Tampilkan postingan dengan label BANGKALAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BANGKALAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2022

Forkopimda Jatim Hadiri Peringatan Harlah NU Ke-99 Di Bangkalan, Madura


 

BN Online, Bangkalan-- Forkopimda Jawa Timur hadiri puncak peringatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-99 yang berlangsung di Bangkalan, pada Kamis (17/2/2022) malam. Di kesempatan ini, Gubernur Jatim berharap, ada Indonesia Islamic Science Park di Madura, untuk menjadi tempat pertemuan ulama Islam sedunia. 


Peringatan harlah NU ke-99 di Bangkalan ini, selain dihadiri seluruh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga secara langsung dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir serta Menteri Koperasi UKM RI Teten Masduki, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, ketua DPRD Provinsi Kusnadi bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat yang mewakili Pangdam V/Brawijaya, Selain itu, juga dihadiri secara virtual oleh Wakil Presiden RI K.H Ma’ruf Amin. 


Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanaganan MoU PBNU dengan Kementerian BUMN RI dan Kementerian Koperasi UKM RI. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bahwa dirinya telah mengajukan kepada Presiden RI terkait rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park di Madura yang diharapakan dapat menjadi tempat pertemuan ulama Islam sedunia.


"Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi UKM RI dapat berperan sangat sentral dalam kemajuan UMKM pada masa pandemi yang juga dibangkitkan oleh Nahdlatul Ulama melalui Nahdlatul Tujjar," ujarnya saat memberikan sambutan diperingatan harlah NU ke 99 di Bangkalan.


Sementara, dalam sambutannnya Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan. Syekh Haji Muhammad Kholil bin Abdul Lathif sebelum wafat memberikan perintah kepada santrinya K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari untuk membentuk organisasi Islam yang menjadi Nahdlatul Ulama.


"Nahdlatul Ulama ingin terus berperan aktif dalam membangun Bangsa menuju masa depan yang lebih baik melalui turut serta dalam pembangunan peradaban sosial di Ibu Kota Negara Baru di Provinsi Kaltim," tandasnya. 


"Nahdlatul Ulama telah bekerja sama dengan kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi UKM RI yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peradaban umat manusia," paparnya KH. Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya. 


Rois Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar menambahkan, khususnya untuk warga nadliyin diharapkan dapat meneladani dan melanjutkan perjuangan Syekh Haji Muhammad Kholil. 


"Bahwa sebagai organisasi Islam terbasar didunia Nahdlatul Ulama yang pendiriannya dicetuskan oleh Syekh Haji Muhammad Kholil bin Abdul Lathif diharapkan kita dapat melanjutkan perjuangan beliau," harapnya. 


Dalam puncak peringatan harlah NU ke-99 ini, Wakil Presiden RI secara virtual menyampaikan. Nahdlatul Ulama memiliki potensi dalam merawat jagat dan umat di Indonesia karena memiliki Ulama dan cendikiawan yang merupakan lulusan pendidikan Nasional dan Internasional.


"Tantangan Nahdlatul Ulama saat ini adalah bagaimana cara memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk berperan dalam berkontribusi kepada Bangsa Indonesia dan Dunia Internasional," tandasnya. 


"Satu hal yang tidak boleh dilupakan Nahdlatul Ulama adalah Khittah (pedoman) sebagai organisasi Ulama yang bertujuan untuk dapat menuntun umat kepada kebaikan dan memberikan kemaslahatan pada masyarakat," pungkasnya Wakil Presiden RI yang juga sebagai penutup sambutan dalam puncak peringatan harlah NU ke-99 di Bangkalan, Madura.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Kamis, 10 Februari 2022

Antisipasi Gelombang 3 Covid -19, Personil Gabungan Pamor Keris Polres Bangkalan Sasar Obvit Segitiga Emas


 

BN Online, Bangkalan-- Bahaya virus corona masih ada dimana-mana. Mewaspadai virus yang kini bermutasi itupun, tak hanya bisa ditangkal dengan cara biasa. Penggunaan protokol kesehatan yang ketat terus dilakukan untuk meminimalisir bahaya covid-19. Hal itulah yang hari ini, Kamis (10/02/2022) dilakukan oleh Kepolisian Resor Bangkalan. 


Tim gabungan Polres Bangkalan bersama Kodim 0829 dan Satpol PP melakukan pamor keris (patroli bermotor penegakan protokol kesehatan masyarakat) pagi hari ini menyasar obejk vital yang berada di wilayah segitiga emas Kabupaten Bangkalan. 


Dipimpin oleh Kasihumas Iptu Sucipto, S.H., Tiga lokasi yang disisir tersebut yakni Indah Swalayan, Pasar Bancaran dan Rumah Makan Bebek Sinjay. Dinamai segitiga emas karena ketiga objek vital ini berada di wilayah padat dan selalu mengundang keramaian masyarakat banyak. Setidaknya 20 personil gabungan yang turun pagi ini menghimbau masyarakat yang berada di lokasi tersebut untuk menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan 5M. 


Tak jarang, tim pamor keris Polres Bangkalan ini pun membagikan masker kepada warga yang tidak memakai masker atau maskernya sudah kusut. Tentu, keberadaan pamor keris di wilayah segitiga emas ini pun mendapat respon positif dari masyarakat. "Alhamdulillah, dengan adanya personil gabungan yang menertibkan penggunaan masker di wilayah keramaian seperti sangat bermanfaat. Kita jadi tetap ingat dan harus waspada dengan bahaya covid-19,"terang salah satu pengunjung RM Bebek Sinjay yang enggan disebutkan namanya. 


Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. di tempat terpisah menjelaskan jika Pamor Keris yang kali ini menyasar wilayah segitiga emas sebagai bentuk himbauan akan pentingnya penggunaan masker dan protokol kesehatan di tempat keramaian terutama lokasi objek vital yang mengundang banyak orang berkumpul. 


"Kami menggelar pamor keris pagi ini di wilayah segitiga emas yakni Pasar, Pusat Perbelanjaan dan Rumah Makan sebagai bentuk patroli rutin kami di berbagai objek vital dan yang kami lakukan adalah selain memberikan pengamanan, tentu kami mengingatkan untuk tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah gelombang 3 covid-19 masuk di kabupaten Bangkalan. Dan semoga, kedepan kepatuhan masyarakat tidak kendor sehingga kita bisa aman dari wabah pandemi covid-19," terang orang nomor satu di Mapolres Bangkalan ini ketika dihubungi melalui sambungan seluler siang tadi.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Jumat, 04 Februari 2022

Ratusan Personil TNI-Polri Hingga ASN Dan Masyarakat Umum Ikuti Vaksin Booster Di Mapolres Bangkalan


 

BN Online, Bangkalan-- Ada pemandangan berbeda pagi ini, Kamis (03/02/2022) di Polres Bangkalan. Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh personil TNI-Polri di kabupaten Bangkalan yang pada hari ini untuk kali pertama di kabupaten Bangkalan diselenggarakan vaksinasi booster. Ratusan personil dari Kodim 0829, Lanal Batuporon, Polres Bangkalan bahkan hingga ASN dan masyarakat umum pun antusias mengikuti vaksinasi ini. 


Bertempat di ruang Serbaguna Mapolres Bangkalan, jajaran forkopimda kabupaten Bangkalan pun antusias untuk divaksin. Bahkan, tim kesehatan dari 4 instansi berbeda yakni tim dari Puskesmas Kota Bangkalan, Faskes Kodim 0829 dan Lanal Batuporon, serta tim Dokkes Polres Bangkalan harus beradu dengan tetesan keringat yang mengucur begitu melihat antusiasme untuk vaksin booster. 


Tim kesehatan ini pun tak kenal lelah dalam melayani vaksinasi kepada jajaran TNI-Polri, ASN dan masyarakat umum. kebahagiaan pun terlihat saat satu per satu personil TNI-Polri, ASN dan masyarakat telah sukses divaksin dan tidak mengalami keluhan apapun. 


"Alhamdulillah, meski membludak seluruh peserta vaksin hari ini tetap mematuhi protokol kesehatan dan kami sangat senang, ketika mereka sudah divaksin dan tidak ada keluhan apapun. Lelah kami jadi hilang karena acara vaksinasi berjalan lancar," ujar salah satu vaksinator yakni Bidan Sisca yang merupakan tenaga kesehatan dari Polres Bangkalan. 


Sementara itu, ditemui selepas acara vaksinasi booster pagi tadi Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika vaksin booster hari ini adalah yang kali pertama digelar di kabupaten Bangkalan dan terbuka untuk masyarakat umum. "Memang tujuan utama kita adalah seluruh anggota Polres Bangkalan, Kodim 0829 dan Lanal Batuporon serta ASN. Tapi, masyarakat umum yang kebetulan sedang mengurus administrasi atau keperluan di Polres bisa ikut vaksin," terang AKBP Alith. 


Melihat antusiasme anggota dan masyarakat umum yang cukup tinggi, sebuah rasa bangga tersirat dari raut wajah orang nomor satu di Polres Bangkalan tersebut. Harapan tinggi tentu semakin dilambungkan, mengingat kini Kabupaten Bangkalan nyaris mencapai 70% target vaksinasi secara keseluruhan. "Alhamdulillah berdasarkan data yang masuk per hari ini telah mencapai 69% untuk target vaksinasi di Bangkalan. Dan hari ini, 371 orang mulai dari TNI-Polri, ASN dan masyarakat umum telah selesai melaksanakan vaksin booster," ujar perwira berkacamata tersebut. 


"Vaksin yang kita gunakan adalah pfizer. Dan semoga dengan hadirnya vaksinasi booster, masyarakat akan semakin antusias untuk vaksin dan semoga Kabupaten Bangkalan bisa terhindar dari covid varian omicron. Oleh karena itu, saya tetap meminta untuk seluruh masyarakat agar ikut mensukseskan vaksin covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama," tutup perwira berpangkat melati dua di pundak tersebut.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Kamis, 20 Januari 2022

Pertama Kali, Polres Bangkalan Gelar Vaksinasi Merdeka Anak Dan Targetkan 250 Dosis Dalam Sehari


 

BN Online, Bangkalan-- Ada sesuatu yang berbeda pagi ini, Rabu (19/01/2022) di ruang Serbaguna Mapolres Bangkalan. Hal ini dikarenakan untuk kali pertama, Kepolisian Resor Bangkalan menggelar vaksinasi merdeka untuk anak anak usia 6-11 tahun. Sasaran nya kali ini mencakup siswa siswi TK Kemala Bhayangkari 79 Bangkalan yang telah masuk usia 6 tahun, serta seluruh putra putri personil Mapolres Bangkalan. 


Polres Bangkalan merupakan inisiator sekaligus penggerak pertama kali vaksinasi untuk anak anak usia 6-11 tahun. Untuk menambah rasa percaya diri anak anak pun, Polres Bangkalan bersama Bhayangkari Cabang Bangkalan menyulap ruang serbaguna bernuansa anak anak lengkap dengan balon balon warna warni yang mengelilingi. 


Tak hanya itu saja, badut lucu pun disiapkan untuk memberikan motivasi kepada anak anak bahwa vaksin itu aman dan baik untuk tubuh mereka. Selepas vaksin pun, seluruh peserta mendapatkan bingkisan lucu dan mungil yang diberi langsung oleh petugas dari Polres Bangkalan. 


Animo yang cukup tinggi inilah rupanya membuat rasa percaya diri dan optimisme menggaung dari AKBP Alith Alarino, S.I.K. Pemegang tampuk tertinggi di Mapolres Bangkalan tersebut yakin bahwa anak-anak di Bangkalan tidak takut dengan vaksin. 


"Hari ini Polres Bangkalan bekerja sama dengan Bhayangkari Cabang Bangkalan melakukan vaksinasi untuk anak anak mulai dari siswa siswi TK Kemala Bhayangkari dan putra putri personil Polres. Kami pun mengemas ruang Serbaguna ini seperti suasana anak anak agar mereka tidak takut dan alhamdulillah tidak ada yang takut dan menangis saat divaksin. Setelah divaksin, kami juga memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi karena sudah vaksin," terang AKBP Alith. 


Begitu dimintai keterangan soal target, AKBP Alith pun menjawab bahwa targetnya ratusan. "Target untuk hari ini 250 dosis dan semoga setelah ini, kami kedepan akan bekerja sama dengan UPTD dan Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan untuk sama sama menyukseskan vaksinasi merdeka untuk anak. Demi Bangkalan sehat dan generasi anak anak yang tangguh dan terhindar dari covid-19," tutup Alumnus Akpol tahun 2002 tersebut dengan nada optimis. 


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Selasa, 16 November 2021

Dirikan 'Rumah Belajar' Di Alam, Bripda Anafis Ajari Anak Anak Sekolah Dasar Iptek Dan Nilai-Nilai Pancasila


 

BN Online, Bangkalan-- Tak semua anak anak sekolah memiliki kemampuan untuk belajar dan menuntut ilmu dengan fasilitas yang mumpuni. Keterbatasan sosial dan minimnya akses belajar hingga ke pelosok desa, rupanya dirasakan oleh anak anak di Desa Sembilangan, Kecamatan Kota Bangkalan. Meski saat ini mereka sudah mulai melaksanakan tatap muka di sekolah, masih ada beberapa siswa yang kurang mendapatkan ilmu di sekolah diberi pengetahuan tambahan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sembilangan, Bripda Herlambang Wahyu Anafis Satriatama. 


Seperti yang terlihat pada hari ini, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, anak anak SD antusias untuk mengikuti pelajaran tambahan yang disampaikan oleh Bripda Anafis, sapaan akrabnya. Bripda Anafis mencetuskan untuk 'Rumah Belajar' guna memfasilitasi anak anak sekolah dasar agar bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih. 


'Rumah Belajar' yang dibuat oleh Bripda Anafis ini bertema alam karena bisa menampung anak anak sekolah lebih luas. Menggunakan mobil Bhabinkamtibmas Polres Bangkalan, Bripda Anafis memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar Iptek (Ilmu pengetahuan dan Teknologi) serta nilai nilai luhur Pancasila agar kelak mereka menjadi generasi muda yang hebat dan berbudi pekerti baik. 


"Alhamdulillah, 'Rumah Belajar' ini memang dibuat dengan konsep alam karena memang dari Polres Bangkalan menyediakan layar LCD untuk anak anak bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih dan mereka bisa termotivasi untuk menuntut ilmu untuk mewujudkan semua cita cita mereka," tutur Bripda Anafis. 


Sementara itu, ditemui di tempat terpisah Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menuturkan jika kegiatan mengajar dan membuat 'Rumah Belajar' merupakan inovasi Kepolisian Resor Bangkalan untuk selalu hadir terdepan melayani dan mengayomi masyarakat. "Anggota anggota Polres Bangkalan memiliki berbagai macam kreativitas baik dari segi akademik dan non akademik. Disini, kreativitas kami persembahkan untuk memberikan edukasi, pelayanan dan juga pengayoman kepada masyarakat tentang nilai nilai luhur untuk kelak menjadi generasi yang hebat, cerdas dan tangguh untuk Indonesia maju," ujar perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi tersebut. 


Editor: Haidir Sabaruddin

Kamis, 04 November 2021

Percepat Vaksinasi Covid-19, Polres Bangkalan Vaksin Keliling Pakai Baju 'Sakera Marlena'


 

BN Online, Bangkalan-- Kepolisian Resor Bangkalan terus bergerak memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di kabupaten Bangkalan. Termasuk juga dengan percepatan vaksinasi covid-19 di kabupaten Bangkalan. Agar terus meningkat, Polres Bangkalan menggelar vaksin covid-19 pagi ini di Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan menggunakan vaksinasi keliling pada Kamis pagi hari tadi, (04/11/2021). 


Yang unik kali ini, mobil vaksinasi keliling digunakan untuk menyasar desa-desa yang tidak bias terjangkau dengan vaksin. Selain itu, petugas puskesmas dan perangkat desa Kramat menggunakan pakaian adat Madura yakni Sakera-Marlena. Menggunakan pakaian adat ini pun rupanya menarik minat banyak warga untuk divaksin. 


Tak hanya menyelenggarakan vaksinasi keliling, petugas yang berada di kantor Desa Kramat pun juga melaksanakan vaksinasi dan menggunakan pakaian adat khas Bangkalan tersebut. Para petugas ini pun merasa sangat bangga bisa melakukan vaksinasi kepada masyarakat dengan tetap menjunjung adat istiadat yang ada. 


Menanggapi vaksinasi menggunakan pakaian adat Bangkalan, Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Sucipto, S.H. menjabarkan jika kegiatan ini pun menjadi salah satu bentuk kepedulian para nakes untuk tetap menjaga kelestarian budaya di sela sela menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan penanganan covid-19. “Para nakes yang diterjunkan hari ini di Desa Kramat menggunakan baju ‘Sakera-Marlena’ yang merupakan baju adat khas Bangkalan merupakan bukti kecintaan mereka terhadap produk local dan berusaha menjaga serta melestarikannya. Disamping itu, guna menyukseskan vaksinasi kami memang harus berkeliling ke berbagai penjuru di Bangkalan dan untuk mencapai itu semua kami memakai baju adat Bangkalan untuk menarik minat masyarakat agar segera divaksin,” ujar Iptu Sucipto. 


Terkait jumlah vaksinasi yang dilakukan di Desa Kramat Kamis pagi ini, Iptu Sucipto menjelaskan jika vaksin mencapai angka 200 orang. “Alhamdulillah untuk hari ini, 200 orang yang belum divaksin sudah tervaksin. Dan kedepan, kami akan terus menggunakan kearifan lokal untuk mensukseskan vaksinasi covid-19,” tutup perwira berpangkat Iptu tersebut ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan.


Editor: Haidir Sabaruddin

Jumat, 29 Oktober 2021

Tipu Korban Hingga Ratusan Juta Rupiah Melalui Online, Polres Bangkalan Berhasil Tangkap Pelakunya


 

BN Online, Bangkalan-- Kasus penipuan yang terjadi pada 19 Maret 2021 silam, kini terungkap. Kepolisian Resor Bangkalan membeberkan identitas pelaku yakni Ibu Rumah Tangga. Bermotif jual beli online dengan melakukan transaksi menggunakan jejaring sosial media WA (WhatsApp), Timsus Satreskrim Polres Bangkalan akhirnya membekuk GM (28 tahun) yang merupakan warga kelurahan Kraton, Kec./Kab. Bangkalan. 


GM dibekuk setelah pelapor yakni AM (24 tahun) warga Jl. KH. Hasyim Asyari, Kelurahan Demangan, Kab. Bangkalan. Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. didampingi Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyogo, S.H., M.H. dan Kasihumas Iptu Sucipto, S.H. menggelar konferensi pers di Mapolres pada Kamis, (28/10/2021). 


AKBP Alith pun membeberkan jika kasus ini bermula ketika pada 19 Maret 2021 sekitar pukul 17.00 WIB, pelapor yang berinisial AM memesan 970 kardus sembako jenis minyak goreng merk Sunco kepada tersangka yakni GM melalui WA dan dijanjikan akan dikirimkan pada 02 April 2021. AM pun melakukan transaksi pembayaran sebanyak 4 kali kepada pelaku. Namun nahas, hingga 08 April 2021 GM belum mengirimkan satu kardus pun kepada pemesan. 


"GM kami tangkap setelah ada laporan dari AM bahwa dirinya memesan minyak sebanyak 970 kardus kepada GM dan dijanjikan akan segera dikirim dalam jangka waktu dua minggu. GM juga menuturkan jika minyak goreng Sunco yang dijual nya harganya sangat murah. Ini yang membuat AM tertarik dan melakukan transfer 4x kepada pelaku hingga Rp 140.650.000," ujar AKBP Alith.


Sementara itu, korban kedua juga mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah karena termakan modus pelaku yang menjanjikan Minyak Goreng kualitas bagus dengan harga miring. "Korban kedua sama. Pelaku menjanjikan minyak goreng Sunco yang dijual nya dengan harga miring dan kerugian akibat ditipu GM mencapai Rp 66.150.000," terang AKBP Alith. 


Mantan Pamen Bareskrim Mabes Polri ini pun juga menjelaskan jika saat ini pihaknya tengah mendalami apakah ada tersangka lain yang terlibat dan juga korban lain hasil perbuatan pelaku. "Kami akan terus mendalami kasus ini. Sementara ini korban masih dua dan total kerugian dari dua korban mencapai Rp 206.800.000. Saat ini pelaku kami tahan di Rutan Mapolres dan merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT). GM kami jerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara," tutup perwira berpangkat melati dua di pundak ini. 


Editor: Haidir Sabaruddin

News Of This Week