Apel dipimpin langsung Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolres KOMPOL Andi Ikbal, S.Pd., M.H., para PJU, Kapolsek jajaran serta personel Polres Bantaeng.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman ditengah bergulirnya isu-isu nasional.
“Apel kamtibmas ini digelar bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapan kita (Polri) menjamin keamanan masyarakat. setiap personel agar mengintensifkan kehadiran di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan, juga pada titik-titik strategi menjelang peringatan amarah, may day, memar dan isu-isu nasional lainnya,” kata dia.
“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, hindari tindakan kontraproduktif, dan jaga nama baik institusi. Perkuat koordinasi yang baik dengan aparat keamanan sektoral dan unsur terkait lainnya,” ujar dia.
Ia menegaskan bahwa potensi gangguan keamanan saat ini di Sulawesi Selatan tidak hanya berbentuk aksi fisik, tetapi juga dapat muncul melalui ujaran kebencian dan provokasi di media sosial.
“Potensi gangguan bisa muncul dari ujaran kebencian di media sosial. Karena itu kita harus bersama-sama menjaga Kabupaten Bantaeng. Tolak ujaran kebencian, aktifkan kewaspadaan lingkungan, normalisasi potensi gangguan keamanan dan segera laporkan jika ada potensi gangguan,” tegasnya.
Menutup amanatnya Kapolres berpesan untuk senantiasa melayani masyarakat dengan humanis dan profesional, tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dan tetap memohon ridho dari yang maha kuasa dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
Melalui apel siaga kamtibmas ini, personel Polri berkomitmen memperkuat koordinasi guna memastikan masyarakat kabupaten Bantaeng dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman, tertib, dan nyaman.
