Rabu, 21 Oktober 2026

Terima Kunjungan SMP Islam Athirah Makassar, Bupati Bantaeng Tekankan Pentingnya Integritas dan Kompetensi


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menyambut hangat kunjungan studi tiru dan kegiatan sosial siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Makassar, di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang bertajuk Field Trip Sosial dan Kelas Inspirasi ini mengusung tema “Generasi Muda, Kepemimpinan, dan Masa Depan Daerah”. Acara tersebut diikuti oleh 119 siswa kelas IX beserta 21 guru pendamping, yang bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah maupun bangsa.


Momen ini menjadi istimewa bagi Bupati Fathul Fauzy, lantaran dirinya merupakan alumni dari sekolah yang sama. Dalam sambutannya, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman dan memotivasi para adik kelasnya agar siap menghadapi tantangan zaman.


Fathul Fauzy menyoroti pentingnya persiapan generasi muda dalam menghadapi era bonus demografi Indonesia. Ia mengingatkan bahwa persaingan di masa depan akan menuntut lebih dari sekadar potensi dasar.


“Peluang untuk berkarya akan semakin besar, tetapi tantangan dan persaingan juga akan semakin ketat. Karena itu, adik-adik harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang, baik melalui pendidikan, pengembangan kemampuan, maupun pembentukan karakter,” pesan Bupati di hadapan para siswa.


Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa modal utama generasi muda bukan hanya pada kesempatan yang ada, melainkan pada kompetensi dan integritas.


“Generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan potensi dan kesempatan, tetapi juga harus memiliki kompetensi, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegasnya.


Melalui Kelas Inspirasi ini, Bupati berharap para siswa dapat memahami esensi kepemimpinan. Menurutnya, jiwa pemimpin harus tumbuh di setiap lini, mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, hingga dalam profesi yang akan mereka geluti di masa depan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari pihak SMP Islam Athirah Bukit Baruga Makassar kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng sebagai simbol tali silaturahmi.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bantaeng, Zulkarnain; Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Hj. Sri Wahyuni Gani; serta tenaga pendidik dan akademisi Makassar, Isma Fatahuddin. 

Perkuat Pengawasan, Kakanwil Pas Sulsel Tinjau Program Kemandirian dan Pelayanan di Rutan Bantaeng


 

BN Online Bantaeng, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Hernowo Sugiastanto, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng, Rabu (21/10/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi serta meninjau secara langsung program pembinaan yang diterapkan kepada warga binaan.


Dalam kunjungannya, Hernowo didampingi oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan (Kabid Bimas) Kanwil Sulsel, Ashari. Rombongan disambut oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, beserta jajaran pejabat struktural setempat.


Kegiatan diawali dengan pengarahan (appelling) kepada seluruh pegawai Rutan Bantaeng. Hernowo Sugiastanto menekankan bahwa integritas dan profesionalisme adalah kunci utama dalam pelayanan pemasyarakatan.


"Profesionalisme, kedisiplinan, integritas, dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) harus menjadi landasan utama. Saya mendorong agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan, sinergi antarpetugas diperkuat, serta program ketahanan pangan dan karya warga binaan dioptimalkan," tegas Hernowo di hadapan para pegawai.


Sementara itu, Kabid Bimas Sulsel, Ashari, menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) petugas dalam proses pembinaan. Menurutnya, petugas tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga pembimbing yang mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang memadai.


"Peran petugas sangat vital dalam mendukung proses pembimbingan. Kita harus memastikan warga binaan memiliki bekal untuk berkontribusi positif setelah bebas nanti," ujar Ashari.


Merespons arahan tersebut, Kepala Rutan Bantaeng, Ambo Asse A, menyampaikan komitmen jajarannya. "Kami mengucapkan terima kasih atas arahan pimpinan. Kami siap menindaklanjuti dengan peningkatan kinerja, kedisiplinan, serta pengembangan program pembinaan kemandirian yang lebih produktif," ujarnya.


Usai memberikan arahan, rombongan meninjau langsung kondisi blok hunian untuk memastikan pelayanan dan keamanan berjalan kondusif. Peninjauan dilanjutkan ke area brandgang (jalur hijau) yang telah disulap menjadi area budidaya bibit ikan, serta galeri produk UMKM hasil karya warga binaan. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dalam mendorong keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi warga binaan.


Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan Rutan Kelas IIB Bantaeng semakin optimal dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan, menjaga standar pelayanan minimal, serta menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga binaan.

Tinjau Bedah Rumah Baznas, Bupati Bantaeng Apresiasi Kinerja dan Janji Dukung Anggaran 2027


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, meninjau langsung pelaksanaan program bedah rumah yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng, Rabu (21/10/2026).


Bantuan renovasi rumah kali ini disalurkan kepada Ibu Salwiah, seorang warga yang bertempat tinggal di Jalan dr. Ratulangi Maricayya, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng.


Dalam kunjungannya, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Baznas Bantaeng. Menurutnya, berbagai program sosial dan keagamaan yang dijalankan oleh lembaga tersebut telah memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.


"Alhamdulillah, kinerja Baznas sudah sangat terasa untuk masyarakat. Salah satu indikator keberhasilannya adalah sudah berkurangnya warga yang datang ke rumah bupati untuk menyampaikan keluhan masalahnya," ujar Bupati di sela-sela peninjauan.


Melihat prestasi dan dampak positif yang ditimbulkan, Bupati berkomitmen untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan Baznas. Ia menjanjikan dukungan penuh melalui alokasi bantuan keuangan yang memadai pada tahun anggaran berikutnya.


"Jadi memang Baznas hari ini tentunya telah memperlihatkan prestasi yang sangat luar biasa. Maka dari itu, tentunya kita patut memberikan dukungan dengan bantuan keuangan yang memadai di Tahun 2027 agar program-program Baznas Bantaeng bisa berjalan maksimal," pungkas Bupati.


Peninjauan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hunian layak bagi warganya melalui kolaborasi dengan lembaga non-struktural seperti Baznas.


Bangga! Inovasi BALLADA ADMINDUK Bantaeng Tembus 5 Besar Finalis KIPP PRO Tematik 2026 Tingkat Nasional


BN Online Bantaeng– Kabar membanggakan datang dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Inovasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bertajuk Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan (BALLADA ADMINDUK) berhasil menembus lima besar finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) PRO Tematik Tahun 2026.


Prestasi bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.


Capaian tersebut disampaikan langsung saat Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Rabu (21/10/2026).


Bupati Bantaeng yang akrab disapa Uji Nurdin memberikan apresiasi tinggi serta dukungan penuh terhadap program yang digagas Dinas Dukcapil setempat. Menurut bupati termuda di Sulawesi Selatan ini, masuknya BALLADA ADMINDUK dalam lima besar adalah bukti nyata komitmen Pemda Bantaeng dalam melindungi dan membahagiakan warganya.


"Ini capaian luar biasa karena sudah masuk 5 besar. Program ini memang patut diapresiasi karena bayi lahir bisa langsung mendapatkan administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan kartu identitas anak tanpa mengantri dan ke kantor kependudukan," ujar Uji Nurdin.


Uji Nurdin menilai, inovasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani warga sejak awal kelahiran. Ia berharap inovasi asal Bumi Panrita Lopia ini dapat menjadi yang terbaik di tingkat nasional.


"Semoga BALLADA ADMINDUK kita ini bisa juara dan terus berlanjut serta bisa menjadi contoh pelayanan terbaik Indonesia," tambahnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Ia menyebutkan bahwa dalam kategori tema tematik tahun ini, Bantaeng menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan yang berhasil masuk ke babak finalis nasional.


"Alhamdulillah untuk tema tematik, kita satu-satunya dari Sulsel. Kami meminta dukungan dan doa masyarakat agar Bantaeng bisa juara secara nasional," ungkap Ali Imran.


Ali Imran menjelaskan, keunggulan utama BALLADA ADMINDUK terletak pada kemudahan akses dan kelengkapan output. Inovasi ini menawarkan layanan multikanal yang praktis tanpa birokrasi yang rumit.
“Keunggulan inovasi BALLADA ini adalah layanan multikanal, praktis atau tidak ribet, serta output-nya 3-in-1,” jelasnya.


Melalui sistem yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan (faskes), setiap bayi yang baru lahir di Kabupaten Bantaeng kini dapat langsung memperoleh tiga dokumen kependudukan sekaligus secara otomatis, yakni Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).


Dengan masuknya dalam 5 besar finalis KIPP 2026, BALLADA ADMINDUK berpeluang besar untuk mengharumkan nama Bantaeng dan Sulawesi Selatan di panggung inovasi pelayanan publik nasional.


Selasa, 20 Oktober 2026

Ayah dan Anak Diamankan Polres Bantaeng, Terbongkar Modus Curas Sepeda Motor di Gantarangkeke


BN Online Bantaeng, – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Bantaeng berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial MA (30). Penangkapan ini mengungkap fakta bahwa kejahatan tersebut dilakukan beramai dengan ayahnya, JUM (65), yang telah lebih dahulu diamankan oleh pihak kepolisian.


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, penyidik langsung melakukan serangkaian langkah penyelidikan. Dari proses tersebut, polisi memperoleh informasi keberadaan MA yang sedang bersembunyi di rumah kerabatnya di Dusun Kanang-Kanang, Desa Tino, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.


Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim URC Resmob yang dipimpin Aipda Sabil langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan MA beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksinya.


AKP Andi Aldiansyah menuturkan bahwa beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Kamis (15/10/2026), polisi telah lebih dulu mengamankan JUM (65) di Dusun Kaloling, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke. Dari hasil interogasi mendalam, JUM mengakui melakukan aksinya bersama sang anak.


"Dari hasil pemeriksaan awal, MA (30) mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor milik korban. Ayah dan anak ini berbagi peran dalam menjalankan aksinya. MA berperan sebagai orang yang memantau situasi, sedangkan JUM bertindak sebagai eksekutor atau pemetik," ujar AKP Andi Aldiansyah dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).


Dalam penggerebekan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

1.Satu unit sepeda motor merk Yamaha Fino warna merah milik korban yang berhasil dicuri.

2.Satu unit sepeda motor merk Yamaha Fino warna merah yang digunakan terduga pelaku saat melakukan aksi.

3.Alat-alat yang digunakan untuk beraksi, yakni sebuah obeng, tang, kunci Inggris, dan potongan papan.


"Kedua terduga pelaku telah kami amankan di Mapolres Bantaeng guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk proses hukum selanjutnya," pungkasnya.


Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat.


Inovasi BALLADA Bantaeng Masuk Final Nasional KIPP PRO 2026: Satu Lapor, Tiga Dokumen Langsung Terbit



BN Online Bantaeng, – Kabupaten Bantaeng kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah birokrasi nasional. Inovasi pelayanan publik dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng yang bertajuk BALLADA (Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan), berhasil menembus babak final dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Perluasan Skala, Replikasi dan Orientasi Global (KIPP PRO) Tematik Tahun 2026.Senin 20 Oktober 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI ini menjadi ajang bergengsi bagi instansi pemerintah untuk unjuk gigi dalam reformasi birokrasi. BALLADA berhasil lolos hingga tahap 5 di tingkat nasional, membuktikan bahwa terobosan pelayanan di Bantaeng memiliki kualitas dan dampak yang signifikan.


Terobosan "Satu Lapor Tiga Dokumen"
Keunggulan utama inovasi BALLADA terletak pada efisiensi dan kemudahan yang ditawarkan kepada masyarakat. Melalui sistem ini, masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik mengurus dokumen secara terpisah.

Dengan mekanisme "satu kali lapor", warga yang memiliki bayi baru lahir dapat langsung memperoleh tiga dokumen penting sekaligus yang diterbitkan secara bersamaan, yakni:
1.Akta Kelahiran
2.Kartu Identitas Anak (KIA)
3.Kartu Keluarga (KK) Terbaru

Langkah ini dinilai sangat memangkas birokrasi yang berbelit, menghemat waktu, biaya, dan tenaga masyarakat Bantaeng dalam mengurus hak sipil dasar warganya.

Menuju Presentasi Final dan OPSI
Setelah lolos tahap verifikasi dan evaluasi substansi hingga tahap 5, tim BALLADA Bantaeng kini bersiap menghadapi tahap penentuan. Agenda selanjutnya adalah sesi Presentasi dan Wawancara di hadapan dewan juri ahli.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Hari Kamis, tanggal 22 Oktober 2026.Dalam kesempatan tersebut, tim BALLADA akan memaparkan dampak perluasan skala, potensi replikasi, serta orientasi global dari inovasi ini. Tujuannya adalah untuk meraih predikat tertinggi sebagai Outstanding Public Service Innovations (OPSI) pada KIPP PRO Tematik Tahun 2026.


Pemerintah Kabupaten Bantaeng beserta seluruh elemen masyarakat menaruh harapan besar agar inovasi BALLADA dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, sekaligus menjadi contoh percontohan pelayanan publik yang prima bagi daerah lain di Indonesia.

DPRD Bantaeng Tetapkan Ranperda Pembentukan PT Bantaeng Sinergi Cemerlang, Targetkan PAD Meningkat


BN Online Bantaeng, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Paripurna strategis di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD, Senin (19/10/2026). Agenda utama dalam sidang ini adalah penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bantaeng, H. Budi Santoso, dan didampingi oleh Wakil Ketua II, Hj. Jumrah. Sidang ini juga dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.


Sorotan utama dalam paripurna kali ini adalah kesepakatan penetapan Ranperda terkait pendirian Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT Bantaeng Sinergi Cemerlang. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.


Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, yang mewakili Bupati Bantaeng, menyampaikan bahwa keputusan dalam paripurna ini memegang peranan yang sangat vital bagi arah pembangunan daerah ke depan.


Menurutnya, kehadiran badan usaha milik daerah yang baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki oleh Bumi Canik.


"Kita ingin memastikan bahwa badan usaha milik daerah mampu menjadi motor penggerak optimalisasi potensi lokal Bantaeng, memperluas lapangan kerja, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas," ujar Tafsir dalam sambutannya.


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), atas sinergi yang terbangun.


"Melalui semangat kemitraan yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif, kita dapat bersama-sama menyetujui pengusulan Ranperda terkait perusahaan Perseroan Daerah PT Bantaeng Sinergi Cemerlang," tambahnya.


Tafsir berharap, pasca penetapan Ranperda di luar Propemperda ini, tahapan pembahasan selanjutnya dapat berjalan lancar.


"Kami berharap proses pembahasan Ranperda Perseroda dapat segera dilanjutkan ke tahapan berikutnya secara cermat, lancar, dan tepat waktu sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas Pj Sekda.


Dengan disetujuinya pengusulan ini, keberadaan PT Bantaeng Sinergi Cemerlang diharapkan segera terealisasi dan dapat berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bantaeng. (Red)

Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Karutan Bantaeng Ambo Asse Turun Langsung Pantau Blok Hunian


BN Online Bantaeng, – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, S.Pd., M.H., melaksanakan pemantauan langsung (sidak) di area blok hunian pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Bantaeng.


Dalam peninjauan tersebut, Ambo Asse menyoroti kondisi fisik lingkungan hunian untuk memastikan aspek kebersihan, kerapian, dan ketertiban tetap terpelihara dengan baik. Pemantauan secara langsung ini dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan serta mengidentifikasi sedini mungkin potensi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan.


Kepala Rutan Bantaeng memberikan atensi khusus kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia mengingatkan agar seluruh warga binaan senantiasa menjaga kebersihan bersama, menaati seluruh peraturan yang berlaku, serta membangun kebiasaan hidup tertib selama menjalani masa pembinaan.


"Lingkungan hunian yang bersih dan teratur dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan yang aman dan nyaman bagi warga binaan," ujar Ambo Asse.


Tak hanya kepada warga binaan, Ambo Asse juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh petugas pengamanan. Ia menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan konsistensi pengawasan melalui kontrol rutin yang menyeluruh di berbagai area vital, termasuk blok hunian, area brandgang, dapur, hingga lingkungan perkantoran.


Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), serta untuk memastikan seluruh aktivitas di dalam Rutan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Melalui kegiatan ini, Rutan Bantaeng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, serta kondusif demi kelancaran proses pembinaan warga binaan.

Senin, 19 Oktober 2026

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Bupati Bantaeng Apresiasi Dedikasi ASN Purna Bakti dan Relawan


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Bantaeng, Senin (19/10/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.


Dalam amanatnya, Bupati Fathul Fauzy menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial bagi setiap ASN. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah sekadar profesi, melainkan sebuah amanah besar dari masyarakat.


“Peringatan Hari Kesadaran Nasional mengingatkan kita bahwa menjadi ASN adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Mari kita jadikan momentum ini sebagai kebangkitan untuk meningkatkan semangat pengabdian, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Tantangan Kekeringan dan Asap

Bupati juga menyoroti tantangan nyata yang sedang dihadapi daerah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebutkan dua isu krusial, yakni pemenuhan kebutuhan air bersih akibat dampak kekeringan serta potensi gangguan kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Menurutnya, birokrasi tidak boleh lambat dalam merespons penderitaan warga. Pemerintah dituntut hadir secara nyata melalui langkah konkret, cepat, dan tepat sasaran.


“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Melalui gerakan Bantaeng Peduli, kita terus berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi warga yang terdampak kekeringan. Selain itu, pembagian masker juga terus dilakukan sebagai upaya perlindungan kesehatan dari paparan asap,” tambahnya.


Apresiasi untuk ASN

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN yang telah turun langsung mendukung program Bantaeng Peduli. Keterlibatan mereka dinilai sangat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan.


Rangkaian upacara juga diisi dengan momen haru sekaligus penghormatan, di mana Bupati menyerahkan piagam penghargaan dan uang santunan kepada ASN yang memasuki masa purna bakti. Hal ini dilakukan sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bekerja di lingkungan Pemkab Bantaeng.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. Muhammad Tafsir, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Bantaeng. 

Bekali 16 Warga Binaan dengan Keterampilan Kuliner, Rutan Bantaeng Gelar Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue


BN Online Bantaeng,— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Sebagai wujud nyata, Rutan Bantaeng menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng menggelar pelatihan pembuatan roti dan kue, Senin (19/10/2026).


Pelatihan yang berfokus pada pengembangan skill kewirausahaan ini diikuti oleh 16 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan dirancang dengan memadukan pembelajaran teori dan praktik secara langsung di dapur. Para peserta diperkenalkan pada teknik dasar pengolahan roti dan kue, mulai dari pengenalan dan takaran bahan, penggunaan peralatan modern, penerapan standar kebersihan (higiene), hingga proses pengolahan adonan dan teknik pemanggangan yang tepat.


Di bawah pendampingan instruktur profesional, para WBP berkesempatan langsung mengasah keterampilan mereka untuk menghasilkan produk kuliner yang berkualitas, higienis, dan layak konsumsi. Lebih dari sekadar memasak, pelatihan ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, serta pemahaman mendalam mengenai potensi usaha di bidang kuliner.


Guna menunjang kelancaran dan kenyamanan proses pembelajaran, setiap peserta turut dibekali dengan fasilitas pendukung. Mereka menerima paket bahan dan peralatan pembuatan roti, pakaian pelatihan, buku modul panduan, serta kartu identitas (ID Card) khusus. Dukungan fasilitas ini diharapkan dapat membantu peserta mengikuti pelatihan secara optimal dan menyerap materi dengan baik.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A., menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan masa depan warga binaan.


"Melalui program ini, kami terus mendorong agar warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bermanfaat. Bekal kompetensi yang mereka peroleh hari ini diharapkan dapat membuka peluang usaha. Dengan demikian, mereka akan semakin siap kembali ke tengah masyarakat, mampu membangun kemandirian ekonomi, dan menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan," ujar Ambo Asse.


Kolaborasi antara Rutan Bantaeng dan BPVP ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat menjadi batu loncatan bagi para warga binaan untuk menjadi wirausahawan mandiri yang mampu bersaing dan memberikan nilai positif bagi masyarakat luas. 

Minggu, 18 Oktober 2026

HUT Sulsel ke-357: Bupati Fathul Fauzy dan Istri Tampilkan Kekompakan Lewat 'Nasi Goreng Penuh Cinta'


BN Online Bantaeng,– Kekompakan Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menjadi sorotan positif dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.

Pasangan suami istri ini terlihat saling bahu-membahu dan penuh keakraban saat mengikuti Lomba Masak yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan lomba masak ini merupakan agenda yang digelar usai pelaksanaan Jalan Sehat Anti Mager. Suasana rumah jabatan tampak cair dan meriah, lantaran kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh unsur pemerintah, tetapi juga para kepala daerah se-Sulsel bersama istri masing-masing. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, bersama sang istri pun turut ambil bagian dalam kompetisi kuliner tersebut.


Untuk memenangkan hati juri dan peserta lain, Bupati Bantaeng dan Ketua TP PKK Bantaeng memilih menyajikan menu yang sederhana namun sarat makna, yakni Nasi Goreng Spesial.


Bagi Bupati Fathul Fauzy, menu tersebut bukanlah sekadar masakan lomba, melainkan menu andalan keluarga yang selalu menjadi favorit. Ia pun dengan bangga membeberkan "rahasia" di balik kelezatan masakan sang istri.


"Dari dulu nasi goreng spesial istri tidak pernah gagal. Anak-anak selalu suka dan orang-orang di rumah juga. Tentunya karena dimasak dengan penuh cinta," ujar Bupati Fathul Fauzy disela-sela kegiatan dengan diselingi candaan yang mencairkan suasana.


Selain mengikuti lomba masak, Bupati dan Ketua TP PKK Bantaeng juga turut membaur dengan masyarakat dan ASN dalam kegiatan Jalan Sehat Anti Mager. Mereka didampingi oleh sejumlah pegawai Pemkab Bantaeng yang turut hadir untuk mendukung gerakan hidup sehat yang digalakkan oleh Pemprov Sulsel.


Kehadiran Bupati dan Istri ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap HUT Sulsel, namun juga sebagai contoh nyata keharmonisan dan gaya hidup sehat bagi masyarakat Bantaeng dan Sulsel secara umum. (Red)

Opsi Judul Alternatif:

1.Ikuti Lomba Masak HUT Sulsel, Bupati Bantaeng: Masakan Istri Selalu Penuh Cinta

2.Suasana Rumah Jabatan Gubernur Meriah, Bupati Fathul Fauzy dan Istri Sajikan Nasi Goreng Spesial

3.Rayakan HUT Sulsel ke-357, Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat Jalan Anti Mager

HUT Sulsel ke-357, Bupati Bantaeng Pamer Mobil Hias Swasembada Pangan di Jalan Sehat Anti Mager


 

BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, turut membaur dengan ribuan masyarakat dalam kegiatan Jalan Sehat Anti Mager. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, ini dilepas langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, pukul 06.00 WITA.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fathul Fauzy memberikan apresiasi tinggi kepada Pemprov Sulsel atas inisiasi kegiatan ini. Ia menilai, Jalan Sehat Anti Mager bukan sekadar rutinitas olahraga, melainkan wadah yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan penunjang.


"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulsel yang selalu menggelar Anti Mager. Mengingat kegiatan ini bermanfaat langsung kepada masyarakat, apalagi dirangkaikan dengan Kirab Swasembada Pangan yang melibatkan 24 Kabupaten/Kota, pasar murah, hingga Job Fair," ujar Fathul Fauzy di sela-sela kegiatan.


Senada dengan Bupati, Gubernur Andi Sudirman dalam sambutannya menegaskan filosofi gerakan ini.


“Gerakan Anti Mager ini bukan sekedar olahraga, tapi ajakan untuk hidup aktif, sehat, dan produktif. Semoga semangat ini terus menyebar ke seluruh kabupaten dan kota di Sulsel,” kata Andi Sudirman. Ia menambahkan, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung program pembangunan Sulawesi Selatan.


Soroti Mobil Hias Bantaeng: Simbol Lumbung Pangan dan Industri

Salah satu daya tarik utama dalam peringatan HUT Sulsel kali ini adalah Kirab Swasembada Pangan atau Karnaval Kendaraan Hias. Kabupaten Bantaeng menjadi sorotan dengan menampilkan replika megah komoditas unggulan pertanian dan hortikultura.


Mobil hias tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Bantaeng dalam mewujudkan Swasembada Pangan Jaya. Melalui sentuhan teknologi pertanian modern, Bantaeng memposisikan diri sebagai lumbung benih dan penyedia sayur-mayur berkualitas di Sulsel.


Tak hanya sektor agraris, ornamen pada mobil hias Bantaeng juga memvisualisasikan dinamika Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) serta infrastruktur terintegrasi. Hal ini melambangkan komitmen Bantaeng sebagai motor penggerak ekonomi dengan konektivitas jalan dan fasilitas publik yang semakin mantap, siap menjelma sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif.


Kontingen Bantaeng membawa pesan kuat bahwa di bawah kepemimpinan yang visioner dan didukung semangat Anti Mager, Pemerintah dan masyarakat siap bekerja lebih cerdas demi Sulsel yang maju.


"Bantaeng Melesat: Menopang Swasembada, Memacu Ekonomi, Memantapkan Infrastruktur," tutup perwakilan kontingen Bantaeng menyemarakkan HUT Sulsel ke-357.

News Of This Week