Kamis, 02 Juli 2026

321 Jamaah Haji Bantaeng Kembali ke Tanah Air, Bupati Bantaeng Apresiasi Kedisiplinan dan Semangat Jemaah Lansia

Tags


BN Online Bantaeng,– Sebanyak 321 jamaah haji asal Kabupaten Bantaeng telah kembali ke tanah air dengan selamat usai menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah. Kedatangan para "Tamu Allah" ini disambut langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam acara penyambutan yang digelar di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu 01 Juli 2026


Sebelum tiba di pusat kota, rombongan jamaah haji terlebih dahulu dijemput oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, di Asrama Haji Sudiang, Embarkasi Makassar. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah yang telah menyelesaikan ibadah haji. Ia menekankan bahwa perjalanan haji merupakan ujian spiritual dan fisik yang berat.


"Kepada seluruh jemaah yang baru saja sampai, ini adalah salah satu perjalanan spiritual yang paling berat. Jadi, perjalanan haji itu adalah perjalanan yang tidak mudah. Oleh karena itu, Bapak Ibu sekalian, ini adalah termasuk orang-orang yang sangat beruntung karena bisa berangkat dan alhamdulillah bisa pulang dengan selamat," ujar Bupati Fauzy.


Bupati juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan seorang jamaah asal Bantaeng yang wafat selama berada di Tanah Suci, agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan kesembuhan bagi tiga jamaah lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bantaeng.


"Kami mendapatkan kabar bahwa ada tiga dari jemaah kita sedang sakit dan sekarang posisinya sudah ada di Rumah Sakit Bantaeng. Tentunya kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petugas haji termasuk dokter dan perawat. Kita beri tepuk tangan dulu. Karena ini merupakan hal yang mudah, itu yang sangat berat," tambahnya sembari memimpin tepuk tangan untuk para tenaga medis dan petugas.


Bupati Bantaeng, turut menyoroti citra positif yang dibawa oleh jamaah haji Bantaeng selama pelaksanaan ibadah. Ia mengungkapkan bahwa kedisiplinan dan semangat para jamaah, yang mayoritas merupakan lansia, mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak di Arab Saudi.


"Paling kami syukuri adalah ternyata Kabupaten Bantaeng di sana sangat terkenal. Yang pertama, sangat terkenal dengan kedisiplinannya. Kemudian yang kedua, paling terkenal, kostumnya Ibu-ibu yang paling heboh. Ini adalah dua hal yang patut kita syukuri karena walaupun memang kebanyakan jemaah yang berangkat ini lanjut usia, tapi laporan yang kami terima adalah semangatnya tidak kalah-kalah muda," kata Bupati.


Sementara itu, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tahir, melaporkan rincian jumlah jamaah. Dari total 323 calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat, satu orang batal diberangkatkan dari Asrama Haji Sudiang karena kondisi kesehatan yang parah. Selama masa ibadah, satu jamaah lainnya meninggal dunia di Tanah Suci.


"Jumlah jemaah kita yang berangkat pada saat itu pada tanggal 19 yaitu sekitar 323 jemaah. Tapi ada yang tertinggal juga di Asrama Haji Sudiang berhubung karena dia sakit parah dan dia harus tinggal, berarti sisa 322. Meninggal lagi satu orang di tanah suci, berarti sisa 321. Dan alhamdulillah 321 hadir semua di sini," jelas H. Muhammad Tahir.


Acara penyambutan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Wakil Ketua II DPRD Bantaeng Hj. Jumrah, Pa Sandi Kodim 1410/Bantaeng Lettu Cba Makmur yang mewakili Dandim, Kabag Log Polres Bantaeng Kompol Supriadi, Kasubag Bin Kajari Bantaeng yang mewakili Kajari, Asisten I Bidang Pemerintahan Asruddin, Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Ihsan, serta perwakilan Kemenag Bantaeng H. Halim.


News Of This Week