Tampilkan postingan dengan label MALANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MALANG. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2022

PJR Polda Jatim Evakuasi Motor Mahasiswa UNESA Korban Banjir Dan Tanah Longsor Di Malang


  

BN Online, Malang-- Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Lawang, Malang, pada Selasa ( 8/3/22) petang lalu menyebabkan seorang warga meninggal karena hanyut terseret arus. 


Sedikitnya, ada beberapa titik lokasi yang terkena banjir, seperti di Desa Srigading, Kelurahan Lawang, yaitu di Jalan Amarto, Jalan Pramuka, Jalan Sumber Waras, dan Desa Ketindan. 


Korban meninggal bernama Saad, warga Sumberwuni, Kelurahan Kalirejo, Lawang Kabupaten Malang. 


Kapolsek Lawang, AKP Yatmo, mengatakan saat banjir bercampur material lumpur dan kayu menerjang, korban dan seorang rekannya terseret arus. 


Korban Bernama Saad tak bisa menyelamatkan diri, sedangkan rekannya dibantu warga bisa lolos dari maut dan mengalami luka di tubuhnya.


“Korban meninggal karena hanyut satu orang itu. Rabu (9/3/22) pagi jenasahnya bisa ditemukan,” kata AKP Yatmo kepada awak media saat dikomfirmasi,Senin (14/3/22).


Kapolsek Lawang juga mengatakan bahwa hari ini Senin (14/3/22) ditemukan lagi dua unit Sepeda Motor yang diketahui milik Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang saat kejadian sedang melaksanakan tugas kampus (KKN) di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang.


Atas penemuan dua unit kendaraan tersebut, anggota Unit PJR Jatim IV Ditlantas Polda Jatim yang berkantor di Malang segera mengevakuasi.


Kasat PJR pada Direktorat Lalulintas ( Ditlantas ) Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi membenarkan atas penemuan dua unit kendaraan milik Mahasiswa UNESA yang tinggal di Semolowaru Surabaya.


“Benar, sudah saya perintahkan anggota Unit PJR Jatim IV untuk mengevakuasi dan mengantarkan kendaraan tersebut ke pemilik di Surabaya,”kata AKBP Dwi di Polda Jatim,Senin (14/3/22).


Di tempat terpisah,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa dari kejadian bencana banjir tersebut,Polres Malang yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim juga ambil bagian dalam mengevakuasi korban bersama BPBD dan warga setempat.


Terkait ditemukannya dua unit sepeda motor merk Honda jenis Vario dan Scopy, Kombes Pol Dirmanto menegaskan bahwa saat ini kendaraan tersebut sudah diantarkan ke pemiliknya oleh anggota Unit PJR Jatim IV meskipun kondisi rusak berat.


“Sudah dibawa ke Surabaya oleh rekan – rekan dari Unit PJR Malang meskipun kondisi rusak berat dan sudah diterima pemilik kendaraan tersebut,”terang Kombes Dirmanto.


Sementara itu pemilik kendaraan yang menjadi korban banjir bandang,hingga berita ini ditulis belum bisa dikomfirmasi. 


Namun pihak keluarga yang menerima kendaraan kendaraan tersebut mengucapkan terimaksih atas ditemukan kendaraan milik saudaranya.


“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak – bapak Polisi yang tanpa kami duga sudah mau mengantarkan kedaraan milik adik say aini,meskipun kondisinya rusak parah tertutup lumpur,”ungkapnya. 


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Rabu, 09 Maret 2022

Polda Jatim Gelar Vaksinasi Lanjutan Di Malang


 

BN Online, Malang-- Inspektur Pengawasan Daerah  (Irwasda) Polda Jatim, bersama Pejabat Utama Polda Jatim mengikuti Gelaran vaksinasi serentak lanjutan yang digelar oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual di Araya Club House, Kabupaten Malang. Selasa (8/3/2022).


Gelaran vaksinasi ini terus di gencarkan oleh Kapolri, yang di ikuti oleh seluruh Polda di Indonesia, termasuk Polda Jatim yang saat ini juga melakukan vaksinasi serentak di Jawa Timur.


Sementara itu, Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Mohamad Aris usai melakukan pengecekan vaksinasi dan mengikuti virtual bersama Kapolri, mengatakan. Saat ini gelaran vaksinasi yang berlangsung di Araya Club House, Kabupaten Malang, sebanyak 1500. 


"Terdata 1500 masyarakat yang divaksin, baik itu dosis dua maupun dosis tiga. Tapi kebanyakan hari ini yang tervaksin dosis tiga yaitu Booster ada kurang lebih delapan ratusan," katanya


"Alhamdulillah masyarakat antusias untuk melaksanakan vaksin yang semuanya untuk kepentingan diri masing-masing, supaya sehat," jelasnya dihadapan awak media. 


Lebih lanjut Kombes Pol Mohamad Aris menyampaikan, koordinasi dengan Kapolri walaupun hanya melalui virtual, tapi itu sangat berarti karena sesuai dengan amanat dari Presiden, TNI, Polri, dan seluruh aparat pemerintah diperintahkan untuk memompa terus yaitu percepatan vaksinasi supaya segera terbentuk herd Immunity di masyarakat.


"Walaupun Omicron ini tingkat penularan yang cepat, namun karena masyarakat sudah vaksin dan badannya juga sudah ada imunitas akhirnya gejalanya hanya ringan. Kemudian untuk tingkat meninggal dunia itu juga relatif kecil," ujarnya. 


"Alhamdulillah di Malang ini hanya 4 persen. Ini di bawah tingkat kematian Provinsi Jawa Timur. Kita berharap, rekan-rekan media kemudian dibantu oleh TNI, Polri aparat pemerintah tetap menggelorakan vaksinasi, dan tetap mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Kita ingatkan masyarakat yang mungkin lupa atau khilaf supaya mengikuti protokol kesehatan," pungkasnya Irwasda Polda Jatim.(B//Humas).


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Sabtu, 05 Maret 2022

Keceriaan Anak Malang Saat Vaksin Di Kunjungi Kapolres


 

BN Online, Malang-- Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat meninjau pelaksanaan vaksinasi di komplek sekolah Ar- Rohmah Putri IIBS yang terletak di Jalan Raya Sempu No. 01 Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (4/3/2022).


Dalam peninjauannya kali ini, selain didampingi oleh Kapolsek dan beberapa pejabat utama (PJU) Polres Malang. AKBP Ferli juga didampingi oleh Kadinkes Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibawa.


Wajah anak-anak yang divaksin saat divaksin terlihat sangat ceria, karena di tinjau langsung oleh Kapolres Malang. Apalagi saat Kapolres Malang bergurau bersama anak-anak yang telah divaksin. Senyum lebar mereka berkembang ketika mendapatkan semangat dari Kapolres Malang. Selain itu Kapolres Malang AKBP Ferli juga membagikan hadiah kepada mereka yang telah divaksin, sebagai wujud kasih sayang beliau kepada anak-anak.


Vaksinasi yang dilaksanakan serentak di wilayah Kabupaten Malang ini, merupakan wujud nyata Forkopimda Kabupaten Malang dalam mendukung program pemerintah yaitu percepatan vaksinasi.


"Hari ini ada sekitar 250 siswa usia 6-11 tahun yang mengikuti vaksinasi disini (sekolah Ar- Rohmah Putri IIBS)," ucap Ferli setelah meninjau vaksinasi.


Diketahui Ferli merupakan Kapolres Malang yang belum genap sebulan menjabat, namun ia langsung tancap gas dalam mensukseskan program vaksinasi di Kabupaten Malang, terutama vaksin anak dan lansia.


"Kami akan terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk penyediaan vaksin, agar semua masyarakat Kabupaten Malang dapat tervaksin seluruhnya," ungkapnya.


Ferli menyebutkan bahwa dari hasil pemantauan melalui virtual zoom, di seluruh Polsek jajaran Polres Malang, secara serentak telah melaksanakan percepatan vaksinasi.


"Terimakasih kepada nakes, dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya serbuan vaksinasi. Jangan hanya anak-anak, tapi masyarakat lainnya yang belum vaksin agar difasilitasi untuk pelaksanaan vaksinasinya," tegas Ferli.


Jangan lelah berbuat baik untuk masyarakat. "Ini adalah tugas kemanusiaan, Insya Allah akan menjadi ladang pahala bagi kita," tutupnya.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Rabu, 09 Februari 2022

Tingkatkan Penanganan Covid-19, Forkopimda Jatim Cek Lokasi Isoter Dan RS Lapangan Di Malang Raya


 

BN Online, Malang-- Forkopimda Jawa Timur kembali melakukan pengecekan sejumlah tempat Isolasi Terpusat (Isoter), rumah sakit lapangan dan pos PPKM di Malang pada Selasa (8/2/2022). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi tempat-tempat tersebut, sebagai antisipasi dalam penanganan covid-19 yang semakin melonjak di Jatim. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar serta Forkopimda Malang Raya melakukan reaktivasi sejumlah tempat yang pernah dijadikan tempat Isoter, rumah sakit lapangan dan Pos PPKM di Malang Raya. 


Dalam kesempatan ini Forkopimda Jatim bersama Forkopimda Malang Raya melakukan kunjungan di 3 lokasi, diantaranya di Poltekkes Malang, di tempat ini Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi booster yang berlangsung. 


Khofifah mengatakan, lonjakan kasus covid-19 terutama karena varian ini di Jawa Bali sudah mendapat perhatian sangat serius dari Presiden RI, dan salah satunya diharapkan kita bisa melakukan percepatan vaksin booster. 


Selain itu, Presiden Jokowi juga berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Khofifah menjelaskan, bahwa dua hal itu yang menjadi arahan Presiden. 


"Kira-kira dua hal ini sebetulnya pesannya sederhana, tetapi disiplin penegakan memang harus diikuti oleh kebersamaan dan komitmen kita, bahwa memang apa yang menjadi pemicu transmisi dari covid-19 antara lain adalah droplet," kata Gubernur. 


"Ketika kita kemungkinan terjadinya transmisi terutama melalui droplet. Insyaallah kita sudah menjadi bagian yang ikut mencegah dari penyebaran covid-19," paparnya di Poltekkes Malang. 


Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes, Forkopimda Jatim di dampingi Forkopimda Malang Raya lanjut meresmikan reaktivasi RS. Lapangan Ijen Boulevard. 


Rumah Sakit Darurat Lapangan Ijen Boulevard, menjadi salah satu tempat Isolasi Terpusat (Isoter), bagi warga Malang Raya, yakni Kota dan Kabupaten Malang, serta Kota Batu.


Gubernur Khofifah menuturkan, Isoter ini diharapkan menjadi tempat rujukan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan, sedang, hingga tanpa gejala. Khofifah meminta agar masyarakat memanfaatkan fasilitas isoter ini, kecuali mereka yang bergejala berat.


"Seluruh warga Malang Raya, tolong kalau terkonfirmasi positif Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala, tolong jangan ke rumah sakit. Artinya di tempat Isoter, dan itu juga sudah dengan standar pelayanan rumah sakit yang sangat bagus di rumah sakit Ijen Boulevard," imbuhnya.


Diaktifkan kembali sejumlah RS Darurat Lapangan di Jatim, sebagai salah satu bentuk antisipasi terhadap naiknya jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 per harinya sejak 1 Februari 2022 ini.


"Memang tertinggi pertama Surabaya, kedua Sidoarjo, dan ketiga Kota Malang. Kita membutuhkan tempat Isolasi terpusat yang sudah standart rumah sakit," tuturnya.


Tempat terakhir yang di kunjungi adalah Posko PPKM Mikro, di oro-oro dowo Klojen Malang Kota. Di Posko PPKM Mikro tersebut dilaksanaan kegiatan tracing kontak erat swab antigen kepada masyarakat, baik Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dengan Gejala (ODG) ringan, sedang dan berat. 


Kunjungan Forkopimda di Kelurahan Oro oro dowo ini antara lain ingin memastikan, bahwa proses untuk bisa memberikan filterisasi dari kasus-kasus yang terkonfirmasi positif. Khofifah mengatakan petugas untuk bisa memastikan, bahwa proses tracing jangan kurang 1 berbanding 15 kontak erat. Gubernur mengimbau, jika ada yang positif, salah satu opsinya adalah rumah sakit lapangan Ijen Boulevard. 


"Pastikan yang  kemungkinan mereka tinggal di rumah, yang tidak satu kamar sendirian. Mereka yang tinggal di rumah yang tidak satu kamar mandi sendirian. Sebaiknya isoter." imbaunya


Bagi mereka yang punya rumah yang memungkinkan kamar sendiri, kamar mandi sendiri, dan dipastikan tidak akan memberikan transmisi atau penularan kepada anggota keluarga. Bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. 


"Nah tetapi kalau dalam keadaan rumah yang belum memungkinkan untuk melakukan isoman, maka tolong  mengikuti format isolasi terpusat yang berbasis rumah sakit lapangan, tadi kami baru meresmikan reaktivasinya rumah sakit lapangan Ijen Boulevard," ujarnya. 


Menurut Khofifah, salah satu titik dari filterisasi isoter adalah di Balai Kelurahan ini. Meskipun demikian, Gubernur tetap mengajak kepada seluruh warga, bahwa sekarang antisipasi terhadap gejala-gejala yang mereka rasakan itu menjadi penting, untuk dilakukan percepatan swab antigen. 


"Kalau sudah ada gejala batuk, sudah ada gejala pilek, segera lakukan swab antigen, lalu swab PCR. Karena kecenderungan di varian Omicron ini memang tanpa gejala. Maka yang gejala ringan dan tanpa gejala, tolong jangan ke rumah sakit. Supaya ada proses relaksasi di rumah sakit," tambahnya


"Lakukan diisolasi terpusat. Terdekat dari sini adalah Rumah Sakit Lapangan Dirjen Boulevard. Secara langsung melakukan swab, antisipasi untuk perlindungan diri kita dan perlindungan masyarakat dan lingkungan kita," pungkas Khofifah Gubernur Jatim.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Senin, 17 Januari 2022

Polsek Pagak Gandeng Komunitas Sumakul Bersatu Bedah Rumah Warga Kurang Mampu


BN Online, Malang-- Kepolisian Sektor Pagak Polres Malang ajak komunitas Sumakul Bersatu melakukan bakti sosial bedah rumah warga tidak mampu di Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Minggu (16/1/2022).


Kegiatan bedah rumah ini diprakarsai oleh Kapolsek Pagak AKP Supriyono dengan menggandeng Komunitas Sumakul (Sumbermanjing Kulon) Bersatu.


Dengan harapan, melalui aksi sosial ini, terjalin hubungan baik antara masyarakat, Polsek Pagak dan Komunitas Sumakul bersatu.


“Ini sebagai upaya kami membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri khususnya Polsek Pagak. Serta kami berharap semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, dengan menggandeng semua komunitas masyarakat yang ada," ungkap Kapolsek Pagak saat dikonfirmasi, Senin (17/1/2022).


AKP Supriyono mengatakan, bahwa baksos bedah rumah kali ini dilaksanakan untuk membantu warga tidak mampu serta yang membutuhkan.


Bedah rumah ini sendiri menyasar salah satu rumah milik Mak Soinah (70), yang terletak di RT. 07 / RW. 02, Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Malang.


"Sebagai informasi bahwa Ibu Soinah atau yang biasa dipanggil Mak Soinah ini adalah seorang janda lansia, dan sehari-hari hidup seorang diri," jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, juga diberikan beberapa paket sembako kepada pemilik rumah (Mak Soinah).


"Alhamdulillah hasil dari kolaborasi yang baik dengan komunitas Sumakul Bersatu, ada beberapa paket sembako yang semoga dapat membantu kebutuhan Mak Soinah sehari-hari," terang Kapolsek.


Mak Soinah sangat berterimakasih kepada pihak yang telah membantunya, karena sudah lama ia berharap bisa memperbaiki rumahnya. Apalagi di musim penghujan seperti ini.


“Terimakasih kepada bapak Kapolsek dan para warga yang telah memperbaiki rumah saya. Karena rumah saya sudah banyak yang bocor, semoga bapak-bapak semuanya diberikan kesehatan dan rezeki yang barokah," ungkap Mak Soinah.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Selasa, 09 November 2021

Kapolres Malang Jalin Silaturahmi Toga Tomas


 

BN Online, Malang-- Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono terus menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan itu terlihat saat ia bersilaturahmi kepada Drs. H. Abdulrahman, yang merupakan tokoh masyarakat Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Senin (8/11/2021).


Diketahui bahwa hal ini merupakan salah satu program kerja Kapolres Malang mulai awal menjabat sebagai Kapolres Malang. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Malang didampingi oleh Para Pejabat Utama (PJU) Polres Malang dan Kapolsek Sumbermanjing Wetan Iptu Mashudianto. 


“Kunjungan ini kami laksanakan dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas dengan berbagai elemen khususnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Malang,” ucap Kapolres Malang.


Dengan adanya komunikasi, diharapkan hubungan Polri dan para tokoh-tokoh agama maupun masyarakat akan terjalin dengan baik.


Silaturahmi ini pun diharapkan mampu menyerap aspirasi dan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Malang, Polres Maalang tidak bisa bekerja sendirian. Kita mengajak masyarakat agar ikut berperan aktif membantu kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.


Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, AKBP R. Bagoes juga mensosialisasikan PPKM Level 2 untuk Kabupaten Malang. “Alhamdulillah kita sudah level 2, terimakasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mensukseskan program perceoatan vaksin di Kabupaten Malang,” katanya. 


“Herd Immunity sudah mulai terbentuk, ‘Masyarakat Sehat Negara Kuat’,” harapnya.


Editor: Haidir Sabaruddin

Kamis, 04 November 2021

Bantu Biaya Sekolah Para Murid TK, Anggota Polsek Donomulyo Dapat Penghargaan Dari Kapolres Malang


 

BN Online,  Malang-- Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono memimpin upacara pemberian penghargaan kepada Ipda Arif Karnawan, yang telah membantu biaya sekolah bagi para murid TK Bhayangkari Donomulyo, Kabupaten Malang. Kamis (04/11/2021).


Diketahui bahwa Ipda Arif Karnawan yang sehari-hari menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Donomulyo ini, telah membantu biaya sekolah untuk 39 murid TK Bhayangkari Donomulyo.


"Hari ini selain kita adakan kegiatan upacara kenaikan pangkat pengabdian, kita juga memberikan penghargaan kepada Ipda Arif, Kanit Reskrim Polsek Donomulyo yang telah membantu biaya sekolah murid TK Bhayangkari Donomulyo," terang AKBP R. Bagoes Wibisono.


Menurut Kapolres Malang, bahwa apa yang dilakukan oleh Ipda Arif ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Karena semua dilakukan atas dasar niat pribadi tanpa tendensi apapun.


"Saya berterimakasih kepada Ipda Arif, karena apa yang dilakukannya ini sangat mulia. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak dengan sesuatu yang indah," ungkapnya.


Sebagai informasi bahwa Ipda Arif melakukan niat baiknya ini murni menggunakan biaya pribadi. 


"Saya niat dari nurani saya, untuk membantu membayarkan biaya pendaftaran dan biaya SPP Bulanan bagi para murid TK Bhayangkari Donomulyo," terang Arif.


Ipda Arif enggan membeberkan biaya yang telah dikeluarkan, namun ia hanya menjelaskan bahwa niatnya ini sudah dimulai sejak tahun ajaran 2020/2021 ini.


Lebih lanjut, Ia memiliki harapan agar dirinya dapat meneruskan niatnya ini hingga akhir masa dinasnya. 


"Sejak masa pandemi ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan ekonomi masyarakat menurun, termasuk para wali murid di TK Bhayangkari Donomulyo. Demi keberlangsungan pendidikan di TK Bhayangkari ini, maka niat saya timbul untuk membantu biaya sekolah bagi para murid-murid disini," ucapnya.


"Semoga saya bisa meneruskan ini hingga akhir masa dinas saya, syukur-syukur jika setelah pensiun saya masih bisa melanjutkan ini," pungkasnya.


Editor: Haidir Sabaruddin

Selasa, 02 November 2021

Polri Berikan Dukungan Psikososial Untuk Anak Korban Covid-19 Dan Penyandang Disabilitas


 

BN Online, Malang-- Polda Jawa Timur berikan dukungan psikososial bagi anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas, di Universitas Brawijaya, Malang. Selasa (2/11/2021), dengan tema 'Peduli Anak Indonesia Tangguh'. 


Kegiatan ini secara serentak diselenggarakan oleh seluruh Polda di Indonesia dan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara virtual di Lemdiklat Polri. 


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini, karena mereka adalah anak-anak kita. 


"Tentunya saya mengharapkan bahwa program konseling ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Jadi tidak berhenti hanya sampai di hari ini saja. Jadi saya minta khususnya pak As SDM, biro psikologi, kegiatan ini berkelanjutan sehingga kita bisa mengetahui terus menerus bagaimana pertumbuhan psikologi dari  anak-anak kita," pesan Kapolri. 


"Pastikan apakah dengan membuka layanan khusus secara hotline menggunakan aplikasi-aplikasi ataupun mungkin datang secara langsung sehingga kita betul-betul bisa mengetahui bagaimana perkembangan  psikologi anak-anak kita," ujarnya saat memberikan sambutan secara virtual di Lemdiklat Polri. 


Sementara, di Polda Jatim sendiri kegiatan ini berlangsung di Universitas Brawijaya Malang. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ully Nico Afinta, serta pejabat utama Polda Jatim dan Forkopimda Malang, berikan dukungan psikososial kepada 70 anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas di wilayah Malang Raya.


Kapolda Jatim dan Ketua Bhayangkari juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas. 


Hal ini bertujuan untuk memberikan kekuatan mental yang dimiliki anak - anak. Tidak kehilangan minat untuk beraktivitas. Membantu mengatasi rasa sedih tanpa berlarut-larut, dan dapat membangun komunikasi dengan baik tanpa adanya hambatan. 


70 anak tersebut diantaranya, 24 anak, 34 remaja dan 12 disabilitas, mendapatkan pendampingan dari tim psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim.  


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, acara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang dihadiri langsung Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Sosial serta Menteri Pemberdayaan Anak. 


"Tujuan daripada acara ini adalah, kami baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, maupun dari lembaga pendidikan, serta seluruh masyarakat. Kita diharapkan untuk memperhatikan anak-anak yang terdampak covid-19, dimana orang tuanya antara lain bapak atau ibu, atau keduanya yang meninggal, itu bisa kita saling berbagi," kata Kapolda Jatim. 


Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, bahwa di antara kita hal itu sudah berjalan. Kapolda yakin sekali, karena pernah mengadakan acara sebanyak 7400 anak-anak yang terdampak untuk diberikan fasilitas pelayanan kesehatan. 


"Jadi kami bekerja sama dengan BPJS dan setiap anak itu mendapatkan kartu BPJS sehingga dia bisa berobat di rumah sakit mana saja di Wilayah Jawa Timur ini berobat khususnya di seluruh rumah sakit Bhayangkara, hal ini berlaku juga untuk rekan-rekan dari TNI karena saya yakin Bapak Pangdam juga mengadakan kegiatan yang sama. Tentunya Bapak Walikota dan kepala daerah yang lain juga," papar Kapolda Jatim usai mengikuti kegiatan. 


"Ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari unsur pendidikan. Saya yakin dengan pendidikan yang baik untuk anak-anak yang terdampak psikososial ini, mereka tetap akan mempunyai semangat untuk maju dan berdiri sendiri. Mudah-mudahan keadaan makin membaik, kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dan ekonomi bisa berjalan," pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta dihadapan awak media.


Editor: Haidir Sabaruddin

Selasa, 12 Oktober 2021

Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi Tahap II, 4.000 Dosis Untuk Pelajar


 


BN Online, Malang-- Upaya mengejar segera tercapainya Herd Immunity di Kota Malang terus dilakukan oleh Polresta Malang Kota dengan menggandeng segenap stake holder yang ada. 


Kali ini Polresta Malang Kota menggelar vaksinasi dosis kedua di SMAS Katolik Cor Jesu, Kota Malang, Senin (11/10/2021).


Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, Vaksinasi dosis kedua ini merupakan program lanjutan dari program beberapa waktu lalu. 


"Vaksinasi ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka di Kota Malang sekaligus mengejar herd immunity," ujar Buher, Perwira Menengah Polisi yang tak pernah meninggalkan lukisan Ayam Jago dimanapun bertugas,Senin (11/10/2021). 


AKBP Buher juga menyebutkan pada gelaran vaksin lanjutan ini pihaknya menyediakan 4.000 dosis vaksin jenis Sinovac dengan sasaran pelajar SMAS Katolik Cor Jesu, SMA/SMK Kota Malang, Aremania, dan masyarakat umum. 


"Tidak ada kendala berarti dalam vaksinasi ini karena dibantu tenaga gabungan dari Polresta Malang Kota dan SMAS Katolik Cor Jesu sebanyak 50 petugas,"jelas AKBP Buher. 


Ditambahkan oleh AKBP Buher, bahwa dapam rangka membantu pemerintah segera mencapai herd immunity, Polresta Malang Kota  menggencarkan vaksinasi dosis kedua ini bagi pelajar di Kota Malang. 


"Target kami, 30.000 pelajar. Saat ini pelajar yang sudah vaksin dosis kedua sekitar 15.000 pelajar, jadi kami akan terus memaksimalkan kegiatan seperti ini ( vaksinasi....red)," pungkas AKBP Buher. 


Penulis: Eni Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Senin, 27 September 2021

Forkopimda Kabupaten Malang Tinjau Wisata Vaksin Di Lembah Indah


 

BN Online, Malang-- Demi kejar target vaksinasi, Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono bersama dengan Forkopimda terus upayakan langkah-langkah percepatan vaksinasi. Seperti yang terlihat di Lembah Indah, Ngajum, Malang. Senin (27/9/2021)


Pada kesempatan ini, Forkopimda Kabupaten Malang tinjau pelaksanaan vaksinasi untuk para karyawan wisata Lembah Indah dan masyarakat sekitar tempat wisata tersebut.


Dengan mengusung tema 'Wisata Vaksin', Forkopimda terus melakukan inovasi dan berbagai cara untuk mengajak masyarakat bersama-sama mensukseskan percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang.


"Kami Forkopimda Kabupaten Malang, terus berkomitmen untuk terus berupaya mensukseskan program percepatan vaksinasi. Selain itu inovasi-inovasi akan kami lakukan demi mengajak masyarakat lebih tertarik ikut vaksin," ujar Bagoes.


Dengan menggunakan jenis vaksin Sinovac, terlihat antusias dari karyawan dan masyarakat umum sekitar tempat wisata Lembah Indah cukup banyak. Mulai dari anak-anak usia 12 tahun, remaja hingga lansia banyak yang rela mengantri untuk mendapatkan vaksinasi.


"Ngajum sendiri wilayahnya cukup luas dan mayoritas masyarakat pedesaan, ini suatu apresiasi kepada pengelola tempat wisata Lembah Indah yang mau menyediakan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi, sehingga masyarakat sekitar sini lebih mudah mendapatkan vaksinasi," ungkapnya.


Perlu diketahui bahwa dilokasi vaksinasi wisata Lembah Indah kali ini disediakan vaksin sekitar 600 dosis. Dengan vaksinator dari tenaga kesehatan Puskesmas Ngajum.


Nantinya akan digalakkan lagi gerai-gerai vaksinasi di tempat wisata lainnya yang berada di Kabupaten Malang.


"Hari ini masih pertama kali disini dengan target 600 dosis, jika sukses, nantinya akan ditambah lagi dosisnya. Termasuk pada tempat-tempat wisata lainnya," tambahnya.


Selain itu, AKBP R. Bagoes Wibisono menegaskan, bahwa program wisata vaksin sangat inovatif. Ini merupakan bentuk perhatian Forkopimda Kabupaten Malang kepada masyarakat dibidang wisata.


"Tempat wisata menjadi sangat penting untuk diperhatikan, termasuk para masyarakat yang terlibat didalamnya. Karena tempat wisata merupakan tempat berkumpulnya wisatawan dari berbagai daerah, ini rawan terjadi penularan Covid-19. Dengan tervaksinya para karyawan Lembah Indah ini, bisa menjadi salah satu langkah antisipasi penularan atau cluster Covid-19 disini," jelas AKBP Bagoes.


Walau sudah dilaksanakan vaksinasi bagi para karyawan tempat wisata Lembah Indah, AKBP R. Bagoes berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, agar terhindar dari paparan Covid-19.


"Covid-19 masih ada, dengan telah divaksin, tidak dapat membebaskan diri kita dari Covid-19. Maka dari itu agar semua masyarakat yang telah divaksin tetap melaksanakan protokol kesehatan," pungkasnya.


Penulis: Eni Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Rabu, 22 September 2021

Kapolda Jawa Timur Cek Vaksinasi Di UMM Bersama Presiden RI Dan Kapolri


 

BN Online, Malang-- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Rabu (22/9/2021). Kegiatan ini juga di hadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual. 


Vaksinasi merdeka ini diselenggarakan oleh Polri bersama BEM Nusantara Daerah Jawa Timur, ditargetkan sebanyak 3000 Dosis jenis Sinovac untuk tahap 1 dan 2, yang di peruntukan bagi Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat dilingkungan UMM. 


Selain itu, saat ini di Jawa Timur secara bersamaan dilaksanakan vaksinasi merdeka, yang terdapat di 5 lokasi. Dengan total target sasaran sebanyak 15.000 Dosis vaksin Polri untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang didukung oleh 128 tenaga Vaksinator. 


Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi merdeka, meliputi tahapan Screening, Registrasi, Vaksinasi dan Observasi didampingi Rektor UMM dan Ketua BEM UMM serta Korda BEM Nusantara Jatim. 


Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menghimbau kepada seluruh Pelajar, Mahasiswa, dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun angka covid di Jatim sudah menurun namun penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. 


"Mari kita semua selalu meningkatkan kesadaran dengan terus menerapkan prokes, mari kita jaga Jawa Timur ini dengan 3M dan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya tindak lanjut dari treatment yang ada," papar Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di UMM.


"Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat mengakselerasi vaksinasi. Yang kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini maka laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali bertumbuh," pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta. 


Kegiatan ini juga di dukung oleh Polres kota Malang, yang diawaki petugas nakes gabungan, Polri, Relawan Vikes UMM, dan Relawan BEM Nusantara sebanyak 109 personel.


Penulis: Eny Riani

Editor: Haidir Sabaruddin

Sabtu, 18 September 2021

Forkompimda Jatim Tinjau Vaksinasi Di Kampus IAI AI Qolam Malang


 

BN Online, Malang,-- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, terdiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, meninjau vaksinasi Covid-19 di Institut Agama Islam (IAI) Al Qolam Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sabtu (18/9/2021)


Serbuan vaksinasi itu digelar oleh PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Jatim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dengan target sebanyak 1000 dosis, yang dilaksanakan selama 2 hari (hari ini sabtu (18/9) dan esok hari minggu (19/9).


Sedangkan jumlah vaksinator yang dilibatkan sebanyak 40 tenaga keseharan dari PDGI, dimana setiap tim terdiri dari enam orang.


Untuk sasaran vaksinasi masal ini, mulai dari santri, mahasiswa dan masyarakat sekitar IAI Al Qolam, Malang. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, selain dengan menerapkan protokol kesehatan, juga dengan vaksinasi. Sehingga seluruh forkopimda se Jawa Timur, didorong masif melaksanakan vaksinasi.


"Jadi kami melakukan koordinasi dengan seluruh Bupati Walikota, Kapolres dan Dandim se Jawa Timur, salah satu yang kita harapkan, bisa mewujudkan kekebalan komunitas adalah dengan melakukan vaksinasi," ujarnya.


Kabupaten Malang, menjadi salah satu wilayah yang didorong meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi. Khofifah meminta kepada seluruh elemen strategis di kabupaten ini dan masyarakat, terus melakukan ikhtiar memaksimalkan vaksinasi.


"Kita melihat bahwa Kabupaten Malang sudah memasuki level 2, ini merupakan capaian yang membanggakan. Semua unsur di Kabupaten Malang dari Pak Bupati, Dandim dan Kapolres saling berkerja sama untuk mempercepat vaksinasi untuk masyarakatnya. Saya sangat mengapresiasi upaya ini," imbuhnya.


Khofifah mengaku bersyukur, lantaran masyarakat Kabupaten Malang sangat antusias mengikuti vaksinasi tersebut. Vaksinasi massal ini merupakan bagian dari program serbuan vaksinasi yang juga melibatkan TNI dan Polri.


"Kabupaten Malang menjadi perhatian kami, karena diketahui bahwa Malang sangat baik dalam program percepatan vaksinasi nya sehingga sudah masuk level 2, semoga segera disusul oleh kabupaten kota lainnya" ujarnya.


Selain itu, pihaknya mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di IAI Al Qolam berjalan dengan baik. 


"Saya apresiasi pelaksanaan vaksinasi ini, karena terlihat sangat baik sinergi, partisipasi masyarakat juga baik serta berjalan teratur," tambahnya.


Mantan Menteri Sosial ini, berharap kepada masyarakat Kabupaten Malang yang telah melaksanakan vaksinasi, agar tetap menerapkan protokol kesehatan.


"Saya juga berpesan pada semua masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19," harapnya.


Selanjutnya, Gubernur Jatim juga menjelaskan bahwa hasil asesmen, Provinsi Jatim masuk level 1.


"Ini patut kita pertahankan. Ini hasil kerja kita semua pemerintah Provinsi Jatim, Pangdam, Kapolda. Didukung oleh kepala daerah walikota bupati, dandim dan kapolres. Tak lupa juga kepada jajaran di tingkat bawah mulai Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan desa dan Perawat desa yang tak kenal lelah melakukan tracing hingga angka Covid-19 di Jawa Timur menurun," tutupnya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Tempat Wisata Di Jatim Sudah Mulai Dibuka Secara Terbatas Dan Bertahap


BN Online, Malang-- Forkopimda Jawa Timur terus kejar capaian target vaksinasi. Kali ini sebanyak 2000 dosis vaksinasi di salurkan untuk Mahasiswa di Universitas Brawijaya (UB) dan Masyarakat Malang Raya, pada Sabtu (18/9/2021) di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu siang melakukan pengecekan pelaksanaan Vaksinasi sebanyak 2.000 dosis, untuk mahasiswa Universitas Brawijaya dan Masyarakat Malang Raya, hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity khususnya di lingkungan pelajar. 


Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi dengan didampingi oleh Rektor Universitas Brawijaya dan Forkopimda Kota Malang, mulai dari tahapan Screening, Pendaftaran, Vaksinasi dan Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Vaksinasi ini didukung oleh vaksin dari dinkes Prov. Jatim dengan vaksinator berjumlah 98 tenaga kesehatan dari Kemahasiswaan dan RS Universitas Brawijaya. 


Sementara Gubernur Jatim saat melakukan pengecekan vaksinasi di UB Malang mengatakan, Ikhtiar kita kalau misalnya untuk melihat pengendalian covid dimana saja, antara lain dilihat dari positivity rate. 


"Nah dari sisi positivity rate maka dihitung testingnya, dihitung testingnya. Testing itu auto rilis. Racing juga auto rilis. Kalau tracing sudah melalui silacak, kalau vaksinasi seperti ini melalui P-care. Jadi proses untuk input data semuanya sudah dilakukan sesuai dengan sistem yang ada di aplikasi masing-masing," kata Khofifah. 


Lebih lanjut Khofifah memaparkan, dari kinerja 38 Kabupaten /Kota di Jawa Timur, sinergitas dengan seluruh elemen strategis di Jawa Timur. 


"Per tanggal 15 kemarin sudah 37 Kabupaten /kota di Jawa Timur itu zona kuning, kalau zona kuning itu artinya resiko rendah, tinggal satu yang zona orange, zona orange adalah resiko sedang, itu adalah Kota Blitar, tapi kita sudah mengkoordinasikan mudah-mudahan Kota Blitar terus membaik, yang zona kuning sudah bisa menjadi zona hijau dalam seminggu terakhir, ada 21 kabupaten kota yang angka kematian hariannya sudah nol," paparnya. 


"Artinya bahwa insyaallah semua sudah bisa terkontrol terkendali, maka sekarang saya mohon semuanya tetap jaga protokol kesehatan, tetap melakukan percepatan vaksinasi, tidak boleh ada yang kendor, tidak boleh ada yang lengah," ujar Gubernur Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. 


Lanjut Khofifah menjelaskan, level 1 sekarang ini di Jawa Timur ada 10 Kabupaten /kota. Level 2 ada 26 Kabupaten /kota. Sehingga tinggal 2 yang masuk level 3, maka semuanya justru harus sangat waspada jangan sampai lengah, jangan sampai longgar, karena pada saat yang sama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilaksanakan. 


"Pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah mulai dilakukan. Pembukaan wisata sudah mulai dilakukan secara terbatas bertahap. Lalu mall sudah mulai dibuka terbatas bertahap. Restoran-restoran yang dulu 20 menit, 30 menit sudah 1 jam," lanjut Gubernur Jatim. 


"Tetaplah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di seluruh lini. Nah sekarang ini kita harus memaksimalkan vaksinasi terutama di titik-titik yang memang harus kita dorong bersama," pungkasnya Gubernur Jatim saat berkunjung di Universitas Brawijaya Malang bersama Forkompimda. ( Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Rabu, 25 Agustus 2021

Selamatkan Uang Negara, Kapolres Malang Raih Penghargaan Dari Kemensos RI


 

BN Online, Malang-- Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menerima penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, dalam rangka Pemberian Penghargaan kepada Aparat Penegakan Hukum (APH) yang telah membantu penyelamatan keuangan negara terkait bantuan sosial, Selasa (24/8/2021) pagi.


Penghargaan itu bukan tanpa alasan, Pasalnya Bagoes dan jajarannya telah berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dana Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan salah satu oknum pendamping desa di kabupaten Malang.


Pengungkapan kasus yang merugikan negara hingga 450 juta tersebut langsung mendapatkan apresiasi secara langsung oleh Mentri Sosial Tri Rismaharini yang langsung datang ke lokasi di desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang beberapa hari lalu.



Pada saat itu diketahui bahwa Risma mengapresiasi kerja cepat Polres Malang, dalam merespon dugaan tindak pidana korupsi dari salah satu oknum pendamping desa tersebut. Dengan segera melakukan penyeledikan, hingga akhirnya oknum pendamping desa tersebut dinyatakan bersalah dan berstatus Tersangka.


Penghargaan yang dilaksanakan di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial, Jakarta Pusat dan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat.


Penghargaan itu diterima langsung oleh AKBP Bagoes dengan didampingi oleh Kasat Reskirm Polres Malang AKP Donny Bara'langi. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Jumat, 20 Agustus 2021

Polres Malang Ringkus 2 Pelaku Pencurian Besi Rel Kereta Api


 

BN Online, Malang-- Jajaran Reskrim Polsek Kepanjen, Polres Malang berhasil mengamankan tersangka Fendi Purnama Putra (FPP) (31 tahun) warga Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dan Muhammad Azami (MA) (31 tahun) warga Desa Banggle Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, atas kasus pencurian dengan pemberatan besi baja rel Kereta Api, Sabtu (7/8/2021) lalu.


Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bagoes Wibisono mengatakan, penangkapan pelaku FPP dan MA berdasarkan laporan dari Supriyadi (Kepala UPT Perawatan Jalan Rel wilayah Kepanjen Kabupaten Malang).


"Ada laporan bahwa pelaku FPP dan MA telah melakukan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan besi baja bentuk rel jalur Kereta Api yang sudah tidak digunakan di area kebun sengon Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Ardirejo Kepanjen. Setelah mendapat laporan dari pihak pelapor jajaran Reskrim Polsek Kepanjen langsung bergerak mendatangi TKP, anggota kami (Unitreskrim Polsek Kepanjen) menangkap basah pelaku," kata Bagoes.


Selain manangkap pelaku, penyidik juga turut menyita dengan barang bukti sepuluh (10) batang rel Kereta Api masing-masing dengan panjang 1,5 meter, 1 unit kendaraan Pick Up Daihatsu Zebra No Pol N-8824-DH, 1 buah Tabung Gas LPG 3 Kilo gram, 2 buah Tabung Oksigen, 1 buah alat Las pemotong besi baja (Blander) dan 1 Hp merk OppoA5s warna hitam.


"Ada barang bukti turut kami amankan guna menguatkan persangkaan," ujar Bagoes.


Bagoes menegaskan, untuk pengembangan saat ini pelaku FPP dan MA telah dibawa ke Mapolsek Kepanjen, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Kami amankan guna penyelidikan lebih mendalam," pungkas Bagoes.


Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


"Ancamannya 7 tahun penjara," pungkas Bagoes. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Rabu, 11 Agustus 2021

Kapolda Jatim Dan Pangdam V Brawijaya Apresiasi Arema Pelopor Vaksinasi


 

BN Online, Malang-- Polres Se Malang Raya bekerjasama dengan jajaran TNI dan Pemerintah Se Malang Raya, melaksanakan kegiatan Vaksinasi Merdeka Semeru. Yang diselenggarakan di tiga lokasi Polresta Malang Kota, Malang Kab dan Batu pada Rabu (11/8/2021) sore.


Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Kapolresta Malang, Kapolres Malang Kabupaten dan Kapolres Batu serta forkopimda Malang Raya


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan, hari ini Polres Malang Kota menginisiasi Vaksinasi bagi suporter Arema serta warga Malang dan sekitarnya, vaksinasi yang diselenggarakan ini bertepatan dengan HUT RI ke-76 dan juga ulang tahun Arema Malang. Jumlah peserta vaksin 1.100 orang dengan dibantu 25 orang tenaga kesehatan gabungan terdiri dari Polresta Malang, Polres Malang, Polres Batu, Kodim 0833 Malang dan Dinas Kesehatan Malang.


"Jumlah peserta vaksinasi sebanyak 1.100 orang, dengan dibantu oleh Nakes yang berasal dari Polres Malang Raya, Kodim Malang dan Dinkes Malang. kegiatan ini sendiri dilaksanakan di tiga lokasi, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Batu," jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Rabu (11/8/2021) sore.


Irjen Nico menambahkan, kami sangat apresiasi kepada petugas pelaksana yang terdiri dari petugas gabungan TNI, Polri dan juga jajaran pemerintah kota malang dan juga Arema yang mengikuti vaksin.


"Ini merupakan contoh yang sangat baik dalam melaksanakan program pemerintah khususnya vaksinasi "Ayo rek teko kabeh divaksin" (Ayo datang semua divaksin) supaya mendapatkan herd imunity, kami yakin Arema menjadi pelopor menyebarkan informasi kepada masyarakat supaya datang dan divaksin," tambahnya.


Meski peringati hari ulang tahun klub sepak bola Arema Malang, namun tidak ada konvoi di kota malang. Sehingga saya dan bapak Pangdam V Brawijaya serta pak Sekda mengapresiasi hal itu. Mudah mudahan Arema menjadi pelopor dalam kampanye vaksinasi dan pelaksanakan protokol 5M kepada seluruh masyarakat Malang dan sekitarnya.


Usai melaksanakan pengecekan vaksinasi, Forkopimda jatim menyerahkan bansos kepada masyarakat Malang dan sekitarnya yang membutuhkan. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Senin, 09 Agustus 2021

Menyambut Hari Ulang Tahun Arema, Polres Malang Berikan Kado 250 Dosis Vaksin Untuk Aremania Dan Aremanita



BN Online, Malang-- Polres Malang kembali menggelar Vaksinasi massal dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Arema FC yang dilaksanakan di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Senin (9/8/2021).


Kegiatan kali ini dihadiri banyak partisipan pendukung sepak bola Arema FC yang mengatasnamakan Aremania-Aremanita, Mereka sangat antusias mendatangi gerai Vaksinasi Merdeka Semeru kali ini.


"Kami dari Aremania-Aremanita mengucapkan terimakasih sudah divaksin," ucap beberapa partisipan pendukung sepak bola Arema FC.


Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono menambahkan, dalam kegiatan Vaksinasi, Polres Malang telah menyiapkan sebanyak 250 dosis vaksin. Serta juga memberikan apresiasi berupa pembagian paket sembako kepada Aremania-Aremanita yang hadir.


"Hari ini kita siapkan dua ratus lima puluh dosis vaksin yang akan dipastikan habis untuk penerima Vaksinasi yang telah terdaftar," ujarnya.


Bagoes berharap, kegiatan hari Ulang Tahun Arema cukup dirumah saja. Jangan sampai euforia yang berlebihan ini menimbulkan kerumunan yang dapat berakibat buruk di masa Pandemi ini.


"Sambil melaksanakan Vaksin kita himbau teman-teman Aremania pada saat Ulang Tahun besok tidak melaksanakan konvoi," ujar Bagoes. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Sabtu, 07 Agustus 2021

Ketua PW NU Jatim KH.Marzuqi Mustamar Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi


 

BN Online, Malang-- Forkopimda Jawa Timur, Sabtu siang (7/8/2021) melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka berbasis komunitas Pensantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabillurrosyad Gasek, Malang. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Danlanud Abd Rahman Saleh Malang, Sekda Prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Para Kapolres se Malang Raya, Selain itu  Forkopimda kota Malang juga turut mendampingi kunjungan vaksinasi ini. 


Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan target pengurus Ponpes dan santri di lingkungan Pondok Pesantren, dengan dosis vaksin sebanyak 425 dosis, dengan tenaga vaksinator dari Polresta Malang kota sebanyak 9 personel. 


Dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta selain berikan bansos berupa beras 1 Ton serta sembako dan 3000 buah masker, dalam kesempatan ini juga memberikan bantuan berupa 250 buah Al-Quran untuk para Santri yang diserahkan kepada Pengurus dan perwakilan santri di Ponpes Sabillurrosyad Gasek, Kota Malang. 


Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, KH Marzuqi Mustamar, yang sekaligus juga ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini mengucapkan banyak terimakasih, karena telah mendapatkan barokah, semoga dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan. 


Selain itu, KH Marzuqi juga mengajak kepada masyarakat Jawa Timur dari golongan apa saja, Agama apa saja, suku apa saja, mazhab apa saja, mari bersama-sama mendukung program vaksinasi pemerintah.


"Kepada masyarakat, kami himbau ayo kita sukseskan vaksin ayo kita dukung vaksinasi massal, dengan vaksin insyaallah kita melindungi diri kita juga, melindungi orang lain, kalau kita enggak mau divaksin bisa jadi kita yang terpapar, dan setelah kita terpapar enggak ngerti karena OTG, tahu-tahu OTG ke sana, ke mari, menularkan virus itu kepada orang lain. Dengan tidak divaksin orang itu bisa membahayakan dirinya juga bisa membahayakan orang lain," paparnya pengasuh Ponpes Sabilurrosyad. 


KH Marzuqi Mustamar juga mengatakan bahwa vaksin itu halal, 

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar sudah menyatakan halal, MUI pun secara resmi menyatakan halal. 


"Darul Ifta Mesir Al-Azhar yang alim-alim, profesor-profesor, mereka menyatakan halal. Fatwa dari Saudi arabia, Uni Emirat Arab juga menyatakan vaksin halal, lalu masyayikh besar-besar, Kyai Lirboyo dan Kyai top-top, Beliau-beliau bersedia divaksin," tandasnya


"Berarti menurut beliau vaksin itu halal dan aman. Makanya kepada para masyarakat warga Jawa Timur yang masih meragukan vaksin, enggak usah ragu. Kyai yang lebih alim mau divaksin, Ulama top-top Indonesia maupun internasional memfatwakan vaksin Aman, halal, dan mubah," tambahnya Kyai Marzuqi didampingi Forkopimda Jatim. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Forkompimda Jatim Cek Serbuan Vaksinasi Di Stadion Gajayana Malang


 

BN Online, Malang-- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sekda Prov, para Kapolres Malang Raya dan Forkopimda kota Malang melakukan pengecekan serbuan vaksinasi di Stadion Gajayana Malang, pada Sabtu (07/08/2021).


Vaksinasi yang berlangsung di Stadion Gajayana dilaksanakan dalam dua hari Sabtu dan Minggu ini , mentargetkan sebanyak 30.000 dosis vaksin, dengan dibantu 620 Tenaga Kesehatan (Nakes).


Masyarakat bisa mendaftar melalui online maupun datang langsung di lokasi, dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap, bahwa aglomerasi Surabaya, aglomerasi Malang, sama-sama berseiring percepatan vaksinasi bisa dilakukan. Maka kerja bareng kolaboratif sinergitas di antara seluruh stakeholders menjadi sangat penting. 


"Jadi serbuan vaksinasi ini namanya juga serbuan, maka yang divaksin dalam Jumlah yang cukup besar dibanding dengan biasanya. Karena memang kita membutuhkan percepatan vaksinasi terutama di aglomerasi Malang," ucapnya. 


Untuk memonitor jumlah peserta vaksinasi, bisa dilihat di digital check yang sudah terpasang di lokasi, digital check ini menjadi penting untuk bisa menghitung target. 


"Kalau target hari ini katakan lima belas ribu apa sepuluh ribu bisa dilihat flow-nya harus masuk distribusi vaksin yang masuk vaksinatornya di mana, yang divaksin gimana, saya rasa bisa termonitor dengan lebih mudah," tambah Gubernur Jatim. 


Khofifah juga menyampaikan, program percepatan di Aglomerasi Malang Raya ini akan bisa terwujud, pencapaiannya bisa lebih cepat kalau masing-masing melakukan sinergi dan kolaborasi secara lebih komprehensif. 


"Ini adalah salah satu titik hulu yang dilakukan, vaksinasi ini titik hulu yang tidak kalah pentingnya adalah tetap jaga protokol kesehatan, tetap pakai masker, tetap menjaga jarak, tetap kurangi mobilitas, kurangi interaksi, sampai kemudian PPKM level 4 ini turun, dan kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan Semua bisa kita lakukan seperti dulu," tandasnya, didampingi Kapolda Jatim beserta Forkompimda Kota Malang. 


"Jadi menurunkan PPKM levelnya menjadi level 3, level 2, sampai level 1, sehingga pendidikan bisa kita lakukan kegiatan Dudika, (dunia usaha, dunia industri, dunia kerja) tidak bisa kita maksimalkan, ini bisa kita lakukan setelah PPKM levelnya bisa kita turunkan tentu dengan ikhtiar bersama-sama seperti ini," pungkasnya Gubernur Jatim. 


Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto menambahkan, bahwa keberadaan Forkopimda Jatim, Forkopimda Kota Malang, sangat membantu mendukung pelaksanaan ini. 


"Kami bersama-sama kurang lebih dua minggu melaksanakan persiapan ini, dengan tenaga kesehatan kalau dijumlah seluruhnya kurang lebih ada 620 mulai dari petugas screening, vaksinator, asisten, dan lainnya," tambah Pangkormada II. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

Demi Kamtibmas, Forkopimda Malang Raya Gelar Silaturahmi Bersama Arek Malang


 

BN Online, Malang-- Forkopimda Malang Raya menggelar silaturahmi bersama arek-arek Malang demi wujudkan Cipta Kondusifitas (Cipkon) Kamtibmas Malang Raya di Hotel Trio Indah 2 Kota Malang, Sabtu (07/08/2021).


Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Irwan Subekti, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riyandiana Kartika, Juragan 99 Trans Gilang Widya Pramana, Koordinator Arema Ovan Tobing, 


Mengawali sambutan Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengucapkan terimakasih kepada arek-arek Malang yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan nama besar yang dimiliki Arema diharapkan bersama-sama untuk bisa menjaga kesolitan arek-arek Malang Raya dengan meciptakan kondusifitas Kamtibmas wilayah Malang Raya.


"Saya ucapkan terimakasih, besar kecilnya persepak bolaan ada ditangan kawan semua warga arek Malang Raya. Maka dari itu kita bersama harus mampu menjaga kondusifitas dan eksistensi Malang Raya ini," ujarnya.


Sementara itu, Kapolresta malang kota AKBP Budi Hermanto menambahkan, agar bersama menjaga situasi saat ini, beberapa hari kedepan perayaan hari jadi Arema berlangsung untuk disepakati bersama agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan.


"Arema sudah mempunyai nama besar, jangan sampai karena kebanggaan kita atas nama Arema ini menjadikan kita tidak taat protokol kesehatan, mengingat keadaan Pandemi ini masih belum reda. kita TNI-Polri senantiasa akan tetap menjaga wilayah bumi Arema agar tetap kondusif," ucapnya.


Acara diakhirki dengan deklarasi bersama menjaga keamanan, ketertiban serta situasi Kondusif di wilayah Malang Raya. (Humas)


Editor: Haidir Sabaruddin

News Of This Week