Rapat strategis ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, para Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Bantaeng. Kehadiran para pimpinan daerah ini menandakan pentingnya sinergi dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional di tingkat lokal.
Dalam arahannya, Bupati Fathul Fauzi Nurdin menegaskan tiga pilar utama pembangunan daerah yang harus terus diperkuat, yaitu membangkitkan sektor pertanian, pemerataan infrastruktur, serta mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera. Ia menekankan bahwa setiap langkah pembangunan harus terarah dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Program strategis harus dikawal dengan baik. Data harus akurat, pelaksanaan harus tepat sasaran, dan setiap perangkat daerah harus memahami perannya masing-masing,” ujar Bupati Fathul Fauzi.
Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PSN, khususnya pada sektor-sektor vital seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, dan perluasan akses pendidikan. Ia meminta seluruh OPD memastikan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain fokus pada program strategis, Bupati Bantaeng juga membahas penguatan strategi fiskal dan reformasi birokrasi. Beberapa langkah kunci yang menjadi perhatian pemerintah daerah meliputi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan tata kelola aset, penyederhanaan prosedur pelayanan, serta dorongan inovasi di kalangan aparatur sipil negara. Reformasi birokrasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik secara signifikan.
Menghadapi tahun anggaran 2027, Bupati memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah untuk segera mempersiapkan expose lengkap rencana program tahun depan. Setiap OPD diwajibkan menyusun program dengan target dan indikator yang terukur agar perencanaan pembangunan lebih efektif.
“Kita ingin perencanaan yang matang, program yang jelas, dan pelaksanaan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tambah Bupati.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antar-pemangku kepentingan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan PSN, penguatan tata kelola pemerintahan, serta penyusunan program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat Bantaeng.
