Tampilkan postingan dengan label TAKALAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAKALAR. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2026

UPT SMP Negeri 1 Galesong Utara Gelar Kegiatan CEMARA, Ajang Cerdas Ceria Ramadhan 1447 H


BN Online Galesong Utara,– UPT SMP Negeri 1 Galesong Utara menggelar kegiatan tahunan bertajuk  Cemara (Cerdas Ceria Bersama Ramadhan) yang dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Ibu Nurliah, S.Pd. M.M. Acara yang diadakan di musholla yang dihadiri pula oleh Pengawas dari Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Ibu Hj. Dahliah, S.Pd.



Kegiatan yang dirancang untuk mempersiapkan siswa dalam bulan suci Ramadhan ini mencakup berbagai lomba yang mengedukasi sekaligus menghibur, seperti lomba pidato tema kebaikan dalam Ramadhan, lomba membaca Al-Qur'an dengan tartil, serta lomba membuat poster tentang nilai-nilai ibadah bulan puasa.Selasa 10 Maret 2026



Dalam sambutannya, Ibu Nurliah menyampaikan bahwa " Cemara bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya ibadah serta akhlak mulia di Bulan Suci  Ramadhan."



Sementara itu, Ibu Hj. Dahliah memberikan apresiasi terhadap upaya sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan spiritual. "Kegiatan seperti ini sangat berharga untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Buka Puasa Bersama UPT SMP Negeri 1 Galesong Utara, Silaturahmi Memperkuat Jaringan Guru dan Keluarga, Hadir Dewan Penasehat DPC LSM Bidik SIB Kabupaten Gowa


 

BN Online Galesong Utara, – UPT SMP Negeri 1 Galesong Utara menggelar acara buka puasa bersama yang penuh kehangatan, bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang erat antara guru dan keluarga guru sekolah tersebut. Acara yang diadakan di halaman sekolah juga menghadirkan tamu kehormatan, Sunandar Soltan sebagai Dewan Penasehat DPC LSM Bidik Sib Kabupaten Gowa.



Dalam sambutannya, Kepala UPT SMP Negeri 1 Galesong Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berkumpul untuk berbuka puasa, namun juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan komunikasi antara pendidik dan keluarga mereka.

"Dukungan keluarga sangat penting dalam menjalankan tugas sebagai guru. Melalui acara ini, kami berharap hubungan menjadi lebih akrab dan saling mendukung," ujarnya.Selasa 10 Maret 2026.


Sunandar Soltan yang hadir mewakili LSM Bidik Sib juga memberikan motivasi kepada para guru dan keluarga. Ia menyampaikan pentingnya peran pendidikan dalam membangun generasi muda serta apresiasi terhadap dedikasi para guru.

"LSM Bidik Sib siap menjadi mitra dalam mendukung perkembangan pendidikan di daerah ini, terutama untuk membantu siswa yang membutuhkan," ungkapnya.


Acara diisi dengan doa bersama sebelum berbuka puasa, makan bersama yang penuh keceriaan, serta sesi bertukar pikiran antara peserta dan tamu undangan. Banyak keluarga guru yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini, yang dianggap dapat mempererat hubungan antar sesama.

Jumat, 10 Mei 2024

Penutupan MTQ ke-33, Tilawah Tuna Netra Putri Bantaeng Wakili Sulsel ke MTQ Tingkat Nasional


BN Online Takalar,- Digelar selama sepekan perlombaan untuk mencari qori-qoriah dan hafid hafidzah terbaik, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIII Sulsel akhirnya resmi ditutup di Lapangan Makkattang Daeng Sibali Kabupaten Takalar, Rabu malam (08/05/2024).


Terdiri dari putra dan putri  terbaik, kontingen Kabupaten Bantaeng dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang dan mengikuti 37 cabang perlombaan, akhirnya berhasil membawa pulang 2 juara, yakni Mutmainna sebagai peraih  Juara I Tilawah Tuna Netra Putri dan Nur Bintang Qurahmi sebagai peraih Juara Harapan I Khat Kontemporer Putri.


Sebagai peraih juara I Qari'ah Terbaik Golongan Tilawah Tuna Netra dengan nilai 93,17, Mutmainna mendapatkan hadiah sebesar 30 juta rupiah dan akan kembali berjuang semaksimal mungkin sebagai salah satu perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan menghadapi para Qari'ah Tuna Netra dari seluruh Provinsi se Indonesia di ajang MTQ Tingkat Nasional yang akan digelar pada bulan September mendatang di Provinsi Kalimantan Timur.


Pencapaian yang telah diperoleh tak lepas dari peran Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang telah memberikan support dan perhatian khusus terhadap pelaksanaan MTQ dan Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar yang terjun langsung dalam memberi dukungan dari tahap persiapan hingga tahap penutupan MTQ di kabupaten Takalar sehingga putra-putri Bantaeng mampu memberikan penampilan terbaiknya.


"Meskipun hasil yang diperoleh Kafilah Kabupaten Bantaeng pada ajang MTQ tingkat provinsi tahun ini masih jauh dari yang diharapkan, namun tentunya kontingen kafilah kita yang berisi para putra-putri asli terbaik daerah telah memberikan penampilan terbaiknya." Ujar H. Nurdin selaku Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bantaeng.


Sumber Humas Pemkab Bantaeng 

Editor Edhy Bidik Nasional 


Jumat, 09 Desember 2022

Surat Keterangan Berbadan Sehat dari RSHPDN Diduga Tak Sesuai Fakta, Nitisen Minta Ini


 


BN Online, Takalar - Kasus surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan pihak Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle(RSHPDN) kepada Cakades Syamsuddin Ja'far diduga palsu karena surat tersebut tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Sebagaimana telah dimuat media ini tentang pengakuan salah seorang Cakades(Calon Kepala Desa) Banggae, Syamsuddin Ja'far yang merasa heran saat pertama kali menerima surat keterangan berbadan sehat itu, di rumahnya. Karena dirinya merasa tidak rontgen dan diperiksa darahnya.


Syahdan, Awing sapaan karib Syamsuddin Ja'far juga menyebut seorang pegawai yang meminta dirinya untuk datang ke . RSHPDN.

Pemberi informasi berharap agar saya datang pagi-pagi, sebelum banyak orang, takutnya ada yang melihat, lalu bertanya kenapa diperiksa ulang, tutur Awing

Alasan pemberi informasi mengapa saya harus diperiksa ulang karena pemeriksaan belum lengkap. Lalu isteri saya bertanya, kenapa belum lengkap baru sudah ada itu suratnya? Alasan pemberi informasi, soal Cakades sendiri kurang tau, nanti temanku yang jelaskan, ungkap Awing.


Kasus dugaan surat keterangan palsu yang digunakan untuk mengikuti tahapan Pilkades, mengarah ke ruang publik media ini menerima tanggapan beragam dari Nitisen alias warganet 


Salah satu warganet yang mengaku pengurus LCKI(Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia) Sulsel, Andipa, SH, melalui telepon WhatsApp Jumat(9/12/2022). Tegas mengatakan, "Surat keterangan yang tidak sesuai fakta, itu namanya palsu. Apalagi yang berhubungan dengan kondisi kesehatan seseorang.

Olenya itu LCKI mendesak IDI untuk segera memeriksa kembali rekam medis para calon Cakades dan memberi sangsi kode etik kedokteran kepada semua tenaga dokter yang terlibat

Kemudian berdasarkan pasal 108 KUHPidana diharapkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas tuduhan tuduhan palsu tersebut.


Senada dengan LCKI, seorang warganet yang mengaku dirinya aktivis dan tinggal di Takalar melalui media sosial WhatsApp, Kamis (12/8/2022) mengatakan, "
Kami minta Dirut RS Pajonga segera diperiksa IDI, Karena ada dugaan proses pemeriksaan kesehatan Cakdes di Takalar tidak sesuai SOP.


Lanjut Dia, "Meski Pilkades telah selesai namun dalam perjalanan itu adanya informasi dari pihak-pihak Cakdes adanya dugaan tidak sesuai SOP dalam pemeriksaan Cakades di Takalar oleh pihak RS Pajonga Dg Ngalle itu harus di usut tuntas oleh pihak Ikatan Dokter Indonesia."


Ini rillis tertulis dari warganet yang tak ingin namanya dimediakan 
"Kami minta dirut RS pajonga segera diperiksa IDi Krn ada dugaan proses dugaan pelanggaran kesehatan Cakdes di takalar tdk sesuai SOP.
Meski Pilkades telah selesai namun dalam perjalanan itu adanya informasi dari pihak2 Cakdes adanya dugaan terjadi tdk sesuai SOP dalam pemeriksaan Cakades di takalar oleh pihak RS pajonga Dg ngalle itu harus di usut tuntas oleh pihak Ikatan Dokter Indonesia."


Sementara itu Nitisen bernama Andi Melanti menulis pesan melalui platform media sosial WhatsApp, Kamis (12/8)2022 ).
“Kejahatan sudah merajalela di berbagai kalangan masyarakat dan instasi instasi pemerintah era sekarang ini perlu kita semua hati hati.”(M.Said Welikin)

Editor : Nasution

Kamis, 08 Desember 2022

Ada Peran Pengganti Saat Rontgen dan Periksa Darah di Takalar? Dr Asriadi Bilang Begini


 

BN Online, Takalar - Hajatan Pilkades serentak di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan(Sulsel) telah usai, pada tanggal 04 Desember 2022. Ternyata telah diketahui masyarakat. Namun ada cerita lain yang menggelikan, sekaligus ada dugaan tindak pidana dan kejahatan profesi, terjadi di desa Banggae Kec Mangarabombang (Marbo)Takalar.


Selasa 06 Desember 2022, malam, sekira pukul 19.30 Wita, wartawan media ini ditelpon oleh seorang warga desa Banggae. Penelpon berharap untuk datang ke desa Banggae menemui Syamsuddin Ja'far Dg Awing, Cakades(Calon Kepala desa) nomor urut III saat Pilkades(Pemilihan kepala desa) lalu.


Dari sebrang, penelpon mengatakan bahwa Dg Awing diduga tidak diperiksa darahnya dan tidak ada Rontgen


Agar lebih jelas kalau bisa datang di desa Banggae biar Dg Awing, jelaskan, pinta penelpon 


Syamsuddin Ja'far Dg Awing saat ditemui di gudang, Selasa(12/6/2022) malam, kroscek informasi yang diterima wartawan media ini. Di kediaman Awing nampak banyak warga, ada yang tinggal di halaman rumah dan ada sebagian di dalam rumah.


Awing sapaan karib Syamsuddin Ja'far, mengatakan, "Saya tidak menyangka bisa menerima surat keterangan sehat, pada hari itu. Padahal pemeriksaan kesehatan terhadap diri saya tidak lengkap."


Awing pun menceritakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang diikuti pada dua hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran Cakedes, pukul 24.00 Wita itu.


Menurut Awing, pada hari pertama, dirinya mengikuti tes kejiwaan, yakni mengerjakan atau menjawab soal kurang kebih 500 soal. Kemudian diperiksa sarafnya, tetapi tidak selesai. 


“Pada hari kedua, pemeriksaan kesehatan dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi (THT).

Kemudian pemeriksaan jantung dan bagian organ dalam. Pada saat itu saya kurang sehat, (batuk-batuk) sehingga tidak rontgen, 

Jadi yang rontgen diduga diganti oleh adik dari salah satu Cakades berinisial FS. Ada pun adiknya FS berinisial ARS," ungkap Awing.


Kalau soal pemeriksaan Narkoba, saya juga diperiksa tapi tidak lengkap. Sama dengan hari pertama pemeriksaan saraf dan jiwa juga tidak lengkap.


Lanjut Awing menyatakan, "Lelaki ARS juga diduga diambil darahnya pada saat tes Narkoba."


Awing tegas mengatakan, "Pada hari ke dua kira-kira-kira-kiira jam 12 00 Wita, saya pasrah dan putuskan pulang tidur siang. Karena selain tidak lengkap pemeriksaaan, saat itu banyak tenaga medis termasuk banyak dokter sudah pulang,"


"Namun faktanya sore hari jelang penutupan pendaftaran ada petugas yang ke rumah mengantar surat keterangan sehat yang ditandatangani dokter," beber Awing   


Lebih lanjut Awing menceritakan, "Kira-kira dua hari setelah pengumuman nama-nama Cakades, lelaki FS menelepon saya mengatakan belum lengkap rekap kesehatannya sehingga Dia meminta saya untuk diperiksatetapi saya tidak mau dan saya menyampaikan kepada lelaki FS bahwa kalau belum lengkap mengapa dokter tanda tangan surat kesehatan saya Dan bila ada yang diminta pertanggung jawaban hukum maka seharusnya yang tanda tangan pada surat kesehatan itu 


Kemudian ada lagi pesan lewat media sosial WhatsApp dari seorang yang mengaku pegawai Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle Takalar memesan agar saya ke Rumah Sakit untuk diperiksa tetapi saya menolak 


Pada saat jurnalis media ini pamit pulang ada beberapa warga wajah lugu, dengan suara pelan meminta agar dibantu untuk sebuah kebanaran. 


Terpisah, Direktur Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle Takalar Dr Asriadi Ali yang terungkap

melalui pesan media sosial WhatsApp Rabu(12/7/2022). Tentang dugaan peran pengganti saat rontgen dan tidak diperiksa darahnya 

Dr Asriadi Ali melalui pesan WhatsApp Rabu(7/12/2022), mengatakan 

"Berkas yang kami tanda tangani adalah berkas yang sudah dilakukan pemeriksaan, jadi jika tidak ada dokumen pemeriksaannya sesuai dengan nama maka kami tidak akan mengeluarkan surat keterangan." (M.Said Welikin)


Editor : Nasution 

Senin, 13 Juni 2022

Pangdam Hasanuddin Melepas Sepedaan Cross Country Jelajah Alam di Kabupaten Takalar


 

BN Online, Takalar - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, SH, MH, melepas peserta Cross Country Jelajah Alam PGC, tepatnya di lapangan Sahareng Lerekang Desa Pa'Rappunganta Kecamatan Polut Kabupaten Takalar, Minggu (12/06/2022 ).




Sebelum menyaksikan peserta, Pangdam dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan untuk mencari bibit atlet pesepeda Cross Country di Kota Makassar khususnya di Kabupaten Takalar.


Sepeda Cross Country Jelajah Alam dalam rangka menggiatkan olahraga serta berwisata dan memperkenalkan wisata Kabupaten Takalar yang di juluki Butta Panrannuangku, Tuturnya.


Untuk diketahui, medan yang dilalui para peserta sepeda Cross Country ini terbilang ekstrem. Selain tanjakan, mereka juga harus melewati jalan berlumpur, parit pematang sawah dan sungai serta area perkebunan PTPN XIV pabrik gula sejauh kurang lebih 34 Km. 


Selama pelaksanaan sepeda cross country Pangdam pun menyapa masyarakat yang dipinggir jalan dan sekaligus menyempatkan diri untuk singgah di rumah warga sembari bersalaman silahturahmi melihat secara langsung kondisi wilayah Kabupaten Takalar.


Usai kegiatan panitia melakukan pengundian doorprize kepada para peserta sepeda Cross Country. 


Turut hadir Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Dg Se're, S.Sos., Kajasdam Kolonel Inf Dr. Mulyono, S.Pd., Dandim 1426/Takalar Letkol Czi Catur Witanto, SIP, Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, Danyonif 726/ Tml Letkol Inf Hastiar Hatta, Ketua DPRD Takalar M. Darwis Sijaya dan Pembina PGC Kab. Takalar Ir. M. Firdaus Dg Manye, M.Mi      

(*/Anas)


Redaktur : Nasution 

Selasa, 24 Mei 2022

Pangdam Hasanuddin : Pahami Tugas Sebagai Prajurit Teritorial


 

BN Online, Takalar - Pangdam  Mayjen TNI Andi Muhammad, SH, MH, Disertai Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV Hasanuddin Ny. Amelia Andi Muhammad melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kodim 1426/Takalar Kab. Takalar. Selasa (24/05/2022).


Pada kunker ini Pangdam memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, Ibu Persit Kodim 1426/Takalar serta 3 Pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa).


Turut hadir Kapoksahli Brigjen TNI Andi Kaharuddin, SIP, MM, Danrem 141/TP Brigjen TNI Djashar Djamil, SE, Wakil Bupati Takalar Achmad Dg Se're, S.Sos., Asren Kolonel Arm Erland Hendriatna, SIP, Aslog Kolonel Kav Topri Daeng Balaw, SIP, Kapendam Kolonel Inf Rio Purwantoro, SH, Kasiopsrem 141/ TP Kolonel Inf Sukirman, Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Catur Witanto, M.Si., M.Tr (Han), Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, Dandenintel Letkol Inf Rachmat Yunus, S.Sos., dan Sekda Kab. Takalar H.Muhammad Hasbi. 


Pangdam dalam pengarahannya mengatakan, bahwa satuan komando kewilayahan (Satkowil) Kodim 1426/Takalar memiliki tugas pokok yang menyelenggarakan pembinaan teritorial untuk mempersiapkan wilayah pertahanan dan menjaga keamanan wilayah.


"Harus disadari dalam melaksanakan keberhasilannya ditentukan oleh keberhasilan Apkowil dalam berkoordinasi serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Polri, Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda serta Steakholder terkait lainnya," Tutur Pangdam. 


"Kita patut bersyukur bahwa Kodim 1426/Takalar selama ini telah mampu melaksanakan tugas dan kemampuan dengan baik, hal ini terbukti dengan situasi dan kondisi di wilayahnya relatif aman dan kondusif," Sambungnya. 


Jenderal bintang dua ini berharap kondisi Kab. Takalar yang sudah stabil untuk dipertahankan dengan mengoptimalkan pelaksanaan tugas di lapangan. 


"Oleh karena itu, saya berharap kondisi yang stabil harap dipertahankan dengan mengoptimalkan pelaksanaan tugas di lapangan secara intens berkomunikasi bersinergi bersama semua komponen terkait guna menumbuhkan dan memberikan rasa aman di tengah masyarakat," Harapnya. 


"Selain itu, saya ingatkan kepada Prajurit dan keluarga harus cerdas dan selektif untuk membangun citra positif satuan, dalam hal ini terkait penggunaan media sosial agar bijak sehingga terhindar dari pelanggaran yang bisa merugikan diri sendiri, keluarga dan satuan," Pesan Mayjen Andi. 


Di akhir pengarahannya Mayjen Andi menekankan kepada prajurit Kodim Takalar, untuk mampu berinteraksi dengan masyarakat dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku adat istiadat di daerah. 


"Saya kepada prajurit Kodim Takar, sebagai tentara rakyat harus berinteraksi dengan masyarakat dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku adat istiadat di daerah," Ungkapnya. 


Sebagai aparat kewilayahan menampilkan perilaku yang dapat dicontoh dan diteladani dalam rangka memberikan rasa aman serta mengayomi, sikap demikian tentunya akan menimbulkan simpati dari masyarakat dengan menunjukkan sikap profesional prajurit dalam mengemban tugas pokok satuan," Tutupnya (*/Nasution)

News Of This Week