BN .Online, Bantaeng----Pembagian mesin pemotong padi ke kelompok tani di Kab.
Bantaeng, menuai kontroversi dari berbagai kalangan LSM dan publik .
Karena adanya dugaan dalam pembagian mesin ini milih kasih dan tidak merata serta mengurangi petani penggarap, menanggapi hal tersebut diatasi" Kepala Bidang Tanaman Pangan Kab. Bantaeng Muhlis", ketika dikonfirmasi hal tersebut diatasi beberapa waktu yang lalu mengatakan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat sehingga pemerintah menyediakan mesin tersebut bagi kelompok2 tani yang ada di kabupaten Bantaeng , dengan harga yang tidak murah bahkan ada hampir satu milyar perunitnya dan tersebar di beberapa kelompok tani di kab, Bantaeng, ungkapnya.
Guna memudahkan dalam hal memanen hasil tanamnya berupa padi dan juga memaksimalkan hasil panen petani , Namun dilain sisi banyak petani penggarap sawah yang biasanya menanam dan ikut memanen padi malah mengeluh dengan adanya mesin ini.
Karena di rasakan kurangnya pendapatan , mereka tidak lagi dilibatkan dalam hal memanen dan juga bantaeng belum saatnya menggunakan tekhnologi mesin pemotong padi karena luas persawahan begitu kecil dibandingkan kabupaten lain , pengadaan mesin pemotong padi di bantaeng tidak tepat sasaran sama saja pemborosan anggaran, ungkap Jamaluddin Koordinator Forum Pemerhati Petani Butta toa Bantaeng.
Penulis : BN | Bantaeng | Aswin Said
Editor : BN | SulawesiSelatan | Edhy
