Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) GMNI, Muhammad Fajar, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Riset dan Teknologi. Kegiatan kaderisasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 3 Agustus 2026 dengan mengusung tema "Re-aktualisasi Trisakti sebagai Jalan Revolusi Kita". Tema ini dipilih sebagai wujud komitmen organisasi untuk memperkuat kualitas kader melalui penguatan ideologi, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzi Nurdin memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kaderisasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.
"Mahasiswa merupakan elemen strategis yang tidak hanya berperan sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa perjuangan GMNI berlandaskan pada nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tidak hanya tertuju pada kaum tani, tetapi juga mencakup nelayan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta seluruh lapisan masyarakat lainnya yang membutuhkan keberpihakan dalam proses pembangunan.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan momen kaderisasi ini sebaik-baiknya.
"Jadikan proses kaderisasi ini sebagai ruang untuk memperkuat karakter, memperluas wawasan, dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Daerah ini membutuhkan generasi muda yang kritis, berintegritas, serta mampu menghadirkan gagasan-gagasan inovatif demi kemajuan Bantaeng," pungkasnya.
Acara pembukaan KTD III ini turut dihadiri oleh Ketua DPC GMNI Bantaeng, Jabal Rakhmad; Ketua Pengurus Alumni GMNI Cabang Bantaeng, Muh. Ihsan Hidayat B; jajaran pengurus DPC GMNI Bantaeng, serta seluruh peserta kaderisasi.
