Jumat, 04 September 2026

Bupati Bantaeng Hadiri Tabliqh Akbar Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurut Taqwa Dampang


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri kegiatan Tabliqh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Acara tersebut berlangsung khidmat di Masjid Nurut Taqwa Dampang, Kecamatan Gantarangkeke, pada Jumat (4/9/2026).


Peringatan tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah". Sebagai pembawa hikmah maulid, hadir KM. Hamsah Awing yang menyampaikan tausiyah mengenai keteladanan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak hanya sebagai momen seremonial tahunan, melainkan sebagai panduan hidup sehari-hari. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat iman, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.


"Kita berharap maulid nabi ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, memperkuat persaudaraan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujar Bupati.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam di Kabupaten Bantaeng untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah dan mengamalkan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.


Bupati Bantaeng Resmikan Kampung Pancasila, Siap Ikuti Penilaian Tingkat Nasional


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, secara resmi meresmikan Kampung Pancasila wilayah Kodim 1410/Bantaeng yang berpusat di Kantor Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu. Peresmian ini berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, dan menjadi momen penting bagi kabupaten tersebut untuk menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai dasar negara.


Kegiatan peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Waaster Kasad Bidang Renminter yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penilaian Kampung Pancasila, Brigjen TNI Jamaluddin. Turut hadir Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, beserta istri Ny. Seny Angelina Husni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Asruddin, para Kepala OPD, Camat Bissappu Muzakkir, serta Kepala Desa Bonto Salluang, Marzuki.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 1410/Bantaeng atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung pembangunan daerah dan internalisasi nilai Pancasila. Ia menekankan bahwa kehadiran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi aspek penilaian dari pusat.


“Kami berterima kasih kepada Bapak Jenderal karena Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu Kampung Pancasila yang dinilai langsung oleh pusat. Kami juga telah menghadirkan seluruh OPD terkait untuk memenuhi berbagai aspek penilaian,” ujar Bupati Fathul.


Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang maksimal. Bupati juga menyoroti keberhasilan program-program sebelumnya, seperti terbentuknya 32 Koperasi Desa Merah Putih dan pembangunan Jembatan Garuda yang telah diresmikan oleh Presiden RI.


Sementara itu, Brigjen TNI Jamaluddin menjelaskan bahwa program Kampung Pancasila tahun 2026 melibatkan seleksi ketat terhadap 63 kampung terbaik dari seluruh Indonesia yang mewakili masing-masing Kodam. Penilaian mencakup berbagai kategori strategis, meliputi pembinaan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan Wirausaha Mandiri (Wandra), pemberdayaan Karang Taruna, hingga tantangan media sosial (social media challenge).


“Dengan adanya lomba Kampung Pancasila ini, tentunya diharapkan dapat menjadi leader bagi kampung-kampung lainnya untuk menjadi Kampung Pancasila berikutnya,” kata Brigjen Jamaluddin. Para pemenang akan ditentukan melalui kompetisi untuk meraih juara 1, 2, 3, serta penghargaan Juara Umum tingkat nasional.


Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Desa Bonto Salluang memiliki potensi multidimensi dengan mata pencaharian masyarakat yang beragam, mulai dari pertanian, swasta, perdagangan, hingga ASN dan anggota TNI/Polri.


Dari sisi infrastruktur, Desa Bonto Salluang telah mencatatkan kemajuan signifikan. Tercatat lima jembatan telah berhasil dibangun dan direhabilitasi secara tuntas, terdiri dari dua jembatan gantung dan tiga jembatan beton. Tiga di antaranya telah masuk dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Peresmian Kampung Pancasila ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pentahelix—melibatkan pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat—dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis berlandaskan Pancasila serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.


Kamis, 03 September 2026

Diduga Bunuh Teman Demi Tagih Utang Rp6 Juta, Pria di Bantaeng Dibekuk Polisi di Gowa


BN Online Bantaeng,– Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bantaeng, bersinergi dengan Tim URC Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan seorang tersangka pembunuhan berinisial SY (40). Penangkapan dilakukan pada Rabu (2/9/2026) dini hari di wilayah Kabupaten Gowa.


Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, tersebut diamankan sekitar pukul 03.20 WITA di Jalan Poros Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.


Kasus ini bermula dari penemuan jenazah seorang pria bernama RA (53) di rumahnya yang berlokasi di BTN Nelayan, Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. Jenazah ditemukan oleh istri korban sekembalinya ia ke rumah pada Selasa (1/9/2026) pukul 23.30 WITA. Saat itu, korban terlihat tergeletak di ruang tamu dengan luka-luka yang diduga akibat senjata tajam.


Mendapati kejadian tersebut, pihak keluarga segera melaporkan kasus ini ke Polres Bantaeng. Melalui penyelidikan intensif dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi mengidentifikasi SY sebagai pelaku utama. Informasi lapangan menyebutkan bahwa SY sempat menjemput ibunya di wilayah Tombo-Tombolo, Kabupaten Jeneponto, sebelum berupaya melarikan diri menuju Makassar.


Mengetahui pergerakan tersangka, Tim URC Resmob Polres Bantaeng berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Sulsel untuk melakukan pengejaran. Berdasarkan intelijen, keberadaan SY terlacak di kawasan Bajeng, Gowa, hingga akhirnya tim gabungan berhasil meringkusnya.


Dalam interogasi awal di Posko Resmob Polda Sulsel, SY mengakui perbuatannya. Ia juga mengungkapkan lokasi persembunyian barang bukti berupa satu bilah parang yang disembunyikan di bawah pohon di samping rumah orang tuanya di Tombo-Tombolo, Jeneponto. Tim polisi langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan parang tersebut serta satu unit mobil pikap Grand Max warna hitam yang digunakan dalam aksi kejahatan.


Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan terungkap berasal dari sengketa utang piutang. SY mengaku mendatangi rumah korban untuk menagih utang sebesar Rp6 juta yang telah dipinjam sejak dua tahun lalu. Namun, korban menyatakan tidak memiliki uang saat itu. Perselisihan pun memanas dan berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam. Polisi juga menduga SY berada dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya.


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Bantaeng dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk proses hukum lebih lanjut.


"Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa dalam kasus pembunuhan tersebut," ujar AKP Andi Aldiansyah.

Rabu, 02 September 2026

Wabup Bantaeng Sambut Tim Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026


 

BN Online Bantaeng, – Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, secara resmi menerima kunjungan Tim Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026 di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, pada Rabu (2/9/2026). Kunjungan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan akademik dan budaya yang akan berlangsung selama satu minggu, dari 2 hingga 7 September 2026, di Kabupaten Bantaeng.


Program tahunan yang merupakan kolaborasi antara Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Kanazawa University, Jepang, ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya di Bantaeng. Keputusan melanjutkan program di daerah ini didasari oleh respons positif dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya.


Dr. Saaduddin, dosen sekaligus peneliti dari Departemen Geofisika FMIPA UNHAS, menjelaskan bahwa total peserta dalam program kali ini berjumlah 27 orang, yang terdiri dari mahasiswa, staf, dan pendamping. Komposisi peserta menunjukkan peningkatan partisipasi dibandingkan tahun lalu.


“Dari pihak Kanazawa University, terdapat 13 mahasiswa yang terdiri atas 11 perempuan dan 2 laki-laki. Selain itu, ada 4 mahasiswa internasional UNHAS yang berasal dari Nigeria, Irak, Somalia, dan Pakistan. Sementara dari UNHAS lokal, terlibat 3 mahasiswa, 3 staf, serta 4 orang pendamping,” ungkap Dr. Saaduddin.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNHAS dan Kanazawa University atas terselenggaranya program prestisius ini. Ia menilai kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang negara dan perguruan tinggi sebagai momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah.


“Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyambut baik pelaksanaan program ini. Kehadiran mahasiswa dari Kanazawa University dan mahasiswa internasional UNHAS menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi Bantaeng sekaligus membangun hubungan dan jejaring akademik yang lebih luas,” ujar Wabup Sahabuddin.


Lebih lanjut, Wabup berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga dapat memperkuat kolaborasi jangka panjang antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng, UNHAS, dan Kanazawa University. Ia menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman akademik sebagai wadah diplomasi pendidikan.


Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam acara penerimaan tersebut antara lain Pembimbing KKN Tematik UNHAS, Putri Fatima Nurdin; Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Bantaeng, dr. H. Sultan; Kepala Dinas Kesehatan, dr. H. Andi Ihsan; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, H. Subhan; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muh. Yusuf; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Irfan Fajar; serta Kepala Dinas Perhubungan, Andi Rigas Panawang Hakim.


Kegiatan Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026 dijadwalkan akan melibatkan berbagai aktivitas lapangan, observasi, dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal di sepanjang pesisir dan wilayah strategis lainnya di Kabupaten Bantaeng hingga 7 September mendatang.


Bupati Bantaeng Awasi Langsung Pilkades PAW Desa Pattallassang, Tegas Tolak Politik Uang


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (Pilkades PAW) di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, pada Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.


Pelaksanaan Pilkades PAW ini digelar untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa Pattallassang periode 2026–2030, menyusul meninggalnya kepala desa sebelumnya. Proses menuju hari pemungutan suara telah melalui tahapan yang cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga penetapan calon.


Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP yang telah membantu mengamankan jalannya pemilihan. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat keamanan sangat krusial untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa gangguan.


"Kami berharap pelaksanaan Pilkades PAW ini dapat menghasilkan kepala desa yang benar-benar peduli dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Pattallassang. Tentunya 102 pemilih yang memiliki hak suara agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani karena ketiga calon ini adalah putra terbaiknya Pattallassang," ungkap Bupati saat menghadiri acara di Aula Desa Pattallassang.


Selain mengimbau pemilih, Bupati juga memberikan peringatan keras kepada tiga calon kepala desa untuk bersaing secara sehat. Ia secara tegas melarang praktik politik uang atau money politics dalam kontestasi kali ini.


"Jangan sampai ada money politik karena saya bisa melihat, saya bisa merasakan. Banyak pemimpin-pemimpin yang terpilih tanpa money politik, itulah pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat," tegasnya.


Adapun tiga calon yang ditetapkan untuk mengikuti Pilkades PAW Desa Pattallassang adalah:


1.Haeruddin (Nomor Urut 1)


2.Muhammad Mikail Febrianto (Nomor Urut 2)


3.Muammar (Nomor Urut 3)


Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 102 orang, pemerintah desa dan panitia pemilihan berharap partisipasi masyarakat tetap tinggi namun tetap mengedepankan asas jujur, adil, dan transparan demi terciptanya kepemimpinan desa yang berkualitas.


Bupati Bantaeng Imbau Warga Waspada Kebakaran Lahan di Tengah Kekeringan Saat Hadiri Maulid Nabi


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Babul Khaer Bombong, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, pada Selasa malam (1/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng ini menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kondisi cuaca dan ketersediaan air bersih.


Mengingat fenomena kekeringan yang sedang melanda, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini meminta masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran lahan atau hutan. Ia menekankan bahwa kondisi kering saat ini sangat rentan memicu bencana jika tidak diimbangi dengan kehati-hatian.


"Kita bisa lihat kondisi Indonesia saat ini, akibat kekeringan ini, kebakaran lahan atau hutan gampang terjadi. Untuk itu saya meminta warga selalu berhati-hati atau tidak melakukan aktivitas seperti bakar sampah namun bisa berpotensi terjadinya kebakaran lahan," ujar Uji Nurdin dalam sambutannya.


Selain mengimbau kewaspadaan bencana, kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan ini juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah di bawah naungan Pemkab Bantaeng. Ia meminta mereka untuk lebih responsif dalam membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih.


"Saya meminta perangkat daerah mulai camat hingga tingkat bawah untuk memfasilitasi warga yang sudah mendesak membutuhkan air. Kita komunikasikan dengan PDAM untuk warga segera mendapatkan air bersih," tegasnya.


Di akhir sambutannya, Uji Nurdin mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia berharap melalui doa dan pendekatan spiritual tersebut, masyarakat Bantaeng dapat memperoleh keberkahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan alam.


"Kita berharap Maulid Nabi ini kita mendapatkan keberkahan dari Allah. Mari kita meminta agar cobaan kekeringan ini bisa cepat kita lewatkan," pungkasnya.


Kehadiran Bupati dalam acara keagamaan ini disambut antusias oleh warga setempat, sekaligus menjadi momen pengingat pentingnya menjaga lingkungan dan solidaritas sosial di masa krisis air dan cuaca ekstrem.


Selasa, 01 September 2026

Polres Batu Tak Main - Main Tangani Kasus Minerba, Publik Masih Percaya Polisi

Ilustrasi tambang ilegal & lokasi penambangan galian C
 wilayah hukum Polres Batu, Malang


MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Setelah Konsultasi dan Kordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Satreskrim Polres Batu kembali memanggil pelapor dan saksi untuk didengar keterangannya dalam perkara dugaan tindak pidana "Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, atau IPK", sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 Jo Pasal 35 UU No. 3 Tahun 2020 perubahan atas UU No. 4 Tahun 2009 tentang Minerba yang terjadi di Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.


Surat panggilan Polres Batu ter-register dengan Nomor : S.Pgl/194/VIII/2026/Satreskrim dan S.Pgl/195/VIII/2026/Satreskrim


Selama kurang lebih satu jam di ruang unit III Satreskrim Polres Batu, pelapor dan saksi dimintai keterangan tambahan oleh Brigadir Dimas Bagus Pamungkas, S.H., selaku penyidik pembantu untuk melengkapi pemberkasan sesuai arahan dan petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Selasa 01/09/2026.


Pelapor dan saksi merasa lega sekarang, mereka tidak berandai - andai lagi. Penegak hukum bekerja secara profesional dan sudah sesuai dengan koridornya, masyarakat/publik masih percaya kepada polisi.


"Sebelumnya saya sempat berpikir kalau polisi nya masuk angin, kok berlarut - larut, tersangka tidak ditahan, barang bukti nya juga keluar", ungkap Kariyaji.


Penyidik Satreskrim saat ditemui di Polres Batu menyampaikan bahwa semua pihak juga akan dipanggil kembali untuk dimintai keterangan lanjutan seraya menunjukkan surat panggilan yang sudah disiapkan, termasuk tersangka Hariyono alias Mbah Wo Kajang dan juga sopir dump truck Nopol N 8132 YG bernama Imam Suud.


"Terkait barang bukti dump truk yang dipinjam pakai atau sewa harus dikembalikan atau ditunjukkan kembali sewaktu-waktu diminta oleh penyidik, dan juga bila dump truck tersebut dipergunakan kembali untuk melakukan kegiatan penambangan ilegal maka akan diminta/ ditarik kembali oleh penyidik", terang Dimas B.P.

(Hrb/Kap)

Bupati Bantaeng Sambut Pulang Kontingen Jambore Nasional XII 2026, Apresiasi Prestasi Pramuka Daerah


BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi menerima kepulangan peserta Jambore Nasional (JAMNAS) XII Tahun 2026 dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bantaeng. Acara penerimaan tersebut berlangsung di Ruang Pimpinan Kantor Bupati Bantaeng pada Senin, 31 Agustus 2026.


Para peserta yang baru saja kembali dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, disambut hangat oleh Bupati beserta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran mereka menandai berakhirnya rangkaian kegiatan akbar kepramukaan tingkat nasional yang diikuti oleh ribuan anggota pramuka dari seluruh Indonesia.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Kwarcab Bantaeng. Ia menyambut baik kepulangan para peserta dengan semangat baru setelah menempuh berbagai tantangan dan aktivitas selama mengikuti JAMNAS XII.


"Keikutsertaan kontingen Bantaeng dalam ajang nasional ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para anggota Pramuka kita. Ini bukan sekadar tentang kompetisi, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jejaring persaudaraan se-Indonesia," ujar Bupati.


Bupati menekankan bahwa nilai-nilai yang didapat selama mengikuti Jambore Nasional diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi motivasi bagi generasi muda di Bantaeng untuk terus berkarya dan berprestasi.


Kontingen JAMNAS XII Kwarcab Bantaeng sebelumnya telah menjalani serangkaian kegiatan edukatif, pelatihan kepemimpinan, dan pertukaran budaya di Buperta Cibubur. Kepulangan mereka disambut dengan antusiasme tinggi, tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh rekan-rekan sesama anggota Pramuka di kabupaten tersebut.


Dengan pulangnya para peserta ini, Gerakan Pramuka Bantaeng berharap dapat semakin memperkuat peranannya dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan cinta tanah air.


Bupati Bantaeng Tinjau Pengerukan Cekdam Balang Sikuyu, Targetkan Selesai Dalam Sebulan Lebih


BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, meninjau langsung proses pengerukan Cekdam Balang Sikuyu yang berlokasi di Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, pada Senin (31/8/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau progres pekerjaan yang bertujuan menghilangkan sedimentasi di area cekdam. Sedimentasi yang menumpuk selama ini diketahui telah mengurangi kapasitas penampungan air di Cekdam Balang Sikuyu.


"Pengerukan ini sudah berjalan selama seminggu. Dan akan dikerjakan selama sebulan lebih," ujar Uji Nurdin saat ditemui di lokasi.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Uji Nurdin juga menyampaikan rencana pemanfaatan material hasil pengerukan. Ia mengungkapkan bahwa tanah atau material yang dikeruk berpotensi dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai bahan timbunan.


"Tanah yang dikeruk ini bisa dimanfaatkan masyarakat. Kita sementara kaji aturannya. Kalau memungkinkan kita akan beri ke masyarakat secara gratis," tambahnya.


Bupati menekankan pentingnya kelancaran proyek ini mengingat fungsi vital Cekdam Balang Sikuyu dalam mengendalikan debit air, khususnya saat musim penghujan tiba. Dengan kapasitas tampung yang kembali optimal, diharapkan risiko banjir di wilayah sekitar dapat diminimalisir.


"Kita minta doa dan dukungan kepada masyarakat. Semoga upaya kita ini bisa berdampak kalau memasuki musim penghujan masyarakat sekitar tidak merasakan banjir lagi," pungkas Uji Nurdin.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati Bantaeng didampingi oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bantaeng, Syahriani Said, serta Camat Bantaeng, Zulkarnain.

Senin, 31 Agustus 2026

Bupati Bantaeng Tegaskan Komitmen Transparansi di Depan Tim BPK RI


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Entry Meeting Tahap II. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng pada Senin (31/8/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, Asisten I Bidang Pemerintahan Asruddin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Pada kesempatan itu, Uji Nurdin menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia memastikan bahwa seluruh jajaran pemerintah kabupaten siap mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK.


"Insyallah kita mempersiapkan berbagai data dan dokumen yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan. Kami telah instruksikan OPD untuk kooperatif, transparan, dan responsif dalam memenuhi permintaan data dari tim pemeriksa," ujar Bupati Bantaeng.


Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa kehadiran tim pemeriksa bukan sekadar formalitas atau kewajiban administratif semata. Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan momentum penting untuk evaluasi dan perbaikan sistem.


"Pelaksanaan pemeriksaan oleh BPK RI bukan semata-mata sebagai kewajiban administratif, namun upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta disiplin dalam penyusunan laporan," bebernya.


Dengan sikap kooperatif tersebut, Pemkab Bantaeng berharap hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan evaluasi konstruktif guna meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa mendatang.


Bupati Bantaeng Teken MoU dengan PINUS Sulsel untuk Terapkan Insentif Kinerja Berbasis Ekologis


BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng mengambil langkah strategis dalam memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan. Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng pada Senin, 31 Agustus 2026.


Kerja sama ini menjadi fondasi awal bagi persiapan pelaksanaan Program Insentif Kinerja Berbasis Ekologis (IKE) di wilayah Kabupaten Bantaeng. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah membantu Pemkab Bantaeng merancang dan mengembangkan skema insentif lingkungan hidup yang relevan, efektif, dan dapat diaplikasikan secara lokal.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan bahwa program ini membawa manfaat signifikan bagi keuangan daerah sekaligus kelestarian alam. Ia menjelaskan bahwa melalui mekanisme IKE, daerah yang berhasil menjaga lingkungannya akan mendapatkan tambahan dana insentif. Hal ini bertujuan agar upaya perlindungan ekologis tidak lagi dianggap sebagai beban biaya semata, melainkan sebuah investasi yang bernilai ekonomis.


"Kerja sama ini juga mendorong kita untuk memperbaiki tata kelola lingkungan, khususnya dalam aspek pengelolaan sampah dan perlindungan Daerah Aliran Sungai (DAS). Lebih jauh lagi, kami ingin mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi daerah dengan keberlanjutan fungsi ekologi, sehingga pembangunan di Bantaeng tetap berjalan harmonis," ujar Bupati Fathul.


Melalui implementasi program ini, Pemkab Bantaeng berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mengubah paradigma kebijakan dan penganggaran daerah. Ke depannya, perencanaan anggaran diharapkan lebih berorientasi pada prinsip keberlanjutan serta perlindungan lingkungan hidup yang ketat.


Sementara itu, inisiatif di tingkat daerah ini sejalan dengan gerakan nasional yang digagas oleh PINUS. Di tingkat pusat, PINUS akan berkolaborasi erat dengan sejumlah kementerian dan lembaga strategis, termasuk Kementerian Dalam Negeri (melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah), Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).


Kolaborasi lintas kementerian tersebut ditujukan untuk mendorong integrasi skema insentif ekologis ke dalam kerangka keuangan publik yang lebih luas. Dengan demikian, kebijakan pembangunan nasional diharapkan semakin kuat dalam aspek keberlanjutan dan berwawasan lingkungan, menciptakan sinergi antara kemajuan ekonomi dan kesehatan ekosistem.

Bupati Bantaeng Tekankan Akurasi Data dan Perencanaan Matang untuk PSN Semester I 2026


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, bersama Wakil Bupati H. Sahabuddin, secara resmi membuka kegiatan coffee morning sekaligus rapat kesiapan pemenuhan data penyelenggaraan Program Strategis Nasional (PSN) semester I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Senin (31/8/2026).


Rapat strategis ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, para Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Bantaeng. Kehadiran para pimpinan daerah ini menandakan pentingnya sinergi dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional di tingkat lokal.


Dalam arahannya, Bupati Fathul Fauzi Nurdin menegaskan tiga pilar utama pembangunan daerah yang harus terus diperkuat, yaitu membangkitkan sektor pertanian, pemerataan infrastruktur, serta mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera. Ia menekankan bahwa setiap langkah pembangunan harus terarah dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.


“Program strategis harus dikawal dengan baik. Data harus akurat, pelaksanaan harus tepat sasaran, dan setiap perangkat daerah harus memahami perannya masing-masing,” ujar Bupati Fathul Fauzi.


Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PSN, khususnya pada sektor-sektor vital seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, dan perluasan akses pendidikan. Ia meminta seluruh OPD memastikan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Selain fokus pada program strategis, Bupati Bantaeng juga membahas penguatan strategi fiskal dan reformasi birokrasi. Beberapa langkah kunci yang menjadi perhatian pemerintah daerah meliputi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan tata kelola aset, penyederhanaan prosedur pelayanan, serta dorongan inovasi di kalangan aparatur sipil negara. Reformasi birokrasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik secara signifikan.


Menghadapi tahun anggaran 2027, Bupati memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah untuk segera mempersiapkan expose lengkap rencana program tahun depan. Setiap OPD diwajibkan menyusun program dengan target dan indikator yang terukur agar perencanaan pembangunan lebih efektif.


“Kita ingin perencanaan yang matang, program yang jelas, dan pelaksanaan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tambah Bupati.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antar-pemangku kepentingan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan PSN, penguatan tata kelola pemerintahan, serta penyusunan program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat Bantaeng.


News Of This Week