Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kanit Provos Polres Bantaeng, IPTU Nur Amin, S.Pd.I., yang bertindak mewakili Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M. Penyampaian arahan ini dilakukan di hadapan anggota saat apel assiama di halaman Mapolres Bantaeng, pada Kamis (17/9/2026).
Dalam arahannya, IPTU Nur Amin menekankan bahwa perilaku hidup berlebihan tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh anggota Polri, khususnya dalam peran mereka sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami tegaskan, agar anggota Polres Bantaeng harus menampilkan gaya hidup sederhana, berintegritas, dan profesional. Hidup hedonis dapat memunculkan stigma negatif terhadap anggota Polri,” ujar IPTU Nur Amin.
Selain menyoroti perilaku di dunia nyata, IPTU Nur Amin juga memberikan peringatan khusus terkait penggunaan media sosial. Ia menilai bahwa kemajuan teknologi dan maraknya aktivitas digital menjadi faktor pendorong munculnya tren hedonisme di kalangan aparat. Unggahan konten yang memperlihatkan kemewahan pribadi berpotensi menjadi sorotan negatif publik dan mencoreng citra institusi.
“Media sosial adalah ruang publik. Sekecil apa pun yang kita tampilkan bisa menjadi sorotan masyarakat. Karena itu, setiap anggota harus bijak, tidak memamerkan gaya hidup konsumtif, dan menjaga etika digital,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan yang dilaksanakan bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), sesuai dengan direktif dari Kadivpropam Polri. IPTU Nur Amin mengapresiasi langkah-langkah penyuluhan yang telah dilakukan oleh jajarannya untuk mengedukasi anggota mengenai bahaya gaya hidup hedon.
Menutup arahannya, IPTU Nur Amin berharap seluruh anggota beserta keluarga besar Polres Bantaeng mampu menjadi teladan di tengah masyarakat melalui kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Hidup sederhana bukan berarti kekurangan, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan integritas sebagai anggota Polri yang dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya penegasan ini, diharapkan seluruh personel Polres Bantaeng semakin sadar akan pentingnya menjaga perilaku, baik di dunia nyata maupun di ruang digital, demi mewujudkan sosok polisi yang humanis, beretika, dan berintegritas tinggi.
