Pleno terbuka ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas KPU dalam menjaga kualitas daftar pemilih menjelang pesta demokrasi mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh, dalam sambutannya menegaskan bahwa pleno ini merupakan langkah strategis untuk menjamin hak konstitusional warga negara. Ia menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga yang memenuhi syarat namun terlewat dari daftar pemilih.
“Tujuan pleno ini agar seluruh warga di Bantaeng yang sudah terdaftar sebagai wajib pilih tidak kehilangan hak pilihnya saat pesta demokrasi digelar,” ucap Muhammad Saleh.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Bantaeng Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Abdul Rahman, memaparkan bahwa PDPB merupakan agenda rutin triwulanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap mutakhir, akurat, dan relevan dengan kondisi demografi terkini.
“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini merupakan komitmen KPU untuk menjaga kualitas daftar pemilih. Kami terus melakukan sinkronisasi dan pencermatan data berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk data dari instansi terkait,” ujar Abdul Rahman.
Abdul Rahman juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mengajak seluruh stakeholder untuk berperan aktif memberikan masukan guna mewujudkan data pemilih yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rekapitulasi Data Pemilih Triwulan II 2026
Berdasarkan hasil rekapitulasi dalam pleno tersebut, total jumlah pemilih di Kabupaten Bantaeng hingga Triwulan II tahun 2026 mencapai 161.706 jiwa. Rinciannya terdiri dari 79.062 pemilih laki-laki dan 82.644 pemilih perempuan, yang tersebar di 67 desa/kelurahan across 8 kecamatan.
Berikut adalah rincian data pemilih per kecamatan:
1.Kecamatan Bissappu: 27.873 pemilih (13.576 Laki-laki, 14.297 Perempuan) dari 11 Desa/Kelurahan.
2.Kecamatan Bantaeng: 30.554 pemilih (14.960 Laki-laki, 15.594 Perempuan) dari 9 Desa/Kelurahan.
3.Kecamatan Eremerasa: 17.797 pemilih (8.689 Laki-laki, 9.108 Perempuan) dari 9 Desa/Kelurahan.
4.Kecamatan Tompobulu: 20.859 pemilih (10.030 Laki-laki, 10.829 Perempuan) dari 10 Desa/Kelurahan.
5.Kecamatan Pajukukang: 28.141 pemilih (13.875 Laki-laki, 14.266 Perempuan) dari 10 Desa/Kelurahan.
6.Kecamatan Uluere: 9.791 pemilih (4.836 Laki-laki, 4.955 Perempuan) dari 6 Desa/Kelurahan.
7. Kecamatan Gantarang Keke: 15.778 pemilih (7.706 Laki-laki, 8.072 Perempuan) dari 6 Desa/Kelurahan.
8.Kecamatan Sinoa: 10.913 pemilih (5.390 Laki-laki, 5.523 Perempuan) dari 6 Desa/Kelurahan.
Dukungan Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi terkait dan elemen masyarakat untuk memastikan validitas data. Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantaeng, M Ali Imran; Ketua Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Ningsih Purwanti; serta anggota Bawaslu lainnya, Nur Wahni.
Hadir pula perwakilan dari Polres Bantaeng (Fahrizal), Kodim Bantaeng (Makmur), Rutan Bantaeng (Sri Ariawan Hidayat), akademisi Abdul Rahman Ramlan, serta pemerhati demokrasi Hamzar.
Kehadiran para pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara KPU dengan instansi vertikal, horizontal, dan masyarakat sipil dalam mendukung penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berkualitas di Kabupaten Bantaeng.
