Jumat, 09 Oktober 2026

Buronan Korupsi Rp1,9 Miliar dari Gowa Diamankan di Kepulauan Selayar oleh Tim Gabungan Kejati Sulsel


BN Online Makassar– Upaya penegakan hukum terhadap para pelanggar undang-undang kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, bersinergi dengan berbagai instansi terkait, berhasil mengamankan seorang tersangka berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa.


Penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas Siri), Tim Intelijen Kejari Gowa, Kejari Kepulauan Selayar, serta Kodim 1415 Kepulauan Selayar.


Tersangka yang diamankan berinisial AM (47), seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penyelewengan uang persediaan Tahun Anggaran 2014 pada Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Gowa. Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.991.726.105,00, sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Audit PKKN tertanggal 29 Agustus 2025.


AM telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar buron sejak tahun 2018, menyusul dikeluarkannya Surat Penetapan Tersangka Nomor 01/R.4.13/Fd.1/03/2018 oleh Kejari Gowa pada 25 Maret 2018.


Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kejati Sulsel, Kamis (8/10/2026), Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan alasan intensifikasi pencarian terhadap tersangka. Didampingi Kasi Intel Kejari Gowa, Andi Ardiaman, dan Kasi Pidsus Kejari Gowa, Andi Dian Bausad, Soetarmi menyatakan bahwa langkah pengamanan paksa diambil karena ketidakkooperatifan tersangka selama proses hukum berlangsung.


"Tersangka AM diketahui berulang kali mangkir dalam memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan ke dalam daftar buronan. Oleh karena itu, Tim Tabur gabungan melakukan pelacakan secara intensif dan berhasil mengamankannya di Kepulauan Selayar," ungkap Soetarmi.


Meskipun berstatus buron, saat diamankan oleh tim intelijen gabungan, AM reportedly bersikap kooperatif. Hal tersebut membuat proses pengamanan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Usai diamankan, AM langsung dibawa ke Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada tim penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gowa guna menuntaskan perkara dugaan korupsi tersebut.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kerja keras tim di lapangan. Ia kembali menegaskan komitmen institusi kejaksaan untuk terus memburu para pelanggar hukum yang mencoba menghindar dari peradilan.


"Hukum tidak akan berhenti mengejar hingga keadilan ditegakkan. Saya mengimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan yang masih berstatus buron untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Syarifuddin.


Dengan tertangkapnya AM, diharapkan proses penyelesaian kasus korupsi di SETDA Kabupaten Gowa dapat segera dilanjutkan hingga tahap persidangan.

11 Warga Binaan Rutan Bantaeng Lolos Asesmen untuk Ikuti Program Rehabilitasi dan Reedukasi


BN Online Bantaeng, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tepat sasaran bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan asesmen ketat terhadap WBP yang diproyeksikan mengikuti Program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, pada Kamis (8/10/2026).

Asesmen tersebut menjadi tahapan krusial untuk memastikan bahwa setiap WBP yang akan mengikuti program tidak hanya memenuhi kriteria administratif, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan fisik untuk menjalani seluruh rangkaian pembinaan. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan tingkat risiko, stabilitas emosi, status pengguna, serta kondisi kesehatan jasmani dan rohani calon peserta.

Selain aspek klinis dan keamanan, potensi personal para calon peserta juga menjadi fokus utama penilaian. Tim asesmen mengevaluasi minat, bakat, motivasi, hingga kesiapan sikap kerja masing-masing WBP. Tujuannya adalah agar program yang diberikan dapat memberikan dampak pembinaan yang optimal dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan individu peserta.

Hasil dari proses asesmen yang objektif ini kemudian dibahas dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Setelah melalui serangkaian pertimbangan matang, sebanyak 11 WBP akhirnya disetujui untuk bergabung dalam Program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi.

Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, menegaskan bahwa seleksi dilakukan dengan sangat selektif agar program jatuh kepada tangan yang tepat.

“Program rehabilitasi dan reedukasi bukan hanya tentang mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga bagaimana peserta mampu membangun perubahan dalam diri. Karena itu, proses asesmen menjadi penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi WBP,” ungkap Ambo Asse A.

Ia berharap keikutsertaan ke-11 WBP tersebut dapat menjadi momentum berharga untuk membangun pola pikir, sikap, dan perilaku yang lebih positif. Perubahan ini diharapkan menjadi bekal kuat bagi mereka dalam menjalani proses reintegrasi sosial serta kembali berkontribusi secara baik di tengah masyarakat setelah masa hukuman berakhir.

Melalui pendekatan asesmen yang terukur ini, Rutan Bantaeng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata bagi transformasi diri para warga binaan.

Kamis, 08 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Lepas Distribusi Air Bersih Lewat Program "Bantaeng Peduli" untuk Atasi Dampak Kekeringan


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan melalui Program "Bantaeng Peduli". Pelepasan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng pada Kamis (8/10/2026).

Gerakan bersama ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih di tengah musim kemarau.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh daerah, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantaeng, Hadi Sukma Siregar; Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Bambang Supriyono; Pelaksana Jabatan (Pj.) Sekretaris Daerah Bantaeng, H. Muhammad Tafsir; serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Rahman Tompo; Wakil Ketua 1 DPRD Bantaeng, Hj. Kasmawati; para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Kepala Sekolah di wilayah Kabupaten Bantaeng.

Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, pihak perbankan, serta para kepala sekolah yang telah secara sukarela berkontribusi dalam pelaksanaan program pemenuhan air bersih ini.

"Alhamdulillah, luar biasa keikhlasan teman-teman. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 10 minggu ke depan. Sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan pada sore hari ini insyaallah akan dibalaskan kebaikannya oleh Allah Subhanahu wa taala, Tuhan Yang Maha Esa. Amin amin ya rabbal alamin," ujar Bupati Bantaeng.

Bupati berharap, semangat kepedulian dan gotong royong yang ditunjukkan melalui gerakan “Bantaeng Peduli” dapat terus terjaga. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar berupa air bersih.

Program distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan hingga kondisi kembali normal.

Bupati Bantaeng Buka Festival Generasi Hijau Jilid III, Tekankan Pentingnya Edukasi Lingkungan Sejak Dini



BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Festival Generasi Hijau Jilid III di SMA Negeri 1 Bantaeng, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) setempat ini mengusung tema “Nusantara Lestari, Semangat Muda Menjaga Ekosistem dan Kehidupan.”


Festival tahunan ini menjadi ajang pertemuan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V yang mencakup Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Oktober 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan festival yang kini telah memasuki tahun ketiga. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter pelajar yang peduli terhadap isu lingkungan.


“Inilah salah satu sekolah yang berani mengangkat tema khusus tentang lingkungan. Pendidikan itu memang menjadi dasar, tetapi perlu ada hal-hal lain seperti bagaimana kita bisa mengelola sampah,” ujar Bupati.


Bupati juga menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan lingkungan yang mendesak dan memerlukan perhatian kolektif, termasuk dari kalangan generasi muda. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya institusi pendidikan dan para pelajar, untuk terus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.


“Mari kita bersama-sama membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” tambahnya.


Selain sebagai wadah edukasi, Festival Generasi Hijau Jilid III juga dirancang untuk memicu kreativitas siswa melalui berbagai lomba. Beberapa cabang perlombaan yang dipertandingkan antara lain pembuatan poster digital, pertunjukan busana kreatif berbahan daur ulang, cipta dan baca puisi bertema lingkungan, serta presentasi rancangan usaha inovatif yang berwawasan ekologis.


Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin; Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Pemkab Bantaeng, Drs. H. Muslimin M; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf; serta Kepala UPT SMA Negeri 1 Bantaeng, Dr. Wahid Hidayat. Hadir pula para pengawas, pendamping, dan seluruh kepala sekolah di wilayah V.


Dengan adanya festival ini, diharapkan dapat lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan di masa depan.

Selasa, 06 Oktober 2026

Tim URC Resmob Bantaeng Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pencurian Mesin Air di Jalan Lingkar



BN Online Bantaeng – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reserse Mobile (Resmob) Polres Bantaeng berhasil meringkus dua pria berinisial RM (35) dan WA (27). Keduanya ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi pencurian satu unit mesin air di Jalan Lingkar Barat, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Selasa (6/10/2026), setelah sebelumnya melakukan penyelidikan intensif terkait kejadian yang terjadi sebulan lalu.


Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., menjelaskan kronologis kejadian bermula pada Selasa (1/9/2026). Sekitar pukul 02.00 WITA, korban terlihat menggunakan mesin air miliknya untuk mengaliri sawah. Namun, sekitar pukul 04.00 WITA, korban meninggalkan area persawahan untuk pulang dan beristirahat.


Saat kembali ke lokasi sekitar pukul 05.30 WITA, korban terkejut mendapati mesin airnya telah raib dari tempat semula. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp6.000.000 (enam juta rupiah).


"Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan ini, kita langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP serta memintai keterangan saksi termasuk memeriksa rekaman CCTV di lokasi," ujar AKP Andi Aldiansyah.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan bukti, tim URC Resmob Polres Bantaeng yang dipimpin Aipda Sabil berhasil mengungkap persembunyian para pelaku. Pada Selasa (6/10/2026), RM (35) diamankan di Jalan Monginsidi, Kelurahan Bonto Rita, sedangkan WA (27) diringkus di Dusun Parigi, Desa Bonto Cinde.


Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengakui perbuatannya. RM berperan sebagai "joki" atau orang dalam yang menunjukkan target kepada rekannya, sementara WA bertindak sebagai eksekutor yang mengambil mesin air tersebut.


"RM dan WA telah diamankan di Mapolres Bantaeng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti berupa 1 (satu) unit mesin air merk LC Power dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Soul-GT 125 juga turut diamankan," tutup AKP Andi Aldiansyah.


Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polresta Polres Bantaeng.

Bupati Bantaeng Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Juara Usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti


BN Online Bantaeng – Suasana haru bercampur euphoria kemenangan menyelimuti Tribun Pantai Seruni, Bantaeng, pada Senin malam (5/10/2026). Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, turut berbaur bersama ratusan masyarakat untuk menonton bareng (nobar) laga puncak Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia melawan Thailand.


Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng tersebut disambut antusias oleh warga yang telah memadati area pantai sejak sore hari. Ikut hadir dalam kegiatan nobar tersebut antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, Asisten I Bidang Pemerintahan Kab. Bantaeng, Asruddin, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, dr. H. Sultan, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat lainnya.


Laga final yang berlangsung sengit itu berakhir dengan drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu dua kali (2x15 menit). Dalam sesi adu penalti yang menegangkan, Timnas Indonesia berhasil menunjukkan ketenangan dan presisi lebih baik dibandingkan lawan mereka, sehingga keluar sebagai juara dengan skor akhir 4-2.


Kemenangan bersejarah ini langsung disambut meriah oleh para penonton di Pantai Seruni. Sorak-sorai dan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema keras, menandai kebahagiaan atas gelar juara yang diraih skuad Garuda.


Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin dalam sambutannya usai pertandingan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan pelatih Timnas Indonesia yang telah berjuang maksimal mengharumkan nama bangsa. Ia juga menekankan pentingnya momen seperti ini untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.


"Ini adalah momen kebersamaan kita. Selain merayakan kemenangan Timnas, kita juga ingin menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng selalu dekat dengan rakyatnya. Semoga semangat juang Timnas Indonesia ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun daerah," ujar Fathul Fauzy.


Kegiatan nobar ini juga dinilai sukses menciptakan suasana kondusif dan positif di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah hiburan sehat yang melibatkan berbagai lapisan komunitas di Bantaeng.

Senin, 05 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Luncurkan Gerakan “Bantaeng Peduli” Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan Ekstrem


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi meluncurkan gerakan terpadur bertajuk “Bantaeng Peduli” untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Peluncuran program ini ditandai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (5/10/2026).


Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, serta perwakilan Kapolres Bantaeng AKP Dr. Nurhayati. Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah H. Muhammad Tafsir, Anggota DPRD Marzuki Hasan, para Asisten Sekda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh camat se-Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul menegaskan bahwa langkah konkret telah diambil untuk merespons kesulitan akses air bersih yang dialami warga. Ia menyebutkan bahwa beberapa hari sebelumnya, dirinya bersama para kepala OPD telah turun langsung mendistribusikan air menggunakan mobil tangki ke Kecamatan Pa'jukukang dan Kecamatan Bissappu.


“Ini adalah gerakan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Kami terus melakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami penurunan debit air dan masuk dalam kondisi kekeringan ekstrem,” ujar Bupati Fathul.


Durasi dan Mekanisme Distribusi


Program “Bantaeng Peduli” dijadwalkan berjalan selama satu bulan, mulai 6 Oktober hingga 6 November 2026. Distribusi air bersih akan dilakukan dua kali dalam sepekan dengan jeda waktu tiga hari antar-pengiriman.


Kekeringan yang melanda Bantaeng terjadi akibat tidak adanya curah hujan sejak minggu ketiga Juli 2026. Kondisi hari tanpa hujan (HTH) yang berkepanjangan sejak awal Agustus hingga saat ini tidak hanya menyulitkan akses air bersih warga, tetapi juga mengeringkan lahan pertanian serta meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Wilayah Terdampak


Berdasarkan data yang dipaparkan, dampak kekeringan paling signifikan terjadi di dua kecamatan:


1.Kecamatan Pa'jukukang: Meliputi lima desa, yaitu Batu Karaeng, Nipa-Nipa, Pa'jukukang, Borrong Loe, dan Biangloe. Terdapat 19 titik distribusi berbasis dusun yang menjadi sasaran bantuan.


2.Kecamatan Bissappu: Meliputi tujuh wilayah, yakni Bonto Rita, Bontosunggu, Bonto Atu, Bonto Lebang, Bonto Cinde, Bonto Jai, dan Bonto Langkasa. Di kecamatan ini, tercatat sekitar 60 titik krisis air bersih berbasis RT dan RW.


Prediksi Musim Hujan


Mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan dalam rakor, awal musim hujan di Kabupaten Bantaeng diperkirakan baru akan masuk pada minggu kedua Desember 2026. Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Maret 2027.


Melihat jangka waktu tersebut, gerakan “Bantaeng Peduli” diharapkan dapat menjadi jembatan bantuan vital bagi masyarakat selama masa tunggu menuju musim hujan. Selain memenuhi kebutuhan dasar, program ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mitigasi dampak kekeringan di daerah tersebut.


Bupati Bantaeng Lantik Inspektur Daerah Baru dan 21 Kepala Sekolah, Tekankan Integritas Pengelolaan Dana BOS

BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta pejabat dengan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah dan Fungsional Guru di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng. Acara pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Senin, 5 Oktober 2026.


Dalam kesempatan ini, satu orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilantik, yakni Masrul Alam yang diangkat menjadi Inspektur Daerah Kabupaten Bantaeng. Sebelumnya, Masrul Alam menjabat sebagai Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, sebanyak 21 orang tenaga pendidik juga dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Sekolah dan Fungsional Guru.


Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Ia khususnya menyoroti peran strategis Inspektur Daerah yang baru dalam upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.


"Perkenalkan bapak inspektorat yang baru ini, panggilannya Pak Arul. Sebelumnya dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Kebetulan saya sudah menghadap dengan Pak Gubernur Sulsel, beliau menyarankan Pak Arul untuk bisa membantu kami di Kabupaten Bantaeng," ujar Bupati.


Bupati menekankan bahwa amanah yang diberikan bukanlah tugas yang ringan. Ia mengakui masih adanya berbagai persoalan internal di lingkungan Pemda yang perlu diselesaikan bersama melalui pengawasan yang ketat dan profesional.


Sementara itu, terkait sektor pendidikan, Bupati memberikan perhatian khusus kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik. Ia berharap mereka dapat berperan aktif tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda.


Bupati juga memberikan peringatan keras terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP). Ia menginstruksikan para kepala sekolah untuk bersikap proaktif, transparan, dan sangat berhati-hati dalam perencanaan maupun penggunaan dana tersebut.


"Kami ingatkan sekali lagi, hati-hati dalam mengelola dana BOS karena dana BOS ini bersumber dari APBN. Tentunya kita juga punya kewajiban yang besar untuk mempertanggungjawabkannya," pesan Bupati Fathul Fauzy Nurdin.


Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini, Pemkab Bantaeng berharap terjadi peningkatan kinerja dalam aspek pengawasan internal maupun kualitas pendidikan di daerah tersebut.


 

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi Kodim dan Masyarakat


BN Online Bantaeng – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama jajaran Kodim 1410/Bantaeng menggelar acara syukuran di Aula Butta Toa, Makodim 1410 Bantaeng, pada Senin (5/10/2026).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, yang didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi militer dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.


Peringatan HUT TNI ke-81 tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema ini menegaskan kembali pentingnya kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan bangsa.


Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, yang memimpin jalannya acara tasyakuran didampingi Ketua Persit KCK Cab. XXVII Kodim 1410/Bantaeng, Seny Anggelina Husni, menekankan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial belaka.


"Peringatan HUT TNI adalah momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen seluruh prajurit untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," ujar Dandim dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Forkopimda Kabupaten Bantaeng atas dukungan dan kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik bersama Kodim 1410/Bantaeng.


Sementara itu, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, mengucapkan selamat HUT ke-81 TNI. Ia berharap TNI semakin profesional, solid, dan kuat, serta senantiasa menjadi kebanggaan dan pelindung bagi masyarakat Indonesia.


"Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta pengabdian para prajurit TNI. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam membantu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bantaeng," kata Bupati.


Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan, dalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Desa oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng.


Selain acara formal, jajaran Kodim 1410/Bantaeng juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, pengobatan umum gratis, hingga penyaluran 100 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng H. Budi Santoso, Wakapolres Bantaeng Kompol Andi Ikbal (mewakili Kapolres), Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bantaeng Ahmad Putra Dwi (mewakili Kajari), Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng Tri Hariyono Patria Mangambe (mewakili Ketua PN), Kasdim 1410/Bantaeng Mayor Inf. Ruben Jacob Tana, Pimpinan Cabang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Agus Kusworo, serta para perwira, kepala OPD, FKPPI, dan tokoh masyarakat.


Sabtu, 03 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Turun Langsung Tangani Kebakaran di Uluere, Imbau Masyarakat Waspada Karhutla


BN Online Bantaeng – Musibah kebakaran melanda area Bonto Lojong, tepatnya di belakang kawasan Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Kejadian ini terjadi pada Kamis malam, 1 Oktober 2026.


Menanggapi situasi tersebut, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, langsung turun ke lokasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Kehadiran mereka sudah terlihat sejak malam kejadian hingga menjelang subuh, dan berlanjut hingga hari kedua untuk memastikan penanganan teknis di lapangan berjalan optimal.


Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Namun, insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat tentang urgensi kesadaran bersama dalam mengantisipasi hal-hal yang dapat memicu bencana serupa.


Dalam kesempatan di lokasi, Bupati Bantaeng menekankan bahwa pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) adalah tanggung jawab kolektif.


"Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Hindari pula hal-hal yang sering dianggap sepele namun berisiko tinggi, seperti membuang puntung rokok sembarangan, apalagi di tengah musim kering seperti saat ini," pesan Bupati Fathul Fauzy.


Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu menangani kejadian ini. Upaya bersama diperlukan untuk memadamkan api dan mengantisipasi perluasan area kebakaran agar tidak semakin melebar ke wilayah sekitarnya.


Bupati Bantaeng Hadiri Pelantikan IKA Unismuh Cabang Bantaeng dan Teken MoU dengan Rektor Unismuh


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (IKA Unismuh Makassar) Cabang Bantaeng Periode 2026–2030. Acara tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Sabtu, 3 Oktober 2026.


Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPD IKA Unismuh Makassar Periode 2026–2030, Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri. Kegiatan ini ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan baru untuk masa bakti lima tahun ke depan.


Dalam kesempatan yang sama, momen strategis juga terjadi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Muhammadiyah Makassar. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, H. Abd. Rakhim Nanda.


Kerja sama ini dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Fokus utamanya adalah mendukung pelaksanaan program pembangunan serta percepatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan pengurus IKA Unismuh Cabang Bantaeng. Ia berharap keberadaan organisasi alumni ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.


“Kami berharap IKA Unismuh Makassar Cabang Bantaeng dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan kontribusi pemikiran, gagasan, dan kerja nyata bagi kemajuan Kabupaten Bantaeng,” ujar Bupati Fathul Fauzy.


Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung berbagai program strategis, khususnya di bidang penguatan SDM, pendidikan, dan kesehatan. Ia melihat peran alumni universitas sebagai jembatan efektif antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, termasuk Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. Muhammad Tafsir; Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriyadi; Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh Makassar, Dr. dr. Suryani As’ad; serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan adanya payung hukum kerja sama melalui MoU, diharapkan kolaborasi antara Pemkab Bantaeng dan Unismuh Makassar dapat menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bantaeng di masa mendatang.


Tim Verifikasi dan Validasi Pemkab Bantaeng Tinjau KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu, Dukung Pengembangan Ekonomi Masyarakat


BN Online Bantaeng, – Tim Verifikasi dan Validasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa/Kelurahan Koperasi Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, pada Sabtu (04/10/2026).


Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Armawansyah, S.Sos., M.M., yang bertindak selaku Ketua Tim Verifikasi dan Validasi mewakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Kedatangan tim bertujuan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aset dan operasional KDKMP, meliputi kondisi tanah, bangunan, kendaraan operasional, serta inventaris isi bangunan.


Armawansyah menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelayakan dan potensi pengembangan KDKMP di masa depan.


"Kami datang untuk memverifikasi dan memvalidasi. Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana ke depannya KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu bisa terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat," ujar Armawansyah dalam keterangannya.


Kegiatan tinjauan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur penting, termasuk Pasiter Kodim 1410 Bantaeng, Kapten Harpil; Babinsa Kelurahan Bonto; Lurah Bonto Sunggu, Hajeriah; serta para pengurus dan pengawas KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat kelurahan.


Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu, Ruhaedi Hasan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah. Menurutnya, kehadiran tim verifikasi sudah lama dinantikan oleh para pengelola koperasi.


"Alhamdulillah, terima kasih kepada Tim Verifikasi dan Validasi telah hadir di tempat kami yang sederhana ini. Kami sudah lama menanti dan menunggu kapan jadwal verifikasi untuk KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu," ungkap Ruhaedi.


Ia juga mengakui bahwa terlaksananya kegiatan ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara Dinas Koperasi Kabupaten Bantaeng dengan pihak Babinsa yang saling memberikan informasi terkait jadwal dan prosedur verifikasi.


"Intinya, kami akan mengikuti segala arahan dan ketentuan yang harus kami lakukan agar KDKMP ini dapat terus berkembang," tutup Ruhaedi.


Dengan dilakukannya verifikasi dan validasi ini, diharapkan KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu dapat memenuhi standar operasional yang ditetapkan sehingga layak mendapatkan pendampingan atau bantuan pengembangan lebih lanjut dari Pemkab Bantaeng.


News Of This Week