Kamis, 27 Juli 2017

Sampah Bertumpuk Di Jalan Poros Galesong Takalar, Baunya Menyengat Rasa Bangkai

Tags

Kamis, 27 Juli 2017 | 13:30 | Wita


BN Online, Takalar----Sampah yang bertumpuk dan tergenang, bulan- bulanan yang tidak pernah diangkut dan dibersihkan, dijalan Kr.Bontomarannu, desa boddia, kecamatan galesong, Takalar.

Dikeluhkan oleh sejumlah warga yang melintas, bahkan pengendara roda dua dan empat juga resah dan turut mencium bau yang tidak sedap.

"Kalau saya melintas dijalan poros galesong, dekat dari kantor camat galesong, saya tidak tahan dengan baunya karena rasa bangkai," ujar salah satu warga, Wati, yang melintas di tumpukan sampah itu. Kamis (27/7/2017).


Pengendara roda dua, Dani juga menyampaikan hal yang sama, sampah yang bertumpuk dan tergenang itu, sudah lama tidak pernah diangkut.

"Saya kalau lewat disitu, saya tahan nafas, karena kalau baunya kita hirup melalui pernapasan, yang ada menjadi penyakit," jelasnya.

Padahal tumpukan sampah itu tidak jauh dari kantor camat galesong, jaraknya hanya 20 meter, tetapi kondisinya tidak bisa diatasi.

Camat Galesong, H.Yahe, yang hendak dikonfirmasi oleh Bidik Nasional Online, tidak ada di tempat.


Berharap pengguna jalan yang melintas di jalan poros galesong, agar pemerintah jangan menutup mata, karena sampah yang bertumpuk itu sudah menganggu perjalanan kami.

Karena baunya yang menyengat sehingga tidak nyaman didalam perjalanan. Selain itu lingkungannya juga dilihat menjadi kumuh, kotor dan jorok.

"Bukan saja itu, tetapi efek dari sampah baunya tidak bisa ditahan, karena sangat menyengat, bau tikus mati," cetus dg Kenna, yang resah juga melihat sampah bertumpuk.

Apalagi sampah yang membusuk menimbulkan bau yang tidak sedap dan berbahaya juga bagi kesehatan.




Penulis : BN | Gowa | Shanty/Wanda

Editor   : BN | SulawesiSelatan |  Dny

News Of This Week