Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para Ketua TP PKK dan Dekranasda dari berbagai daerah di wilayah Indonesia Bagian Tengah. Turut hadir dalam forum tersebut adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen dalam membangun sinergi organisasi dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus menyelaraskan program pembangunan di tingkat daerah dengan arahan dari pemerintah pusat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya forum ini.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat strategis karena tentunya penting untuk penyamaan persepsi dalam tata kelola kelembagaan," tuturnya di sela-sela kegiatan.
Rapat penguatan tata kelola ini dirancang sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-lembaga terkait. Selain itu, agenda ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para perajin serta mendorong pengembangan produk kerajinan daerah melalui sistem kelembagaan yang tertata dengan baik, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya penyamaan persepsi dan penguatan tata kelola ini, diharapkan Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu di berbagai daerah dapat semakin optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya. Hal ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian kerajinan lokal, serta penguatan ekonomi kreatif di wilayah Indonesia Bagian Tengah.
