Dalam kegiatan Latfung Binmas ini, para siswa melaksanakan tiga materi utama, yaitu Sambang Pembinaan dan Penyuluhan, Deteksi Dini, serta Problem Solving.
Melalui kegiatan sambang, para siswa memberikan imbauan kepada warga terkait antisipasi curanmor, bahaya narkoba, serta pencegahan tawuran. Sementara dalam materi deteksi dini, mereka berkoordinasi dengan masyarakat untuk menggali informasi tentang potensi kerawanan di lingkungan sekitar.
Selain itu, para siswa juga berlatih menyelesaikan masalah sosial secara persuasif, salah satunya melalui problem solving dalam kasus perselisihan antarwarga terkait anak berantem, yang diselesaikan dengan pendekatan dialogis dan kekeluargaan.
Kasat Binmas , AKP Agus Salim menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran bagi para calon anggota Polri agar memahami langsung peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
> “Melalui Latja fungsi Binmas ini, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan bagaimana membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat,” ujar AKP Agus
