Rabu, 16 Agustus 2017

Kepala BKOM Sulsel Launching Program Mari KeSorga di Kec.Mangngarabombang

Tags

Rabu, 16 Agustus 2017 | 14:00 | Wita



BN Online, Takalar---- Pemerintah Kecamatan Mangarabombang (Marbo) Kabupaten Takalar melaunching Forum Kesehatan Olahraga Kecamatan dengan nama Mangarabombang Rindu Kesehatan  Olahraga yang disingkat dengan Mari KeSorga.


Acara ini sekaligus MOU dengan beberapa lintas sektor dalam mendukung gerakan Mari KeSorga. Kegiatan ini dilangsungkan di Lapangan tribun marbo sekaligus dirangkaikan dengan senam lansia dan senam antar sekolah. Rabu (16/8/2017).


Launching Mari Kesorga Mangarabombang, dihadiri oleh Kepala Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Sulawesi Selatan dr Ampera, Kepala dinas kesehatan kabupaten Takalar, dr. Nilal, Camat Marbo, Mappaturung dan Kepala puskesmas Marbo, Muh. Irwan.




Kepala BKOM Provinsi Sulsel dr Ampera mengatakan tujuan dari kegiatan launching itu untuk membangun sinergitas  bersama masyarakat, yaitu bahwa ancaman penyakit tidak menular setiap tahun itu akan semakin bertambah.


"Di tahun 2013, kesehatan dasar, se Sulsel itu meningkat menjadi angka stok tertinggi didesa tana dan diabetes peringkat ke 3, padahal sebenarnya ini bisa dicegah dengan prilaku beraktivitas fisik yang baik dan teratur yaitu dengan berolahraga," ujarnya.


Serta dengan pola makanan yang disesuaikan dan rajin memeriksakan diri ke pusat pelayanan.




Sementara Kepala puskesmas marbo, Muh. Irwan juga menyampaikan dengan adanya forum Mari Kesorga itu sangat penting, karena dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) misalnya penyakit stroke, jantung, hipertensi, diabetes, dan melitus kencing manis.


"Tujuannya yaitu bagaimana bisa membudayakan masyarakat supaya aktif berolahraga 30 menit setiap hari, supaya masyarakat bisa sehat, kuat, bugar dan produktif," terangnya.


Sementara Camat Marbo, Mappaturung, mengungkapkan bahwa program Mari KeSorga itu sudah launching dan juga sudah tanda tangan MOU dengan beberapa stake holder yang ada di kecamatan.


"Jadi kegiatan ini sudah terprogram seminggu 1 kali dan akan dilaksanakan di puskesmas, di desa- desa, di kelurahan dan di sekolah - sekolah," paparnya.


Acara ini juga dilanjutkan dengan makan siang bersama di dusun lamangkiya, desa tope jawa, kecamatan marbo. (Shanty/Wanda).





Editor : BN | Sulsel | Dny

News Of This Week