Tampilkan postingan dengan label PROV NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROV NTB. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2022

Cek Kesiapan Pramusim MotoGP Mandalika, Kapolri Pastikan Pelaksanaan Prokes Hingga Pengamanan


 

BN Online, Ntb-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek langsung Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Official Test atau tes pramusim MotoGP. 


Dalam tinjauannya tersebut, Sigit melihat kesiapan dari segi pelaksanaan protokol kesehatan (prokes), penerapan sistem bubble hingga pola pengamanan. Tujuannya, agar event internasional tersebut berjalan aman dan lancar sekaligus memperhatikan faktor kesehatan bagi seluruh pihak terkait dalam kegiatan tersebut. 


"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung terkait persiapan keamanan yang dilaksanakan dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan pramusim dan nanti kegiatan pelaksanaan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia dilaksanakan bulan Maret," kata Sigit, Jumat (11/2).


Sigit mengaku, dari laporan yang diterimanya, segala permasalahan yang sempat muncul, saat ini sudah bisa diselesaikan. Kemudian, dari segi penerapan protokol kesehatan, kata Sigit, hal itu sudah diberlakukan mulai dari pintu masuk ke Indonesia.  


Penegakan prokes, sambung Sigit, juga dilakukan di tempat akomodasi hingga lokasi pelaksanaan event itu sendiri, yakni Sirkuit Mandalika. Sigit menjelaskan, pemeriksaan mulai dari dokumen, test RT-PCR, Test Swab Antigen harian, hingga pengaturan batas-batas area baik untuk peserta, ofisial, dan masyarakat, telah berjalan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP).


"Sehingga kemudian ini tidak tercampur dengan panitia daerah atau masyarakat yang mungkin akan membantu melaksanakan kegiatan di Sirkuit. Artinya kita lihat bahwa untuk sistem Bubble dalam rangka menjaga protokol kesehatan semua berjalan baik," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.


Disisi lain, mantan Kapolda Banten tersebut memaparkan bahwa, sebanyak 1.598 personel gabungan dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya, dikerahkan untuk melakukan pengamanan dalam pelaksanaan event internasional itu. 


"Dan juga tentunya akan ada penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan pola pengamanan dan ancaman yang dihadapi," ucap Sigit.


Demi memastikan pelaksanaan Official Test Motogp 2022 dan Pertamina Grand Prix of Indonesia berjalan lancar, Sigit menyebut, pihak TNI-Polri, Forkopimda serta Komandan Lapangan MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, untuk terus melakukan evaluasi secara terus menerus. 


"Namun demikian secara umum seluruhnya, saya melihat berjalan dengan baik. Dan tentunya ini akan terus dilaksanakan evaluasi oleh Pak Kapolda berkoordinasi dengan Bapak Komandan Lapangan. Sehingga seluruh rangkaian dipastikan bisa berjalan aman dan pengendalian Covid-19, protokol kesehatannya berjalan sesuai yang kita harapkan," tutup Sigit.


Sumber: Humas Polres Pasuruan

Editor: Haidir Sabaruddin

Selasa, 04 Januari 2022

Peduli Sesama, Bhabinkamtibmas Jenguk Warga Binaannya Yang Sakit

 


BN Online, NTB--Mendengar kabar warganya yang sakit, Bhabinkamtibmas Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu Bripka Ibrahim langsung pergi menjenguk warganya yang tengah terbaring lemah di Puskesmas Moyo Hulu, Selasa (04/01/22) pagi.


Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan keprihatinannya atas sakit yang diderita warga di desa binaannya. Selain itu Bripka Ibrahim memberikan motivasi agar tetap semangat menghadapi ujian yang sedang dialami. Selain itu mendoakan agar cepat diberikan kesembuhan.


"kegiatan ini di samping untuk menjalin tali silaturahmi juga memberikan support dan semangat serta mendoakan agar segera di berikan kesembuhan sehingga mereka bisa beraktifitas kembali seperti biasa" Ujar Bhabinkamtibmas.


Sementara itu, ditempat terpisah Kapolsek Moyo Hulu Akp Satrio menerangkan kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas menjenguk orang sakit merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga binaannya, Kegiatan ini juga dilakukannya untuk menjalin silaturahmi dan terjalin komunikasi dengan baik.


"Kepedulian tersebut menjadi suatu hal yang positif dalam rangka membangun sinergitas kemitraan Polisi dan Masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ucap Kapolsek.


(Sukartim)

Jumat, 10 September 2021

Tinjau Vaksinasi Serentak 10 Titik di NTB, Kapolri Harap Target Pemerintah Segera Terwujud

 


BN Online NTB,--Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/9/2021). Kegiatan itu diselenggarakan di 10 titik wilayah NTB. 


Dalam peninjauan ini, Sigit meminta agar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional. Kegiatan itu diselenggarakan di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Kota Bima, Kabupatem Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa, 


Menurut eks Kapolda Banten ini, percepatan vaksinasi juga untuk kesiapan pelaksanaan ajang Superbike dan Moto GP pada bulan November mendatang.


"Untuk wilayah yang ada kegiatan tersebut mohon dipersiapkan petugas vaksinator. Mandalika perlu perhatian khusus," kata Sigit dalam tinjauannya.


Dalam kesempatan ini, Sigit menerima paparan Bupati Lombok Tengah bagaimana perkembangan vaksinasi di wilayah tersebut. Dalam paparannya, target sebanyak 75 persen masyarakat sudah divaksin terkait dengan memenuhi target program vaksinasi nasional sekaligus persiapan even internasional itu. 


"Tolong diperhitungkan karena waktunya kurang lebih 2 bulan sehingga target bisa tercapai. Harapan kami rekan-rekan semua menembus angka rekor pencapaian di NTB. Kami tunggu semoga hasilnya sesuai," ujar Sigit.


Sementara itu, kata Sigit, vaksinasi juga diperlukan untuk mengembalikan roda perekonomian masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 


Kemudian, Sigit menyebut, vaksinasi juga untuk memperkuat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai. Oleh sebab itu, pelajar, guru dan pihak yang terkait harus segera dilakukan percepatan vaksinasi.


"Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian," papar Sigit.


Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk berkoordinasi jika memang membutuhkan stok vaksin. Namun, ia mengingatkan juga setiap wilayah untuk mempersiapkan petugas vaksinator jika stok vaksin sudah tersedia.


Tak lupa, dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang ikut menyukseskan vaksinasi di wilayah NTB mulai dari Pemprov, TNI-Polri dan masyarakat.


"Terima kasih kepada petugas dan masyarakat yang ikut mempercepat akselerasi vaksinasi," katanya.


Editor : Edhy BN


Selasa, 21 Juli 2020

Soal Pembentukan Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional, Mendagri: Ksehatan dan Ekonomi Harus Diselematkan


BN Online, Mataram---Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian angkat bicara soal pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurutnya, aspek kesehatan dan ekonomi harus diselematkan. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Kunjungan Kerja Mensukseskan Pilkada Serentak 2020, Pendisiplinan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan Covid-19 dan Terlaksananya Program Objek Vital Nasional di Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (21/07/2020).

“Dua-duanya (ekonomi dan kesehatan) harus diselamatkan. Nah, sekarang kita formatnya sudah tahu, kesehatan harus diselamatkan, ekonomi dan keuangan harus terselamatkan, maka tadinya kita berpikirannya kesehatan, sekarang ekonomi dan keuangan juga diselamatkan supaya kita kuat, ekonomi pun kuat,” kata Mendagri.

Dengan memprioritaskan penanganan Covid-19 yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi, diharapkan dapat meminimalisasi dampak sosial yang terjadi di masyarakat.

“Krisis sosial tidak terjadi atau diminimalisir, kemampuan keuangan kita akan meningkat juga memperkuat kita untuk menangani kesehatan publik sehingga akhirnya keluarlah tugas yang dua ini digabungkan,” jelasnya.


Disadari Pemerintah, Covid-19 memberikan efek domino, dari yang semula berdampak pada krisis kesehatan, menjadi masalah krisis ekonomi dan keuangan, bahkan krisis sosial. Sehingga Pemerintah memandang perlu dibentuk komite yang menangani Covid-19 dengan fokus pada dua persoalan tadi, yakni kesehatan dan ekonomi.

Sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2020, Ketua Komite dijabat oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan didampingi sejumlah wakil, yakni Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Sementara, Ketua Tim Pelaksana akan diemban oleh Erick Thohir yang akan bertugas mengoordinasikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang sebelumnya dikenal sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Letjen Doni Monardo dan Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diketuai oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.

#Puspen Kemendagri#


Editor : | BN Online | Dny

Selasa, 03 Maret 2020

Mendagri : Jangan Anggap Remeh Satpol PP dan Satlinmas, Ini Profesi Mulia


BN Online, Mataram---Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) adalah satuan pengemban fungsi kepolisian dalam kontek penegakan Perda dan Perkada di daerahnya masing-masing. Sekaligus juga memelihara keamanan dan ketertiban umum. Demikian juga Satlinmas atau Satuan Perlidungan Masyarakat. Bertugas menjaga keamanan misalnya menjaga proses rangkaian Pemilu dan Pilkada. Jadi, jangan anggap remeh Satpol PP dan Satlinmas. Keduanya, profesi mulia.

Demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat memimpin acara peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (3/03/2020). Menurut Tito, tugas yang diemban Satpol PP dan Satlinmas adalah tugas mulia. Profesi sebagai Satpol PP dan Satlinmas juga adalah profesi mulia.

" Kenapa? Karena keamanan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan baik kehidupan keluarga, kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sering kali kita menjadi “under estimate" atau menganggap remeh masalah keamanan," kata Tito.

Padahal, kata dia, semua orang juga tahu betapa mahalnya rasa aman, setelah merasakan ketidakamanan. Jadi, kebutuhan akan rasa aman ini, sama dengan kebutuhan akan kesehatan. Orang menyadari, mahalnya kesehatan, setelah dia didera sakit.

" Ketika tidak terjadi keamanan yang baik maka Pemerintah dan masyarakat tidak dapat melaksanakan aktivitasnya.  Semua strategi, rencana program kegiatan dan lain - lain dari pemerintah untuk membangun dalam rangka menyejahterakan rakyat tidak akan bisa terlaksana bila terjadi gangguan keamanan, " katanya.

Dalam konteks inilah, kata Tito, aparat  yang bertugas menjaga dan menciptakan rasa aman, seperti kepolisian, Satpol PP dan Satlinmas sangat penting. Dengan peran dan kontribusi mereka, membuat pemerintah bisa bekerja. Masyarakat juga bisa beraktivitas.

"  Inilah profesi mulia,  profesi yang mungkin kadang-kadang tidak diperhitungkan, tapi sangat penting artinya bagi pemerintah dan masyarakat. Untuk itu saya minta rekan-rekan Satpol PP dan Satlinmas miliki rasa kebanggaan menjadi anggota Satpol PP, memiliki rasa kebanggaan menjadi anggota Satlinmas.  Karena di bahu rekan-rekan tertumpu harapan dari seluruh bangsa Indonesia untuk berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban umum, baik di lingkungan masing-masing maupun dalam skala nasional," ujar Tito.

#Puspen Kemendagri#


Editor : | BN Online | Dny

Puncak HUT Satpol PP dan Sat-Linmas, Mendagri Turun Langsung Pimpin Upacara


BN Online, Mataram---Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat dilaksanakan secara terpusat di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Puncaknya, pada Selasa (03/03/2020) dilaksanakan upacara peringatan HUT dengan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D.

Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat kali ini mengambil tema “Peningkatan Profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesia Maju”.

“Mari kita jadikan HUT Satpol PP dan HUT Satlinmas ini sebagai momentum untuk mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dalam keberagaman demi mewujudkan ketenteraman dan ketertiban serta perlindungan masyarakat menuju Indonesia Maju,” kata Mendagri.

Pedoman kerja bagi Satpol PP merujuk kepada Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja; dan bagi Satlinmas keterlibatan secara aktif sebagai tenaga Pengamanan Langsung (Pamsung) dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan berpedoman Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang serta Permendagri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Penugasan Satlinmas dalam Penanganan Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

“Saya haturkan rasa bangga dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat atas pengabdiannya dalam mengemban tugas dan memberikan perlindungan serta pelayanan yang tulus demi mewujudkan rasa tertib, tenteram dan aman kepada masyarakat,” ujarnya.


Mendagri juga meminta Satpol PP dan Sat-Linmas untuk senantiasa mengedepankan profesionalitas dan meningkatkan kapasitas diri guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Tingkatkan profesionalisme serta kapasitas aparatur, ciptakan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah guna tercapainya tujuan penyelenggaraan pemerintahan menuju Indonesia Maju,” pesan Mendagri.

Di akhir, Mendagri mengucapkan selamat atas perjaalanan panjang pengabdian Satpol PP dan Sat-Linmas hingga menginjak usianya yang sekarang.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-70 dan Selamat Ulang Tahun yang ke-58 Satuan Perlindungan Masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama , juga diberikan tanda penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP kepada Gubernur dan Bupati/Walikota yang berkomitmen dan peduli dalam peningkatan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Bali, Walikota Mataram, Walikota Jambi, dan Bupati Lebak.

Tak hanya itu, penghargaan Karya Bhakti Satpol PP juga diberikan  kepada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi/Kabupaten/Kota yang mempunyai dedikasi dan integritas tinggi dalam peningkatan peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam upaya mendukung kelancaran pemerintah daerah, yakni Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Kepala Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Kepala Satpol PP Kota Cirebon, serta Kepala Satpol PP Kota Ternate.

#Puspen Kemendagri#


Editor : | BN Online | Dny

Senin, 02 Maret 2020

Satpol PP Tulang Punggung Peningkatan PAD


BN Online, Mataram---Keberadaan dan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sangat penting. Karena itu diharapkan, para kepala daerah agar tahu persis apa  tugas pokok dan fungsi dari Satpol PP. Tugas Satpol PP itu disamping menegakkan Perda atau Perkada, dia juga jadi penyeimbang kehidupan bermasyarakat.

"Dia-lah tulang punggung meningkatnya PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kenapa PAD? Banyak hal-hal yang menjadi keputusan Perda dan Perkada tidak dilakukan atau tidak dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat, pengguna jasa. Contohnya rumah makan, pajak hotel restoran, pajak IMB, banyak yang tak sesuai dengan izin yang dikeluarkan. Tugas Pol PP untuk menertibkan itu. Untuk bisa meningkatkan PAD pada daerah masing-masing," kata Direktur Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Arief Mulya Eddie, di sela-sela HUT Satpol PP dan Linmas di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (2/03/2020).

Dalam menjalankan tugasnya, kata Arief, Satpol PP akan lebih mengedepankan pendekatan yang humanis. Karena itu senjata efektif untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Karenanya, ketika turun ke lapangan, anggota Satpol PP tidak pakai seragam PDL. Tapi pakai t-shirt.

"  Jadi masyarakat akan lebih nyaman dengan itu. Intinya kami akan menjadi penyeimbang. Kamimohon masyarakat juga tak mengedepankan ego masing-masing. Saya butuh ruang bekerja membuka lapak di pinggir jalan, pinggir jalan adalah milik umum, trotoar adalah milik bersama, jadi jangan mengedepankan urusan pribadi, harus bersama-sama. Nah, Pol PP ini dalam setiap penegakan tak memutus rantai ekonomi, tidak, " ujarnya.

Arief juga sempat menanggapi isu bahwa Satpol PP akan dipersenjatai. Katanya, isu itu tak benar. Yang benar, Satpol PP akan dipersenjatai dengan kewibawaan. Karena Satpol PP adalah praja wibawa. Jadi bukan senjata api yang dimiliki Satpol PP.

" Tapi kita  punya senjata kewibawaan yang sangat dicintai rakyatnya dan bisa menjadi penyeimbang kehidupan bermasyrakat. Satpol PP senjatanya adalah rakyat itu sendiri yang akan menghargai kita dan yang akan kita layani nantinya karena kita adalah pelayan masyarakat," katanya.

#Puspen Kemendagri#


Editor : | BN Online | Dny

News Of This Week