Acara pelepasan konvoi tersebut dilaksanakan di Lapangan Hitam Seruni. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini, yang bertujuan untuk menyemarakkan suasana kebangsaan sekaligus mengakomodasi hobi para pecinta kendaraan antik di daerah tersebut.
Sekitar 140 unit kendaraan turut serta memeriahkan acara ini. Rinciannya, sebanyak 40 unit mobil klasik dan sekitar 100 unit kendaraan lainnya yang terdiri dari komunitas Vespa, motor klasik, serta jenis kendaraan klasik lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana, dr. Sultan, dalam laporannya menjelaskan bahwa konvoi ini dirancang dengan mengutamakan aspek keselamatan dan ketertiban. Ia menegaskan bahwa rombongan akan bergerak secara tertib, dengan barisan motor berada di bagian depan, diikuti oleh armada mobil klasik di belakangnya.
"Seluruh peserta diharapkan menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan hingga tiba di lokasi tujuan, yakni Pantai Marina," ujar dr. Sultan.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat. Ia menilai partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya karena Bapak dan Ibu sekalian sudah mau ikut serta dalam kegiatan rangkaian untuk meramaikan HUT Republik Indonesia yang ke-81 tahun ini,” ucap Bupati Fathul.
Bupati juga berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden kecelakaan. Lebih jauh, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai sarana mempererat persatuan dan menumbuhkan optimisme bersama terhadap masa depan bangsa.
Konvoi kendaraan klasik ini menempuh rute yang cukup strategis di wilayah Kota Bantaeng. Start dari Lapangan Hitam Seruni, rombongan melintasi Jalan Raya Lanto, Jalan Mangga, Jalan Manggis, Jalan Elang, Jalan Merpati, kembali ke Jalan Raya Lanto, lalu menuju Jalan Ratulangi. Rute berlanjut melalui pertigaan Tanetea, pertigaan Kampung Beru, Bajiminasa, dan berakhir (finish) di Pantai Marina.
Hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut antara lain Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. Muhammad Tafsir, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng Seni Anggelina, serta para Kepala OPD dan perwakilan komunitas motor dan mobil klasik se-Kabupaten Bantaeng.
