Tampilkan postingan dengan label MAKASSAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKASSAR. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2026

Puncak ADUJAK GenRe Sulsel 2026, Pelajar Bantaeng Harumkan Nama Daerah, Siswi SMAN 5 Raih Juara 2


BN Online Makassar, --- Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bantaeng. Dua putra-putri terbaik daerah berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Puncak Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.


Prestasi ini diraih pada acara puncak yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (31/10) kemarin.


Sulis Windarti, siswi yang mewakili SMAN 5 Bantaeng, berhasil keluar sebagai Juara 2 Putri Duta GenRe Tingkat Provinsi Sulsel. Sementara itu, Muhammad Naufal Fayyath dari SMK 5 Bantaeng, berhasil menembus jajaran elit sebagai Top 5 Putra Finalis Duta GenRe Tingkat Provinsi Sulsel.


Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bantaeng, khususnya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB). Kepala Dinas PPKB Bantaeng, Fiqih Seftiriyanti, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para pelajar yang telah berjuang membawa nama harum daerah.


"Kedua duta kita senantiasa mendapatkan support dan pendampingan dari Pemerintah Daerah. Keberhasilan Sulis dan Naufal ini adalah bukti bahwa generasi muda Bantaeng memiliki kualitas yang bersaing di tingkat provinsi," ujar perwakilan dinas terkait.


Tema ASKARA dan Harapan Baru


Puncak ADUJAK GenRe Prov. Sulsel tahun ini mengusung tema besar "ASKARA: Dari Ragam Potensi Menuju Satu Gerakan Generasi Muda Sulawesi Selatan untuk Bertumbuh, Berkarya, dan Berdampak."


Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan pentingnya kontribusi nyata generasi muda bagi lingkungan dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi remaja berprestasi sekaligus memantapkan peran mereka sebagai agen perubahan.


Melalui ajang ini, diharapkan lahir figur-figur remaja yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi motivator dan teladan. Mereka bertugas menjadi representasi generasi muda yang inspiratif untuk menyebarluaskan edukasi, konseling, dan advokasi sebaya.


Fokus utama para Duta GenRe terpilih ke depannya adalah Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR), serta pencegahan masalah serius seperti pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja Sulawesi Selatan.


Dengan diraihnya gelar Juara 2 dan Top 5 oleh perwakilan Bantaeng, diharapkan semangat "ASKARA" dapat terus ditularkan ke seluruh pelosok Kabupaten Bantaeng demi terciptanya generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.

Sabtu, 31 Oktober 2026

Penuh Haru dan Meriah, Keluarga Besar Kerajaan Opu Tallo dan Opu Napi Tengga Gelar Reuni Perdana di Pulau Gusung


BN Online Makassar,  -- Suasana penuh keakraban dan rasa haru menyelimuti Pulau Gusung, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026). Sebanyak 22 anggota keluarga besar keturunan Kerajaan Opu Tallo dan Opu Napi Tengga Selayar berkumpul dalam acara reuni perdana dan temu kangen yang berlangsung khidmat namun sangat meriah.


Kegiatan bersejarah bagi keluarga besar ini diinisiasi oleh H. Intang, yang merupakan kakak sepupu tertua dari anak H. Amang Basri. H. Amang Basri diketahui bersaudara kandung dengan Amiruddin, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Investigasi LSM Bidik Sib Kabupaten Gowa. Ide awal penyelenggaraan temu kangen ini bermula dari petunjuk dan gagasan Amiruddin yang ingin melihat eratnya kembali tali silaturahmi antar sepupu yang tersebar di berbagai daerah.


Antusiasme keluarga besar terlihat dari kehadiran para sepupu yang rela meluangkan waktu dan menempuh perjalanan dari berbagai kabupaten. Mereka hadir dari Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Gowa (Bumi Pallangga Mas), hingga wilayah Minasa Upa.


Haja Intan, selaku kakak tertua dalam keluarga, tak kuasa menyembunyikan rasa bangga dan harunya. Menurutnya, pertemuan ini adalah momen langka yang sangat dinantikan oleh seluruh keturunan.


"Suatu kebanggaan dan rasa haru bisa berkumpul dari keluarga besar Kerajaan Opu Tallo dan Opu Napi. Terwujudnya reuni perdana ini tidak lepas dari petunjuk saudara bapak saya, Om Amiruddin. Alhamdulillah, acara terlaksana dengan sangat meriah dan penuh hikmah," ujar Haja Intan di sela-sela acara.


Haja Intan menambahkan, ini adalah pertama kalinya sebuah ide dirancang khusus dengan tujuan mulia untuk mempertemukan seluruh sepupu dari berbagai penjuru. Meskipun masih ada beberapa sepupu yang berhalangan hadir karena suatu hal, semangat kekeluargaan tetap terasa kental di Pulau Gusung.


"Tapi saya pribadi sangat mengapresiasi atas terlaksananya acara ini. Terima kasih yang tak terhingga atas kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat di dalamnya," tutupnya.


Reuni perdana ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, melainkan juga momentum penting untuk merawat sejarah, nilai-nilai kekeluargaan, serta warisan budaya dari leluhur Kerajaan Opu Tallo dan Opu Napi Tengga Selayar agar terus lestari dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.


Laporan Amiruddin Ketua Bidang LSM Bidik SIB Kab. Gowa

Senin, 12 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dari TNI AL


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, menerima penghargaan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Penyematan brevet tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, di Gedung Sultan Hasanuddin, Aula Markas Kodaeral VI Makassar, pada Senin (12/10/2026).


Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut (Harkesal) 2026, yang diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dukungan dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan fasilitas serta pelayanan kesehatan matra laut, khususnya di bidang kesehatan penyelaman dan terapi oksigen hiperbarik.


Selain sebagai tanda kehormatan, brevet ini juga menjadi simbol penguatan sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maritim di Indonesia.


Uji Nurdin menyatakan rasa bangganya atas anugerah tersebut. Ia menilai bahwa penghargaan ini merupakan bukti konkret dari kolaborasi yang erat antara Pemkab Bantaeng dan TNI AL dalam memajukan pelayanan serta riset kesehatan matra laut.


"Alhamdulillah ini merupakan penghormatan besar bagi kami masyarakat Bantaeng. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk senantiasa dalam pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik," ujar Uji Nurdin.


Acara penyematan brevet tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, anggota Komisi I DPR RI, para Bupati dan Wali Kota, pejabat TNI, pejabat sipil, tokoh pendidikan, serta berbagai tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menandai pentingnya isu kesehatan maritim dan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan daerah.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Apresiasi Kerja Sama dengan Irjen Pol Djuhandani


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, bersama Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, menghadiri acara perpisahan dan penyambutan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Jumat malam (9/10/2026).


Acara tersebut digelar dalam suasana keakraban dan kekeluargaan sebagai momen pelepasan tugas Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sekaligus penyambutan resmi terhadap Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol M. Awal Chairuddin.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol Djuhandani atas kolaborasi solid yang telah terjalin antara Polda Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng selama masa jabatannya.


"Saya mewakili jajaran Forkopimda dan masyarakat Bantaeng memberikan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Djuhandani atas bimbingan dan kerja sama yang telah terjalin kepada kami selama bertugas di Sulsel," ujar Uji Nurdin.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Uji Nurdin juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin. Ia optimistis bahwa sinergitas antara kepolisian dan pemerintah daerah akan terus berjalan baik di bawah kepemimpinan yang baru.


"Kami meyakini sinergitas di bawah kepemimpinan Bapak Irjen Pol M. Awal, sinergitas Polda Sulsel dan Pemkab Bantaeng akan berjalan dengan baik, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.


Diketahui, Irjen Pol M. Awal Chairuddin merupakan putra asli Kabupaten Takalar yang lahir pada 3 Desember 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan memiliki rekam jejak pendidikan serta karier yang gemilang. Pria tersebut meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan predikat cum laude. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tugas istimewa sebagai ajudan Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla, pada periode 2017–2019.


Acara kenal pamit tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel, para pejabat utama Polda Sulsel, seluruh Kapolres se-Sulsel, sejumlah kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan. Kehadiran mereka menandakan pentingnya transisi kepemimpinan ini bagi stabilitas keamanan dan pemerintahan di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Jumat, 09 Oktober 2026

Buronan Korupsi Rp1,9 Miliar dari Gowa Diamankan di Kepulauan Selayar oleh Tim Gabungan Kejati Sulsel


BN Online Makassar– Upaya penegakan hukum terhadap para pelanggar undang-undang kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, bersinergi dengan berbagai instansi terkait, berhasil mengamankan seorang tersangka berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa.


Penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas Siri), Tim Intelijen Kejari Gowa, Kejari Kepulauan Selayar, serta Kodim 1415 Kepulauan Selayar.


Tersangka yang diamankan berinisial AM (47), seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penyelewengan uang persediaan Tahun Anggaran 2014 pada Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Gowa. Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.991.726.105,00, sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Audit PKKN tertanggal 29 Agustus 2025.


AM telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar buron sejak tahun 2018, menyusul dikeluarkannya Surat Penetapan Tersangka Nomor 01/R.4.13/Fd.1/03/2018 oleh Kejari Gowa pada 25 Maret 2018.


Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kejati Sulsel, Kamis (8/10/2026), Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan alasan intensifikasi pencarian terhadap tersangka. Didampingi Kasi Intel Kejari Gowa, Andi Ardiaman, dan Kasi Pidsus Kejari Gowa, Andi Dian Bausad, Soetarmi menyatakan bahwa langkah pengamanan paksa diambil karena ketidakkooperatifan tersangka selama proses hukum berlangsung.


"Tersangka AM diketahui berulang kali mangkir dalam memenuhi panggilan pemeriksaan dari tim penyidik, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan ke dalam daftar buronan. Oleh karena itu, Tim Tabur gabungan melakukan pelacakan secara intensif dan berhasil mengamankannya di Kepulauan Selayar," ungkap Soetarmi.


Meskipun berstatus buron, saat diamankan oleh tim intelijen gabungan, AM reportedly bersikap kooperatif. Hal tersebut membuat proses pengamanan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Usai diamankan, AM langsung dibawa ke Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada tim penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gowa guna menuntaskan perkara dugaan korupsi tersebut.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kerja keras tim di lapangan. Ia kembali menegaskan komitmen institusi kejaksaan untuk terus memburu para pelanggar hukum yang mencoba menghindar dari peradilan.


"Hukum tidak akan berhenti mengejar hingga keadilan ditegakkan. Saya mengimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan yang masih berstatus buron untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Syarifuddin.


Dengan tertangkapnya AM, diharapkan proses penyelesaian kasus korupsi di SETDA Kabupaten Gowa dapat segera dilanjutkan hingga tahap persidangan.

Sabtu, 19 September 2026

Bupati Bantaeng Resmi Menjadi Dosen Luar Biasa di UMI, Beri Kuliah Umum tentang Kepemimpinan Global


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin (Uji Nurdin), resmi ditunjuk sebagai Dosen Luar Biasa di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI). Penunjukan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara, seusai kegiatan kuliah umum yang digelar di Auditorium Al-Jibra UMI, Makassar, pada Jumat (18/9/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Uji Nurdin hadir sebagai pembicara utama dengan mengusung tema “Bridging Leadership, Education, and Innovation: From Academic Excellence to Global Impact”. Kegiatan ini juga menghadirkan Associate Professor Mohd Faizal Kasmani dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) sebagai narasumber pendamping.


Uji Nurdin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif UMI dalam menggelar kuliah umum semacam ini. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam dinamika politik dan pemerintahan saat ini.


"Apresiasi kepada kampus UMI yang menggelar kuliah umum seperti ini. Karena kita tahu bersama peranan pemuda dan mahasiswa memiliki peranan penting dalam politik pemerintahan saat ini," ujar Uji Nurdin.


Dekan FSIKP UMI, Dr. Nurjannah Abna, menjelaskan bahwa kehadiran Bupati Bantaeng sebagai dosen luar biasa bukan sekadar formalitas. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi akademik dan menerapkan pembelajaran berbasis praktisi di lingkungan fakultas.


“Tidak hanya hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum, tetapi kami mengundang Bupati Bantaeng untuk menjadi bagian dalam keluarga besar FSIKP melalui kolaborasi akademik dan pembelajaran berbasis praktisi,” jelas Nurjannah.


Menurut Nurjannah, pengalaman kepemimpinan Bupati Bantaeng di daerah dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik komunikasi dan kepemimpinan di tengah masyarakat. Sementara itu, kehadiran akademisi dari USIM diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa pengembangan keilmuan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan juga membuka peluang untuk bersaing dan berkolaborasi di tingkat global.


Dengan adanya kolaborasi ini, mahasiswa FSIKP UMI diharapkan dapat memperluas wawasan serta menjembatani hubungan antara keunggulan akademik dengan dampak nyata di masyarakat maupun kancah internasional.

Rabu, 26 Agustus 2026

Bupati Bantaeng Hadiri Ekspos Manajemen Talenta Tahap II Sulsel, Minta Pendampingan BKN



BN Online Makassar,– Dalam upaya memetakan, mengembangkan, dan menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara objektif berdasarkan kinerja serta kompetensi, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri agenda Ekspos Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang bertujuan mewujudkan birokrasi yang profesional ini dilaksanakan di Toraja Room, Lobby Utama Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, pada Rabu (26/8).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng didampingi langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantaeng, Muh. Arief.


Menyikapi pentingnya akurasi data dalam sistem kepegawaian, Bupati Fathul menyampaikan harapannya agar mendapatkan pendampingan intensif dari pihak terkait.


"Kami tentunya berharap pihak BKN terus melakukan pendampingan dalam pembenahan kelengkapan data-data ASN yang merupakan indikator-indikator penting dalam mewujudkan pelaksanaan Manajemen Talenta di Kab. Bantaeng," tutur Bupati Fathul.


Kegiatan Ekspos Manajemen Talenta ini dinilai sebagai langkah strategis dalam peningkatan pelayanan publik. Dengan manajemen talenta yang baik, diharapkan dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, sehingga mampu mempercepat pembangunan daerah.


Sebelumnya, kegiatan Ekspos Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan telah dimulai sejak 25 Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026. Agenda ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

News Of This Week