Tampilkan postingan dengan label SOLO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOLO. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2021

TNI-Polri Distribusikan 30.000 Paket Sembako Untuk Warga Solo


 

BN Online, Solo-- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendistribusikan 30.000 paket sembako PPKM Darurat untuk masyarakat Solo, Jawa Tengah (Jateng). 


Pembagian paket sembako itu dilakukan saat mereka melakukan tinjauan vaksinasi massal di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). Bantuan PPKM Darurat tersebut akan menyasar ke seluruh warga yang ekonominya terdampak akibat Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


"Pemerintah juga memikirkan masyarakat yang terdampak, karena situasi PPKM Darurat, maka hari ini kami akan bagikan bansos kurang lebih 30.000 paket sembako dan kurang lebih 147 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat oleh rekan-rekan TNI-Polri," kata Sigit saat melepas distribusi paket bansos tersebut. 


Jenderal bintang empat itu berharap, dengan pembagian bansos ini beban masyarakat dapat berkurang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 


"Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat karena adanya pembatasan mobilitas," ujar mantan Kapolda Banten ini. 


Sementara, vaksinasi massal di Balai Kota Solo sendiri tercipta berkat adanya kolaborasi antara Pemkot Surakarta, TNI, Polri yang bekerjasama dengan Shopee. Kegiatan ini mengusung tema 'Berjuang Besama Melawan Covid-19'. Adapun, target vaksinasi adalah 1.000 orang masyarakat umum yang telah mendaftar.


Sigit pun mengapresiasi dan berterima kasih atas antusiasme masyarakat Kota Solo untuk melakukan vaksinasi. Dengan adanya animo warga yang tinggi, kata Sigit, maka target Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona bakal segera terwujud. 


"Terima kasih atas antusiasme dari masyarakat Solo dalam hal ikuti kegiatan vaksinasi sehingga percepatan ini kami harapkan bisa segera tercapai. Oleh karena itu bagi masyarakat atau relawan, aktivis, mahasiswa, yang miliki kemampuan untuk jadi vaksinator atau memperkuat kegiatan vaksinasi silahkan untuk bergabung," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut. 


Disisi lain, Sigit meyakini dengan adanya kerjasama seluruh elemen masyarakat, maka laju pertumbuhan virus corona kedepannya akan berkurang. "Harapanbya supaya kita bersama-sama bisa segera turunkan laju pertumbuhan Covid dengan membatasi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu mari kita sama-sama bersinergi, sehingga laju pertumbuhan Covid ini bisa kita turunkan," tutup Sigit. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Sabtu, 17 Juli 2021

Malam-malam, Kapolri Blusukan di Solo Bagi-bagi Sembako ke Warga dan Pedagang Angkringan


BN Online Solo,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkeliling Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat malam 16 Juli 2021.Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu berdialog dan mendatangi warga yang terdampak PPKM darurat sambil membagikan paket sembako dan masker. 

  

Kapolri berdialog dengan beberapa warga dan pedagang mengenai kondisi saat pandemi COVID-19 terutama sejak diberlakukan PPKM darurat.


"Bagaimana jualannya pak?berdampak tidak PPKM darurat ini?," tanya Kapolri kepada salah seorang pedagang angkringan. "Iya pak," jawab pedagang tersebut.


Kapolri pun meminta para pedagang untuk bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta mentaato kebijakan PPKM darurat agar angka COVID-19 menurun.


"Mudah-mudahan kasus COVID-19 bisa menurun ya pak biar keadaan normal lagi. Tapi tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker dan patuhi kebijakan PPKM," kata Kapolri.


Usai berdialog, mantan Kabareskrim Polri ini memberikan bantuan sembako dan masker untuk para pedagang dan pekerja yang terdampak PPKM darurat.


Sigit berharap bantuan dari pemerintah ini dapat meringankan beban warga agar bisa melewati pandemi COVID-19. "Ini ada sedikit bantuan dari pemerintah pak. Kalau memang kurang nanti bilang saja sama polisi di sini ya pak," ujar Sigit.


Pedagang dan warga sekitar yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih. Ia pun berharap pandemi COVID-19 segera berlalu dan dapat bekerja serta beraktivitas seperti biasa. "Alhamdulilah makasih pak atas bantuannya. Ini sangat membantu. Mudah-mudahan COVID-19 cepat berlalu," katanya.


Selama berkeliling, Kapolri ditemani Asops Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Sementara sembako yang disiapkan untuk dibagikan kepada warga sebanyak 1.000 paket.


Editor : Edhy BN

Rabu, 25 September 2019

Profesionalisme, Tantangan SDM APIP Unggul Cegah Korupsi


BN Onlne, Solo---Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyebut profesionalisme menjadi sebuah tantangan Sumber Daya Manusia Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang unggul dalam mencegah korupsi. 

Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2019 yang berlangsung di Grand Ballroom The Sunan Hotel, Kota Surakarta, Rabu (25/09/2019) dengan tema “Aparatur Pengawasan Unggul Mencegah Korupsi."

“Profesionalisme ini menjadi tantangan SDM APIP unggul yang bisa mencegah korupsi. Oleh karenanya, APIP itu bisa betul-betul bekerja profesional, objektif dan anggaran bisa terpenuhi,” kata Alex.

Komitmen itu juga perlu ditegaskan kepala daerah yang berintegritas sehingga APIP dapat menjalankan pengawasan secara objektif dan independen. Baginya, integritas kepala daerah merupakan kunci dari pengawasan dari APIP yang independen pula.

 “Rasa-rasanya kalau kepala daerah itu tidak berintegritas ya pasti akan menunjukkan inspektur yang sama dengan kepala daerahnya. Komitmen kepala daerah itu menjadi kunci bapak/ibu bisa melakukan pengawasan dengan independen, bisa melakukan  pengawasan dengan profesional dan objektif,” ungkapnya.

Alexander Marwata juga menyoroti persoalan yang berkenaan dengan kualitas dan kuantitas inspektorat di Seluruh Indonesia yang dinilainya masih minim.

“Persoalan terkait inpektorat, dari sisi jumlah yang berdasarkan data KPK masih ada kekurangan sekitar 24.000 tenaga inspektorat di seluruh Indonesia, dari sisi kualitas BPKP tahun 2019 di level 3,” papar Alex.

Oleh karenanya, KPK juga membentuk tim supervisi pencegahan korupsi yang telah tersebar di daerah atau Korsupgah. Dengan harapan adanya sinergi dalam hal pencegahan kasus tindak pidana korupsi dalam tata kelola pemerintahan di daerah.

“Kami di KPK membentuk tim koordinasi supervisi pencegahan, ini kami harapkan bisa berkolaborasi untuk mencegah tindakan korupsi. Oleh karena itu, kita harus bekerjasama, bergandengan tangan, ini daerah kita bersama,” tutup Alex.

#Puspen Kemendagri#


Editor : | BN Online | Dny

Rabu, 10 Juli 2019

Sekjen Kemendagri Minta Staf Ahli Beri Masukkan Kepala Daerah Terkait Pertumbuhan Ekonomi


BN Online, Solo--Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo meminta Staf Ahli memberikan masukan kepada Kepala Daerah terkait Pertumbuhan Ekonomi. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Staf Ahli Kepala Daerah (Forsakada) di Lor In Hotel, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/07/19).

"Memberikan saran masukan kepada kepala daerahnya, bagaimana supaya mencapai pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan peluang dan potensi yang ada," kata Hadi.


Dalam kesempatan tersebut Hadi juga meminta Staf Ahli memberikan masukan kepada Kepala Daerah untuk senantiasa menciptakan inovasi agar regulasi terkait peningkatan investasi tak berjalan di tempat.

"Kepala daerah kurang inovasi dalam peningkatan ekspor, perizinan masih bekum cepat, ini yang perlu diperbaiki dan diberikan masukan kepada kepala daerah masing-masing," tutup Hadi.(PK)




Editor : | BN Online | Dny

Minggu, 09 Juni 2019

Presiden Jokowi Beserta Keluarga Kunjungi Pasar Gede Solo, Belanja Buah Hingga Ulekan


BN Online, Solo--Usai sarapan bersama di kedai Soto Triwindu, pada Minggu, 9 Juni 2019, Presiden Joko Widodo beserta keluarga mengunjungi Pasar Gede Solo. Pasar induk terbesar di Solo itu terletak di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Surodiprajan, Solo.

Waktu menunjukkan pukul 09.57 WIB saat Presiden tiba di Pasar Gede. Presiden datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, menantu Selvi Ananda, serta cucu pertamanya Jan Ethes Srinarendra.

Kedatangan Kepala Negara itu menambah riuh kondisi pasar yang sedang ramai oleh pengunjung. Tak sedikit pembeli dan penjual yang menghampiri Presiden untuk bersalaman dan berswafoto.


Presiden kemudian berjalan masuk dan langsung menuju blok pasar yang menjual jamu, sayur, dan makanan tradisional. Sementara Ibu Iriana singgah di kios yang menjual alat dapur untuk membeli beberapa perkakas tradisional, seperti ulekan dan centong nasi.

Di kios buah, Presiden membeli salak sebanyak empat kilogram, jeruk sebanyak dua kilogram, blewah, hingga kesemek. Sementara kedua putra Presiden kompak membeli pisang.

Presiden dan keluarga kemudian mengunjungi kios yang menjual es dawet. Penjual pun langsung memberikan semangkuk es dawet untuk dicoba oleh keluarga Presiden. Ibu Iriana yang mencicipinya, langsung memutuskan untuk membeli es dawet beberapa kantong.


Tak sampai di situ, Presiden dan keluarga lalu mengunjungi kios yang menjual makanan tradisional. Di kios ini Presiden membeli beberapa penganan ringan, seperti cabuk dan rambak.

Setelah sekitar 30 menit berkeliling pasar dan berbelanja, Presiden dan keluarga berjalan meninggalkan pasar. Dalam perjalanan pulang, Presiden kembali melayani permintaan warga untuk bersalaman dan berswafoto.(*)




Editor : | BN Online | Dny

Sabtu, 11 November 2017

Tim Renang Sulsel Raih Dua Medali Emas dari Cabang Olagraga Renang Peparpenas VIII di Solo Jawa Tengah



BN Online, Solo----Tim renang difabel Sulsel sukses meraih dua medali emas dari cabang olahraga renang, di hari pertama pertandingan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII, Solo Jawa Tengah, Sabtu (11/11/2017), yang berlangsung di Kolam Renang Tirtomoyo Manahan Solo.


Raihan dua emas tersebut, masing-masing di peroleh dari perenang asal Bantaeng, Ummu Kalsum yang turun di nomor 50 meter gaya dada tuna daksa putri dan Muhammad Iksan yang turun di nomor 50 meter gaya dada tuna rungu putra.



Ummu Kalsum sendiri adalah siswi kelas tiga SMPN 1 Eremeresa Bantaeng. kelahiran 9 Maret 2005. Anak kedua dari empat bersaudara anak pasangan Ramli dan Hapsa, mengaku mengenal renang sejak kecil dari bapaknya yang juga pelatih renang.


"Bapakku yang ajar ka berenang. Mau ka lagi menang (di nomor) 100 meter, besok," ujarnya bangga.


Selain dua emas itu, tim renang juga menyumbangkan dua medali buat kontingen Sulsel, yaitu 1 perak dan 1 perunggu. Perak diraih Rezky Fadillah di nomor 50 meter gaya dada tuna rungu putri dan perunggu direbut Muhammad Bintang di nomor 100 meter gaya dada tuna rungu putra.(*).



Editor : BN | Sulsel | Dny

Sabtu, 26 Agustus 2017

Rahman Bando Mewakili Walikota Makassar Danny, Tampil Sebagai Narasumber Bersama Walikota Surabaya dan Bupati Konawe






BN Online, Solo----Kepala dinas Perikanan dan Pertanian kota Makassar DR. Abd. Rahman Bando, SP, M.si, mewakili walikota Makassar Moh.Ramdhan Pomanto, tampil sebagai narasumber bersama walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Konawe pada gelara REMBUK NASIONAL GERAKAN INDONESIA BERSIH kerja nyata revolusi mental, Kota Solo (26/8/2017).


Pada acara yang dilaksanakan oleh Kementriaan Koordinator Bidang Kemaritiman tersebut Abd. Rahman Bando memaparkan  program  kerja dan Inovasi  yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar guna peningkatan mutu kualitas kebersihan di Kota Makassar.




Kegiatan yang dihadiri utusan dari 514 kabupaten kota se indonesia tersebut  mengangkat 7 program yaitu utama yaitu :


1. Peningkatan perilaku hidup sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan,  satuan keeja dan komunitas.


2. Peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat.


3. Pengembangan sistim pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi teemasuk kali bersih, sarana dan prasarana pelayanan publik

.

4. Penyempurnaan eraturan perundang-undangan(deregulasi).


5. Pemberian kemudahan bagi dunia usaha dan lembaga yang melakukan pengelolaan sampah.


6. Mengutamakan peran serta masyarakat didalam menunjang perilaku bersih dan sehat.


7. Peningkatan penegakan hukum dibidang kebersihan dan kesehatan lingkungan
Dari ketujuh program utama gerakan indonesia bersih tersebut  kota Makassar telah melaksanakannya dan terus berupaya mengoptimalkannnya.(*)






Editor : BN | Sulsel | Dny

News Of This Week