Momen istimewa menyertai kedatangan kontingen dari "Kota Ganggawa" ini. Kontingen Bantaeng mendapatkan kehormatan sebagai urutan pertama yang melintas dalam parade defile, sebuah posisi strategis yang langsung disambut antusias oleh ribuan penonton yang memadati stadion.
"Alhamdulillah kita tadi urutan pertama dalam parade defile kontingen. Ini bagi saya momentum penting untuk menumbuhkan semangat kita dalam berjuang dalam meraih kemenangan," ujar M. Fathul Fauzy Nurdin, yang akrab disapa Uji Nurdin, di sela-sela acara.
Bupati yang dikenal sebagai kepala daerah termuda di Sulsel ini tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat tinggi, di antaranya Pj. Sekda Bantaeng H. Muhammad Tafsir, Ketua DPRD Budi Santoso, Ketua KONI Bantaeng Tasrif Labandu, serta sejumlah Kepala OPD seperti Asisten Dr. Sultan, Kadis Kesehatan dr. Ihsan, Kepala BKAD Jumriatni Masyita, dan Kepala Diskominfo Subhan.
Dalam Porprov XVIII yang digelar di dua kabupaten tuan rumah, yakni Bone dan Wajo, Kontingen Bantaeng memberangkatkan total 750 personel yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial.
Uji Nurdin memberikan pesan khusus kepada para atletnya agar tetap fokus dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.
“Teman-teman fokus bertanding saja. Ingat kita membawa nama Daerah. Kita patut menjunjung sportivitas. Jadi tolong fokus mengharumkan nama baik Bantaeng,” tegas Bupati.
Acara pembukaan Porprov XVIII Sulsel 2026 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina Sudirman. Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah kepala daerah dan anggota DPRD se-Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Ketua KONI Bantaeng, H. Tasrif Labandu, menyatakan optimisme bahwa kehadiran kontingen Bantaeng bukan sekadar partisipasi, melainkan sebuah misi pembuktian.
“Insha Allah, kita akan membawa prestasi gemilang untuk masyarakat Bantaeng dan mengharumkan nama daerah yang kita cintai bersama,” ujar Tasrif Labandu menutup pernyataannya.
