Selasa, 05 September 2017

Warga Keluhkan Maraknya Tukang Parkir Liar Di Anjungan Pantai Losari

Tags



BN Online, Makassar----Anjungan pantai Losari yang terletak di jalan penghibur, kota Makassar, Sulsel. Pengunjungnya saat ini banyak mengeluh, pasalnya dibeberapa titik tempat parkir dikuasai tukang parkir liar yang gayanya berlaga preman.


Apabila meminta tarif parkir, caranya memaksa dan tarifnya sangat mahal, karena tidak seperti pada umumnya. Selain itu mereka disuruh membayar duluan, dia tidak mau kalau dibayar pada saat mau keluar.


Pengendara roda 4 dimintai tarif parkir dari Rp.5 ribu sampai dengan Rp. 10 ribu dan pengendara roda dua, tarif parkirnya dari Rp.2 ribu sampai dengan 4 ribu.


Novi, pengendara roda empat, warga Gowa, mengakui kepada Bidik Nasional, dia dimintai Rp. 10 ribu, oleh tukang parkir. Saat masuk di anjungan disuruh bayar Rp.5 ribu dan dimintai lagi, Rp.5 ribu saat keluar.


"Saya merasa resah dan tidak nyaman, dengan tukang parkir liar itu, karena pada saat saya mau duduk di anjungan, dia menyuruh saya untuk membayar Rp. 5 ribu," ujarnya Selasa (5/9/2017).


Bukan pada saat masuk saja, pada saat keluar ada lagi tukang parkir yang menahan saya, di pintu keluar dan meminta uang parkir lagi Rp. 5 ribu.


"Jalanan pintu keluarnya lagi, dipalangi oleh bambu. Jadi kita tidak bisa lewat sebelum membayar Rp.5 ribu lagi," kesalnya.


Sebelumnya dia juga sudah sampaikan bahwa sudah membayar pada saat mau duduk, tetapi dia bilang beda pembayarannya.



"Caranya meminta, si tukang parkir itu memaksa dan marah- marah, katanya beda tempatnya. Saat diminta retribusi parkirnya, dia bilang, tidak ada,"  geramnya sambil menirukan kata- kata tukang parkir yang gayanya seperti preman.


Sementara Ani, pengendara roda 2, warga Makassar, juga kesal dengan ulah tukang parkir, karena saat dia parkir disuruh bayar langsung dan meminta Rp.4 ribu.


"Saat saya membayarnya dan meminta tarif retribusinya, dia tidak kasih, dia bilang  tidak ada,"ucapnya.


Dedy yang bersama temannya juga resah, saat dia parkir, disuruh bayar duluan. Dan dia juga dimintai Rp. 5 ribu tarif parkir mobil.


"Dia juga tidak bisa memperlihatkan retribusinya, saya minta tidak dikasih. Dan memintanya juga memaksa, karena rencananya pulang baru dikasih uang parkirannya, tetapi tukang parkirnya menolak, agar segera dibayar duluan," paparnya.


Diharapkan pemerintah kota Makassar, bisa menertibkan tukang parkir liar itu, karena masyarakat yang datang ke anjungan pantai losari sudah tidak nyaman dan resah dengan keberadaan aksi para preman yang berkedok tukang parkir itu.


Karena kesannya memaksa, kalau tidak dikasih marah- marah. Dan meminta dengan nilai yang tidak sewajarnya. (Shanty)




Editor : BN | Sulsel | Dny

News Of This Week