BN Online, Makassar----Tudingan anggota legislatif Makassar Rahman Pina yang mengaggap Pemkot Makassar sunat insentif RT/ RW menuai protes dari kalangan RT/ RW sendiri.
Sehubungan dengan hal tersebut, Salah satu RT Muda di Kelurahan Bontoala Tua, Kec. Bontoala Ahmad Ahsanul Fadhil pun angkat bicara.
Ketua RT 02, RW 02 yang kerap dipanggil Ahsan ini merasa ada oknum atau pihak tertentu yang sengaja mencoba membuat hubungan RT/ RW di Makassar menjadi tidak harmonis dengan Pemkot dan Wali Kota Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto.
"Kami sendiri tidak mempermasalahkan besaran insentif yang diberikan dengan merujuk pada sembilan indikator. Persoalanya saya melihat ada oknum yang mencoba menganggap RT/ RW itu bodoh, mata duitan dan mencoba memprovokasi," katanya saat ditemui di Jl. Lamuru, Senin, (14/8).
Namun bagi RT muda yang juga kepala sekolah di salah satu pesantren di Makassar ini, RT/ RW di Makassar sekarang ini sudah cerdas dan tidak gampang dipetakonflikkan. Apalagi jika hanya untuk kepentingan politik.
Bahkan, Ahsan mengaku sangat bersyukur dengan adanya bentuk apresiasi Pemkot Makassar berupa insentif yang sebelumnya sangat minim.
"Jika dibanding-bandingkan antara insentif yang diterima dengan apa yang dikerjakan, sebenarnya sudah lebih dari cukup. Jadi tidak usah sok membela kami," tuturnya.(*)
Editor : BN | Sulsel | Dny