesalkan adanya peristiwa kemarin tersebut. Sehingga kasus ini kita percayakan ke Polri untuk ditangani. Saya sangat menghargai aspirasi, karena itu bagian demokrasi. Namun saya meminta tetap perhatikan masyarakat yang ingin akses jalan," ungkapnya.


Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantaeng, Andi Irvandi Langgara mengatakan, Ruang Aspirasi kali ini menghadirkan perwakilan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulsel.


Mengingat, salah satu aspirasi OKP yakni membangun infrastruktur jalan di Kampung Babangeng, Desa Pa'bumbungan terkendala karena masuk kawasan hutan produksi terbatas.


"Jadi terungkap, untuk membangun infrastruktur jalan Kampung Babangeng harus diperlakukan khusus karena masuk dalam kawasan hutan produksi. Sehingga izinnya harus lewat Kementerian Kehutanan atau gubernur," bebernya.


Dirinya mengungkapkan, pemotongan anggaran dari pusat berdampak dengan tidak bisanya APBD Pemkab Bantaeng melakukan pengerjaan infrastruktur jalan.
"Efisiensi sangat berdampak bagi daerah, sehingga kita tidak bisa membangun jalan. Hanya mengandalkan bantuan pusat, itupun kalau usulan kita diterima oleh pusat, " bebernya.

Namun Bupati Bantaeng Uji Nurdin tidak berhenti begitu saja. Dirinya terus mencari peluang dari bantuan pusat dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Bantaeng. Khususnya di Kampung Babangeng.


"Masyarakat harus bersabar, karena bapak bupati terus berjuang meskipun proses administrasi panjang karena izinnya harus ke atas. Semoga prosesnya dimudahkan dan bantuan dari pusat lolos. Untuk itu kami butuh doa dan dukungan kita semua", pungkasnya.

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bantaeng Kunjungi Purnawirawan dan Warakawuri


BN Online Bantaeng– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bantaeng menggelar kegiatan anjangsana dengan mengunjungi sejumlah purnawirawan Polri dan warakawuri di wilayah Kabupaten Bantaeng. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) pukul 11.00 Wita.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H. Ia didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bantaeng, Ny. Nanda Prasetyantoro, serta para Pejabat Utama (PJU) dan pengurus Bhayangkari lainnya.


Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan anjangsana ini adalah sebagai bentuk penghormatan, silaturahmi, serta wujud kepedulian Polres Bantaeng kepada para purnawirawan dan warakawuri. Mereka dinilai telah memberikan pengabdian terbaiknya selama bertugas di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).


Selama kunjungan, rombongan Polres Bantaeng menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada para senior Polri. Suasana haru dan kekeluargaan tampak mewarnai setiap pertemuan yang berlangsung di rumah-rumah para purnawirawan dan warakawuri yang dikunjungi.


Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan emosional antara personel Polri yang masih aktif dengan para pendahulu mereka.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Polri tidak pernah melupakan jasa dan pengabdian para senior yang telah turut membesarkan institusi Polri. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dengan baik dan membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Kapolres.


Para purnawirawan dan warakawuri yang dikunjungi menyambut baik kehadiran jajaran Polres Bantaeng. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan, mengingat hal tersebut menjadi penyemangat bagi mereka di masa pensiun.


Kegiatan anjangsana ini juga menjadi salah satu bentuk nyata implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu memperkuat kedekatan Polri dengan keluarga besar Polri dan masyarakat melalui semangat kebersamaan, kepedulian, serta pengabdian untuk negeri.

News Of This Week