Rabu, 14 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Hadiri Chocolate Bonus Celebration 2026, Salurkan Bantuan Rp609 Juta untuk Petani Kakao


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara Chocolate Bonus Celebration 2026 yang berlangsung di Gudang Pusat Pembelian Biji Kakao PT. Kudeungoe Sugata Indonesia, Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa'jukukang, pada Rabu (14/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fathul secara simbolis menyerahkan bantuan berupa Chocolate Bonus dan Farmer Cash Premium kepada para petani serta kolektor cokelat. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT. Kudeungoe Sugata Indonesia dan PT. Puratos Indonesia. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp609 juta, yang diperuntukkan bagi petani dan kolektor dari tiga kabupaten, yakni Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai.


Bupati Bantaeng menegaskan bahwa industri cokelat di daerahnya terus mengalami perkembangan positif. Hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan para petani sejak beberapa tahun lalu untuk meningkatkan kualitas produk kakao lokal.


"Alhamdulillah kerja sama kita dengan Unhas masih berjalan sampai sekarang. Sebanyak lima komoditas kita fokuskan, salah satunya cokelat, untuk pengembangan dan menjaga kualitas hasil petani kita," ujar Bupati 


Kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan ini juga memaparkan data produksi kakao di wilayahnya. Rata-rata, petani di Bantaeng mampu menghasilkan sekitar 2.400 ton cokelat per tahun. Namun, ia mengakui bahwa hasil panen tahun ini mengalami penurunan akibat dampak kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.


Meski demikian, Bupati tetap optimistis terhadap masa depan komoditas unggulan ini. Ia menekankan bahwa pengakuan terhadap kualitas cokelat Bantaeng menjadi bukti nyata kompetensi para petani lokal.


"Alhamdulillah cokelat kita sudah diakui kualitasnya. Ini bukti kualitas petani kita sudah tidak diragukan. Jika mutunya terjamin, kesejahteraan para petani Insyaallah pasti naik juga," jelasnya.


Acara Chocolate Bonus Celebration 2026 ini turut dihadiri oleh Direktur Kepala Pemasaran PT. Puratos Indonesia, Era Susanti, Kepala Dinas Pertanian Bantaeng Mahyudin, Camat Pa'jukukang, Kepala Desa Nipa-Nipa, serta ratusan petani dan kolektor kakao dari berbagai daerah.


Kehadiran pihak industri seperti PT. Puratos Indonesia dan PT. Kudeungoe Sugata Indonesia diharapkan dapat terus mendorong peningkatan nilai tambah bagi petani kakao di Sulawesi Selatan melalui skema insentif dan jaminan pembelian yang adil.

Bupati Bantaeng Bagikan Masker ke Siswa SD Negeri 7 Letta, Antisipasi Dampak Karhutla


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara langsung turun ke lapangan untuk membagikan masker kepada para siswa-siswi di SD Negeri 7 Letta, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Ihsan.


Langkah ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap kesehatan peserta didik, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi. Anak-anak usia sekolah menjadi prioritas utama karena kelompok ini lebih rentan terhadap dampak paparan asap.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul menekankan pentingnya edukasi kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang berpotensi tercemar asap.


"Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan. Selain itu, kita juga harus mengedukasi para siswa mengenai penggunaan masker yang tepat dan upaya pencegahan dampak paparan asap," ujar Bupati 


Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui kegiatan ini juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dampak karhutla. Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dari instansi terkait guna menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.


Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kominfo SP Bantaeng, H. Subhan; Kepala Dinas Sosial, Abdi Sam; Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Yusuf; serta Kepala Sekolah SD Negeri 7 Letta, Ilyas, beserta para guru dan pengawas sekolah.


Kehadiran jajaran kepala dinas menunjukkan komitmen lintas sektor dalam menangani isu kesehatan lingkungan dan perlindungan anak di Kabupaten Bantaeng.

Selasa, 13 Oktober 2026

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Perguruan Tinggi untuk Pengembangan SDM


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai perguruan tinggi guna memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Selasa, 13 Oktober 2026.


Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dengan dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Adapun perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi:


Universitas Handayani Makassar


Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar


Program Pascasarjana STIE AMKOP Makassar


Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM)


Politeknik ATI Makassar


STIKES Panrita Bulukumba


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi atas komitmen para perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri.


"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dan diperpanjang... khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri," ujar Bupati. Ia secara khusus menyoroti peran Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM) sebagai upaya strategis mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan siap pakai di dunia industri.


Untuk memastikan realisasi kerja sama, Bupati menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap setiap OPD terkait mengenai tindak lanjut dari kesepakatan yang telah ditandatangani pada hari ini.


"Saya akan mengevaluasi setiap OPD terkait bagaimana tindak lanjut dari kerja sama yang kita laksanakan... Kita berharap kerja sama ini menjadi kerja sama jangka panjang yang dapat terus dikembangkan, tentunya apa yang bisa kita kolaborasikan bersama hari ini, bisa juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat," tambah Bupati.


Melalui kerja sama ini, Pemkab Bantaeng berharap dapat menciptakan kolaborasi akademik yang lebih strategis dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Bantaeng Hadiri Milad ke-6 Komunitas Pejuang Subuh dan Resmikan Program "Subuh Mengaji"


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin bersama Wakil Bupati H. Sahabuddin menghadiri peringatan Milad ke-6 Komunitas Pejuang Subuh yang dirangkaikan dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Nur Islamic Sport Center Seruni pada Senin malam (12/10/2026).


Acara ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat syiar Islam, mempererat tali ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menekankan pentingnya peran komunitas keagamaan sebagai pilar dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Ia menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap inisiatif positif yang mendekatkan masyarakat dengan rumah ibadah.


“Pemerintah Kabupaten Bantaeng tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan masjid, membiasakan diri membaca Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.


Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung gerakan keagamaan tersebut, Bupati Bantaeng secara resmi meluncurkan program "Subuh Mengaji". Program yang diinisiasi oleh Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng ini bertujuan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai Al-Qur’an dan membiasakan diri mengisi waktu setelah salat Subuh dengan tadarus atau mengaji.


Diharapkan, program ini dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk kebiasaan positif di tengah masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga ditujukan untuk memperkuat pembinaan spiritual guna mencetak generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kedekatan emosional serta spiritual dengan Al-Qur’an.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Bantaeng dua periode (2008-2018), Prof. H.M. Nurdin Abdullah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, serta Pasipers Kodim 1410/Bantaeng, Kapten Inf. Sahabuddin yang mewakili Dandim 1410/Bantaeng. Kehadiran para tokoh agama dan masyarakat lainnya turut memeriahkan acara yang sarat dengan nuansa religi ini.

Senin, 12 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dari TNI AL


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, menerima penghargaan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Penyematan brevet tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, di Gedung Sultan Hasanuddin, Aula Markas Kodaeral VI Makassar, pada Senin (12/10/2026).


Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut (Harkesal) 2026, yang diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dukungan dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan fasilitas serta pelayanan kesehatan matra laut, khususnya di bidang kesehatan penyelaman dan terapi oksigen hiperbarik.


Selain sebagai tanda kehormatan, brevet ini juga menjadi simbol penguatan sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maritim di Indonesia.


Uji Nurdin menyatakan rasa bangganya atas anugerah tersebut. Ia menilai bahwa penghargaan ini merupakan bukti konkret dari kolaborasi yang erat antara Pemkab Bantaeng dan TNI AL dalam memajukan pelayanan serta riset kesehatan matra laut.


"Alhamdulillah ini merupakan penghormatan besar bagi kami masyarakat Bantaeng. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk senantiasa dalam pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik," ujar Uji Nurdin.


Acara penyematan brevet tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, anggota Komisi I DPR RI, para Bupati dan Wali Kota, pejabat TNI, pejabat sipil, tokoh pendidikan, serta berbagai tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menandai pentingnya isu kesehatan maritim dan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan daerah.

TP PKK Bantaeng Salurkan Bantuan Susu untuk Anak Penderita Stunting di Kecamatan Bissappu

BN Online Bantaeng– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) PKK yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan susu bagi anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Bissappu pada Senin, 12 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk politik, hukum, sosial, dan ekonomi, melalui pertemuan pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng. Selain bertujuan memperkuat koordinasi antar-pengurus, acara ini juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pemenuhan gizi serta tumbuh kembang anak di wilayah tersebut.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menekankan bahwa PKK adalah gerakan pemberdayaan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Oleh karena itu, PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas kesehatan anak.


“Kegiatan kita hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat, cerdas, dan berkualitas. Anak-anak yang pernah mengalami stunting maupun yang rentan mengalami stunting perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan,” ujarnya.


Gunya menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala merupakan langkah kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Ia menambahkan, pemberian bantuan susu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, namun hal tersebut harus diimbangi dengan pemberian makanan bergizi lainnya, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran Posyandu di era baru. Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga harus mencakup penguatan pelayanan dasar secara terintegrasi, edukasi keluarga, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.


Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng secara simbolis menyerahkan bantuan susu kepada anak-anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.


Melalui pertemuan tersebut, Gunya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk terus memperkuat koordinasi, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pengasuhan anak serta dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan stunting.


Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Kabupaten Bantaeng, Hariyanto, Camat Bissappu, Muzakkir, serta Ketua TP PKK tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kecamatan Bissappu.

 

Sabtu, 10 Oktober 2026

Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Apresiasi Kerja Sama dengan Irjen Pol Djuhandani


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, bersama Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, menghadiri acara perpisahan dan penyambutan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Jumat malam (9/10/2026).


Acara tersebut digelar dalam suasana keakraban dan kekeluargaan sebagai momen pelepasan tugas Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sekaligus penyambutan resmi terhadap Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol M. Awal Chairuddin.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol Djuhandani atas kolaborasi solid yang telah terjalin antara Polda Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng selama masa jabatannya.


"Saya mewakili jajaran Forkopimda dan masyarakat Bantaeng memberikan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Djuhandani atas bimbingan dan kerja sama yang telah terjalin kepada kami selama bertugas di Sulsel," ujar Uji Nurdin.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Uji Nurdin juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin. Ia optimistis bahwa sinergitas antara kepolisian dan pemerintah daerah akan terus berjalan baik di bawah kepemimpinan yang baru.


"Kami meyakini sinergitas di bawah kepemimpinan Bapak Irjen Pol M. Awal, sinergitas Polda Sulsel dan Pemkab Bantaeng akan berjalan dengan baik, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.


Diketahui, Irjen Pol M. Awal Chairuddin merupakan putra asli Kabupaten Takalar yang lahir pada 3 Desember 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan memiliki rekam jejak pendidikan serta karier yang gemilang. Pria tersebut meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan predikat cum laude. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tugas istimewa sebagai ajudan Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla, pada periode 2017–2019.


Acara kenal pamit tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel, para pejabat utama Polda Sulsel, seluruh Kapolres se-Sulsel, sejumlah kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan. Kehadiran mereka menandakan pentingnya transisi kepemimpinan ini bagi stabilitas keamanan dan pemerintahan di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Jumat, 09 Oktober 2026

Buronan Korupsi Rp1,9 Miliar dari Gowa Diamankan di Kepulauan Selayar oleh Tim Gabungan Kejati Sulsel


BN Online Makassar– Upaya penegakan hukum terhadap para pelanggar undang-undang kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, bersinergi dengan berbagai instansi terkait, berhasil mengamankan seorang tersangka berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa.


Penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas Siri), Tim Intelijen Kejari Gowa, Kejari Kepulauan Selayar, serta Kodim 1415 Kepulauan Selayar.


Tersangka yang diamankan berinisial AM (47), seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penyelewengan uang persediaan Tahun Anggaran 2014 pada Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Gowa. Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.991.726.105,00, sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Audit PKKN tertanggal 29 Agustus 2025.


AM telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar buron sejak tahun 2018, menyusul dikeluarkannya Surat Penetapan Tersangka Nomor 01/R.4.13/Fd.1/03/2018 oleh Kejari Gowa pada 25 Maret 2018.


Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kejati Sulsel, Kamis (8/10/2026), Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan alasan intensifikasi pencarian terhadap tersangka. Didampingi Kasi Intel Kejari Gowa, Andi Ardiaman, dan Kasi Pidsus Kejari Gowa, Andi Dian Bausad, Soetarmi menyatakan bahwa langkah pengamanan paksa diambil karena ketidakkooperatifan tersangka selama proses hukum berlangsung.


"Tersangka AM diketahui berulang kali mangkir dalam memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan ke dalam daftar buronan. Oleh karena itu, Tim Tabur gabungan melakukan pelacakan secara intensif dan berhasil mengamankannya di Kepulauan Selayar," ungkap Soetarmi.


Meskipun berstatus buron, saat diamankan oleh tim intelijen gabungan, AM reportedly bersikap kooperatif. Hal tersebut membuat proses pengamanan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Usai diamankan, AM langsung dibawa ke Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada tim penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gowa guna menuntaskan perkara dugaan korupsi tersebut.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kerja keras tim di lapangan. Ia kembali menegaskan komitmen institusi kejaksaan untuk terus memburu para pelanggar hukum yang mencoba menghindar dari peradilan.


"Hukum tidak akan berhenti mengejar hingga keadilan ditegakkan. Saya mengimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan yang masih berstatus buron untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Syarifuddin.


Dengan tertangkapnya AM, diharapkan proses penyelesaian kasus korupsi di SETDA Kabupaten Gowa dapat segera dilanjutkan hingga tahap persidangan.

11 Warga Binaan Rutan Bantaeng Lolos Asesmen untuk Ikuti Program Rehabilitasi dan Reedukasi


BN Online Bantaeng, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tepat sasaran bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan asesmen ketat terhadap WBP yang diproyeksikan mengikuti Program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, pada Kamis (8/10/2026).

Asesmen tersebut menjadi tahapan krusial untuk memastikan bahwa setiap WBP yang akan mengikuti program tidak hanya memenuhi kriteria administratif, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan fisik untuk menjalani seluruh rangkaian pembinaan. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan tingkat risiko, stabilitas emosi, status pengguna, serta kondisi kesehatan jasmani dan rohani calon peserta.

Selain aspek klinis dan keamanan, potensi personal para calon peserta juga menjadi fokus utama penilaian. Tim asesmen mengevaluasi minat, bakat, motivasi, hingga kesiapan sikap kerja masing-masing WBP. Tujuannya adalah agar program yang diberikan dapat memberikan dampak pembinaan yang optimal dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan individu peserta.

Hasil dari proses asesmen yang objektif ini kemudian dibahas dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Setelah melalui serangkaian pertimbangan matang, sebanyak 11 WBP akhirnya disetujui untuk bergabung dalam Program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi.

Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, menegaskan bahwa seleksi dilakukan dengan sangat selektif agar program jatuh kepada tangan yang tepat.

“Program rehabilitasi dan reedukasi bukan hanya tentang mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga bagaimana peserta mampu membangun perubahan dalam diri. Karena itu, proses asesmen menjadi penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi WBP,” ungkap Ambo Asse A.

Ia berharap keikutsertaan ke-11 WBP tersebut dapat menjadi momentum berharga untuk membangun pola pikir, sikap, dan perilaku yang lebih positif. Perubahan ini diharapkan menjadi bekal kuat bagi mereka dalam menjalani proses reintegrasi sosial serta kembali berkontribusi secara baik di tengah masyarakat setelah masa hukuman berakhir.

Melalui pendekatan asesmen yang terukur ini, Rutan Bantaeng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata bagi transformasi diri para warga binaan.

Kamis, 08 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Lepas Distribusi Air Bersih Lewat Program "Bantaeng Peduli" untuk Atasi Dampak Kekeringan


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan melalui Program "Bantaeng Peduli". Pelepasan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng pada Kamis (8/10/2026).

Gerakan bersama ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih di tengah musim kemarau.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh daerah, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantaeng, Hadi Sukma Siregar; Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Bambang Supriyono; Pelaksana Jabatan (Pj.) Sekretaris Daerah Bantaeng, H. Muhammad Tafsir; serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Rahman Tompo; Wakil Ketua 1 DPRD Bantaeng, Hj. Kasmawati; para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Kepala Sekolah di wilayah Kabupaten Bantaeng.

Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, pihak perbankan, serta para kepala sekolah yang telah secara sukarela berkontribusi dalam pelaksanaan program pemenuhan air bersih ini.

"Alhamdulillah, luar biasa keikhlasan teman-teman. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 10 minggu ke depan. Sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan pada sore hari ini insyaallah akan dibalaskan kebaikannya oleh Allah Subhanahu wa taala, Tuhan Yang Maha Esa. Amin amin ya rabbal alamin," ujar Bupati Bantaeng.

Bupati berharap, semangat kepedulian dan gotong royong yang ditunjukkan melalui gerakan “Bantaeng Peduli” dapat terus terjaga. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar berupa air bersih.

Program distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan hingga kondisi kembali normal.

Bupati Bantaeng Buka Festival Generasi Hijau Jilid III, Tekankan Pentingnya Edukasi Lingkungan Sejak Dini



BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Festival Generasi Hijau Jilid III di SMA Negeri 1 Bantaeng, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) setempat ini mengusung tema “Nusantara Lestari, Semangat Muda Menjaga Ekosistem dan Kehidupan.”


Festival tahunan ini menjadi ajang pertemuan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V yang mencakup Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Oktober 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan festival yang kini telah memasuki tahun ketiga. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter pelajar yang peduli terhadap isu lingkungan.


“Inilah salah satu sekolah yang berani mengangkat tema khusus tentang lingkungan. Pendidikan itu memang menjadi dasar, tetapi perlu ada hal-hal lain seperti bagaimana kita bisa mengelola sampah,” ujar Bupati.


Bupati juga menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan lingkungan yang mendesak dan memerlukan perhatian kolektif, termasuk dari kalangan generasi muda. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya institusi pendidikan dan para pelajar, untuk terus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.


“Mari kita bersama-sama membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” tambahnya.


Selain sebagai wadah edukasi, Festival Generasi Hijau Jilid III juga dirancang untuk memicu kreativitas siswa melalui berbagai lomba. Beberapa cabang perlombaan yang dipertandingkan antara lain pembuatan poster digital, pertunjukan busana kreatif berbahan daur ulang, cipta dan baca puisi bertema lingkungan, serta presentasi rancangan usaha inovatif yang berwawasan ekologis.


Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin; Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Pemkab Bantaeng, Drs. H. Muslimin M; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf; serta Kepala UPT SMA Negeri 1 Bantaeng, Dr. Wahid Hidayat. Hadir pula para pengawas, pendamping, dan seluruh kepala sekolah di wilayah V.


Dengan adanya festival ini, diharapkan dapat lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan di masa depan.

Selasa, 06 Oktober 2026

Tim URC Resmob Bantaeng Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pencurian Mesin Air di Jalan Lingkar



BN Online Bantaeng – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reserse Mobile (Resmob) Polres Bantaeng berhasil meringkus dua pria berinisial RM (35) dan WA (27). Keduanya ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi pencurian satu unit mesin air di Jalan Lingkar Barat, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Selasa (6/10/2026), setelah sebelumnya melakukan penyelidikan intensif terkait kejadian yang terjadi sebulan lalu.


Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., menjelaskan kronologis kejadian bermula pada Selasa (1/9/2026). Sekitar pukul 02.00 WITA, korban terlihat menggunakan mesin air miliknya untuk mengaliri sawah. Namun, sekitar pukul 04.00 WITA, korban meninggalkan area persawahan untuk pulang dan beristirahat.


Saat kembali ke lokasi sekitar pukul 05.30 WITA, korban terkejut mendapati mesin airnya telah raib dari tempat semula. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp6.000.000 (enam juta rupiah).


"Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan ini, kita langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP serta memintai keterangan saksi termasuk memeriksa rekaman CCTV di lokasi," ujar AKP Andi Aldiansyah.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan bukti, tim URC Resmob Polres Bantaeng yang dipimpin Aipda Sabil berhasil mengungkap persembunyian para pelaku. Pada Selasa (6/10/2026), RM (35) diamankan di Jalan Monginsidi, Kelurahan Bonto Rita, sedangkan WA (27) diringkus di Dusun Parigi, Desa Bonto Cinde.


Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengakui perbuatannya. RM berperan sebagai "joki" atau orang dalam yang menunjukkan target kepada rekannya, sementara WA bertindak sebagai eksekutor yang mengambil mesin air tersebut.


"RM dan WA telah diamankan di Mapolres Bantaeng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti berupa 1 (satu) unit mesin air merk LC Power dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Soul-GT 125 juga turut diamankan," tutup AKP Andi Aldiansyah.


Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polresta Polres Bantaeng.

News Of This Week