Minggu, 06 Mei 2018

Tanda-Tanda Jokowi akan Menggandeng Cak Imin

Tags



BN Online, Jakarta----Seiring berjalanya waktu menuju awal pendaftaran calon presiden dan wakil presiden RI 2019 yang akan mulai di buka pada tanggal 4 -10 Agustus 2018, mendatang mengacu pada PKPU Nomor 7 tahun 2017, publik kini di suguhi tanda-tanda menarik terkait siapa sosok yang tepat berpasangan dengan Jokowi pada kontestasi Pilpres mendatang.


Iya Abdul Muhaimin Iskandar atau lebih keren di sapa Cak Imin, yang di prediksi kuat akan berpasangan dengan Jokowi pada perhelatan pesta demokrasi pemilu 2019 mendatang. Terlepas dari semua konsolidasi yang aktif dan masif di lakukan setiap saat merata di seantero nusantara ini, baik itu Becak alias Beta Cak Imin, Bisa Cak Imin, Kocak alias Jokowi - Cak Imin, dan yang teranyar adalah posko Cinta yang kini marak dimana-mana. Akumulasi dari semua itu kemudian JOIN dideklarasikan beberapa waktu lalu yang merupakan akronim dari Joko Widodo dan Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin).


Tidak salah kemudian pada akhirnya Cak Imin kini menuai pengakuan dari berbagai kalangan termasuk dari kalangan ulama termasyhur maupun dari elit-elit politik lintas partai, yang dianggapnya sebagai satu-satunya calon potensial sebagai Cawapres ideal yang akan berpasangan dengan Jokowi sebagai repsentasi tokoh muda, cerdas, religius dan berpengalaman tentunya.


Pengakuan dan dukungan itu di mulai dari yang _pertama ;_ Ulama kondang Ustad Abdul Somad, yang dalam sebuah tausiyahnya mendoakan Cak Imin menjadi next wapres 2019 karena Cak Imin dianggap sangat berjasa dalam memperjuangkan pesantren, itu sebabnya di daulat menjadi Panglima Santri Indonesia, (14/7/2017), _kedua ;_ KH. Ma’ruf Amin, Ketua Umum MUI yang juga adalah Rois Aam PBNU yang dengan tegas mengatakan di depan Jokowi bahwa Cak Imin lebih potensial dan lebih berani di bandingkan Rommy, (12/3/2018), _ketiga ;_ Akbar Tanjung, politisi senior yang juga adalah wakil ketua Dewan Kehormatan partai Golkar, mengatakan bahwa Cak Imin cocok berpasangan dengan Jokowi, (25/4/2018), _keempat ;_ KH. Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU yang juga mengatakan bahwa jika Cak Imin di ajak Jokowi maka akan di dukung penuh olehnya yang sekaligus secara otomatis akan di ikuti oleh seluruh warga nahdiyin di seluruh Indonesia, (1/5/2018), _kelima ;_ Mahfud,. MD, mantan ketua MK pun mengklaim bahwa dia tidak akan maju karena sudah mengetahui siapa cawapresnya Jokowi dan itu mengarah pada figur Cak Imin yang dimaksud (3/5/2018) dan _keenam ;_ yang teranyar adalah Zulkifli Hasan yang tidak lain adalah Ketua Umum DPP PAN di acara tasyakuran Milad 86 tahun Pemuda Muhammadiyah, dengan sangat tegas menyatakan dukungannya untuk Cak Imin berpasangan dengan Jokowi, bahkan dengan sedikit nada mengancam bahwa jika Jokowi tidak memilih Cak Imin maka akan salah pilih karena Cak Imin sudah sangat pantas, sebab di belakangnya ada PBNU, (5/5/2018).


Semua pernyataan dan dukungan diatas adalah tanda alam yang menujukan kepada kita semua bahwa tinggal menunggu waktu saja Jokowi akan meminang Cak Imin sebagai Cawapresnya untuk maju bersama membangun Indonesia pada kontestasi pesta demokrasi Pilpres 2019 mendatang.




Editor : | BN Online | Dny

News Of This Week