Jumat, 04 September 2026

Bupati Bantaeng Resmikan Kampung Pancasila, Siap Ikuti Penilaian Tingkat Nasional

Tags


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, secara resmi meresmikan Kampung Pancasila wilayah Kodim 1410/Bantaeng yang berpusat di Kantor Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu. Peresmian ini berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, dan menjadi momen penting bagi kabupaten tersebut untuk menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai dasar negara.


Kegiatan peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Waaster Kasad Bidang Renminter yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penilaian Kampung Pancasila, Brigjen TNI Jamaluddin. Turut hadir Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, beserta istri Ny. Seny Angelina Husni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Asruddin, para Kepala OPD, Camat Bissappu Muzakkir, serta Kepala Desa Bonto Salluang, Marzuki.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 1410/Bantaeng atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung pembangunan daerah dan internalisasi nilai Pancasila. Ia menekankan bahwa kehadiran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi aspek penilaian dari pusat.


“Kami berterima kasih kepada Bapak Jenderal karena Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu Kampung Pancasila yang dinilai langsung oleh pusat. Kami juga telah menghadirkan seluruh OPD terkait untuk memenuhi berbagai aspek penilaian,” ujar Bupati Fathul.


Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang maksimal. Bupati juga menyoroti keberhasilan program-program sebelumnya, seperti terbentuknya 32 Koperasi Desa Merah Putih dan pembangunan Jembatan Garuda yang telah diresmikan oleh Presiden RI.


Sementara itu, Brigjen TNI Jamaluddin menjelaskan bahwa program Kampung Pancasila tahun 2026 melibatkan seleksi ketat terhadap 63 kampung terbaik dari seluruh Indonesia yang mewakili masing-masing Kodam. Penilaian mencakup berbagai kategori strategis, meliputi pembinaan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan Wirausaha Mandiri (Wandra), pemberdayaan Karang Taruna, hingga tantangan media sosial (social media challenge).


“Dengan adanya lomba Kampung Pancasila ini, tentunya diharapkan dapat menjadi leader bagi kampung-kampung lainnya untuk menjadi Kampung Pancasila berikutnya,” kata Brigjen Jamaluddin. Para pemenang akan ditentukan melalui kompetisi untuk meraih juara 1, 2, 3, serta penghargaan Juara Umum tingkat nasional.


Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Desa Bonto Salluang memiliki potensi multidimensi dengan mata pencaharian masyarakat yang beragam, mulai dari pertanian, swasta, perdagangan, hingga ASN dan anggota TNI/Polri.


Dari sisi infrastruktur, Desa Bonto Salluang telah mencatatkan kemajuan signifikan. Tercatat lima jembatan telah berhasil dibangun dan direhabilitasi secara tuntas, terdiri dari dua jembatan gantung dan tiga jembatan beton. Tiga di antaranya telah masuk dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Peresmian Kampung Pancasila ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pentahelix—melibatkan pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat—dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis berlandaskan Pancasila serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.


News Of This Week